BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Arab Saudi atau Saudi Arabia atau Kerajaan Arab Saudi adalah negara Arab yang
terletak di Jazirah Arab. Beriklim gurun dan wilayahnya sebagian besar terdiri atas gurun
pasir dengan gurun pasir yang terbesar adalah Rub Al Khali. Orang Arab menyebut kata
gurun pasir dengan kata sahara. Negara Arab Saudi ini berbatasan langsung (searah jarum
jam dari arah utara) dengan Yordania, Irak, Kuwait, Teluk Persia, Uni Emirat Arab,
Oman, Yaman, dan Laut Merah.
Arab Saudi merupakan Negara dengan bentuk monarki absolut yang masih
bertahan sampai saat ini di kawasan Timur Tengah. Bentuk monarki absolut menjadikan
Arab Saudi diresmikan sebagai kerajaan Arab Saudi oleh Abdul Aziz bin Abdul Rahman
Al Saud pada tahun 1932. Sejak saat itu, rezim Al Saud menjadi penguasa di Arab Saudi
sampai sekarang. Raja Saudi merupakan pengambil keputusan yang utama. Raja
mengawali semua kepentingan masyarakatnya baik kepentingan di dalam negeri maupun
di luar negeri. Peranan raja Saudi sangat dominan yang diperlihatkan oleh posisinya
sebagai kepala Negara, kepala pemerintahan, ketua Komisi Perencanaan Pembangunan
Nasional, ketua Majelis Al Syura, dan panglima tertinggi angkatan perang. 1 Raja Saudi
diganti secara turun temurun oleh keturunan Al Saud lainnya. Menurut kebiasaan dan
konvensi politik ang berlaku dilingkungan Monarki Arab Saudi, pergantian kekuasaan
raja Saudi dilakukan setelah wafat, dan umumnya raja pengganti berdasarkan senioritas.
Putra mahkota dalam hal ini berkedudukan sebagai calon pengganti raja Arab Saudi tidak
mempunyai konstitusi sebagaimana umumnya sebuah negara. Konstitusi Arab Saudi
adalah Al-Qur’an. Arab Saudi merupakan negara yang mengandalkan minyak sebagai
sumber pendapatan negara. Cadangan minyak Arab Saudi merupakan yang terbesar di
dunia yaitu sebesar 260 miliyar barrel atau seperlima cadangan minyak dunia. Hal ini
yang menjadikan Arab Saudi mempunyai posisi penting baik di kawasan Timur Tengah
maupun dunia internasional. Wilayah Arab Saudi merupakan yang terluas di kawasan
Timur Tengah dengan luas kawasannya yaitu 2.149.690 km2. Arab Saudi mempunyai dua
1

Amien Rais mencatat. Dua kota ini menjadikan Arab Saudi di kunjungi jutaan umat islam di seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji. Selain dengan dua kelompok tersebut. Pemerintah Monarki Arab Saudi menggunakan cara-cara non-demokratis untuk meraih otoritas dan legitimasi karena mereka tidak yakin bahwa cara-cara demokratis dapat digunakan secara efektif untuk menyelesaikan berbagai masalah politik yang dihadapinya. Arus demokrasi yang menyebar secara luas menjadi ancaman serius bagi pemerintahan Monarki Arab Saudi. Monarki Arab Saudi juga berhadapan dengan oposisi Syiah. pemerintahan Arab Saudi maupun minoritas Syiah. CDLR dipimpin oleh Muhammad Al Masairi dan ARC dipimpin oleh Osama bin Laden. Sebenarnya perjanjian ini tidak sepenuhnya diterima oleh kaum minoritas Syiah. termasuk . Pasca pengeboman yang terjadi di pangkalan militer Dhahran pada 25 Juni 1996. bahwa sebagian besar negara Arab. Pergolakan-pergolakan yang menentang kekuasaan Monarki Arab Saudi sampai saat ini masih dapat diatasi oleh pemerintah Monarki Arab Saudi sehingga pengaruhnya tidak meluas. ARC dibentuk oleh Osama bin Laden untuk menggulingkan pemerintahan Monarki Arab Saudi yang memperbolehkan pasukan Amerika Serikat datang ke Arab Saudi. Akan tetapi aksi tersebut tidak mendapat tanggapan dari rezim Monarki Arab Saudi. Monarki Arab Saudi yang tidak demokratis mendapatkan tantangan dari berbagai pihak. Petisi tersebut intinya sebagai sebuah politik protes yang menuntut perombakan dan perbaikan terhadap semua tatanan kehidupan Arab Saudi. Pada tahun 1993. Muhammad Al Masairi bersama-sama dengan 107 cendikiawan dan beberapa syaikh mengajukan petisi untuk reformasi yang luas. Tujuan kedatangan pasukan Amerika Serikat yaitu memberikan perlindungan bagi Arab Saudi apabila pasukan Irak menyerang Arab Saudi setelah invasi Irak ke Kuwait pada Perang Teluk II. kaum Syiah Arab Saudi tetap mengambil oposisi yang menentang kekuasaan monarki Arab Saudi. pada tahun 1992. Sehingga. kaum minoritas Syiah membuat perjanjian dengan pemerintah Arab Saudi.kota suci umat islam yaitu Makkah dan Madinah. Beberapa ancaman Monarki Arab Saudi yang pernah bergejolak dari dalam negeri yaitu Committe fot the Defense of Legitimate Right (CDLR) dan Advice and Reformation Committe (ARC). Didalam perjanjian tersebut termasuk keprihatinan yang sama terhadap serangan kaum radikal yang menyerang. Sementara itu. aksi protes tersebut dilakukan oleh kelompok Hizbullah Arab Saudi.

dan ekualitas. identitas. Penguasa negara-negara tersebut berusaha digulingkan oleh rakyatnya. Krisis tersebut pada umumnya muncul akibat rendahnya derajat demokrasi. Arab Saudi menjadi salah satu negara yang tidak mengalami demonstrasi secara besar-besaran dan tekanan-tekanan besar dari negara-negara barat. yang berimplikasi pada rendahnya tingkat demokratisasi di Arab Saudi. Nampaknya rendahnya tingkat otoritas dan legalitas penguasa Arab Saudi juga ditandai atau disebabkan oleh adanya krisis identitas atau krisis kesetiaan warga negara. jika penguasa Monarki Arab Saudi dapat menjamin fasilitas kesejahteraan dan sistem kebijakan yang lebih dianggap adil oleh rakyatnya. dan Bashar Al Assad di Suriah. khususnya rendahnya tingkat partisipasi politik warga negara. Hosni Mubarok di Mesir. Tujuan Penulisan . Muammar Gaddafi di Libya. maka krisis kesetiaan tidak mudah terjadi. Di tengah pergolakan terhadap legitimasi negara-negara dengan kekuasaan otoriter di kawasan Timur Tengah. Rumusan Masalah Bagaimana sistem pemerintahan dan pelaksanaan pemerintahan di Arab Saudi? C. Arab Saudi masih harus berjuang mengatasi masalah-masalah otoritas. Hal ini sesuai dengan pendapat Michael C. Hudson menjelaskan tentang tiga permasalahan yang ada di negara-negara Timur Tengah yaitu otoritas. negara-negara di kawasan Timur Tengah mengalami pergolakan politik atau disebut Arab Spring. Rakyat Saudi sebagaimana negara-negara Arab lainnya mengalami krisis kesetiaan. Pada beberapa tahun ini. B. Pemerintahan Raja Saudi tetap kokoh mempertahankan legitimasinya di tengah keterpurukan negara-negara otoriter lainnya. dimana orientasi politik rakyat mengalami pergulatan kesetiaan antara ikatan sebagai anggota komunitas politik nasional dan kesetiaan yang bersifat subnasional dan supranasional. Tekanan lainnya datang dari negara-negara barat seperti Amerika Serikat dan sekutunya yang mendukung adanya demokratisasi di negara-negara otoriter ini. Pergolakan ini dialami oleh negara-negara dengan bentuk pemerintahan otoriter seperti pemerintahan Ben Ali di Tunisia. identitas. Masyarakat di negara-negara tersebut melakukan demonstrasi besar menuntut adanya perubahan kekuasaan ke arah yang lebih demokratis. Akan tetapi. dan ekualitas.

Rub al Khali). Abdul Aziz kemudian menjadi raja pertama pada kerajaan tersebut.133 m. dikenal juga dengan sebutan Ibnu Sa‘ud.57°BT. Ibu kota dari Arab Saudi adalah Riyadh. Gurun yang terkenal adalah di sebelah selatan Arab Saudi yang dijuluki "Daerah Kosong" (dalam bahasa Arab . Abdul Aziz bin Abdurrahman as-Sa'ud.000 km². Arab Saudi Arab Saudi terletak di antara 15°LU . nama Saudi berasal dari kata nama keluarga Raja Abdul Aziz as-Sa'ud .32°LU dan antara 34°BT . negara- negara anggota Organisasi Konferensi Islam. Arab Saudi terkenal sebagai sebuah negara yang datar dan mempunyai banyak kawasan gurun. Hampir tidak ada sungai atau danau permanen di negeri ini. Memiliki hubungan internasional dengan negara negara lain baik negara negara Arab. kawasan gurun terluas di dunia. Untuk mengetahui dan memahami sistem pemerintahan dan pelaksanaan pemerintahan di Arab Saudi.240. Namun demikian di bagian barat dayanya. Beberapa daerah subur dapat ditemukan dalam endapan aluvial di wadi. dan Hijaz. BAB II ISI A. Dengan demikian dapat dipahami. Luas kawasannya adalah 2. basin dan oasis. Arab Saudi merangkumi empat perlima kawasan di Semenanjung Arab dan merupakan negara terbesar di Asia Timur Tengah. Ha-a. Permukaan terendah di sini ialah di Teluk Persia pada 0 m dan Jabal Sauda' pada 3. terdapat kawasan pegunungan yang berumput dan hijau. maupun negara negara lain. Hukum yang digunakan adalah hukum syariat islam dengan berdasar pada pengamalan ajaran Islam berdasarkan pemahaman kaum wahhabi terhadap Al-Quran dan Hadist. Asir. Mata uang yang digunakan adalah riyal (SAR). Arab Saudi menggunakan sistem Kerajaan atau Monarki dimana pemerintahan di pimpin oleh Raja. memproklamasikan berdirinya Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Arabia (al-Mamlakah al-‘Arabiyah as-Su‘udiyah) dengan menyatukan wilayah Riyadh. tetapi ada sangat banyak wadi. yaitu Abdullah bin Abdulaziz al-Saud. Pada tanggal 23 September 1932. Najd (Nejed).

Hukum yang digunakan adalah hukum syariat Islam dengan berdasar pada pengamalan ajaran Islam berdasarkan pemahaman salafussoleh dan secara umum bermahdzhab hambali. Sistem Pemerintahan arab Saudi merupakan Kerajaan dan Kepala Negara Raja. Dimana Partisipasi politik telah sangat dibatasi . Abd al-Aziz bin al-Rahman Abdul-Saud ("Ibnu-Saud. Tetapi sistem ini. bukan . C. Badan Legislatif Majelis Syura bertugas atas masalah pemerintahan. sehingga sering menyebutnya sebagai pemahaman Ahlus Sunnah Wal Jamaah. negara-negara anggota Organisasi Konfrensi Islam. Sistem Pemerintahan Arab Saudi Arab Saudi menggunakan sistem Kerajaan atau Monarki. tetapi dalam prakteknya. Sistem Perwakilan dan Pengambilan keputusan Dalam hal politik. Pemahaman ini sebagai pemahaman sahabat Nabi terhadap Al Qur'an dan Hadits. Memiliki hubungan internasional dengan negara negara lain baik negara negara Arab. sehingga pada benderanya terdapat dua kalimat syahadat yang berarti "Tidak ada tuhan (yang pantas) untuk disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad adalah utusannya". sistem monarki absolut memiliki kekuasaan mutlak dalam pengambilan keputusan. maupun negara negara lain. kewenangan raja tidak mungkin terbantahkan.1953). aturan politik monarki tetap merupakan titik penting dari legitimasi dan stabilitas bagi rezim dalam pemerintahan. Sistem Hukum Berdasarkan perundang-undangan Islam (Syari’ah). Meskipun pengambilan keputusan tetap dibantu oleh dewan konsultatif dan Dewan Menteri.". Perdana Mentri yaitu Kepala Pemerintahan. Meskipun Barat telah masuk dalam kehidupan Arab Saudi. Sistem politik Saudi belum berubah secara signifikan sejak zaman pendiri kerajaan modern dan satu raja. B. Arab Saudi terkenal sebagai Negara kelahiran Nabi Muhammad SAW serta tumbuh dan berkembangnya agama Islam.

bisa memberikan dampak yang cukup signifikan dalam perkembangan sosial. yakni abdul aziz bin abdul rahman al-saud. 3. dan ekonomi di Arab Saudi. politik. Siklus pergantian pemimpin pusat dan daerah Sebagai Negara monarki absolut . Pemerintah Saudi berusaha untuk "berdamai" dengan restrukturisasi ekonomi.berarti tidak ada demokrasi sama sekali. Jadi disini tergambar bahwa. dan kemungkinan bisa mengurangi krisis pembangunan politik. Kehadiran Amerika Serikat dan keeratan hubungan yang dijalin. tetapi upaya-upaya yang dilakukan untuk menjalankan sistem yang lebih baik. Sistem kepartaian Arab Saudi tidak memiliki sistem kepartaian karena Arab Saudi menganut system monarki absolut 2. sejak 20 oktober 2006 secara efektif berlaku ketentuan yang menyebutkan bahwa “undang-undang pewaris tahta kerajaan . Seiring berjalan nya waktu. dan reformasi yang luas dalam pendidikan tinggi dan tenaga kerja untuk memenuhi tren globalisasi. untuk Raja dan Pemerintah juga harus mempertimbangkan banyak opini publik . sudah membawa sedikit perubahan sosial dan ekonomi yang pada akhirnya akan naik ke tingkat politik. Sistem pemilu Arab Saudi tidak memiliki sistem pemilu karena Arab Saudi menganut sistem monarki absolut. Oleh karena itu. 1. Meskipun sebagian besar ekonomi Saudi mendapat goncangan pada kepemimpinan Al Saud. adanya keterbukaan. terutama setelah penarikan AS dari perang teluk dan kerjasama ekonomi dalam IMF dan WTO yang mendorong penerimaan Amerika Serikat pada pembangunan Arab Saudi. dalam arti demokrasi yang tidak menghilangkan nilai monarki suatu pemerintah. pewarisan kekuasaan kerajaan di arab Saudi diberikan kepada anak maupaun cucu yang paling mampu memimpin Negara arab Saudi yang diambil dari keluarga pendiri arab Saudi yaitu.

Selain itu. Walaupun pada kenyataannya pandangan sinis tersebut tidak sepenuhnya benar. Pelaksanaan Pemerintahan Arab Saudi Arab Saudi adalah sebuah negara yang berbentuk kerajaan. Walaupun Arab Saudi merupakan negara Islam. sistem pemerintahan monarki yang dijalankan adalah sistem . Seperti negara Inggris yang menjalankan sistem pemerintahan monarki dengan beberapa penyesuaian. Sampai pada tuntunan / panduan raja sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara di Aran Saudi juga dibuat berdasarkan ajaran agama Islam. Arab Saudi adalah negara buatan yang dibentuk oleh kekuatan kolonial dalam rangka memenuhi kepentingan impreialisme barat. Di Arab Saudi. Arab Saudi juga terkenal sebagai negara Islam yang kaya karena memiliki kekayaan alam berupa minyak bumi. Raja Arab Saudi menyandang gelar sebagai penjaga dan pelayan umat Islam.negara di dunia yang memandang sistem pemerintahan monarki atau kerajaan yang dijalankan di Arab Saudi merupakan sistem pemerintahan monarki yang kuno dan reaksioner. Sebagai negara yang berbentuk kerajaan dengan sistem pemerintahan yang absolut berdasarkan agama Islam. Sehingga tidak heran bila hukum yang berlaku di Arab Saudi adalah hukum syariat Islam yang berdasarkan pada ajaran agama Islam. Pada prakteknya. Arab Saudi tidak menggunakan sistem pemerintahan Islam dalam menjalankan roda pemerintahannya. Bahkan menurut nasionalis Arab Saudi yang revolusioner. Banyak negara . Sistem pemerintahan yang berlaku di Arab Saudi adalah sistem pemerintahan Monarki atau kerajaan. diamandemenkan oleh raja Abdullah dengan membentuk sukseesi kerajaan atau disebut sebagai allegiance institution”. gelar itu hanya untuk menegaskan posisi moral otoritas raja Arab Saudi yang diklaim untuk dirinya sendiri dalam kaitannya dengan dunia Islam. D. begitu juga dengan Arab Saudi yang menjalankan sistem pemerintahan monarki dengan beberapa penyesuaian yang dipututuskan berdasarkan kondisi negara itu sendiri. semua hukum yang berlaku di Arab Saudi juga dibuat berdasarkan syari'at Islam.

pemerintahan monarki yang absolut dimana kekuasaan raja tidak terbatas. Kata monarki berasal dari bahasa Latin "mono" yang berarti satu dan kata "archeim" yang berarti memerintah. Raja juga memegang kekuasaan kepala negara dan kepala pemerintahan. Jadi sebuah sistem pemerintahan monarki murni membuat kekuasaan seorang raja sebagai kepala pemerintahan menjadi sangat mutlak dan tak terbatas. Majelis Al-Shura menasihati Raja dan juga Dewan Menteri-Menteri tentang isu-isu terkait program-program serta kebijakan-kebijakan pemerintah .Undang telah membatasi dan mengatur kekuasaan raja sudah cukup memberi jaminan bahwa pemerintahan dapat berjalan. berada di tangan raja Sistem pemerintahan monarki adalah sebuah sistem pemerintahan dimana hanya seorang saja yang memegang kekuasaan.Undang. Cabang Legislatif Badan legislatif disini disebut Majlis Al-Shura . Kini acara ini terdiri dari 90 orang anggota. 2. Peran utama majllis ini adalah untuk mengevaluasi. Tetapi pada Agustus 1993. tidak berdasarkan pemilihan umum oleh rakyat. Sebelum 1993. kekuasaan pemerintahan akan dilanjutkan oleh keturunan dari raja tersebut dan ditetapkan dengan Undang . kontrak dan perjanjian internasional . mendiang Raja Fahd telah menstrukturkan kembali acara ini untuk menjadikannya lebih efisien. Kekuasaan tunggal atas sebuah pemerintahan yang menganut sistem pemerintahan monarki dipegang oleh raja dimana raja akan memegang kekuasaan pemerintahan seumur hidup dan bila raja mangkat (meninggal). . menafsirkan dan memperbaiki hukum pemerintah. untuk dapat mempertahankan dan memimpin suatu pemerintahan monarki tidak terlalu dibutuhkan kecakapan dalam hal hukum. hukum kecil . Cabang Eksekutif Ketua eksekutif di Arab Saudi adalah raja dan Perdana Menteri yaitu Abdullah bin Abdul-Aziz Al Saud (sejak 1 Agustus 2005). politik dan keagamaan di Arab Saudi . Ini karena Undang . 1. Biasanya. anggotanya terdiri dari 60 orang berpengaruh dari berbagai latarbelakang sosial. Arab Saudi merupakan salahsatu negara di dunia dimana raja memegang dua peran utama yaitu sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan .

4. Disamping itu. Ia juga merupakan makhamah banding tertinggi dan menimbang banding dan juga merevisi kasus yang melibatkan hukuman mati atau mutilasi yang dijatuhkan oleh pengadilan rendah. Dewan ini terdiri dari ketua-ketua departemen pemerintah tingkat daerah. Dewan ini telah mengumumkan niat mereka untuk mengadakan pemiluuntuk setengah dari anggota wakil pemerintah lokal dan provinsi dan sepertiga anggota Dewan al- Shura . Kota yang utama seperti Riyadh . Setelah itu adalah Pengadilan Terbatas yang mendengar kasus-kasus kecil melibatkan hal perdata atau pidana. Pemerintah lokal Ada 178 Dewan pembuangan kota di sini dan setiap acara memiliki anggota antara empat sampai empat belas orang tergantung pada ukuran nya. sipil . Jeddah . Pengadilan ini bisa mendengar semua rayuan kecuali kasus-kasus dari badan administratif dan pengadilan atau konflik antara pengadilan syariah rendah dengan pengadilan yang lain. acara ini juga dibantu oleh suatu majelis 10 anggota orang-orang ternama di masyarakat masing-masing yang ditunjuk setiap empat tahun. dalam waktu empat hingga lima tahun. Mekah dan Madinah memiliki . 3. Amir ini pula adalah dibantu oleh seorang wakil gubernur dan juga majelis daerah. keluarga dan kriminal . Namun pada Oktober 2003. Dewan Menteri-Menteri adalah ditunjuk oleh raja dan kebanyakan terdiri dari kaum kerabat raja. Cabang Kehakiman Pengadilan tertinggi di sini adalah Dewan Kehakiman Agung yang membicarakan hal-hal yang disebut oleh Raja. Pengadilan Tingkat kedua terdiri dari dua pengadilan yang mendengar rayuan dan yang tertinggi adalah Pengadilan Banding yang terdiri dari lima atau lebih hakim . Sedangkan pengadilan terendah adalah Pengadilan Umum yang mendengar kasus pribadi. 5. Dammam. Pemerintah Daerah Ada 13 daerah atau mintaqah di sini dan setiap area adalah dipimpin oleh seorang gubernur yang disebut Amir yang ditunjuk oleh raja.

com/social-sciences/political-science/2124945-konsep demokrasi/#ixzz29TTlDdt4 . Di Arab Saudi. Nimrod. 2016) http://id.id/2012/12/makalah-negara-r-b-s-u-d-i. Saudi Arabia: A Brief Guide to The Politics and Problems .blogspot. sistem pemerintahan monarki yang dijalankan adalah sistem pemerintahan monarki yang absolut dimana kekuasaan raja tidak terbatas. berada di tangan raja DAFTAR PUSTAKA Champion. 14 orang anggota dalam pemerintahanlokal. Buraidah. 1999. Hail. MERIA http://irvandhaberdhys. Pada 2005.html (diakses pada tanggal 14 Juni. Unaizah. Al-Jouf dan Wilayah Perbatasan Utara memiliki 12 orang anggota dan majelis di Khamis Mushait. separuh dari Dewan ini dipilih melalui cara demokratis yaitu secara pemilu. Najran. Raja juga memegang kekuasaan kepala negara dan kepala pemerintahan. Pemerintah lokal di Taif. Daryl. Sistem pemerintahan yang berlaku di Arab Saudi adalah sistem pemerintahan Monarki atau kerajaan. Al Ahsa.co. The Kingdom of Saudi Arabia: Elements of Instability within stability .shvoong. MERIA. 2003. Alkharj. Tabuk. Raphaeli. Hafr Al-Baten dan Yanbu ada 10 orang anggota. Sedangkan sisanya lagi ditunjuk oleh pemerintah. Baha. Jizan. BAB III KESIMPULAN Arab Saudi atau Saudi Arabia atau Kerajaan Arab Saudi adalah negara Arab yang terletak di Jazirah Arab. Abha.

Related Interests