TUGAS SOFTSKILL

MEMBUAT JARINGAN AD-HOC

 Andrealdi Vilian :50413923
 Jimmy Adi Saputro : 54413648
 Muhammad Yusuf Malik : 56413189
 Naufal aji Wiboewo : 56413360
 Oktaviani Anjasari : 5641376
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi komputer meningkat dengan cepat, hal ini terlihat pada
era tahun 80-an jaringan komputer masih merupakan teka-teki yang ingin dijawab
oleh kalangan akademisi, dan pada tahun 1988 jaringan komputer mulai digunakan di
universitas-universitas, perusahaan-perusahaan, sekarang memasuki era milenium ini
terutama world wide internet telah menjadi realitas sehari-hari jutaan manusia di
muka bumi ini.
Ad hoc network adalah desentralisasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc
network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada. Seperti router
dalam jaringan kabel atau pun Access Point pada jaringan nirkabel. Dalam Ad hoc
network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain. Jadi penetuan
node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas
dan jaringan itu sendiri. Sifat desentralisasi, protocol routing dinamis, dan mudah
untuk diterapkan menjadi ‘Jaringan Ad hoc’ cocok untuk diimplementasikan disaat
jaringan terpusat tidak dapat digunakan (Situasi darurat seperti bencana alam atau
konflik militer).

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang tertulis di atas, maka dapat dirumuskan
permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimana cara mengkonfigurasi jaringan Ad-hoc agar semua komputer/laptop saking
terhubung
2. Bagaimana cara mengkonfigurasi supaya jaringan Ad-hoc daapat digunakan disetiap
komputer atau leptop

1.3 Tujuan
Menghubungkan dua device atau lebih untuk saling berkomunikasi secara
langsung tanpa menggunakan acces point atau central wireless router
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Sejarah jaringan Ad-hoc
Sejarah teknologi 802.11 berawal pada putusan Komisi Komunikasi Federal AS
tahun 1985 yang merilis pita GSM untuk pemakaian tanpa lisensi. Pada tahun
1991, NCR Corporation bersama AT&T menemukan pendahulu 802.11 yang
ditujukan untuk sistem kasir. Produk-produk nirkabel pertama berada di bawah
nama WaveLAN. Vic Hayes dijuluki "Bapak Wi-Fi". Ia terlibat dalam perancangan
standar pertama IEEE. Sejumlah besar paten oleh banyak perusahaan memakai
standar 802.11.
Pada tahun 1992 dan 1996, organisasi Australia CSIRO mendapatkan paten untuk
sebuah metode yang kelak dipakai di Wi-Fi untuk menghapus gangguan sinyal. Pada
bulan April 2009, 14 perusahaan teknologi setuju membayar $250 juta kepada CSIRO
karena melanggar paten-paten mereka. Ini mendorong Wi-Fi disebut-sebut sebagai
temuan Australia, meski hal ini telah menjadi topik sejumlah kontroversi. CSIRO
memenangkan gugatan senilai $220 juta atas pelanggaran paten Wi-Fi tahun 2012
yang meminta firma-firma global di Amerika Serikat membayar hak lisensi kepada
CSIRO senilai $1 miliar.
Tahun 1999, Wi-Fi Alliance dibentuk sebagai sebuah asosiasi dagang untuk
memegang merek dagang Wi-Fi yang digunakan oleh banyak produk. Istilah Wi-Fi,
pertama dipakai secara komersial bulan Agustus 1999, dicetuskan oleh sebuah firma
konsultasi merek bernama Interbrand Corporation. Wi-Fi Alliance mempekerjakan
Interbrand untuk menentukan nama yang "lebih mudah diucapkan daripada 'IEEE
802.11b Direct Sequence' Belanger juga mengatakan bahwa Interbrand
menciptakan Wi-Fi sebagai plesetan dari Hi-Fi (high fidelity) ; mereka juga
merancang logo Wi-Fi. Wi-Fi Alliance awalnya memakai slogan periklanan untuk
Wi-Fi, "The Standard for Wireless Fidelity",tetapi kemudian menghapusnya dari
pemasaran mereka. Meski begitu, sejumlah dokumen dari Alliance tahun 2003 dan
2004 masih menggunakan istilah Wireless Fidelity. Belum ada pernyataan resmi
mengenai penghapusan istilah ini. Logo yin-yang Wi-Fi menandakan
sertifikasi interoperabilitas suatu produk. Teknologi non-Wi-Fi yang dibutuhkan
untuk titik-titk tetap seperti Motorola Canopy biasanya disebut nirkabel tetap.
Teknologi nirkabel alternatif meliputi standar telepon genggam seperti 2G, 3G,
atau 4G. Wi-Fi juga memungkinkan komunikasi langsung dari satu komputer ke
komputer lain tanpa melalui titik akses. Ini disebut transmisi Wi-Fi ad hoc.
Mode jaringan ad hoc nirkabel ini dipopulerkan oleh konsol permainan
genggam multipemain, seperti Nintendo DS, Playstation Portable, kamera digital,
dan peralatan elektronik konsumen lainnya. Sejumlah alat juga dapat berbagi koneksi
Internetnya menggunakan ad-hoc, menjadi hotspot atau "router virtual". Sama halnya,
Wi-Fi Alliance mempromosikan sebuah spesifikasi bernama Wi-Fi Direct untuk
transfer berkas dan berbagi media melalui metodologi pencarian dan keamanan yang
baru. Wi-Fi Direct diluncurkan bulan Oktober 2010.

2.2 Definisi Ad Hoc
Ad Hoc merupakan salah satu mode jaringan dalam WLAN (Wireless Local Area
Network). Mode ini memungkinkan dua atau lebih device (komputer atau router)
untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara langsung (dikenal dengan istilah
peer to peer) tanpa melalui Central Wireless Router atau Acces Point (AP).
Ad Hoc didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Saat ini ada empat variasi dari
802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g dan 802.11n yang mempunyai data rate up
to 300Mbps (downlink) and 150Mbps (uplink).
Untuk membuat jaringan Ad hoc, ada satu hal yang perlu diperhatikan yaitu IP
address. Pembuat jaringan Ad Hoc harus menentukan apakah perangkat lain yang
terhubung perlu menset IP Statis, atau IP didapatkan otomatis melalui protokol
DHCP. Apabila saat membuat jaringan Ad Hoc komputer telah memiliki IP statis,
maka komputer yang akan terhubung perlu mengetahui Network Idnya dan menset IP
yang belum digunakan. Apabila IP tidak berada dalam satu jaringan, tentunya kedua
perangkat tidak dapat berkomunikasi.
Namun apabila saat membuat jaringan Ad Hoc komputer tidak meiliki IP statis
(obtain IP automatically), maka komputer selanjutnya yang ingin dihubungkan hanya
perlu menset IP komputernya dengan DHCP. Otomatis saat terhubung dengan
jaringam Ad Hoc tersebut, komputer akan mendapatkan IP secara otomatis (biasanya
network 169.254.0.0/16).
Hal penting lainnya adalah keamanan, Ad Hoc dapat diberi perlindungan berupa
password untuk mencegah user yang tidak diinginkan masuk ke dalam jaringan.
Protokol keamanan yang didukung adalah WEP, WPA, atau WPA2.
2.3 Keuntungan Add Hoc Dibandingkan Dengan Jaringan Kabel LAN

 Lebih mudah untuk menambah atau memindahkan perangkat.
 Lebih mudah untuk menyediakan konektivitas di daerah yang sulit untuk
meletakkan kabel.
 Instalasi cepat dan mudah, tidak perlu membuat jaringan kabel secara fisik.
 Jangkauan akses luas, akses ke jaringan bisa darimana saja selama masih
dalam batas jangkauan
 Cocok untuk pembangunan jaringan sementara.
 Biaya instalasi dapat secara signifikan lebih rendah.

2.4 Kekurangan Add Hoc
 Membutuhkan keahlian konfihurasi agar jaringan benar-benar aman
 Jaringan wireless sangat rentan terhadap penyebaran virus. Banyak jenis
virus yang mampu menular ke komputer lain melalui jaringan AdHoc
 Adanya batas jarak dan jangkauan.
 Kemungkinan terjadinya gangguan sinyal yang dapat menurunkan kinerja
jaringan.

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Langkah Membuat jaringan Add Hoc

1. Pastikan bahwa wireless adapter sudah terpasang pada PC/laptop dan dapat
bekerja dengan baik.
Buka Start > Control Panel > Network and Internet > Network Connections
2. Ubah IP pada Wireless Adapter. Klik kanan pada Wireless Network Connection >
Properties > Properties > pilih IPv4 > Properties.
Isikan no. IP yang dinginkan beserta Subnet masknya

3. Buatlah jaringan Ad-Hoc baru dengan membuka Control Panel > Network and
Internet > Network and Sharing Center.
Pilih set up new connection or network
4. Pilih Ad Hoc network

5. Ikuti panduan setup dengan mengklik next
6. Isikan SSID (nama jaringan), tipe keamanan, dan password yang diinginkan
(tidak tersedia apabila memilih no authentification).
SSID (Service set identifier) berfungsi sebagai ‘nama’ access point.
Kegunaan utamanya adalah untuk mempermudah client menemukan jaringan yang
akan dipilihnya apabila dalam satu area memiliki babarapa akses wireless. Jadi, saat
ada komputer ingin mengakses Jaringan Wireless, komputer tersebut harus memilih
Wireless LAN mana yang ingin dikoneksikan.
SSID dibutuhkan karena sering terjadi di suatu lokasi terdapat beberapa HotSpot
Wireless yang tumpang tindih.

7. Klik next, maka proses pembuatan jaringan akan berlangsung.
8. Tekan close untuk mengakhiri panduan pembuatan jaringan ad hoc

9. Jaringan-jaringan yang tersedia akan muncul di network status (sudut kanan
bawah jendela). Network yang dibuat sudah terlihat dengan status connected
(terhubung).
10. Klik kanan network tersebut dan pilih status, maka status jaringan, beserta no. IP
akan terlihat

3.2 Menghubungkan Komputer Lain Ke Jaringan Add Hoc
1. Nyalakan wireless adapter pada laptop kedua.

2. Set IP pada network yang sama dengan laptop pertama.

3. Lakukan koneksi adhoc dengan laptop pertama dengan memilih SSID jaringan
milik laptop pertama.

4. Setelah terhubung, cek status network.
5. Lakukan tes ping terhadap laptop pertama.

6. Pada laptop pertama, lakukan tes ping terhadap IP milik laptop kedua.

3.3 Ad Hoc Dengan DHCP

1. Putuskan koneksi ad-hoc yang sedang terhubung
2. Ubah konfigurasi IP PC pertama menjadi DHCP.

3. Buat jaringan ad hoc baru dengan cara yang sama seperti sebelumnya.
4. Buka status jaringan, lihat IP yang diperoleh komputer 1 secara DHCP.

5. Pada PC kedua, ubah konfigurasi IP menjadi DHCP seperti pada komputer
pertama.
6. Hubungkan dengan jaringan ad hoc komputer pertama.

7. Buka status jaringan, lihat IP yang diperoleh.
8. Lakukan tes ping antar PC. PC 2 mem-ping IP komputer 1, dan sebaliknya.
Apabila kedua komputer mengirimkan pesan Reply, maka kedua komputer
telah terhubung dengan baik.

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Jaringan mode Ad hoc adalah jaringan dimana computer atau laptop terhubung
dengan wireless tidak menggunakan perantara (bisa dibilang peer to peer). Dimana
koneksi jaringan dilakukan langsung antara computer atau laptop.
Untuk terhubung ke jaringan ad hoc yang baru dibuat. Lihat pada icon wireless
yang ada di taskbar disitu akan terlihat nama jaringan ad hoc yang dibuat pada
computer lain.
Untuk meremove jaringan ad hoc klik Start à control panel à Network and Internet
Connection. Klik-kanan Wireless Network connection dan pilih properties à pilih
TAB Wireless Network à Hapus semua Jaringa Ad Hoc.