#8.

Motivation and consequence of individual involvement in SNS
Case Overview
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti model empiris dari media sosial. Model penelitian di buat berdasarkan
faktor sosial yang berpengaruh, tehcnology acceptance model (TAM), psycological wellbeing, dan nilai
budaya. Pada peneiltian ini akan diketahui motivasi individu untuk ikut serta pada Social Network Sites (SNS)
dan pengaruhnya terhadap collectivist dan invidualist.
Case Problem
Permasalahan pada artikel ini adalah bagaimana mengembangkan dan melakukan eksperimen model tingkah
laku pada media sosial, terutama pada keikutsertaan individu pada SNS. Penelitian ini menggunakan
perspektif socio-technology-psychology, yang akan terintegrasi dengan aspek prilaku, tingkah laku, dan emosi
dari individu.
Theory & Concept
1. Social Influnce Theory ada 3 yaitu:
a. Internalization adalah proses membentuk persepsi untuk mendapatkan nilai yang dilakukan oleh
individu kepada orang lain atau komunitasnya.
b. Identification adalah proses yang membentuk persepsi individu untuk berprilaku sesuai dengan nilai
yang diyakini.
c. Compliance adalah proses yang membentuk persepsi yang diterima oleh individu terhadap nilai
komunitas sosial.
2. Technology Acceptance Model ada 2 yaitu :
a. The perceive usefulness adalah kepercayaan dari individu bahwa dalam penggunaan teknologi akan
meningkatkan performa pekerjaan.
b. The perceive ease-of-use adalah kepercayaan dari individu dalam mengadopsi suatu sistem.
3. Desire adalah bentukan dari pengaruh sosial yang membuat individu ikut serta dalam SNS.
4. Collectivist adalah pemahaman yang lebih memilih untuk mempunyai teman yang sedikit tetapi hubungan
pertemanan tersebut lebih intim dan dapat dilakukan dalam jangka panjang.
5. Indivdualist adalah pemahaman yang lebih memilih untuk mempunyai teman yang banyak tetapi
hubungan pertemenannya tidak terlalu intim dan tidak dalam waktu yang panjang.
Design Research
Penelitian ini merupakan penelitian confirmatory, dengan menentukan hipotesa dengan detail sebagai berikut :

Dari hipotesa tersebut diatas maka akan dibuat kuisioner untuk melakukan uji hipotesa yang telah ditentukan.
Conclusion
Setelah dilakukan penelitian tersebut diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Terdapat korelasi antara motivasi dan keterlibatan individu dalam SNS. Motivasi keterlibatan ini terdiri dari
motivasi intrinsic (internalization) dan ex-trinsic (identification dan compliance).
2. Pengguna SNS dapat menghilangkan loneliness, tetapi ada potensi SNS yang menyebabkan depression.
Selain itu pengguna SNS ini dapat juga merasakan happiness.
3. Tidak adanya korelasi antara happiness yang didapat oleh penggunaan SNS dengan keterlibatannya
terhadap SNS.
4. Masyarakan Indonesia secara nasional sering disebut sebagai masyarakat yang collectivist tetapi
berdasarkan hasil penelitian, sebagian orang Indonesia memiliki sisi individualist.

dan happiness? 2. depression. Pada artikel menyampaikan bahwa masyarakan Indonesia meskipun pada dasarnya memiliki budaya collectivist. tetapi sebagian ternyata memiliki individualist.Pertanyaan Artikel : 1. apakah hal positif yang dapat diambil dari temuan ini? . Apa yang mendasari penentuan impact dari SNS hanya menggunakan 3 jenis yaitu loneliness.