TUGAS PRAKARYA TENTANG

STRATEGI DAN ALAT PROMSI SERTA
STUKTUR ORGANISASI

O

L

E

H

NAMA :FADEL FADILLAH
KELAS: XI MIPA V

TP: 2016-2017

4.seperti gedung. striker dan lain-lain 4) Kiriman langsung yaitu berupa barang cetakan yang dikirim langsung dengan pos kepada calon pembeli 5) Advertensi khusus yaitu segala macam barang. 3. 6. 5.mobil pengangkut barang dan lain sebagainya. maka advertensi dibedakan menjadi berikut: 1) Advertensi Cetak yaitu berupa iklan surat kabar dan majalah 2) Advertensi Elektronik yaitu berupa iklan melalui radio dan televisi 3) Transit advertising yaitu berupa bulletin. 7. Event (kegiatan) Event yang dirancang secara tepat dapat mencapai suatu tujuan public relation tertentu. B. berupa hadiah atau pemerian secara Cuma- Cuma 6) Advertensi di luar ruma berupa yaitu papan reklame .1992:37) memberikan singkatan pada strategi penggunaan Public Relation ini dengan istilah P-E-N-C-I-L-S. News (pemberitaan) Semua usaha dilakukan supaya aktivitas tertentu dari perusahaan menjadi bahan berita di media masa.taman fasilitas umum lainnya. Hal ini terutama perlu pada saat sebuah cabang suatu perusahaan didirikan di daerah baru. Identity Media (penggunaan media sebagai identitas) Semua stationary yang dipakai.Philip Kotler (dalam Kartajaya. Comunity Involvement (kepedulian pada masyarakat) Perusahaan berusaha akrab dan ramah pada masyarakat disekatarnya. Lobbying (mempengaruhi) Kontak pribadi yang dilakukan secara informal untuk mencapai tujuan tertentu.yang diuraikan sebagai berikut: 1.kertas maupun amplop harus dibuat sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan citra suatu perusahaan.masjid. poster. Publication (publikasi) Perusahaan dapat mengusahakan penerbitan-penerbitan tertentu untuk meningkatkan citra perusahaan. ALAT PROMOSI a) Advertensi (periklanan) Bedasarkan macam media yang digunakan. 2.STRATEGI PROMOSI Prof.mulai dari kartu nama. Social Invesment (investasi sosial) Perusahaan dapat merebut hati masyarakat yang ditujunya dengan melakukan partisipasi sosial seperti pembangunan jembatan. Selain itu identity media juga dapat diterapkan pada sarana atau prasarana lain. A.

rentang kendali yang luas.00 per kaos kaki dan biaya tatap sebesar Rp. kefleksibelan. dan sedikit formalisasi]Struktur sederhana paling banyak dipraktikkan dalam usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah orang yang satu dan sama.000. Kekuatan dari struktur ini adalah kesederhanaannya yang tercermin dalam kecepatan.000. ketidakmahalan dalam pengelolaan.000.10. 10. dan kejelasan akuntabilitas]Satu kelemahan utamanya adalah struktur ini sulit untuk dijalankan di mana pun selain di organisasi kecil karena struktur sederhana menjadi tidak memadai tatkala sebuah organisasi berkembang karena formalisasinya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi cenderung menciptakan kelebihan beban (overload) di puncak. STRUKTUR ORGANISASI 1.20.00 D.5.000. wewenang terpusat.Struktur sederhana Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah.C. wewenang yang terpusat pada seseorang saja. tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional. Rumus analisis Break Even Point adalah: BEP = TOTAL FIXED COST : (HARGA PERUNIT – VARIABEL COST PERUNIT) Keterangan: .000.00 dengan biaya variabel sebesar Rp.Fixed cost : biaya tetap yang nilainya cenderung stabil tanpa dipengaruhi unit yang diproduksi. . 2. 5. dan pengambilan keputusan yang mengikuti rantai komando.00 / (Rp.100.Rp. .000.Birokrasi Birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi.Variable cost : biaya variabel yang besar nilainya tergantung pada benyak sedikit jumlah barang yang di produksi Contoh : Misalnya ada perusahaan konveksi kaos kaki murah yang harga satu buah kaos kaki adalah Rp. BEP (BREAK EVEN POINT) Break Even point atau BEP adalah suatu analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harus dijual kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya- biayasanya yang timbul serta mendapatkan keuntungan atau profit.000) = Rp.00 BEP = Rp.100. aturan dan ketentuan yang sangat formal. rentang kendali yang sempit.

Lebih jauh. memiliki keuntungan dan kerugian yang berlawanan] Departementalisasi ini memudahkan koordinasi di antara para spesialis untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan memenuhi target anggaran. struktur matriks menggabungkan dua bentuk departementalisasi: fungsional dan produk Kekuatan departementalisasi fungsional terletak. . karena tujuan-tujuan unit fungsional dapat mengalahkan tujuan keseluruhan organisasi. perusahaan konsultan manajemen. dan perusahaan hiburan. rumah sakit.Matriks berupaya menarik kekuatan tersebut sembari menghindarkan kelemahan-kelemahan mereka.Struktur matriks Struktur Matriks adalah sebuah struktur yang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. di lain pihak. tidak ada ruang untuk modifikasi karena birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadapi masalah yang sebelumnya telah mereka hadapi dan sudah ada aturan keputusan terprogram yang mapan. tetapi dengan duplikasi biaya dan kegiatan. Departementalisasi produk. universitas. Kekuatan utama birokrasi ada kemampuannya menjalankan kegiatan-kegiatan yang terstandar secara sangat efisien. sedangkan kelemahannya adalah dengan spesialisasi yang diciptakan bisa menimbulkan konflik-konflik subunit. lembaga-lembaga pemerintah.Struktur matriks dapat ditemukan di agen-agen periklanan.Kelemahan besar lainnnya adalah ketika ada kasus yang tidak sesuai sedikit saja dengan aturan. perusahaan konstruksi. Kelemahan terbesarnya adalah sulitnya mengoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka rampung tepat waktu dan sesuai anggaran. Karena itulah matriks memiliki rantai komando ganda. Pada hakikatnya. Karakteristik struktural paling nyata dari matriks adalah bahwa ia mematahkan konsep kesatuan komando sehingga karyawan dalam struktur matriks memiliki dua atasan -manajer departemen fungsional dan manajer produk. departementalisasi ini memberikan tanggung jawab yang jelas atas semua kegiatan yang terkait dengan sebuah produk. misalnya. laboratorium penelitian dan pengembangan. 3. perusahaan pesawat terbang. yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber daya khusus untuk keseluruhan produk. pada penyatuan para spesialis.

Related Interests