1.

PENGERTIAN DOKTER KECIL
A. Definisi
Dokter kecil adalah peserta didik yang dipilih guru guna ikut melaksanakan sebagian
usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, teman murid pada khususnya dan
sekolah pada umumnya.

B. Tugas Dan Kewajiban
1. Selalu bersikap dan berperilaku sehat
2. Mengajak serta mendorong murid lainnya untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan
terhadap dirinya masing-masing.
3. Mengusahakan tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah dan di rumah.
4. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu mereka menyelenggarakan pelayanan
kesehatan di sekolah.
5. Berperan aktif dalam kampanye kesehatan yang diselenggarakan disekolah, misalnya :
a. Pekan kebersihan
b. Pekan penimbangan dan pengukuran tinggi badan
c. Pekan gizi
d. Pekan kesehatan gigi
e. Pekan kesehatan mata, dll

C. Kriteria Peserta Dokter Kecil
1. Telah menduduki kelas 4 Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah.
2. Siswa kelas 5 dan 6 yang belum pernah mendapat pelatihan dokter kecil
3. Berprestasi di sekolah
4. Berbadan sehat
5. Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab
6. Berpenampilan bersih dan berperilaku sehat
7. Berbudi pekerti baik dan suka menolong
8. Di izinkan orang tua

D. Kegiatan Dokter Kecil
1. Menggerakkan teman asal saling mengadakan :
a. Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi
b. Penimbangan dan pengukuran tinggi badan
c. Penelitian penglihatan
d. Pemeriksaan cacar, BCG
e. Pemeriksaan kesehatan gigi
2. Pengenalan dini penyakit dan tanda-tandanya
3. Pengobatan sederhana
4. Pengamatan kebersihan ruang UKS, warung dan kebun sekolah
5. Pengamatan hygiene/ sanitasi, rumah dan sekolah, halaman ruang kelas, perlengkapan,
persediaan air bersih, tempat cucian, WC, kamar mandi, tempat sampah, saluran pembuangan.

6. Penjagaan kesehatan terhadap kecelakaan : kotak P3K, alat pemadam kebakaran, alat bermain,
lapangan bermain.
7. Pencatatan dan pelaporan.
8. Rujukan.

E. Pencatatan Kegiatan
Kegiatan-kegiatan yang dicatat oleh dokter kecil dan di masukkan dalam buku laporan
dokter kecil yaitu :
1. Kegiatan yang ada di sekolah, di rumah dan di masyarakat
a. Hasil penimbangan berat badan dan tinggi badan
b. Hasil pengematan ketajaman penglihatan
c. Jenis pertolongan pertama yang diberikan
d. Hasil pengamatan pengguntingan kuku
e. Hasil pengamatan sarang nyamuk (PSN)
f. Anjuran-anjuran yang diberikan kepada teman, saudara di rumah, misalnya :
1) Menggunting kuku secara rutin
2) Melihat televisi tidak terlalu dekat (minimal 3 meter)
3) Tidur tidak terlalu larut malam
4) Jangan baca buku sambil tiduran
5) Sikap duduk yang baik pada waktu membaca dan menulis
6) Membuang sampah pada tempatnya, dll.
g. Hasil dari melihat/ pengamatan pada teman/ di masyarakat, misalnya :
1) Hasil pengamatan pada warung sekolah
2) Kebiasaan teman membuang sampah
3) Melihat orang buang sampah dari mobil
4) Berjalan di jalan umum sambil baca pelajaran.
2. Kegiatan yang ada di kelas
a. Piket kebersihan kelas
3. Saran dan usul untuk diselenggarakannya kegiatan tertentu di bidang kesejahteraan, dll

PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)

A. Pengertian
Usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral
dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan seta membentuk perilaku hidup sehat anak usia
sekolah yang berada di sekolah dan perguruan agama.menurut UU RI no. 23 tahun 1992 tentang
kesehatan Bab V bagian ketiga belas pasal 45 ayat 1 : Kesehatan sekolah diselenggarakan untuk
meningkatkan ketidakmampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat
sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal
menjadi sumber daya yang lebih berkualitas.

B. Tujuan
1. Umum:
Meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik/siswa serta
menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan
yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Kegiatan peningkatan kesehatan (promotif) b. Penyimpanan obat dipisah-pisahkan a. Khusus: Memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan peserta didik/siswa yang di dalamya mencakup : a. sikap dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah dan di perguruan agama. Kegiatan bina lingkungan mental dan sosial D. serta berdaya guna dan berhasil guna. C.2. Obat keras . Memiliki pengetahuan. Kebijaksanaan dan Organisasi Pembinaan UKS Pembinaan dan pengembangan UKS dilaksanakan secara terpadu. Obat luar c. Cara penyimpanan obat dan peralatan kesehatan 1. yang meliputi: 1. Ruang Lingkup Ruang lingkup UKS tercermin dalam Tri Program UKS (duikenal dengan TRIAS UKS). meliputi: a. Kerjasama 4 Departemen ini dituangkan dalam surat keputusan bersama 4 menteri sejak tahun 1984. Obat dalam (obat yang diminum/dimakan) b. di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat. Departemen Agama. Pelayanan kesehatan Pelayanan kesehatan dilaksanakan dengan kegiatan yang bersifat komprehensif (terpadu dan menyeluruh). dilaksanakan melalui: a. yang melibatkan 4 (empat) departemen yaitu Departemen pendidikan dan kebudayaan. Pembinaan lingkunag kehidupan sekolah sehat : Mencakup: a. Kegiatan bina lingkungan fisik b. Kegiatan intrakulikuler b. OBAT-OBATAN SEDERHANA A. Kegiatan pencegahan (preventif) c. Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif) 3. Kegiatan ekstrakulikuler 2. Obat-obat dan alat-alat kesehatan disimpan di lemari khusus yang dapat dikunci 2. Pendidikan kesehatan. menyeluruh. departemen kesehatan dan departemen dalam nengeri.

Alat-alat seperti penekan lidah. Obat berbentuk cairan disimpan dalam botol dengan mulut sempit dan disumbat b. Etiket obat luar berwarna biru (misalnya salep-salep) c. Contoh Obat-Obatan Sederhana N Tanda Cara Nama Obat Keterangan o gejala pemakaian 1. Salep Ichtiol Anak Dioleskan dengan dibisul- bisul yang ditutup belum dengan kain matang kasa- diplester 2. B. pinset anatomi. sendok obat. Baskom dan bengkok setelah dipakai dibersihkan dengan air dan sabun dilap sampai kering (sebelumny digantung dengan mulut kebawah) bagian luar dan dalam diberi bedak supaya tidak lengket. gelas obat seharusnya : . Obat-obatan berbentuk tablet disimpan di dalam botol dengan mulut lebar/kaleng-kaleng kecil dan ditutup dengan baik c. Tempat obat/botol obat diberi etiket yang jelas a. Salep Untuk luka Dioleskan Levertan yang diluka- sedang ditutup menyembu dengan kasa- h terutama dibalut luka bakar 3. Obat-obatan berbentuk salep ditempatkan dalam botol dengan mulut lebar (pot plastik) dan ditutup dengan rapat 5.Dicuci bersih setelah dipakai . ditiupkan udara dalam kantong. Etiket obat yang diminum b.Direbus dan diangkat setelah sepuluh menit mendidih . baru disimpan c. perdarahan mengoleskan kecuali bila obat. Kapas Digunakan Tidak boleh untuk untuk membersihka menutup n luka. Etiket obat keras. pinset hidung. ditandai dengan palang merah/tengkorak (misalnya Lysol. Tempat obat : a. keringkan digosok dengan kapas yang diberi alcohol sedikit baru disimpan dalam larutan lysol.Dikeringkan dan disimpan di tempat khusus (almari) b. Pengatur suhu (thermometer) setiap selesai dipakai dicuci dengan air sabun. diletakkan mengambil didalam kain benda asing kasa .3. Membersihkan dan menyimpan alat-alat a. kreolin) 4.

Betadine Dioleskann Betadine bila dan yodium pada pinggir diberi air luka dengan sedikit dapat kapas untuk untuk membersihka mencuci luka n kulit baru yang kotor-yodium untuk membersihka n kulit yang diiris/diopera si . dimata (klilipan) 4. Creolin Larutan yang digunakan untuk membersihka n lantai rumah/lantai kamar mandi 7. Pipet Untuk meneteskan obat mata dll 8. membersihka n alat-alat dan lain-lain 5. Plester Digunakan Bila plester untuk diberi bensin menutup sedikit akan luka setelah lebih lengket diberikan dikulit kasa terlebih dahulu 6. Lysol/Dento Cairan yang Dilarutkan di l/ dapat air bersih Detol digunakan takaran 1 cc untuk Lysol untuk 2 mencuci lt air tangan.

Plester f. Periksa pernafasan . Periksa kesadaran Apakah korban sadar atau tidak. 10 pembalut cepat b. Bahan yang minimal harus tersedia a. alkohol. parfum. b. Tujuan P3K 1. Pelaksanaan P3K Langkah-langkah pemeriksaan korban kecelakaan 1. Pembalut gulung c. Gunting h. pingsan. PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) A. istirahatkan dan tenangkan korban yang gelisah. Bahan untuk menyadarkan misalnya moniak. Obat untuk mencuci luka misalnya : air bersih. Kapas e. Providone iodine c. Pedoman yang harus dipegang oleh pelaku P3K P = Penolong mengamankan diri sendiri lebih dahulu sebelum bertindak A = Amankan korban dari gangguan ditempat kejadian sehingga bebas dari bahaya T = Tandai tempat kejadian sehingga orang lain tahu bahwa di tempat itu ada kecelakaan U = usahakan menghubungi ambulans. Alat minimal yang disediakan a. Bahan untuk membersihkan tangan misalnya : sabun. bila korban tidak sadar selama 30 menit ia langsung diangkut ke dokter atau puskesmas/ rumah sakit 2. Arti P3K Memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan dengan cepat cepat dan tepat sebelum korban dibawa ke tempat rujukan (dokter/puskesmas/rumah sakit) B. Kassa steril g. boorwater. gelisah. Pembalut segitiga d. 2. dokter. Menunjang upaya penyembuhan C. Mencegah cidera bertambah parah 2. Obat untuk mengurangi rasa nyeri misalnya parasetamol d. rumah sakit atau yang berwajib (polisi/keamanan setempat) T = Tindakan pertolongan terhadap korban dalam urutan yang paling tepat D. Peralatan P3K terdiri atas 1. acuh tak acuh. Pinset E. Hilangkan penyebab gangguan kesadaran.

Prioritas pertolongan : pada korban yang tidak sadar e. c. beritahu korban bahwa ia akan ditolong dan ajaklah bercakap-cakap F. Gangguan pernapasan a. dll. Penggolongan : kesadaran kurang dan kesadaran hilang d. Gangguan kesadaran a. lambat. Pengertian : keadaan dimana kesadarn berkurang atau hilang sama sekali b. perut kosong. sampai paru-paru f. Prioritas pertolongan : 1) Korban tidak sadar denagn gangguan pernafasan 2) Korban yang kesadarannay berkurang e. 3. Gangguan yang diderita korban kecelakaan : Pada dasarnya pada setiap korban kecelakaan dapat dibedakan gangguan berupa : Gangguan umum : Dimana keadaan umum/kesehatan korban terganggu yang daalm waktu singkat akan mengancam jiwa korban. kurang latihan. sehingga kekurangan zat asam 4) Keadaan tertentu di maan tubuh lemah. sampai tidak bernafas b. Tindakan awal adalah memebebaskan jalan nafas dan memepertahankan saluran pernafasan. cepat. Apakah pernafasan kornban berhenti. Penyebab : sumbatan jalan nafas. linu. Periksa tanda-tanda perdarahan dan peredaran darah Apakah teraba denyut jantung? Tindakan yang harus dilakukan dengan segera adalah menghentikan perdarahan 4. menghisap asap atau gas beracun c. misalnya 1. amati korban (lihat cuping hidung-dengar). kerongkongan. tidak teratur. sakit? Minta tunjukkan tempat yang sakit Apabila ada luka harus dilihat juga apakah luka lain. Penggolongan : korban sadar dan korban tidak sadar d. Lokasi gangguan : di rongga hidung. kelemahan atau kejang otot pernapasan . Tindakan P3K : berikan prnafasan buatan 2. Penyebab 1) Benturan/ pukulan kepala 2) Sinar terik matahari langsung mengenai kepala 3) Berada dalam ruangan penuh orang. Periksa keadaan local (patah tulang. luka) dan perhatikan keluhan : Tanyakan kepada korban apakah korban adarasa nyeri. Tindakan P3K : 1) Angkat penderita ketempat yang teduh dan baik sirkulasi udaranya 2) Tidurkan terlentangtanpa bantal bila mukanya pucat/ biru.jika mukanya merah berikan bantal 3) Longgarkan semua pakaian yang mengikat 4) Bila penderita sadar berikan minum yang hangat 5) Beri selimut supaya badannya hangat 6) Jika perlu kirim ke rumah sakit . Pengertian : kesulitan bernapas. Bila pernafasan berhenti maka harus dilakukan pernafasan buatan. Lokasi gangguan : pada sususnan saraf pusat (SSP) f.

kadang-kadang ngacau 2) Berat. Tindakan P3K 1) Bawa korban ke tempat teduh dan aman. rawat lukanya dan hentikan perdarahannya 5) Bila ada patah tulang kerjakan pembidaian 6) Bila munteber beri oralit 4. pernafasan cepat dan tidak teratur. mata cekung. nadi lemah dan cepat (100x/menit). yaitu perdarakhan keluar dan perdarahan ke dalam b. 3. Penggolongan 1) Ringan . bila tidsak ada patah tulang dan perdarahan dianggota badan. nadi susah teraba dan apabila teraba sangat cepat (150x/menit) d. Gangguan peredaran darah/berat (syok) a. saluran pencernaan dan patah tulang e. Tindakan P3K 1) Bagian anggota badan yang berdarah tinggikan 2) Tekan pembuluh darah yang terletak di antara tempat perdarahan . Penyebab : 1) Kekurangan darah/cairan (muntaber) 2) Luka bakar yang luas 3) Nyeri yang hebat 4) Tidak tahan terhadap obat/ bahan kimia tertentu c. Perdarahan a. kaki diluruskan dan tangannya 2) Pakaian korban dikendorkan 3) Tenangkan korban dan usahakan agar badan tetap hangat 4) Bila ada luka atau perdarahan. Pengertian : perdarahan adalah keluarnya darah dari pembuluh darahyang rusaknya. kulit dingin. dengan tanda-tanda . atas kepala lebih rendah dari kaki. korban gelisah. Penggolongan 1) Perdarahan pembuluh darah nadi/arteri 2) Perdarahan pembuluh darah balik atau vena 3) Perdarahan pembuluh darah rambut/kapiler d. rasa haus. Lokasi gangguan : kulit. dengan tanda-tanda : sangat pucat. Penyebab : putusnya pembuluh darah atau perlukaan paad pembuluh darah c. Perdarahan ada 2 macam. pucat. dan bila tidak terdapat perdarahan di kepala tidurkan terlentang tanpa bantal. Prioritas pertolongan : pembuluh darah nadi e. Pengertian : keadaan yang dapat mengancam kehidupan dimaan otak dan alat vital lain kekurangan darah oleh berbagai sebab b.

Menghindari kontak dengan penderita c. Penyakit pada saluran pencernaan Contoh: kolera. Ingus jangan dibuang sembarangan D. Vaksinasi dengan BCG semasa bayi c. makanan dan minuman b. C seperti sayur dan buah b. Penyakit TBC Pencegahan: a. Menjaga kebersihan kulit. Hindari kena hujan c. kadas. Banyak makan makanan yang mengandung vit. Pakaian penderita dicuci dengan bersih B. Hindari daerah yang berasap dan berdebu e. ISPA(Infeksi Saluran Pernafasan Bagian Atas) Contoh: influenza. dan radang tenggorokan Pencegahan: a. Menjaga kebersihan diri. Penyakit kulit Contoh: kudis. typus. Bila bersin atau batuk tutup mulut atau hidung dengan sapu tangan g. disentri. Makan makanan yang bergizi C. Hindari kontak dengan penderita f. PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR A. dan diare Pencegahan: a. cacar air dan panu Pencegahan: a. Hindari kontak dengan penderita b. mandi dengan sabun dan air bersih b. Kurangi minuman dingin d. lingkungan. Alat yang dipakai penderita dicuci dengan sabun . Menghindari mengguanakan barang-barang yang dipakai penderita d.

Mandi Tubuh kita setiap hari mengeluarkan keringat dan setiap kita selalu dikkotori oleh debu yang beterbangan disekitar kita. minumlah air yang sudah dimasak. mahasiswa. C. gunakan jambankalau mau buang air besar/buang air kecil dan bersihkan tempat tinggal kita dari sampah dan genangan air. sebaiknya sewaktu mandi meggunakan air yang bersih. sopan artinya enak dipandang dan sesuai sdengan kebudayaan kita. memakai sabun dan menggunakan handuk yang kering dan bersih untuk mengeringkan tubuh kita setelah mandi. Badan . karena orang yang biasa hidup bersih tidak senang melihat lingkungan yang kotor. Pupuklah kebiasaan-kebiasaan: Mandi 2 kali sehari cucilah tangan dengan dengan air bersih dan menggunakan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar dan kecil. maka hidup bersih dan menjaga kesehatan adalah bagian dari iman. pegawai dll) sebab pakaian disamping melindungi badan juga menumbuhkan kepercayaan diri dan memupuk kepribadian. Pakaian Pakaian yang sudah sehata adalah pakaian yang bersih. B. Agar tubuh atau badan tetap bersih. dilaksanakan di setiap tempat dan setiap waktu. Setiap hari kita wajib berganti pakaian yang bersih sebab bila tidak penampilan kita akan berbau yang tidak sedap dan kita akan dijauhi oleh kawan-kawan. Mandi adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar. sehingga kita bebas dari kotoran yang menempel dari tubuh kita. selalu dicuci setelah habis dipakai serta disetrika. Kebisaan hidup bersihharus dimulai dari diri pribadi baru lingkungannya. mandi yang baik dan benar adalah sebanyak dua kali sehari yaitu: setelah bangun tidur (pada pagi hari) dan setelah bekerja (artinya setelahmelakukan kegiatan-kegiatan selama sehari) sebaiknya dilakukan pada sore hari. artinya memakai pakaian yang bersih dan sesuai dengan peranan kita dimasyarakat (pelajar. ini merupakan motto yang harus selalu diingat. agar tampak rapih. sehingga bila kita tidak bersihkan badan kita akan penuh daki bau yang tidak sedap. Berpakaianlah yang layak dan serasi. KEBERSIHAN PRIBADI Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Janganlah menunda mandi dan sikatlah gigi dengan teratur serta perhatikanlah kuku jari tangan dan kaki agar dirawat setiap hari. A. sesuai dengan postur tubuh artinya tidak terlalu ketat maupun tidak terlalu longgar. Bagian muslimdengan melakukan wudhu sebanyak 5 kali sehari adalah suatu upaya untuk menjaga tubuh tetap bersih dan segar.

Habis mandi dikeringkan dengan handuk yang bersih c. Olahraga yang teratur dan penuh kesenangan adalah salah satu contoh bentuk rekreasi yang menyehatkan. jagung dan lain-lain b. maka gunakanlah sebaik-baiknya waktu tersebut untuk tidur dengan nyenyakagar sewaktu kita bangun tubuh sudah segar dan siap melakukan kegiatan atau aktivitas kembali. Membentuk vitamin D f. Mengatur suhu tubuh d. Melindungi cairan tubuh c. tubuh memerlukan energi atau tenaga yang kesemuanya ini diperoleh dari apa yang kita makan. tempe. Makan dan Minum Untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin dan mineral: sayur-sayuran dan buah-buahan d. D. Sebagai indera peraba e. dan lain-lain yang teratur adalah suatu upaya untuk menjaga kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani. dll c. Sebagai alat sekresi Cara memelihara kulit: a. senam kesegaran. patut disukuri bila kita memiliki tubuh dan badan yang normal dan sehat. Usia manusia sepertiganya digunakan untuk tidur dalam sehari kita wajib tidur selama 8 jam. rekreasi dan kesehatan mental (rohani) Setelah melakukan kegiatan sehari-hari tubuh kita memerlukan istirahat baik jiwa dan rohanikehidupan manusia sangat dipengaruhi dengan keseimbangan antara kesehatan jasmani rohani oleh karena itu istirahat yang cukup dan rekreasi yang seimbang adalah obat agar kita tetap sehat. sepeda santai. telur. Melindungi jaringan dibawahnya Fungsi kulit: a. jalan pagi setiap hari minggu. Makanan yang seimbang mengandung unsur: a. E. dan melakukan kegiatan lintas alam. Memakai pakaian yang bersih 2. Kebersihan Atau Kesehatan Pribadi Meliputi 1. tahu. Melindungi jaringan dibawahnya b. Memlihara kebersihan rambut Rambut berfungsi untuk melindungi kepala terhadap suhu yang datang dari luar baik panas maupun dingin Cara merawat rambut: a. Istirahat. roti. sagu. Badan adalah suatu kesatuan bentuk diri kita yang perlu kita jaga keberihan dan kesehatannya. menjaga kebersihan dan kesehatannya adalah suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda sebab kelangsungan tubuh kita hidup kita. Protein: daging. Air minum untuk memperlancar penyerapan makanan dalam tubuh kita e. Mencuci rambut dengan teratur 2 kali seminggu . Mandi dan memakai sabun minimal 2kali sehari b. minum sehari-hari. Hidrat arang/ karbohhidrat: nasi. makan dan minum adalah merupakan kebuuthan pokok manusia untuk dapat bergerak dan menjalankan aktivitas kegiatan apapun.

Pakai-pakaian yang sesuai dengan ukuran badan c. Memelihara kesehatan hidung Didalam hidung terdapat bulu dan lendir yang berfungsi menyaring udara yang masuk dari kotoran debu sehingga udara masuk ke paru-paru lebih bersih 6. Jangan memaki pakaian atau barang pribadi milik orang lain d.b. Memelihara kebersihan sesudah buang air besar dan buang air kecil Kotoran manusia banyak sekali mengandung kuman yang berbahaya bagi kesehatan oleh karena itu jarang dibuang sembarangan tapi harus di jamban atau WC bukan di sungai. Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang sesuatu b. Bedakan pakaian sekolah dengan pakaian rumah 10. Telinga jangan sampai kemasukan air 7. Usapkan dari arah pinggir ke tengan menuju ke arah hidung 4. Mamlihara kebersihan mata Fungsi mata: a. Memelihara kebersihan mulut dan gigi Lihat uraian pada kesehatan gigi dan mulut 8. Celupkan di boorwater atau air matang c. Membersihkan kaki dan tangan Cara memelihara: a. Cuci kaki setiap kali kotor c. sesudah buang air kecil disiram sampai bersih agar tidak menimbulkan bau. Memelihara kebersihan telinga Fungsi telinga sebagai alat pendengarn dan keseimbangan tubuh Cara membersihkan: a. Sebagian indera penglihatan b. Bersihkan daun telinga pada waktu mandi ingat lekuk-lekuknya b. Memelihara kebersiahan kuku Cara membersihkan kuku: a. Pakai pakaian dan keperluan pribadi atau peralatan yang bersih Cara memelihara: a. Menyisir rambut 3. Mencuci kuku dengan sabun 5. buang air kecil tidak boleh dilantai kamar mandi. Memotong kuku sekurang-kurangnya 1 kali seminggu b. Jangan menggantung pakaian di kamar e. Bersihkan kotoran berkali-kali c. . Mengganti pakaian yang kotor dengan yang bersih b. Pakai alas kaki atau sandal yang pas dan tidak sempit 9. Ambil kapas simpan di ujung lidi b. Membantu keseimbangan dan menyampaikan pesan Cara membersihkan mata: a.

dan untuk menggantung lengan. lengan bawah. lutut.  Macam ukuran lebar pembalut dan penggunaannya:  2. telapak tangan. serta tidak mudah kendor. Macam-macam alat balut a.  Dapat dilipat-lipat sejajar dengan alasnya dan menjadi pembalut bentuk dasi.5 cm : untuk kepala. paha. lengan. pinggul. siku. Pita (pembalut gulung)  Dapat terbuat dari kain katun. 2. dengan cara sebelum diikat arahnya saling menarik. kasa penutup luka. dahi (atau bagian kepala yang lain). b.5 cm : untuk jari-jari  5 cm : untuk leher dan pergelangan tangan  7. Hal ini dikarenakan kasa mudah menyerap air dan darah. Dasi (cravat)  Merupakan mitella yang dilipat-lipat dari salah satu ujungnya sehingga berbentuk pita dengan kedua ujung-ujungnya lancip dan lebarnya antara 5-10 cm.  Kedua ujung diikatkan secukupnya. b. Menjaga agar bagian yang cedera tidak bergerak. 3. c. lengan atas. e. PEMBIDAIAN A. telapak kaki. dada. Mitella (pembalut segitiga)  Bahan pembalut dari kain yang berbentuk segitiga sama kaki dengan berbagai ukuran. dan kaki yang terkilir. Panjang kaki antara 50-100 cm. siku. kain kasa. ketiak. Menahan pembengkakan (menghentikan pendarahan: pembalut tekanan). dan sebagainya agar tidak bergeser dari tempatnya. betis dan kaki . Menunjang bagian tubuh yang cedera. c. d. Menutup bagian tubuh agar tidak terkontaminasi. rahang. yaitu .  Cara membalut:  Bebatkan pada tempat yang akan dibalut sampai kedua ujungnya dapat diikatkan.  Pembalut ini biasa dipakai pada cedera di kepala.  Pembalut ini biasa dipergunakan untuk membalut mata. Yang paling sering adalah kasa. Menahan sesuatu misalnya bidai (spalk). betis.  Diusahakan agar balutan tidak mudah kendor. Tujuan Tujuan dari pembalutan. PEMBALUTAN 1. a. bahu. Pengertian Suatu tindakan medis untuk menyangga atau menahan bagian tubuh tertentu agar tidak bergeser atau berubah dari posisi yang dikehendaki. flanel atau bahan elastis.

disabun dan dicuci dengan zat antiseptik. Perhatikan tempat atau letak bagian tubuh yang akan dibalut.  Digunakan untuk menutup luka-luka kecil yang sudah didisinfeksi atau diobati (misalnya sudah ditutupi sofratulle). sering dipakai untuk menutup luka-luka lebar.  Dengan menggunakan pinset steril (dibakar atau direbus lebih dahulu) kotoran yang tidak hanyut ketika disiram dibersihkan. . Jika terjadi disposisi/dislokasi perlu direposisi. perut dan punggung. Prosedur pembalutan a. Baru dibuka saat akan digunakan. 10 cm : untuk paha dan sendi pinggul  10-15 cm : untuk dada. Kemudian di atasnya dilapisi dengan kasa yang agak tebal dan lembut. yaitu sebelum luka dibalut atau diplester.  Kulit sekitar luka dibasuh dengan air. Pembalut lainnya  Snelverband: pembalut pita yang sudah ditambah kasa penutup luka.  Cara membalut luka terbuka dengan plester:  Luka diberi antiseptik  Tutup luka dengan kassa  Letakkan pembalut plester. Plester dibebatkan berlapis-lapis dari distal ke proksimal dan untuk membatasi gerakan perlu pita yang masing-masing ujungnya difiksasi dengan plester. Sebelum dibalut.  Untuk menutup luka yang sederhana dapat dipakai plester yang sudah dilengkapi dengan kasa yang mengandung antiseptik (Tensoplast. 4. d. Dapat satu atau kombinasi. c.  Perlu dibatasi gerak bagian tubuh tertentu atau tidak. jika luka terbuka perlu diberi desinfektan atau dibalut dengan pembalut yang mengandung desinfektan.  Sofratulle: kasa steril yang sudah direndam dalam antibiotika.  Luka terbuka atau tidak. Digunakan untuk menutup luka- luka kecil. Pilih jenis pembalut yang akan digunakan. b. untuk fiksasi pada sendi yang terkilir. untuk merekatkan pada kelainan patah tulang. Urut-urutan tindakan desinfeksi luka terbuka:  Letakkan sepotong kasa steril di tengah luka (tidak usah ditekan) untuk melindungi luka selama didesinfeksi. Handyplast dsb). e. f.  Bagaimana luas luka. Cara pembidaian langsung dengan plester disebut strapping. Kassa steril  Adalah potongan pembalut kasa yang sudah disterilkan dan dibungkus sepotong demi sepotong.  Kasa penutup luka diambil kembali. Plester (pembalut berperekat)  Pembalut ini untuk merekatkan penutup luka.  Tutup lukanya dengan sehelai sofratulle atau kasa steril biasa. seperti:  Bagian dari tubuh yang mana. Band-aid. Pembungkus tidak boleh dibuka sebelum digunakan. Luka disiram dengan air steril untuk membasuh bekuan darah dan kotoran yang terdapat di dalamnya. dan steril.

 Kemudian berikan balutan yang menekan.  Tidak mudah kendor atau lepas. Tanda torniket sudah kencang ialah menghilangnya denyut nadi di distal dan kulit menjadi pucat kekuningan. Lakukan pembidaian di mana anggota badan mengalami cedera (korban jangan dipindahkan sebelum dibidai).  Penekanan dengan jari tangan di pangkal arteri yang terluka. dipertahankan sampai pendarahan berhenti atau sampai pertolongan yang lebih mantap dapat diberikan. . Tentukan posisi balutan dengan mempertimbangkan:  Dapat membatasi pergeseran/gerak bagian tubuh yang memang perlu difiksasi  Sesedikit mungkin membatasi gerak bgaian tubuh yang lain  Usahakan posisi balutan paling nyaman untuk kegiatan pokok penderita. Korban dengan dugaan fraktur lebih aman dipindahkan ke tandu medis darurat setelah dilakukan tindakan perawatan luka. Mempercepat penyembuhan 3. yang paling bawah letaknya di sebelah distal.  Elevasi bagian yang terluka d. 2. Mempertahankan posisi yang nyaman c. Pengertian Pembidaian adalah tindakan memfiksasi/mengimobilisasi bagian tubuh yang mengalami cedera. PEMBIDAIAN 1. Mempermudah transportasi korban d. B. Penekanan paling lama 15 menit. Apabila terjadi pendarahan. perlu dikencangkan dengan sepotong kayu.  Tidak mengganggu peredaran darah. dengan menggunakan benda yang bersifat kaku maupun fleksibel sebagai fixator/imobilisator.  Pengikatan dengan tourniquet. sementara luka ditekan dengan kasa steril.  Setiap 10 menit torniket dikendorkan selama 30 detik. Untuk torniket kain. pembalutan dan pembidaian.  Digunakan bila pendarahan sangat sulit dihentikan dengan cara biasa. Mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera e. sebelumnya dialasi dengan kain atau kasa untuk mencegah lecet di kulit yang terkena torniket. tindakan penghentian pendarahan dapat dilakukan dengan cara:  Pembalut tekan.  Lokasi pemasangan: lima jari di bawah ketiak (untuk pendarahan di lengan) dan lima jari di bawah lipat paha (untuk pendarahan di kaki)  Cara: lilitkan torniket di tempat yang dikehendaki. misalnya balutan berlapis. Prinsip Pembidaian a. Tujuan a. Mencegah gerakan bagian yang sakit sehingga mengurangi nyeri dan mencegah kerusakan lebih lanjut b.

5. c. d. bidai udara. karton. Pembuatannya sangat tergantung dari bahan yang tersedia dan kemampuan improvisasi si penolong. umumnya dipakai mitela (kain segitiga) dan memanfaatkan tubuh penderita sebagai sarana untuk menghentikan pergerakan daerah cedera. hanya dipergunakan oleh tenaga yang terlatih khusus.  Deformitas: apabila dibandingkan dengan bagian tulang yang sehat terlihat tidak sama bentuk dan panjangnya. jadi tidak perlu harus dipastikan dulu ada tidaknya patah tulang. memar. b.  Bagian tulang yang patah tidak dapat berfungsi dengan baik atau sama sekali tidak dapat digunakan lagi. tidak pada permukaan anggota tubuh yang dibidai. koran. Bidai dibalut dengan pembalut sebelum digunakan. Tiap ikatan tidak boleh menyilang tepat di atas bagian fraktur. Kemungkinan fraktur harus selalu dipikirkan setiap terjadi kecelakaan akibat benturan yang keras. Contoh : bidai kayu. Gendongan Belat/Bebat Pembidaian dengan menggunakan pembalut. perlakukan sebagai fraktur. Bidai Keras Umumnya terbuat dari kayu. Pada dasarnya merupakan bidai yang paling baik dan sempurna dalam keadaan darurat. Mengikat bidai dengan pengikat kain (dapat kain. Bidai harus meliputi dua sendi dari tulang yang patah. alumunium. bidai vakum. Jenis Alat Bidai a. Prosedur Pembidaian a. hentikan perdarahan dan rawat lukanya dengan cara menutup dengan kasa steril dan membalutnya. Tanda dan gejala patah tulang:  Adanya tanda ruda paksa pada bagian tubuh yang diduga terjadi patah tulang: pembengkakan. Bidai Traksi Bidai bentuk jadi dan bervariasi tergantung dari pembuatannya. Contoh : bidai traksi tulang paha c. 4. kopel. plastik atau bahan lain yang kuat dan ringan. diukur dahulu pada sendi yang sehat. baju. Kesulitannya adalah mendapatkan bahan yang memenuhi syarat di lapangan. dll) dimulai dari sebelah atas dan bawah fraktur. pembuluh darah. . Sebelum dipasang. Memakai bantalan di antara bagian yang patah agar tidak terjadi kerusakan jaringan kulit. e. Melewati minimal dua sendi yang berbatasan.b. d. Siapkan alat-alat selengkapnya b. Lakukan juga pembidaian pada persangkaan patah tulang. Apabila ada keraguan. atau penekanan syaraf. Bidai Improvisasi Bidai yang dibuat dengan bahan yang cukup kuat dan ringan untuk penopang. umumnya dipakai pada patah tulang paha. Contoh : majalah. Simpul ikatan jatuh pada permukaan bidainya. rasa nyeri. terutama pada bagian tubuh yang ada tonjolan tulang. karton dan lain-lain.  Nyeri sumbu: apabila diberi tekanan yang arahnya sejajar dengan tulang yang patah akan memberikan nyeri yang hebat pada penderita. Contoh : gendongan lengan. c. Apabila penderita mengalami fraktur terbuka.

Sepatu. Tetanus. Bahaya bila tidak diimunisasi: . dan Hepatitis B setelah diberi vaksinasi. gelang. IMUNISASI A. Pertusis. dan Hepatitis B sehingga bayi/anak sehat. Untuk polio akan menimbulkan cacat seumur hidup/kematian.Anak akan mudah erserang penyakit. Manfaat imunisasi dan bahaya bila tidak imunisasi Manfaat imunisasi adalah: . Campak. Tetanus. Bidan praktek h. h. Posyandu d. biaya pengobatan tidak diperlukan. Tempat imunisasi 1. Rumah sakit b. dengan akibat yang lebih berat. Dipteri 3. KIA b. Campak 6. . dapat menimbulkan kematian. polio. Pertusis. Pengertian Imunisasi ialah mencegah timbulnya penyakit-penyakit seperti: TBC. Kalau memungkinkan anggota gerak tersebut ditinggikan setelah dibidai.Akan menjadi tahan/kebal terhadap penyakit TBC. Balkesmas ( Balai Kesehatan Anak) . Calon penganten e. Hepatitis B C. Ikatan harus cukup jumlahnya agar secara keseluruhan bagian tubuh yang patah tidak bergerak. Campak. Balai pengobatan 2. Puskesmas a. B. Ikatan jangan terlalu keras atau kendor. Dokter spesialis kebidanan g.Anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia sehat. Non Puskesmas a. Rumah sakit bersalin c. Rumah bersalin d. UKS c. g. Dokter umum praktek f.f. Klinik i. Pertusis 4. D. polio. jam tangan dan alat pengikat perlu dilepas. Polio 7. Dokter praktek anak e. TBC 2. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi 1. Tetanus 5.

Sebagian gigi tertanam di dalam rahang. Lidah Lidah terdiri atas otot-otot dan dapat digerak-gerakkan. Mengecap makanan dan minuman b. Ibu Hamil : TT 6. Merasakan panas-dinginnya makanan dan minuman c. Pada bagian atas dari lidah ada tonjolan- tonjolan kecil. Anak SD kelas VI (Wanita) : TT 4. Menjaga jangan sampai makanan dan minuman tercecer keluar mulut. Bibir Bibir juga disebut tepi mulut. Mendorong pertumbuhan rahang sehingga bentuk wajah menjadi harmonis. Warna ini disebabkan karena dalam gusi ada zat pewarna yang disebut pigmen. Memotong. Calon Penganten (Wanita) : TT 5. Berbicara dengan jelas 2. Titik pertemuan antaar bibir atas dan bibir bawah disebut sudut mulut. Biasanya gusi berwarna merah muda. mencabik dan menghaluskan makanan b. 4. Kita memerlukan bibir untuk: a. Bagian yang tidak kelihatan ini disebut akar gigi. Berbicara 3. Tetapi kadan- kadang ada juga gusi yang warnanya agak kecoklat-coklatan. Karena akar gigi ini diikat pada tulang rahang maka gigi tidak mudah copot. Menjilat d. dan hepatitis B 2. Bagian yang kelihatan ini disebut mahkota gigi. Kegunaan gigi untuk: a. Siapa yang harus di imunisasi 1. Bibir terdiri dari bibir atas dan bibir bawah. khususnya yang beresiko tinggi dan belum mendapatkan pada waktu bayi : Hepatitis B KESEHATAN GIGI DAN MULUT A. Campak. Kita memerlukan lidah untuk a. Gusi . Gusi yang sehat melekat erat sekitar mahkota gigi. Menelan c. Bayi (0-11 bi) : BCG. Bagian-bagian terpenting dari mulut 1. Akar gigi ini diikat kepada tulang rahang dengan benag-benang yang sangat halus. Gigi Yang kelihatan dalam mulut adalah sebagian dari seluruh gigi.E. Gusi Daging sekitar mahkota gigi disebut gusi. DPT. Pinggiran dari gusi yang sehat kelihatannya tipis (tidak menggelembung) dan mengkilap. Mengucapkan kata-kata dengan jelas c. Karena itu bagian ini tidak terlihat kalau kita membuka mulut. Tonjolan-tonjolan kecil ini merupakan alat pengecap dan perasa. Siapa saja. b. Polio. Anak SD kelas 1 : DT 3.

Untuk permukaan bagian dalam gigi rahang/bawah depan. Karang giri ini akan memperparah peradangan gusi. membuka tutup botol dengan gigi. Bila kita makan makanan/minum yang mengandung gula dan lengket. Menggigit benang. Kelainan akibat kebiasaan buruk a. Rongga mulut setiap penuh dengan bakteri. Berikan perhatian khusus pada pertemuan gigi dan gusi 2. bibir bawah dapat menyebabkan gigi depan atas mendongos. sisa makanan menyebabkan bakteri tumbuh subur. yang tidak sehat mempunyai pinggiran yang menggelembungdan seringkali gusinya berwarna merah. 5. Kelainan rongga mulut 1. coklat. Sikat bagian luar setiap gigi atas denagn gerakan pendek dan lembut maju-mundur berulang- ulang. miringkan sikat gigi seperti dalam gambar. Penyakit gigi dan mulut Penyakit gigi dan mulut yang banyak di derita adalah gigi berlubang(keropos) dan gusi berdarah (radang). Asam ini akan melarutkan lapisan luar gigi (email) sehingga menjadi keropos dan berlubang. Kegunaan gusi dalah untuk melindungi benang-benang halus yang mengikat akar gigi kepada tulang rahang B. Lakukan hal yang sama pada semua gigi atas bagian dalam 3. Sisa makanan bergula tersebut akan diubah oleh bakteri menjadi asam. b. Kebiasaan menghisap jari. jenang. melekat erat pada gigi sebagai lapisan yang lengket dan tidak berwarna disebut plak. (hanya dapat dilihat dengan memakai zat perwarna). Ulangi gerakan yang sama untuk permukaan bagian luar dan dalam semua gigi atas dan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut maju mundur berulang-ulang. dsb. C. D. Bersihkan permukaan kunyah dari gigi atasdan bawah dengan gerakan-gerakan pendek dan lembut .) aka nada sisa makanan yang nempel pada gigi dan gusi. bisa menyebabkan gigi patah. berkelompok. 4. siru. Plak lama-lama akan mengeras karena mengalami mineralisasi menjadi karang gigi. Bakteri dan plak yang menempel di gusi akan menyebabakan peradanagn gusi sehingga gusi menjadi bengkak dan mudah berdarah. Sariawan 3. Cara menyikat gigi yang baik 1. (permen. Gigi berjejal 2. Kemudian bersihkan gigi dengan gerakan sikat yang benar.

tidak nyaman/sakit (kepanasan. MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN 4. kedinginan.2. 1. . PINGSAN Pada pingsan fungsi otak terganggu shg px tdk sadarkan diri Penyebab : kekurangan zat asam dlm darah. 5. 7. P3K (PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN) Oleh: Puskesmas Pemurus Dalam 2. Menghubungi pihak berwajib/ambulan/petugas medik c. 6. henti jantung. . 4. TUGAS PENOLONG Situasi Aman Lakukan Pemeriksaan Keadaan Umum Kesadaran Tanda .risiko kecelakaan susulan (padamkan api. Cara Melakukan tindakan pertolongan Pakai alat perlindungan diri dan siapkan alat jika tersedia Tentukan prioritas (kondisi yg paling mengancam nyawa) Penanganan beragam sesuai dgn penyebab kecelakaan dan kondisi cedera 11. TUJUAN 1. teduh/banyak oksigen ^ tidak ada tanda- tanda patah tulang/cedera berat ^ perhatikan cara memindah “MENOLONG BUKAN MENAMBAH/MEMPERPARAH CEDERA” TUGAS PENOLONG 9. 3. MENCEGAH CEDERA/ KONDISI LEBIH PARAH 3. ketakutan. Membawa/mengantar korban ke fasilitas kesehatan terdekat/trauma center 10. 8. DEFINISI PERTOLONGAN/ BA NTUAN PERTAMA YANG DI BERI KAN KEPADA ORANG YANG CEDERA AKI BAT KECELAKAAN. kehilangan byk darah. basah. Melakukan Tindakan : a.Memindah/mobilisasi korban perlu atau tidak? ^ ada benda disekitar korban yg berbahaya ^ tempat yg aman. dll) b. SEBELUM DI TANGANI OLEH TENAGA MEDI S ATAU PENANGANAN LEBI H LANJ UT.P3k dokter kecil 1. putuskan aliran listrik/starter. Mengatasi segera hal-hal yg membuat korban : - kehilangan nyawa (perdarahan. ada kerumunan. terlampau kepanasan/kedinginan. MENYELAMATKAN NYAWA 2. pakaian ketat. dll) .PRINSIP P3K SIKAP PENOLONG : Tenang/tidak ikut panik Percaya Diri Cerdik inisiatif Cekatan 6. 11.tanda kronologis kejadian dari korban/saksi posisi korban sadar penurunan kesadaran tidak sadar gangguan pernafasan perdarahan patah tulang shock jejas/memar 8. FIRTS AID KIT 5. 3. gangguan nafas. PRINSIP. memasang alat/fiksasi) . 3. TUGAS PENOLONG Menilai keadaan sekitar korban yang bisa membahayakan jiwa maupun korban aliran listrikReruntuhan ceceran bahan kimia sumber api/gas . 10. 2. dll 7. 9.

akibat penyakit : ginjal. Baringkan Px ditempat dgn udara segar 2. Fraktur pada tulang tengkorak dapat menyebabkan kematian mendadak. Pakaian menyempit dilonggarkan 6. 15. sapu ijuk. garam (sckpnya/seujung sdt. mencegah komplikasi lebih parah. Jangan berikan makanan/minuman 8. untuk menghindari cedera saraf pada vertebra. artinya korban harus diletakkan pada alas kasur yang keras. sehingga seringkali pertolongan pertama pun tidak sempat dilakukan. 16. kayu. .. maka penolong juga mencegah agar luka tersebut tidak terkontaminasi dengan kotoran/ infeksi.gula (1sdm). Patah tulang vertebra termasuk yang sangat gawat apabila daerah frakturnya sekitar leher. bersihkan luka dgn air + obat antiseptik >>tutup luka dgn kasa steril/plester Luka Memar : jaringan yg memar dikompres dgn es/air dingin .PATAH TULANG . Penanganan pertama pada patah tulang secara prinsipil adalah menghindari gerakan.. PERTOLONGAN PADA ORANG PINGSAN 1. tdk ada reaksi (dicubit. kerusakan otak dan keracunan 12. Pertolongan pertama dgn memberikan cairan sebanyak mungkin : air minum + oralit atau larutan gula garam : .Tidurkan korban patah tulang dan jangan banyak bergerak yang tidak perlu. PERTOLONGAN PADA PATAH TULANG Dalam penanganan patah tulang (fraktur) yang penting diperhatikan adalah . ditusuk) Terbaring tdk bergerak. 15. . PERTOLONGAN PADA MUNTABER Bahaya pertama pada muntaber adalah kehilangan cairan yg banyak. 16. GEJALA PINGSAN Px tdk menyahut bila dipanggil. 14. denyut nadi dpt diraba 13. Isi mulut (makanan. yang perlu diperhatikan adalah saat pengangkatan korban harus dalam keadaan vertebranya lurus. Bawa px ke RS/dokter/klinik kesehatan 14. 17. 12. tiang antena.Pasang penyangga tulang yang patah agar patahan tulangnya tidak semakin patah baik dengan menggunakan spalk / bidai. . Hendaknya kepala dimiringkan kalau px muntah 4. gigi palsu) dikeluarkan 5. 13.. patah tulang terbuka dan patah tulang tertutup. khusus pada patah tulang terbuka. ayan. air 1 gls) 18.gerakan/gesekan-gesekan pada bagian yang patah. Pada patah tulang vertebra. kencing manis.. terkena aliran listrik. 17. mencegah perdarahan. dll yang ringan dan kuat diikat atau dibalut kuat tetapi tidak membuat ikatan atau balutan di bagian yang patah. PERTOLONGAN PADA LUKA Luka Lecet . 18. Px diselimuti agar tdk kedinginan 7. terkadang gelisah Pernafasan ada. Secara teoritis patah tulang dibagi menjadi 2. Jika muka merah >>kepala ditinggikan dan jika pucat >>baringkan tanpa bantal 3. Jangan ditinggalkan seorang diri 9. karena dapat menyebabkan kelumpuhan total pada seluruh anggota badan. mencegah infeksi.PATAH TULANG Selain itu. tongkat. Tindakan ini dapat dilakukan pembidaian/ pasang spalk dengan menggunakan kayu atau benda yang dapat menahan agar kedua fraksi yang patah tidak saling bergesekan.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah 2.yang tertutup. LUKA PADA SENGATAN BINATANG Sebagai pedoman dasar pada setiap luka gigitan. 20. ini bertujuan untuk mencegah semakin tersebarnya racun ke dalam tubuh yang lain. Harus ada WC untuk keluarga di rumah atau WC guru dan murid di sekolahan yg setiap saat bersih dari kotoran.dan lubang sampah dihalaman sekolah / rumahdihalaman sekolah / rumah . 19. Selanjutnya segera mungkin dibawa ke pusat kesehatan yang lebih maju untuk perawatan lanjut. luka ditutup dgn kasa steril dgn dibalut/diplester 21. Kebersihan Halaman Sekolah. Pertolongannya setelah dilakukan desinfeksi. Luka Robek . II. hal ini dapat membahayakan bagi pengisapnya. 22. biarkan saja sampai sembuh sendiri 20.SENGATAN BINATANG Tidak dianjurkan mengisap tempat gigitan.PENGERTIAN KEB. 2. LUKA BAKAR Rendam bagian yg terbakar dlm air es/air dingin Bagian yg melepuh jangan dikelupas.Kebersihan Makanan dan Minuman. PENGERTIAN KEB. 1. 23. LINGK.. Harus ada saluran pembangunan air kotoran yg teratur yg menuju pada BAKkotoran yg teratur yg menuju pada BAK yang tertutup.. 2. 4. 3. 23.dan lubang sampahmuka pintu / kelas. TERIMA KASIH (INDONESIA) THANK YOU (ENGLISH) GRACIAS (SPANISH) GRAZIE (ITALY) 3Materi Kesehatan Lingkungan untuk Dokter Kecil 1. 19. Harus ada Kotak tempat sampah di setiap muka pintu / kelas. luka robek umumnya memerlukan jahitan. Kebersihan lingkungan adalah salah satu syarat pokok bagi orang untuk mencapai tujuan hidup sehat Hal – hal yg sangat penting di laks oleh sekolah / masy umum antara lain : I. Harus ada Kotak tempat sampah di setiap3. III. Sambil menekan agar racunnya keluar juga dapat dilakukan pembebatan( ikat) pada bagian atas dari gigitan. Kebersihan Dalam Rumah / Sekolah. LINGK. Harus ada saluran pembangunan air2. maka yang utama dilakukan adalah mengeluarkan racun yang sempat masuk ke dalam tubuh korban dengan menekan sekitar luka sehingga darah yang sudah tercemar sebagian besar dapat dikeluarkan dari luka tersebut. II. Seringkali luka yang ditimbulkan tidak sampai mengeluarkan darah. KebersihanKebersihan Halaman Rumah/SekolahHalaman Rumah/Sekolah 4. seyogyanya luka tersebut diperlebar secukupnya sampai penolong dapat mengeluarkan darah yang tercemar itu. . Syarat – syarat yg penting dan perlu dilaksanakan adalah : 1. 3. 3. 22.. 21.

7.biaknya lalat atau nyamuk. 8. Kebersihan Makanan/Minuman. 1. 12.Kebersihan Dalam Rumah/Kelas • Syarat – syarat yg perlu diperhatikan : 1.5. Syarat – Syarat Air SehatSyarat – Syarat Air Sehat • Jernih. Di dalam rumah jangan banyak pakaian6. 7.bersarang. Ruang – ruang dalam rumah atau ruangruang kelas harus dalam keadaan bersih..Kebersihan Dalam Rumah/KelasII. 5. 10. 12.kelas harus dalam keadaan bersih. 2. 8. Kebersihan Makanan/MinumanIII. Menjemur Kasur.pada saat hujan air bisa mengenang. Untuk ruangan rumah tangga ataupun ruagnan kelas harus cukup ventilasi udara untuk pergantian udara.Bantal seminggu5.Pasir .ruang makanruang tamu. Ruang – ruang dalam rumah atau4. Persediaan Air Minum DirumahPersediaan Air Minum Dirumah Maupun Di SekolahMaupun Di Sekolah. Tempat BAK ( Buang air kecil ) / kencing bagi guru dan murid harus selalu dalambagi guru dan murid harus selalu dalam keadaan bersih dan tidak berbau.hujan.DLL. Air diambil dari sumur yang sehatAir diambil dari sumur yang sehat kemudian direbus sampai mendidih dankemudian direbus sampai mendidih dan air yang sudah matang di sediakan diair yang sudah matang di sediakan di tempat - .di usahakan sinar matahari pagi bisa masuk. Untuk rumah tempat tinggal harus ada3. III. 6. • Tidak Mengandung zat – zat yang berbahaya untuk kesehatan. Untuk rumah tempat tinggal harus ada ruang – ruang tersendiri misalnya :ruang – ruang tersendiri misalnya : ruang tamu.. II. 4. Ada sumur sebagai sumber air minum yg7. Pesediaan makanan di rumah dan diwarung sekolah harus selalu tertutup / ditutup untuk mencegah hingapnya lalat dan debu. 11. 4. Pesediaan air minum adalah yg bersih dan sehat terbebas dari : . 10. 6. 9.lysol.Lobang Sampah). 2. Halaman/kebun harus selalu selalu bersih agar supaya tidak digunakanagar supaya tidak digunakan berkembangberkembang biaknya lalat atau nyamuk. Di dalam rumah jangan banyak pakaian yg telah kotor tergantung gunayg telah kotor tergantung guna mencegah nyamuk – nyamukmencegah nyamuk – nyamuk bersarang.ruang tidur. 9. Jangan sampai ada tempat sampah yg4. • Tidak Berwarna. 7. 5. Arang Batok. 5. Mengepel lantai max seminggu sekali /7. 3.Lobang Sampah). 6.ruang makan . Didalam rumah atau kelas cukup terang. Halaman/kebun harus selalu selalu bersih5. Mengepel lantai max seminggu sekali / tergantung kondisi lantai dengan airtergantung kondisi lantai dengan air bersih yang dicampur dg obat lantai /bersih yang dicampur dg obat lantai / lysol. Jangan sampai ada tempat sampah yg pada saat hujan air bisa mengenang. Tempat BAK ( Buang air kecil ) / kencing6. 7. Ada sumur sebagai sumber air minum yg tempatnya jauh dari sumber pengotorantempatnya jauh dari sumber pengotoran ( WC.keadaan bersih dan tidak berbau.DLL.ruang tidur. 11.Bantal seminggu sekali pada saat musim tidak banyaksekali pada saat musim tidak banyak hujan. • Tidak mengandung kuman penyakit. Menjemur Kasur. • Tidak Berbau. 6.. Kerikil .( WC.

Peny.. Jasmani b.Kebersihan Kuku dan Tangan 16.Kerontokan Rambut.Sehabis memegang benda yg kotor merupakan usaha kesehatan perorangan yangmerupakan usaha kesehatan perorangan yang sangat baik.Kebersihan Badan DanA. B. A. C.BAB. Sanitasi adalah : Usaha atau tatacaraSanitasi adalah : Usaha atau tatacara untuk memelihara kebersihan lingkunganuntuk memelihara kebersihan lingkungan hidup manusia Yaitu :hidup manusia Yaitu : a.BAB. c.tempat . Jangan sekali – kali ada anak yang minumJangan sekali – kali ada anak yang minum air mentah karena meskipun kelihatanair mentah karena meskipun kelihatan besih / jernih tetapi belum tentu sehat.Ketombe. . Rumah beserta halamanya.tempat yang selalu tertutup.Kebersihan Rambut Peny yg disebakan Kebersihan Rambut yg kurang baik adalah : ..Kuning. 13. Rumah beserta halamanya. Barang – barang yg kita pakai sehari hari 14. 19. tempat yang selalu tertutup. D.tempat kegiatan lainya. 13.Cholera .Kebersihan Kuku Dan TanganB.sekolah dandan halamanyahalamanya b. 18.Peny Kuning.sangat baik. 16. Contoh – Contoh mengenai hubungan antara kesehatan yang kurang baik dengan timbulnya beberapa penyakit : a. 17.besih / jernih tetapi belum tentu sehat.Kebersihan Pakaian e.Kebersihan Badan Dan PakaianPakaian • Kebersihan Badan Sangat Berpengaruh Terhadap Timbulnya Beberapa Peny.Penyakit Kulit ( Gudik.Pabrik dan tempat –b.Kebersihan Gigi dan GigiD. 14.Kebersihan Badan d.Pasar.Sehabis memegang benda yg kotorBAK. Makanan dan Minuman.Cholera .Infeksi pada Kepala Peny ini dapat dicegah dengan membersihkan / keramas max 1 minggu sekali dengan mengunakan sampo yg cocok dan menggunakan air bersih yg mengalir. Usaha Higyene Dlm Pembinaan Kes Hygiene penting bagi pemeliharaan kes.B. 17. Oleh krn itu mencuci tangan dg air bersih danOleh krn itu mencuci tangan dg air bersih dan menggunakan sabun Sebelum Makan.Kadas. Kantor.Typus Abdominalis.Kebersihan Gigi dan GigiD.Kebersihan Kuku Dan Tangan Alat – alat untuk makan dan minum sangatAlat – alat untuk makan dan minum sangat erat hubunganya dg macam – macamerat hubunganya dg macam – macam penyakit terutama penyakit Perut :penyakit terutama penyakit Perut : . 15. Kantor.Sesudah BAK.Pasar.Pabrik dan tempat – tempat kegiatan lainya.D.sekolaha.B. 19.Cacingan. banyak penyakit yang ditimbulkan oleh keadaan kesehatan yang buruk.Kebersihan Gigi dan Gigi. 18.Sesudahmenggunakan sabun Sebelum Makan.KebersihanRambut b.Panu ) Oleh karena itu mandi dengan air bersih dan sabun 2 x sehari adalah merupakan suatu tindakan kesehatan perorangaan yg sangat baik. PENGERTIAN KES PERORANGAN Hygiene : Usaha atau tatacara untuk memelihara kes badan dg memmelihara kes badan dg memperhatikan kebersihan : a.Kebersihan Gigi Dan Mulut c.Kebersihan Gigi dan Gigi.Typus Abdominalis.Cacingan. 15. Penyakit yng dapat timbul krn kebersihan GILUT yangPenyakit yng dapat timbul krn kebersihan GILUT yang kurang adalah Kerusakan .

Udara.Danau Jalan.Krn meludah disembarang tempat dapat menimbulkan penularan penyakit dan jugatempat dapat menimbulkan penularan penyakit dan juga kurang sopan.Tidak mempunyai kamar mandi / Jamban3. Gigi dan Gusi Bernanah.lainya.Perumahan yg tidak dipelihara1. PERANAN SANITASI DLM PEMBINAAN KES PERORANGAN Kes Manusia sangat dipengaruhi oleh keadaan lingk hidupnya.1.Kantor. 22.yg dimaksud dg lingk hidupnya adalah : 1.Stasiun.Air. 21. cukup udara.Masih terdapat genangan air disekitar rumah kitarumah kita 6.Krn meludah disembarangkes perorangan yg baik.Membuang sampah disembarang tempat4. 3. 2.matahari. Sanitasi Lingk Dikatakan Baik : BilaSanitasi Lingk Dikatakan Baik : Bila perumahan kantor dan sekolahan danperumahan kantor dan sekolahan dan pekarangan tampak terawat dan bersih.Hotel.Keadaan dalam rumah lembab/kurang sinar matahari.Restorant.Kebun.Tidak mempunyai kamar mandi / Jamban Keluarga / WCKeluarga / WC 4.Tanah Beserta Isinya. Gedung ( bangunan ) Misal : Rumah. DALAM PELAJARAN ADA 3 UNSURDALAM PELAJARAN ADA 3 UNSUR 1. Tanah Beserta Isinya.kurang sopan. 23. SELESAISELESAI .Tidak mempunyai sumber air yg bersih2.Masih terdapat genangan air disekitar5.3.Sawah.Selokan. Menyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidurMenyikat gigi sehabis makan dan sebelum tidur menggunakan pasta gigi adalah merupakan usahamenggunakan pasta gigi adalah merupakan usaha kesehatan perorangan yang sangat baik.cukup cahaya tidakcukup udara.Keadaan dalam rumah lembab/kurang sinar7.Tidak mempunyai sumber air yg bersih 3.Udara. 2.2. Air. Misal : Halaman. Hal – Hal Yg Perlu DiperhatikanHal – Hal Yg Perlu Diperhatikan Di Sekitar Lingk Kita Dan HarusDi Sekitar Lingk Kita Dan Harus Segera DiperbaikiSegera Diperbaiki 1.Udara.Udara disekitar rumah berbau tidak enak 7. 20.Udara disekitar rumah berbau tidak enak6.Membuang sampah disembarang tempat 5.DLL.cukup cahaya tidak tercemari oleh sampah dan kotorantercemari oleh sampah dan kotoran lainya.kesehatan perorangan yang sangat baik.RS.Sungai.Perumahan yg tidak dipelihara 2. 21. 20. 23. Alam sekitarnya gedung atau Bangunan. 22.Gedung Sekolah Pasar.pekarangan tampak terawat dan bersih. Tidak Meludah di sembarang tempat merupakan UsahaTidak Meludah di sembarang tempat merupakan Usaha kes perorangan yg baik.kurang adalah Kerusakan Gigi dan Gusi Bernanah.DLL.