BAB 4.

PEMBAHASAN

Pengolahan limbah menjadi suatu produk dapat menurunkan tingkat
pencemaran lingkungan, selain itu produsen dapat menambah income dengan
mengolah limbah atau hasil samping suatu proses pengolahan menjadi produk
baru yang bernilai ekonomis. Teknologi pengolahan limbah saat ini mulai
dikembangkan baik limbah padat, cair, maupun gas. Pemanfaatan limbah cair tahu
menjadi nata de soya memberikan beberapa dampak positi baik bagi produsen
maupun lingkungan.
Imam (2012) samping Nata de Soya yang diperoleh dari pemanfaatan
limbah cair tahu, juga dapat mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan,
karena bahan-bahan organik yang tersisa di dalam limbah cair tahu seperti protein,
karbohidrat, dan lemak sudah dimanfaatkan oleh mikroorganisme untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya seperti bakteri Acetobacter xylinum. Limbah cair
tahu sangat berpotensi untuk menghasilkan produk baru yang merupakan hasil
dari aktivitas mikroorganisme, karena dalam limbah cair tahu masih memiliki
kandungan protein, karbohidrat dan lemak. Menurut Trismilah (2001) polutan di
dalam limbah cair tahu terdiri atas air 90,74%, protein 1,8%, lemak 1,2%,serat
kasar 7,36% dan abu 0,32%.
Hasil penelitian Sunarto (2015) menyatakan kandungan protein nata de
soya limbah cair tahu mulai dari 21,3 gram sampai dengan 26,8 gram. g. Hal ini
membuktikan bahwa limbah cair tahu memiliki peluang untuk diolah menjadi
produk baru yang banyak memiliki kandungan protein cukup, bermanfaat, baik
bagi produsen tahu maupun masyarakat sekitar pabrik tahu serta lingkungan.
Pemanfaatan limbah cair tahu menjadi Nata de Soya dengan kandungan
proteinnya mampu memenuhi kebutuhan angka kecukupan gizi masyarakat
berdasarkan berat badan, jenis kelamin, umur dan tinggi badan. Dalam peraturan
Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 75 tahun 2013 bahwa angka
kecukupan gizi yang dianjurkan bagi Bangsa Indonesia yang selanjutnya disingkat
AKG adalah suatu kecukupan rata-rata gizi setiap hari bagi semua orang menurut

Berikut merupakan analisis biaya produksi nata de soya limbah cair tahu: 1. ukuran tubuh.golongan umur. jenis kelamin. aktivitas tubuh untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Alat Penunjang .

2. Bahan Habis Pakai 3. Perjalanan .

000 Total Revenue/bln = 12. perjalanan.000 Laba pada bula ke-1 = TR – TC = 12.500 TR nata de soya = HPP x quantity = 5.277.000/bln .500 = 722.000.500/bln Laba pada bula ke-2.277. Lain-lain Total biaya produksi Rp 11.706.294.000. 4.00.000 – 11.000 x 2400 pcs = 12.000 = 4.000 – 7. dst = TR – VC (bahan habis pakai.00. lain2) = 12.

dengan analisis ini tentunya menjawab salah satu manfaat dari usaha ini yakni mendapatkan profit.000 x 100% = 55. usaha nata de soya ini bisa memperoleh laba sebesar Rp 4.000 – 11.706.000 setiap bulannya.277.277.500 / 5.000/2400) = 3.000.000) / 7. .000 – 3.294.000 BEP = Fixed Cost / Cost – Variabel Cost = 3.000 / 7.000.500) / 11.000 – (7.500 / 11.294.571.706. Cost = 2400 x Rp 5000 = 12.571.500 / 1.210 = 3.4% ROI bulan ke-2.000 – 7. dst = (Total Penjualan – Investasi) / Investasi x 100% = (12.500x 100% = 6.571.000.500 x 100% = 722.277. Jadi.72% Dari analisis biaya produksi diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan usaha nata de soya dari limbah cair tahu menguntungkan dan layak untuk diusahakan. ROI bulan ke-1 = (Total Penjualan – Investasi) / Investasi x 100% = (12.000 x 100% = 4.500 / 5.789 = 1996 pcs Jadi usaha nata de soya ini akan mengalami titik tidak rugi dan untung pada saat memproduksi barang sebanyak 1996 pcs.706.706.

P. Peningkatan Nilai Ekonomis Limbah Tahu Menjadi Nata de Soya sebagai Upaya Wirausaha Yang Kreatif dan Inovatif. DAFTAR PUSTAKA Santoso. Jurnal Ekosains. Pemanfaatan Limbah Cair Tahu menjadi Nata de Soya dengan menggunakan Air Rebusan Kecambah Kacang Tanah dan Bakteri Acetobacter xylinum.. Semarang Imam. Jakarta: BPPT. Trismilah. Budi.Muh. Proseding Seminar Keanekaragaman Hayati Dan Aplikasi Biotekologi Pertanian. 2013. Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Sebagai Medium Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Bakteri Penghasil Enzim Protease. Solusi Penanganan Pencemaran Lingkungan. Artikel Ilmiah..Pekalongan: Universitas Pekalongan. Wiryanto. Sunarto. 2015. .. Pemanfaatan Limabah Cair Tahu Menjadi Produk nata de Soya. 2012. Universitas Sebelas Maret: Surakarta. Universitas Dian Nuswantoro.Azhari. Proposal PKM-kewirausahaan. dkk. 2001.

Related Interests