STATUS PASIEN (POMR) OLEH DOKTER MUDA

URJ / URNA KULIT DAN KELAMIN
RSUD SIDOARJO

IDENTITAS PASIEN
No. Register :-
Nama : An. F
Umur : 4,5 th
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pendidikan : TK
Alamat : Tulangan, Sidoarjo
Tanggal Pemeriksaan : 3 Oktober 2016

DATA DASAR
 Anamnesa (Heteroanamnesa)
 Keluhan Utama
Rambut kepala rontok
 Riwayat Penyakit Sekarang
Ibu pasien mengeluh di rambut kepala anaknya mudah rontok sejak 3 bulan yang
lalu. Anaknya sering menggaruk-garuk rambutnya. Selain itu rambut pasien
berubah menjadi keabuan. Setelah itu timbul benjolan kecil padat di sekitar
rambutnya, lama kelamaan benjolan tersebut melebar seperti lempengan dan
menjadi banyak. Benjolan-benjolan tersebut tidak nyeri dan tidak keluar cairan.
 Riwayat Penyakit Dahulu
- Sebelumnya pasien tidak pernah sakit seperti ini.
 Riwayat Penyakit Keluarga
- Tidak ada riwayat keluarga yang sakit sesak napas dengan mengi, bersin-bersin
di pagi hari, dan kelainan kulit.
- Tidak ada keluarga yang sakit seperti ini
 Riwayat Alergi
- Tidak pernah alergi makanan
- Tidak pernah alergi obat

DM Abdul Azis 15710074

oedema (-)  Hidung : Dyspnea (-)  Mulut : Cyanosis (-).  Auskultasi : Bising usus (+) normal  Palpasi : Supel (+). anemis (-).8oC Kepala dan Leher  Rambut : keabuan disekitar lesi. distended (-). meteorismus (-) Ekstremitas  Edema (-)  Akral Hangat Kering Merah (+)  Kuku tidak ditemukan kelainan  Sendi-sendi tangan tidak ditemukan kelainan DM Abdul Azis 15710074 . kuat  RR : 20 x/menit  Suhu : 36. ikterus (-). teratur. Wh -/- Abdomen  Inspeksi : Flat (+).Pasien sering menolak jika rambutnya di keramasi  Pemeriksaan Fisik  Status Generalis Kesadaran umum : Cukup Kesadaran : Compos Mentis Tanda Vital  Nadi : 84 x/menit.  Riwayat Penggunaan Obat . lesi (-)  Telinga : Tidak ditemukan kelainan. namun tidak sembuh (lupa nama obatnya)  Riwayat sosial . lesi (-)  Leher : Tidak ditemukan kelainan. lesi (+) Thorax  Cor : S1/S2 tunggal regular  Pulmo : Rh -/-. hepar dan lien tidak teraba  Perkusi : Timpani seluruh lapang abdomen.Pasien sudah pernah berobat ke dokter umum dan dikasih obat. mudah rontok  Mata : Hiperemi (-).

Setelah itu timbul benjolan kecil padat di sekitar rambutnya.  Status Dermatologi Regio : Capitis. berskuoma  Daftar Masalah Rambut kepala rontok RINGKASAN Anamnesa Ibu pasien mengeluh di rambut kepala anaknya mudah rontok sejak 3 bulan yang lalu. Anaknya sering menggaruk-garuk rambutnya. lama kelamaan benjolan tersebut melebar seperti lempengan dan menjadi banyak. Efloresensi : Papula. mudah rontok DM Abdul Azis 15710074 . Selain itu rambut pasien berubah menjadi keabuan. Pasien sering menolak jika rambutnya di keramasi Pemeriksaan Fisik Status Generalis : Rambut tampak keabuan di sekitar lesi.

(dr.Psoriasis PENATALAKSANAAN Terapi Medikamentosa .Puyer Griseovulvin 3 X 1 Edukasi . 3 Oktober 2016 Mengetahui.Syrup Loratadine 1 X cth ½ .Dermatitis seboroik . Rudy Wartono. Berskuoma Pemeriksaan Tambahan Tes Wood Lamp  fluoresensi hijau kekuning-kuningan DIAGNOSIS Tinea Capitis DIAGNOSA BANDING . Status Dermatologi Regio : Capitis Efloresensi : Papula.Menjelaskan kepada pasien dan ibunya agar tidak menggaruk-garuk kepalanya .Menjelaskan agar menjaga kebersihan terutama daerah rambut Sidoarjo.KK) DM Abdul Azis 15710074 . Sp.

Lesi non inflamasi. mentagrophytes. yang dapat diikuti oleh infeksi rambut. dan lain-lain. Trichophyton tonsurans menjadi penyebab lebih dari 90% kasus di Amerika Utara dan United Kingdom. canis. penggunaan topi dan sisir yang sama. M. M. biasanya oleh Trchophyton spp yang ditandai dengan adanya rantai spora yang besar. T. TINEA CAPITIS A.audouini dan penularan dari anak ke anak melalui alat cukur rambut. Kasus – kasus di perkotaan biasanya didapatkan dari teman atau anggota keluarga. T. Trauma di kulit kepala juga membantu inokulasi. Berdasarkan invasinya infeksi jamur dapat dibagi menjadi dua. C. T. disebabkan oleh T. alis mata dan bulu mata yang disebabkan oleh spesies dari genus Microsporum dan Trichophyton. yaitu:  Endothrix. audoinii. violaceum. Biasanya disebabkan oleh Microsporum spp. infeksi di dalam batang rambut tanpa merusak kutikula. tonsurans. Walaupun jamur patogen yang terlibat banyak.  Exothrix. disebabkan invasi jamur ke batang rambut terutama oleh M. misalnya T. Dermatofit awalnya menyerang stratum korneum kulit kepala. Lesi inflamasi. Kepadatan penduduk. T. Menyebar ke folikel rambut lain kemudian terjadi infeksi regresi dengan atau tanpa respon peradangan. Spora masuk melalui celah di batang rambut atau kulit kepala sehingga menyebabkan infeksi klinis. D. infeksi terjadi di batang rambut luar dan menyebabkan kerusakan kutikula. Definisi Tinea kapitis adalah infeksi dermatofita pada kulit kepala. gourvilii. Epidemiologi Tinea kapitis adalah infeksi jamur yang mengenai anak – anak berumur antara 4 . M. canis.canis dapat ditularkan melalui hewan peliharaan ke anak. DM Abdul Azis 15710074 . dan tingkat respons inflamasi. B. hygien yang buruk dan malnutrisi protein memudahkan seseorang mendapatkan penyakit ini. Gejala klinis bervariasi sesuai dengan jenis invasi rambut. verrucosum . ferrugineum. 2. dan anak-anak. M. tonsurans.14 tahun. imun tubuh. M. Etiologi Penyakit ini disebabkan oleh spesies dermatofita dari genus Trichophyton dan Microsporum. Patogenesis 1.

Ujung rambut yang hitam di dalam folikel rambut ini memberi gambaran khas. Bila penyebabnya Microsporum caniis dan Microsporum gypseum. sehingga mudah dicabut dengan pinset tanpa rasa nyeri. Tinea kapitis yang disebabkan oleh Microsporum audouinii biasanya disertai tanda peradangan ringan. Black dot ringworm Black dot ringworm terutama disebabkan oleh Trichophyton tonsurans dan Trichophyton violaceum. berupa pembengkakan yang menyerupai sarang lebah dengan serbukan sel radang yang padat disekitarnya. Ujung rambut yang patah kalau tumbuh kadang – kadang masuk ke bawah permukaan kulit. 3. Pada pemeriksaan dengan lampu wood dapat di lihat flouresensi hijau kekuningan pada rambut yang sakit melampaui batas-batas grey tersebut. Penyakit mulai dengan papul merah yang kecil di sekitar rambut.E. Grey patch yang di lihat dalam klinik tidak menunjukkan batas – batas daerah sakit dengan pasti. Pemeriksaan Penunjang 1. parut yang menonjol kadang-kadang dapat terbentuk. gambaran klinisnya menyerupai kelainan yang di sebabkan oleh genus Microsporum. Keluhan penderita adalah rasa gatal. agak kurang bila penyebabnya adalah Trichophyto violaceum. F. pembentukan kerion ini lebih sering dilihat. Rambut yang terkena infeksi patah. Semua rambut di daerah tersebut terserang oleh jamur. Kelainan ini dapat menimbulkan jaringan parut dan berakibat alopesia yang menetap. Grey patch ringworm merupakan tinea kapitis yang biasanya disebabkan oleh genus Microsporum dan sering ditemukan pada anak – anak. Gejala Klinis 1. hanya sesekali dapat terbentuk kerion. Grey patch ringworm. Tempat – tempat ini terlihat sebagai grey patch. 2. yaitu black dot. Pada kasus – kasus tanpa keluahan pemeriksaan dengan lampu wood ini banyak membantu diagnosis. Kerion Kerion adalah reaksi peradangan yang berat pada tinea kapitis. Rambut mudah patah dan terlepas dari akarnya. Warna rambut menjadi abu – abu dan tidak berkilat lagi. Papul ini melebar dan membentuk bercak yang menjadi pucat dan bersisik. sehingga dapat terbentuk alopesia setempat. Pada permulaan penyakit. Lampu Wood Pemeriksaan dengan menggunakan lampu Wood dilakukan sebelum pengumpulan bahan sehingga dapat diketahui lebih jelas daerah yang terkena infeksi dengan DM Abdul Azis 15710074 . tepat pada rambut yang penuh spora.

 Rambut yang terinfeksi oleh T schoenleinii mungkin menunjukkan warna hijau atau biru-putih pucat. penyebab dan imunitas tubuh.15 mg / kg per hari. bersisik dan gatal. Pertumbuhan jamur dapat dilihat antara 10-14 hari. rambut tidak rapuh dan kulit kepala merah . maksimum 500 mg/hari . 1 kemungkinan adanya fluoresensi pada kasus-kasus tinea kapitis tertentu. Penatalaksanaan 1. H. Griseofulvin  Dosis anak-anak: 10 . sisik lebih kasar tetapi tidak rapuh. rambut yang terinfeksi tampak berwarna kuning pada penyinaran lampu Wood. Setelah sembuh dari gejala klinis pengobatan tetap dilanjutkan sampai 2 minggu untuk mencegah residif. Yang dilihat adalah mikrospora atau makrospora yang tersusun di dalam atau di luar rambut. Lampu Wood ini mempunyai panjang gelombang 365nm. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menanamkan bahan klinis pada media buatan yaitu medium agar dekstrosa Sabouraud.  Dosis dewasa: 500-1000mg/hari Lama pengobatan dengan menggunakan griseofulvin tergantung dari lokasi. Dermatitis seboroik dan penyakit berskuama kronik lain seperti psoriasis dapat menyebabkan pengumpulan sisik menjadi massa padat di kulit kepala. Kadang- kadang juga dapat terlihat hifa pada sediaan rambut. Diagnosis banding Dermatitis seboroik. 2 G. Pada beberapa kasus tinea kapitis dapat menunjukkan hasil sebagai berikut:  Rambut yang terinfeksi oleh Microsporum spp memberikan warna hijau cerah – hijau kekuningan. Kondisi ini disebut pitiriasis amiantacea. Kultur pemeriksaan dengan pembiakan diperlukan untuk menyokong pemeriksaan langsung sediaan basah dan untuk menentukan spesies jamur. rambut yang terlibat lebih difus. 3. Mikroskopis Pemeriksaan langsung sediaan basah dilakukan dengan mikroskop dan menggunakan KOH 10% dan pewarnaan tinta Parker super chroom blue black.  Pada tinea Favosa. 2. DM Abdul Azis 15710074 . Psoriasis.

 Dosis anak-anak: 6 mg / kg per hari selama 2 minggu  Dosis Dewasa 200 mg / hari 5. 150 mg.5 . Flukonazol 100 mg. Ketokonazol 200 mg tablet. Antibiotik sistemik dapat diberikan pada infeksi sekunder S. aureus atau infeksi streptokokus grup A DM Abdul Azis 15710074 .  Dosis Dewasa 200 mg / hari. Itrakonazol 100mg kapsul atau larutan oral (10 mg / mL). 200mg tablet. 6. 4. Lama pengobatan: 10 – 14 hari pada pagi hari setelah makan.  lama pengobatan : 4 sampai 8 minggu. 40 mg / mL).  Dosis anak-anak: 5 mg / kg per hari.  Lama pengobatan: 3-4 minggu . Terbinafine dengan dosis 62.250 mg/hari tergantung berat badan.2. larutan oral (10 mg / mL.  Dosis anak-anak 5 mg / kg per hari.  Dosis Dewasa 200-400 mg / hari. 3. Terbinafine bersifat fungisidal juga dapat diberikan sebagai pengganti griseofulvin selama 2-3 minggu.