PEMERIKSAAN HITUNG JENIS

LEUKOSIT
No.Dokumen : C/VIII/SOP/LAB/VIII/15/004
No.Revisi : 0
SOP
TanggalTerbit : 25 Agustus 2015
Halaman : 1/2
Hj.A.Rasmawaty R,SKM,M.Kes
PUSKESMAS TURIKALE
Nip. 19700515 199501 2 002

1. Pengertian Pemeriksaanhitungjenisleukositadalahsuatu penghitungan jenis leukosit yang ada
dalam darah berdasarkan proporsi (%) tiap jenis leukosit dari seluruh jumlah leukosit
2. Tujuan Sebagai pedoman dalam mengetahui jumlah dari masing-masing jenis leukosit dalam
setiap 100 leukosit sehingga mampu meningkatkan kemampuan analis dalam
melakukan pemeriksaan
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Turikale No. C/VIII/SK/VIII/15/001 tentang penetapan jenis
pemeriksaan laboratorium
4. Referensi TIM DEPKES. (1991). Petunjuk pemeriksaan laboratorium PUSKESMAS. DEPKES RI.
5. Prosedur A. Persiapan Alat
1.Rak pengecatan
2.Blood lancet
3.Objek glass
4.Mikroskop
5.Pipet tetes

B. Persiapan bahan/sampel
1.Darah vena/kapiler
2.Kapas
3.Tissue
4.Oil emersi
5.Aquades
6.Metanol
7.Larutan kerja Giemsa (1 bag larutan stok giemsa + 9 bag aquades)
6 Langkah- A.Cara kerja
langkah 1.Pada objek gelas diteteskan 1 tetes darah
2.Dengan sebuah kaca penggeser tetesan darah tersebut geserkan tetesan hingga
berbentuk apusan tipis darah
3.Biarkan apusan tersebut kering dalam suhu kamar
4.Kemudian apusan tersebut difiksasi menggunakan methanol
5.Keringkan kembali apusan darah tersebut dalam suhu kamar
6.Selanjutnya apusan darah tersebut ditetesi dengan larutan kerja giemsa dan
didiamkan selama 10 menit
7.Slide darah kemudian dicuci pada air yang mengalir untuk menghilangkan sisa cat
8.Selanjutnya slide darah tersebut dikeringkan kembali dalam suhu kamar
9.Kemudian slide darah tersebut diamati dibawah mikroskop dengan objektif
pembesaran 10 x,kemudian dipilih area pengamatanpada daerah dimana erytrosit
tampak merata dan tidak menumpuk
10.Setelah itu pengamatan dilanjutkan dengan menggunakan objektif 100X dengan
bantuan oil emersi
11.Hitung jumlah dari masing-masing jenis leukosit dalam 100 leukosit dilaporkan
dalam presentase

B.Nilai normal leukosit
1.Eosinofil : 1-3 %
2.Basofil : 0-1 %

2/2

APOTEK 10 Dokumen - terkait 11.Monosit : 2-8 % 7 Bagan Alir Dengan sebuah kaca Biarkan apusan Kemudian apusan Objek gelas penggeser tetesan darah tersebut kering tersebut difiksasi diteteskan 1 tersebut geserkan tetesan dalam suhu menggunakan tetes darah hingga berbentuk apusan kamar methanol Slide darah kemudian dicuci tipis darah Selanjutnya apusan darah tersebut Keringkan kembali pada air yang mengalir untuk ditetesi dengan larutan kerja giemsa apusan darah tersebut menghilangkan sisa cat dan didiamkan selama 10 menit dalam suhu kamar slide darah Slide darah tersebut Slide darah . Rekam Histori Perubahan Tanggal Mulai No Yang di Ubah Isi Perubahan diberlakukan 1 2 2/2 . LAB.Netrofil staf : 2-6 % 4.Limfosit :20-40 % 6. 3.Netrofil segmen : 50-70 % 5.Hitung jumlah tersebut diamati dikeringkan kembali tersebut diamati dari masing- dibawah dalam suhu kamar dibawah mikroskop masing jenis mikroskop dengan objektif leukosit dalam dengan objektif pembesaran 10 x 100 leukosit pembesaran 10 x dilaporkan dalam 8 Hal-hal yang Hasil pemeriksaan perlu presentase diperhatikan 9 Unit Terkait POLI UMUM.