BAB II

METODOLOGI PERCOBAAN

2.1 Alat – alat yang digunakan :
1. Viscometer Oswald
2. Corong kaca
3. Picnometer 10 ml
4. Water batch
5. Pipet tetes
6. Termometer
7. Gelas kimia

8. Gelas ukur

9. Neraca analitik

2.2 Bahan – bahan yang digunakan :
1. Akuades
2. Etanol
3. Etil Asetat

2.3 Prosedur percobaan
2.3.1 Menentukan viskositas berbagai macam cairan
1. Cairan yang akan ditentukan vikositasnya harus terbebas dari partikel – partikel
penghambatnya.
2. Alat viskometer diisi dengan cairan yang akan ditentukan viskositasnya dengan
memasukkan sampel ke dalam tabung “cairan masuk”, menuju resevoir bawah kira –
kira sampai tanda batasnya.
3. Viskometer dimasukkan ke dalam water batch ( untuk berbagai macam suhu ).
4. Cairan dihisap sampai tanda batasnya, lalu ditahan dengan menggunakan jari.
5. Jari dilepaskan, lalu cairan perlahan – lahan akan turun menuju tanda batas
berikutnya.

Dilakukan tiga kali perlakuan yang sama untuk setiap jenis larutan yang akan diukur. 7. pcairan = ( berat picnometer + sampel ) – berat picnometer kosong volume picnometer pcairan = b gram – a gram = c gram 10 ml 10 ml . 65ºC. Berat picnometer kosong ditimbang. Cairan yang akan ditentukan berat jenisnya diisi ke dalam picnometer sampai terisi penuh.2 Penentuan berat jenis berbagai macam cairan 1. Picnometer ditimbang kembali yang telah berisi cairan sampel. Selisih berat picnometer + sampel dengan picnometer kosong. Effux time dihitung dengan menggunakan stopwatch. 55ºC.3. Dipasangkan tutup picnometer. 3. dicatat sebagai berat cairan sampel ( c gram). 2. Percobaan dilakukan pada suhu kamar. 6. Tempat cairan dihisap dan ditahan menggunakan jari Cairan Masuk Batas atas Batas bawah Resevoir bawah Gambar 2. 4.1 Viskometer Ostwalt 2. Dinyalakan stopwatch sesaat setelah jari dilepaskan sehingga cairan turun melewati batas atas dan matikan stopwatch sesaat setelah melewati tanda batas bawah.

2 Piknometer .Gambar 2.