RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL

)

BIMBINGAN KONSELING

A. Materi Layanan : Membina persahabatan antar teman sebaya
B. Jenis Layanan : Layanan Informasi
C. Fungsi Layanan : Fungsi Pemahaman
D. Bidang Bimbingan : Bidang Sosial
E. Tugas Perkembangan : Membantu peserta didik dalam membina hubungan
persahabatan

F. Tujuan : Menjadikan peserta didik dapat membangun
persahabatan yang sehat
G. Materi : Dilampirkan
H. Metode : Ceramah dan Diskusi
I. Kegiatan Layanan :

TAHAP URAIAN KEGIATAN WAKTU

- Salam
Pembukaan 5’
- Menanyakan kabar
- Kontrak layanan ( kesepakatan
layanan ), hari ini kita akan melakukan kegiatan selama 1
jam pelayanan, kita sepakat akan melakukan dengan baik.

- Ice breaking
- Peserta didik mengamati tayangan materi melalui media 30’
Kegiatan inti
video
- Guru BK membagi peserta didik sesuai dengan teman
dekatnya
- Peserta didik mendiskusikan materi
yang ditayangkan dalam kelompok kecil.
- Setiap kelompok diberi tugas mendiskripsikan arti
persahabatan menurut pendapat mereka
- Masing-masing anggota kelompok menuliskan seperti
apa itu persahabatan

- Guru BK memberi kesimpulan materi
Penutup 5’
- Evaluasi : Refleksi hasil , setiap
peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan.
J. Sasaran : Kelas VIII/ Ganjil
K. Waktu Pelaksanaan : 1 X 40 menit
L. Tempat Pelaksanaan : Ruang Kelas
M. Sumber/Bahan alat :
https://id.wikipedia.org/wiki/Persahabatan

N. Penyelenggara Layanan : Guru BK
O. Pihak yang terlibat :-
P. Alat dan Perlengkapan :-
Q. Penilaian : Dilampirkan
R. Catatan Khusus :

Mengetahui, Senin, 12 Juli 2017
Kepala Sekolah Guru BK/Konselor

NIP. NIP.

Lampiran:

 Uraian Materi
 Rencana Penilaian
PERSAHABATAN

Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja
sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Artikel ini memusatkan
perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan antar pribadi. Dalam pengertian ini,
istilah "persahabatan" menggambarkan suatu hubungan yang
melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran
sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga
pada altruisme. selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka
menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat
dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong
dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan
reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada
kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka.

Nilai yang terdapat dalam persahabatan seringkali apa yang dihasilkan ketika seorang
sahabat memperlihatkan secara konsisten:

 kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain.

 simpati dan empati.

 kejujuran, barangkali dalam keadaan-keadaan yang sulit bagi orang lain untuk
mengucapkan kebenaran.

 saling pengertian.

Seringkali ada anggapan bahwa sahabat sejati sanggup mengungkapkan perasaan-
perasaan yang terdalam, yang mungkin tidak dapat diungkapkan, kecuali dalam keadaan-
keadaan yang sangat sulit, ketika mereka datang untuk menolong. Dibandingkan
dengan hubungan pribadi, persahabatan dianggap lebih dekat daripada sekadar kenalan,
meskipun dalam persahabatan atau hubungan antar kenalan terdapat tingkat keintiman yang
berbeda-beda. Bagi banyak orang, persahabatan dan hubungan antar kenalan terdapat dalam
kontinum yang sama.

Disiplin-disiplin utama yang mempelajari persahabatan
adalah sosiologi, antropologi dan zoologi. Berbagai teori tentang persahabatan telah
dikemukakan, di antaranya adalah psikologi sosial, teori pertukaran sosial, teori
keadilan, dialektika relasional, dan tingkat keakraban. Lihat Hubungan antar-pribadi
Dalam proses menemukan jati diri, tak jarang remaja membuat kesalahan dalam mengambil
langkah. Kurangnya dukungan serta arahan dari orang tua, bisa membuat remaja mengalami
krisis keteladanan, jangan biarkan putra-putri Anda mengalaminya, dampingi mereka selalu
dan biarkan teladan-teladan baik Anda akan selalu dipakainya hingga dia tua nanti.

Para remaja sangat identik dengan kebersamaan, persahabatan serta kesetiaan. Setiap remaja
pasti menginginkan dirinya untuk menjadi popular, dihargai dan diterima. Di dalam keluarga,
apabila seorang remaja merasa tidak dihargai dan tidak diterima, maka pemberontakan yang
akan dilakukannya, dia akan mencari orang lain di luar lingkup keluarga yang bersedia
menerima dia, menghargainya serta mendukungnya.

Umumnya, pengaruh terbesar seorang remaja adalah dari teman-temannya. Tak sedikit
remaja yang jatuh ke dalam perbuatan negatif, akibat pengaruh buruk dari teman-temannya.
Supaya dapat diterima oleh kawan-kawannya, biasanya para remaja dipaksa harus dapat
menyesuaikan diri dengan tradisi yang berlaku di dalam komunitas mereka. Sebagai orang
tua, Anda boleh merasa tenang, apabila putra-putri Anda memiliki teman-teman yang baik.
Namun sebaliknya, Anda harus waspada serta was-was, apabila putra-putri Anda salah dalam
memilih teman.

Para remaja, kehidupan Anda adalah sebuah anugrah, kesempatan yang diberikan hanya
sekali oleh Tuhan, supaya Anda memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Keputusan demi
keputusan yang Anda buat dalam perjalanan hidup Anda, menentukan akan menjadi apa Anda
suatu hari nanti.

Dalam memilih teman, cara-cara yang digunakan oleh setiap remaja mungkin berbeda-beda
antara satu dengan yang lain, sesuai dengan minat dan latar belakang si remaja. Dalam
memilih teman, diharapkan para remaja mampu untuk menentukan dan mempertimbangkan,
mana teman-teman yang baik bagi dirinya, dan mana yang dapat membahayakan dirinya.

Para remaja! masa Anda adalah masa-masa yang sangat menyenangkan, penuh dengan
semangat serta gairah. Berharap bahwa Anda tidak akan salah dalam pergaulan, berikut ada 7
tips dalam memilih teman. agar Anda dapat selalu terhindar dari perbuatan-perbuatan yang
dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain:
1. Sering memberi nasihat

Teman yang baik cenderung lebih sering memberi nasehat kepada Anda. ketika Anda
memiliki masalah, biasanya remaja lebih mudah untuk curhat kepada teman baiknya
disamping juga kepada orang tuanya. Teman yang baik akan memberi Anda nasehat
yang baik pula. Namun, ketika Anda memiliki teman yang menyarankan Anda untuk
berbuat sesuatu hal yang negatif, Anda harus berani mengatakan tidak dan sebaiknya
Anda tidak lagi berkawan dengannya.

2. Mampu diajak bekerjasama

Pilihlah teman-teman yang dapat diajak untuk bekerjasama. Memiliki rekan-rekan
yang mempunyai semangat serta minat yang sama, serta dapat diajak untuk
bekerjasama, adalah sebuah keberuntungan. Masalah-masalah yang Anda miliki, akan
terasa mudah untuk diselesaikan, jika Anda memiliki rekan-rekan demikian.

3. Menerima apa adanya

Seorang teman yang baik akan menerima Anda apa adanya, bukan ada apanya.
Apapun kondisi Anda dan keluarga Anda, seorang teman yang baik tidak akan
mempermasalahkan status Anda. Karakter demikian susah-susah gampang untuk
dijumpai pada setiap orang. Jadi, jika Anda memiliki rekan yang memiliki karakter
demikian, maka Anda patut bersyukur.

4. Setia

Hendaknya Anda menjaga kesetiaan teman Anda dan Anda wajib harus menjaga
kepercayaan dirinya terhadap Anda. Ketika Anda memiliki teman yang setia, jangan
pernah sesekali memanfaatkan kesetiaannya, hargailah kesetiaan dirinya, siapa tahu
suatu hari nanti Anda sangat membutuhkan bantuan darinya

5. Tidak suka menggunakan kata-kata kasar

Ciri-ciri seorang teman yang baik, adalah dari tutur bahasanya. Kenalilah dengan baik
teman-teman Anda dari tutur bahasanya, jika Anda memiliki teman yang sering
mengumpat, atau menggunakan kata-kata kotor, sebaiknya Anda menghindar untuk
berkawan dengannya, supaya Anda tidak terpengaruh olehnya.
6. Latar belakang keluarga

Tidak semua remaja yang berasal dari latar belakang keluarga yang tidak baik akan
tumbuh menjadi orang yang tida baik pula. Namun, umumnya latar belakang keluarga
berpengaruh besar dalam perkembangan kepribadian diri seseorang. Kenalilah latar
belakang keluarganya, bukan latar belakang ekonominya, ketika Anda memutuskan
berkawan dengannya.

7. Jujur

Dimana-mana kejujuran adalah suatu kewajiban, termasuk dalam pertemanan.
Kejujuran seseorang tidak dapat dinilai dengan apapun. Oleh karena itu, tidak hanya
bagi diri Anda pribadi, seorang teman juga wajib memiliki kejujuran yang baik.

Semoga Anda para remaja, mulai saat ini, Anda akan mereview kembali, siapa saja yang telah
menjadi rekan-rekan Anda selama ini. Bukan bermaksud untuk melarang Anda untuk bisa
bersahabat dengan setiap orang, tapi kenalilah dengan sebaik mungkin siapa sebenarnya
teman-teman Anda saat ini. Dengarkanlah suara hati Anda, jika Anda merasa Anda telah
banyak terpengaruh oleh seseorang, jika pengaruh itu positif, Anda harus
mempertahankannya atau kalau bisa justru meningkatkannya, tapi kalau pengaruh tersebut
negatif dan cenderung mengarahkan Anda untuk melakukan tindakan-tindakan negatif,
seperti: mabuk-mabukan, merokok, vandalisme, narkoba, perkelahian, dan sebagainya. Mulai
hari ini, Anda harus mampu berkata tidak dan Anda bisa segera meninggalkannya, sebelum
Anda terjerumus lebih dalam dan tidak bisa kembali lagi.
Rencana Penilaian

 Laiseg
Penilaian proses : Antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan
klasikal
Penilaian hasil :
(Understanding) Pemahaman peserta didik mengenai persahabatan.
(Comportable) Perasaan yang dialami peserta didik setelah menerima layanan
klasikal mengenai persahabatan
(Action) Rencana tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima
layanan ini.
 Laijapen : Peserta didik dapat memahami itu persahabatan yang baik dan
sehat
 Laijapan : Peserta didik dapat menerapkan persahabatan yang baik dan
sehat