RENCANA KEGIATAN PROGRAM PENGOBATAN TRADISIONAL PKM

KAHU 2017

Dalam Undang- undang Kesehatan No 36 Tahun 2009 disebutkan bahwa pembangunan
kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat
bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,
sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan
ekonomis. Hal ini mengandung makna bahwa semua upaya pengobatan dan perawatan yang
diberikan kepada masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan manfaat dan keamanannya
dan selalu dapat ditingkatkan dan dikembangkan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang
optimal bagi masyarakat.
Upaya penyembuhan yang dikenal masyarakat saat ini sangat beragam jenisnya, antara lain :
pengobatan konvensional atau dikenal masyarakat sebagai pengobatan modern yang
dilakukan oleh tenaga medis, kemudian pengobatan non konvensional yang disebut sebagai
pengobatan komplementer-alternatif, dimana banyak sekali praktisi medis maupun non medis
yang melakukan metoda, alat maupun obat-obatan diluar kaidah-kaidah pengobatan yang
telah diberlakukan dalam praktek kedokteran pada umumnya, dan juga yang bayak di minati
adalah pengobatan tradisional yang merupakan upaya penyembuhan berdasarkan pengalaman
secara turun-temurun.
Pembinaan Pengobatan Tradisional Adalah program pembinaan terhadap pelayanan
pengobatan tradisional, pengobat tradisional dan cara pengobatan tradisional. Yang dimaksud
pengobatan tradisional adalah pengobatan yang dilakukan secara turun temurun, baik yang
menggunakan herbal (jamu), alat (tusuk jarum, juru sunat) maupun keterampilan (pijat, patah
tulang)

Puskesmas seperti konsep yang sudah ada berfungsi memberikan pelayanan kesehatan
promotif dan preventif, di samping kuratif dan rehabilitatif. Tambahan pelayanan tradisional
diharapkan dapat meningkatan kualitas kesehatan dan mencegah seseorang jatuh sakit.
Selain menggunakan ramuan tradisional (ramuan herbal) di Puskesmas diharapkan dapat
melayani pengobatan tradisional lain misalnya : akupresur.
Puskesmas Sidoharjo melaksanakan kegiatan pengobatan tradisional baru sebatas wacana
yang belum bisa diaksanakan sepenuhnya. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya :
1. Pendataan Pengobat tradisional yang ada di wilayah Puskesmas.
2. Pembinaan Pengobat tradisional yang ada di wilayah Puskesmas.
3. Penanaman Toga ditiap-tiap kampung, dan disarana kesehatan (Puskesmas, Pustu, poskesdes
dll) sebagai percontohan.
4. Melayani pengobatan Akupresur di Puskesmas.
5. Membuat dan menyediakan Ramuan tradisional di Puskesmas.
6. Melakukan Pengobatan Tradisional di Puskesmas menggunaan ramuan tradisional

PROGRAM KESEHATAN TRADISIONAL PUSKESMAS KAHU

A. Tujuan
1. Meningkatkan fungsi dan kualitas masyarakat dalam kemandirian hidup sehat
2. Meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan dalam mamanfaatkan tanaman obat.
3. Memanfaatkan tanaman obat sebagai pendamping pengobatan konfensional di
Puskesmas.

BATRA Pendataan pengobat Pengobat 15 kampung Mei . rawat jalan induk Membuat dan menyediakan Puskesmas Juni-Des . 4.Keb. 2. Oki wirasto SKM tradisional tradisional Pembinaan pengobat Pengobat 15 kampung Oktober . Keb tradisional tradisional Penanaman Toga di tiap. Hesti Y Amd. ramuan tradisional Induk Melayani Pengobatan Pasien Puskesmas Juni-Des . 4. Kampung 15 kampung Mei . Nasheha Amd. dr. 3.Keb. Doris vince tradisional rawat jalan Induk SUSUNAN PENGURUS PENGOBATAN TRADISIONAL PUSKESMAS SIDOHARJO Penanggung jawab : Ketua : Anggota : 1. GAMBAR PENGELOLA PROGRAM PENGOBATAN TRADISIONAL PUSKESMAS KAH . Nasheha Amd. Melayani masyarakan dalam upaya pemanfaatan pengobatan tradisional di Puskesmas (akupresur dan ramuan) N PROGRAM RINCIAN KEGIATAN SASARAN LOKASI WAKTU DANA PELAKSANA & O PNG JWB 1. Muliati tiap kampong dan sanana Pustu Petugas pustu dan kesehatan Poskesdes bidan desa. Pelayanan akupresur Pasien Puskesmas Jan-Des .