BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan diatas maka kami menyimpulkan bahwa talasemia
adalah penyakit kelainan darah yang bisa dikarenakan keturunan yang ditandai dengan
kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal (120
hari). Adapun tanda dan gejala talasemia yaitu letargi, pucat, kelemahan, anoreksia, sesak
nafas, tebalnya tulang cranial, pembesaran limpa, serta menipisnya tulang kartilago.
Thalasemia terjadi akibat ketidakmampuan sumsum tulang membentuk protein yang
dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin sebagaimana mestinya.

a. Saran

Dengan adanya makalah ini, diharapkan mahasiswa mengerti serta mengetahui tentang
penyakit thalasemia dan dapat mengetahui dan memahami tentang konsep dasar medik dan
asuhan keperawatan pada anak dengan thalasemia.

20

https://id.ac.id/bitstream/123456789/47106/4/Chapter%20II.html) Doenges. (2000).usu.blogspot. Diakses pada tanggal 6 februari 2013 (http://nisya257chubby. Epri. Arif.com/2011/04/askep-pada-pasien-thalasemia.html) Muttaqin. Diakses pada tanggal 6 Februari 2013 (http://eprikenzu.id/bitstream/123456789/47106/6/Chapter%20I. Jakarta.wikipedia. edisi 3.pdf http://repository. Askep Thalasemia. Kenzu. Nisya.blogspot. DAFTAR PUSTAKA Cubby. 2009. EGC. Asuhan Keperawatan Klien dengan gangguan Sistem Kardiovaskuler dan Hematologi.Jakarta : Salemba Medika.pdf 21 .usu. Rencana Asuhan Keperawatan.com/2012/03/askep-thalasemia. Marilynn E. Askep pada Pasien thalasemia. 2012. 2011.ac.org/wiki/Talasemia http://repository.