I

Dana Pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan
manfaat pensiun.

Dana Pensiun terdiri dari:
1. Dana Pensiun Pemberi Kerja, adalah Dana Pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan
yang mempekerjakan karyawan, selaku pendiri, untuk menyelenggarakan Program
Pensiun Manfaat Pasti atau Program Pensiun Iuran Pasti, bagi kepentingan sebagian atau
seluruh karyawannya sebagai peserta, dan yang menimbulkan kewajiban terhadap
Pemberi Kerja.
2. Dana Pensiun Lembaga Keuangan, adalah Dana Pensiun yang dibentuk oleh bank atau
perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti bagi
perorangan, baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari Dana Pensiun
pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan.
3. Dana Pensiun Berdasarkan Keuntungan, adalah Dana Pensiun Pemberi Kerja yang
menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti, dengan iuran hanya dari pemberi kerja
yang didasarkan pada rumus yang dikaitkan dengan keuntungan pemberi kerja.

II

Pengertian Dana Pensiun
Posted by yogifajarpebrian13 on April 6, 2011

A. Pengertian Dana Pensiun

Dana pensiun adalah hak seseoarng untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun
dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah
ditetapkan. Penghasilan ini biasanya berupa uang yang dapat diambil setiap bulannya atau
diambil sekaligus pada saat seseorang memasuki masa pensiun, hal ini tergantung dari kebijakan
yang terdapat dalam suatu perusahaan.

B. Tujuan Penyelenggaraan Dana Pensiun

a. Bagi Pemberi Kerja

Jika dipandang dari sisi pemberi kerja, tujuan penyelenggara dana pensiun adalah sebagai
berikut:

1. Kewajiban moral

Perusahaaan mempunyai kewajiban moral untuk memberikan rasa aman kepada karyawan pada
saat mencapai usia pensiun. Tenaga kerja tidak dapat dipandang sebelah mata sebagai faktor
produksi. Kewajiban moral tersebut diwujudkan dengan memberkan jaminan ketenangan atas
masa depan para karyawannya. Karyawan yang sudah memasuki masa pensiun tidak dapat
dilepas begitu saja. Perusahaan masih memiliki tanggung jawab moral terhadap mereka. Oleh
karena itu, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk mengikuti atau membentk sendiri dana
pensiun untuk para karyawannya.

2. Loyalitas

Jaminan yang diberikan untuk karyawan akan memberikan dampak positif pada perusahaan.
Karyawan akan termotivasi untuk bekerja lebih baik dengan loyalitas dan dedikasi yang tinggi.
Loyalitas tersebut akan semakin besar dengan jaminan keamanan yang diterima oleh karyawan.

3. Kompetisi pasar tenaga kerja

Dengan memasukkan program pensiun sebagai suatu bagian dari total kompensasi yang
diberikan kepada karyawan diharapkan perusahaan akan memiliki daya saing dan nilai lebih
dalam usaha mendapatkan karyawan yang berkualitas dan profesional di pasaran tenaga kerja.
Dengan tawaran manfaat yang kompetitif bagi para karyawan, perusahaan akan dapat
mempertahankan karyawan yang berkualitas. Di era yang semakin ketat, perusahaan-perusahaan
bersaig untuk mendapatkan tenaga yang profesional. Salah satu alat pengikat bagi karyawan
yang berkualitas adalah tawaran manfaat pensiun pada karyawan tersebut.

b. Bagi Karyawan

Jika dipandang dari sisi karyawan, tujuan penyelenggara dana pensun adalah sebagai berikut:

1. Rasa aman terhadap masa yang akan datang

Karyawan mengharapkan mendapatkan jaminan ekonomis karena penghasilan yang ia terima
memasuki masa pensiun. Harapan ini akan memengaruhi kinerja saat ini, pada saat ia masih
produktif.

2. Kompensasi yang lebih baik

Karyawan mempunyai tambahan kompensasi meskipun baru bisa ia nikmati pada saat mencapai
usia pensiun atau berhenti bekerja.

C. Jenis Kelembagaan Dana Pensiun

a. Dana Pensiun Pemberi Kerja

Perusahaan tidak mau mengurusi karyawannya yang sudah pensiun. Sistem pembayaran memiliki maksud tertentu yang saling menguntungkan bagi karyawan dan perusahaan. dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja. E. c. yang menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi perorangan. dan untuk menyelenggarakan PPMP atau PPIP bagi kepentingann sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta. Dana Pensiun Lembaga Keuangan Dibentuk oleh Bank. Karena permintaan pensiunan itu sendiri. Rumus sekaligus pada PPMP : MP = FPd x MK x PDP . Sistem Pembayaran Pensiun Pada saat menerima pensiun. b. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) Pertimbangannya: a. baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari Dana Pensiun Pemberi Kerja pesertanya (UU No. Menurut Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK. selaku pendiri. Jenis Program Pensiun a. Program Pensiun Iuran Pasti (defined contribution plan) Adalah program pensiun yang iurannya ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dan seluruh iuran beserta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masing-masing sebagai manfaat pensiun. c.Dibentuk oleh orang atau badan yang memperkerjakan karyawan. Tanggal 13 Juli 1998. b. Program Pensiun Berdasarkan Keuntungan Adalah program pensiun iuran pasti. atau Perusahaan Asuransi Jiwa (PAJ). D. hasil pengembangan dana tersebut diinvestasikan serta lamanya menjadi Peserta. yang iurannya dari pemberi kerja berdasarkan pada rumus yang dikaitkan dengan keuntungan pemberi kerja. Menurut peraturan ini ada 2 jenis pembayaran dan ketentuan pembayaran. Ada dua jenis pembayaran pensiun: 1. b. 11/1992). Program Pensiun Manfaat Pasti (defined benefit plan) Adalah program pensiun yang manfaatnya ditetapkan dalam peraturan dana pensiun atau program pensiun lain yang bukan merupakan Program Pensiun Iuran Pasti. Memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk berusaha dengan uang pensiunnya. Manfaat pensiun yang diterima oleh Peserta tergantung pada besarnya iuran pasti. biasanya perusahaan dapat menawarkan dua macam sistem pembayaran kepada karyawan.017/1998.

Sedangkan menurut rumus bulanan pada PPMP : MP = Fpe x MK x PDP Keterangan : MP = Manfaat Pensiun FPe = Faktor Penghargaan dalam persentase MK = Masa Kerja PDP = Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata beberapa bulan terakhir. Dalam hal ini manfaat pensiun dihitung dengan menggunakan rumus sekaligus besar faktor penghargaan per tahun masa kerja tidak boleh melebihi 2. Keungguulan dan Kelemahan Dana Pensiun 1. Program Pensiun Manfaat Pasti Keeunggulan : . Dalam hal ini manfaat pensiun dihitung dengan menggunakan rumus sekaligus besar faktor penghargaan per tahun masa kerja tidak boleh melebihi 2.5% dan total manfaat pensiun tidak boleh 80 kali penghasilan dasar pensiun.Keterangan : MP = Manfaat Pensiun FPd = Faktor Penghargaan dalam desimal MK = Masa Kerja PDP = Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata beberapa bulan terakhir. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Perhitungan menggunakan rumus sekaligus pada PPIP adalah sebagai berikut : IP = 3 x FPd x PDP Keterangan : IP = Iuran Pensiun FPd = Faktor Penghargaan per tahun dalam desimal PDP = Penghasilan Dasar Pensiun per tahun Sedangkan perhitungan dengan rumus bulanan adalah : IP = 3 x Fpe x PDP Keterangan : IP = Iuran Pensiun FPe = Faktor Penghargaan per tahun dalam persen PDP = Penghasilan Dasar Pensiun per tahun F. 2.5% dan total manfaat pensiun tidak boleh 80 kali penghasilan dasar pensiun.

. PENGERTIAN Dana Pensiun (Pension Funds) adalah sekumpulan aset yang dikelola dan dijalankan oleh suatu lembaga untuk menghasilkan suatu manfaat pensiun yaitu suatu pembayaran berkala yang dibayarkan kepada peserta pada saat dan dengan cara yang ditetapkan dalam ketentuan yang menjadi dasar penyelenggaraan program pensiun dimana pembayaran manfaat tersebut dikaitkan dengan pencapaian usia tertentu.• Besar manfaat pensiun mudah dihitung • Lebih memberikan kepastian kepada peserta • Lebih mudah memberikan penghargaan untuk masa kerja lalu Kekurangan : • Beban biaya mudah berfluktuasi • Nilai hak peserta sebelum pensiun tidak mudah ditentukan 2. III DANA PENSIUN A. Program Pensiun Iuran Pasti Keunggulan : • Beban biaya stabil dan mudah diperkirakan • Nilai hak peserta setiap saat mudah ditetapkan • Risiko investasi dan mortalitas ditanggung oleh peserta. Kekurangan : • Besar manfaat pensiun tidak mudah ditentukan • Lebih sulit memperkirakan besar penghargaan untuk masa kerja lampau KESIMPULAN Dana pensiun adalah hak seseoarng untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.

c) Meningkatkan motivasi karyawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Hakikat Program Pensiun 1. . Dana pensiun menurut UU No. d) Meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah. 3. b) Agar dimasa pensiun karyawan tersebut tetap dapat menikmati hasil yang diperoleh setelah bekerja di perusahaannya. Tujuan Penyelenggaraan Dana Pensiun Tujuan penyelenggaraan program dana pensiun–baik dari kepentingan pemberi kerja maupun dari karyawan–dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. a) Memberikan penghargaan kepada para karyawannya yang telah mengabdi di perusahaan tersebut. Bagi Pemberi Kerja. Berdasarkan definisi di atas dana pensiun merupakan lembaga atau badan hukum yang mengelola program pensiun yang dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan kepada karyawan suatu perusahaan terutama yang telah pensiun. Membantu mempersiapkan peserta untuk dapat tetap menikmati hidup layak (dimasa pensiun) dengan memperoleh pembayaran manfaat pensiun. B. Mengajak masyarakat dan karyawan untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan yang diperoleh selama masih aktif bekerja ke program pensiun. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun. 2. Selanjutnya pengertian pensiun adalah hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. C. Mengajak masyarakat dan karyawan untuk selalu siap menghadapi masa depan terutama di hari tua (masa pensiun).

3. c) Agar tetap memiliki penghasilan pada saat mencapai usia pensiun. d) Kompensasi yang lebih baik karena karyawan mempunyai tambahan kompensasi. Bagi Lembaga Pengelola Dana Pensiun a) Mengelola dana pensiun untuk memperoleh keuntungan dengan melakukan berbagai kegiatan investasi. Perusahan masih memiliki tanggung jawab moral terhadap mereka. g) Kompetisi pasar tenaga kerja. f) Loyalitas. Kewajiban moral tersebut diwujudkan dengan memberikan jaminan ketenangan atas masa depan para karyawannya. Bagi Karyawan. karyawan diharapkan akan mempunyai loyalitas dan dedikasi terhadap perusahaan. 2. b) Memberikan rasa aman dan dapat meningkatkan motivasi untuk bekerja. diharapkan perusahaan akan memiliki daya saing dan nilai lebih dalam usaha mendapatkan karyawan yang berkualitas dan profesional di pasaran tenaga kerja. Karyawan akan termotivasi untuk bekerja lebih baik dengan loyalitas dan dedikasi yang tinggi. Karyawan yang sudah memasuki usia pensiun tidak dapat dilepas begitu saja. . meskipun baru bisa dinikmati pada saat mencapai usia pensiun/berhenti bekerja. Perusahan mempunyai kewajiban moral untuk memberikan rasa aman kepada karyawan. a) Kepastian memperoleh penghasilan dimasa yang akan datang sesudah masa pensiun. sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk mengikutkan atau membentuk sendiri dana pensiun untuk para kayawannya. Loyalitas tersebut akan semakin besar dengan jaminan keamanan yang diterima oleh karyawan. Oleh karena itu. Dengan diadakannya program pensiun. Jaminan yang diberikan untuk karyawan akan memberikan dampak positif pada perusahaan. Dengan memasukkan program pensiun sebagai suatu bagian dari total kompensasi yang diberikan kepada karyawan.e) Kewajiban moral.

b) Turut membantu dan mendukung program pemerintah. Dengan demikian. Pemupukan dana tersebut bersumber dari iuran dan hasil pengembangannya. 4) Penundaan manfaat Penghimpunan dana dalam penyelenggaraan program pensiun dimaksudkan untuk memenuhi pembayaran hak peserta yang telah pensiun agar kesinambungan penghasilan terpelihara. 2) Pemisahan kekayaan dana pensiun dari kekayaan pendiri Kekayaan dana pensiun harus dipisahkan dari kekayaan pendiri. Oleh karena itu. Asas-asas Dana Pensiun Dalam pengelolaan dana pensiun. tidak diperkenankan adanya pembentukan “cadangan pensiun” dalam pembukuan pendiri atau perusahaan. yaitu timbulnya kewajiban pemberi kerja untuk membayar iuran. D. harus dilakukan dengan pemupukan dana yang dikelola secara terpisah dari kekayaan pendiri sehingga cukup untuk memenuhi pembayaran hak peserta. penyelenggaraan program pensiun. 3) Kesempatan untuk mendirikan dana pensiun Setiap pemberi kerja memperoleh kesempatan untuk mendirikan dana pensiun bagi karyawannya. pemerintah menganut asas-asas berikut ini. 5) Pembinaan dan pengawasan Pengelolaan dan penggunaan kekayaan dana pensiun harus dihindarkan dari pengaruh kepentingan-kepentingan yang dapat mengakibatkan tidak . berlaku asas penundaan manfaat yang mengharuskan pembayaran hak peserta hanya dapat dilakukan setelah peserta memasuki masa pensiun dan dapat diberikan secara berkala. 1) Penyelenggaraan yang dilakukan dengan sistem pendanaan Dengan asas ini. maupun bagi pekerja mandiri. Sejalan dengan itu. Keputusan untuk membentuk dana pensiun merupakan tindak lanjut dari prakarsa pemberi kerja yang menjanjikan manfaat pensiun bagi karyawannya. baik bagi karyawan. Janji itu membawa konsekuensi pendanaan. pembentukan cadangan pensiun dalam perusahaan untuk membiayai pembayaran manfaat pensiun tidak diperkenankan.

yaitu memenuhi kewajiban pembayaran hak peserta. Namun. prakarsa tersebut harus didasarkan pada kemampuan keuangan pemberi kerja. Dengan demikian. 3/1992). Pelaksanaan dana pensiun pemerintah di Indonesia antara lain jamsostek. suatu program kontribusi tetap wajib untuk karyawan swasta dan BUMN di bawah Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. dan ASABRI dana pensiun angkatan bersenjata. walaupun pembentukan program . keputusan membentuk dana pensiun merupakan prakarsa pemberi kerja untuk menjanjikan manfaat pensiun bagi karyawan. Di samping pengawasan yang dilakukan oleh Direktorat Dana Pensiun Departemen Keuangan dan pelaksanaan sistem pelaporan. berada di bawah Departemen Pertahanan (Kepres No. Undang-undang Dana Pensiun No. Undang- undang ini didasarkan pada prinsip “kebebasan untuk memberikan janji dan kewajiban untuk menapatinya” yaitu. Landasan Hukum Operasional Dana Pensiun Program dana pensiun di Indonesia dilaksanakan oleh lembaga pemerintah maupun swasta. 8/1977). Ketiga program ini diatur melalui ketentuan hukum yang berbeda-beda. Taspen. 6) Kebebasan Maksud asas ini adalah kebebasan untuk membentuk atau tidak membentuk dana pensiun. Departemen Keuangan memegang peranan dalam pengawasannya (UU No. Berdasarkan asas ini. yaitu tabungan pensiun pegawai negeri sipil dan program pensiun swasta yang ditanggungjawabi oleh Departemen Keuangan (Keputusan Presiden No. E. 11 Tahun 1992 merupakan kerangka hukum dasar untuk dana pensiun swasta di Indonesia. 8/1997). pengawasan dilakukan pula melalui kewajiban para pengelola dana pensiun untuk memberikan informasi kepada para pesertanya. yang membawa konsekuensi pendanaan. tercapainya maksud utama dari pemupukan dana.

F. dalam konteks regulasi misalnya. untuk mendorong mobilisasi tabungan dalam bentuk dana pensiun jangka panjang. menyediakan standar peraturan. yaitu peserta yang meninggal dunia atau cacat sebelum mencapai usia pensiun dapat diberikan uang pertanggungan atas beban bersama dari dana pensiun. dan untuk memastikan bahwa dana tersebut tidak ditahan dan digunakan oleh pengusaha untuk investasi- investasi yang mungkin berisiko dan tidak sehat. yang juga seorang praktisi. Jika perbankan. untuk memastikan bahwa manfaat pensiun digunakan sebagai sumber penghasilan yang berkesinambungan bagi para pensiunan. Lc. asuransi. untuk memberikan pengaturan yang tepat untuk dana pensiun. tidak bersifat khusus. Tujuan utama diajukannya Undang-Undang Pensiun adalah untuk menetapkan hak peserta. Sehingga regulasi sebagai kerangka operasional dana pensiun syariah hanya mengacu pada peraturan dana pensiun yang umum dan fatwa MUI yang juga umum. yang dapat menjamin diterimanya manfaat-manfaat pensiun pada waktunya. Sedangkan untuk landasan hukum operasional dana pensiun syariah. . Fungsi Program Pensiun Adapun fungsi program dana pensiun bagi para peserta antara lain: a. Hal ini pula lah yang menjadi salah satu faktor lambatnya pertumbuhan dana pensiun syari’ah di Indonesia. berbeda halnya dengan dana pensiun syariah. obligasi dan reksadana syariah sudah banyak memiliki peraturan dan juga dukungan fatwa DSN-MUI. tetapi akan mengalir ke pasar-pasar keuangan dan tunduk pada persyaratan tentang penanggulangan resiko. Asuransi. Izzuddin Abdul Manaf. MA Belum ada satupun peraturaan dan fatwa yang mendukung. hak penerima manfaat harus dijamin. menurut seorang konsultan Ekonomi Syariah. pensiun bersifat sukarela.

Iuran yang dibayarkan oleh karyawan dapat dilihat setiap bulan sebagai tabungan dari para pesertanya. dan janda/duda peserta G. c. Pensiun. misalnya karena adanya pengurangan pegawai di perusahaan tersebut. yaitu himpunan iuran peserta dan iuran pemberi kerja merupakan tabungan untuk dan atas nama pesertanya sendiri. Pasal 19 UU No. yaitu seluruh himpunan iuran peserta dan iuran pemberi kerja serta hasil pengelolaannya akan dibayarkan dalam bentuk manfaat pensiun sejak bulan pertama sejak mencapai usia pensiun selama seumur hidup peserta. Terkadang jenis pensiun ini diberikan untuk kondisi tertentu. c) Pensiun ditunda (deffered retirement) Ketentuan ini memperkenankan karyawannya yang secara mental dan fisik masih sehat untuk tetap bekerja melampaui usia pensiun normal. b) Pensiun dipercepat (early retirement) Adalah ketentuan pensiun yang mengizinkan peserta pensiun untuk mempercepat pensiun karena suatu hal.b. Tabungan. usia pensiun normal karyawan umumnya berkisar 55 tahun. Di Indonesia. 12 Tahun 1992 menyatakan bahwa setiap karyawan yang termasuk golongan karyawan yang memenuhi syarat kepesertaan dalam dana pensiun yang didirikan oleh pemberi kerja. berhak menjadi peserta. . apabila telah berusia setidak-tidaknya 18 tahun atau telah kawin dan telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 1 tahun pada pendiri atau mitra pendiri. Peserta dan Usia Pensiun w Peserta Peserta adalah setiap orang yang memenuhi persyaratan peraturan dana pension. Usia pensiun normal ditentukan dalam peraturan dana pensiun. w Usia Pensiun a) Pensiun normal (normal retirement) Adalah usia paling rendah saat karyawan berhak untuk pensiun tanpa perlu persetujuan dari pemberi kerja dengan memperoleh manfaat pensiun penuh.

jelas bahwa DPPK merupakan dana pensiun yang didirikan oleh perusahaan maupun perorangan yang memiliki karyawan. pemerintah sangat menganjurkan kepada setiap pemberi kerja untuk mendirikan dana pensiun. maupun program pensiun iuran pasti. Dana pensiun pemberi kerja dapat menyelenggarakan. Perlu dijelaskan bahwa pendirian dan penyelenggaraan program pensiun melalui dana pensiun oleh pemberi kerja sifatnya tidak wajib. baik program pensiun manfaat pasti.d) Pensiun cacat (disable retirement) Merupakan pensiun yang diberikan disebabkan peserta mengalami kecelakaan sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk melaksanakan pekerjaannya H. Pemilihan jenis program pensiun didasarkan pada kemampuan pemberi kerja terhadap dana pensiun. 1. Mengingat adanya perbedaan mendasar diantara kedua jenis program pensiun ini yang tentunya menimbulkan konsekuensi yang berbeda pula. Akan tetapi. Pembedaan kedua jenis lembaga pengelola dana pensiun ini didasarkan pada penyelenggaraannya atau pihak yang mendirikan. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) DPPK dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan. untuk menyelenggarakan program pensiun. Dari pengertian di atas. yaitu Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). sebelumnya pemberi kerja harus mempertimbangkan semuanya ini . Jenis Lembaga Pengelola Dana Pensiun Dalam Undang-undang dana pensiun. timbul kewajiban dari perusahaan untuk menggiur sejumlah uang kepada dana pensiun. Dengan mendirikan dana pensiun. lembaga pengelola dana pensiun dibedakan dalam dua jenis. mengingat dampak dan peranan yang positif dari program dana pensiun kepada para karyawan.

selaku pendiri dan untuk menyelenggarakan sebagian atau seluruh karyawan sebagai peserta. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Pasal 1 butir 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1992 menyatakan bahwa dana pensiun lembaga keuangan adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun iuran pasti bagi perorangan. Dana pensiun lembaga keuangan hanya dapat menjalankan program pensiun iuran pasti. Pihak yang diperkenankan untuk mendirikan dana pensiun hanyalah bank umum dan perusahaan asuransi jiwa. pengusaha yang bukan merupakan karyawan dari lembaga atau orang lain. juga dapat memberikan dana pensiun pemberi kerja. Sebagaimana diketahui. bank umum dan perusahaan asuransi jiwa dapat menyelenggarakan dua jenis dana pensiun. . pengacara. bank atau perusahaan asuransi jiwa dalam kapasitasnya sebagai pemberi kerja karyawannya. 2. Oleh karena itu. Program ini terutama diperuntukkan bagi para pekerja mandiri atau perorangan mislanya dokter. pemberi kerja terikat dan tidak dapat menarik kembali keinginan tersebut. yaitu Dana Pensiun Pemberi Kerja dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan. baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari dana pensiun pemberi pekerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan. Begitu mendirikan dana pensiun.dengan seksama. dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja. Dana pensiun pemberi kerja dibentuk oleh oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan. DPLK dibentuk secara terpisah dari bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan dan terpisah pula dari dana pensiun pemberi kerja yang mungkin didirikan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa tersebut.

Contoh: dalam peraturan dana pensiun ditetapkan bahwa seorang peserta program pensiun manfaat pasti pada saat pensiun ia akan mendapatkan manfaat sebesar 2. yaitu sebagai berikut : 1. Dari sudut pandang pemberi kerja yang terjadi adalah sebaliknya.I. manfaat yang diperoleh pada saat pensiun diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari sisi karyawan atau peserta. Program pensiun tersebut yang umumnya digunakan di perusahaan swasta dan perusahaan milik negara maupun bagi karyawan pemerintah terdiri atas dua jenis. Pada program pensiun iuran pasti biaya permulaan relatif akan lebih rendah (sebab tidak ada kewajiban masa lalu yang diakuinya) daripada penyelenggaraan program pensiun manfaat pasti. Program pensiun manfaat pasti memiliki perbedaan yang mendasar dengan program iuran pasti. PROGRAM KERJA PENSIUN Di samping kedua jenis dana pensiun (lembaga pengelola pensiun) di atas. . Dengan demikian. program pensiun manfat pasti akan lebih menarik sebab manfaat pensiun yang diterimanya akan mendekati jumlah penerimaan (gaji) terakhir yang ia peroleh. Penetapan ini didasarkan pada formula tertentu yang ditetapkan pada peraturan dana pensiun. Program manfaat pasti merupakan program pensiun yang besar manfaatnya yang akan diterima oleh peserta pada saat pensiun telah dapat ditetapkan terlebih dahulu. ada juga jenis dari program pensiun itu sendiri.5 % x masa kerja x dasar pensiun. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) adalah program pensiun yang memberikan formula tertentu atas manfaat yang akan diterima peserta pada saat mencapai usia pensiun. Ini berarti bahwa manfaat pensiun telah dapat ditetapkan pada saat seseorang memasuki kepesertaan dana pensiun.

kekurangan program pensiun manfat pasti adalah sebagai berikut: a) Iuran berfluktuasi dan pendanaan tidak stabil b) Pemberi kerja menanggung risiko investasi 2) Dari sisi peserta. Pada program pensiun manfaat pasti terdapat beberapa keuntungan. benefit yang akan diterima karyawan dihitung berdasarkan akumulasi iuran ditambah dengan hasil pengembangan atau investasinya. Dalam Undang-Undang. kekurangan program pensiun manfaat pasti adalah sebagai berikut: a) Manfaat yang berhenti di usia muda relatif lebih kecil b) Manfaat kurang fleksibel 2. keuntungan program pensiun manfaat pasti adalah sebagai berikut: a) Kinerja investasi yang baik memungkinkan terjadinya surplus yang dapat mengurangi iuran. Keuntungan 1) Dari sisi pemberi kerja. keuntungan program pensiun manfaat pasti adalah sebagai berikut: a) Jumlah manfaat yang akan diterima sudah pasti b) Memberikan keamanan bagi karyawan yang bekerja lama B. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yaitu program pensiun yang menetapkan besarnya iuran karyawan dan perusahaan (pemberi kerja). dan kerugian. yaitu sebagai berikut: A. . Program Pensiun Iuran Pasti didefinisikan sebagai program pensiun yang iurannya ditetapkan dalam peraturan dana pensiun dan seluruh iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masing-masing peserta sebagai manfaat pensiun. b) Jadwal iuran tambahan (bila ada) lebih fleksibel 2) Dari sisi peserta. Kekurangan 1) Dari sisi pemberi kerja. Sementara itu.

tetapi hasilnya atau manfaat pensiun yang akan diperolehnya belum dapat diketahui sebab hal tersebut akan sangat bergantung kepada lamanya seseorang menggiur dari hasil pengembangan iuran tersebut. diantaranya sebagai berikut: A. dan akan digunakan sebagai manfaat pensiun apabila peserta tersebut telah mencapai usia tertentu. keuntungan PPIP adalah sebagi berikut: a) Pembiayaan dapat dikendalikan dan memudahkan dalam penyusunan anggaran b) Tidak ada risiko investasi dan pendanaan stabil 2) Dari sisi peserta. Program Pensiun Berdasarkan Keuntungan (profit sharing pension plan) Program pensiun berdasarkan keuntungan adalah program pensiun iuran pasti. dengan iuran hanya dari pemberi kerja yang didasarkan pada rumus yang dikaitkan dengan keuntungan pemberi kerja. kekurangan PPIP adalah sebagai berikut: a) Berpotensi menimbulkan keresahan bila manfaat yang dihasilkan kecil b) Iuran tidak fleksibel karena sudah ditetapkan 2) Dari sisi peserta. Dalam program ini besarnya iuran peserta dapat ditetapkan terlebih dahulu. Keuntungan 1) Dari sisi pemberi kerja. Kekurangan 1) Dari sisi pemberi kerja. Program pensiun iuran pasti juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Keunggulan dan Kelemahan Dana Pensiun . 3. 11 Tahun 1992) J. Dari definisi ini terlihat bahwa PPIP pada dasarnya dilakukan dengan cara seseorang peserta menggiur sejumlah uang ke dalam dana pensiun dan iuran beserta hasil pengembangannya (akumulasi dana). kekurangan PPIP adalah sebagai berikut: a) Besar manfaat tidak dapat diketahui b) Besar manfaat tergantung kinerja investasi. keuntungan PPIP adalah sebagai berikut: a) Manfaat bagi yang berhenti di usia muda relatif lebih besar b) Terlibat dalam memutuskan strategi investasi B. (Lihat Pasal 1 Butir 3 UU No. yang dibukukan dalam rekening peserta yang bersangkutan.

Keunggulan Dana Pensiun a. g. yaitu: tabungan. serta anak yatim piatu dari peserta sampai berusia 25 tahun. Pengelola Yayasan Dana Pensiuan (YDP) masih banyak yang kurang profesional. f. Untuk mengurangi resiko kematian atau kecelakaan dari peserta. Sesuai UU No. Biaya-biaya tetap (overhead) relatif rendah. 11 Tahun 1992. b. investasi dibagikan kepada peserta atau ahli warisnya prorata menurut jumlah iuran dan masa kepesertaannya. serta mampu menyusun rencana dan perfikir jangka panjang. Pengelola yang ditunjuk. e. setia (loyal). Seluruh himpunan iuran dan hasil pengelolaan kekayaan. Dana pensiun mempunyai prospek menjadi suatu lembaga keuangan dengan likuiditas dan solvabilitas yang tinggi sehingga memberikan posisi tawar-menawar (bargaining position) yang kuat dalam melakukan kerja sama dengan lembaga keuangan lain. d. asuransi. Dana pensiun dapat mempunyai tiga fungsi yang terpadu. seyogianya profesional. karena umumnya peserta secara bersama-sama melalui mitra pendiri. Manfaat pensiun dapat dinikmati secara berkala bulanan selama seumur hidup dengan jumlah yang sama bagi peserta dan bagi janda atau duda dari peserta. pemberi kerja memikulnya sehingga akan memberikan dampak efisiensi yang tinggi akibat dampak skala ekonomis. c. h. Kelemahan Dana Pensiun a. dan pensiun. dana pensiun dibebaskan dari pajak penghasilan dengan demikian para peserta dapat menikmati manfaat pensiun secara maksimal. Arahan investasi kurang jelas dan kurang konsisten terhadap pencapaian tujuan program pensiun. maka sebagian atau seluruh peserta dapat dipertanggungkan dengan asuransi jiwa atau kecelakaan kepada perusahaan asuransi. jujur. . b.

Banyak investasi dilakukan pada aktiva tetap yang kurang produktif.c. Arahan administrasi keuangan. Banyak pengelola merasa bangga dan terlena dengan kenaikan laba dan aset yayasan dana pensiun. 11 Tahun 1992 merupakan kerangka hukum dasar untuk dana pensiun swasta di Indonesia. menyediakan standar peraturan. Pengertian sesuai perjanjian artinya pensiun dapat diberikan pada saat karyawan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sehingga memperoleh hak untuk mendapatkan dana pensiun[1]. Tujuan utama diajukan Undang-undang pensiun adalah untuk menetapkan hak peserta. untuk memberikan pengaturan yang tepat untuk dana pensiun. sebagai pedoman penatausahaan kekayaan dana pensiun kurang dipersiapkan dengan baik. Beberapa manajemen yang statis dan kurang peduli terhadap perbaikan manfaat pensiun. Investasi gedung kantor yang berlebihan atau mewah. PENGERTIAN PENSIUN DAN PERUSAHAAN DANA PENSIUN Pengertian Perusahaan dana pensiun secara umum dapat dikatakn merupakan perusahaan yang memungut dana dari karyawan suatu perusahaan dan memberi penadapatan kepada peserta pensiun sesuai perjanjian. Undang-undang Dana Pensiun No. Undang-undang ini didasarkan pada prinsip “kebebasan untuk memberikan janji dan kewajiban untuk menepatinya”yaitu . f. g. yang dapat menjamin diterimanya manfaat-manfaat pensiun pada waktunya. hak penerima manfaat harus dijamin. e. untuk mendorong mobilisasi tabungan dalam bentuk dana pensiun jangka panjang. IV PEMBAHASAN A. dan untuk memastikan bahwa dana tersebut tidak ditahan dan digunakan oleh pengusaha untuk investasi-investasi yang . d. untuk memastikan bahwa manfaat pensiun digunakan sebagai sumber penghasilan yang berkesinambungan bagi para pensiunan. Artinya dan pensiun dikelola oleh suatu lembaga dan memungut dana dari pendapatan para karyawan suatu perusahaan. tidak cepat menghasilkan. walaupun pembentukan program pensiun bersifat sukarela. tetapi kurang memerhatikan perbaikan manfaat pensiun sebagai tujuan pokok. kemudian membayarkan kembali dana tersebut dalam bentuk pensiun setelah jangka waktu tertentu sesuai perjanjian antara kedua belah pihak.

Hal ini dilakukan pemerintah dalam rangka pengembangan program pensiun kepada masyarakat luas. Penyelenggaraan program pensiun dapat dilakukan oleh pemberi kerja atau dengan menyerahkan kepada lembaga-lembaga keuangan yang menawarkan jasa pengelolaan program pensiun. Jadi kegiatan perusahaan dana pensiun adalah memungut dana dari iuran yang dipotong dari pendapatan karyawan suatu perusahaan. akan tetapi juga ikut memberikan motivasi untuk lebih giat bekerja. misalnya bank umum atau pderusahaan asuransi jiwa. Dengan memberikan program jasa pensiun para peserta akan merasa aman. baik yang dibayar oleh Pemberi Kerja maupun oleh karyawan dan penghasilan dana pensiun dari modal yang ditanamkan dalam bidang-bidang tertentu berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan tidak termasuk dari objek pajak. Iuran ini kemudian diinvestasikan lagi ke dalam berbagai kegiatan usaha yang dianggap paling menguntungkan.mungkin beresiko dan tidak sehat. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah mewajibkan seluruh lembaga dana pensiun untuk menyusun sekaligus menerapkan Pedoman dan Tata Kelola Dana Pesiun sejak 1 Januari 2008.”[3] Manfaat dana pensiun bukan saja hanya memberikan kepastian penghasilan di masa depan. seperti yang tertuang dalam Peraturan Perundang-undangan di bidang Perpajakan yang memberikan fasilitas penundaan pajak penghasilan seperti dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan yang berbunyi: “Iuran yang diterima atau diperoleh dana pensiun yang disetujui Menteri Keuangan. Keputusan tersebut dituangkan dalam Keputusan Ketua . terutama bagi mereka yang menganggap pada usia pensiun sudah tidak produktif lagi.Berdasarkan definisi diatas dana pensiun merupakan lembaga atau badan hukum yang mngelola program pensiun yang dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan kepada karyawan suatu perusahaan terutama telah pensiun. tetapi akan mengalir ke pasar-pasar keuangan dan tunduk pada persyaratan tentang penanggulangan resiko[2]. Bagi perusahaan dana pensiun uran yang dipungut dari para karyawan suatu perusahaan tidak dikenakan pajak. Selanjutnya pengertian pensiun adalah hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. Sedangkan menurut UU Nomor 11 Tahun 1992 Dana Pensiun adalah “Badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun”.

Kondisi ini menunjukkan lambannya pertumbuhan dana pensiun syariah. Pengurus bertanggung jawab atas pelaksanaan peraturan dana pensiun. . Dalam organisasi Dana Pensiun terdapat pengurus yang merupakan organ pelaksana dari dana pensiun. peserta dan lembaga pengelola pensiun dapat dijelaskan sebagai berikut. Disamping itu. Sampai saat ini dana pensiun syariah berkembang pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang dilaksanakan oleh beberapa bank dan asuransi syariah. pengurus. dimana perusahaan mempunyai kewajiban untuk memeberikan rasa aman kepada karyawan terhadap massa yang akan datang karena tetap memiliki penghasilan pada saat mereka mencapai usia pensiun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: keterbatasan regulasi. Pertumbuhan lembaga keuangan syariah di Indonesia. TUJUAN DAN FUNGSI Tujuan penyelenggaraan program pensiun baik dari kepentingan perusahaan. serta kesetaraan dan kewajaran (fairness). terdapat pula dewan pengawas yang bertugas mengawasi pengelolaan dana pensiun. B. c) Kompetisi pasar tenaga kerja. keterbatasan instrumen investasi. serta pertanggungjawaban kerjanya. dan pengawas dana pensiun. akuntabilitas (accountability). belum jelasnya model tata kelola dana pensiun syariah serta kurangnnya sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya dana pensiun syariah. Dana pensiun sabagai suatu organisasi harusnya memiliki struktur organisasi yang mengetahui kewajiban dan wewenang. Pedoman Tata Kelola Dana Pensiun diaharpakan akan disusun dengan berpedoman pada kaidah yang meliputi keterbukaan (transparency). dimana perusahaan akan memiliki daya saing dalam usaha mendapatkan karyawan yang berkualitas dan profesional di pasaran tenaga kerja. Nomor KEP-136/BL/2008 dengan tujuan mendorong penyusunan pedoman tata kelola yang baik dilingkungan dana pensiun sekaligus memberikan acuan kepada pendiri. secara lambat tetapi pasti juga mendorong perkembangan dana pensiun yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. pertanggungjawaban (responsibility). d) Memberikan penghargaan kepada para karyawan yang telah mengabdi perusahaan. pemberi kerja. dan melakukan tindakan hukum untuk dan atas nama dana pensiun serta mewakili dana pensiun di luar dan di dalam pengadilan. karyawan diharapkan mempunyai loyalitas terhadap perusahaan serta meningkatakan motivasi karyawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dana pensiun syariah adalah dana pensiun yang dikelola dan dijalankan berdasarkan prinsip syariah. pengelolaan dana pensiun. kemandirian ( independency). 1) Perusahaan a) Kewajiban moral. b) Loyalitas.

Tidak tertutup kemungkinan pula bagi karyawan disuatu perusahaan . dana pensiun jenis ini disediakan langsung oleh pemberi kerja. Pensiun. petani. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun dapat digolongkan dalam dua jenis. bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja. untuk menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti.e) Agar di usia pensiun karyawan tersebut tetap dapat memiliki hassil yang diperoleh setelah bekerja diperusahaan. yaitu seluruh himpunan iuran peserta dan iuran pemberi kerja serta hasil pengelolaaannya akan dibayarkan dalam bentuk manfaat pensiun sejak mencapai usia pensiun selama seumur hidup peserta. 3. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPK) DPPK adalah dan pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang memperkerjakan karyawan. selaku pendiri. Dengan demikian. nelayan dan lain sebagainya dimungkinkan untuk memanfaatkan DPLK. yaitu Dana Pensiun Pemberi Kerja dan Dana Pensiun Keuangan: 1. dan janda/duda peserta. Iuran yang dibayarkan oleh karyawan dapat dilihat setiap bulan sebagai tabungan dari para pesertanya. Tabungan. yaitu peserta mempunyai tambahan kompensasi meskipun baru bisa dinikmati pada saat mencapai usia pensiun / berhenti kerja. yaitu himpunan iuran peserta dan uran pemberi kerja merupakan tabungan untuk dan atas nama pesertanya sendiri. yaitu peserta meninggalkan dunia atau cacat sebelum mencapai usia pensiun dapat diberikan uang pertanggungjawaban atas beban bersama dari dana pensiun. 2. baik karyawan maupun pekerja mandiri seperti dokter. 2. f) Meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah 2) Peserta a) Rasa aman para peserta terhadap masa yang akan datang karena tetap memiliki penghasilan pada saat mereka mencapai usia pensiun. JENIS DANA PENSIUN Dana pensiun menurut UU No. Pendiri DPPK ini harus mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan. 3) Penyelenggaraan dana pensiun a) Mengelola dana pensiun untuk memperoleh keuntungan b) Turut membantu dan mendukung program pemerintah c) Sebagai bakti sosial terhadap para peserta Adapun fungsi program dana pensiun bagi para peserta antara lain: 1. Asuransi. b) Kompensasi yang lebih baik. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) DPLK adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau pun perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarkan program pensiun iuran pasti bagi perseorangan. C.

2. E. Secara umum jenis dana pensiun yang dapat dipilih oleh karyawan yang akan menghadapi pensiun antara lain: 1. Pendirian DPLK oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa harus mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan[4]. Pensiun ditunda Merupakan pensiun yang diberikan kepada para karyawan yang meminta pensiun sendiri. Jenis-jenis pensiun yang ditawarkan dapat dilihat dari berbagai kondisi atau dapat pula disesuaikan dengan kondisi yang ada. D. misalnya karena adanya pengurangan pegawai diperusahaan tersebut. Para penerima pensiun dapat memilih salah satu dari berbagai alternatif jenis pensiun yang ada sesuai dengan tujuan masing-masing. Pensiun cacat Pensiun yang diberikan bukan karena usia. JENIS-JENIS PENSIUN Proses pelaksanaan pensiun dapat dilaksanakan sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan.017/1998 Tanggal . Ketentuan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK. setiap sistem pembayaran mengandung suatu maksud tertentu yang saling menguntungkan. Pembayaran ini ditujukan sesuai dengan kepentingan perusahaan dan karyawan itu senidri. Ada dua jenis pembayaran uang pensiun yang biasanya dilakukan oleh perusahaan baik untuk Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) maupun program Pensiun Iuran Pasti (PPIP). Dengan kata lain. Sebagai contoh rata-rata usia pensiun di Indonesia adalah telah berusia 55 tahun untuk profesi tertentu. Dalam hal tersebut karyawan yang mengajukan tetap keluar dan pensiunnya baru dibayar pada usia pensiun tercapai. namun usia pensiun belum memenuhi untuk pensiun. tetapi lebih disebabkan peserta mengalami kecelakaan sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk diperkerjakan. 3. 4. biasanya perusahaan dapat menawarkan dua macam sistem pembayaran kepada karyawan. Pensiun dipercepat Jenis pensiun ini diberikan untuk kondisi tertentu. untuk dapat meanfaatkan DPLK sesuai dengan kemampuannya. SISTEM PEMBAYARAN Pada saat akan menerima pensiun. Pembayaran pensiun biasanya dihitung berdasarkan formula manfaat pensiun normal di mana masa kerja diakui seolah-olah samapi usia pensiun normal. Pensiun normal Yaitu pensiun yang diberikan untuk karyawan yang usianya telah mencapai masa pensiun seperti yang ditetapkan perusahaan.

penyertaan atau penempatan langsung pada badan hukum RI. tanah. Pada prinsipnya dana pensiun dapat melakukan investasi dalam berbagai bentuk. surat pengakuan utang badan hukum RI. Menurut ketentuan ini pembayaran pensiun dapat dilakukan dengan dua rumus yang tersedia yaitu Rumus Bulanan atau Rumus Sekaligus[5]. Portofolio investasi dana pensiun umumnya didominasi dalam bentuk saham. Bagi dana pensiun yang beroperasi secara syariah. obligasi yang tercatat di bursa efek. Pengguanaan secara produktif atas kekayaan dana pensiun akan menguramgi baiaya-biaya langsung suatu program pensiun manfaat pasti dan meningkatkan manfaat pensiun yang dapat dibayarkan bagi pensiun iuran pasti. Investasi hanya boleh dilakukan pada instrumen-instrumen yang dibenarkan menurut Fatwa DSN-MUI. yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun tidak semua program pensiun memiliki kebijakkan investasi formal. surat berharga yang diterbitkan pemerintah. deposito on call pada bank. surat-surat berharga asing. tingkat keuntungan (rate of return). sertifikat deposito pada bank. saham. maka kebijakkan investasi harus memenuhi prinsip-prinsip syariah. tanah dan bangunan. F. Dana pensiun di Indonesia masih belum diperkenankan melakukan investasi dalam surat-surat berharga yang diterbitkan pihak luar negeri. ogligasi jangka menengah-panjang. dan instrumen investasi baru yang dapat menawarkan prospek yang lebih tinggi daripada keuntungan rata-rata. Kebijakkan investasi dana pensiun syariah disamping terpenuhinya prinsip syariah juga minimal mencakup komponen: 1. anatara lain dengan memaksimalkan keuntungan dengan memerhatiakan keamanan dana dan kebutuhan likuiditas. kalaupun ada biasanya relatif sederhana dan banyak didelegasikan kepada perusahaan investasi atau perusahaan asuransi. reksa dana. Dana pensiun biasanya mengembangkan suatu kebijakkan investasi secara tertulis dalam pengelolaan kekayaannya. Beberapa strategi dapat dilakukan baik dengan tidak menyebutkan suatu . SBI. instrumen pasar uang. Dana pensiun syariah harus mengelola dan menginvestasikan dananya pada portofolio instrumen syariah. kontrak anuitas grup dan jenis investasi lainnya. MANAJEMEN KEKAYAAN DANA PENSIUN Pendanaan suatu program pensiun apakah dalam rangka memenuhi ketentuan atau tujuan pengelolaan manajemen keuangan akan menyebabkan terjadinya akumulasi kekayaan yang nantinya digunakan untuk membayar manfaat pensiun dan baiaya administrasi. 13 Juli 1998. Porsi yang relatif lebih kecil diinvestasikan dalam real estate. bangunan. Investasi dana pensiun secara umum diarahkan pada deposito berjangka di bank.

risiko yang dapat diterima. apabila ada kebutuhan khusus. Prosedurnya yang harus dilalui oleh peserta program DPLK syariah. sektor dan kualitas pernagkat aset yang akan dijadikan sebagai instrumen investasi. yautu penetuan jumlah risiko yang mungkin dihadapi dalam kegiatan investasi. 2. peserta merupakan perorangan atau badan usaha. produk DPLK syariah merupakan salah satu produk penghimpunan dana yang datawarkan oleh bank atau asuransi syariah untuk memberikan jaminan kesejahteraan di hari tua atau di akhir masa jabatan karyawan atau pun nasabahnya. menjaga berkurangnya dana dari risiko investasi. Menfaat asuransi apabila peserta meninggal dunia sebelum memasuki usia pensiun b. usia minimal 18 tahun atau telah menikah 3. jumlah tertentu. memenuhi semua akad yang ditetapkan ole DPLK syariah Umumnya. umumnya adalah: 1. umumnya antara 45 s/d 65 tahun 2. manfaat pensiun sebesar total iuran dan hasil investasinya.000 5. atau menyatakan tingkat bunga nominal keuntungan. maka perlu ditetapkan dalam pedoman kebijakkan investasi. G. MEKANISME DPLK SYARIAH Umumnya. diversifikasi yang meruapakan metode untuk mencapai tingkat keuntungan yang diinginkan. selama masa kepesertaan tidak dilindungi oleh asuransi jiwa. mengisi formulir pendaftaran kepesertaaan DPLK syariah 4. kebutuhan likuiditas. membayar iuran tambahan berupa premi bagi peserta program dana pensiun plus asuransi jiwa. bebas menentukan pilihan atau perubahan jenis investasi . 100. iuran bulanan dengan minimum jumlah tertentu. Diversifikasi portofolio dapat dilakukamn dengan menggunakan jenis kekayaan. membayar biaya pendaftaran 7. berbentuk setoran tabungan dengan jadwal penarikan diatur dalam ketentuan. 4. menyebutkan besaran jumlah pengembangan yang diinginkan. Karakteristik produk dana pensiun dengan konsep tabungan antara lain : 1. produk dana pensiun yang ditawarkan oleh DPLK syariah menawarkan produk pensiun dengan konsep tabungan dan produk pensiun plus asuransi jiwa. Total iuran ditambah hasil investasinya apabila telah memasuki usia pensiun Para peserta DPLK syariah memiliki beberapa hak. 2. dan memenuhi kebutuhan likuiditas. menyerahakan kopian kartu identitas diri dan kartu keluarga 6. antara lain: 1. menetapkan sendiri usia pensiun. dana pensiun membutuhkan likuiditas lebih kecil. 2. 8. selama masa kepesertaan dilindungi oleh asuransi jiwa 3. misalnya Rp. manfaat pensiun yang akan diterima adalah sebesar: a. 2. Sedangkan karakteristik produk dana pensiun plus asuransi jiwa antara lain: 1. berbentuk setoran tabungan denga jadwal penarikan diatur dalam ketentuan. 3. 3.

Asas Penyelenggaraan Dalam Sistem Pendanaan c. 5. ASAS-ASAS DANA PENSIUN Penyelenggaraan program pensiun berdasarkan UU No. memperoleh manfaat pensiun[6] H. 6. BAB III PENUTUP Pengertian Perusahaan dana pensiun secara umum dapat dikatakn merupakan perusahaan yang memungut dana dari karyawan suatu perusahaan dan memberi penadapatan kepada peserta pensiun sesuai perjanjian. melakukan penarikan sejumlah iuran tertentu selama masa kepesrtaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku 4. misalnya 6 bulan atau melalui telepon setiap saat diinginkan. mendapatkan informasi saldo dana pensiun /statement setiap periode tertentu. kemudian membayarkan kembali dana tersebut dalam bentuk pensiun setelah jangka waktu tertentu sesuai perjanjian antara kedua belah pihak. Asas Kebebasan Untuk Membentuk Atau Tidak Membentuk Dana Pensiun[7]. memilih perusahaan asuransi jiwa guna mmeproleh pembayaran dana pensiun bulanan 7. menunjuk dan mengganti pihak yang ditunjuk sebagai ahli warisnya. . b. Pengertian sesuai perjanjian artinya pensiun dapat diberikan pada saat karyawan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sehingga memperoleh hak untuk mendapatkan dana pensiun. Asas Keterpisahan Kekayaan Dana Pensiun Dari Kekayaan Badan Hukum Pendirinya. 3. Asas Penundaan Manfaat e. mengalihkan kepesertaan ke DPLK lain 8. 11 Tahun 1992 didasarkan pada asas sebagai berikut : a. Artinya dan pensiun dikelola oleh suatu lembaga dan memungut dana dari pendapatan para karyawan suatu perusahaan. Asas Pembinaan dan Pengawasan d.

terutama dari sisi pemberi kerja. aspek sosial berkaitan dengan tanggung jawab sosial pemberi kerja. cerdas. bukan saja kepada karyawannya pada saat karyawan yang bersangkutan tidak lagi mampu bekerja. meliputi: Pensiun normal. c) program pensiun berdasarkan keuntungan (profit sharing pension plan) . Yang dimaksud dengan aspek ekonomis adalah usaha pemberi kerja untuk menarik atau mempertahankan karyawan perusahaan yang memiliki potensi. yang dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan kepada karyawan suatu perusahaan terutama yang telah pensiun. b) program pensiun manfaat pasti (defined benefit plan). Sedangkan. Adapun usia pensiun. Hakikat dana pensiun yaitu . pensiun ditunda .mengajak masyarakat dan karyawan untuk selalu siap menghadapi masa depan terutama di hari tua (masa pensiun). dan pensiun cacat. terdiri dari: a) program pensiun iuran pasti (defined contribution plan). Mengajak masyarakat dan karyawan untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan yang diperoleh selama masih aktif bekerja ke program pensiun. tetapi juga kepada keluarganya pada saat karyawan tersebut meninggal dunia. dapat dilihat dari dua aspek yaitu aspek ekonomis dan aspek sosial. pensiun dipercepat . yang dapat diharapkan untuk mengembangkan perusahaan. Dan adapaun program pensiun. terampil dan produktif. Dari definisi yang ada dapat ditarik kesimpulan bahwa dana pensiun merupakan lembaga atau badan hukum yang mengelola program pensiun. Membantu mempersiapkan peserta untuk dapat tetap menikmati hidup layak (dimasa pensiun) dengan memperoleh pembayaran manfaat pensiun Penyelenggaraan suatu program pensiun. PENUTUP KESIMPULAN Dana pensiun merupakan hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.

Jenis Kelembagaan Dana Pensiun. Anak yang dilahirkan dari isteri sebelum TMT pensiun atau anak yang dilahirkan 300 hari sesudah TMT pensiun c.5% x PhDP x Masa Kerja x Faktor NS Janda/Anak : 60% dari Manfaat Peserta 5. Berapa jumlah manfaat pensiun yang diterima oleh pensiunan. hal-hal apa saja yang harus dilaporkan ke DP4? Hal-hal yang perlu dilaporkan: Pindah alamat: a. Anak yang diadopsi secara syah sesuai dengan keputusan pengadilan sebelum TMT pensiun. V 1. Telah berusia 25 tahun. Melengkapi persyaratan administratif: 1) Foto copy KTP 2 lembar 2) Foto copy KK 3) 2 lembar pasfoto pensiunan berwarna ukuran 2x3 cm 4) 2 lembar pastoto isteri/suami berwarna ukuran 2x3 cm 5) Foto copy surat nikah 6) Foto copy akte kelahiran anak 7) Foto copy rekening bank 2. b. anak? Manfaat Peserta : 2. Kawin lagi Anak: a. dalam UU No. Kalau isteri/suami diceraikan setelah pensiun. berapa bagian manfaat pensiun yang harus diberikan kepada isteri/suami tersebut? Tidak diatur. Menghubungi bagian personalia dimana pegawai bekerja. meliputi: 1. sedangkan anak yang lahir dalam jangka 300 hari setelah TMT pensiun masih dapat didaftarkan sebagai penerima hak manfaat pensiun. b. c. Telah Menikah 8. Melaporkan alamat yang baru ke DP4 b. janda/duda. Apa yang harus diperhatikan oleh seorang Pegawai yang akan menjalani Masa Pensiun? Yang harus dilakukan oleh Pegawai yang akan menjalani manfaat pensiun: a. 11 tahun 1992 ataupun dalam PDP 7. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Foto copy KTP/KK alamat yang baru . Apakah isteri/suami yang dinikahi/anak yang diperoleh setelah TMT pensiun dapat dimasukkan sebagai ahli waris/anggota keluarga yang berhak mendapatkan pensiun? Isteri/suami yang dinikahi setelah peserta pensiun tidak dapat didaftarkan sebagai penerima hak manfaat pensiun. 3. b. Meminta formulir pendataan pensiun baru. Kapan hak mendapatkan manfaat pensiun dari ahli waris/anggota keluarga berakhir? Hak manfaat pensiun dari ahliwaris berakhir jika: Isteri/Janda/Duda: a. Telah bekerja c. Jika pensiunan pindah alamat/tempat tinggal atau pindah bank pembayar. Siapa saja yang dapat dimasukkan sebagai ahli waris/anggota keluarga yang berhak mendapatkan pensiun? Ahli waris yang berhak mendapatkan manfaat pensiun: a. Meninggal b. 6. yang dinikahi sebelum TMT pensiun. Isteri/suami yang syah. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) 2. Kalau isteri/suami diceraikan setelah pensiun apakah ybs masih berhak mendapatkan manfaat pensiun? Isteri/suami yang diceraikan setelah pensiun tidak berhak atas manfaat pensiun. 4.

Jika pindah dari BRI Cabang X ke BRI cabang Y. Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang diberikan oleh Pemberi Kerja yang pelaksanaan pembayarannya disalurkan melalui DP4. kemudian melakukan claim/restitusi pengobatan ke bagian personalia Pemberi Kerja pensiunan. b. Isteri/suami pensiunan menanda tangani surat permohonan tersebut. b. 11 Apa saja yang diterima oleh peserta pensiun? Yang diterima oleh Pensiunan adalah: a. Maksimal 2 anak. 11 tahun 1992 DP4 tidak diperbolehkan memberikan kredit dan mengagunkan asset DP4 untuk mendapatkan kredit. Berapa batasan umur/jumlah anak pensiunan yang ditanggung oleh perusahaan. 13. Umur tidak lebih dari 25 tahun dan belum menikah/bekerja. Jumlah anak tidak terbatas b. 17. Foto copy KTP isteri/suami/anak yang berhak dari pensiunan. Kalau pensiunan berobat. d. b. Pensiunan mengisi dan menanda tangani surat permohonan pembayaran manfaat pensiun sekaligus 20% diatas meterai. Jika isteri/suami sudah meninggal. Apakah pensiunan dapat meminta kredit/pinjaman ke DP4? DP4 berdasarkan Undang-Undang No. Nasabah Non BRI: Mengirimkan foto copy nomor rekening yang baru 9. 10. Bagaimana cara pengambilan manfaat pensiun sekaligus 20%? Cara pengambilan manfaat pensiun sekaligus 20%: a. Manfaat Pensiun yang dibayar oleh DP4 b. Bagaimana cara penggantian biaya pengobatan kalau peserta pensiunan eks pelabuhan II yang berobat ke RS Tugu. harus disertai rekomendasi dari BRI cabang X c. Mengirimkan foto copy nomor rekening yang baru. Kuitansi biaya pengobatan dan kuitansi biaya obat diluar Rumah Sakit yang ditunjuk Pemberi Kerja dimintakan restitusinya ke bagian personalia Pemberi Kerja pensiunan. c. Peserta pensiun berobat di Rumah Sakit yang ditunjuk/dirujuk oleh Pemberi Kerja masing-masing Pensiunan. maka anak yang berhak atas manfaat pensiun ikut menandatanganisurat permohonant tersebut. apakah akan mendapatkan penggantian biaya pengobatan oleh DP4? a. kemudian pindah/berobat ke RS Pelabuhan di Surabaya? (biaya sendiri dulu kemudian claim ke pelindo II) Pensiunan membayar biaya pengobatan terlebih dahulu. Pindah Bank Pembayar: Nasabah BRI: a. d. Apakah DP4 dapat memberikan referensi/surat keterangan/jaminan kepada bank bagi pensiunan yang akan mengambil kredit di bank? DP4 hanya memberikan slip pembayaran manfaat pensiun kepada para pensiunan yang akan mengambil kredit di bank. kecuali manfaat pensiun sekaligus 20%. bagaimana caranya mendapatkan penggantian kartu pensiun yang baru? Membuat laporan kehilangan kepada Kepolisian setempat. b. Umur tidak lebihd ari 25 tahun dan belum menikah/bekerja. biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemberi Kerja masing- masing pensiunan. 19. DP4 tidak mengganti biaya pengobatan bagi pensiunan. dan berapa yang mendapat hak manfaat pensiun dari DP4? Yang ditanggung oleh Perusahaan/Pemberi Kerja: a. Yang berhak mendapat manfaat pensiun oleh DP4: a. kemudian melaporkan ke DP4 disertai dengan foto copy laporan kehilangan dari Kepolisian setempat. Jika berobat diluar Rumah Sakit yang ditunjuk. 14. 15. Apakah manfaat pensiun dapat meningkat/naik? . Bantuan Sembako/THR dan Pengobatan dari Pemberi Kerja yang disalurkan melalui DP4. 18. 16. c. c. Apakah manfaat pensiun dapat diambil secara sekaligus? DP4 tidak dapat membayarkan pensiun secara sekaligus. harus ada persetujuan/rujukan dari Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Pemberi Kerja. Jika pindah dari BRI ke bank non BRI. harus ada rekomendasi dari cabang BRI. 12. Jika kartu pensiun hilang. Apakah DP4 memberikan manfaat pensiun yang ke 13? DP4 tidak memberikan manfaat pensiun ke 13.

maka terkadang BRI Unit sering mengalami keterlambatan droping uang dari BRI cabang. c. Manfaat pensiun dapat naik. Hak atas manfaat pensiun tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Apakah pembayaran manfaat pensiun kepada peserta dapat ditransfer/dibayarkan kepada rekening isteri/suami/anak/keluarga peserta? Pembayaran manfaat pensiun hanya dapat dibayarkan kepada pensiun yang berhak. selama pensiunan/ahli waris yang menerima hak masih hidup. bagaimana caranya anggota keluarga mengambil manfaat pensiun di bank? a. Minta kepada petugas DP4 formulir pendataan pensiun baru. d. Apakah peserta pensiun dapat meminta kepada DP4 untuk membagi/membayarkan sebagian manfaat pensiun peserta kepada isteri/suami/anak/keluarga/orang lain yang ditunjuk? DP4 tidak diperkenankan mengalihkan pembayaran manfaat pensiun baik sebagian atau seluruhnya kepada orang lain yang tidak berhak. Lengkapi dengan pas foto. b. apakah pengambilannya dapat diwakilkan? a. Pembayaran manfaat pensiun lewat bank: a. b. Jika pensiunan meninggal dunia. Laporkan kepada petugas di DP4 dilampiri dengan foto copy surat kematian. janda/duda/anak yang berhak atas manfaat pensiun dan foto copy nomor rekening bank yang baru atas nama janda/duda/anak yang berhak. Sebaiknya pensiunan secara rutin (minimal sebulan sekali) melakukan print buku tabungannya. b. Jika peserta pensiun dalam kondisi sakit/sudah tua/uzur dan tidak memungkinkan untuk dapat mengambil sendiri manfaat pensiun. mengenai keterlambatan pembayaran b. Langkah2 apa yang dilakukan oleh pensiunan jika manfaat pensiunnya tidak terkirim/diterima oleh peserta. tidak dapat dipindahkan ke orang lain. Surat kuasa pengambilan umumnya berlaku paling lama 3 bulan (tergantung dari kebijakan bank masing-masing). Untuk pensiunan yang mempunyai rekening di BRI. dan surat kematian. c. 20. Setelah membuka rekening. Jika karena sesuatu dan lain hal pensiunan tidak dapat mengambil manfaat pensiun. apa yang harus dilaporkan oleh anggota keluarga ke DP4? a. c. Tanyakan kepada petugas kantor pos. Rekening bank penerima harus atas nama penerima manfaat pensiun c. Hubungi petugas Customer Service bank untuk menutup rekening pensiunan yang meninggal. Pembayaran lewat Kantor Pos/Pos wesel: a. Janda/duda/anak yang berhak membawa KTP asli untuk melakukan pembukaan rekening yang baru. Tanyakan kepada Customer Service bank yang bersangkutan. 25. jika ratio pendanaan (kekayaan dibandingkan dengan kewajiban aktuaria) telah mencapai kurang lebih 120%. 24. Jika diperlukan hubungi petugas DP4 melalui telpon untuk menanyakan keterlambatan pembayaran tersebut. Tunjukkan kartu pensiunan kepada petugas. maka untuk mengetahui mutasi rekening selama 2 bulan dapat meminta bantuan ke Customer Servic bank untuk melakukan print out salinan rekening koran yang dikenakan biaya administrasi. c. Jika peserta pensiun/ahli waris yang berhak meninggal. maka pensiunan dapat memberikan surat kuasa untuk mengambil manfaat pensiun (bukan mengalihkan hak) d. kirim foto copy rekening yang baru ke petugas DP4. dan dapat diperbaharui. sekalipun orang tersebut ditunjuk atau disetujui oleh pensiunan 23. 22. Jika lebih dari 2 bulan buku tabungan tidak di print. . yang besarannya tergantung oleh bank yang bersangkutan. foto copy KTP. 21. b. denganmembawa KTP pensiunan yang meninggal. Sebaiknya jika dimungkinkan pensiunan membuka rekening di cabang BRI yang sudah on line.