FAKTOR PERTUMBUHAN

BAKTERI
ISNA RAHMA DINI, S.Pi, M.Si

Pertumbuhan Mikroba
• Merupakan pertambahan jumlah sel,
massa sel, dan ukuran sel mikroba
itu sendiri.
• Pada organisme bersel satu
pertumbuhan lebih diartikan sebagai
pertumbuhan koloni, yaitu
pertambahan jumlah koloni, ukuran
koloni yang semakin besar atau
subtansi atau masssa mikroba dalam
koloni tersebut semakin banyak.
• Koloni bakteri adalah sekumpulan
dari bakteri-bakteri yang sejenis
yang mengelompok menjadi satu
dan membentuk suatu koloni-koloni.

Syarat Mikroba Tumbuh • Ada sel hidup • Ada sumber energi • Ada nutrisi dan faktor pertumbuhan • Tidak ada inhibitor atau toksin • Kondisi fisiko kimia yang mendukung .

Coli menjadi dua atau lebih E. artinya dalam 17 menit satu E. Pada umumnya : • Bakteri membelah diri dalam waktu 20-90 menit • Ragi : 90-120 menit • Kapang : 4-8 jam . Coli sekitar 17 menit. • Contoh : waktu generasi bakteri E. Coli. Waktu Generasi • Merupakan waktu yang dibutuhkan dari mulai tumbuh sampai berkembang dan menghasilkan individu baru • Merupakan selang waktu yang dibutuhkan untuk membelah diri menjadi dua kali lipat.

Menghitung Waktu Generasi .

Menghitung Waktu Generasi .

0 .0 Ethylicum 2.0 Bakteri fotosintetik: Chloropseupdomonas 7.4 Rhodopseudomonas spheroids 5.0 Ragi Saccharomyces cerevisiae 2.58 Escherichia coli 0.80 Treponema pallidum 34. Nama Bakteri Waktu Generasi (jam) Bakteri heterotrofik: Bacillus megatarium 0.28 Rhizobium meliloti 1.

. dll). spesies.Beberapa faktor yang mempengaruhi waktu generasi yaitu : • Tahapan pertumbuhan mikroorganisme.20 menit sedangkan bakteri lain (misalnya Salmonella typhi) mempunyai waktu generasi berjam-jam. • Takson mikroorganisme (jenis. misalnya seperti tersebut di atas yang menyatakan bahwa satu sel bakteri menjadi 2 sel bakteri memerlukan rentang waktu yang berbeda ketika 128 sel bakteri menjadi 256 sel . misalnya bakteri Escherichia coli dalam saluran pencernakan manusia maupun binatang umumnya mempunyai waktu generasi 15 .

pembiakan tidak segera terjadi tetapi ada periode penyesuaian pada lingkungan. Kemudian memperbanyak diri (replikasi) dengan laju yang konstan dan kemudian berakhir dengan kematian (pertumbuhan berhenti) sehingga dikenal dengan Fase Pertumbuhan Mikroba . • Bila bakteri diinokulasikan ke dalam medium baru.Kurva Pertumbuhan Mikroba • Pertumbuhan mikroorganisme dimulai dari awal pertumbuhan sampai dengan berakhirnya aktivitas pertumbuhan.

Fase Pertumbuhan Mikroba .

Fase Stationer 6. Fase Retardasi 5. Fase Akselerasi 3. Fase Eksponensial 4. Fase Kematian 7. Fase Pertumbuhan Mikroba 1. Fase Lag (Fase Adaptasi) 2. Fase Kematian Logaritmik .

Fase pertumbuhan Keterangan Fase Lag Persiapan.suhu. penyesuaian dalam lingkungan baru.permulaan. Pertambahan jumlah sel belum terjadi Lamanya fase ini tergantung pada kesesuaian pengaturan aktivitas dan lingkungannya Fase Akselerasi Sudah mulai terbentuk aktivitas perubahan maupun pertambahan jumlah dengan kecepatan yang masih rendah Fase Terjadi peningkatan aktivitas perubahan bentuk maupun pertambahan jumlah mencapai kecepatan Eksponensial/Fase maksimum Logaritmik Aktivitas metabolik konstan Dipengaruhi oleh faktor biologis (nutrisi) dan faktor non biologis (ph. adaptasi. lingkungan yang sesuai) Produksi senyawa yang dibutuhkan manusia seperti etanol. asam organik . enzim.

timbulnya senyawa penghambat. dan penurunan Aw (Biasa terjadi pada fungi) Terlihat kurva dalam keadaan statis (datar) Fase Kematian Terhentinya aktivitas atau terjadinya kematian yang mulai melebihi bertambahnya individu mikroba baru Fase Kematian Fase peningkatan kematian yang semakin meningkat Logaritmik sehingga kurva menunjukkan garis menurun . terbentuknya angan senyawa penghambat Fase Stasioner Jumlah mikroba yang hidup seimbang dengan jumlah mikroba yang mati Disebabkan karena faktor lingkungan yang tidak mendukung. dan nutrisi yang sudah semakin habis. akumulasi metabolit toksik.Fase pertumbuhan Keterangan Fase Penambahan aktivitas sudah mulai berkurang atau Retardasi/Pengur menurun yang disebabkan karena sudah berkurangnya unsur hara (nutrisi). penurunan kadar oksigen.

Kurva Perumbuhan .

. Aktivitas air (aw) yaitu jumlah air yang tersedia untuk pertumbuhan mikrobia dalam pangan . keberadaan oksigen. cahaya • Faktor Proses: Semua proses teknologi pengolahan yang mengubah lingkungan mikrob pada suatu bahan makanan • Faktor Implisit : adanya sinergisme atau antagonisme di antara mikroorganisme yang ada dalam “lingkungan” bahan makanan. kemampuan mengoksidasi-reduksi) yaitu perbandingan total daya mengoksidasi (menerima elektron) dengan daya mereduksi (memberi elektron). kelembapan. Faktor Pertumbuhan Mikrob • Faktor Intrinsik : ph. • Faktor Ekstrinsik : suhu.

8-7.0-6. . yaitu sama dengan pH darah.5. pH • bakteri tumbuh pada pH sekitar netral (6.5 – 7.5 • Bakteri-bakteri yang patogen pada manusia tumbuh baik pada pH 6.5).4. ragi pada ragi antara 4. sedangkan kapang mempunyai daerah pH yang luas pH 4.0-4.

yaitu jasad yang dapat tumbuh pada pH antara 2. yaitu jasad yang dapat tumbuh pada pH antara 8. Penggolongan Mikroorganisme berdasarkan pH pertumbuhan • Mikroorganisme yang asidofilik.0 • Mikroorganisme yang mesofilik (Neutrofilik).0 • Mikroorganisme yang alkalifilik.0-5. yaitu jasad yang dapat tumbuh pada pH antara 5.4- 9. .5.5-8.

Penggolongan Bakteri Berdasarkan Suhu Pertumbuhan Bakteri termofil dapat dibedakan menjadi dua kelompok : • Fakultatif termofil adalah organisme yang dapat tumbuh pada suhu 370C. dengan suhu pertumbuhan optimum 45 – 600C. . dengan suhu pertumbuhan optimum di atas 600C. • Obligat termofil adalah organisme yang dapat tumbuh pada suhu di atas suhu 500C.

Corynebacterium diphtheriea Bakteri anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk memperoleh energinya. bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan anaerob Bakteri aerob adalah bakteri yang membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi. Nitrosococcus. Nitrobacter. Energi diperoleh dari proses perombakan senyawa organik tanpa menggunakan oksigen yang disebut fermentasi. Bakteri anaerob dibedakan menjadi anaerob obligat dan fakultatif . Vibroiro cholera.OKSIGEN Berdasarkan kebutuhan oksigen untuk merombak makanannya agar memperoleh energi. Contoh: Nitrosomonas.

• Bakteri anaerob obligat Hanya dapat hidup jika tidak ada oksigen. Clostridium botulinum dan Clostridium tetani • Bakteri anaerob fakultatif Micrococcus denitrificans dapat hidup jika ada ataupun tidak ada oksigen. Contoh : Salmonella typhi. Contoh : E. Neisseria mengitidis Clostridium botulinum • Kapnofilik yaitu bakteri yang membutuhkan CO2 . bakteri metana (Methanobacterium). Oksigen merupakan racun. Contoh : bakteri belerang. coli dan Lactobacillus • Bakteri Aerob Fakultatif atau Mikroaerofilik yaitu bakteri yang tumbuh baik bila ada oksigen bebas dalam jumlah kecil. Micrococcus denitrificans.

Gambar pertumbuhan bakteri pada media cair sesuai dengan kebutuhan oksigen .

• halofil obligat yaitu Mikroorgansime yang membutuhkan konsentrasi garam tinggi untuk pertumbuhannya • halofil fakultatif yaitu Bakteri yang dapat tumbuh pada keadaan tanpa garam maupun mengandung garam .Kadar Garam untuk Pertumbuhan Mikroba • bakteri halofilik yaitu bakteri yang dapat hidup pada kadar garam tinggi seperti air asin di laut.