BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Dalam rangka penambahan wawasan dan pengalaman mahasiswa
akan dunia industri serta meningkatkan kemampuan penerapan teori yang
telah diterima selama duduk di bangku perkuliahan, maka mahasiswa
Teknik Mesin Unversitas Janabadra Yogyakarta diwajibkan untuk
melaksanakan Kerja Praktek yang dilaksanakan pada suatu instansi.
Kerja praktek merupakan salah satu kegiatan perkuliahan yang
mengintegrasikan unsur pendidikan, penelitian, dengan dunia kerja yang
akan dijalani nantinya. Dengan adanya Kerja Praktek ini diharapkan
mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang dimilikinya dan memetik
pengalaman kerja sehingga nantinya menjadi ahli yang dapat diandalkan
dalam menyerap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Teori-teori yang diperoleh di bangku kuliah belum menggambarkan
secara nyata teknologi yang digunakan dilapangan. Oleh kerena itu,
diperlukan penyeimbangan antara teori yang didapatkan di bangku kuliah
tersebut dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Salah satu caranya
adalah dengan mengadakan program kerja praktek pada perusahaan yang
terkait dengan bidang yang sedang dipelajari atau yang digeluti nantinya
oleh mahasiswa yang bersangkutan.
Listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat modern yang
sulit terlepas dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Oleh karena itu, manusia
berlomba-lomba untuk melakukan penciptaan alat yang dapat mensuplai
listrik bagi manusia atau alat ini sering disebut generator set/genset. Karena
sumber listrik saat ini sangat krusial, maka biasanya setiap Industri memiliki
genset yang akan menggantikan saat sumber listrik terputus, namun
pemakaian genset ini sangat mahal bila dibanding dengan sumber listrik dari
PLN.

1

Pembangkit ini pun menghasilkan polusi terhadap lingkungan dan
getaran yang di hasilkan cukup menggangu. Oleh karena itu pembangkit
jenis ini memebutuhkan perawatan untuk menjaga kehandalannya.
Dalam kerja praktik ini menekankan pada program perawatan yang
diterapkan oleh PT. Eagle Glove Indonesia pada dua unit genset yang
berkapasitas 250 KVA dan 150 KVA mempunyai daya output 400 KVA.

1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas dapat
dirumuskan masalahnya adalah sebagai berikut:
1. Pemeliharaan generator-set seperti apa yang dilakukan pada PT. Eagle
Glove Indonesia.
2. Permasalahan apa yang sering dihadapi pada saat pengoperasian
generator-set di PT. Eagle Glove Indonesia.
3. Bagaimana cara mengatasi permasalahan yang sering timbul pada mesin
generator-set di PT. Eagle Glove Indonesia.

1.3. Tujuan Kerja Praktek
Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan kerja praktek di PT.
Eagle Glove Indonesia antara lain adalah sebagai berikut:
1. Mempelajari tentang lingkungan kerja di PT. Eagle Glove Indonesia.
2. Mempelajari tentang proses produksi di PT. Eagle Glove Indonesia.
3. Mempelajari pengoperasian dan perawatan generator-set di PT. Eagle
Glove Indonesia.

1.4. Manfaat Kerja Praktek
Dengan terlaksananya kerja praktek ini diharapkan nantinya dapat
berguna bagi Institusi Pendidikan yakni antara lain:
1. Dapat mengetahui hubungan antara teori-teori yang didapat di ruang
kuliah dengan dunia kerja atau dunia industri.

2

2. Mengaplikasikan pengetahuan yang sudah dipelajari di bangku kuliah
pada dunia kerja.
3. Menambah pengalaman dan pengetahuan tentang perkembangan
teknologi sehingga dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan
dunia kerja nantinya.

1.5. Batasan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas, batasan masalah yang penulis
bahas dalam Laporan Kerja Praktek ini adalah pengoperasian dan perawatan
Generator-set di PT. Eagle Glove Indonesia khususnya dibidang mekanik.

1.6. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek
Waktu pelaksanaan kerja praktek dimulai dari tanggal 28 Februari
2017 sampai dengan 28 Maret 2017. Kerja praktek ini dilaksanakan di PT.
Eagle Glove Indonesia yang bertempat di desa Bayen Purwomartani
Kalasan Sleman Yogyakarta.

1.7. Metode Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan informasi dalam penyusunan laporan kerja
praktek, maka penyusun mengambil data dari PT. Eagle Glove Indonesia
melalui:
1. Metode Wawancara
Metode ini dilakukan dengan cara mengadakan wawancara
langsung dengan pendamping lapangan, karyawan atau staf administrasi
perusahaan dan pembimbing kerja praktik di Universitas Janabadra
Khususnya Jurusan Teknik Mesin .
2. Metode Observasi
Metode ini dilakukan dengan melakukan pengamatan secara
langsung ke obyek yang diteliti, ini dilakukan untuk mendapatkan data
yang akurat dari lapangan.
3. Studi Pustaka

3

Metode ini dilakukan untuk memperoleh data antara lain dari
literatur-literatur, penelitian, dan sumber-sumber yang berhubungan
dengan permasalahan yang dibahas.

1.8. Sistematika Penulisan
Laporan Kerja Praktik ini di tujukan untuk memaparkan hasil
pengamatan pemeliharaan generator set. Untuk mempermudah pemahaman,
maka penulis menyusun laporan akhir ini dalam beberapa bab yang lain.
Bab yang terkandung dalam bab ini adalah sebagai berikut:
BAB I : Pendahuluan, Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan
Kerja Praktik, Manfaat Kerja Praktik, Batasan Masalah,
Waktudan Tempat Pelaksanaan Kerja Praktek, Metode
Pengumpulan data dan Sistematika Penulisan.
BAB II : Dalam bab ini menjelasan tentang sejarah dan profil
perusahaan, visi dan misi, letak dan lokasi perusahaan,
struktur organisasi perusahaan, produk dan jasa
dari perusahaan, serta managemen perusahaan.
BAB III : Dasar teori mengenai genset.
BAB IV ` : Pembahasan mengenai perawatan genset.
BAB V : Kesimpulan dan saran.

4

2. Oct. 6. 5. March. BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN 2. 1994 Established PT. Eagle Glove Indonesia (100% private foreign investment company).3. 2011 Prevention of HIV/AIDS at Workplace Award from Ministy of Manpower and Transmigration 2.2. 3. Sept. horse riding. 2007 Factory expansion for 2nd factory. Jan. Eagle Glove Indonesia VISI : Menjadi produsen sarung tangan terkemuka dengan kualitas produk yang sangat baik. Purwomartani. Dec. 9. 2011 Zero Accident Award from Ministy of Manpower and Transmigration. 2005 Awarded for Zero Accident from Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi Republic Indonesia. 4. batting. football. Visi Dan Misi PT. Aug.1. Eagle Glove Indonesia Bidang usaha yang dilaksanakan oleh PT. bicycle. Sejarah PT. 8. Oct. 2003 Factory expansion & moved to new location. Bidang Usaha PT. 2011 LKS Biparlite Award from Ministy of Manpower and Transmigration. Jan. May. Seung II Bintang Mitra.Aug. 2009 Awarded Primaniyarta for Best Exporter from Department Commerce Indonesia. Eagle Glove Indonesia adalah industri dalam bidang tekstil yaitu pembuatan sarung tangan dari kulit berupa sarung tangan golf. 7. 2. 1996 Established PT. 2001 Established PT. Eagle Glove Indonesia 1. dress. Java Glove as a joint venture with Kenny Corporation (Japan). 5 .

852 M2 Fasilitas Lain : 1.282 M2 Luas Area : 2.514 M2 6 . Eagle Glove Indonesia Desa Bayen Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta.4. VISI : Memberikan kualitas atas produk melalui perbaikan dan inovasi terus-menerus. 2.804 M2 Gedung 1 Gedung 2 Luas Area : 3.552 M2 Produksi 1 : 1. ` Luas Area : 5.008 M2 Fasilitas Lain : 1. Lokasi PT.100 M2 Produksi 1 : 1.

7. ARADACHI Potong kulit secara manual (menggunakan pisau dan mal) 5. Proses Produksi dan Prosedur Kegiatan 1. WERE HOUSE (SUB MATERIAL) Inspek amplop. jumlah. CUTTING Proses potong material menggunakan mesin cutting press. 3. 2. INSPEK SETTING Proses untuk merapikan sarung tangan 7 .5. Plastik b. Polybag c.2. Sintetis d. 6. meliputi. Isolasi ( tape) e. dan Keluar barang ke produksi. sewing. setting dan packing Macam barang : a. Asesoris d. SEWING (JAHIT) Proses jahit untuk menyatukan komponen sarung tangan. WERE HOUSE Penerimaan barang. Inspek. 4. dan kualitas. WERE HOUSE SINTETIS Menyiapkan barang untuk bagian cutting. Velcro f. Lem.

30 . 8. 11. 3.15 WIB.30 WIB – 16. PENGIRIMAN BARANG Proses pengecekan kontainer. 8 . 10. PACKING Proses pengecekan akhir sarung tangan. 2. Pengecekan kualitas Pengecekan kelenturan bahan.6. 9.12. Sabtu – Minggu : Libur. 2.15 WIB Istirahat 11. Senin . dll pada amplop sarung tangan. Waktu Kerja Perusahaan Waktu kerja PT. Proses pengepakan sarung tangan. Proses menghaluskan sarung tangan menggunakan setrika listrik (bahan kulit). IRONING Proses menghaluskan sarung tangan menggunakan steam (bahan sintetis).15 WIB. label.16. Pengecekan keamanan kendaraan dan muat barang. Proses pemasangan stiker. Pengecekan kesesuaian spec sheet.Kamis : 07. Eagle Glove Indonesia sebagai berikut: 1.30 .30 WIB .30 WIB Istirahat 11. Jum’at : 07. Proses pengiriman barang menggunakan kendaraan truck/kendaraan kecil.12. FITTING Pengecekan kebenaran ukuran sarung tangan.

Gambar 3. BAB III LANDASAN TEORI 3. dengan satuan adalah VA atau Volt Ampere. Pengertian Genset (generator-set) Genset atau kepanjangan dari generator-set adalah sebuah perangkat yang berfungsi menghasilkan daya listrik. sedangkan generator atau alternator merupakan kumparan atau gulungan tembaga yang terdiri dari stator (kumparan statis) dan rotor (kumparan berputar). Arus listrik yang dihasilkan oleh generator akan memiliki perbedaan tegangan di antara kedua kutub generatornya sehingga apabila dihubungkan dengan beban akan menghasilkan daya listrik. Disebut sebagai generator set dengan pengertian adalah satu set peralatan gabungan dari dua perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau alternator. atau dalam rumusan fisika sebagai P (daya) = V (tegangan) x I (arus). medan magnet yang timbul pada stator dan berinteraksi dengan rotor yang berputar akan menghasilkan arus listrik sesuai hukum Lorentz. Engine sebagai perangkat pemutar sedangkan generator atau alternator sebagai perangkat pembangkit listrik. Rumusan fisika yang lebih kompleks 9 .1 Mesin genset Dalam ilmu fisika yang sederhana dapat dijelaskan bahwa engine memutar rotor pada generator sehingga timbul medan magnet pada kumparan stator generator. Engine dapat berupa perangkat mesin diesel berbahan bakar solar atau mesin berbahan bakar bensin.1.

frekuensi tegangan dan arus ditetapkan sebesar 50 Hz. Tegangan 1 phasa artinya tegangan yang dibentuk dari kutub L yang mengandung arus dengan kutub N yang tidak berarus. Daya listrik dalam ilmu fisika merupakan besaran vektor.lagi dijelaskan bahwa P (daya) = V (tegangan) x I (arus) x CosPhi (faktor daya) dengan satuan Watt. Hal terkait dengan tenaga yang dihasilkan oleh diesel lebih besar dari pada engine non diesel. dimana hal ini mengikuti standar frekuensi di Belanda atau negara-negara Eropa. atau berarus Nol atau sering kita kenal sebagai Arde atauGround. sedangkan engine non diesel berbahan bakar bensin premium. Engine diesel dikenali dari bahan bakarnya berupa solar. kapasitas 3 phase yang dihasilkan untuk aplikasi rumah tangga adalah 380 Volt. lebih hemat dalam pemeliharaan. lebih responsif dan bertenaga. sedangkan di negara Amerika Serikat dan Kanada menggunakan frekuensi 60 Hz. Di pasaran. Selain itu untuk aplikasi industri dimana bahan bakar diesel (solar) lebih murah daripada bensin (gasoline). Pada sistem kelistrikan PLN. 10 . genset dengan engine non diesel atau berbahan bakar bensin biasa diaplikasikan pada genset berkapasitas kecil atau dalam kapasitas maksimum 10. sedangkan kapasitas 1 phase adalah 220 Volt.000 VA atau 10 kVA. sedangkan genset diesel berbahan bakar solar diaplikasikan pada genset berkapasitas > 10 kVA. tegangan dan arus yang dihasilkan merupakan gelombang sinusoidal dengan frekuensi tertentu. dimana kita kenal tipe-tipe engine yaitu engine diesel dan engine non diesel /bensin. Genset tiga phase menghasilkan tiga kali kapasitas genset 1 phase. Sedangkan tegangan 3 phase dibentuk dari dua kutub yang bertegangan. Di Indonesia. Pengertian 1 phasa atau 3 phasa adalah merujuk pada kapasitas tegangan yang dihasilkan oleh genset tersebut. Genset dapat dibedakan dari jenis engine penggeraknya. dimana cara kerja pembakaran diesel yang lebih sederhana yaitu tanpa busi. artinya besaran yang memiliki besar dan arah.

2. Sistem Pelumasan 2. Saluran yang lain memberi minyak pelumas pada nozzle penyemperot yang menyemprotkannya ke dinding dalam dari piston sebagai pendingin.2. Dari saluran-saluran pembagi ini. 11 . yaitu: 1. Bagian-bagian Pada Genset (Generator Set) Dalam pengoperasiannya. Secara umum sistem-sistem pendukung tersebut dibagi menjadi 3 bagian. Sistem Pendingin 3. Sistem pelumasan mempunyai cara kerja dengan cara minyak tersebut dihisap dari bak minyak 1 oleh pompa minyak 2 dan disalurkan dengan tekanan ke saluran-saluran pembagi setelah terlebih dahulu melewati sistem pendingin dan saringan minyak pelumas.3. minyak pelumas tersebut disalurkan sampai pada tempat kedudukan bearing-bearing dari poros engkol. poros jungkat dan ayunan-ayunan. Minyak pelumas yang mengalir dari tempat-tempat pelumasan kemudian kembali kedalam bak minyak lagi melalui saluran kembali dan kemudian dihisap oleh pompa minyak untuk disalurkan kembali dan begitu seterusnya. maka semua bearing dan dinding dalam dari tabung-tabung silinder diberi minyak pelumas. suatu instalasi GenSet memerlukan sistem pendukung agar dapat bekerja dengan baik dan tanpa mengalami gangguan.1 Sistem Pelumasan Untuk mengurangi getaran antara bagian-bagian yang bergerak dan untuk membuang panas. Minyak pelumas yang memercik dari bearing utama dan bearing ujung besar (bearing putar) melumasi dinding dalam dari tabung- tabung silinder. Sistem Bahan Bakar 3.

//zanblt. Pengetuk tangkai 16.com/2012/03/27tips-merawat-mesin genset. Saluran pengembalian 12 . Tangkai penolak 17. Pemadat udara (sistem Turbine gas) 19. Bearing poros-bubungan 13. Pipa hisap 5. Saringan minyak pelumas 8.html. Bearing ujung besar (lager putar) 12.) 1. Pipa ke pipa penyemprot 20. Piston 15.blogspot. Pompa minyak pendingin 4. Gambar 3. Pompa pelumas 3. Bearing poros engkol (lager duduk) 11. Pipa pembagi 10. Katup by-pass untuk saringan 9.2 Sistem Pelumasan (Sumber : http. Pendingin minyak pelumas 6. Ayunan 18. Bypass-untuk pendingin 7. Sprayer atau nozzle penyemprot untuk pendinginan piston 14. Bak minyak 2.

Bahan bakar yang kelebihan yang keluar dari injektor dan pompa penyemperot dikembalikan kepada tanki harian melalui pipa pengembalian bahan bakar.2. Pompa penyemperot bahan bakar 2. pada alat pemasok bahan bakar atau injektor 7 yang terpasang dikepala silinder. Pompa bahan bakar 2 mengantar bahan bakar dari tangki harian 8 ke pompa penyemprot bahan bakar.M.html.3.A. Pompa bahan bakar 13 .blogspot.//zanblt.2 Sistem Bahan Bakar Mesin dapat berputar karena sekali tiap dua putaran disemprotkan bahan bakar ke dalam ruang silinder.3 Sistem bahan bakar (Sumber : http. Untuk itu oleh pompa penyemperot bahan bakar 1 ditekankan sejumlah bahan bakar yang sebelumnya telah dibersihkan oleh saringan-bahan bakar 5. piston mencapai titik mati atasnya (T.) 1. Gambar 3.com/2012/03/27tips-merawat-mesin genset. sesaat sebelum.). Di dalam udara yang panas akibat pemadatan itu bahan bakar yang sudah dalam keadaan bintik-bintik halus (kabut) tersebut segera terbakar. Karena melewati injektor tersebut maka bahan bakar masuk kedalam ruang silinder dalam keadaan terbagi dengan bagian-bagian yang sangat kecil (biasa juga disebut dengan proses pengkabutan).

Eagle Glove Indonesia sendiri mempunyai penampungan bahan bakar yang setiap harinya di lakukan pengecekan hal ini bertujuan agar ketika terjadi pemadaman arus listrik dari PLN. Pipa peluap Di PT. Pompa tangan untuk bahan bakar 4. Injektor 8. Penutup bahan bakar otomatis 7. Tanki 9. Saringan bahan bakar/penyaringan akhir 6.4 Penamapungan/tangki bahan bakar 3.3 Sistem Pendinginan Hanya sebagian dari energi yang terkandung dalam bahan bakar yang diberikan pada mesin dapat diubah menjadi tenaga mekanik sedang sebagian lagi tersisa sebagai panas. Panas yang tersisa tersebut akan diserap oleh bahan pendingin yang ada pada dinding-dinding bagian tabung silinder yang membentuk ruang 14 . 3. Pipa bahan bakar tekanan tinggi 11. terjadi penurunan arus listrik ataupun sekedar memanaskan genset.2. Saringan bahar/bakar penyaringan pendahuluan 5. genset bisa langsung di hidupkan. Gambar 3. Pipa pengembalian bahan bakar 10.

5 Sistem pendinginan (sistem sirkulasi dengan 2 Sirkuit) 15 . demikian pula bagian-bagian dari kepala silinder didinginkan dengan air. Pendinginan sirkulasi dengan radiator bersirip dan kipas (pendinginan dengan sirkuit). udara yang telah dipadatken oleh turbocharger tersebut kemudian didinginkan oleh air didalam pendingin udara (intercooler). Gambar 3. maka oleh thermostat 5. Sedangkan untuk piston didinginkan dengan minyak pelumas dan panas yang diresap oleh minyak pendingin itu kemudian disalurkan melewati alat pendingin minyak. Bila suhu tersebut telah tercapai maka air pendingin akan melalui jalan sirkulasi yang sebenarnya secara otomatis. Pada sistem pendingin pompa-pompa air 1 dan 2 memompa air kebagian-bagian mesin yang memerlukan pendinginan dan kealat pendingin udara (intercooler) 3. dimana panas tersebut diresap oleh bahan pendingin. Pada mesin diesel dengan pemadat udara tekanan tinggi. di dalam radiator terjadi pemindahan panas dari air pendingin ke udara yang melewati celah-celah radiator oleh dorongan kipas angin. Pada saat Genset baru dijalankan dan suhu dari bahan pendingin masih terlalu rendah. air pendingin tersebut dipaksa melalui jalan potong atau bypass 6 kembali kepompa. Dari situ air pendingin kemudian melewati radiator dan kembali kepada pompa-pompa 1 dan 2. Dengan demikian maka air akan lebih cepat mencapai suhu yang diperlukan untuk operasi.pembakaran.

Mulai dari kapasitas output 5kw/5. Mesin Bensin Umumnya Genset yang menggunakan mesin bensin memiliki kapasitas daya yang tendah. Mesin gas merupakan hasil 16 .000. Dan biasanya dibatasi menghasilkan daya maksimal hingga 10 kw/10. 2. 3. Saluran pengembalian lewat radiator 8. Pompa air untuk pendingin mesin 2.//zanblt.blogspot.com/2012/03/27tips-merawat-mesin genset. Thermostat 6.000 Watt.Macam Mesin Pada Genset Mesin genset seperti disebutkan diatas menggunakan berbagai macam mesin diantaranya : 1. 3. Biasanya menggunakan mesin 1 silinder segaris dengan 1 busi dan memiliki bentuk yang portable sehingga bisa di bawa kemana mana.) 1. Pompa air untuk pendinginan intercooler 3.000 Watt. Aplikasi mesin diesel yang digunakan sebagai mesin genset memiliki rentan daya yang luas. Kipas. mesin gas menggunakan bahan bakar gas sebagai sumber daya konsumsinya.html. Mesin Gas Sesuai namanya. (Sumber : http. Bypass (jalan potong) 7.3. Radiator 5. Mesin Diesel Mesin diesel sebagai mesin pembangkit listrik sangat umum di jumpaidimana-mana.000 Watt hingga 2 MW/2. Macam . Mesin diesel yang digunakan sebagai mesin pembangkit semacam ini memiliki beragam spesifikasi teknis dan pengembangan jumlah silindernya muali dari 2 silinder hingga 16 silinder. Inter cooler (Alat pendingin udara yang telah dipanaskan) 4.

Generator ini memperoleh energi mekanis dari prime mover. Generator diharapkan dapat mensuplai tenaga listrik pada saat terjadi gangguan. Mesin Turbin Tentunya menggunakan tenaga angin untuk memutar mesin sekarang kita paham kenapa di belanda banyak di temukan kincir angin. Cara Kerja Mesin Genset AC Generator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. 17 . yaitu GAS. Hasil putarannya disalurkan ke sebuah turbin yang enghasilkan putaran untuk generator. Namun untuk pemakaian jangka panjang diatas 10 tahun. Sehingga untuk itu diperlukan alternatif pengganti bahan bakar. Kincir angin yang banyak itu masing masing digunakan untuk memutar mesin. Gas yang digunakan merupakan hasil olahan dari gas bumi. Untuk bisa mendapatkan fasilitas CNG. dimana suplai tersebut digunakan untuk beban prioritas. Maupun genset untuk industri yang menggunakan CNG. alternatif ini perlu dipertimbangkan. Baik yang diolah menjadi LPG (Liquid Petroleum Gas). pengguna harus membangun sebuah infrastruktur pipa gas yang mendistribusikan gas tersebut sebagai sumber bahan bakarnya. Generator arus bolak-balik (AC) dikenal dengan sebutan alternator. Investasinya tidak murah. Genset dengan mesin gas sudah banyak diaplikasikan baik sebagai genset rumah tangga yang menggunakan bahan bakar LPG sehingga mudah didapat.4. 4. 3. maupun CNG (Compressed Natural Gas). pemikiran manusia modern yang menyadari bahwa ketersediaan bahan bakar minyak bumi di seluruh dunia sudah semakin menipis. Ujung ujungnya generator tersebut kembali menghasilkan listrik begitu juga demikian turbin yang lainnya.

4. Generator terpasang satu poros dengan motor diesel. Genset sering digunakan oleh rumah sakit dan industri yang mempercayakan sumber daya yang memadai.blogspot. Generator sinkron terdiri dari dua bagian utama yaitu: sistem medan magnet dan jangkar. Genset atau sistem generator penyaluran adalah suatu generator listrik yang terdiri dari panel.//zanblt. Generator ini kapasitasnya besar. Sedangkan genset (generator set) merupakan bagian dari generator. 3. Genset dapat digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau off-grid (sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakai). berenergi solar dan terdapat kincir angin yang ditempatkan pada suatu tempat. Susunan Kontrusi pada Generator AC Gambar 3. Genset merupakan suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. medan magnetnya berputar karena terletak pada rotor.6 Sistem konstruksi Generator (Sumber : http. yang biasanya menggunakan generator sinkron (alternator) pada pembangkitan.) 18 .1.html. seperti halnya area pedesaan yang tidak ada akses untuk secara komersial menghasilkan listrik.com/2012/03/27tips-merawat-mesin genset.

rangka stator maerupakan rumah dari bagian-bagian generator yang lain. Rotor Rotor adalah bagian yang berputar. Kutub magnet dengan bagian kutub yang tidak menonjol (non salient pole). 3. Konstruksi seperti ini digunakan untuk putaran rendah. Pada umumnya generator AC ini dibuat sedemikian rupa. Slip ring ini berputar bersama-sama dengan poros dan rotor. dengan jumlah kutub yang 19 . Generator sinkron sangat cocok untuk mesin-mesin dengan tegangan tinggi danarus yang besar. pada bagian ini terdapat kutub-kutub magnet dengan lilitannya yang dialiri arus searah. Secara umum kutub magnet generator sinkron dibedakan atas : 1. 2. Keuntungan generator kutub dalam bahwa untuk mengambil arus tidak dibutuhkan cincin geser dan sikat arang. Lilitan stator berfungsi sebagai tempat GGL induksi. 4. Cincin geser Terbuat dari bahan kuningan atau tembaga yang yang dipasang pada poros dengan memakai bahan isolasi. Kutub magnet dengan bagian kutub yang menonjol (salient pole). dengan jumlah kutub yang banyak. melewati cincin geser dan sikat-sikat. dapat dilihat pada gambar berikut. Generator itu disebut dengan generator berkutub dalam.1. sehingga lilitan tempat terjadinya GGL induksi tidak bergerak. Diameter rotornya besar dan berporos pendek. 2. Rangka stator Terbuat dari besi tuang. sedangkan kutub-kutub akan menimbulkan medanmagnet berputar. Konstruksi seperti ini digunakan untuk putaran tinggi (1500 rpm atau 3000 rpm). Karena lilitan-lilitan tempat terjadinya GGL itu tidak berputar. Stator Stator memiliki alur-alur sebagai tempat meletakkan lilitan stator.

html. Pada generator sinkron tipe stationary-field mempunyai konstruksi mirip generator dc dimana bagian yang stator (bagian yang diam) menghasilkan medan magnet dc dan rotor sebagai penghasil tegangan AC tiga phasenya.) 3.7 Generator berkutub dalam (Sumber : http. Agar tegangan 3 phase yang dihasilkan dapat disalurkan generator sinkron tipe stationary-field ke beban maka perlu tambahan slip ring dan brush.com/2012/03/27tips-merawat- mesin genset. Macam-macam Generator AC (alternating current) 1. tegangan 3 phase dihasilkan pada kumparan rotor.2. Berdasarkan letak medan magnet Terdapat dua jenis generator sinkron yang pernah dibuat yaitu generator sinkon tipe stationary-field dan revolving-field.blogspot. Saat rotor diputar oleh mesin bensin. sedikit. Sedangkan pada generator sinkron tipe revolving-field antara rotor dan stator memiliki fungsi yang 20 .//zanblt. mesin diesel atau prime mover lainnya. Yang 1/3 bagian lagi merupakan bagian yang utuh. yang berfungsi sebagai inti kutub Gambar 3.4. Kira-kira 2/3 dari seluruh permukaan rotor dibuat alur- alur untuk tempat lilitan penguat. Generator sinkron tipe stationary-field digunakan untuk daya dibawah 5 kVA.

Saat kumparan rotor membangkitkan medan magnet maka pada kumparan stator akan timbul tegangan bolak balik (AC). Berdasarkan sumber arus searah (DC) a.indotara. Sumber arus searah ini diperoleh dari generator arus searah kecil yang biasanya disebut sebagai exciter. Generator tipe revolving- field lebih popular karena kumparan statornya terhubung secara langsung dengan beban tanpa melalui slip ring dan brush maka daya yang dihasilkan dapat lebih besar daripada tipe generator sinkron tipe stationary-field. Gambar 3.id/cara-kerja- genset&id=36.8 Generator AC konvensional (sumber : http://www.html) 21 . 2. Generator AC konvensional Generator konvensional merupakan generator yang menggunakan slip ring dan sikat arang (brush) untuk mengalirkan arus listrik pada suatu bagian yang berputar (kumparan rotor). Kumparan rotor dialiri arus searah agar menimbulkan medan magnet.co.nGambar 3. berkebalikkan dengan generator sinkron tipe stationary-field yaitu bagian stator menghasilkan tegangan 3 phase dan bagian rotor menghasilkan medan magnet dc.8 merupakan gambar generator AC konvensional.

Tegangan ini kemudian disearahkan dengan penyearah (rectifier) dan dimasukkan kembali ke rotor. 2. medan magnet sisa menimbulkan tegangan AC kecil pada kumparan stator. 22 . Jika rotor diputar.9 merupakan gambar generator static exciter. Adanya gesekan antara sikat arang dan slip ring sehingga menimbulkan rugi gesekan. Pada mulanya terdapat sedikit magnet sisa (remanent magnet) pada kumparan rotor. 3. Untuk menjaga agar tegangan output generator tetap konstan maka digunakan AVR (Automatic Voltage Regulator). Pada generator AC konvensional ini terdapat beberapa kerugian yaitu : 1. Generator yang diputar oleh mesin diesel mengalami penambahan beban yang disebabkan oleh generator DC kecil (exciter). Karena hal-hal yang kurang menguntungkan tersebut maka dalam perkembanganya mulai dipikirkan hubungan lain yang dikenal dengan generator AC dengan static exciter. Akibatnya medan magnet yang dihasilkan makin besar dan tegangan output AC akan naik sampai mencapai tegangan nominalnya dari generator tersebut. tegangan searah yang diperlukan untuk membangkitkan medan magnet pada kumparan rotor diperoleh dari tegangan output generator yang terlebih dahulu disearahkan dengan penyearah (rectifier). Gambar 3. Generator AC dengan static exciter Pada generator dengan static exciter. b. Generator DC kehandalannya rendah dan perlu pemeliharaan secara teratur.

Setelah itu. tegangan tersebut dimasukkan ke kumparan rotor generator utama sehingga kumparan rotor generator utama timbul medan magnet. Sedangkan tegangan eksitasi untuk generator bolak balik (AC) kecil diperoleh dari output generator utama yang disearahkan terlebih dahulu. Tegangan yang dibangkitkan oleh generator AC kecil disearahkan oleh dioda (rectifier) yang ikut berputar dengan poros (rotating diodes). arus searah yang diperlukan untuk membangkitkan medan magnet diberikan pada bagian yang tidak berputar (pada kumparan stator) dan tegangan bolak balik dihasilkan pada kumparan rotor. Generator AC brushless Untuk mengurangi perawatan.id/cara-kerja- genset&id=36. Pada mulanya terdapat sedikit magnet sisa (remanent magnet) 23 . Gambar 3. Agar dapat bekerja tanpa menggunakan sikat (brush). Saat kumparan rotor generator utama membangkitkan medan magnet maka pada kumparan stator generator utama akan timbul tegangan bolak balik (AC). pada perkembangannya sebuah generator AC kecil sebagai exciternya dan generator ini dipasang seporos dengan generator utama.indotara.co.html) c.9 Generator AC dengan static exciter (sumber : http://www.

indotara. Jika rotor generator AC kecil diputar. 3. Gambar 3. Untuk menjaga agar tegangan output generator tetap konstan maka dilakukan pengaturan arus eksitasi pada generator kecil dengan menggunakan AVR (Automatic Voltage Regulator).10 Generator AC brushless (sumber : http://www.id/cara-kerja- genset&id=36. Akibatnya medan magnet yang dihasilkan makin besar dan tegangan output AC pada generator kecil dan utama akan naik sampai mencapai tegangan nominalnya. pada kumparan stator generator kecil.10 merupakan gambar generator AC brushless. medan magnet sisa menimbulkan tegangan AC pada kumparan rotor generator AC kecil. ditinjau dari cara memperoleh energi termalnya 24 . Gambar 3.5 Mesin Diesel Mesin diesel termasuk mesin dengan pembakaran dalam atau disebut dengan motor bakar. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan penyearah (rectifier) dan dimasukkan kembali ke rotor.co.html) Generator brushless ini memiliki kemampuan terbatas hanya untuk generator dengan kapasitas kecil saja karena untuk generator dengan kapasitas yang lebih besar rotating diodes yang digunakan lebih besar pula.

Auxilary equipment (peralatan bantu) sederhana 3.5. sebuah mesin diesel dihubungkan dengan generator dalam satu poros (poros dari mesin diesel dikopel dengan poros generator). Pada mesin diesel/diesel engine terjadi penyalaan sendiri.(energi panas). Konsumsi bahan bakar menggunakan bahan bakar minyak yang relatif lebih mahal dibandingkan dengan pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar jenis lainnya. 3.1. Dan pada saat itu bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bersuhu dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga bahan bakar yang diinjeksikan akan terbakar secara otomatis. sehingga temperatur di dalam silinder naik. Penambahan panas atau energi senantiasa dilakukan pada tekanan yang konstan. hal tersebut menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya sangat besar. Cara Kerja Mesin Diesel Prime mover atau penggerak mula merupakan peralatan yang berfungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk memutar rotor generator. sehingga torak dapat bergerak bolak- 25 . A. Semakin besar daya maka mesin diesel tersebut dimensinya makin besar pula. Kerugian pemakaian mesin diesel sebagai Penggerak mula: 1. Starting awal berat. Keuntungan pemakaian mesin diesel sebagai penggerak mula: 1. Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak. 2. Desain dan instalasi sederhana 2. karena proses kerjanya berdasarkan udara murni yang dimampatkan di dalam silinder pada tekanan yang tinggi (± 30 atm). karena kompresinya tinggi yaitu sekitar 200 bar. Untuk membangkitkan listrik. seperti gas dan batubara. 3. Waktu pembebanan relatif singkat B.

balik (reciprocating). yaitu motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa dengan siklus diesel (sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto). Gambar 3. Karena prinsip penyalaan bahan bakarnya akibat tekanan maka motor diesel juga disebut compression ignition engine sedangkan motor bensin disebut spark ignition engine. motor diesel dibedakan menjadi dua. pada motor bensin pembakaran bahan bakar terjadi karena adanya loncatan api listrik yang dihasilkan oleh dua elektroda busi (spark plug). Perbedaan antara motor diesel dan motor bensin yang nyata adalah terletak pada proses pembakaran bahan bakar.blogspot. Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi. sedangkan pada motor diesel pembakaran terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar akibat kompresi torak hingga mencapai temperatur nyala. Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya.com) 26 . Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft).11 Compression Ignition Engine (Sumber : http://dunia-listrik.

katup masuk dan katup buang tertutup. 27 . katup masuk terbuka dan katup buang tertutup. udara dan bhan bakar terhisap ke dalam silinder. Piston penggerak dari TMA ke TMB memutar poros melalui poros engkol atau crankshaft. piston bergerak dari TMB ke TMA. Langkah keempat adalah langkah buang. Pada langkah pertama yaitu langkah hisap. yaitu piston bergerak dari TMB ke TMA. Pada temperatur udara yang tinggi ini. katup masuk tertutup dan katup buang terbuka sehingga gas sisa pembakaran dibuang ke luar.12 Spark Ignition Engine (Sumber : http://dunia-listrik. Langkah ke dua adalah langkah kompresi atau tekan. bahan bakar/ solar disemprotkan melalui injector sehingga solar terbakar dan menghasilkan tenaga.blogspot. piston melakukan 2 langkah pendek menuju kepala silinder pada setiap langkah daya. 3. 2. 1. 4. Gambar 3.com) Pada mesin diesel. Langkah ke tiga yaitu usaha atau kerja. udara terkompresi sehingga udara memiliki tekanan dan temperatur yang tinggi. piston bergerak dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah).

Sistem Starting Mesin Diesel proses untuk menghidupkan/menjalankan mesin diesel dibagi menjadi 3 macam sistem starting yaitu: 1. Saat start. dimana udara dan bahan bakar masuk kembali. Berdasarkan kecepatan proses diatas maka mesin diesel dapat digolongkan menjadi 3 bagian. 2. Jadi sistem start ini sangat bergantung pada faktor manusia sebagai operatornya. 5. maka proses berikutnya akan mengulang kembali proses yang pertama. karena arus start yang dibutuhkan motor DC cukup besar maka dipakai dinamo yang berfungsi sebagai generator DC. motor DC mendapat suplai listrik dari baterai atau accu dan menghasilkan torsi yang dipakai untuk menggerakkan diesel sampai mencapai putaran tertentu. Sistem ini menggunakan motor DC dengan suplai listrik dari baterai/accu 12 atau 24 volt untuk menstart diesel. Diesel kecepatan menengah (400 . Baterai atau accu yang dipakai harus dapat dipakai untuk menstart sebanyak 6 kali tanpa diisi kembali. Setelah keempat proses tersebut. Pada saat diesel tidak bekerja maka battery charger mendapat suplai 28 . Sistem Start Manual Sedang Sistem ini dipakai oleh mesin diesel yang memiliki daya sedang yaitu < 500 PK. Pengisian ulang baterai atau accu digunakan alat bantu berupa battery charger dan pengaman tegangan. Diesel kecepatan tinggi ( >1000 rpm) 3.1000 rpm) 3.6. yaitu: 1. Cara untuk menghidupkan mesin diesel pada sistem ini adalah dengan menggunakan penggerak engkol start pada poros engkol atau poros hubung yang akan digerakkan oleh tenaga manusia. Sistem Start Manual Rendah Sistem start ini dipakai untuk mesin diesel dengan daya mesin yang relatif kecil yaitu < 30 PK. Diesel kecepatan rendah (< 400 rpm) 2.

Akibatnya akan terjadi pengkabutan dan pembakaran di ruang bakar. Kemudian udara tersebut dikompresi sehingga menjadi udara panas dan bahan bakar solar dimasukkan ke dalam Fuel Injection Pump serta disemprotkan lewat nozzle dengan tekanan tinggi. Sistem Start Kompresi Sistem start ini dipakai oleh diesel yang memiliki daya besar yaitu > 500 PK. Komponen-Komponen Pendukung Pada Genset Sebagaimana telah dijelaskan pada bab sebelumnya. listrik dari PLN. berdasarkan wawancara dan observasi langsung pada saat kerja praktik di PT. pada suatu genset juga dilengkapi dengan kompenen pendukung untuk dapat menghasilkan sumber listrik. Sistem ini memakai motor dengan udara bertekanan tinggi untuk start dari mesin diesel. maka kompressor akan secara otomatis menaikkan tekanan udara di dalam tabung hingga tekanan dalam tabung mencukupi dan siap dipakai untuk melakukan starting mesin diesel. Adapun beberapa komponen pendukung yang terdapat pada genset D‫־‬63003 Dreiech. Sehingga apabila tegangan dari baterai atau accu sudah mencapai 12/24 volt. Selain itu. maka hubungan antara battery charger dengan baterai atau accu akan diputus oleh pengaman tegangan. Cara kerjanya yaitu dengan menyimpan udara ke dalam suatu botol udara. pada generator set (genset) terdiri dari penggerak mula (prime mover). Eagle Glove Indonesia adalah sebagai berikut : 29 . 3. sedangkan pada saat diesel bekerja maka suplai dari battery charger didapat dari generator. Fungsi dari pengaman tegangan adalah untuk memonitor tegangan baterai atau accu. yang merupakan tegangan standarnya. 3. Pada saat tekanan di dalam tabung turun sampai batas minimum yang ditentukan.7.

30 . Battery yang digunakan pada sistem otomatis GenSet berfungsi sebagai sumber arus DC pada starting diesel. Starter Switch (kunci kontak) Starter switch adalah sebuah switch yang ada pada sebuah mesin pembakaran dalam(mesin diesel) yang berfungsi menghidupkan atau mematikan seluruh sistem kelistrikan pada genset. Proses pengisian battery dilakukan dengan cara mengalirkan arus melalui sel-sel dengan arah yang berlawanan dengan aliran arus dalam proses pengosongan sehingga sel akan dikembalikan dalam keadaan semula. Gambar 3. Baterry/accu Battery/accu merupakan suatu proses pengubahan energi kimia menjadi energi listrik yang berupa sel listrik. Pada dasarnya sel listrik terdiri dari dua buah logam/ konduktor yang berbeda dicelupkan ke dalam larutan maka akan bereaksi secara kimia dan menghasilkan gaya gerak listrik antara kedua konduktor tersebut.13 Starter Switch (kunci kontak) 2.1.

com/diesel_generators.15 Panel generator Panel generator berfungsi sebagai pengatur dan monitoring generator. umumnya terdapat : a. Panel generator Gambar 3. Amperemeter AC Amperemeter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur arus yang mengalir pada suatu penghantar listrik. Gambar 3.najahengineering. Gambar 3.14 Battery/accu 2.html) 31 .16 Amperemeter AC (Sumber : http://www. Pada panel ini.

Potential Transformer (PT) Potential transformer merupakan transduser yang digunakan untuk mendeteksi tegangan pada tiap phase.b. Gambar 3.html) c.najahengineering.html) d. Gambar 3.com/diesel_generators.18 Frekuensi meter (Sumber : http://www. 32 .17 Voltmeter AC (Sumber : http://www. Frekuensi meter Alat yang digunakan untuk mengukur frekuensi pada suatu sumber tegangan.najahengineering. Voltmeter AC Volmeter AC digunakan untuk mengukur beda potensial atau tegangan.com/diesel_generators.

com/diesel_generators. T. S.html) f. Voltmeter change-over switch Voltmeter change-over switch adalah saklar pemilih tegangan phase yang akan diukur.najahengineering. Gambar 3.20 Indikator RSTN 33 . Gambar 3. Indikator RSTN Indikator RSTN yaitu lampu untuk mengetahui apabila genset mengeluarkan arus R. bila ada yang mati kemungkinan lampu putus atau genset mengalami kerusakan.e. N maka lampu indikasi akan menyala semua.19 Voltmeter change-over switch (Sumber : http://www.

Proteksi pada mesin generator adalah sebagai berikut : 1. Sistem Pengaman Genset Sistem pengaman harus dapat bekerja cepat dan tepat dalam mengisolir gangguan agar tidak terjadi kerusakan fatal. Sekering Berungsi untuk mengamankan peralatan atau instalasi listrik dari gangguan hubung singkat Jika suatu sekering dilewati arus di atas arus kerjanya. Gambar 3. Alarm Bertujuan memberitahukan kepada operator bahwa ada sesuatu yang tidak normal dalam operasi mesin generator dan agar operator segera bertindak. 2.najahengineering.22 Sekering (Sumber : http://www.html) 3.com/diesel_generators.21 Relay (http://www.com/diesel_generators. maka pada waktu tertentu sekering tersebut akan lebur (putus).najahengineering.7. Gambar 3.3.html) 34 . Relay Relay digunakan untuk melindungi motor dan perlengkapan kendali motor dari kerusakan akibat beban lebih atau terjadinya hubungan singkat antar hantaran yang menuju jaring atau antar fasa.

itu biasanya karena prosedur perawatan yang salah atau kelalaian perawatan. bahkan pada daerah tertentu semakin sering dalam intensitas yang cukup lama bisa berhari2. Pemadaman demi pemadaman kerap terjadi. Ketika genset mengalami kegagalan operasi. Berikut ini adalah daftar dari prosedur perawatan yang perlu dilakukan secara teratur. Semua masalah umum ini dapat diantisipasi dengan perawatan genset rutin dilakukan oleh teknisi terlatih. banjir. terutama yang memiliki genset pada banyak lokasi dan kekurangan SDM maintenance genset. Perawatan dan Pemeliharaan Genset Pada saat ini PLN sudah men-supply listrik yang dapat diandalkan untuk untuk suatu proses dalam industri. Aki untuk starting mati. Bahkan. 4. gempa. atau kegagalan peralatan utama pada instalasi PLN. Filter bahan bakar tersumbat karena bahan bakar lama atau terkontaminasi kotoran dan zat . Pemeliharaan preventif Pemeliharaan yang bersifat pencegahan Karena daya tahan mesin solar yang tergolong tinggi. 3.1. tiga penyebab genset gagal untuk starting adalah : 1. masalah mati listrik masih terjadi secara berulang karena badai.1. Namun.1.zat lain. 2. Sistem genset dipelihara secara teratur untuk memastikan beroperasi dengan baik bila diperlukan. atau kekurangan masa charging. Pemilik Genset dapat memilih opsi kontrak maintenance ke supplier genset dengan alasan kemudahan. Memiliki sistem genset standby yang dirancang dengan baik dan terpelihara dengan baik adalah perlindungan terbaik terhadap pemadaman listrik. Tombol start dalam posisi OFF bukan AUTO. BAB IV PEMBAHASAN 4. pada umumnya pemeliharaan preventif hanya terdiri dari : 35 .

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan perawatan harus dilakukan lebih sering meliputi : 1. jika genset akan sering digunakan atau mengalami kondisi operasional yang ekstrim. Pemeliharaan Sistem bahan bakar 5. interval servis yang direkomendasikan harus dipersingkat. Paparan cuaca 4. 36 . 3. Pemeliharaan Aki starting 6. Pemeliharaan sistem pendingin 4. Cara terbaik untuk melacak interval perawatan adalah dengan menggunakan running-time meter pada genset untuk menjaga keakuratan log dari semua perawatan yang dilakukan. Log ini juga akan menjadi penting untuk dukungan garansi. Pemanasan mesin Adalah keharusan untuk membuat jadwal pemeliharaan / layanan berbasis pada aplikasi daya spesifik dan tingkat kondisi lingkungan operasi genset. Sebagai contoh. atau partikel udara lainnya Jika genset beroperasi pada kondisi operasional yang ekstrim seperti itu. Paparan debu.1. Pemeriksaan umum 2. 2. Pemeliharaan sistem pelumasan 3. Paparan air garam 5. yang terbaik adalah berkonsultasi dengan supplier genset untuk menentukan jadwal & cara perawatan yang tepat. pasir. Suhu lingkungan yang ekstrim. Genset digunakan secara berkesinambungan sebagai daya utama (Prime Power).

Tabel 4.1 Jadwal Frekuensi Pemeliharan Genset Waktu Service Jenis perawatan Harian Mingguan Bulanan 6 Bulan Tahunan Inpseksi x Priksa Level Coolant x Priksa Level Solar x Priksa Saluran Udara x Priksa Filter Udara x Priksa Charger Baterai x Buang Solar Pada x Filter Buang Air Pada x Tangki Solar Priksa Kosentrasi x Periksa Tegangan Belt x Periksa Pengembunan x Knalpot Periksa Baterai x Ganti Oli Filter x Ganti Filter Coolant x Bersihkan Crankcase x Breather Ganti Filter Udara x Periksa Selang x Radiator Ganti Filter Solar x Besihkan Sistem x Pendingin 37 .

fitting. gasket. termasuk exhaust manifold. suara. Pastikan jalur – jalur bahan bakar tidak bergesekan dengan apapun yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi. dan keretakan atau lecet pada fitting .2. 2. 3. yang dapat menghambat starting genset. Segera perbaiki jika ada kebocoran. muffler. getaran. Sistem listrik DC (Aki) : Periksa terminal pada baterai starting untuk memastikan koneksi yang bersih dan kencang. Koneksi longgar atau berkarat menyebabkan resistensi. Berikut ini adalah beberapa bagian yang harus diperiksa secara teratur untuk mempertahankan operasi yang aman dan handal. atau peningkatan konsumsi oli atau bahan bakar. jalur balik. 4. Melihat dan mendengarkan perubahan performa mesin. operator harus waspada pada masalah mekanik yang dapat menciptakan kondisi tidak aman atau berbahaya. dan pipa knalpot. periksa seluruh sistem pembuangan. Segera perbaiki kebocoran atau gubah jalur bahan bakar untuk menghindari kerusakan genset. penurunan kekuatan. dan suhu radiator secara berkala. Mesin : Pantau level cairan.1. Sistem bahan bakar : Dalam keadaan genset running. Pemeriksaan Umum Ketika genset menyala (running). atau penampakan akan menunjukkan bahwa genset perlu perbaikan.4. tekanan oli. filter. dan join – dan pastikan bahwa di sekitar pipa knalpot tidak pemanasan berlebihan. las. 1. Waspada jika terjadi kegagalan pembakaran (misfires). Sistem pembuangan: Dalam keadaan genset running. periksa jalur pasokan bahan bakar. asap knalpot yang berlebihan. Jika terjadi masalah pada mesin biasanya ada peringatan dini. Periksa kebocoran di semua koneksi. 38 . Periksa asap yang berlebihan pada awal starting genset : Hal ini dapat menunjukkan masalah kinerja dan kualitas udara yang mungkin membutuhkan perhatian segera.

39 . 2. Jangan mencampur dengan merk oli lain. Gunakan jenis cairan pendingin (coolant) yang direkomendasikan oleh produsen mesin (pada manual book). pada interval yang ditentukan dalam Tabel. Tujuannya untuk memastikan oli di bagian atas mesin mengalir kembali ke dalam bak mesin. Ganti oli dan filter pada interval yang direkomendasikan dalam Tabel. dan aditif pendingin. anti beku. Lepaskan tutup radiator setelah mesin didinginkan terlebih dahulu. dan jika perlu tambahkan pendingin sampai tingkat sekitar 3/4 inch bawah seal tutup radiator. Perawatan Pada Sistem Pendingin Periksa level cairan pendingin (coolant) dalam keadaan mesin tidak menyala. Sistem control : Periksa sistem kontrol secara teratur. Mesin solar memerlukan campuran coolant & air yang seimbang. Periksa pada manual book mesin untuk prosedur pengurasan oli dan penggantian filter oli.1. 4.1. Periksa level oli mesin saat mesin dimatikan pada interval yang ditentukan dalam tabel. Ikuti rekomendasi produsen mesin untuk klasifikasi oli dan viskositas oli. Perawatan Pada Sistem Pelumasan 1. dan pastikan itu adalah log data yg benar selama pemanasan mesin. Pastikan untuk mengembalikan sistem kontrol kembali ke normal automatic standby (AUTO) saat pengujian dan pemeliharaan selesai jika menggunakan ATS (Automatic Transfer Switch). Untuk pembacaan yang akurat pada dipstick mesin.4. 4.3. 5. mematikan mesin dan menunggu sekitar 10 menit. Jaga level oli sedekat mungkin dengan full tanda pada dipstick dengan menambahkan oli dengan kualitas & merk yang sama. Oli dan filter bekas harus dibuang dengan benar untuk menghindari kerusakan lingkungan.

Konsultasikan dengan produsen genset atau dealer untuk rekomendasi penyimpanan bahan bakar. Komponen intake untuk mesin harus diperiksa pada interval yang ditunjukkan dalam Tabel. Pertumbuhan bakteri dalam bahan bakar solar bisa menjadi masalah di iklim tropis Indonesia. retak. atau koneksi longgar. Frekuensi pembersihan atau mengganti elemen saringan udara ditentukan oleh kondisi di mana genset beroperasi. dan salah satu alasan untuk pemanasan mesin rutin adalah memakai habis bahan bakar yg tersimpan pada tanki sebelum rusak. Pembersih udara biasanya berisi 40 . Perawatan Sistem Bahan Bakar Kualitas bahan bakar solar akan turun dan akan rusak dari waktu ke waktu.5. atau kerusakan lainnya. periksa sistem pendingin terhadap kotoran-kotoran dan puing-puing yang mungkin menghalangi kerja sirip pendingin. Pip -pipa dan selang system pendingin harus diperiksa secara teratur untuk mengetahui kebocoran. filter bahan bakar harus dikeringkan pada interval yang ditunjukkan dalam Tabel. Kencangkan klem selang yang kendor. Pemanasan mesin harus dilakukan rutin. lubang. lubang. Periksa bagian luar radiator apakah ada kerusakan. 4. Uap air terakumulasi dan mengembun di tangki bahan bakar juga harus secara berkala dikeringkan dari tangki bersama dengan sedimen-sendimennya. Periksa retak.1. dan jika bahan bakar tidak digunakan dalam waktu tiga sampai 6 bulan maka harus diisi ulang. dan bersihkan semua kotoran atau benda asing dengan sikat lembut atau kain. Lakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan sirip sirip pendingin (radiator fin). gunakan kompresi udara tekanan rendah atau aliran air ke arah yang berlawanan dari aliran udara normal radiator untuk membersihkan radiator. Jika tersedia. Selain itu. Selain perawatan sistem bahan bakar yang direkomendasikan oleh produsen mesin.

dan satu-satunya ukuran yang akurat dari tegangan terminal harus dilakukan dengan load. lepaskan kabel baterai dan cuci terminal dengan larutan baking soda (soda ash) dan air (¼ lb baking soda untuk 1 liter air). dan kemudian siram baterai dengan air bersih ketika selesai. Setelah mengganti konektor. Atau ada yang menggunakan baterai load tester untuk memverifikasi kondisi setiap baterai starting. lapisi terminal & konektor dengan lilin tipis untuk mencegah korosi dikemudian hari. 1. Pembersihan Baterai : Jaga kebersihan baterai dengan cara menyeka dengan kain lembab ketika kotoran muncul berlebihan. cartridge kertas elemen filter yang dapat dibersihkan dan digunakan kembali jika tidak rusak. Pada beberapa genset. uji diagnostik ini dilakukan secara otomatis setiap kali genset starting. Dengan bertambahnya usia baterai. 3.1. gunakan hidrometer baterai untuk memeriksa berat jenis elektrolit 41 .6. 4. Hati-hati jangan sampai larutan tersebut masuk ke sel-sel baterai karena akan menetralkan zat asam pada baterai. baterai lead-acid (timbal-asam) akan mengalami penurunan kualitas dan mengalami kerusakan dari waktu ke waktu dan harus diganti kira-kira setiap 24 sampai 36 bulan apalagi jika tidak di charging dengan teratur. Memeriksa berat jenis : Dalam baterai lead acid cell terbuka. Pengujian Baterai : Pemeriksaan tegangan output saja dari baterai tidak menjamin kemampuan baterai bisa memberikan kekuatan start yang memadai. Perawatan Baterai Starting Baterai mulai lemah atau undercharged adalah penyebab umum dari kegagalan genset standby. resistensi internalnya terhadap aliran arus akan naik. 2. Bahkan ketika terus terisi penuh dan dirawatpun. Jika terjadi korosi sekitar terminal.

dalam setiap sel baterai. mencegah oksidasi pada kontak listrik. 4. Sebuah baterai yang terisi penuh akan memiliki berat jenis 1. Pemanasan genset setidaknya sebulan sekali selama minimal 30 menit. Charge baterai jika berat jenis di bawah 1. 42 . menggunakan bahan bakar sebelum bahan bakar rusak (berubah sifat). bisa menggunakan load bank setidaknya sepertiga dari net power genset sesuai yang tertera pada name platenya.1. Jika menghubungkan ke load real tidak nyaman untuk pengujian.215. Jika rendah.7. Pastikan untuk mengembalikan kontrol genset pada kondisi AUTO pada akhir proses pemanasan genset pada sistem dengan ATS (Automatic Transfer Switch). Memeriksa tingkat elektrolit : Dalam baterai lead acid cell terbuka. Periode operasi tanpa load harus diminimalisir karena bahan bakar yang tidak terbakar cenderung terakumulasi dalam sistem pembuangan. Pemanasan Genset Genset yang standby dalam jangka waktu panjang harus mampu starting dengan dari starting dalam keadaan dingin ke operasi full dalam hitungan detik. Bila mungkin. 4. Hal ini dapat menimbulkan beban yang berat pada bagian-bagian mesin.260. isi sel baterai ke bagian bawah leher pengisi dengan air suling (distilled water). dan secara umum. membantu memberikan starting mesin yang handal. pemanasan secara teratur membuat bagian-bagian mesin yang dilumasi. ujilah system genset dengan load yang sebenarnya dalam rangka untuk menguji transfer switch otomatis dan memverifikasi kinerja dalam kondisi nyata. periksa tingkat elektrolit setidaknya setiap 200 jam operasi. Namun. Diload tidak kurang dari sepertiga dari net power genset sesuai yang tertera pada name platenya.

Pemeliharaan preventif juga meminimalkan kebutuhan untuk perbaikan dan mengurangi biaya operasional genset tersebut. Kerugian finansial akibat pemadaman listrik pada data center mengakibatkan banyak sekali kerugian. baik finansial maupun kerugian-kerugian lainnya.1. Gambar 4. Backup Plan Pemeliharaan preventif untuk genset mesin solar memainkan peran penting dalam memaksimalkan keandalan sistem standby dan mengurangi risiko kerugian keuangan dan fungsi-fungsi fasilitas emergency (safety untuk keselamatan dan penyelamatan manusia) terkait dengan mati listrik. maka sistem standby 43 .1 Daftar Pemanasan Genset 4.8. Dengan mengikuti prosedur perawatan mesin diesel umumnya sesuai rekomendasi produsen mesin (manual book).

keretakan.2. adanya noda karatan atau kotor. Tumpukan kapur juga merupakan indikasi terdapatnya masalah. Ini akan membantu mengidentifikasi masalah pada engine sebelum terjadi kerusakan pada engine. Periksa juga harness elektriknya. Pemeriksaan Genset Secara Visual Perawatan secara visual akan meberitahu anda mengenai kondisi secara umum dari engine. power dipastikan akan bekerja dengan baik dan men-supply kebutuhan daya sesuai yang dibutuhkan. 44 . Bersihkan sambungan dan gunakan heavy protective grease pada sambungan untuk menghentikan proses korosi. Battery Periksa battery dan tempatnya terhadap korosi. Pada tingkat kebocoran yang lebih besar akan kelihatan cairan yang menetes atau mengalir. Kebocoran Kebocoran akan dapat dikenali dari basahnya area yang seharusnya kering. 2. Tujuan dari pemeriksaan secara visual ini adalah untuk mengidentifikasi kerusakan sebelum menjadi kerusakan yang lebih parah. Periksa kabel dan sambungannya untuk memastikan battery tersebut tidak rusak dan ukurannya tepat. 3. sambungannya dan harness-nya. kebocoran pada penutupnya dan kondisi dari terminalnya. Elektrolit dan Harness Periksa elektrolit pada battery jenis konvensional dan low maintenance kecuali pada battery jenis free maintenance. dan perhatikan pula apakah terdapat kabel yang terkelupas yang daapt menimbulkan hubungan pendek arus listrik. Pastikan sambungan tidak kendor. 4. Adapun yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan secara visual yaitu: 1.

10. Bila terdapat fins yang bengkok atau kotor. hambatan dan kerusakan komponen. akan menyebabkan terganggunya engine saat bekerja. periksalah kondisi belt dan pulleynya. Puntir. Periksa semua bagian dari kebocoran dan kerusakan. Hose Saluran Sistem Pendingin Periksa semua hose dan clamp pada saluran sistem pendingin. Pemeriksaan Operasional Memeriksa tekanan oli. 5. Bila hose terasa atau keras dan getas. Belt Bila engine dilengkapi dengan belt sebagai bagian dari komponen penggerak. Sistem Pelumasan Periksa selalu level oli dan kondisinya. Bila belt aus atau kendur. Bila terdapat keretakan walaupun kecil. alternator dan alat ukur lain dan memastikan semuanya bekerja dengan baik dan tidak ada yang rusak. hal ini akan mengurangi effesiensi pendinginan. 7.4. maka ganti hose tersebut. Fuel Sistem Periksa fuel system terhadap kebocoran. 6. suhu. 8. 11. Sistem Air Intake Periksa air intake system dari kebocoran. Goyang hose pada sambungannya untuk memastikan clamp-nya tidak kendor. bengkok atau penyok pada fuel lines dan kondisi clamp-nya. 45 . Air Pendingin Periksa level air pendingin dan pastikan pula tidak terdapat kotoran atau perubahan warna. Radiator Periksa kondisi radiator fins. tekan dan remas hose untuk memastikan hose tersebut tidak terlalu lembek atau tidak terlalu keras. 9. fan tidak akan berputar dengan kecepatan yang tetap sehingga kapasitas pendinginan akan berkurang.

Untuk memeriksa kekencangan belt pada saat engine mati. Bila kondisinya bagus. Atau gunakan alat belt tension tool untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat. retak atau lainnya. atau sekitar satu inchi. belt tidak akan membengkok lebih dari lebar belt itu sendiri. puntir atau bengkokkan belt menggunakan tangan. keausan. 46 . Pulley Saat anda memeriksa belt. Gantikan pulley bila terdapat kerusakan. 12. retak atau tanda kerusakan lainnya. periksa juga pulley dari keausan.

4. Panel kontrol generator set memiliki peranan penting pada generator set karena panel ini mengatur dan memonitor kondisi mesin. batting. output generator dan juga memberikan proteksi kepada mesin apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti suhu mesin meningkat melebihi batas dan tekanan oli turun dibawah normal. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan 3. Saran Saran yang dapat diberikan dari hasil kerja praktek ini antara lain : 1. 5. Generator adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanikal. dress. sebaiknya setiap gejala kerusakan harus diperhatikan dengan cermat. Gunakanlah perlengkapan keamanan agar mengurangi terjadinya kecelakaan pada saat pemeliharaan generator. PT. 3. Eagle Glove Indonesia merupakan industri yang memproduksi pada bidang tekstil yaitu pembuatan sarung tangan dari kulit berupa sarung tangan golf. horse riding. Kesimpulan Secara umum hasil hasil kerja praktek yang dilakukan di PT.1. 2. BAB V PENUTUP 5. 2. Sebelum melakukan perawatan. Sebelum melakukan pemeliharaan generator sebaiknya kita harus mempelajari dan mengetahui SOP (Standard Operating Procedure). Eagle Glove Indonesia dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. bicycle.2. Perawatan dan pemeliharaan generator dalam sebuah industri sangat di perlukan karena dengan adanya perawatan dan pemeliharaan yang terstrukur dan berjalan continue dapat mengurangi biaya atau kerugian baik dari segi waktu dan material. football. 47 .