BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sel darah merah atau eritrosit merupakan sel yang paling sederhana yang ada di
dalam tubuh. Eritrosit tidak memiliki nukleus dan merupakan sel terbanyak dalam darah.
Eritrosit mengandung hemoglobin, yaitu protein yang mengandung besi, berperan dalam
transpor oksigen dan karbondioksida di dalam tubuh. Oleh karena itu eritrosit sangat
diperlukan dalam proses oksigenasi organ tubuh. Dengan mengetahui keadaan eritrosit,
secara tidak langsung dapat diketahui juga keadaan organ tubuh seseorang.

Beberapa pemeriksaan yang dapat menggambarkan parameter penting dari
fungsi dan struktur eritrosit di dalam tubuh antara lain hitung eritrosit, hemoglobin dan
hematokrit. Hitung eritrosit atau red blood cell count (RBC) adalah menghitung jumlah
total eritrosit dalam darah. Nilai rujukan normal eritrosit adalah 4-5 juta/mm3.
Hemoglobin (Hb) adalah protein dalam eritrosit yang bertugas mengangkut oksigen.
Hematokrit (Ht) adalah jumlah eritrosit dalam 100 ml darah . Ketiga parameter di atas
biasa digunakan untuk menegakkan adanya anemia .

Pemeriksaan laboratorium merupakan pemeriksaan penunjang yang diperlukan
oleh dokter untuk membantu menegakkan diagnosis. Salah satu pemeriksaan
laboratorium yang sering dilakukan adalah pemeriksaan darah. Darah mempunyai peran
penting dalam tubuh manusia. Hasil pemeriksaan darah secara tidak langsung dapat
memantau keadaan dalam tubuh. Pemeriksaan darah atau pemeriksaan hematologi
secara umum dapat dibedakan menjadi dua yaitu pemeriksaan hematologi rutin dimana
didalamnya terdapat pemeriksaan dengan hitung eritrosit.

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian eritrosit ?
2. Apa yang menjadi kriteria eritrosit untuk dapat menjalankan fungsinya ?
3. Bagaimana metode pemeriksaan untuk hitung eritrosit ?

C. Tujuan

1. Apa pengertian eritrosit ?
2. Apa yang menjadi kriteria eritrosit untuk dapat menjalankan fungsinya ?
3. Bagaimana metode pemeriksaan untuk hitung eritrosit ?

walaupun terdapat juga eritrosit dalam jumlah cukup banyak dalam limpa dan limfonodus.1 juta/mm3. pada perempuan 4. Kemudian setelah membelah beberapa kali.6-6. Protein Hb lengkap dapat membawa 4 molekul O2 sekaligus. Jika suatu penyakit menghancurkan sel darah merah sebelum waktunya (hemolisis). penghancuran sel darah merah bisa dipengaruhi oleh faktor intrinsik seperti :genetik. Oleh karena itu. atau disebut (central pallor) diameter 1/3 dari keseluruhan diameter eritrosit . kelainan membran. dan hemoglobinopati. Pada sumsum tulang terdapat sel-sel yang disebut sel stem hemopoietik pluripoten. sedangkan faktot ekstrinsik : gangguan sistem imun.2. Eritrosit berbentuk bikonkaf dan berdiameter 7-8 mikron. Sitoplasma dalam eritrosit berisi hemoglobin yang mengandung zat besi (Fe) sehingga dapat mengikat oksigen. sel-sel darah merah hanya diproduksi sumsum tulang. Dalam keadaan normal. sel-sel darah merah primitif yang berinti diproduksi dalam yolk sac. O2 yang berikatan dengan Hb memberi warna darah merah cerah. sel darah merah atau eritrosit mempunyai waktu hidup 120 hari didalam sirkulasi darah. Dan konsentrasi hemoglobin pada pria normal 13-18 g/dL. yang masing-masing mengandung sebuah grup heme (molekul yang mengandung Fe) dan sebuah “oxygen binding site”. Molekul heme penting bagi RBC untuk menangkap O2 diparu-paru dan membawanya keseluruh tubuh. infeksi seperti akibat plasmodium. Kemudian setelah bahan basofilik ini benar- benar hilang. kurang lebih 3 persennya bocor melalui membran kapiler masuk ke dalam ruang jaringan atau melalui membran glomerolus pada ginjal terus masuk dalam saringan glomerolus setiap kali darah melewati kapiler. Pada tahap selanjutnya hemoglobin menekan nukleus sehingga menjadi kecil.2-5. glikolisis. Bentuk bikonkaf tersebut menyebabkan eritrosit bersifat fleksibel sehingga dapat melewatipembuluh darah yang sangat kecil dengan baik. pada anak-anak 11. Sel pertama yang dapat dikenali dari rangkaian sel darah merah adalah proeritroblas. pada anak-anak 4. yang merupakan asal dari seluruh sel-sel dalam darah sirkulasi. Tujuan Tujuan dilakukannya praktikum ini adalah agar praktikan mengetahui cara menghitung sel darah merah (eritrosit) dengan metode manual/ kamar hitung dan jumlah normal eritrosit pada manusia. sumsum tulang berusaha menggantinya dengan mempercepat pembentukan sel darah merah yang baru. sel ini menjadi basofilik eritroblas pada saat ini sel mengumpulkan sedikit sekali hemoglobin.2-16. hepar dianggap sebagai organ utama untuk memproduksi eritrosit. Selama pertengahan trimester masa gestasi. maka akan terjadi anemia hemolitik.2 juta/mm3. sampai 10 kali kecepatan normal. maka terbentuklah eritrosit matur (Guyton&Hall Fisiologi Kedokteran Edisi9:529). Dalam minggu-minggu pertama kehidupan embrio. disebut retikulosit. Sel darah merah ( eritrosit ) Sel darah merah atau lebih dikenal sebagai eritrosit memiliki fungsi utama untuk mengangkut hemoglobin. Eritrosit tidak mempunyai inti sel tetapi mengandung beberapa organel dalam sitoplasma. Jika penghancuran sel darah merah I melebihpembentukannya. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. (Guyton&Hall Fisiologi Kedokteran Edisi 9 :61). edisi 29). enzim. Jika menjadi tua. dan seterusnya membawa oksigen dari paru-paru menuju jaringan. pada perempuan 12-16 g/dL. maka ia harus tetap berada dalam sel darah merah. agar hemoglobin tetap berada dalam aliran darah. Fungsi utama eritrosit adalah untuk pertukaran gas yang membawa oksigen dari paru menuju ke jaringan tubuh dan membawa karbondioksida (CO₂) dari jaringan tubuh ke paru. Konsentrasi sel-sel darah merah dalam darah pada pria normal 4.4 juta/mm3.5-5. sel darah merah akan mudah sekali hancur atau robek sewaktu sel ini melalui kapiler terutama sewaktu melalui limpa. Dua pasang rantai globin yg berbeda membtk struktur tetramerik dengan sebuah “heme moiety” di pusat (center). Hemoglobin terdiri dari 4 rantai polpeptida globin yang berikatan secara non-kovalen. Bentuk eritrosit pada mikroskop biasanya tampak bulat berwarna merah dan dibagian tengahnya tampak lebih pucat. tetapi masih memiliki sedikit bahan basofilik. keracunan obat. Jika hemoglobin ini bebas dalam plasma.5 g/dL (Kamus Kedokteran Dorland. Lalu selama bulan terakhir kehamilan dan sesudah lahir.

1999). Pada laki-laki normal. mineral. Volume darah total  5 liter pada laki-laki dewasa. mineral dan enzym tertentu untuk melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak. Warna darah adalah merah terang sampai kebiruan tergantung kadar oksigen yang dibawa. mengantar oksigen keseluruh tubuh.1993) Guyton dan Hall. protein. Sel darah merah atau eritrosit berbentuk cakram kecil bikonkaf. tergantung ukuran tubuh. vitamin. Jumlah sel darah merah pada wanita normal kira. Sel.5 juta sel dalam setiap milimeter kubik darah.5 juta sel / mm 3 darah. sel-sel darah putih atau leukosit dan keping-keping darah atau trombosit (Kimball. Strukturnya terdiri atas pembungkus luar atau stroma dan berisi masa hemoglobin. (1997). membuang zat-zat racun serta bahan-bahan buangan lainnya (Karbondioksida). cekung pada kedua sisinya.sel darah merah yang telah tua akan ditelan oleh sel. 45. sehingga dilihat dari samping tampak seperti dua buah bulan sabit yang saling bertolak belakang. 2002). Jangka hidup sel darah merah kira. lemak dan lain sebagainya). Meskipun demikian nilai-nilai ini dapat turun-naik dalam suatu kisaran yang luas sekali. Biologi. Sedangkan untuk laki. tergantung pada faktor-faktor seperti ketinggian tempat seorang hidup dan kesehatan (Kimball. Ada 3 tipe unsur-unsur darah ialah sel-sel darah merah atau eritrosit. membawa energi yang didapat dari sinar matahari. Lebih berat dan lebih kental dibandingkan air.sel fagostik yang terdapat dalam hati dan limpa. jantung dan organ tubuh lainnya (Kimball. Fisiologi Kedokteran. Meskipun demikian nilai-nilai ini dapat turun- naik dalam suatu kisaran yang luas sekali. Penerbit EGC. tetapi dalam jumlah besar kelihatan merah dan memberi warna pada darah.laki normal 5 juta / mm3 darah. Bila dilihat satu per satu warnanya kuning pucat.35 – 7. Wanita normal mempunyai ± 4. mengantar nutrisi ke organ-organ tubuh (karbohidrat. Darah memiliki pH 7. Evelyn. (1993). (2002). Jakarta Pearce. dan konsentrasi elektrolit dalam tubuh. Gramedia. Jhon W.kira 120 hari. mengantarkan antioxidant yang bersumber dari vitamin.000 sel darah. 1999). Fungsi darah secara umum adalah mengantar oksigen dan antioxidant ke seluruh tubuh. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. mengantar antibody yang dihasilkan oleh sistem limpa kita keseluruh tubuh. 1999). Jilid 2. Darah terbentuk pada jaringan ikat lalu terbawa oleh plasma. Erlangga.000. yang telah diproses oleh limpa. Sel darah merah terbentuk di dalam sumsum tulang (Pearce. Dalam setiap mm3 darah terdapat 5. Rasa cenderung asin karena membawa garam-garam mineral bau khas (anyir). rata-rata jumlah ± 5 juta sel. tergantung pada faktor-faktor seperti ketinggian tempat seorang hidup dan kesehatan (Kimball. Jakart . Jakarta Kimball.kira 4.