Assalamualaikum Wr.

Wb
Rangkuman riwayat orang yang dimuliakan Allah SWT : Riwayat Siti Maryam.

Allah berfirman dalam Alquran dalam Surat Al Ikhlas
dengan menyebut nama Allah yg maha pengasih lg maha penyayang.
katakanlah (hai Muhammad) Allah itu ESA. (1)
Allah tempat bergantung. (2)
Allah tidak beranak dan tidak diPERANAKAN (3)
dan tidak ada yang menyerupai selain Allah yang ESA. (4)
Sejarah Nabi Isa AS, bahwa Nabi Isa dilahirkan Oleh seorang wanita yg sangat
solehah bernama Siti Maryam tanpa melalui proses kemanusiaan Siti Maryam mengandung
seorang bayi laki laki,
Kembali ke sejarah Siti Maryam, ayah dari Siti Maryam bernama Imran, dan ibunda
dari Siti maryam bernama Hannah binti Faqudz. Hannah adalah seorang wanita yang sudah
lama sekali tidak mempunyai anak, pada suatu hari ia bermimpi dalam mimpinya Hannah
melihat seekor burung yang memberi makan anaknya dengan meletakan makanan tsb kepada
seorang anak kecil. Dari sebab itulah ia berkeinginan sekali untuk mempunyai anak, dengan
demikian Hannah dan Suaminya Imran memunajat kepada Allah untuk dikaruniai seorang
anak laki laki dan bernadzar “apabila saya mempunyai anak laki laki, saya akan biarkan ia
untuk terus beribadah dan mengurusi Baitul Maqdis (Palestina). tatkala tiba waktunya untuk
proses persalinan dari Ibunda Siti Maryam, lahirlah cabang bayi. Namun ternyata yang
dilahirkan tersebut bayi perempuan, Ayahanda Imran terlihat sangat murung dan bersedih hati
seraya berkata dalam hatinya:

1

Hari-harinya dihabiskan dengan senantiasa beribadah dan berdzikir mengagungkan kekuasaan Allah. dan dengan kejadian aneh tersebut Nabi Zakariya bertanya kepada Siti Maryam “Dari mana engkau dapati buah-buahan ini?” Maryam menjawab. maka bayi perempuan tsb diberi nama Siti maryam. suatu hari Nabi Zakariya tidak sengaja menemukan buah buahan di dalam kamar Maryam. dan engkau lebih mengetahui tetang keadaan seorang perempuan. begitu juga seblaik nya buah buahan yang berbuah di musim panas malah ada pada musim dingin di kamar Siti Maryam.setiap kali pamannya menghantar makanan didapati telah tersedia makanan di biliknya dengan aneka buah-buahan yang ada disana. siti maryam seorang wanita solehah sesuai dengan nadzar ayah nya “Imran” maryam terus beribadah kepada Allah SWT. aku yakin Allah menciptakan makhlukNya mempunyai tujuan sendiri”. akan tetapi. Karena sudah nadzar dalam dirinya untuk ditempatkan di baitul maqdis. Kerana bahawasanya Allah memberikan rezeki kepada orang yang dikehendaki- Nya dengan tanpa hisab (hitungan). Keanehan terjadi. dimana buah buahan tersebut yang seharus nya berbuah di musim panas tapi buah yang di musim dingin ada dalam kamar Siti Maryam. dan tetap dititipkan di Baitul maqdis. Zakariya adalah suami dari bibi Siti Maryam dan ada yang mengatakan bahwa Zakariya adalah suami saudara perempuan dari ibunya Maryam sebagaimana hal ini di sebutkan dalam satu riwayat yang sahih Yahya dan Isa adalah dua anak dari dua Saudara. dan di Baitul Maqdis Siti Maryam diasung oleh seorang Nabi yang bernama Zakariya. HR Bukhari dalam kitab Manaqib. untuk beribadah dan mengurusi Baitul Maqdis. “Dari Allah.“ya Allah Istriku melahirkan seorang bayi perempuan. Firman Allah dl surat Ali Imran ayat 33 -37 2 .” Berikut ayat dalam Alquran yang menjelaskan riwayat siti maryam. setelah itu Hannah memunajat kepada Allah SWT untuk memintakan perlindungan untuk putrinya dari gangguan syaitan yg terkutuk dan memberi nama Siti Maryam. Dibagian bawah Baitul Maqdis ini terdapat bilik Siti Maryam.

lagi Maha Mengetahui. maka terimalah nazarku.Artinya: Sesungguhnya Allah telah memilih Nabi Adam. berkatalah ia: ‘Wahai Tuhanku! Sesungguhnya aku telah melahirkan seorang anak perempuan (sedang yang aku harap-harapkan ialah anak lelaki).’ Artinya: Maka apabila ia melahirkannya. – dan Allah memang mengetahui akan apa yang dilahirkannya itu – dan memanglah tidak sama anak lelaki dengan anak perempuan. sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar. dan bahawasanya aku telah menamakannya Maryam. Allah sentiasa Mendengar. Dan (ingatlah). 3 . Artinya: (Ingatlah) ketika isteri Imran berkata:’ Tuhanku! Sesungguhnya aku nazarkan kepadaMu anak yang ada dalam kandunganku sebagai seorang yang bebas (dari segala urusan dunia untuk berkhidmat kepadaMu semata-mata). demikian juga zuriat keturunannya. dan juga keluarga Nabi Ibrahim dan keluarga Imran. dan Nabi Nuh. lagi sentiasa Mengetahui. dari godaan syaitan yang kena rejam (yang dikutuk dan disingkirkan)’. Artinya: (Mereka kembang biak sebagai) satu keturunan (zuriat) yang setengahnya berasal dari setengahnya yang lain. melebihi segala umat (yang ada pada zaman mereka masing-masing). dan aku melindungi dia dengan peliharaanMu.

sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya dengan tidak dikira’. Dia bermunajat kepada Allah dan suara lirih berdoa kepada Allah sebagaimana disebutkan dalam firman Allah. Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata. ia dapati rezeki (buah-buahanan yang luar biasa) di sisinya. maka sekarang Zakariya mempunyai hasrat dan keinginan untuk mendapatkan rahmat dan kemuliaan Allah yaitu agar Allah memberikan rezeki kepadanya berupa anak. Dia selalu berdoa kepada Tuhannya untuk diberikan keturunan. Zakariya tidak pernah menyerah dan berputus asa untuk meminta rahmat dan keagungan Allah. dan dibesarkannya dengan didikan yang baik. 4 . ‘Ialah dari Allah. Tiap-tiap kali Nabi Zakaria masuk untuk menemui Maryam di Mihrab. Ketika Zakariya melihat Maryam dan segala kebaikan dan ketaqwaan dan bahawasanya Allah memberikan rezeki kepadanya dengan rezeki yang baik dan bahkan sampai di luar kewajaran.Artinya: Maka ia (Maryam yang dinazarkan oleh ibunya) diterima oleh Tuhannya dengan penerimaan yang baik. Meski dia adalah seorang yang sudah tua sedang isterinya adalah seorang wanita yang mandul. Nabi Zakaria bertanya:’ Wahai Maryam dari mana engkau dapati (buah-buahan) ini?’ Maryam menjawab. serta diserahkannya untuk dipelihara oleh Nabi Zakaria.

dan sujudlah serta rukuklah (mengerjakan sholat) bersama-sama orang-orang yang rukuk ‘. dengan (mengurniakanmu seorang anak lelaki bernama) Yahya.” Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya. 5 . Mari kita lanjutkan kisah Maryam. Allah berfirman. Artinya: Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika malaikat berkata: ‘Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah telah memilihmu. (katanya): ‘Bahwasanya Allah memberi khabar yang mengembirakanmu.Artinya: “Ya Tuhanku. dan mensucikanmu. (katanya). Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata. sedang dia berdiri melakukan sholat mihrab. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. yang akan beriman kepada Kalimah dari Allah. dan juga akan menahan diri dari nikah dan akan menjadi seorang Nabi dari orang-orang yang soleh’. Allah mengabulkan doa Zakariya ini dan menganugerahinya seorang anak yang kelak akan menjadi Nabi iaitu Yahya Alayhissallam. Lalu ia diseru oleh malaikat sedang ia berdiri sembahyang di Mihrab. Artinya: Wahai Maryam! Taatlah kepada Tuhanmu. dan akan menjadi ketua. dan telah memilihmu (mendapatkan kemuliaan) melebihi perempuan-perempuan seluruh alam (yang sezaman denganmu).

Di sinilah awal beliau mendapat amanah agung mengenai beliau akan mengandung seorang putra yang tak lain adalah Nabi Isa as.imran 47. Artinya: 6 . sesungguhnya Allah telah memilih kamu. Siti Maryam pulang ke kampungnya di Nazareth. namanya Al Masih 'Isa putera Maryam.Imran:45). Suatu ketika beliau menginjak dewasa. sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya. ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam. Fenomena langka ini kontan membuat Siti Maryam terkejut dan bingung tak terkira.ditambah penampakan malaikat Jibril yang menghampirinya.” (QS. Artinya: “(Ingatlah). Sebagaimana Allah abadikan kisah ini di dalam al-Quran surah Al imran ayat ke 42 &45. ini tersurat dalam firman Allah di dalam Surah Al. Artinya: Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam. seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).” (QS.Al imran:42). menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (dimasanya).

Maryam pun kembali pulang ke Jerusalem dengan keadaan mengandung.menunjukkan kebesaranNya dengan meniupkan Roh melalui malaikat Jibril kedalam rahim Maryam. Maka Allah SWT. dalam keadaan hamil tua yang tinggal menunggu saat-saat melahirkan dengan keadaan yang lemah dan capek.“Maryam berkata: "Ya Tuhanku. (QS .Al imran:47). 7 . (QS.beliau pergi ke arah timur menuju satu tempat yang jauh." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. namun dengan iman dan ketaqwaanya yang kokoh terpatri kepada Allah. Disinilah bermula keimanan dan ketaqwaan Siti Maryam diuji dengan beragam fitnah yang menghujani dirinya. dan aku menjadi barang yang tidak berarti.Maryam: 23) Allah tak membiarkan beliau sendiri dalam keadaanya yang begitu mendesak. maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: Kun fayakun"Jadilah". lagi dilupakan". betapa mungkin aku mempunyai anak. lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh. “Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Sampailah beliau disuatu tempat di Bethlahem sebuah kota Palestina di Tepi Barat (kini). Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu.” (QS. lalu jadilah ia”. Allah kembali mengirim bantuanya melalui malaikat Jibril. Setelah beberpa saat lamanya. padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun. dia berkata: "Aduhai. Maryam:22).masyarakat mula memandang serong. “Maka Maryam mengandungnya. lalu dengan petunjuk Allah.menuduh beliau seorang pezina dll. alangkah baiknya aku mati sebelum ini.

“Maka menyerulah dia (Jibril) kepadanya dari tempat yang rendah: “Janganlah kau bersedih hati.Maryam: 26) Maka Nabi Isa dilahirkan di Bethlahem. selanjutnya. “Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Isa as yang masih bayi merah itu mampu berbicara fasih layaknya anak yang sudah besar. Diantaranya. katakanlah:” Sesungguhnya aku telah bernazar di hadapan Tuhan Yang Maha Pengasih. pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. (QS. dengan kelebihan-kelebihan yang dibekalkan Allah SWT padanya.Maryam: 25) “Maka makanlah dan minumlah dan senangkanlah hatimu.( QS. sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku. sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di dekatmu sebuah anak sungai” (untuk diminum)”. pada hari aku dilahirkan. Kaumnya berkata: “Hai Maryam. niscaya pokok korma itu akan menggugurkan kepadamu korma yang masak ranum”.Maryam: 33) Dengan ini maka Siti Maryam ibunya kembali tersenyum dengan segala karunia Allah yang luar biasa itu. sejak hari ini dengan seorang manusia pun”.Maryam: 27) 8 .( (QS.Maryam: 24) Artinya: “Dan goyanglah pangkal pokok korma itu ke arahmu.( QS.” (QS. maka sekali-kali tidaklah aku bercakap-cakap. Maka jika engkau melihat ada seorang anak manusia.

“dan berbakti kepada ibuku. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”.Maryam: 28) “maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Bahkan sekali waktu beliau dengan izin Allah menghidupkan kembali orng mati. dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup”.Maryam: 32) "Itulah Isa putra Maryam.( QS. ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”.( QS. “dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada. yang mengatakan perkataan yang benar. ”. ( QS.maka sembuhlah ia.( QS.( QS. Walau hujatan dari kaumnya belum juga sirna.Maryam: 34) 9 . Diantara mukjijat beliau ialah setiap orang yang sakit jika disentuh olehnya.Maryam: 31). Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. “Hai saudara perempuan Harun.Maryam: 30).dan semakin menjadi-jadi.namun dengan kehadiran putranya itu ia mampu lewati itu semuanya. dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka”.( QS. yang mereka berbantah- bantahan tentang kebenarannya ”.Maryam: 29) “Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah.

Diriwayatkan dari Wahab bin Munabbih dari neneknya idris ia berkata: “Telah saya dapatkan disebahagiaan kitab bahwa Nabi Isa as berkata kepada ibunya”: “Sesungguhnya kampung atau dunia ini adalah kampung yang akan punah dan kampung yang akan hilang dan sesungguhnya akhirat adalah kampung yang kekal. Kata Maryam: “Hai Malaikat. badanku gentar karena takut akan suaramu. Maryam berkata: “Siapa engkau. untuk berkunjungkah engkau datang atau untuk mencabut ruh?” Kata Malaikat: “Bersiap-siaplah engkau untuk mati!” Kata Maryam: “Apakah engkau tidak memberi izin kepadaku supaya datang dahulu anak kasih sayangku.” Maka keduanya berangkat ke gunung Libanon dan mereka berpuasa pada siang harinya dan berdiri untuk mendirikan sholat pada malam hari. Nabi Isa datang terlambat. dan saya hanya hamba yang diperintah. Kebahagiaan baru telah menghampiri Siti Maryam bersama putranya. Mereka tinggal cukup lama di tempat itu. Kata Malaikat: “Saya adalah Malaikat yang tidak kasihan kepada anak kecil karena kecilnya. dan tidak kenal memuliakan orang besar atau orang tua karena kebesarannya atau tuanya dan saya adalah yang mencabut ruh“. maka saya sungguh telah dipperintah oleh Tuhan agar supaya saya tidak menyia-nyiakan selangkahpun sehingga saya mencabut ruhmu ditempat ini“. sungguh kulitku. Maka marilah duhai ibuku (bersama saya). Nabi Isa Almasih. engkau telah menerima perintah Allah. Keduanya hanya makan dari daun pohon-pohonan serta minum dari air hujan. Ketika beliau turun. yang menjadi buah hatiku. maka laksanakanlah perintah itu“. datanglah Malaikat juru pati (kepada ibunya) seraya bersalam: “Assalamu’alaiki ya Maryam yang patuh berpuasa dan beribadah di malam hari“. Maka Malaikat mendekatinya dan mencabut ruhnya. Ketika ia datang membawa rumput dan kubis dari jurang. terasa hilang pula akalku dari wibawamu“. buah indah mataku dan menjadi penawar harum risau hatiku?” Kata Malaikat: “Saya tidak diperintah untuk itu. ia melihat ibunya tengah berdiam 10 . Kata Maryam: “Hai Malaikat pencabut jiwa. Pada suatu hari Nabi Isa turun dari gunung dan pergi ke jurang untuk mengambil rumput yang akan dimakan mereka saat berbuka. Dan demi Allah saya tidak mampu mencabut jiwa seekor nyamukpun.

apakah arti kesusahanmu itu. Kemudian Allah memberikan wahyu kepada para Malaikat: “Apakah yang membuat kamu semua menangis?” Allah memberi wahyu lagi: “Sungguh Aku Maha Mengetahui dan Aku Maha Penyayang“. ataukah engkau menghendaki Allah sebagai pendampingmu yang menggembirakan? Kemudian Isa turun dari gunung itu dan pergi ke sebuah desa. nasihatilah Ruhku (Isa)“ Kata gunung: “Hai Ruh Allah (Isa). mengapa engkau tidak berdiri beribadah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih?” Maka Nabi Isapun berkata: “Sungguh didalam tidur itu terdapat kelezatan“. sesungguhnya ibumu telah meninggal dunia dan Allah telah melipat gandakan pahalamu“. Mereka berkata: “Siapakah engkau. wahai ibu sungguh telah datang waktu malam dan telah berbuka pula orang-orang yang berpuasa dan telah berdiri orang-orang yang beribadah. angkatlah kepalamu. Maka menangislah para malaikat di langit dan demikian juga para jin yang berada disekitarnya lagi pula bergoncanglah gunung di bawahnya. Kemudian dia meletakkan rumput dan menghadap kiblat dan terus berdiri sampai malam hari. sungguh kebagusan wajahmu telah menyinari rumah-rumah kami“. Kemudian ia melihat ibunya lagi dan memanggilnya dengan suara lirih: “Assalamu’alaiki. Dari beberapa desa tempat tinggal Bani Israil. 11 . Nabi Isa masih menunggu ibunya untuk berbuka bersamanya. Maka iapun kembali dan menghadap tempat ibadahnya sampai terbit fajar. sungguh malam telah berlalu dan datanglah siang. hai hamba Allah?”. Maka Isa mengangkat kepalanya sambil menangis dan berkata: “Siapakah temanku dikala sunyi dan waktu aku sendirian? dan siapakah yang aku ajak bercengkrama dirantauanku serta siapa pula yang membantu aku dalam ibadahku?” Allah memberi wahyu kepada gunung: “Hai gunung.di tempat sholatnya. maka Isa berkata: “Assalamu’alaikum ya Banii Israil“. Lalu ia meletakkan pipinya pada pipi ibunya dan meletakkan mulutnya pada mulut ibunya sambil menyerukan dengan menangis keras sekali: “Assalamu’alaiki yaa ummuhu. dan sesekali ia menyapa: “Assalamu’alaiki yaa ummaahu!”. dia mengira ibunya sedang menunaikan sholat. Tiba-tiba waktu itu ada suara menyeru: “Hai Isa. Ini adalah waktu menunaikan kewajiban pada Tuhan Yang Maha Esa“.

Kemudian Nabi Isa berdoa: “Ya Allah sungguh Engkau mengetahui tempatku dan mendengar perkataanku dan tidak sedikitpun urusanku yang tersembunyi bagi Engkau. maka tolonglah aku untuk mempersiapkan pemakamannya“. Kemudian Nabi Isa memberi salam dan keduanyapun membalas salamnya Nabi Isa. sungguh di gunung itu banyak ular besar dan ular-ular lainnya yang belum pernah ditempuh atau dilewati oleh para ayah kami dan nenek kami sejak tiga ratus tahun“. maka tolonglah saya untuk memandikan. mengkafani dan memakamkannya“. lalu ia dapatkan dua orang pemuda yang yang bagus keduanya. bagaimana engkau dapatkan tempat pembaringanmu kepada Tuhanmu?” Kata ibunya: “Tempat pembaringanku adalah sebaik-baik tempat pembaringan. Kata Nabi Isa: “Sungguh ibuku telah meninggal dunia dalam rantauan di gunung ini. sedang saya saya datang menghadap Tuhanku. Kata mereka: “Hai Ruh Allah. maka ibuku telah meninggal dunia sedang saya tidak menyaksikannya diwaktu wafatnya. dan tempat kembaliku adalah sebaik-baik tempat kembali. Maka Jibril menggali kuburnya di puncak gunung itu sesudah mereka menyolatinya dan mengiringkan jenazahnya. bagaimana engkau dapatkan rasa sakitnya mati?” Kata ibunya: “Demi Allah yang telah mengutusmu sebagai nabi dengan sebenar- benarnya. Isa pergi ke kuburan ibunya dan berdiri diatas kuburan itu seraya menyeru kepada ibunya dengan suara yang mengandung risau: “Assalamu’alaiki duhai ibu“. Maka Isa kembali ke gunung. puas dan tidak marah“. Maka izinkanlah dia berkata kepada saya“. 12 . Ibunya menjawab dari dalam kuburnya: “Hai anakku. ibuku telah meninggal dunia dalam rantauan. saya tahu bahwa Dia telah menerimaku dengan rela. kekasihku dan buah mataku!” Kata Isa: “Wahai ibu. Dan para bidadari jelita turun sekarang ini dari surga untuk memandikan dan mengkafaninya. belum hilang rasa pedihnya mati dari tenggorokanku dan demikian juga wibawa yang menakutkan dari Malaikat juru pati belum hilang dari pandangan mataku. Kata salah seorang dari keduanya: “Ini adalah Malaikat Mikail dan saya adalah Malaikat Jibril dan ini adalah obat tubuh dan kain kafan dari Tuhanmu“. Maka Allah ta’ala memberikan wahyu kepada Isa: “Sungguh Aku telah memberikan izin kepadanya“. Kata Isa as: “Saya adalah Ruh Allah (Isa). ‘alaikas salam hai kasih sayangku sampai hari kiamat“. Kata Isa as: “Duhai ibu.

dan Ibnu Hibban. Lalu ia memerangi manusia agar masuk Islam. (QS. An-Nisa’: 158) Kelak menjelang kiamat beliau dengan kebesaran Allah SWT. Abu Dawud.Kaum yahudi itu senang walau mereka telah terkecoh. Dengan wafatnya ibunda Maryam tercinta. seakan-akan kepalanya meneteskan air. dan pada masanya. “dan karena ucapan mereka. dan bila kamu melihatnya maka ketahuilah dia. 2182). Hingga ada rencana penangkapan oleh kaum yahudi kpada Nabi Isa as untuk disalibkan. dan ia membunuh Al-Masih Ad-Dajjal. menghilangkan jizyah. Allah hancurkan agama-agama seluruhnya kecuali Islam. 6/493 dan Al- Albanit dalam Ash-Shahihah no. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang ‘Isa. lalu ia tinggal di bumi selama 40 tahun.” (HR. Kemudian ia wafat lalu kaum muslimin menyalatkanya.melainkan akan mengajak ummat beliau mengikuti risalah terakhir yang dibawa baginda Nabi Muhammad SAW. menghancurkan salib. kecuali mengikuti persangkaan belaka. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. maka selanjutnya beliau melanjutkan berdakwah bersama pengikut. benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. 13 . sangat terpukul karna harus hidup sebatang kara membawa amanah Allah untuk disampaikan kpada ummat. An- Nisa’: 157) "Tetapi Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. tanpa keberadaan nabi Isa as. Rasul Allah “.pengikutnya. “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih. Dishahihkan oleh Ibnu Hajar t dalam Fathul Bari. akan diturunkan kebumi namun bukan sbagai Nabi. agak merah dan putih. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya.untuk meluruskan kesalahan risalah Nasrani.nabi Isa as. membunuh babi. Yang konon menurut beberapa riwayat beliau meninggal dalam keadaan duduk berdzikir sendiri. ‘Isa putra Maryam.sampai pada akhirnya beliau mendapat permusuhan dari orang. walaupun tidak basah.yang artinya: “Tidak ada antara aku dengan dia nabi –yakni Isa– dan ia pasti turun. (QS. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. tetapi orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka(Yudas iskaerot). antara dua pakaian yang berwarna agak kuning. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu.orang yahudi yang menentang ajaran-ajaran yang dibawanya. Ahmad.Namun Allah kembali menunjukkan kebesaranNya dengan menyerupakan salah seorang pengikutnya yang mirip dengan baliau. Seorang lelaki yang tingginya sedang. Dan berjuang bersama yang mulia Imam Mahdi untuk membunuh Dajjal laknatullahalaihi.

Xenohikari. Kisah Hikayat Nabi Isa As dan Siti Maryam dalam Islam.wordpress. Diakses tanggal : 6 April 2017. 14 . 2016.Daftar Pustaka: Alquran dan hadist Allabouttemsyah.2012.https://allaboutemzyah. Jakarta: Xenohikari Dragon ipad.com/2012/08/12/sejarah-siti maryam-alaiha-salaam/. Muhammad.