Tugas Individu

LINGKUNGAN PENGELOLAAN LIMBAH
“Makalah Water Treatment Plan(WTP) Dikawasan Pantai Losari, Pusat Bisnis, dan Perhotelan”

Abd Hanif Rahman
1327041032

PENDIDIKAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2017

KATA PENGANTAR

Dengan segala kerendahan dan keikhlasan hati, Penulis memanjatkan puji syukur
kehadirat Allah SWT. Karena dengan rahmat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan, taufiq

05 Juni 2017 Penulis BAB 1 PENDAHULUAN A. Shalawat terbingkai salam semoga abadi terlimpahkan kepada sang pembawa risalah kebenaran yakni baginda Muhammad SAW. semoga makalah ini dapat bermanfaat serta bisa menjadi wacana yang berguna. Dan Semoga syafa’atnya selalu menyertai kehidupan ini. dan Perhotelan” Ini dapat terselesaikan. Pusat Bisnis. Latar Belakang . Penulis menyadari keterbatasan yang penyusun miliki. keluarga dan sahabat-sahabat. Setitik harapan dari kami sebagai penulis. serta para pengikutnya. Makassar. penulis mengharapkan dan menerima segala kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dan penyempurnaan makalah berikutnya. Untuk itu.dan hidayah-Nya dan atas segala kemudahan yang telah diberikan sehingga penyusunan makalah tentang “Makalah Water Treatment Plan (WTP) Dikawasan Pantai Losari.

menyatakan bahwa aktivitas hotel dan restoran. Pantai Losari merupakan salah satu destinasi wisata favorit dan landmark Makassar. Beberapa hasil penelitian tentang kualitas perairan Pantai Losari menunjukkan bahwa beberapa parameter kualitas air telah mengalami perubahan dan kondisi perairan tersebut semakin mengalami penurunan. Belum lagi buangan rumah tangga. 2002). tepatnya di Kecamatan Ujung Pandang. kimia maupun logam terlarut (Husin. yaitu warna air yang agak coklat dan bau busuk serta sampah yang berserakan. menikmati pemandangan ataupun sekedar bersantai dan berfoto. maka perairan tersebut dikatakan telah tercemar. rumah sakit. Dimana penurunan kualitas sumber daya laut di Pantai Losari akan berdampak terhadap penurunan daya tarik (attractiveness) dan berpengaruh terhadap masyarakat yang memanfaatkan perairan Pantai Losari untuk keperluan Wisata Bahari maupun keperluan lainnya. Pantai Losari menjadi sebuah etalase ruang publik yang utama dan paling sering dikunjungi. Dalam banyak hal limbah industri walaupun telah diproses di IPAL. sehingga masih berpengaruh terhadap kualitas ekosistim perairan. Jika beban yang diterima oleh perairan melampaui ambang batas yang ditetapkan berdasarkan baku mutu. Kegiatan industri yang ada di Kota Makassar diduga ikut mempengaruhi penurunan kualitas perairan Pantai Losari. Elyazar (2007). pemukiman dan nelayan berpotensi menghasilkan limbah terbesar yang bersumber dari aktivitas rumah tangga. baik secara fisika. Hal ini didasarkan semakin meningkatnya bahan organik dan kandungan logam berat yang melewati batas–batas maksimal. Tujuan . Indikasi pencemaran dan perubahan morfologi pantai merupakan ancaman yang potensial di pantai. 1992). restoran dan pedagang kaki lima yang terdapat di sepanjang Pantai Losari juga menjadi sumber pencemaran di sekitar Pantai Losari. Berbagai aktivitas yang ada di Pantai Losari memberi dampak dan akan berpengaruh terhadap kualitas perairan pantai yang berpotensi terhadap pencemaran (Machado dan Mourato. Sampah-sampah plastik atau kertas dan bekas makanan bisa ditemukan di banyak titik. hotel-hotel. terletak di sebelah barat Kota Makassar. Para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Losari dapat menikmati aneka kegiatan wisata seperti bermain berenang. Pencemaran yang paling mudah terlihat di Pantai Losari. berjalan santai di tepi pantai. B. namun kualitasnya masih jelek (nilainya masih di atas ambang batas yang telah ditetapkan) saat dibuang ke laut.

C.T.T. Tujuan mengangkat tema ini untuk mengetahui kondisi water treatment plant (WTP) dikawasan pantai losari. M. Eng. S. pusat bisnis. dan perhotelan? BAB 2 PEMBAHASAN Menurut penelitian yang dilakukan oleh Ir. dan Wa Ode Idamansari dalam jurnalnya yang berjudul ANALISIS .. M.T. Rumusan Masalah Bagaimana kondisi water treatment plant (WTP) dikawasan pantai losari. Dr. Muhammad Iskandar Maricar. pusat bisnis. dan perhotelan. Bambang Bakri. H.

Suhu Suhu air yang terukur pada lokasi penelitian tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu kisaran antara 28°C-29°C. b.26.6 ‰. Hasil pengukuran kualitas air laut untuk parameter salinitas menunjukkan bahwa kandungan salinitas di Pantai Losari termasuk rendah untuk wilayah laut. sedangkan rendahnya nilai salinitas di lokasi 2 disebabkan adanya masukkan air tawar dari daratan yang berasal dari outlet. dimana kondisi normal suatu lingkungan bervariasi setiap saat (siang. Derajat Keasaman (pH) . Menurut Keputusan No. Menurut Boyd (1998) bahwa untuk perairan yang akan dijadikan sebagai daerah Wisata Bahari khususnya mandi dan renang umumnya memiliki suhu yang berkisar antara 27 °C .40 ‰. Salinitas Dari analisis salinitas di Pantai Losari berkisar antara 10 ‰ . Parameter Fisika – Kimia a.29 °C. 51 tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut untuk salinitas Wisata Bahari yaitu 30‰ .51/MENLH/2004 tentang Baku Mutu Air Laut untuk suhu Wisata Bahari yaitu alami. c. Sehingga kualitas air laut di Pantai Losari untuk parameter suhu masih dalam kisaran normal dan layak untuk Wisata Bahari (mandi dan renang).4 ‰ yang berada dekat daratan. Nilai salinitas rendah di lokasi 1 disebabkan adanya campuran air yang berasal dari kanal dan buangan rumah tangga yang tidak jauh dari lokasi pengambilan sampel air laut. Adanya pengaruh air tawar yang masuk ke perairan membuat salinitas bisa turun rendah. Pada lokasi 1 dan 2 memiliki salinitas yang terendah yaitu 10 ‰ dan 16. dan musim).35‰. malam. 1. Menurut Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. dimana rata-rata nilai salinitas 23.TINGKAT PENCEMARAN AIR LAUT DI PANTAI LOSARI MAKASSAR UNTUK WISATA BAHARI yang kemudian dibandingkan dengan standar oleh pemerintah tentang Baku Mutu Air Laut untuk suhu Wisata Bahari dapat kita lihat sebagai berikut.

Nilai terbesar derajat keasaman (pH) berada pada S2Tc yaitu 7. maka kondisi kualitas air ditinjau dari parameter TSS telah melewati batas baku mutu air laut untuk Wisata Bahari. Oksigen Terlarut (DO) Oksigen terlarut (Dissolved Oxygen) menggambarkan jumlah oksigen terlarut di perairan dan salah satu penunjang utama kehidupan di laut.76 sedangkan nilai terendah yaitu 7. dengan rerata 23. Tingginya nilai TSS di Pantai Losari pada beberapa lokasi pengambilan sampel air laut karena adanya masukan sampah yang berasal dari darat yang akan menjadi bahan tersuspensi seperti sisa makanan.6 mg/l. plastik. Hasil pengujian sampel air laut di Laboratorium menunjukan nilai oksigen terlarut (DO) di Pantai Losari sangat bervariasi. 51/MENKLH/2004 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Wisata Bahari adalah 20 mg/l. maka kualitas air laut untuk parameter oksigen terlaut (DO) pada perairan Pantai Losari dikategorikan belum tercemar dan dapat digunakan untuk kegiatan wisata (mandi renang dan selam).8. Standar baku mutu untuk dearajat keasaman (pH) telah ditentukan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 untuk Wisata Bahari yakni 7 . Nilai DO terendah yaitu 3.11 .6 mg/l dengan nilai rerata yaitu 6. . d.55.5 mg/l dan nilai terbesar yaitu 10. No. Dengan melihat nilai baku mutu.7.5 . Berdasarkan hal tersebut. Hasil pengukuran derajat keasaman (pH) di perairan Pantai Losari tidak berbeda secara signifikan yaitu kisaran antara 7.76 dengan nilai rata-rata 7.10.82 mg/l. berkisar antara 3. kualitas air Pantai Losari berada dalam batas normal untuk perairan dan aman untuk aktivitas wisata. e. Total Suspended Solid (TSS) Kandungan zat padat tersuspensi (TSS) di perairan Pantai Losari berkisar antara 12 mg/l .11. Apabila dihubungkan dengan nilai pengujian sampel air di Pantai Losari hampir seluruh titik menunjukkan nilai yang melebihi ambang batas yang ditentukan. Nilai standar baku mutu untuk total suspended solids (TSS) menurut Kep.5. sisa kain bekas dan lain-lain. kertas.34 mg/l. Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 untuk Wisata Bahari standar baku mutu oksigen terlarut (DO) adalah >5 mg/l.78 mg/l. Peningkatan TSS mempunyai dampak buruk terhadap kualitas air karena mengurangi penetrasi matahari ke dalam badan air dan kekeruhan air meningkat. Sampah-sampah tersebut melayang-layang dipermukaan laut Pantai Losari.

hal ini diakibatkan karena pergerakan air yang bebas ketika kapal melewati wilayah tersebut dan timbal (Pb) memang sudah cukup banyak terakumulasi di perairan sekitar Pantai Losari Makassar. namun telah melewati standar baku mutu yang telah ditentukan. . dengan rata-rata kandungan timbal (Pb) di air laut yaitu 0.01 mg/l – 2.0. maka kondisi kualitas air laut di Pantai Losari ditinjau dari parameter timbal (Pb) telah melampaui ambang batas baku mutu normal untuk Wisata Bahari. Jika dibandingkan dengan baku mutu tersebut.019 mg/L . Hasil penelitian ini lebih besar dibandingkan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dullah (2009) yang menyatakan kadar logam berat timbal (Pb) dalam air laut di sepanjang Anjungan Pantai Losari sampai Golden Hotel Makassar adalah berkisar antara 0. 51 tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Wisata Bahari.32 mg/l.2. Logam timbal (Pb) lebih rendah pada beberapa titik pengambilan sampel.402 mg/L. Berdasarkan pedoman baku mutu lingkungan menurut Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. Parameter Logam Berat Timbal (Pb) Dari hasil penelitian sampel air laut diperoleh nilai logam berat timbal (Pb) di Pantai Losari antara 0. kandungan logam timbal (Pb) yaitu 0.005 mg/l.90 mg/l.

Bagi Masyarakat Harus menyadari bahwa lautan adalah salah satu mata rantai kehidupan.005 mg/l dengan nilai rata-rata 0. MENLH No. MENLH No. pusat bisnis. B. Derajat Keasaman(pH). dapat diambil beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut : 1. 3. Nilai parameter logam berat timbal (Pb) melampaui ambang batas yang ditetapkan berdasarkan baku mutu menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup No. 2. Bagi Penulis Memberikan wacana untuk mendalami masalah publik dan permasalahan di sekitar kita. BAB 3 PENUTUP A. SARAN 1. 51 Tahun 2004 untuk Wisata Bahari yakni 0. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan diatas.90 mg/l. 51 Tahun 2004 untuk Wisata Bahari yakni 20 mg/l dengan nilai rata-rata 23. 2. Sedangkan nilai salinitas tidak memenuhi standar baku mutu menurut Kep. dan perhotelan. Kemudian Suhu. 51 Tahun 2004 untuk Wisata Bahari yakni 30 – 35 ‰ dengan nilai rata-rata 23. Bagi Pemerintah Adanya peninjauan kembali izin water treatment plan(WTP) terutama dikawasan pantai losari. Total suspended solid(TSS) melewati standar baku mutu menurut Kep. dan harus dijaga kelestariannya bersama.78 mg/l. dan Oksigen Terlarut(DO) masih diambang batas normal.40 ‰. .

AAM. Jakarta : Kementerian Lingkungan Hidup RI. 65: 239–250. Bogor : PPLH-Lembaga Penelitian IPB. 2002. DAFTAR PUSTAKA Deputi MENLH Bidang Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan Hidup. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air. J.Y dan E. Dampak Aktivitas Masyarakat terhadap Tingkat Pencemaran Air Laut Di Pantai Kuta Kabupaten Badung Serta Upaya Pelestarian Lingkungan. dkk. Deputi MENLH Bidang Kebijakan dan Kelembagaan Lingkungan Hidup. Mourato. Husin. Metode dan Teknik Analisis Kualitas Air. Elyazar. 2009. Machado.. 2004. 1992. Evaluating the Multiple Benefits of Marine Water Quality Improvements: How Important are Health Risk Reductions. K. Manage. Environ. 2007. Kustaman. N. Ecotrophic. 2003. F. Standar Baku Mutu Air Laut Nomor 51 Tahun 2004.S. . S. Makassar : Universitas Hasanuddin. Jakarta : Kementerian Lingkungan Hidup RI. Dullah. Kadar Logam Merkuri dan Timbal Dalam Air Laut Di Sepanjang Anjungan Pantai Losari Sampai Golden Hotel Makassar Tahun 2009. 2(1):1-18..