MAKALAH MEKANIKA 2

”GAYA KONSERVATIF”

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Mekanika 2

Dosen Pengampu : Ai Nurlaela, M.Si.

Disusun Oleh:

Kelompok 1

Nama Anggota :

1. Lathifa Hanum (1113016300012)

2. Neng Fauziah Murdani (11150163000001)

3. Qori Aulia Ramadani (11150163000007)

4. My Gempita Fitriyani (11150163000009)

5. Iis Isya’atul Faridah ((11150163000026)

Kelas : Pendidikan Fisika 4A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

2017

Karena kami sadar. semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Penyusun sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan makalah yang menjadi tugas pada mata kuliah Mekanika 2 dengan judul “Gaya Konservarif”. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar kita. KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan anugrah dari-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Gaya Konservatif” ini. Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita semua jalan yang lurus berupa ajaran agama islam yang sempurna dan menjadi anugrah terbesar bagi seluruh alam semesta. Mei 2017 Penyusun . Kami mengharapkan kritik dan saran terhadap makalah ini agar kedepannya dapat kami perbaiki. Demikian yang dapat kami sampaikan. makalah yang kami buat ini masih banyak terdapat kekurangannya. kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga dapat terealisasikanlah makalah ini. Disamping itu. Ciputat.

tidak menerima usaha apapun dari gaya tersebut karena energy potensial benda itu akan sama pada saat memulai dan mengakhiri gerakan bolak-balik tersebut. dan gaya dorongan atau tarikan oleh seseorang. Contohnya yaitu gaya gesek (force of friction). . Memahami pengertian gaya konservatif dan nonkonservatif serta memberikan contohnya. gaya propulsi roket atau motor. Latar Belakang Gaya Konservatif merupakan Usaha yang tidak bergantung pada lintasan gerak benda namun hanya pada posisi awal dan posisi akhir benda. Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. B. Bagaimanakah menurunkan persamaan energy? 4. Sebuah benda yang mulai bergerak dari satu titik tertentu dan kemudian kembali ke titik itu lagi akibat kerja suatu gaya konservatif. gaya keelastikan. Sebagai contoh. Menurunkan persamaan energy. gaya tegangan tali. usaha yang dilakukan (pada peti itu) akan bergantung pada lintasan yang dilalui peti adalah lurus. Apakah contoh dari gaya konservatif dan nonkonservatif? 3. Bagaimanakah memahami kerja virtual? C. 2. Memahami kerja virtual. Gaya Non-Konservatif merupakan usaha yang dihasilkannya bergantung pada lintasan gerak benda. Apakah yang dimaksud gaya konservatif dan nonkonservatif? 2. bila sebuah peti digeser pada permukaan lantai dari satu tempat ke tempat lainnya. 3. Rumusan Masalah 1. dan gaya listrik. Contohnya gaya gravitasi. atau melengkung atau zig-zag. BAB I PENDAHULUAN A.

Energi potensial adalah energy yang terkait dengan posisi atau konfigurasi benda-benda. gaya tegangan tali. Sebuah benda yang mulai bergerak dari satu titik tertentu dan kemudian kembali ke titik itu lagi akibat kerja suatu gaya konservatif. bila sebuah peti digeser pada permukaan lantai dari satu tempat ke tempat lainnya. gaya gesek tidak dapat menghasilkan energy potensial. tidak semua gaya dapat menghasilkan energy potensial. maka energy potensial hanya dapat dipahami secara masuk akal bila dinyatakan secara unik untuk sebuah titik/lokasi yang spesifik. Kerja dari gaya berat tidak bergantung 1 Giancoli. Oleh sebab itu. Gaya Non-Konservatif (Nonconservative Force) Gaya Non-Konservatif merupakan usaha yang dihasilkannya bergantung pada lintasan gerak benda. Pengertian 1. dan gaya listrik. Sebagai contoh. Dengan demikian. usaha yang dilakukan (pada peti itu) akan bergantung pada lintasan yang dilalui peti adalah lurus. gaya keelastikan. walaupun energy potensial selalu dikaitkan dengan suatu gaya. atau melengkung atau zig- zag. Sebagai contoh. tidak menerima usaha apapun dari gaya tersebut karena energy potensial benda itu akan sama pada saat memulai dan mengakhiri gerakan bolak-balik tersebut. Sebagai contoh adalah gaya berat. Gaya Konservatif (Conservative Force) Gaya Konservatif merupakan Usaha yang tidak bergantung pada lintasan gerak benda namun hanya pada posisi awal dan posisi akhir benda. gaya propulsi roket atau motor. Contohnya gaya gravitasi. BAB II PEMBAHASAN A. Fisika Prinsip dan Aplikasi Edisi Ketujuh Jilid 1.186-187 .2014).1 B. Hal ini tidak berlaku bagi gaya-gaya non-konservatif karena usaha yang dihasilkan (gaya-gaya non-konservatif) bergantung pada lintasan gerak benda. Contoh Gaya Konservatif dan Gaya Non-Konservatif Gaya konservatif adalah gaya yang menghasilkan kerja tidak bergantung pada lintasan. energi potensial hanya dapat didefinisikan untuk gaya-gaya konservatif saja. (Jakarta:Erlangga. Contohnya yaitu gaya gesek (force of friction). h. 2. dan gaya dorongan atau tarikan oleh seseorang.

pada lintasan. dx dv mv = F ( x) [2] dx 2 Ganijati Aby Sarojo. Contoh gaya yang bukan konservatif adalah: gaya gesek.144-145 . Kerja gaya berat = gaya kali proyeksi jalan pada arah gaya. Persamaan Energi Sesuai dengan gaya F(x) pada satu dimensi itu bergantung pada satu koordinat saja dan oleh karena gaya konservatif. Kerja gaya berat hanya bergantung pada tempat awal dan akhir saja. Gambar berbagai lintasan dari tempat (1) ke tempat (2) Faktor kedua ini selalu tetap bagaimanapun bentuk lintasannya. Untuk mencapai tempat (2) dari tempat (1) dapat melalui beberapa lintasan 1 sampai demgan 5 (lihat gambar). karena arah gaya selalu tetap. h. dan benda itu bergerak kembali ke tempat semula. Jika pada sebuah benda bekerja gaya konservatif. yang arahnya berubah-ubah menurut arah geraknya. Seri Fisika Dasar Mekanika Edisi 5. Gaya ini disebut gaya nonkonservatif. &= F ( x ) mx& [1] dv x&= v Karena & maka. maka Sementara itu jika pada sebuah benda bekerja pada gaya nonkonservatif 2 C. (Jakarta: Salemba Teknika. 2014).

V + T = V0 + T0 [6] Total Energi T = E . Jadi. V = -� F ( x)dx + V0 [5] V merupakan Energi Potensial. dan dengan mengintegralkan persamaan [8]. 2 I q dq t= � 2 0 E .V ( x) [8] 2 Dengan v=-dx/dt.T0 = �F ( x )dx [4] Sisi kanan merupakan kerja yang dilakukan oleh gaya. Dari persamaan [4] dan [5] maka.V (q ) q [10] D. Jika kita mengintegralkan persamaannya menjadi. Selama gaya merupakan fungsi dari x saja. 1 2 Lalu di integralkan menjadi mv = � F ( x )dx + T0 [3] 2 1 2 mv =Energi Kinetik. kita dapat menemukan V dengan F = -dV / dx dan juga F = + dV / dx tapi kemungkinan kecil jika menggunakan persamaan dengan tanda minus tersebut. dan V0 merupakan initial energy potensial. dan energy kinetic merupakan energy kinetic rotasi dapat ditulis sebagai 1 2 I w dimana w = dq / dt dari persamaan [8] menjadi. maka m x dx t= � 2 x0 E . energy potensial dapat ditulis dalam fungsi sudut.V ( x) [7] atau 1 2 mv = E .V ( x) [9] Untuk kasus atau permasalahan pada bandul. dan konstanta To merupakan initial energy kinetic. 2 T . Kerja Virtual .

Persamaan Energi konservatif yaitu t = � 2 q0 E . Contohnya gaya gravitasi. gaya keelastikan. gaya propulsi roket atau motor. I q dq 3. dapat kami simpulkan bahwa: 1. 2. dan gaya listrik. Contohnya yaitu gaya gesek (force of friction). Kesimpulan Dari penjelasan di atas. dan gaya dorongan atau tarikan oleh seseorang. gaya tegangan tali. Gaya Non-Konservatif merupakan usaha yang dihasilkannya bergantung pada lintasan gerak benda. Gaya Konservatif merupakan Usaha yang tidak bergantung pada lintasan gerak benda namun hanya pada posisi awal dan posisi akhir benda. BAB III PENUTUP A.V (q ) .

Fisika Prinsip dan Aplikasi Edisi Ketujuh Jilid 1. Seri Fisika Dasar Mekanika Edisi 5. Jakarta: Salemba Teknika. Sarojo. Douglas C. . Ganijati Aby. DAFTAR PUSTAKA Giancoli. Jakarta: Erlangga. 2014. 2014.