Tugas#02 Dasar Teknologi dan Informasi Komputer | Dosen Pengampu Dr. Eko Marpanaji M.

T 1


maupun Informasi maka Secara khusus telah dibuat Undang-

Studi Kasus dan Analisa Cybercrime dalam UU ITE
2008
Sufi Indha Akbari. 16702251023. Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Universitas Negeri Yogyakarta.
shufie.indha@gmail.com. 2016
Abstract—Cybercrime as it defined in Oxford dictionaries is a Undang Informasi Teknologi Elektronik atau UU ITE. UU
criminal activities carried out by means of computers or the ITE ini telah dirumuskan berdasarkan keputusan Dewan
internet. Cybercrime is far by compared to internet crime, Perwakilan Rakyat pada tahun 2008.
because internet crime is a criminal activities in condition of Untuk dunia maya atau lebih dikenal dengan cyber sudah
online status. Meanwhile, cybercrime can be exposed to the
criminal activities that requiring computers based, connected
semakin kita kenal dekat dengan kehidupan sehari-hari di
online or not (offline). Afterward, the technology has developed kalangan masyarakat Indonesia. Contoh yang paling mudah
excessively, it also reshape the interaction and transaction adalah situs jejaring sosial yang saat ini ratingnya sangat
between human relationship. Most of countries create law in bagus dalam dunia pertemanan yaitu Facebook. Di dunia
order to decrease the bad impact of cybercrimes. Indonesia has facebook itu sendiri sering terjadi pelanggaran yang
constructed the proper line in creating law and protected under disalahkan oleh pengguna facebook itu sendiri yang bisa
constitution. UU ITE has remarkably rendering more than 180 mengakibatkan nyawa seseorang menghilang. Untuk
cases since it has been created in 2008. In this paper, the writer pengguna facebook sendiri dibuat UU ITE No 11 Tahun 2008,
intentionally put the analyses and cases based on the real
ada tiga ancaman yang dibawa UU ITE yang berpotensi
situation in Indonesia.
Index Terms—Cybercrime, UU ITE, Kasus ITE menimpa facebook di Indonesia yaitu ancaman pelanggaran
kesusilaan [Pasal 27 ayat (1)], penghinaan/pencemaran nama
baik [Pasal 27 ayat (3)] dan penyebaran kebencian
I. PENDAHULUAN berdasarkan suku,agama dan ras (SARA) diatur oleh [Pasal

D
28 ayat (2)]. Dari undang-undang ITE ini bisa dilihat kalau
I dalam era teknologi informasi, kegiatan manusia dunia maya itu tidak sebaik yang kita kira,kalau kita memakai
makin bervariasi. Jika pada era terdahulu, kegiatan jejaring sosial ini dengan semena-mena tidak menutup
manusia lebih didominasi pada kegiatan yang kemungkinan kita bisa dijerat oleh UU ITE dengan pasal-pasal
menggunakan sara fisik, pada era teknologi informasi kegiatan yang ada.
manusia sudah banyak didominasi oleh peralatan yang
berbasis teknologi informasi dan komunikasi bahkan sudah
menggunakannya secara sistemik. A. Pengertian UU ITE
Internet selain bermanfaat positif bagi manusia, misalnya Sesuai dengan Pasal 1 dari UU ITE 2008 perihal Undang-
memudahkan semua urusan pengelolaan informasi, ternyata Undang Informasi dan Transaksi Elektronik bahwasanya
dapat mempunyai dampak negatif dan merugikan anggota ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan
masyarakat, misalnya dalam kasus pemalsuan data, penipuan, perbuatan hukum sebagaimana diatur daam Undang-Undang
pencurian data, provokasi, pornografi, perjudian, pembajakan ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia dan/atau di
hak cipta. Kejahatan yang terjadi melalui atau terhadap luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan Indonesia.
jaringan komputer dalam dunia maya (di dalam jaringan
internet) atau di luar jaringan tetapi menggunakan komputer.
Kejahatan ini lazim disebut cybercrime. [1] B. Sejarah Perkembangan UU ITE
Agar kegiatan manusia teratur dan adil, maka perlu ada Sebelum disahkan dalam rapat DPR RI, RUU ITE diberi
hukum. Oleh karena itu, mayoritas kegiatan manusia dalam nama Undang-Undang Informasi Komunikasi dan Transaksi
bermasyarakat dan bernegara di Indonesia, termasuk kegiatan Elektronik (UU IKTE). Pada mulanya RUU ITE disusun oleh
di bidang teknologi informasi dan komunikasi diatur oleh Departemen Perhubungan Departemen Perindustrian,
hukum. Hukum ini yang mengatur aktivitas dalam dunia Departemen Perdagangan, serta bekerja sama dengan Tim dari
virtual ini lazim disebut hukum di bidang teknologi informasi universitas yang ada di Indonesia. Universitas tersebut
atau cyber law. [2]
diantaranya adalah Universitas Padjajaran (UNPAD), Institut
Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI).
II. PEMBAHASAN
Selang beberapa waktu, UU ITE dirancang pada Maret
Negara Indonesia memiliki Undang-Undang yang berlaku 2003 oleh Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi
untuk semua lapisan masyarakat yang melakukan pelanggaran, (KOMINFO). Setelah itu pada tanggal 5 September 2005
baik itu di pemerintahan atau masyarakat umum. Sesuai secara resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
dengan perkembangan teknologi dan informasi sampai saat ini menyampaikan RUU ITE kepada DPR melalui Surat
maka diperlukan Undang-undang yang mengatur mengenai No.r/7-/Pres/9/2005 dengan menunjuk Dr. Sofyan A Djalil
lalu lintas dari modernitas dewasa ini. Untuk mengantisipasi
(Menteri Komunikasi dan Informatika) dan Mohammad Andi
kemungkinan adanya penyalahgunaan dan memberikan
Mattalata (Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia) sebagai
perlindungan hukum baik dalam bentuk transaksi elektronik
wakil pemerintah dalam pembahasan bersama dengan DPR

Undang-undang ITE dibuat berdasarkan beberapa fikiran. yaitu: harus terus dikembangkan untuk menjaga.Memperkuat peran pemerintah untuk mencegah No. ” miliar menjadi Rp 750 juta. yang demikian pesat telah menyebabkan perubahan kegiatan Perkembangan lebih lanjut. dari memperkukuh persatuan dan kesatuan nasional berdasarkan paling lama 6 tahun menjadi 4 tahun. sebelumnya paling lama 12 tahun. Pemilik konten wajib menghapus konten yang tidak Komunikasi dan Informatika No. dan . memelihara.” . merespon surat presiden No. pembahasan RUU ITE tahap hal. Dasar Pembentukan UU ITE Andi Mattalata (Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia) membahas DIM RUU ITE. Poin – poin yang Keempat. Tugas dari TAD tersebut antara semenjak 2008. baru-baru ini di tahun 2016 kehidupan manusia dalam berbagai bidang yang secara tepatnya pada tanggal 27 September 2016.Menambahkan ketentuan mengenai “the right to be Komunikasi dan Informasi membentuk Tim Antar Departemen forgotten” atau “hak untuk dilupakan” pada ketentuan Pasal (TAD). intisari dari sampai dengan 31 Januari 2008 dalam tahapan pembentukan keperluan untuk membentuk UU ITE dijelaskan dalam enam dunia kerja (Panja). antara lain: Perbankan. masyarakat guna mencerdaskan kehidupan bangsa. Informasi dan Transaksi Elektronik di tingkat nasional Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Naskah sehingga pembangunan Teknologi Informasi dapat dilakukan UU ITE menjadi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor secara optimal. dalam perdagangan dan pertumbuhan perekonomian nasional diubah menjadi 4 tahun dan denda Rp 2 miliar menjadi Rp 750 untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.” Maret 2008. Selanjutnya. Operator Telekomunikasi. yang kemudian disempurnakan dengan keputusan menteri . UU ini sudah mnyeret 207 orang. Disimpulkan pada bulan Desember 2006 Pansus DPR RI menetapkan daftar inventarisasi masalah (DIM) sebanyak 287 DIM RUU ITE yang berasal dari 10 fraksi yang tergabung dalam Pansus RUU ITE DPR RI. “pemanfaatan Teknologi Informasi berperan penting ancaman pidana kekerasan.KOMINFO/01/2007 pada tanggal 23 Januari penyebarluasan konten negatif di internet. juta. mengikuti pembahasan RUU ITE di DPR RI. Eko Marpanaji M. setelah disahkan instansi/departemen terkait. Setelah terbentuknya pansus. merata. 10 Fraksi mengharuskan dibentuknya pengaturan mengenai pengelolaan menyetujui RUU ITE diterapkan menjadi Undang-Undang. dan menyebar ke seluruh lapisan 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi dan tambahan lembaran Negara.” serta dimuat dalam lembaran Negara Nomor 58 Tahun 2008 Ketiga. sepanjang lain: menyiapkan bahan. yaitu: Pertama. Aparat Penegak Hukum dan Kalangan Akademisi. “ Informasi dan Transaksi Elektronik.10/KEP/M. pemerintah melakukan penapisan dan pemutusan konten. Narasumber Ketentuan ini akan berimplikasi terhadap mudahnya aparat (Deputi Gubernur yang membidangi sistem pembayaran). relevan bagi penyelenggara sistem elektronik atas permintaan 83/KEP/M. Pembahasan tersebut berlangsung hingga 29 Juni 2007 Dari berbagai sumber dan pakar hukum [3]. Pada akhirnya. referensi dan tanggapan dalam 2016 sudah ada 72 orang (atau total 6-7 pelaporan per bulan).R/70/Pres/9/2005 dengan membentuk panitia khusus (Pansus) RUU ITE yang beranggotakan 50 orang dari 10 fraksi di DPR RI. 2016).Tugas#02 Dasar Teknologi dan Informasi Komputer | Dosen Pengampu Dr. dan denda dari Rp 1 Peraturan Perundang-undangan demi kepentingan nasional. pada tanggal 24 Januari 2007 sampai dengan 6 Juni 2007 pansus DPR RI dengan pemerintah yang diwakili oleh Dr. Pembentukan ini berdasarkan Keputusan Menteri 26. Dalam rangka pembahasan RUU ITE Departemen . Sofyan A Djalil (Menteri Komunikasi dan Informatika) dan Mohammad C. sekaligus merangkap sebagai anggota bersama-sama dengan Menurut Rudiantara (SAFENet. DPR resmi langsung telah memengaruhi lahirnya bentuk-bentuk mengesahkan Revisi atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang perbuatan hukum baru. diselenggarakan 13 kali Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai pihak. Lembaga Sandi Negara. Selain itu juga menurunkan Kelima. Bank Indonesia bergabung menyisipkan kewenangan tambahan pada ketentuan Pasal 40. Dalam TAD tersebut. Sedangkan.Penurunan ancaman pidana pencemaran nama baik. “penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi kontroversial yang berubah. sebagai pengarah (Gubernur Bank Indonesia). Dalam rangka menyusun Daftar Inventaris Masalah (DIM) atas draft RUU ITE yang disampaikan pemerintah tersebut.T 2 RI. “pembangunan nasional sebagai suatu proses yang tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin) yang berkelanjutan yang harus senantiasa tanggap terhadap berlangsung sejak tanggal 13 Februari 2008 sampai dengan 13 berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. 18 Maret 2008 adalah Naskah Kedua. pelaksanaan RUU ITE. “globalisasi informasi telah menempatkan Indonesia Akhir UU ITE dibawa ke tingkat II sebagai pengambilan sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia sehingga keputusan dan pada tanggal 25 Maret 2008. dengan 2007.KOMINFO/10/2005 pada tanggal 24 Oktober 2005 orang yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan.

Hukum Media. seorang pegiat kebebasan beragama tetap meminta kepolisian kalau wartawan bisa menulis dengan abstrak dalam hal ini kita untuk tetap serius menyelesaikan kasus dugaan menyebarkan pandang sebagai ISU) Infotainment dengan kata yang tidak kebencian atas dasar SARA terkait tersangka Budi Yani. kalau jurnalist menulis dengan fakta dan bukti yang nyata. rasa kebencian yang berdasarkan SARA. permusuhan. Aldwin Rahardian pencemaran. Namun. Buni Yani Analisa yang sudah dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Metro Pendapat yang mengatakan bahwa penghinaan ringan tidak Jaya. karena dianggap multitafsir dituntut karena melecehkan profesi wartawan (bukan jurnalist. ” masyarakat dan banyak yang terjerat UU ITE. UU ITE dikenal dengan UU tersebut. kuasa hukum Buni Yani. setelah ramai penggunaan media sosial di masyarakat Indonesia.000. “Setiap Orang Dapat dikatakan bahwa UU ITE 2008 masih memiliki dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau kekurangan. dengan tersangka Buni Yani. Namun Kedua. Telah lahir suatu rezim hukum baru Apabila persoalan ini dilanjutkan sebagai suatu perbuatan yang dikenal dengan hukum siber atau hukum telematika. Karena yang diposting oleh Jonru berada dalam dunia viral. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi cuitan tersebut. dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun . agama. Hingga saat ini diberitakan. maka langkah yang dapat Hukum siber atau cyber law. seorang yang konsisten sebagai pengkritik Kapolri Jenderal Tito Karnavian. dan antargolongan (SARA).” Namun akhirnya. Sebagaimana sedang ramai suku. ditahan. Istilah lainnya adalah digunakannya Hukum 11 tahun 2008 tentang ITE. Jonru dalam postingannya. meskipun di akhir tahun 2016 terdapat revisi dan mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya pengurangan hukum pidana serta tambahan “the right to be Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang forgotten” law. atau ayat (4) hukum dalam berselancar di dunia maya.00 (satu miliar Teknologi Informasi melalui infrastruktur hukum dan rupiah). tapi menyangkut tiga paragraf tulisan Budi Ayat (3) secara tegas.000. Eko Marpanaji M. baik “Pembunuh” dan “Pelacur”. maka untuk apa III. Walaupun demikian. Semakin hari kasusnya Analisa semakin ramai dibicarakan di setiap berita. Studi Kasus Informasi dan Transakasi Elektronik (ITE) untuk menjerat Contoh Kasus 1 kasus terkait unggahan video Basuki Tjahaja Purnama dikritik Pada tahun 2012. Setelah terbukti asli. Hukum Telematika. dikenakan pencegahan ke luar negeri. Jonru atau Jonriah Ukur Ginting. melakukan sebuah membuktikan sangkaan penyebaran kebencian berlatar SARA tuduhan atas foto Presiden Jokowi. Informatika. Polisi diminta bisa Jokowi. kini Buni Yani seorang dosen tersandung dugaan pengeditan video di media sosial.Tugas#02 Dasar Teknologi dan Informasi Komputer | Dosen Pengampu Dr. Kalimat ini yang tidak ada dalam video tersebut mestinya kualifikasi penghinaan ringan di masukkan pula yang menambah. Hukum Telekomunikasi. Apabila Pembentuk UU ITE Yani yang dianggap menyebarkan kebencian. Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang berbunyi. yang tidak menyenangkan. Penggunaan sejumlah pasal dalam Undang-undang D. Apakah Jonru dapat dipidana? Elektronik yang ditanda tangani oleh Presiden Susilo Analisa Bambang Yudhonoyo. secara internasional digunakan diteruskan adalah dengan membawa peristiwa ini ke ranah untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan hukum. kualitas penghinaan ringan tidak sama dengan demikian. “pemerintah perlu mendukung pengembangan dan/atau denda paling banyak Rp1. dapat difahami bahwa Indonesia memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama mencoba untuk mengejar ketertinggalan agar membenahi baik. setelah pengaturannya sehingga pemanfaatan Teknologi Informasi dilakukan secara aman untuk mencegah penyalahgunaannya Contoh Kasus 3 dengan memperhatikan nilai-nilai agama dan sosial budaya Di tahun 2016. Transaksi Elektronik yang dianggapnya multitafsir. bertanya apakah foto tersebut asli atau editan. Pada kamis sore tanggal 24 November 2016. namun tidak termasuk dalam cakupan Pasal 27 Ayat (3) UU ITE. Lalu apa yang dapat menjerat perbuatan tersebut? teknologi informasi dan komunikasi.T 3 Keenam. Pasal 27 berkaitan dengan penghinaan dan pencemaran nama baik. diperkuat 25 Maret 2008. ia akan segera meminta maaf dan apabila palsu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Alasannya disebabkan: Setiyono mengatakan status tersangka itu bukan terkait Pertama.000. Menurut Awi. ras.ayat (3). padahal kenyataannya tidak. disetujuinya UU ITE dengan dengan klarifikasi dari fotografer yang menjepret momen ditandatanganinya oleh 10 Fraksi. kasus kisruh Luna Maya yang kabarnya seorang pengamat media sosial. kualifikasi pencemaran disebutkan dalam Pasal 27 penyebaran video. KESIMPULAN Jokowi berbuat demikian. menyebarkan informasi terkait dengan rasa disamping pencemaran. Apabila asli.” Dan Jonru diancam dengan Pasal 45 ayat 1. menghendaki penghinaan ringan termasuk di dalamnya. ayat (2). Pasal yang dapat dikenakan adalah Teknologi Informasi (Law Of Information Technology). Contoh Kasus 2 sedangkan pasal 28 berkaitan dengan penghasutan terkait Pada awal tahun 2015. serta merta Jonru meminta maaf dan menghapus ITE No. dan Hukum maka aturan hukum yang dapat menjerat Jonru adalah UU No. Tidak adil dan diluar mempertanyakan penggunaan pasal 27 dan 28 terkait penyebar logika hukum kualitas dua tindak pidana yang jauh berbeda kebencian terkait SARA dalam Undang-Undang Informasi dan diberikan acaman dengan pidana yang sama persis. sehingga dapat mengekang kebebasan. bahwa permasalahan kasus ITE yang sudah mencapai ratusan “Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud kriminal dan diharapkan agar masyarakat memahami aturan dalam Pasal 27 ayat (1). lebih-lebih lagi fitnah.

R. Makalah pada Seminar Cyber Law. Available: http://tekno.liputan6. "Problema Yuridis Cybercrime". 2011. Bandung.kompas.com/indonesia/indonesia- 38093502.com/syaikhu99/jonr u-siapkah-kamu- dipidana_5688e86d3a7b6134054250ca .antre.ahok. [9] (2016) Harian Kompas.beri ta. [8] (2016) Liputan 6.yang.liputan6.tersangka.T 4 IV.baca. Cybercrime. [7] (2016) BBC Indonesia. [6] Oxford Dictionaries.bbc. Yogyakarta: CV Aswaja Pressindo.detik. Available: http://nasional. [online].inilah. Available: http://www. REFERENSI [1] Tb. Hukum Pidana di Bidang Teknologi Informasi “Cybercrime Law”: Telaah Teoritik. [2] Widodo.vs.com/read/2015/11/21/1157 44/3076961/398/menyoal-naskah-revisi-uu- ite-yang-hilang. Available: http://www. Eko Marpanaji M.com/read/2639078/uu- ite-disahkan-menkominfo-tanggapi-soal- pasal-karet. Available: http://inet.Tugas#02 Dasar Teknologi dan Informasi Komputer | Dosen Pengampu Dr. [online]. [online]. [4] (2016) Harian Kompas.su marsono.perlu.balada. Juli 2000.kompasiana. [3] (2015) Detik.com/read/2016/11/2 4/07353911/buni.dan. dan Bedah Kasus.anda. diselenggarakan oleh Yayasan Cipta Bangsa. p.com/read/2664146/ala san-pemerintah-revisi-uu-ite. [5] (2016) Liputan 6. Nitibaskara.yani.kemarin. [online].2. Available: http://tekno. [online]. [online].sepatu.

 .