b.

Sterilisasi Radiasi
Sterilisasi radiasi dibagi menjadi 2 :

 Radiasi elektromagnetik (EM) adalah sterilisasi menggunakan sinar ultraviolet (UV).
sinar UV ini memotong DNA mikroorganisme sehingga ekspresi DNA tidak terjadi. keterbatasannya
sterilisasi cara ini hanya bisa bekerja pada permukaan, tidak bisa menembuh bahan padat.
 Radiasi pengion adalah metode sterilisasi yang menggunakan sinar gamma untuk merusak
DNA mikroorganisme, kelebihannya bisa menembus zat padat

4. Sterilisasi dengan radiasi ion
Ada 2 jenis radiasi ion yang digunakan yaitu disintegrasi
radioaktifdari radioisotop (radiasi gamma) dan radiasi berkas elektron. Digunakan isotop
radio aktif, misalnya Cobalt 60.
Pada kedua jenis ini, dosis yang menghasilkan derajat jaminan sterilitas yang
diperlukan harus ditetapkan sedemikian rupa hingga dalam rentang satuan dosis minimum
dan maksimum, sifat bahan yang disterilkan dapat diterima. Walaupun berdasarkan
pengalaman dipilih dosis 2,5 megarad (Mrad) radiasi yang diserap, tetapi dalam beberapa hal,
diinginkan dan dapat diterima penggunaan dosis yang lebih rendah untuk peralatan, bahan
obat dan bentuk sediaan akhir.
Cara ini dilakukan jika bahan yang disterilkan tidak tahan terhadap sterilisasi
panas dan khawatir tentang keamanan etilen oksida.Keunggulan sterilisasi ini adalah
reaktivitas kimia rendah, residu rendah yang dapat diukur serta variabel yang dikendalikan
lebih sedikit.

3. Sterilisasi dengan Radiasi
Sterilisasi dengan radiasi digunakan untuk bahan/produk dan alat-alat medis yang
peka terhadap panas (termolabil) dan jika residu etilen oksida tidak diharapkan.
Pengukuran presisi dari dosis radiasi, yang tidak berhubungan dengan suhu, adalah
merupakan faktor kontrol dalam sterilisasi radiasi selama dengan waktu radiasi.
Monitoring dan kotrol proses sangat sederhana, tetapi kehati-hatian akan keamanan
harus dilakukan oleh operator sterilisasi. Prinsip sterilisasi radiasi adalah radiasi
menembus dinding sel dengan langsung mengenai DNA dari inti sel sehingga mikroba
mengalami mutasi. Ada dua macam radiasi yang digunakan yakni gelombang
elektromagnetik (sinar x, sinar Y) dan arus partikel kecil (sinar α danβ).
4. Sterilisasi dengan radiasi pengionan
Untuk alat kesehatan yang tidak tahan terhadap sterilisasi panas dan kekhawatiran
tentang kemanan etilen oksid mengakibatkan peningkatan penggunaan sterilisasi radiasi.
Tetapi cara ini juga dapat digunakan pada bahan obat dan bentuk sediaan akhir. Keunggulan
sterilisasi radiasi meliputi : reaktifitas kimia rendah, residu rendah yang dapat diukur, dan
kenyataan yang membuktikan bahwa variable yang dikendalikan lebih sedikit. Teknik
sterilisasi dengan radiasi hanya menimbulkan kenaikan suhu, tetapi tidak mempengaruhi

Ada dua jenis radiasi ion yang digunakan yakni disintegrasi radioaktif dari radioisotop (radiasi Gamma) dan radiasi berkas elektron. .kualitas dan jenis plastik atau kaca tertentu.