Video Uji Normalitas https://www.youtube.com/watch?

v=IiedOyglLn0
Statistik Terbagi 2 :
I. Statistik Deskriptif; bertujuan untuk mengolah data agar menghasilkan gambaran
distribusi frekuensi suatu variabel
II. Statistif Inferential; bertujuan untuk mengolah lebih dari 1 data (variabel) untuk
menganalisis hubungan antara 2 data (variabel)
Statistif Inferential terbagi 2:
II.1. Statistik Parametrik;
Statistik yang mensyaratkan populasi terdistribusi secara normal
Uji SPSS yang menggunakan Statistik Parametrik
a. Uji T Independent
b. Uji T Dependent
c. Uji One Way Annova
d. Uji Product Moment: Pearson Correlation
e. Uji Linear Regression (Multivariat)

II.2. Statistik Non Parametrik;
Statistik yang tidak mensyaratkan populasi terdistribusi normal
Uji SPSS yang menggunakan Statistik Non Parametrik
- Chi-Square
- Product Moment: Rank Spearman (Correlate Bivarite)
- Multivariat (Binary Logistic)

Nah, bagaimanakah kita menentukan sebuah data hasil jawaban responden terdistribusi
Normal atau Tidak, SPSS memiliki 5 (lima) cara untuk melakukan Test terhadap data
untuk menentukan apakah data tersebut Terdistribusi Normal atau Tidak seperti yang
tertera di bawah ini:
Uji Normalitas hanya untuk variabel data Kuantitatif
Dilakukan untuk mengetahui apakah suatu group data terdistribusi secara normal atau
tidak. Data terdistribusi normal, bila setiap sample data memiliki range (interval) yang
tidak terlalu lebar, misalnya: Umur termuda 21 tahun, dan tertua 29. Data tidak normal
bila sample data memiliki range (interval) yang terlalu jauh (out of range), misal: umur
termuda 14, tertua 29.
Analyze -> Descriptive Statistic -> Explore.
Input variabel pada kotak Dependent. Pada pilihan Display klik Plots, lalu Klik tombol
Plots, centang Histogram dan Normal
Plot, uncheck pada Stem and Leaf, berikut hasil yang diperoleh dari uji normalitas
a. Kolmogorof-Smirnov untuk sample >=50 (data normal bila sig>0,05)
b. Shapiro-Wilk untuk sample <50 (data normal bila sig>0,05)
c. Skewness - Kurtosis, data normal bila nilai pembagi antara Statistic dengan
Std_Error -1,96 < Nilai Kurtosis > 1,96
d. Q-Q-Plot diagram, data normal bila titik menyentuh garis diagonal lebih banyak
dari tdk menyentuh
e. Histogram
data normal bila susunan diagram batang membentuk curve normal sama kaki.

Pada halaman berikut ini kami mendemonstrasikan langkah-langkah uji normalitas Shapiro-Wilk dan Skewnes & Kurtosis.com/watch?v=IiedOyglLn0 Analyze -> Descriptive Statistic -> Explore.05. Input variabel pada kotak Dependent. uncheck pada Stem and Leaf. 1. Uji Kolmogorov-Smirnov 3. . centang Histogram dan Normal Plot. Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Normalitas Shapiro-Wilk  Jika nilai Sig. sedangkan Kelompok B diberi kode 2 dengan N = 5 siswa.youtube. maka saya harus memastikan bahwa data berdistribusi normal dulu. saya akan menjelasakan bagaimana Cara Uji Normalitas Shapiro-Wilk dengan SPSS. dalam statistik Paramertik distribusi data yang normal adalah suatu keharusan dan merupakan syarat yang mutlak yang harus terpenuhi. Adapun data Prestasi belajar dua kelompok tersebut dituangkan dalam bentuk nilai seperti gambar dibawah ini. > 0. Uji Liliefors 4. Uji Normalitas data dapat dilakukan dengan beberapa uji statistik. Keterangan : Kelompok A diberi kode 1 dengan N = 6 siswa. Uji Skweness dan Kurtosis Dalam artikel tutorial kali ini. maka data tidak berdistribusi normal Contoh Kasus dalam Uji Normalitas Shapiro-Wilk Saya mempunyai data Prestasi belajar siswa untuk dua kelompok yang tidak berpasangan. < 0. Sebab. sebelum saya melakukan Uji Independent Sample T-Test. a.05. Klik tombol Plot. seperti: 1. Cara Uji Normalitas Shapiro-Wilk dengan SPSS Lengkap | Uji Normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data penelitian berdistribusi normal atau tidak. Silahkan tonton video berikut ini : Video Uji Normalitas https://www. Untuk melakukan Uji Shapiro-Wilk kita dapat memanfaatkan fasilitas menu Explore yang terdapat dalam SPSS. Uji Shapiro-Wilk 2. maka data berdistribusi normal  Jika nilai Sig.

setelah itu pada bagian Decimals yang kedua ganti dengan 0. Kemudian untuk Name Kedua tuliskan Kelompok. lalu klik Add. lalu klik Variable View. selanjutnya untuk variabel Nilai isikan dengan nilai di atas.Cara Melakukan Uji Normalitas Shapiro-Wilk dengan SPSS 1. pada bagian Name pertama tuliskan Nilai. hingga muncul kotak dialog Value Label. Buka lembar kerja SPSS. isikan kembali pada kotak Value dengan isian 2 dan pada kotak Label isikan Kelompok B. klik pada bagian Value yang kedua. Selanjutnya. pada kotak Value isikan 1 dan pada kotak Label isikan Kelompok A. dan untuk variable Kelompok isikan 1 untuk nilai kelompok A. lalu klik Add dan klik Ok [abaikan saja yang lainnya] Jika caranya sudah benar maka tampilannya akan seperti gambar berikut ini 2. Kemudian. dan 2 untuk nilai Kelompok B . klik Variable View. Setelah itu.

lalu masukkan variabel Kelompok ke kotak Factor List. dari menu SPSS. Selanjutnya. Masukkan variabel Nilai ke kotak Dependen List.3. pada bagian Display pilih Both . klik Analyze – Descriptive Statistiks – Explore… 4.

.5. maka akan mucul kotak dialog Explore: Plots. maka dapat disimpulkan bahwa data Prestasi belajar berdistribusi normal.770. berikan tanda centang pada pilihan Normality Plot with tests. klik Plots. dan akan muncul Output SPSS [Perhatikan pada Output Test of Normality] Interpretasi atau Penjelasan Output Uji Normalitas Shapiro-Wilk Berdasarkan output Test of Normality. Langkah terakhir klik Ok. diperoleh nilai signifikansi untuk Kelompok A sebesar 0.. Setelah itu..807. dari serangkaian pilihan yang ada. lalu klik Continue 6.. sedangkan nilai signifikansi untuk Kelompok B sebesar 0. Karena nilai signifikansi Kelompok A dan Kelompok B lebih besar > 0.05.

2.94793 95% Confidence Interval for Lower Bound 70.10 Range 1.8167 2.28422 . Deviation 7.3000 Median 86.97 < 1.440 / 1. Dari contoh gambar di bawah data terdistribusi normal. dan nilai Kurtosis 0. Pada saat kita melakukan analisi statistik deskriptif melalui menu Explorer pada SPSS.65 Skewness . dan nilai Kurtosis -0.96.2000 Variance 27.6788 Mean Upper Bound 93.26 < 1.845 Kurtosis 1.30 Kurtosis 0.6352 Median 77.827 > -1. Untuk Kelompok B untuk Skewnes -0.827 21.142 Std. karena untuk Kelompok A untuk Skewnes 0.80 Skewnes 0. Cara Uji Normalitas Skewness & Kurtosis dengan SPSS Lengkap | Pada uji Normalitas yang lain adalah Uji Skewness & Kurtosis.2500 Variance 52.845 = 0.2400 2.413 > -1.741 Kelompok B Mean 87.96 < Skewnees & Kurtosis z-values < +1.741 = 0. Deviation 5.96.8012 5% Trimmed Mean 87.923 Std.96 Maximum 90. Data dikatakan terdistribusi normal bila : -1.97 < 1.22092 Minimum 0.96. selain memperoleh hasil Shapiro-Wilk kita juga memperoleh tabel Descriptives yang di dalamnya juga terdapat nilai Skewnes dan Kurtosis (lihat gambar di bawah) Untuk memperoleh nilai z-values nilai pada kolom Statistic dibagi dengan nilai pada kolom Std.440 1. Error Nilai Kelompok A Mean 77.827 > -1.826 .2388 Mean Upper Bound 85.3946 5% Trimmed Mean 77. Error (lihat gambar di bawah dengan huruf warna merah).826 / 0.36318 95% Confidence Interval for Lower Bound 80.96 Descriptives Kelompok Statistic Std.96 Interquartile Range 10.96 .97 68.

913 = -0. Error Minimum -0.40 Range -0.246 / 0.96 Maximum 93.913 Kurtosis -.26 80.00 Skewnes -0.413 13.70 Skewness -.40 Kurtosis -0. Descriptives Kelompok Statistic Std.826 / 2.413 > -1.826 2.26 < 1.246 .96 Interquartile Range 9.000 = -0.000 .