From: Sayang Yupiter Tarigan

Sent: Friday, June 24, 2005 10:08 AM
To: Bahrudin; Berti Dwi Maryanti; Budi Sardjono; Subandi; Darmadi; Eko
Yulianto; Fitriyanti; Jumika; Muhammad Ali; Muhdlor; Nana Supriatna;
Neneng Sunarsih; Nurdin; Ragil Murdopo; Robendri; Saifudin Zuhri; Sayang
Yupiter Tarigan; Sudarman; Suparman; Suratun; Suryani; Sutrasno;
Wuntingatun; Yantini; Yenni Anelsi; Yulyanto; Ahmad Sobri; Arif Hartoyo;
Arifah Nur Hayati; Muslimin Ajibrata
Subject: Keutamaan Sujud

Keutamaan Sujud

Dalam hadis riwayat Muslim diceritakan, Rabi'ah bin Ka'ab pernah bermalam bersama
Rasulullah SAW. Ia dengan senang hati membantu keperluan-keperluan beliau, termasuk
menyediakan air wudhu. Selesai wudhu, Rasulullah menyuruh Rabi'ah agar
menyampaikan keinginannya. ''Aku ingin bersama Tuan di surga,'' ujar Rabi'ah.
''Apakah ada permintaan lain,'' tanya Rasulullah.
''Hanya itu Tuan.''
Lalu Rasulullah SAW bersabda, ''Bantulah aku untuk (kebaikan)-mu dengan banyak
bersujud.''
Sujud, menurut pakar tafsir Al-Ashfahani, bermakna merendahkan dan menghambakan
diri kepada Allah (al-tadzallul lillah wa 'ibadatih). Sujud dalam pengertian ini tidak
boleh dilakukan kecuali hanya kepada Allah SWT semata. Sujud dan penyembahan
kepada selain Allah, dilarang keras dalam Islam, karena selain bertentangan dengan
prinsip tauhid, juga karena hal itu dapat merendahkan harkat dan martabat manusia
sebagai makhluk tertinggi ciptaan Allah.
Sujud, kata Al-Ashfahani, adakalanya dilakukan dengan sukarela (ikhtiyar). Inilah sujud
seorang Muslim, baik waktu shalat, mendengarkan bacaan Alquran (sujud tilawah),
maupun ketika ia mendapatkan kenikmatan (sujud syukur). Firman-Nya, ''Hai orang-
orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan-mu, dan
perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.'' (Al-Hajj: 77).
Sujud adakalanya pula dilakukan secara mekanistik melalui ketetapan dari Allah
(taskhir). Inilah sujud tumbuh-tumbuhan, binatang, dan semua benda-benda baik di langit
maupun di bumi, termasuk di dalamnya sujud para malaikat. Allah SWT berfirman, ''Dan
kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang
melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedangkan mereka tidak menyombongkan diri.''
(An-Nahl: 49).
Sebagai perintah agama, sujud merupakan salah satu perbuatan yang sangat dicintai oleh
Allah SWT. Di dalamnya terkandung keutamaan-keutamaan yang sangat banyak. Di
antaranya sujud memperlihatkan kebiasaan manusia di hadapan kebesaran dan keagungan
Allah SWT. Dikatakan demikian, karena dengan sujud manusia rela meletakkan wajah,
simbol kehormatannya, ke tanah/lantai.
Keutamaan lainnya, sujud mendidik manusia bersikap rendah hati dan menjauhkannya
dari sikap sombong atau takabur. Makin banyak orang bersujud, maka makin bersih
jiwanya dan makin tinggi kesadaran rohaninya. Rasulullah SAW bersabda, ''Hendaklah
kamu banyak bersujud, karena sesungguhnya tiada engkau bersujud sekali kepada Allah,
kecuali Allah menaikkan derajatmu dan menghapuskan dosa dan keburukanmu.'' (HR
Muslim).
Keutamaan yang lain lagi, sujud menunjukkan kesungguhan dan kesejatian baik dalam
ibadah maupun doa. Karena itu, Rasulullah SAW menyuruh kaum Muslimin agar banyak
bersujud, supaya mereka lebih dekat kepada Allah dan doanya lebih mudah terkabul.
Inilah makna firman Allah SWT, ''Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan
jadilah kamu termasuk orang-orang yang bersujud.'' (Al-Hijr: 98). Wallahu a'lam.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.