BAB 1

PROFIL PERUSAHAAN

Sejarah perusahaan
Saat ini PT. Garudafood Putra Putri Jaya (GPPJ) merupakan gabungan dari
PT Tudung Putra Jaya, PT Garudafood Jaya, dan PT Garuda Putra Putri Jaya.
Kesemuanya merger pada November 2000. Cikal bakal berdirinya Garudafood
adalah diawali dengan dibentuknya PT Tudung Putra Jaya (TPJ) pada tahun 1979
di Pati Jawa Tengah oleh almarhum Darmo Putro yang memulai usahanya sebagai
produsen tepung tapioka. TPJ secara khusus memproduksi kacang kulit sampai
akhirnya pada tahun 1987 mulai menggunakan merek Kacang Garuda sebagai
produk unggulannya. Sementara PT Garuda Putra Putri Jaya sendiri baru dibentuk
pada tahun 1995 berkonsentrasi memproduksi kacang oven dan 2 kacang salut
seperti : kacang atom, kacang madu, dan kacang telur. Sedangkan PT Garudafood
Jaya merupakan salah satu unit usaha Garudafood yang memproduksi makanan
biskuit.
Dengan digabungnya beberapa unit usaha ke dalam PT GPPJ,
pengembangan terus dilakukan. GPPJ telah memiliki beberapa pabrikan dengan
teknologi mesin yang canggih dalam setiap proses pengolahan makanan.
Beberapa pabrikan GPPJ di antaranya berada di kota Pati, Gresik, Bandung dan
Bandar Lampung Untuk menjamin Kacang Garuda dapat dinikmati oleh
Konsumen di seluruh pelosok negeri dan tersedia dalam jumlah yang cukup,
jaringan distribusi Garudafood terus diperkokoh dengan mendirikan PT Sinar
Niaga Sejahtera pada tahun 1994. Sejalan dengan berkembangnya waktu,
perusahaan yang tadinya berfungsi sebagai perusahaan pendukung ini akhirnya
dapat menjadi profit center tersendiri bagi kelompok usahanya.
Seiring kemajuan demi kemajuan yang dicapai produk kacang garingnya,
perusahaan terus melakukan inovasi dengan melakukan upaya diversifikasi
produk dan penerapan mesin-mesin baru berteknologi modern. Pada tahun 1995,
melalui PT Garuda Putra Putri Jaya, perusahaan mendirikan pabrik kacang lapis

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 1

yang meliputi : kacang atom, kacang telur dan kacang madu. Ekspansi ke beragam
produk kacang ini ternyata mendapat sambutan hangat dari pasar. Buktinya,
meskipun masih baru, daya serap pasar atas produk kacang lapis ini ternyata
mampu melampaui prestasi yang dicapai oleh produk kacang garing.
Untuk menjamin pasokan bahan baku utama (kacang tanah) yang
berkualitas tinggi dan tersedia sesuai kapasitas produksi pabrik, tahun 1996
didirikan PT Bumi Mekar Tani, yang bergerak di bidang perkebunan kacang.
Selain memiliki kebun kacang sendiri, untuk menampung hasil panen kacang para
petani dengan harga bersaing, perusahaan ini banyak menjalin kerja sama dengan
para 3 petani kacang, khususnya di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dengan
demikian, secara aktif perusahaan mengembangkan sistem kemitraan usaha yang
saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Pada akhirnya seluruh jerih payah, keseriusan dan profesionalitas seluruh
karyawan Garudafood dapat membuahkan hasil nyata yang sangat mengagumkan.
Dari hasil surveinya yang berjudul Study Regarding Snack Industry and
Marketing in Indonesia, 1998, Corinthian Infopharma Corpora (CIC) menemukan
bahwa Kacang Garuda berhasil menguasai 65% pangsa pasar produk makanan
kacang di Indonesia, jauh meninggalkan merek produk kacang di posisi kedua
yang menguasai 20%, sedangkan 15% lainnya diperebutkan oleh berbagai merk.
Untuk memperkokoh basis di industri makanan ringan, tahun 1997
perusahaan memasuki pasar biskuit melalui PT Garudafood Jaya. Meskipun di
tengah krisis ekonomi, merek biskuit Danza dan Gery berhasil melakukan
penetrasi pasar, untuk tahap I (karena keterbatasan kapasitas), ke sejumlah pasar
wafer stick di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Selanjutnya, di tengah hebatnya krisis ekonomi, Mei 1998 perusahaan
memberanikan diri masuk ke bisnis jelly melalui PT Triteguh Manunggal Sejati.
Meskipun relatif baru, pertumbuhan laba atas penjualan memperlihatkan bahwa
bisnis ini berpeluang besar untuk tumbuh. Permintaan pasar dari semua jaringan
distribusi selalu bergerak naik. Permintaan pasar dari luar negeri, seperti
negaranegara Timur Tengah, juga terus meningkat.
Sejumlah industri makanan ringan kini mulai bernaung di bawah payung
Garudafood. Sesuai visi dan misinya, kelompok usaha ini tentu saja tidak cepat
berpuas diri dengan prestasi yang telah dicapai selama ini. Berbagai inovasi terus

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 2

dilakukan untuk terus membuat produk-produk baru yang sesuai dengan
kebutuhan pasar. Semua itu dilakukan, tidak lain demi kepuasan yang sebesar-
besarnya bagi para konsumen yang merupakan penentu hidup matinya sebuah
perusahaan.
Kini di atas areal lebih dari 35 hektar yang tersebar di berbagai lokasi, telah
berdiri pabrik-pabrik industri Garudafood yang didukung oleh mesin dan
peralatan berteknologi modern. Mesin oven yang mencakup drying machine dan
roasting machine, misalnya, khusus didatangkan dari Belgia dan Jerman. Selain
itu, kini Garudafood juga mulai memesan mesin-mesin yang didisain secara
khusus sesuai dengan kebutuhan spesifik dari produk-produk yang dikembangkan.
Hal ini tercapai berkat kerjasama yang simultan dan terencana antara Divisi
Pemasaran ,Divisi Riset dan Pengembangan serta Divisi Produksi. Yang pada
akhirnya, mampu menyuguhkan beraneka macam produk makanan dan minuman
yang inovatif dan berstandar internasional, dengan tetap mengacu kepada selera
dan kepuasan pelanggan.

Filosofi perusahaan
Dynamics and peaceful
Pembenahan dan pencapaian itu tidak akan pernah berhenti. Lingkungan
bisnis terus berubah dan garudafood ingin selalu berada di depan semua
perubahan yang relevan. Untuk itu sistem nilai yang terkandung dalam suatu
Corporate Philosophy yang unik juga telah berhasil dirumuskan dan
sosialisasikan, yaitu : DYNAMICS & PEACE yang kalau dijabarkan menjadi
lima butir, yaitu : Human Values, Business Ethics, Unity Through Harmony,
Speed and Leading Change, Working Smart in a Learning Culture.
Dynamics artinya untuk menjadi "Sustainable Enterprise", harus terus
berubah dan lebih baik dalam memberikan Customer Added Value. Peace dalam
artian kemajuan sisi materi harus juga diikuti secara seimbang oleh kemajuan sisi
spiritual, dengan demikian kemajuan duniawi juga diikuti dengan terciptanya 5
Peace of mind.
Adalah menjadi sebuah kebahagiaan yang tak terhingga membayangkan
Garudafood bisa ikut menciptakan Peace of Mind dalam diri 15.600 lebih

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 3

• Menjaga keseimbangan dan keserasian antara aspek bisnis • dengan aspek-aspek kehidupan lainnya. 15.karyawannya. Love. dan • akurat. dan • bertindak.  Unity Through Harmony • Menjaga keharmonisan dan keutuhan dengan lingkungan bisnisnya • secara internal (karyawan dan shareholder). GarudaFood 4 . • Menekankan pada proses bekerja yang cepat. and Peace. • Ketulusan dan keharmonisan dalam berfikir. • Senantiasa meningkatkan cara dan mutu kerja melalui • pengembangan diri di dalam budaya belajar yang terus dibangun • oleh dan bersama perusahaan. keras hati. • Melembagakan perubahan secara cepat dan berkesinambungan • yang memberikan nilai tambah pada perusahaan dengan bertumpu • pada kekuatan teknologi. DYNAMICS AND PEACEFUL: Nilai-nilai:  Human Values • Menghayati dan menerapkan nilai-nilai kemanusiaan yang meliputi: • Truth. sistematis. Manajemen Strategi | PT. berkata-kata. Non Violence. dan bersungguh-sungguh serta konsisten dalam • pekerjaan yang digeluti.  Working Smart in learning culture • Rajin.  Speed & Leading Change • Menjaga dan meningkatkan kecepatan dalam cara berpikir dan • bertindak. • Tidak melanggar hal-hal yang dilarang agama. • Peduli juga terhadap berbagai permasalahan yang muncul dalam • kiprah bisnis Garudafood walaupun secara formal bukan menjadi • bagian dari tanggung jawabnya. Right Conduct.  Business Ethics • Menggunakan norma-norma etika yang berlaku di dalam • masyarakat dalam berinteraksi dan mengelola lingkungan bisnis • sehingga tercapai "sustainable mutual benefit".600 karyawan itu pada gilirannya akan membentuk sebuah keluarga yang juga hidup seimbang dan yang pada akhirnya akan ikut mewarnai masyarakat di mana mereka tinggal.

GarudaFood 5 . BAB 2 ETHIC AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Etika Bisnis Suatu rangkaian prinsip yang harus diikuti apabila menjalankan bisnis. Manajemen Strategi | PT.

CSR adalah bukan hanya sekedar kegiatan amal. Beberapa investor dan perusahaan manajemen investasi telah mulai memperhatikan kebijakan CSR dari Surat perusahaan dalam membuat keputusan investasi mereka. termasuk lingkungan hidup. misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang. perlakuan tidak layak terhadap karyawan. Masalah seperti perusakan lingkungan. norma masyarakat. di mana CSR mengharuskan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusannya agar dengan sungguh-sungguh memperhitungkan akibat terhadap seluruh stakeholder perusahaan. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk membuat keseimbangan antara kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal dengan kepentingan pemegang saham. GarudaFood 6 . yang merupakan salah satu pemangku kepentingan internal. Sebuah definisi yang luas oleh World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) yaitu suatu suatu asosiasi global yang terdiri dari sekitar 200 perusahaan yang secara khusus bergerak dibidang "pembangunan berkelanjutan" (sustainable development) yang menyatakan bahwa: " CSR adalah Manajemen Strategi | PT. CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan". Kepedulian kepada masyarakat sekitar/relasi komunitas dapat diartikan sangat luas. namun secara singkat dapat dimengerti sebagai peningkatan partisipasi dan posisi organisasi di dalam sebuah komunitas melalui berbagai upaya kemaslahatan bersama bagi organisasi dan komunitas. serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya. sebuah praktek yang dikenal sebagai "Investasi bertanggung jawab sosial" (socially responsible investing). di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan.Corporate Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan. partisipasi pembangunan. dan cacat produksi yang mengakibatkan ketidak nyamanan ataupun bahaya bagi konsumen adalah menjadi berita utama.

Akan tetapi laporan tersebut sangat luas formatnya. Banyak perusahaan sekarang menggunakan audit eksternal guna memastikan kebenaran laporan tahunan perseroan yang mencakup kontribusi perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan. apalagi aspek ekonomi memang jauh lebih mudah diukur. GarudaFood 7 . Lebih jauh lagi CSR dapat dipergunakan untuk menarik perhatian para calon pelamar pekerjaan. Sementara aspek lingkungan. Akan terjadi peningkatan kemungkinan Manajemen Strategi | PT. terutama sekali dengan adanya persaingan kerja di antara para lulusan. walaupun sulit diperoleh kesepakatan atas ukuran yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam aspek sosial. Sumber Daya Manusia Program CSR dapat berwujud rekruitmen tenaga kerja dan memperjakan masyarakat sekitar. biasanya diberi nama laporan CSR atau laporan keberlanjutan. acuan pemantauan  Laporan berdasarkan standar akuntabilitas sosial internasional SA8000  Standar manajemen lingkungan berdasarkan ISO 14000 Di beberapa negara dibutuhkan laporan pelaksanaan CSR.  Verite. bersamaan dengan peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya” Pelaporan dan pemeriksaan Untuk menunjukkan bahwa perusahaan adalah warga dunia bisnis yang baik maka perusahaan dapat membuat pelaporan atas dilaksanakannya beberapa standar CSR termasuk dalam hal:  Akuntabilitas atas standar AA1000 berdasarkan laporan sesuai standar John Elkington yaitu laporan yang menggunakan dasar triple bottom line (3BL)  Global Reporting Initiative. yang mungkin merupakan acuan laporan berkelanjutan yang paling banyak digunakan sebagai standar saat ini.merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat ataupun masyarakat luas. gayanya dan metodologi evaluasi yang digunakan (walaupun dalam suatu industri yang sejenis).

Dengan memiliki suatu kebijakan komprehensif atas kinerja sosial dan lingkungan. Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)  Strategi Reaktif Kegiatan bisnis yang melakukan strategi reaktif dalam tanggung jawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tanggung jawab sosial  Strategi Defensif Strategi defensif dalam tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 8 . terutama apabila mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang mereka percayai bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas. terutama pada saat perusahaan merekruit tenaga kerja dari lulusan terbaik yang memiliki kesadaran sosial dan lingkungan. diskriminasi atau lingkungan hidup maka dengan demikian mereka dapat menghindari intervensi. sehingga dengan demikian keuntungan yang menyolok dan gaji dewan direksinya yang sangat tinggi tidak dipersoalkan. CSR dapat juga digunakan untuk membentuk suatu atmosfer kerja yang nyaman di antara para staf. "penggalangan dana" ataupun kesukarelawanan (volunteering) dalam bekerja untuk masyarakat. perusahaan akan bisa menarik calon-calon pekerja yang memiliki nilai-nilai progresif.untuk ditanyakannya kebijakan CSR perusahaan. baik itu bentuknya "penyisihan gaji". Dengan melakukan sesuatu 'kebenaran" secara sukarela maka mereka akan dapat meyakinkan pemerintah dan masyarakat luas bahwa mereka sangat serius dalam memperhatikan masalah kesehatan dan keselamatan. Perusahaan yang membuka usaha diluar negara asalnya dapat memastikan bahwa mereka diterima dengan baik selaku warga perusahaan yang baik dengan memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja dan akibat terhadap lingkungan hidup. Ijin Usaha Perusahaan selalu berupaya agar menghindari gangguan dalam usahanya melalui perpajakan atau peraturan.

maka citra positif terhadap perusahaan akan terbangun. o Human Values o Business Ethic o Unity Through Harmony  Membentuk komunitas ‘knowledge worker’ yang mampu menjadi ‘agent of change’ yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Jika stakeholders terpuaskan. yang fokus pada kegiatan sosial perusahaan. Program tersebut adalah Sehati Garudafood.  Strategi Akomodatif Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut  Strategi Proaktif Perusahaan memandang bahwa tanggung jawab sosial adalah bagian dari tanggung jawab untuk memuaskan stakeholders. GarudaFood Sejalan dengan perkembangan perusahaan serta sebagai wujud peran sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar / masyarakat luas. Ethic and CSR PT.  Memberi kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat luas Manajemen Strategi | PT. GarudaFood perlu membuat suatu program khusus. GarudaFood 9 . Misi Sehati  Menerapkan 'Corporate Philosophy' GarudaFood.perusahaan terkait dengan penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum untuk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial . disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar namun tetap terarah.

atau penyediaan sarana pendidikan dan fasilitas umum. Para korban bencana alam adalah mereka yang termasuk mendapat perhatian perusahaan. Makna Sehati SEHATI bermakna berempati. Di samping kegiatan yang bersifat rutin seperti donor darah. pendiri PT Tudung Putrajaya (cikal bakal Garudafood). GarudaFood 10 . yang sejak Desember 1999 banyak membantu anak yatim piatu. Sumbangan berbentuk khitanan massal. masyarakat dan anak kurang mampu. kota kelahiran Darmo Putro. Situbondo. Selain itu perusahaan juga memberikan sumbangan bagi penderita cacat di seluruh tanah air. orang jompo. Bekasi. 5 Pilar Program Sehati Garudafood :  Kesehatan Masyarakat  Lingkungan  Bantuan Kemanusiaan  UMKM  Pendidikan Di bidang sosial. Ekonomi dan Lingkungan). serta panti asuhan. Jakarta. Makna keseluruhannya berarti GarudaFood selalu berempati dengan sesama. dan kaum duafa di Kabupaten Rembang. Dari kata Sehati terdapat kata "sehat" artinya mengutamakan kesehatan baik untuk jasmani dan rohani dan penggalan kata "hati" artinya sepenuhnya dilakukan dengan hati (tulus). Hal itu diwujudkan dengan pemberian bantuan sembako kepada korban banjir di Rembang. Garudafood juga punya program pemberian bantuan biaya pendidikan kepada putra-putri karyawan perusahaan. Tangerang. melalui program yang berkesinambungan di berbagai aspek (Sosial. sembako. dan Manajemen Strategi | PT. perusahaan memelopori pendirian Yayasan Darmo Poesponingrum.

Sehingga partikel padat akan mengendap (disebut sludge) sedangkan partikel lemak dan minyak akan berada di atas / permukaan (disebut grease). Pada tahap ini dilakukan penyaringan. para pengungsi korban tragedi Sampit. susu. 5. seperti pasir. Desa Kaliurang. kayu. 2. GarudaFood 11 . pakaian layak pakai. perusahaan menyumbang paket sembako. Kecamatan Srumbung. Magelang. Palangkaraya. serta sejumlah buku dan alat tulis. Pengolahan Awal/Pendahuluan (Preliminary Treatment) Tujuan utama dari tahap ini adalah usaha untuk melindungi alat-alat yang ada pada instalasi pengolahan air limbah. Pengolahan Lanjutan (Advanced Treatment) Manajemen Strategi | PT. kebutuhan spesifik wanita. 4. Tiga buah pendekatan yang umum digunakan pada tahap ini adalah fixed film. sampah. serta korban gempa bumi di Bengkulu. Pengolahan Primer (Primary Treatment) Tujuan pengolahan yang dilakukan pada tahap ini adalah menghilangkan partikel-artikel padat organik dan organik melalui proses fisika. Tidak hanya itu. dan daerah bergolak lain di Kalteng pun tidak luput dari perhatian Garudafood. Kepada mereka. penghancuran atau pemisahan air dari partikel-partikel yang dapat merusak alat-alat pengolahan air limba. plastik dan lain-lain. suspended film dan lagoon system. 3. Pengolahan Akhir (Final Treatment) Fokus dari pengolahan akhir (Final Treatment) adalah menghilangkan organisme penyebab penyakit yang ada pada air. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menambahkan khlorin ataupun dengan menggunakan sinar ultraviolet. Penanganan limbah perusahaan a) Limbah cair 1. yakni sedimentasi dan flotasi.korban Merapi di dusun Kaliurang Utara dan Dusun Sumberejo. Pengolahan Sekunder (Secondary Treatment) Pada tahap ini air limbah diberi mikroorganisme dengan tujuan untuk menghancurkan atau menghilangkan material organik yang masih ada pada air limbah.

b) Limbah padat Limbah organik Untuk limbah organik dilakukan pengolahan sbb: 1. Misalnya untuk menghilangkan kandungan fosfor ataupun amonia dari air limbah. Pengecilan ukuran 2. pengayakan Sedangkan untuk limbah anorganik dilakukan pengolahan sbb: 1. pembalikan dan penyiraman 5. Pengepakan 3. Pengolahan Lanjutan ( dari pabrik dikirim ke tempat daur ulang ) 4. Pengolahan di tempat daur ulang ( Recycling ) BAB 3 ENVIROMENTAL SCANNING AND INDUSTRY ANALYSIS Manajemen Strategi | PT. pemantauan dan pengaturan suhu serta kelembaban 4. penyusunan tumpukan di atas bilah-bilah untuk membantu aerasi 3. pematangan 6. GarudaFood 12 . Pengolahan lanjutan diperlukan untuk membuat komposisi air limbah sesuai dengan yang dikehendaki. pengecilan ukuran hingga 4-5 cm 2.

Faktor-faktornya yaitu :  Faktor sosial  Faktor ekonomi  Faktor politik & hukum  Faktor teknologi Manajemen Strategi | PT. Peran ini berorientasi pada masalah tertentu dalam perusahaan yang menjadi target utama. Lingkungan ini hanya memiliki sedikit dampak implikasi langsung bagi pengaturan suatu organisasi.Tujuan Analisis Lingkungan : untuk menilai lingkungan organisasi secara keseluruhan.  Integrated Strategic Planning Role : Peran ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja organisasi dengan membuat manajemen tingkat atas dan manajer divisi menyadari segala isu yang terjadi di lingkungan perusahaan yang memiliki implikasi langsung pada proses perencanaan. Baik faktor-faktor yang berada diluar organisasi maupun yang berada didalam organisasi yang semuanya mempengaruhi kemajuan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  Functional – Oriented Role : Peran ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja organisasi dengan menyediakan informasi lingkungan yang member perhatian pada efektivitas kinerja fungsi organisasi tertentu. GarudaFood 13 . Lingkungan Eksternal : Lingkungan Umum (General Environment) adalah suatu lingkungan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas danfaktor-faktor tersebut pada dasarnya berada di luar dan terlepas dari operasi perusahaan. Peran/Fungsi Analisis Lingkungan :  Policy – Oriented Role : Peran analisis yang berorientasi pada kebijakan manajemen atas dan bertujuan untuk memperbaiki kinerja organisasi dengan memberikan informasi bagi manajemen tingkat atas tentang kecenderungan utama yang muncul dalam lingkungan.

Distribusi geografis . Struktur usia . Produk domestic bruto Segmen politik/hukum . Segmen teknologi . Pergerakan pilihan berkaitan dengan karakteristik produk dan jasa. Perempuan sebagai tenaga kerja . Bauran etnik . Tingkat tabungan personal Segmen ekonomi . Tingkat tabungan bisnis . Sikap terhadap lingkungan . Defisit atau surplus anggaran . GarudaFood 14 . Defisit atau surplus perdagangan . Focus pada privat dan pemerintah yang didukung Manajemen Strategi | PT. Inovasi produk . Pergerakan pilihan pekerjaan dan karir . Tingkat kepentingan . Aplikasi pengetahuan . Tingkat inflasi .  Faktor demografi Segmen Demografis . Sikap terhadap kualitas hidup bekerja . Distribusi pendapatan . Hokum antitrust . Filosofi dan kebijakan pendidikan Segmen sosiokultural . Keragaman tenaga kerja . Ukuran populasi . Filosofi deregulasi . Hukum pelatihan tenaga kerja . Hokum pajak .

Teknologi komunikasi yang baru. . . dan intensitas persaingan di antara para pesaing yang secara langsung mempengaruhiperusahaan dan tindakan dan tanggapan kompetitifnya. Peristiwa politik penting . supplier. Atribut-atribut budaya dan institusional yang berbeda. oleh pengeluaran riset dan pengembangan. Lingkungan Industri (Industry Environment) adalah serangkaian faktor- faktor-ancaman daripelaku bisnis baru. Kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi persaingan industri sebagai berikut:  Ancaman Masuknya Pendatang Baru  Tingkat Rivalitas Di Antara Para Pesaing yang ada  Tekanan dari Produk Pengganti  Kekuatan Tawar Menawar Pembeli (Substitusi)  Kekuatan Tawar-menawar Pemasok Manajemen Strategi | PT. pembeli. Segmen global . Pasar global kritikal . produk pengganti. GarudaFood 15 . Faktor-faktornya yaitu :  Ancaman pendatang baru  Pembeli (customer)  Produk substitusi  Pesaing (competitor)  Pemasok (supplier) Secara singkat. Negara-negara industri baru. dapat disimpulkan bahwa Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkankomponen- komponen yang secara normal memiliki dampak yang relatiflebih spesifik dan langsung terhadap operasional perusahaan.

sikap. tingkat suku bunga. Perubahan dalam kondisi perekonomian mungkin akan menguntungkan bagi satu perusahaan tetapi dapat pula merugikan. Indikator dari kesehatan perekonomian suatu negara antara lain adalah tingkat inflasi. Perencana strategi harus meramalkan perubahan kondisi perekonomian yang dapat memberikan dampak bagi perusahaan. tabungan konsumen dan daya beli. 2000). Perubahan besar yang terjadi pada pola konsumsi masyarakat tersebut membuat persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat. Lingkungan ini berkenaan dengan kepercayaan. defisit atau surplus perdagangan. demografis. Elemen dalam faktor ekonomi dapat membantu atau merintangi pencapaian tujuan perusahaan dan kesuksesan atau kegagalan strategi. GarudaFood 16 . Sosial dan Budaya Kondisi sosial merupakan pertimbangan penting juga bagi manajemen. karena masing-masing perusahaan berusaha untuk mengembangkan usahanya dan mempertahankan pangsa pasarnya. pandangan dan pola kehidupan komponen-komponen lingkungan yang dikembangkan atau dibentuk dari kebudayaan. geografis. Analisis Lingkungan Umum PT. GarudaFood Ekonomi Kondisi perekonomian suatu negara sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. pendidikan dan faktor-faktor etnis (Herudjito. Garudafood sebagai suatu perusahaan yang bergerak di industri makanan ringan mengemban misi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan Manajemen Strategi | PT. nilai-nilai. Semakin banyaknya produk makanan ringan modern snack yang ditawarkan kepada konsumen dan beragamnya selera masyarakat dalam memilih produk makanan ringan menyebabkan persaingan antar perusahaan makanan ringan menjadi ketat. kurs mata uang. Perubahan gaya hidup yang terjadi di kalangan masyarakat Indonesia dewasa ini memberikan dampak perubahan selera dan pola konsumsi. religius. ekologi.1. pertumbuhan ekonomi.

nanas. atom manis. siomay.menciptakan produk-produk dan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan harapan yang diinginkan konsumen dengan memperhatikan karakteristik demografi ekonomi dan sosial konsumen. waktu pengolahan Manajemen Strategi | PT. maupun makanan lainnya seperti bakso. perbedaan usia juga akan mengakibatkan perbedaan selera dan kesukaan terhadap merk maka dari itu Garudafood juga mengeluarkan varian produk yang dapat dinikmati oleh anak- anak seperti okky jelly yang tersedia dalam enam pilihan rasa buah-buahan. strawberry. atom gurih lokal. mie. GarudaFood 17 . kacang kulit rasa bawang. yaitu jeruk. manis. Salah satu varian dari pilus adalah pilus cocol yang berbentuk stick dengan dilengkapi saos sambal untuk menambah kenikmatan mengkonsumsi snack pilus. tujuan atau mengancam kedudukan perusahaan. atom telor. dan leci dengan Nata de Coco. Perubahan teknologi pada umumnya mengarah pada biaya produksi dan harga jual yang lebih rendah. melon. Perubahan teknologi yang semakin cepat dapat mempengaruhi bahan baku. Melihat hal seperti itu Garudafood berupaya menghadirkan produk-produk makanan ringan dengan harga yang dapat dijangkau sehingga dapat dinikmati masyarakat diberbagai lapisan. Teknologi Disamping faktor sosial. operasi. Garudafood juga memperhatikan faktor usia. dampak yang mungkin terjadi terhadap kondisi perusahaan adalah faktor teknologi. atom pedas dll. pelayanan lebih cepat. dan pedas. Produk ini sangat cocok untuk lauk. dan makanan-makanan lainnya. dikombinasikan dengan nasi. Selain itu besarnya daya beli masyarakat terhadap suatu produk tergantung dari seberapa besar penghasilan yang ia terima. soto. GarudaFood memproduksi makanan ringan yang dapat menggambarkan karakteristik masyarakat Indonesia yang mana sebagian besar menyukai jenis makanan yang berasal dari kacang-kacangan seperti :kacang kulit biga. produk serta jasa perusahaan. Garudafood juga mengeluarkan produk yang disesuaikan dengan kebiasaan masayarakat Indonesia yang wajib mengkonsumsi nasi yakni dengan adanya makanan pendamping nasi snack pilus yang memiliki pilihan rasa gurih. kualitas produk yang meningkat. Oleh karena itu perubahan teknologi dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan hasil. anggur.

PT. Garuda Food ini juga akan memiliki kualitas yang baik pula. pada 2008 Industri Manajemen Strategi | PT. Analisis lingkungan industri sangat diperlukan dalam penentuan posisi bertahan yang terbaik bagi satu perusahaan dan merupakan penunjang fundamental untuk menentukan posisi relatif perusahaan yang kemudian dapat digunakan untuk merumuskan strategi keunggulan bersaing (Porter. Kendati demikian. Meksiko. Krisis ekonomi yang mendera dunia hingga pengujung 2008 memicu GarudaFood untuk tetap optimistis menghadapi 2009. India. GarudaFood Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan. ancaman dari masuknya pendatang baru. kekuatan tawar manawar dari pembeli dan kekuatan tawar menawar dari pemasok. 1997). Garuda Food membentuk suatu program kemitraan dengan para petani kacang dan memberikan penyuluhan teknologi penanaman kacang agar menghasilkan kualitas kacang yang baik. Selanjutnya Porter (1997) menyatakan. Pertumbuhan Bisnis makanan dan minuman juga sempat didera isu bahaya bahan tambahan pangan (BTP) sejak tahun lalu. dan Rusia. Prediksi ini merupakan tantangan bagi GarudaFood untuk mengerahkan segenap kemampuan agar terus tumbuh dan berkembang lagi. 2. dalam jangka panjang suatu perusahaan akan mampu bertahan jika berhasil mengembangkan strategi untuk menghadapi lima kekuatan yang membentuk suatu struktur persaingan dalam industri yang terdiri dari persaingan diantara perusahaan dalam industri. serta isu bahaya produk terkontaminsasi melamine asa Cina. Goldman Sachs memprediksi pada 2050 Indonesia akan menjadi kekuatan nomor tujuh di dunia setelah Cina. AS. Dengan begitu kualitas produk olahannya yang diproduksi oleh PT. Analisis Kekuatan Persaingan Industri PT.lebih cepat dan lebih praktis. Brasil. ancaman dari produk substitusi. GarudaFood 18 .

Kebaradaan SPG sangt membantu para konsumen dalam memperoleh infornasi. Untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di berbagai kategori produk.4 persen pada triwulan ketiga 2008. Misalnya mountea jambu. GarudaFood menggunakan tiga situasi lingkungan antara lain : 1. 3. karena itu informasi yang diperoleh konsumen saat berbelanja sangan mempengaruhi keputusan pembelian. Tidak kalah pentingnya dalam pemasaran adalah seorang SPG.Makanan & Minuman nasional cukup tangguh saat ekonomi dunia dihantam krisis. Disini garuda food memanfaatkan iklan televisi. Situasi pemakaian Manajemen Strategi | PT. Situasi komunikasi Situasi adalah situasi dimana konsumen menperoleh informasi atau melakukan komunikasi atau melakukan komunikasi. brosur. konsumen sekarang sudah tidak perlu lagi repot-repot didapur untuk membuat jus jambu karena sekarang sudah ada mountea jambu yang mengandung teh+ sari jambu yang siap minum. Maklum. bahkan bisa memperoleh sampel produk yang ditawarkan SPD. Data BPS menyebutkan industri ini tumbuh positif sebesar 10. Upaya bertahan di saat krisis ditempuh dengan tetap mengusung ciri khas berupa karya-karya inovatif. dll. GarudaFood terus berupaya menciptakan inovasi di pelbagai aspek. 2. radio. Yang sering dimanfaatkan garuda food adalh situasi waktu dimana produk garuda food dikembangkan untuk menghemat waktukonsumen. baik produk maupun sumberdaya manusia (noble people) dalam upaya memenuhi harapan konsumen. rata-rata bisnis ini berbasis bahan baku lokal serta berorientasi pasar domestik. internet. Situasi pembelian Keputusan konsumen dalam membeli produ makanan atau minuman seringkali dilakukan di toko. GarudaFood 19 . media cetak. Dimana para SPG dapat berkomunikasi dengan konsumen secara langsung.

salah satunya memakai situasi konsumen terutama Indonesia yang suka dengan minuman teh. GarudaFood 20 . Garudafood memasarkan produk minuman susu merek Clevo dengan menargetkan penjualan sekitar 5 juta liter susu atau 7% pangsa pasar pada tahun ini. Ancaman : a. Kacang Keriting dengan bentuk dan rasa unik menjadikan suatu peluang bari GarudaFood untuk merebut pasar karena kompetitornya masih sedikit dan belum ada yang dijual kelas menengah ke bawah. Ketatnya persaingan dan krisis ekonomi global. Begitu juga dengan Garuda food. Peluang dan Ancaman Perusahaan Peluang : a. Dalam bisnis minuman. maka dari itu garuda food mengembangkan produk minuman tehnya dengan berbagai rasa. b. GarudaFood telah terbukti dan teruji kemampuannya dalam menjalankan fungsi sebagai pelaksana bimbingan teknis sekaligus penjamin pasar kacang tanah. c. Dengan peluang pasar yang bagus maka perusahaan optimistis Clevo bisa diterima pasar dan mencapai target. BAB 4 INTERNAL SCANNING: ORGANIZATION ANALYSIS Pengertian Analisis Internal Manajemen Strategi | PT. b. Konsumen sering memilih produk kerena pertimbangan dari situasi konsumen. 3. semakin ketatnya persaingan di industri makanan dan minuman dan daya beli masyarakat yang masih rendah. GarudaFood juga terpilih sebagai mitra kerjasama oleh IFC karena reputasinya sebagai salah satu pelaku utama di industri makanan dan minuman.

Pendekatan 7 S McKinsey Pendekatan dalam mengevaluasi variabel internal Setelah memperoleh variabel internal diperoleh. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain). Pendekatan dalam mengidentifikasi variabel internal Terdapat beberapa pendekatan yang dapat digunakan di dalam mengidenfikasi variable internal yaitu : 1. kapabilitas dan kompetensi yang selanjutnya bisa digunakan untuk membentuk market position tertentu. kapabilitas dan kompetensi inti yang dimiliki oleh perusahaan. maka variable-variabel tersebut dievaluasi apakah termasuk pada kekutan atau kelemahan Manajemen Strategi | PT. Pendekatan PIMS (Profit Impact of Marketing Strategy) 5. Pendekatan Competitive Advantage 3. GarudaFood 21 . Evaluasi dan penilaian Variabel internal. Dengan demikian analisis lingkungan internal akan meliputi analisis mengenai sumber daya manusia. Analisis internal merupakan suatu proses untuk menemukan aspek-aspek internal/variabel internal perusahaan yang diperlukan dalam menghadapi lingkungan eksternalnya dan mengevaluasinya apakah berada dalam posisi yang kuat atau lemah. 3. Perusahaan sendiri sesuai konsep masa kini merupakan kumpulan dari berbagai macam sumber daya. Menyusun ringkasan hasil analisis. Lingkungan internal adalah lingkungan organisasi yang berada di dalam organisasi tersebut dan secara formal memiliki implikasi yang langsung dan khusus pada perusahaan. Identifikasi variabel internal. Proses Analisis Lingkungan Internal Analisis lingkungan internal merupakan suatu proses yang terdiri dari beberapa langkah seperti berikut : 1. Pendekatan fungsional 2. 2. 4.

fasilitas fisik. yaitu : 1. inovasi Manajemen Strategi | PT. Core Competencies Core Competencies adalah dasar dari pengembangan kekuatan internal perusahaan untuk dapat mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan (SCA). reputasi.organisasi/perusahaan. GarudaFood 22 . Capabilities 3. Pendekatan Perbandingan dengan pesaing. Human Resource. Pendekatan Perbandingan Kinerja dan Kompetensi dengan masa lalu. Keunggulan ini biasa disebut dengan Sustainable Competitive Advantage (SCA). Intagible Resource. 4. Faktor utama pembentuk Core Competencies ini adalah Capabilities. Pendekatan Evolusi Produk 3. 3. 2. Terdapat beberapa pendekatan untuk menilai variabel- variabel tersebut. Tangible Resource. Faktor Kunci Keberhasilan Industri. 2. Analisis internal perusahaan seyogyanya juga memperhatikan aspek ini. Analisis internal untuk menciptakan sustainable competitive advantage Setiap perusahaan perlu untuk meningkatkan kekuatan internalnya dalam berhadapan dengan persaingan. Resource 2. Untuk mengembangkan keunggulan internal ini terdapat 3 komponen lingkungan internal yang penting yaitu : 1. Sedangkan intangibel resource adalah sesuatu yang sulit untuk diidentifikasi dan dievaluasi seperti teknologi. Sumber daya sering diartikan sebagai input yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk suatu proses produksi dapat dikelompokan atas : 1. Sedangkan Capabilities diperoleh dari Resource yang dimiliki dan dapat dimanfaatkan perusahaan. peralatan dan lainlain. Tangible resource adalah yang mudah untuk diidentifikasi dan dievaluasi serta dapal dilihat pada laporan keuangan yang meliputi sumber daya dana. Pada dasarnya keunggulan bersaing yang diperlukan adalah keunggulan yang bersifat terus menerus sehingga perusahaan dapat bertahan dan berkembang di dalam limgkungannya.

Kompetensi ini harus dapat dipertahankan perusahaan dengan memperhatikan aspek penentu berikut :  Durability  Imitability Analisis lingkungan Internal ini menggambarkan kekuatan perusahaan. maka core competensi adalah akar yang memberikan kekuatan dan kehidupan bagi pohon untuk dapat hidup dan tumbuh. efektifitas promosi. kekuatan penjualan. sumberdaya fisik. baik kuantitas maupun kualitas pemasaran. pangsa pasar. sumberdaya manusia. Kekuatan dan kelemahan sumberdaya manusia dapat ditunjukkan dari manajemen sumberdaya manusia. operasi. efektifitas distribusi. ketaatan hokum karyawan. arus kas. Kekuatan dan kelemahan Pemasaran dapat dilihat dari reputasi perusahaan. efektifitas inovasi dan cakupan geografis. dan pengalaman karyawan. produktivitas karyawan. Jika dianalogikan dengan pohon. Core competencies ini semestinyalah untuk dikembangkan agar dapat menjadi Distinctive Competencies yaitu kompetensi inti yang lebih superior dibadingkan pesaingnya. ketrampilan dan moral karyawan. Manajemen Strategi | PT. Capability adalah sekumpulan resource yang menampilkan suatu tugas atau aktifitas tertentu secara integratif Pendekatan identifikasi diatas dapat dilakukan untuk ananlisis variabel ini seperti pendekatan fungsional dan rantai nilai. kualitas pelayanan. manajemen dan organisasi. kemampuan dan perhatian manajemen puncak. Keuangan terdiri dari ketersediaan modal. kemampuan berhubungan dengan bank. kualitas kehidupan karyawan. keuangan. Sedangkan Human Resource sengaja dipisahkan karena memiliki keunikan tersendiri dan dipelajari dalam bidang tersendiri. efektivitas imbalan dalam memotivasi karyawan. GarudaFood 23 . Core Competencies adalah sesuatu yang dibangun berdasarkan capabilities dan Resource perusahaan sehingga membuat perusahaan dapat berjalan dengar baik. besarnya modal yang ditanam. Kombinasi resource yang optimal akan menciptakan sinergi dan kapabilitas perusahaan yang lebih baik. kualitas produk. keuntungan yang diperoleh (nilai saham).dan kreatifitas. fleksibilitas karyawan. stabilitas keuangan. efektifitas penetapan harga. hubungan dengan pemilik dan investor.

penelitian dan pengembangan.efektivitas dan efisiensi system akuntansi untuk perencanaan biaya-anggaran dan keuntungan dan sumber tingkat perusahaan. komunikasi dalam organisasi. sekitar 16. lokasi. dan attitude yang baik dengan terus menerus berkreasi dan berinovasi (continuous improvement). kapasitas produksi. budaya dan iklim organisasi. sinergi dalam organisasi. optimalisasi fasilitas. layout. Di samping itu Garudafood berupaya menciptakan iklim agar setiap individu secara proaktif mengekspresikan potensi belajar dan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu proses perubahan. catatan perusahaan dalam mencapai sasaran. skala ekonomi. citra dan prestasi perusahaan. Setiap individu juga dituntut selalu memiliki semangat pantang menyerah dan tidak mengalah pada kegagalan. Operasi meliputi fasilitas perusahaan. GarudaFood Aspek kekuatan : SDM Sumber daya manusia Garudafood adalah knowledge workers (learning and growth perspective). hak paten. Kini. system pengendalian organisasi keseluruhan. knowledge. kemampuan berproduksi tepat waktu. keahlian dalam berproduksi.500 karyawan menganggap Garudafood Group sebagai rumah mereka merupakan sumber daya yang tak ternilai harganya. GarudaFood 24 . system informasi yang baik dan manajemen kualitas yang baik Analisis PT. merk dagang. penggunaan system yang efektif dalam pengambilan keputusan. pengendalian operasi dan efisiensi serta biaya-manfaat peralatan. Manajemen Strategi | PT. Mereka adalah orang-orang terpilih yang memiliki skill. Dalam setiap proses kreatif diciptakan iklim yang membuat orang merasa nyaman untuk berkreasi tanpa harus dihantui dengan risiko kegagalan. Potensi ini akan tumbuh apabila suasana kerjanya kondusif dalam kebebasan berekspresi. biaya bahan baku dan ketersediaan pemasok. system perencanaan strategic. proteksi hokum. persediaan. Kekuatan dan kelemahan organisasi dan manajemen dapat diperoleh dari struktur organisasi.

siapa saja yang perlu mengenal. positioning Garudafood yang ingin ditampilkan kepada publik adalah Garudafood sebagai produsen makanan dan minuman yang terus menerus berinovasi dalam sebuah proses. kesempatan untuk mengembangkan produk di berbagai kategori lain di luar ‘kacang’ semakin terbuka sehingga pada Oktober 1987 GarudaFood lalu menggunakan corporate identity seekor burung garuda yang mirip bahkan serupa dengan produk unggulannya ‘Kacang Garuda’.  Tahap kedua pembentukan identitas visual: eksplorasi ikon. GarudaFood Detail Execution:  Tahap pertama pembentukan strategi brand: menentukan siapa GarudaFood.Brand Image Pada awalnya GarudaFood menggunakan gambar realis burung garuda sebagai identitas perusahaan yang fokus di produk kacang. dan lainnya. Penggunaan visual yang mirip antara sang ‘anak’ yang sudah amat kuat di pasar dan sang ‘induk’ yang baru muncul. Hasilnya. snack. Branding Strategy PT. Hal ini dirasa kurang menguntungkan bagi citra GarudaFood yang sebenarnya telah masuk ke berbagai kategori produk minuman. bagaimana mereka mengetahuinya dan kenapa mereka harus peduli terhadap GarudaFood. struktur. eksplorasi tipografi dan yang ketiga penggabungan keduanya. Tahap ketiga adalah Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 25 . menimbulkan sebuah persepsi kuat di masyarakat bahwa GarudaFood identik dengan Kacang Garuda. Seiring dengan berjalannya waktu. Merumuskan esensi. positioning maupun personalitas brand yang diinginkan. biskuit. ataupun sebaliknya.

penghargaan Best Brand yang diraih OKKY Jelly ini adalah yang kedua. Kenyataan ini yang menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis. memonitor dan mengatur brand dengan baik dan konsisten sesuai dengan strategi brand yang sudah dibentuk. Head of Marketing Division Garudafood Group.  Langkah berikutnya adalah bagaimana memasarkan. Jerih payah para eksekutifnya tahun ini membuahkan hasil berupa Indonesian Best Brand Award (IBBA) 2005 bagi tiga merek kebanggannya. yakni: KACANG GARUDA. sehingga dapat tercipta persepsi yang diinginkan. GarudaFood 26 . tahap visualisasi atau penterjemahan ke dalam aplikasi sesuai dengan kebutuhan.” ungkap Budiman. OKKY JELLY. Okky jelly. keberadaannya terkadang justru melebihi aset yang nyata (Tangible Asset). Ketiganya mendapat pengakuan sebagai merek terbaik masing-masing untuk kategori Kacang Bermerek. sekaligus buah dari upaya tim jelly membangun dan memelihara OKKY dengan segala upaya dan investasi yang tidak sedikit agar menjadi yang terbaik kategori jelly. sehingga terus berupaya membangun dan memelihara merek-merek yang dimilikinya. dan GERY. kartu nama dan lainnya. mengkomunikasikan. Sejak pertama kali masuk ke bisnis jelly Manajemen Strategi | PT. Tiga Brand Garudafood Raih IBBA 2005 Merek bagi kebanyakan perusahaan merupakan sebuah aset yang tidak ternilai harganya. seperti signage. Jelly. dan Wafer Coating. Menurut Budiman. dan Gery meraih Indonesian Best Brand Award 2005 menambah “brand assets” bagi Garudafood Group. Garudafood selaku salah satu perusahaan makanan dan minuman nasional jelas sangat menghargai sekaligus menyadari kekuatan sebuah merek. Kendati pada dasarnya merek merupakan aset yang tidak tampak (Intangible Asset). yang dibuktikan dari riset ini. “Prestasi kacang Garuda. termasuk yang bergerak di industri Consumer Goods untuk terus meningkatkan awareness merek mereka di benak publik.

Riset and Development Raih ICSA Hingga 6 Kali. bukan pekerjaan mudah untuk mempertahankan posisi market leader di industri kacang. khususnya untuk kategori biskuit salut (wafer coating).dengan merek OKKY Jelly pada 1998. mengingat semakin ketatnya persaingan di pasar kacang bermerek nasional. GarudaFood 27 . IBBA bagi GERY merupakan pengakuan atas jerih payahnya membangun dan memelihara kekuatan merek di pasar biskuit nasional. Caranya. IBBA kedua kalinya yang diraih KG kian menegaskan posisinya sebagai market leader di bisnis kacang bermerek nasional. Kondisi ini membuat OKKY Jelly harus kreatif dan inovatif dengan menciptakan “pasar baru”. Sementara Kacang Garuda (KG) lebih duluan dikenal sebagai merek kacang paling digemari di Indonesia juga berkepentingan mempertahankan dan meningkatkan mereknya agar tetap menjadi yang terbaik. Predikat ini diberikan kepada merek-merek yang berhasil Manajemen Strategi | PT. penambahan nata de coco. mempertahankan KG sebagai market leader sekaligus Best Brand di pasar kacang bermerek merupakan pekerjaan besar dari seluruh jajaran manajemen Garudafood. Saat ini OKKY Jelly muncul sebagai market leader di pasar jelly nasional Sedangkan bagi GERY IBBA 2005 merupakan penghargaan pertama sekaligus bukti keperkasaan GERY berjaya di pasar yang dikenal sangat berat karena faktanya pasar biskuit memang dipenuhi merek-merek kelas dunia. Garudafood telah melihat pasar jelly masih akan terus tumbuh. Dalam kaitan ini Garudafood menyadari. Lebih dari itu. GERY sendiri saat ini di pasar biskuit dikenal sebagai varian produk biskuit yang identik dengan coklat (ingat tagline: Cokelat di Luar Cokelat di Dalam!). dengan terus memperbaiki kualitas. atau diferensiasi kemasan untuk pelbagai varian produk. Kacang Garuda “Best of the Best Kacang Garuda dari Garudafood Group berhasil meraih predikat “Best of the Best ICSA 2005”. Upaya membangun dan memelihara merek KG penting dilakukan.

Sukses meraih ICSA hingga enam kali dan predikat “Best of the Best ICSA” bagi Kacang Garuda semakin mempertegas dominasinya di pasar kacang bermerek nasional. ICSA merupakan anugerah yang digelar Frontier (lembaga riset independen ternama) dan majalah SWA untuk produk yang mampu memberi kepuasan kepada pelanggan. 2003. yang bisa memberi nilai tambah (added value) dan kepuasan bagi pelanggan (customer satisfaction). Hal ini dicapai berkat inovasi yang terus dilakukan dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. “Kami juga bertekad selalu memberikan yang terbaik bagi para penggemar Kacang garuda terutama dalam hal kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Bagi Garudafood. dan kepuasan terhadap harga berdasarkan kualitas yang diterima (VSS).” ungkap Budiman di Jakarta (30/9). sukses Kacang Garuda mempertahankan ICSA untuk keenam kalinya merupakan merupakan hasil dari jerih payah dan konsistensi perusahaan dalam mempertahankan kualitas produk. Untuk itu Kacang Garuda menjalin kerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi). jika semua produsen berlomba-lomba memberikan kepuasan terbaik bagi para pelanggannya. maka produsen pun akan mendapat manfaatnya. Hingga kini Kacang Garuda masih menjadi market leader di pasar kacang bermerek. termasuk industri makanan dan minuman serta distribusi yang digeluti Garudafood Group. Sebelumnya Kacang Garuda meraih ICSA pada tahun 2000. GarudaFood 28 . Tingkat kepuasan pelanggan itu sendiri diukur melalui tiga faktor. serta persepsi bahwa salah satu merek dinilai terbaik secara keseluruhan Manajemen Strategi | PT. Head of Marketing Garudafood Group. 2001. keberhasilan meraih predikat “Best of the Best ICSA” pada tahun 2005 ini merupakan tantangan untuk terus berinovasi dalam hal strategi dan pengembangan produk. Menurut Budiman.meraih dan mempertahankan anugerah kepuasaan pelanggan Indonesia atau Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) tiga kali berturut-turut atau lebih. dan 2004. Maklum. ICSA sendiri bisa menjadi tolok ukur pertumbuhan sebuah industri. 2002. Sejak dua tahun terakhir Kacang Garuda juga mengusung sederet program terkait dengan tekadnya sebagai “Health Icon”. yakni kepuasan terhadap kualitas produk/layanan (QSS).

com. MISI DAN GENERAL STRATEGY PT. p. dikarenakan apa yang diterima. visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. Aspek Kelemahan :  Ketersediaan bahan baku  Biaya Produksi yang Tinggi  Ancaman terhadap pesaing produk yang semakin banyak  Kebijakan Pemerintah  Kandungan bahan pengawet dalam produk BAB 5 VISI. Makassar) periode Juni-Juli 2004. tentu hal ini sudah diantisipasi oleh ultahku. 43). Pelayanan terhadap pelanggan atau konsumen Customer service merupakan sesuatu yang penting. ICSA 2005 didasarkan pada hasil survey atas 10 ribu responden berusia 15-65 tahun yang tersebar di enam kota besar di Indonesia (Jakarta. GARUDAFOOD Visi (Vision) Menurut Wibisono (2006. Atau dapat dikatakan bahwa visi merupakan pernyataan Manajemen Strategi | PT. atau suatu saat pelanggan pasti akan membutuhkan tanya jawab dan apabila ada keluhan. Semarang. Medan. Bandung. maka harus ada yang menanggapi.dibanding merek lainnya (PBS). GarudaFood 29 . Nah dalam meriahkan pesta ulang tahun bersama GarudaFood. Surabaya.

baik berupa produk ataupun jasa. kebutuhan yang dapat ditanggulangi. p. Pernyataan misi organisasi. pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Dalam visi suatu organisasi terdapat juga nilai-nilai. Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8). Jadi dapat disimpulakan bahwa visi adalah cita . Menurut Drucker (2000:87). siapa yang memiliki kebutuhan tersebut. Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang memenuhi kebutuhan. dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan. nilai-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan. Pada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi.cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang. Misi (Mission) Misi (mission) adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. kelompok masyarakat yang dilayani. aspirasi serta kebutuhan organisasi di masa depan seperti yang diungkapkan oleh Kotler yang dikutip oleh Nawawi (2000:122). Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang. 2004:8) Menurut Wheelen sebagaimana dikutip oleh Wibisono (2006. terutama di tingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas bisnis perusahaan. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil Manajemen Strategi | PT. keinginan dan harapan pelanggannya (Prasetyo dan Benedicta. GarudaFood 30 .want to be dari organisasi atau perusahaan. 46-47) Misi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan tujuan atau alasan eksistensi organisasi yang memuat apa yang disediakan oleh perusahaan kepada masyarakat. Visi adalah pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan. Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan.

VISI  Menjadi salah satu perusahaan terbaik di industri makanan dan minuman di Indonesia dalam aspek profitabilitas.  Menciptakan kemanfaatan jangka panjang yang berkesinambungan dalam hubungan antara perusahaan dengan seluruh mitra usaha. penjualan dan kepuasan konsumen melalui karya yang kreatif dan inovatif dari seluruh karyawan yang kompeten.kompromi intepretasi Visi. GarudaFood 31 . dan 2.  Membentuk komunitas karyawan untuk tumbuh bersama dan mengembangkan kualitas kehidupan. Produk-produk konsumsi dan layanan berkualitas. Produk-produk makanan & minuman berkualitas. BAB 6 STRATEGY FORMULATION : SITUATION ANALYSIS AND BUSINESS STRATEGY Manajemen Strategi | PT. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi. yang bukan berasal dari bahan-bahan yang merupakan hasil pengorbanan hewan atas kehendak langsung perusahaan. lingkungan kerja dan pekerjaan para karyawan. MISI  Memuaskan konsumen dengan menyediakan: 1.  Meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham dengan menjalankan etika bisnis dan pengelolaan perusahaan yang baik.

analisis masalah adalah sebuah metode agar kita mampu menentukan akar masalah dari berbagai masalah yang terjadi dalam sebuah lembaga atau realita. Dan kelompok yang lain juga melakukan eksplorasi terhadap realita dalam hal ini masalah. Perlunya keseriusan dalam melakukan analisis masalah ini agar jangan sampai bentuk penyelasian/ terapi masalah tidak samapai menyelesaikan akar masalah sehingga nantinya masalah itu bisa muncul kembali. Segala informasi tentang harapan dan realita dieksplorasi kemudian diklarifikasi. salah satunya adalah Analisis Situasi. Setelah mengeksplorasi maka setiap hal yang ditemukan kemudian dibentuk dalam keyword (kata kunci) dan diklasifikasikan. Membuat bagan alur atau mensistematiskan/analisis pohon hasil klasifikasi tadi dengan prinsip sebab akibat sehingga nantinya kita bisa tahu yang mana merupakan daun masalah. Untuk melakukan analisis masalah dengan menggunakan pendekatan ekspektasi (baca. batang masalah. Pertama. Analisis Kebutuhan Ketiga analisis diatas memiliki fungsi masing-masing dalam menggambarkan kondisi organisasi dan penggambaran inilah yang kita butuhkan dalam menjalankan tahap perencanaan. harapan) dan pendekatan realita (baca.Analisis situasi Untuk menghasilkan tahap perencanaan yang maksimal maka kita perlu sebuah metode yang tepat. GarudaFood 32 . Analisis Situasi 3. Analisis Masalah 2. dan akar masalah. Misalnya jika proses ini dilakukan dalam kelompok maka sebaiknya ada kelompok yang mengeksplorasi tentang harapan dari sebuah lembaga baik yang sifatnya harapan tingkatan anggota maupun tingkatan lembaga itu sendiri. Manajemen Strategi | PT. Analisis situasi itu sendiri terdiri atas beberapa analisis antara lain : 1. masalah). Analisis situasi sebenarnya sebuah pendekatan agar dalam proses perencanaan program kerja kita bisa membahasnya secara sistematis dan segala informasi mengenai tahap perencanaan bisa terklarifikasi.

dan distinctive competencies (kompetensi yang menonjol) untuk merespons kebutuhan pelanggan. Analisis ini juga biasa disebut dengan analisis SWOT. Diferensiasi Produk berdasarkan Kebutuhan Pelanggan. sesuai keinginan berbagai kelompok masyarakat yang tingkat pendapatan dan seleranya berbeda-beda. Pada dasarnya terdapat 3 strategi untuk segmentasi pasar Manajemen Strategi | PT. disain dsb. mutu. 2. Segmentasi Pasar yg muncul oleh adanya Kelompok Pelanggan. Strenghnes (kekuatan). Segmentasi pasar adalah pengelompokan pelanggan berdasar kebutuhan atau preferensi (keinginan). Untuk melakukan analisis ini dibagi dalam beberapa klasifikasi gambaran obyektif yaitu. Ini diadopsi dalam strategi penciptaan keunggulan kompetitif. Diferensiasi produk adalah proses penciptaan keunggulan kompetitif melalui disain produk atau jasa. Kedua. 3. analisis situasi adalah metode pendekatan dalam berupaya menggambarkan kondisi obyektif pada sebuah lembaga atau organisasi. Misalnya. Selain itu dengan melihat gambaran tentang kelemahan dan ancaman kita juga bisa menurunkannya kedalam program kerja untuk yaitu upaya dalam menghilangkan kelemahan dan acaman yang dimiliki oleh suatu lembaga. Dasar perumusan BLS ialah kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan). kelompok pelanggan (siapa yang membutuhkan). dan Treat (ancaman). Kebutuhan pelanggan adalah keinginan pelanggan yang dapat dipuaskan dengan barang atau jasa. setiap perusahaan sampai batas tertentu harus berupaya memproduksi produk dalam berbagai bentuk. Opportunity (peluang). Business Level Strategy Business Level Strategy adalah langkah yang ditempuh oleh para manager dalam memanfaatkan sumberdaya dan kompetensi perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif terhadap pesaing di dalam suatu industri. GarudaFood 33 . 1. Weaknes (kelemahan). GM mengelompokkan pelanggan berdasar income dan membuat mobil sesuai dengan income tersebut. Pentingnya analsisis ini dalam menentukan metode pelaksanaan program atau rencana kerja karena dengan adanya gambaran obyektif ini maka kita tidak akan overload dalam melakukan sesuatu sehingga setiap rencana kerja yang diputuskan dapat efektif dan efisien.

Menurut Managing Director GarudaFood. perseroan mencatat penjualan Rp 4. Terlebih industri makanan dan minuman sedang mencatat pertumbuhan yang baik. Hartono Atmadja. Kompetensi ini meliputi efisiensi. GarudaFood 34 . 4. Dalam tahun lalu saja. baru kemudian melaksanakan IPO dengan target mewujudkan sebagai pemain terbesar ke-2 F&B di Indonesia pada 2015. Yang paling realistis 2012. "Keputusan manajemen. Demikian disampaikan Chief Executive Office (CEO) PT GarudaFood Putra-Putri Sudhamek AWS dalam press gathering di Djakarta Theater Jalan MH Thamrin Jakarta Selasa (23/3/2010). semua pelanggan sama.Rencana PT GarudaFood Putra-Putri mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) kembali tertunda dari rencana sebelumnya di tahun 2009 menjadi 2012. mutu. Perseroan berencana mematangkan bisnis selama 2 tahun ke depan. (c) Memperhatikan kelompok pelanggan dan memilih satu kelompok sebagai target. bahwa IPO kita tunda dulu." ungkap Sudhamek.1 triliun. dan akan menjadi Rp 5 triliun di tahun 2010. Distinctive competencies adalah kompetensi menonjol dan unik yang dimiliki perusahaan. Analisis situasi pasar PT. namun tertunda karena masih menunggu kepastian arah ekonomi Indonesia. GarudaFood lebih memilih untuk menunda IPO karena sesuai dengan road map yang telah disusun perseroan. Perseroan berencana mematangkan bisnis terlebih dahulu dalam 2 tahun ke depan baru kemudian melaksanakan IPO. (b) Mengelompokkan pasar dan membuat produk untuk setiap kelompok. dan telah mendapat kesepakatan dengan share holder. Tahun 2009 lalu perseroan sebetulnya telah merencankan IPO. Ia menerangkan. tahun lalu kondisi perekonomian maupun pasar modal Indonesia sedang kurang kondusif Manajemen Strategi | PT. (a) Mengabaikan perbedaan kebutuhan pelanggan. GarudaFood (Businessreview) . dan dapat dimanfaatkan untuk memenangkan persaingan dalam memuaskan pelanggan. dan respon pada pelanggan. inovasi.

"Prospek Indonesia masih bagus. atau di atas rata-rata GAPMMI. Tahun 1994. "Kami optimis dapat mencapai pertumbuhan penjualan Rp 5 triliun di tahun ini.1%. GarudaFood memulai bisnis pada tahun 1990 dengan produk awal kacang garing Garuda. "Pada periode tersebut. merintis jaringan distribusi di Indonesia. dunia akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang tajam dari minus 1. dengan penguasaan bidang distribusi. GarudaFood 35 . Jawa Tengah. serta makro ekonomi yang terus membaik di Indonesia. Menurut CEO GarudaFood.1 triliu. GarudaFood bisa tumbuh 16%. juga tidak dikesampingkan perseroan. perusahaan makanan dan minuman ringan ini mencanangkan penjualan hingga Rp 20 triliun.1% di tahun lalu menjadi 3." terang Sudamek. Inilah yang menjadi kunci sukses Sedamek di bidang makanan dan minuman nasional. Bidik Penjualan Rp 5 Triliun di 2010 GarudaFood menargetkan pertumbuhan penjualan 22% pada tahun 2010." papar Sudamek. Optimisme juga didasarkan atas angka pertumbuhan ekonomi 6% yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2010. Berdasarkan data Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI). ia melanjutkan. Proyeksi terakhir IMF juga menyebut. perseroan yang memulai bisnis tapioka di Pati. Namun ekspansi ke pasar intenasional serta penetrasi ke bisnis baru. Potensi domestik juga internasional China dan India juga menjanjikan untuk beberapa tahun ke depan. atau turun dibandingkan tahun sebelumnya. Sudamek AWS penetapan target didasarkan atas tren pertumbuhan bisnis perseroan yang meningkat dalam 20 tahun terakhir. 8%. dengan 20 diantaranya Manajemen Strategi | PT. dari pencapaian di 2009 sebesar Rp 4. GarudaFood memiliki 100 jenis produk.untuk melepas saham ke publik. Apalagi.1 triliun pada tahun lalu menjadi Rp 5 triliun. Indonesia sedang menghadapi masa pemilu yang akan menimbulkan kontraksi pada perekonomian nasional. dari Rp 4. industri makanan minuman tumbuh 6% di 2009. GarudaFood tetap akan fokus pada pasar dalam negeri untuk menjajakan 20 merek andalan mereka." ucap Komisaris Utama perseroan Dorodjatun Kuntjoro Jakti. Untuk 5 tahun kedepan.

Rupanya. Langkah itu sejalan dengan penataan jaringan pasar yang mampu menjangkau retailer paling akhir. Bahkan. Perseroan memiliki 11 pabrik di Jawa. ketika krisis ekonomi hebat menghujam Indonesia. Sudhamek AWS. pasar domestik harus lebih dulu dikuasai sebelum merambah pasar global. Keberanian Garuda Food di masa-masa krisis berbuah manis. biskuit. Garuda Food terlihat lebih siap. pria kelahiran Rembang itu kerap menyampaikan visi Garuda Food yang ingin menjadi produsen makanan yang tidak semata identik dengan kacang. Produk- produk Garuda Food selalu mendominasi pasar di berbagai segmen. satu dekade setelah motto leading in innovation diperkenalkan. memperkenalkan corporate tag line itu pada 1999. baik kacang.65 trilyun dari sebelumnya Rp 3. Garuda Food tetap melaju dengan memperkenalkan berbagai produk inovatif. Faktanya. yakni menjadi perusahaan terkemuka di pasar global. Kini disaat ekonomi Indonesia terimbas krisis ekonomi global. maupun makanan kecil lainnya. Lombok dan Sulawesi. 04 trilyun tahun lalu. Itu sebabnya. di ajang penghargaan prestisius seperti ICSA (Indonesia Costumer Satisfaction Award) atau IBBA (Indonesia Best Brand Award). GarudaFood 36 . Meski pertumbuhan ekonomi melambat. Begitulah motto yang selalu didengung-dengungkan oleh produsen makanan terkemuka di Indonesia. Strategi dalam memanfaatkan peluang pasar Leading in innovation. namun peluang. tag line itu laksana tuah yang mampu menjadi kompas bagi pertumbuhan dan perjalanan Garuda Food. Dalam berbagai kesempatan.merupakan merek andalan. Begitu juga dengan aktifitas promosi yang tidak kendur. Kini. bagi manajemen Garuda Food arti krisis bukanlah kesulitan. Ia juga bercita-cita. Garuda Food pada 2009 yakin dapat mencetak total penjualan Rp 3. disaat produsen lain tiarap. Sumatera. Sesuai riset Goldman and Manajemen Strategi | PT. Tranformasi Garuda Food berikutnya adalah menggapai impian lebih tinggi. Bukan tanpa alasan bila President Direktur Garuda Food. jelly. Indonesia boleh bangga memiliki perusahaan yang mampu berjaya di pasar domestic. Garuda Food. produk-produk Garuda Food kerap menjadi jawara.

US. International Operation Division (IOD) terbentuk pada tahun 2000. Serta kawasan Australia. Vietnam. Palestina. Ia datang sendiri ke lapangan dan memasarkan Manajemen Strategi | PT. total produksi yang dapat dicapai hanya 150-an ton per tahun dan produk yang dihasilkan pun masih satu jenis. Sebagai perusahaan dinamis. dan Bolivia. Mexico dan Rusia. Thailand. yaitu kacang kulit. Kamboja. Garudafood sudah sejak lama memasuki pasar internasional. Kawasan Eropa meliputi Belanda dan Jerman. Taiwan. dan Brunei Darussalam. Tidak ingin membuang waktu. Sekedar catatan. Israel. Itu sebabnya. India. India. Yemen. Arab Saudi. Strategi Bisnis dalam Memasuki Pasar Global Garudafood sebagai suatu perusahaan yang bergerak di industri makanan ringan mengemban misi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menciptakan produk-produk dan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan harapan yang diinginkan konsumen di dalam maupun luar negeri. Beberapa di antaranya seperti negara- negara ASEAN meliputi Malaysia. Bangladesh. pada 2008 nilai bisnis di sektor ini mencapai Rp 2 trilyun. Kawasan Timur Tengah meliputi Yordania. dan Uni Emirat Arab. Kanada.Sachs. Guatemala. Korea Selatan. GarudaFood 37 . Hongkong. jika belakangan Garuda Food juga melirik pasar minuman berenergi dengan meluncurkan Enerfill. Selandia Baru dan Papua Nugini. dan Timor Leste. tentu hal itu adalah bagian dari strategi untuk merebut pasar di segmen yang terbilang gemuk. Singapura. akan menjelma menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ketujuh di dunia. Sudhamek Agoeng yang merupakan generasi kedua dari pemilik perusahaan melakukan lompatan- lompatan jauh ke depan dengan menggebrak pasar secara signifikan dan menaikkan mutu produk. Nigeria untuk kawasan Afrika. Brazil. Berbagai produk yang dihasilkan telah dipasarkan dan diterima dengan baik di seluruh belahan dunia. Kawasan Amerika meliputi Amerika Serikat. Sebelumnya terbentuk sebagai Divisi Eksport. pihaknya jauh-jauh hari sudah mencanangkan untuk mengambil peran yang signifikan dari berbagai peluang pasar yang ada. Pada awal berdirinya perusahaan Kacang Garuda. Filipina. pada 2050 mendatang Indonesia bersama China. Sesuai proyeksi itu.

produk Kacang Garuda sudah meraih pangsa terbesar di Indonesia. Salah satu yang penting dalam menentukan arah dari bisnis mereka adalah dalam menentukan Disiplin Nilai Manajemen Strategi | PT.4 kali lipat). tetapi sudah mencakup biskuit dan jeli. Item produk pun meningkat dari satu item menjadi 68 item. 2001. Hasilnya.produknya hingga ke pelosok pedesaan agar dapat mengetahui keinginan konsumen. 2004. GarudaFood 38 .400 orang. produknya menjadi lebih beragam dan tidak sekadar kacang kulit lagi. terdapat lebih kurang 33. Jumlah karyawannya dari ratusan orang menjadi 15. 2003. serta tumbuh berkembang. Sebagai hasilnya Garudafood berhasil memperoleh ISO 9002 dan Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) di tahun 2000. GarudaFood berkomitmen untuk memberikan produk yang berkualitas tinggi kepada pelanggan. 2002. Dan untuk mempersiapkan diri dalam memasuki pasar global perusahaan terus menerobos pasar dengan melakukan diversifikasi sehingga lahir produk- produk yang lebih beragam. tentu hal ini akan menjadikan ancaman dan peluang bagi pemain lama di bisnis makanan dan minuman. menurut riset yang muncul ketika itu. termasuk jeli dan biskuit. Kalau jumlah ini ditambahkan dengan 18. GarudaFood selalu mengupayakan perbaikan-perbaikan untuk tetap memuaskan pelanggan.400 orang yang bekerja untuk produk Garudafood. Total produksi Garudafood kini mencapai 50. tetapi Garudafood. bukan lagi Kacang Garuda. Semuanya itu merupakan langkah awal dan tantangan untuk memberikan yang terbaik.000 ton. and 2005. Bukan lagi beraneka jenis kacang. Kami berusaha yang terbaik untuk menciptakan hubungan yang berkesinambungan bagi setiap pelanggan Strategi Bisnis Untuk Bertahan dalam Pasar Global Dengan semakin menjamurnya industri makanan dan minuman di Indonesia khususnya semenjak Indonesia memasuki krisis berkepanjangan.000 petani yang terlibat dalam kemitraan aktif dengannya. Pada akhir tahun 1995. Ini menarik dibandingkan dengan produk tahun 1991 yang hanya 150 ton (meningkat 333. Lalu merek perusahaan diganti. Lebih jauh dapat dilihat bahwa setiap bisnis termasuk di industri makanan dan minuman harus mempunyai strategi bisnis yang tepat untuk membuat perusahaan lebih mampu mengatasi persaingan baik di pasar domestik maupun pasar global.

(Value Discipline) yang harus menjadi pilihan perusahaan. Sebagaimana
GarudaFood yang melakukan diversifikasi pada produk kacangnya agar dapat
mempertahankan pertumbuhan dan profit perusahaan. Perusahaan harus memilih
satu disiplin nilai yang akan dipakai untuk membangun persepsi dan image
perusahaan serta sekaligus merupakan diferensiasi strategi bisnis mereka. Adapun
disiplin nilai itu terdiri dari:
1.Product Leadership
2.Operation Excellence
3.Customer Intimacy
Tiga disiplin nilai di atas adalah merupakan pilihan strategis yang akan
menentukan masa depan perusahaan untuk dilihat/dipersepsi seperti apa oleh
pelanggan. Di mana pelanggan akan selalu ingat produk anda karena terkenal
dengan harga yang kompetitif, atau karena inovasi produk anda yang handal atau
anda punya kedekatan dengan pelanggan. Memang perlu secara seksama
memikirkan dengan mendalam dan strategis disiplin nilai mana yang menjadi
pilihan di mana menjadi Diferensiasi Bisnis. Pemimpin Pasar hanya memilih Satu
Disiplin Nilai sebagai Diferensiasinya. Meskipun disiplin nilai yang lainnya juga
harus memenuhi minimum standard tentunya.
Tentunya setiap perusahaan harus disiplin untuk membangun Proposisi Nilai
(Value Proposition) yang ada dalam pilihan disiplin nilai mereka karena disitulah
letak differensiasi mereka dibandingkan pesaing. Disiplin nilai merupakan hal
strategis yang harus dipilih perusahaan dan selalu secara konsisten ditingkatkan
meskipun seringkali tidak mudah karena pengusaha sering tergiur dengan peluang
bisnis disekelilingnya yang menyebabkan Proposisi Nilai tidak membentuk
diferensiasi secara kuat di pasar.
Sekalipun berada di tengah krisis, bisnis mau tidak mau harus terus
meningkatkan kemampuan bersaingnya terutama perusahaan yang berkiprah
dalam pasar global. Kemampuan itu adalah kesanggupan untuk bisnis
memenangkan pangsa pasar atau minimal mempertahankan pangsa yang sudah
dimilikinya. Dari sudut pandang pasar global kemampuan ini adalah daya tarik
(attractiveness) suatu produk atau jasa yang membuat pelanggan global memilih
produk atau jasanya diantara banyak pilihan yang tersedia. Adapun unsur-unsur
daya tarik yang menpengaruhi pilihan itu dari sudut pandang pelanggan ada empat

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 39

faktor yaitu:
1. Mutu (Quality)
2. Harga (Price)
3. Penyerahan (Delivery)
4. Jasa Pelayanan (Service).

Dengan keempat faktor tersebut mutu yang ditawarkan haruslah sepadan
dengan ekspetasi pelanggan dalam membayarkan harga dalam arti adanya nilai
tambah dan penyerahan tepat waktu sesuai kesepakatan dan jasa pelayanan purna
jual (after sales service) yang bermutu tanpa pengorbanan yang mengakibatkan
harga menjadi tidak kompetitif, karena itu efisiensi dalam perhitungan harga
pokok merupakan syarat untuk mampu menyajikan harga yang memberi nilai
tambah bagi pelanggan. Dengan kemampuan bersaing, suatu bisnis dapat
memperoleh keunggulan bersaing (competitive advantage). Proses untuk
memperoleh keunggulan ini merupakan perjuangan tersendiri apalagi dalam pasar
global yang tidak memberikan proteksi. Keunggulan ini dalam situasi nyata
adalah membalikkan pilihan yang diketahui (converting informed choice)
kedalam tindakan yang tepat waktu dengan cara yang lebih menjamin
dibandingkan pemecahan yang telah dilakukan pesaingnya agar lebih berkualitas
dalam pemasarannya.
Persaingan adalah ibaratnya perang. Para direktur dan manajer pemasaran
dalam era globalisasi memasuki suatu era persaingan total. Mereka itu memasuki
suatu era dimana memenangkan persaingan akan menjadi makin sulit. Mereka
ditantang dan diuji secara jelas kemampuan mereka untuk merumuskan strategi
bersaing dan memperoleh (generate) kapabilitas bersaing nyata dan berlangsung
lama. Persaingan demikian itu terjadi disemua industri baik manufaktur maupun
jasa. Bersaing dan berhasil dalam lingkungan global yang dinamis berarti bagi
SDM-nya haruslah inovatif yaitu selalu siap untuk menanggapi perubahan yang
cepat. Inovasi bukan sebagai subtitusi kerja keras melainkan inovasi itu adalah
kerja dengan cerdas (work smart not work hard). Memasuki era globalisasi ini
dibutuhkan SDM yang senantiasa memiliki visi dan misi, tidak cepat putus asa,
inovatif/kreatif, cekatan memanfaatkan teknologi yang dibutuhkan bisnisnya, dan
yang sangat penting adalah mampu bekerjasama dalam tim dengan kredibilitas
yang andal. Kredibilitas itu diukur atas dasar 6 K : Keyakinan (conviction),

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 40

Karakter (character), Kepedulian (care), Keberanian (courage), Ketenangan
bersikap (composure), dan Kompetensi (competence). Dalam realitasnya harus
diakui bahwa bisnis di Indonesia masih jauh dari global. Internasionalisasi bisnis
baru sebatas pada suatu upaya yang seringkali dilakukan secara setengah hati atau
coba-coba. Karena itu, dalam situasi krisis perlu para CEO dan manajernya
melakukan penilaian diri (self assessment) untuk dapat lebih berbobot dalam
menata ulang strategi bisnis untuk bertahan dalam globalisasi.
Adapun ketrampilan-ketrampilan yang mampu memberi bobot dalam
kredibilitas untuk memasuki dan bertahan dalam pasar global antara lain :
Kemampuan penalaran secara logis (reasoning) dengan mengembangkan
ketegasan berwawasan dalam berargumentasi yang didukung oleh informasi
lingkungan bisnis
Komunikasi bisnis yaitu kemampuan membaca, menafsirkan laporan dan
informasi dari lingkungan. Selain itu kemampuan menyampaikan gagasan baik
secara lisan maupun tertulis secara sistematik. Kefasihan dalam Bahasa Inggris
menjadi syarat dalam komunikasi bisnis internasional. Ketrampilan lintas budaya.
Kehandalan berinteraksi dengan aneka ragam budaya, gaya menajemen/bisnis
negara lain.

BAB 7
STRATEGY FORMULATION : CORPORATE
STRATEGY

Strategi Korporasi adalah menentukan arah kebijakan perusahaan secara
keseluruhan tentang orientasi umum terhadap pertumbuhan dan manajemen bisnis
dan lini produk untuk mencapai keseimbangan portofolio produk dan jasa.

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 41

Tujuan utama ialah memperkuat posisi kompetitif dari bisnis inti.Perhatian utama strategi korporasi ialah mengenali area bisnis di mana perusahaan harus memusatkan perhatian untuk beroperasi dan bersaing untuk maksimisasi profit dalam jangka panjang. Dikenal pula: 1. Strategi integrasi vertikal ialah: 1. dan mendistribusi sendiri hanya sebagian dari produk yang dihasilkan. GarudaFood 42 . Keuntungan lain dari konsentrasi ialah perusahaan melakukan apa yang paling ketahuinya dan tidak melakukan apa yang kurang dikuasai (sticks to its knitting). 3. 1. Integrasi hulu. yaitu perusahaan mendistribusi/menjual sendiri produk. Diversifikasi Perusahaan umumnya melakukan diversifikasi karena mempunyai kelebihan finansial. Integrasi penuh full integration di mana perusahaan memproduksi seluruh input tertentu untuk proses produksi atau mendistribusi seluruh output melalui operasi sendiri. • Penyehatan dapat dilakukan melalui: Manajemen Strategi | PT. atau integrasi hulu). 2. Integrasi Vertikal. 2. Strategi ini terutama sesuai untuk industri yang tumbuh cepat yang membutuhkan sumberdaya besar dengan prospek laba besar. Diversifikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara : (a) Memiliki dan memperbaiki (acquiring & restructuring) • Mengambil alih perusahaan yang tidak sehat dan meyehatkannya. Integrasi hilir (forward atau downstream integration). • Perusahaan yang diambil alih dapat dalam industri yang berbeda. 2. Taper integration adalah jika perusahaan memproduksi hanya sebagian dari input tertentu. Konsentrasi pada satu bisnis Keuntungan utama bila konsentrasi pada satu area bisnis ialah agar dapat memanfaatkan seluruh sumberdaya untuk sukses bersaing di bisnis yang di pilih. dimana perusahaan memproduksi sendiri bahan baku (backward atau upstream integration.

GarudaFood PT. • Mengganti top manajemen • Menjual asset tidak produktif • Memperbaiki pilar-pilar keunggulan kompetilif • Menerapakan sistem insentif yang tepat. Berikut ini beberapa strategi yang dilakukan oleh PT. • Mentransfer dari perusahaan baru ke yang lama. Strategi diversifikasi berdasarkan transfer kompetensi: • Mentransfer dari perusahaan lama ke yang baru. R&D. kontrak layanan pelanggan. GarudaFood 43 . Aliansi Strategis Persekutuan antara perusahaan yang menggabungkan sumber daya. kemampuan dan core competence untuk mencapai tujuan bersama. 4. iklan. dengan saluran distribusi sama. Garuda Food : a. Diversifikasi yang ekstensif cenderung menurunkan laba perusahaan. dll. • Dapat meningkalkan keunggulan kompetitif. dll. Dari beberapa hal yang kami teliti tentang perusahaan ini. (b) Mentransfer kompetensi. Bentuknya : Joint venture. Analisis pada PT. Garuda Food merupakan perusahaan besar yang memproduksi makanan dan minuman. Contoh: Rockwell International (c) Menciptakan economies of scope Economies of scope terjadi bila beberapa unit bisnis menggunakan sumberdaya yang sama seperti saluran distribusi. Diversifikasi Produk Diversifikasi produk pada suatu perusahaan sangat berpengaruh dengan kelancaran perusahaan tersebut dalam menjalankan aktifitas perusahaannya. R & D sama. Manajemen Strategi | PT. R&D. ternyata lebih banyak perusahaan yang diakuisisi dilepas kembali dari pada dipertahankan. kebanyakan strategi yang digunakan di perusahaan ini adalah strategi diversfikasi dan aliansi. Contoh: Proctor & Gamble dalam produksi diaper dan paper towel.

kelemahan maupun berbagai ancaman dan peluang yang harus dihadapi oleh perusahaan. Diversifikasi sangat perlu. Diversifikasi tetap berorientasi pasar yakni mempertimbangkan kebutuhan. Ketiga jenis diversifikasi tersebut termasuk dalam kelompok alternatif strategi dalam membangun Grand Strategy. tentu dengan diadakannya program kerjasama antara dunia usaha dan pemerintah. Untuk industri pedesaan yang perlu dipertimbangan adalah ketersediaan bahan baku lokal. Diversifikasi produk Merupakan Kegiatan menganekaragamkan produk yang awalnya hanya berupa satu produk utama dapat dibuat berbagai produk dan dilakukan agar konsumen mendapat inovasi selara dalam pemuasan kebutuhan.Diversifikasi produk dalam perusahaan sangat penting dan harus dilakukan setiap perusahaan karena dalam masa sekarang banyak perusahaan pesaing yang mempunyai produk lebih bagus dan berkualitas. konglomerate. Maka untuk menentukan stategi perlu diketahui variabel – variabel internal maupun eksternal yang mempengaruhi perusahaan baik berupa kekuatan. Dari pendekatan lain. Diversifikasi sebagai salah satu alternatif strategi korporasi dapat diklasifikasikan ke dalam tiga jenis: konsentrik. untuk memberikan lapangan usaha. kerja dan pendapat kepada masyarakat dan dunia usaha. yang dimaksudkan untuk memberi arah dan landasan bagi upaya koordinasi dan pencapaian sasaran jangka panjang. selera. harapan. Penentuan strategi perusahaan yang tepat dapat membantu perusahaan tersebut tetap bertahan dalam menghadapi persaingan pasar diluar. diversifikasi dapat pula dibedakan ke dalam dua type: terkait (related diversification) dan tak terkait (unrelated diversification). dan horisontal . Manajemen Strategi | PT. dua alasan diversifikasi. internal dan eksternal yang merupakan dorongan (inducement) bagi pertumbuhan. Alasan Perusahaan Melakukan Diversifikasi Produk Sebagian besar perusahaan mempertimbangkan untuk melakukan diversifikasi ketika menghasilkan sumber daya keuangan yang melebihi (in excess) dari jumlah yang dibutuhkan untuk mempertahankan keunggulan daya saing (competitive advantage) bisnis utamanya. Oleh sebab itu perusahaan harus memiliki strategi untuk membuat perusahaanya tetap bertahan. GarudaFood 44 . daya beli dan segmen pasarnya.

Kombinasi kacang dan rasa bawang maupun keju membuat kacang lebih ber-RASA dan gurih. zat besi. Okky Jelly Drink sangat cocok disajikan saat kita membutuhkan kesegaran setelah melakukan berbagai kegiatan maupun di saat-saat bersantai bersama. Perpaduan antara wafer stik dan krim coklatnya memberikan citarasa serta kepuasan tersendiri dalam menikmati wafer stik. Minuman Susu Sereal Yang Nikmat & Bergizi. 4. Jelly Drink merupakan inovasi dari divisi jelly. Manajemen Strategi | PT. Kacang Kulit Rasa juga mengandung banyak protein. Okky Jelly Drink memberikan kesegaran dengan menghilangkan dahaga sekaligus membantu menahan lapar. apel. “Gery Chocolatos. Jelly. Kombinasi wafer stik dan coklatnya merupakan perpaduan selera dan kualitas prima. Produk ini mengandung jelly dengan nata de coco dan tersedia dalam kemasan cup dengan pilihan rasa jeruk. 3. dimana produk ini mengkombinasikan fungsi jelly sebagai makanan sekaligus sebagai minuman. Snack. mama mia lezatos” 5. 2.Beberapa produk yang dihasilkan oleh PT Tudung Putra Putri Jaya (GARUDA FOOD) diantarannya adalah : 1. Kacang. Inovasi Kacang Garuda mampu membuat rasa bawang maupun keju menembus kulit kacang dan terus meresap hingga kedalam isinya. Snack Kentang Leo hadir dengan rasa ayam original dengan kemasan yang menarik dan isi lebih banyak. magnesium. Disamping asam lemak tak jenuh. Di setiap porsinya mengandung kombinasi 8 vitamin & kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menambah energimu. dan natrium. yang tidak dapat kita temui pada produk-produk wafer stik pada umumnya. kalsium. GarudaFood 45 . ENERFILL. Biscuit. jambu (guava). dan anggur. Basic Food. Baru dari Garuda Food. Saat ini. kalium. Snack Kentang Leo terbuat dari kentang pilihan dengan bumbu- bumbu yang menambah kenikmatan rasa produk ini. vitamin E dan mineral lain seperti fosfor. Tanpa zat pengawet. Contohnya adalah Gery Chocolatos merupakan inovasi baru dari Gery Wafer Stik dengan menghadirkan wafer stik yang lebih besar dan isi krim coklat yang lebih padat. tanpa zat pewarna dan tanpa minyak goreng menjadikan Kacang Kulit Rasa sehat dikonsumsi kapan dan oleh siapa saja.

Tersedia dalam kemasan sachet yang terdiri dari 2 varian rasa coklat & vanilla “Susu Sereal Nikmat & Bergizi Dengan Butiran Oats…Lebih Sehat. Mountea juga tersedia dalam rasa Teh Manis Original. minuman teh dengan rasa buah yang menyegarkan. ENERFILL lebih mengenyangkan dibandingkan produk sejenis karena di dalamnya terdapat Sereal & butiran-butiran Oats yang sehat. Kini. Tampil dengan kemasan cup. Lebih Kenyang” 6. tersaji dengan bahan-bahan yang sehat & bergizi. Mountea. memberikan kesegaran di sela-sela aktivitas harian anda. Manajemen Strategi | PT. c. yaitu langsung sedot tanpa repot harus membuka tutup lagi. Jambu. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan melakukan diversifikasi usaha dari sektor makanan dan minuman ke sektor agribisnis. GarudaFood 46 . Selain rasa buah. Mountea hadir dengan kemasan botol – Mountea Green Tea Starfruit. Mountea. Ekspansi ke bidang agribisnis yaitu CPO (kelapa sawit) PT GarudaFood berencana melakukan aksi korporasi berupa ekspansi ke bidang agrobisnis. cocok sebagai pengganjal perut di saat lapar menyerang dengan sensasi rasa yang nikmat. Investasi awal yang disiapkan sebesar Rp 300 miliar. Kesegaran rasanya memberikan sensasi yang berbeda. perusahaan akan melakukan terintegrasi dengan refinery produksi mencapai 45 ton per jam dengan nilai investasi tahap pertama Rp75 miliar. Blackcurrant. Kenikmatan rasa eksotis belimbing dipadu dengan ekstrak green tea dari daun teh hijau berkualitas yang berasal dari pegunungan. Mountea memberikan kepraktisan bagi konsumen. Akuisisi lahan kelapa sawit di Kalimantan GarudaFood berencana mengakuisisi lahan kelapa sawit seluas 10 ribu ha di wilayah Kalimantan pada 2010. Stroberi. Sensasi rasa buah yang terdapat dalam Mountea menawarkan kenikmatan tersendiri dalam minum teh. Persik dan Leci. Minuman. ini Tehku! b. Mountea tersedia dengan varian rasa buah seperti Apel. Rencananya.

Beberapa kemajuan dicapai ditandai peresmian logo baru. pembukaan pabrik baru. Artinya ruang gerak produk makanan minuman impor dibatasi pemasarannya. konsultasi bisnis serta monitoring program secara berkala. Di usia ke-17 GF juga ditandai peluncuran program pemberdayaan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) khususnya di bisnis makanan ringan berbahan baku jagung dengan merek O’Corn. serta program pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM). Joint venture dengan perusahaan di China Garuda Food berencana akan memperkuat penetrasi pasar produk kacangnya ke China. pengadaan bahan baku. Perseroan tengah mengkaji melakukan joint venture dengan perusahaan di China untuk produk kacang. Dana yang disiapkan perseroan untuk masuk ke bisnis CPO ini mencapai Rp 300 miliar. e. Target pemberdayan UKM O’Corn adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan jalan berjualan popcorn (matang maupun mentah ). perlengkapan memasak.khususnya CPO. Dimana mereka memperoleh training memasak yang benar. GarudaFood 47 . serta memperkenalkan O’Corn popcorn instant sebagai habit baru makan snack di Indonesia. UKM O’Corn adalah para pengusaha kecil dan menengah yang dibina oleh team Cornindo (O’Corn). Manajemen Strategi | PT. d. peluncuran produk makanan ringan dan minuman. Saat ini Garuda Food telah memiliki pabrik patungan dengan pengusaha lokal di China untuk produk biskuit dan permen kacang merek Ting Ting. Program UKM lewat O’Corn GarudaFood (GF) kian intensif merambah bisnis makanan dan minuman. Selain juga melakukan ekspor langsung untuk produk unggulan mereka. seragam. Sumber dana berasal dari kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan. Langkah joint venture dengan memproduksi makanan dan minuman di China menjadi penting ketika kebijakan pemerintah China melakukan hambatan 'halus' bagi produk-produk makanan minuman impor.

Garuda Food ini akan bisa terus beroperasi dan bersaing untuk maksimisasi profit dalam jangka panjang. yaitu: Manajemen Strategi | PT. akuisisi. dan program kemitraan lainnya merupakan bentuk- bentuk stragei korporasi yang dilakukan oleh perusahaan ini sehingga dalam perkembangan bisnisnya bisa menyebar ke sektor lain diluar bisnis intinya. GarudaFood 48 . Adanya diversifikasi menyebabkan bidang bisnis yang dilakukan tidak hanya dalam produksi makanan dan minuman saja tetapi memaksimalkan keuntungan dari industri hilirnya juga dengan cara menguasai lahan kelapa sawit yang menghasilkan keuntungan besar. BAB 8 STRATEGY FORMULATION : FUNCTIONAL STRATEGY AND STRATEGIC CHOICE Strategi fungsional adalah strategi yang lebih bersifat teknis yang merupakan rumusan arahan dan pedoman dan operasional. Ekspansi. Startegi tersebut terdiri dari 6 jenis.Kesimpulan Analisis Dengan melakukan strategi tingkat korporat maka perusahaan besar seperti PT.

Strategi Pemasaran Penjualan produk-produk garudafood difokuskan melalui PT Sinar Niaga Sejahtera. Itu saja yang pertama- tama dibuatnya. 6. dimana promosi apa yang dihendak diluncurkan. Dalam pengembangan strategi fungsionalnya. GarudaFood 49 . Pemilihan SDM yang tepat dan berkompeten pada bidang yang tepat sangat lah diperlukan. dan keterbukaan. dimana hal tersebut dapat menunjukkan perhatian yang besar dari garudafood akan distribusi produknya agar mencapai penjualan yang maksimal secara tepat waktu. strategi ini merupakan kelanjutan dari pemasaran dan produksi. 2. GarudaFood menerapkan keenam jenis strategi fungsional tersebut. strategi ini untuk menetapkan pasar mana yang akan digarap. konsultan. produk baru. Strategi fungsional lainnya. sebagai produk baru dengan kategori berbahan baku kentang. dimana berkaitan dengan pendanaan serta ketersediaan dana baik untuk produksi. singkong dan pisang. produk kompetitif. Chief Executive Officer (CEO) GarudaFood Sudhamek AWS mengungkapkan bahwa ia tidak menyia-nyiakan kepercayaan keluarga. b. 3. kondisi pasar yang bagaimana yang akan diinginkan. Strategi produksi. Strategi pemasaran. Dari mana dana tersebut didapat dan bagaimana penggunaannya. ini berkaitan dengan pihak luar seperti suplier. Strategi sumber daya manusia (SDM). 5. pemasaran dan bagian fungsional lainnya. merupakan strategi yang penting dan harus mencakup seluruh fungsi manajemen. Strategi Produksi Garudafood mentargetkan sedikitnya 10% pangsa pasar makanan ringan (snack) untuk jenis dan varian Leo pada tahun 2008. dan lain sebagainya. PT. tepat jumlah dan tepat sasaran. strategi ini untuk menetapkan apa yang menjadi produk unggulan. 4. Fokus utamanya adalah bagaimana membenahi distribusi. a. Manajemen Strategi | PT. agen dan lain sebagainya dengan memperhatikan transparansi. media apa yang akan digunakan untuk promosi dan sebagainya. Strategi keuangan. sesuai dengan kompetensi pokok yang dimiliki. 1. kejujuran. Strategi promosi.

yaitu PT SNS. Menyusul tahun berikutnya Garuda Food memulai jelly sebagai snak. pembangunan gudang secara besar-besaran. Untuk mencapai itu. Sebagai produk.” Namun. demikian Sudhamek.saya percayakan pada anak perusahaan kami yang khusus menangani masalah pemasaran produk. dia membangun distribution selling point sebanyak- banyaknya hingga 115 titik. Prinsip itu dipegangnya dengan penuh kesabaran selama 19 tahun. Gagal bukan karena produknya. kelompok usaha ini akan menjadi nomor dua setelah Indofood dengan aset sebesar Rp20 triliun. yang penting adalah bagaimana bisa menjual dengan cara yang unik dan yang tidak dilakukan orang lain. jaringan suplai serta pembenahan sistem. System Pemasaran Produk kami. Untuk mencapai itu. Sudhamek mengakui bahwa hal itu sangat bergantung pada pembentukan kultur dan nilai. GarudaFood 50 . Sudhamek mengaku pernah gagal ketika merilis instant rice pada 1994. Itulah yang mulai dilakukan secara serius pada 2010 ini. Nasi goreng siap saji ini matang dalam waku 8 menit dan tidak rusak. Sudhamek menggagas diversifikasi produk. sedangkan di produk ini kami tidak menyiapkan lauknya. Itu sebabnya dia berani bermimpi bahwa dalam 5 tahun ke depan. kegagalan ini membuat dia semakin matang. orang Indonesia menganggap nasi itu harus ada lauk. fondasi bisnis harus semakin diperkuat. yaitu pengembangan distribusi. konsumen harus direbut. Manajemen Strategi | PT. barang itu bagus. “Ya beginilah. tetapi karena persepsi pasarnya (market insight) yang tidak tepat. ujarnya. Seiring dengan pengembangan distribusi yang kuat. Dalam perjalanan. Tentang sistem. pusat distribusi regional. Pokoknya. Menurut dia. Misalnya pada Desember 1997 kelompok usaha ini masuk ke bisnis biskuit.

SNS juga bermitra dengan subdistributor besar yang tersebar dari Aceh sampai Papua. peran SNS sangat menentukan bagi perkembangan Garudafood.000 outlet pelanggan di seluruh Indonesia. c. hal ini merupakan bentuk pengiklanan produk dalam bentuk lain. d. sejak 1994 SNS telah menjadi 5 besar perusahaan distributor FMCG terbaik untuk kategori makanan dan minuman. e. garudafood memiliki internal power melalui corporate philosophy dan visi misi perusahaan yang baik. Produk-produk Garudafood didistribusikan oleh PT Sinar Niaga Sejahtera (SNS) yang merupakan Divisi Distribusi dari holding company. Perusahaan ini juga melakukan acara sponsoring event. Dengan kekuatan jaringan serta armada distribusi yang sangat memadai. SNS telah memiliki 96 depo. Strategi Promosi GarudaFood melakukan berbagai macam bentuk promosi supaya produknya lebih dikenal lagi di pasaran. Karena perannya. Didirikan 1994. Strategi Keuangan Walaupun tidak dapat dihitung dengan jumlah uang dan modal yang telah ditempatkan. Selain dari kesemuanya itu. Strategi SDM Dibawah ini adalah cara GarudaFood memilih penetapan standar pegawai yang kompeten. berbagai macam produk Garudafood bisa diperoleh konsumen di wilayah-wilayah pelosok seluruh Indonesia. Sumber strategis officer (ssow) Persyaratan : 1) Sarjana dari Setiap Disiplin Manajemen Strategi | PT. untuk lebih memperluas jaringan. GarudaFood 1. Tidak hanya itu. dan jelas. GarudaFood 51 . yang melayani hampir 150. Media yang digunakan berupa media elektronik dan media cetak. tetapi juga dari principal lain baik untuk produk food maupun non food. Management a. namun hal tersebut dapat dibuktikan dengan garudafood sebagai market leader makanan kacang. Hingga tahun 2006 ini. Standar pegawai di PT. Dalam perkembangannya SNS kini tidak hanya mendistribusikan produk dari Garudafood.

5) Fasih dalam bahasa Inggris atau Mandarin. GarudaFood 52 . Bachelor Gelar dari universitas terkemuka. Kesadaran Merek dan Hubungan Masyarakat. 4) Negosiasi Skill yang baik. Having Excellent interpersonal. Petugas pembeli untuk bahan baku (bormw) Persyaratan : 1) Pria / Wanita. Marcomm 5. 6. maks. Manager Keuangan Persyaratan : 1) Pria / Wanita. 3) Min. Manajemen Strategi | PT. 35 tahun. c. keahlian interpersonal dan komunikasi yang baik. komunikasi dan keterampilan presentasi. 6) Bersedia untuk melakukan perjalanan secara intensif. Pria/Wanita. General Manager Persyaratan : 1. Strategi. 4. max. 35 tahun. 7. 3. max. 2) Min. Penyaluran kuat dan pengalaman berurusan dengan media. 4 tahun pengalaman dalam Ekspor-Impor / R & D / Pengembangan Bisnis 3) Bagus Kepemimpinan keterampilan / Mengelola Orang 4) Sudah baik Jaringan 5) Baik interpersonal dan keahlian komunikasi yang baik 6) Fasih berbahasa Inggris dan Mandarin b. Min. 3-5 tahun pengalaman sebagai Media Relations & Komunikasi Spv. 2 tahun pengalaman dalam Pengadaan sebagai Bahan Baku Buyer. Having pemahaman yang baik pada Media Planner. CSR. 32 tahun. d. 2) Sarjana dari Any Disiplin. 2.

Good Analytical 2. c.8 3) Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam Sistem Keamanan Pangan. 6) Bersedia untuk melakukan perjalanan secara intensif. Food Hygiene. 35 tahun. max. 2. b. kue pengantin. 4) Memiliki pengalaman sebagai trainer dan kemampuan komunikasi yang baik 5) Antusiasme tinggi. 2) Diploma Degree dari Pariwisata / Sarjana Teknologi Pangan. 2) Bachelor / Master Degree dalam Bisnis / Manajemen / Keuangan / Pemasaran. Kreatif dan Good inovasi. •. 3) Memiliki pengalaman 3-5 tahun sebagai Corporate Finance Analyst (pengalaman disukai di FMCG Company). GarudaFood 53 . 5) Analisis yang baik dan Kreatif dalam menciptakan produk roti baru. Bersedia untuk belajar. QC/QA Persyaratan : 1) Max Pria / Wanita. 4) Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam Corporate Finance dan Keuangan Modelling. Makanan Peraturan dan QC System. 5) Mampu membangun Integral Bisnis Konsep dan Implementasi Bisnis. 2 tahun pengalaman sebagai SUPERVISOR ROTI di Industri Makanan. dan kue-kue. 4) Memiliki pengalaman membuat kue. Operasional a. Supervisor Persyaratan : 1) Pria / Wanita. NPD Manajemen Strategi | PT. 3) Min. 6) Memiliki pengetahuan dan keterampilan di Keamanan Pangan dan Kebersihan. 2) Sarjana Teknologi Pangan Hasil Pertanian dan Teknologi Industri dengan IPK min. 28 tahun.

28 tahun. 2) S1 dari Teknologi Pangan / Teknik Kimia / Kimia.High. QC System. Kimia. 3) Min. 1-2 tahun pengalaman sebagai NPrD di Biskuit. 6) Antusiasme 6. penganan. Manajemen Strategi | PT. Bersedia untuk belajar. 3) Memiliki min. 4) Memiliki Pengetahuan & Ketrampilan yang baik dalam Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Kemasan. maks. Kreatif dan Good inovasi. 2) Bachelor Sarjana Teknologi Pangan. Packaging Persyaratan : 1) Pria / Wanita.Persyaratan : 1) Male/Female. 7) Willing untuk melakukan perjalanan secara intensif. 32 tahun. 3 tahun pengalaman sebagai Packaging Specialist di Industri F& B Atau Perusahaan Kemasan. max. Jelly Atau Produk Susu di Perusahaan FMCG. 5) Mempunyai Pengetahuan keterampilan di Keamanan Pangan. 4) Responsible untuk produk baru berkembang. Makanan kebersihan. d. GarudaFood 54 .

Motif tradisional lainnya bagi perusahaan untuk menjadi perusahaan multinasional adalah untuk mengamankan sumber daya yang dibutuhkan. Sementara sebagian perusahaan lain bertujuan untuk mengamankan akses ke faktor-faktor produksi yang berbiaya rendah. GarudaFood 55 . Persediaan kunci untuk bahan baku mentah (khususnya mineral dan energi). BAB 9 STRATEGY FORMULATION : INTERNATIONAL STRATEGY AND ALLIANCE STRATEGY Strategi internasional adalah penjualan produk di pasar-pasar yang berada di luar pasar domestik perusahaan. Sebagai contoh adalah tarif upah di Manajemen Strategi | PT. Salah satu alasan diterapkannya strategi internasional adalah bahwa pasar internasional menghasilkan peluang baru yang potensial.

yaitu karena fluktuasi mata uang. juga terdapat tekanan untuk pengurangan biaya. Dengan motivasi tradisional dan motivasi yang terus berkembang untuk merambah pasar internasional. Pasar skala besar yang baru seperti China dan India juga memberikan insentif yang besar karena potensi permintaan yang dimiliki oleh kedua negara tersebut. Di sebagian industri. akan tetapi masih ada juga motif lain untuk mendorong ekspansi internasional. terutama didorong oleh permintaan produk yang lebih universal. Oleh karena itu banyak perusahaan multinasional membangun operasi mereka di Turki. Aliansi strategis adalah hubungan formal antara dua atau lebih kelompok untuk mencapai satu tujuan yang disepakati bersama ataupun memenuhi bisnis kritis tertentu yang dibutuhkan masing-masing organisasi secara independen.Turki lebih rendah dibandingkan dengan negara-negaradi Eropa. teknologi merupakan penggerak globalisasi karena skala ekonomi yang diperlukan untuk mengurangi biaya sampai tingkat yang terendah seringkali memerlukan investasi yang lebih besar daripada yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar domestik.  Skala ekonomi yang lebih besar.  Keuntungan kompetitif melalui lokasi-lokasi. dicapai dengan membeli dari pemasok global dengan biaya terendah. tekanan telah meningkat untuk mengintegrasikan operasi secara global. Misalnya. perusahaan dapat mencapai 4 manfaat dari diversifikasi internasional:  Meningkatkan ukuran pasar  Keuntungan yang lebih besar dari investasi modal besar atau investasi pada produk atau proses baru. GarudaFood 56 . ruang lingkup ekonomi yang lebih besar dan pembelajaran. Aliansi strategis pada umumnya terjadi pada rentang waktu tertentu. Motif-motif tradisional di atas walaupun masih berlaku. atau pelanggan. Selain itu. Alasan lain. selain itu Manajemen Strategi | PT. misal akses tenaga kerja yang lebih rendah. sumber daya yang penting. perusahaan mungkin ingin memiliki jaringan operasi di lintas negara untuk mengurangi devaluasi di suatu negara.

Akses ini dapat mencakup pasar. aliansi strategis memungkinkan korporasi meningkatkan keunggulan bersaing bisnisnya melalui akses kepada sumber daya partner atau rekanan. sebuah nama merk. sebuah organisasi penjualan. GarudaFood Manajemen Strategi | PT. Aliansi strategis terkait pula dengan konsep seperti koalisi internasional. jaringan strategis. tekonologi. Strategi aliansi memainkan peranan yang penting dalam strategi global. atau kamampuan manufacturing. Dengan melakukan aliansi strategis. Dengan aliansi. beberapa keuntungan adalah (1) memungkinkan partner untuk konsentrasi pada aktivitas terbaik yang sesuai dengan kapabilitasnya. keahlian ataupun kekayaan intelektual. Misalnya dalam hal distribusi. Siklus Hidup Strategi Internasional PT. namun memiliki kesamaan produk atau layanan yang ditujukan untuk target yang sama. Pembentukan team dengan korporasi lain akan menambahkan sumber daya dan kapabilitas yang saling melengkapi (komplementer). karena hal ini mejadikan pesaing kekurangan salah satu faktor kunci sukses untuk beberapa pasar. Dengan melakukan aliansi. joint venture. Rekanan dalam aliansi dapat memberikan peran dalam aliansi strategis dengan sumberdaya seperti produk. sehingga korporasi mampu untuk tumbuh dan memperluas secara lebih cepat dan efisien. perusahaan dapat saling berbagi kemampuan transfer teknologi. (3) memperoleh kecukupan sumber daya dan kompetensi yang sesuai agar organisasi dapat hidup. Keuntungan Aliansi Strategis Dalam era ekonomi dewasa ini. kemampuan R & D. (2) pembelajaran dari partner dan pengembangan kompetensi yang mungkin untuk memperluas akses pasar. saluran distribusi. maka pihak-pihak yang terkait haruslah menghasilkan sesuatu yang lebih baik melalui sebuah transaksi.pihak yang melakukan aliansi bukanlah pesaing langsung. risiko. pendanaan projek. teknologi. kapital dan sumber daya manusia. GarudaFood 57 . kapabilitas manifaktur. Dengan aliansi maka terjadi kooperasi atau kolaborasi dengan tujuan muncul sinergi. dan pendanaan. pengetahuan.

Manajemen Strategi | PT. Untuk keberhasilan pengoperasian layanan ataupun produk. Korporasi juga harus sejak awal menentukan pada layanan atau produk apa yang akan dijalankan. Korporasi juga perlu terlebih dahulu melakukan proteksi atas berbagai hak kekayaan intelektual melalui beberapa kesepakatan dan perjanjian legal agar tidak terjadi proses transer pengetahuan yang merugikan. korporasi perlu mengkaji sejauh mana terdapat kompatibilitas budaya perusahaan agar terciptas tingkat kepercayaan yang baik. Pemikiran yang mendalam tentang struktur dan rincian bagaimana aliansi akan dikelola perlu mempertimbangkan hal berikut dalam perencanaan proses aliansi. selain juga menentukan elemen-elemen apa saja yang dapat disediakan oleh masing-masing pihak dan keuntungan yang akan diperoleh. GarudaFood bertujuan untuk : · Mengurangi biaya melalui skala ekonomi · Melakukan perbaikan posisi terhadap pesaing · Mengurangi waktu siklus produk · Memperbaiki usaha-usaha riset dan pengembangan · Memperbaiki kualitas produk agar diterima oleh pasar global Perencanaan Aliansi GarudaFood Sebelum korporasi melakukan aliansi strategi dengan rakanan. GarudaFood 58 . Setelah beberapa kajian tersebut dilakukan. Korporasi terlebih dahulu mendefinisikan outcome yang diharapkan melalui hubungan aliansi strategis. produk Membuat Membuat standarisasi produknya di produknya di luar negeri luar negeri seperti ting-ting Penggunaan Aliansi Strategis oleh PT. GarudaFood Perusahaan Melakukan memperkenalka berkembang ekspor ke luar n produk kacang dan permintaan negeri di domestik. Hal ini dilakukan agar aliansi yang dijalankan berhasil sukses. secara internal korporasi harus melakukan beberapa persiapan.

GarudaFood 59 . atau melaukan realokasi sumberdaya ke tempat yang berbeda. penegasan kinerja dan hasil dari aktivitas aliansi. equity strategic alliance. Pemutusan Aliansi. penentuan sumber daya yang digunakan untuk aliansi. Operasionalisasi aliansi mencakup penegasan komitmen manajemen senior masing-masing pihak. Joint venture 2. Penilaian Rekanan. atau ketika partner melakukan perubahan prioritas strategis. pendefinisian kontribusi masing-masing pihak dan pengakuan atas proteksi informasi penting. dan global strategic alliances. pembentukan team negosiasi. 3. menghubungkan dan menyesuaian anggaran dan sumberdaya dengan prioritas strategis. Pengembangan Strategi. Aliansi dapat dihentikan dengan syarat-syarat tertentu yang disepakati. Jajaran manajemen PT. memahami motivasi rekanan dalam membangun aliansi dan memperjelas gap kapabilitas sumber daya yang mungkin akan dikeluarkan oleh rekanan. Pada tahap ini dilakukan analisis potensi rekan yang akan dilibatkan. hukuman/ penalti untuk kinerja yang buruk. Pada umumnya ketika sasaran tidak tercapai. menyiapkan kriteria pemilihan rekanan. 2. pasal-pasal terkait pemutusan hubungan. dan prosedur yang jelas dan dapat dipahami dalam interaksi. penciptaan strategi untuk mengakomodasi semua gaya manajemen rekanan. GarudaFood melakukan studi tentang kelayakan aliansi yang akan dilakukan dan membentuk sasaran yang tepat. non- equity strategic alliance.sesungguhnya proses pembentukan aliansi strategis adalah melalui tahapan berikut: 1. 1. 4. Operasionalisasi Aliansi. Equity strategic alliance Manajemen Strategi | PT. 5. baik kekuatan maupun kelemahan. yaitu joint venture. Tahap ini mencakup penentuan apakah semua pihak memiliki sasaran yang realistik. Negosiasi Kontrak. Tipe Aliansi Strategis Ada empat tipe aliansi strategi.

struktur harus mengikuti strategi. Artinya ruang gerak produk makanan minuman impor dibatasi pemasarannya. logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat. Langkah joint venture dengan memproduksi makanan dan minuman di China menjadi penting ketika kebijakan pemerintah China melakukan hambatan 'halus' bagi produk-produk makanan minuman impor. Saat ini Garuda Food telah memiliki pabrik patungan dengan pengusaha lokal di China untuk produk biskuit dan permen kacang merek Ting Ting. BAB 10 STRATEGY IMPLEMENTATION : STRUCTURE AND ORGANIZATION DESIGN Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya. Global Strategic Alliances Dari keempat tipe aliansi tersebut. Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi -inovasi. Manajemen Strategi | PT. dan imitasi- dan pada desain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi. struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini. Tepatnya. Garuda Food berencana akan memperkuat penetrasi pasar produk kacangnya ke China. minimalisasi biaya. Jika manajemen melakukan perubahan signifikan dalam strategi organisasinya. 3. Nonequity strategic alliance 4. Selain juga melakukan ekspor langsung untuk produk unggulan mereka. GarudaFood 60 . Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan. GarudaFood melakukan joint venture dengan perusahaan di China dalam memproduksi produk Ting-Ting. Perseroan tengah mengkaji melakukan joint venture dengan perusahaan di China untuk produk kacang.

Operations Services President Director Vice Precident. Commercials Manajemen Strategi | PT. Komisaris Presiden Komisaris Vice President. Vice President. GarudaFood 61 .

selain Dewan Komisaris dikenal Dewan Pengawas Syariah yang merupakan pengawas yang harus dibentuk dalam sebuah PT yang menjalankan usaha dengan prinsip syariah yang ditunjuk oleh RUPS dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia. dan tanggung jawab dari dewan komisaris. GarudaFood 62 . apabila direktur berhalangan atau dalam keadaan tertentu Kewajiban  membuat risalah rapat dewan komisaris dan menyimpan salinan rapat  melaporkan kepada PT mengenai kepemilikan saham dan/atau keluarga atas saham PT dan saham di PT lainnya  memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan Manajemen Strategi | PT.  kewenangan khusus dewan komisaris. wewenang. bahwa dewan komisaris dapat diamanatkan dalam anggaran dasar untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu direktur. Dewan Komisaris adalah sebuah dewan yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada direktur Perseroan terbatas (PT). Pengangkatan dan pemberhentian Anggota dewan komisaris diangkat dan diberhentikan dengan persetujuan dari RUPS yang kemudian dilaporkan kepada Menteri Hukum dan HAM untuk dicatatkan dalam daftar wajib perusahaan atas pergantian dewan komisaris. Di Indonesia Dewan Komisaris ditunjuk oleh RUPS dan di dalam UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dijabarkan fungsi. Dalam pengangkatan dewan komisaris diusulkan oleh anggota RUPS yang memiliki wewenang untuk mengusulkan dewan komisaris. Tugas dan kewenangan  melakukan pengawasan atas jalannya usaha PT dan memberikan nasihat kepada direktur  dalam melakukan tugas. dewan direksi berdasarkan kepada kepentingan PT dan sesuai dengan maksud dan tujuan PT. Dalam hukum Indonesia.

Struktur organisasi PT. Seksi area Kepala shift Manajemen Strategi | PT. GarudaFood Putra Putri Jaya Tugas atau kewajiban dari masing-masing tingkat jabatan yang ada di PT GPPJ Coated Peanuts Division Pati adalah sebagai berikut : Plant Manager • Mengontrol kinerja manajer • Bertanggung jawab atas keseluruhan pabrik • Mengontrol business plant Manager • Bertugas mengatur masing-masing departemen Supervisor • Bertugas sebagai trainer keterampilan karyawan • Sub. GarudaFood 63 .

• Memberikanb reaffing pada awal shift. GarudaFood 64 . staf. Kepala Regu (staf) • Bertugas untuk memastikan kinerja regunya atau kelompok kerjanya • Membantu pekerja harian dalam bekerja sesuai dengan kelompoknya Manajemen Strategi | PT. dan harian. • Mengawasi kinerja karyawan yang ada di bawahnya yaitu pengawas. • Melakukan koordinasi terhadap produksi • Menambah keterampilan bawahan untuk menjadi karyawan yang • efektif Pengawas • Mengontrol kondisi mesin • Mengawasi kinerja karyawan yang ada di di bawahnya dalam • melaksanakan tugas lapangan. • Mengatur job description.

70 selalu memberi informasi kepada para bawahan mengenai kondisi perusahaan. Pemimpin yang efektif memiliki 10 karakteristik: 1) mengembangkan. 3) memberi informasi kepada bawahan mengenai apa yang diharapkan perusahaan dari mereka. BAB 11 STRATEGY IMPLEMENTATION : LEADERSHIP AND CULTURAL Kepemimpinan Kepemimpinan didefinisikan sebagai ”kegiatan yang mempengaruhi orang- orang agar mereka suka berusaha mencapai tujuan kelompok” (Terry dalam Anoraga & Suryati. 2) berkomunikasi secara efektif dengan bawahan. 4) menetapkan standar hasil kerja yang tinggi. 8) wasapada terhadap kondisi moral perusahaan dan selalu berusaha untuk Manajemen Strategi | PT. 6) memberi peranan kepada para bawahan dalam proses pengambilan keputusan. 1993: 186). 5) mengenali bawahan serta kemampuannya. dan mengayomi bawahan. Organisasi masa depan yang mampu bertahan adalah organisasi yang memiliki kepemimpinan yangefektif. GarudaFood 65 . melatih.

2. Pemimpin yang demokratis mencari kerja sama dan partisipasi dari anggota kelompok. dan 10) menghargai prestasi bawahan (Purnama. banyaknya bawahan dan tipe pekerjaan bawahan. mendorong kelompok untuk mengembangkan atau menyarankan prosedur. Anggota kelompok yang berada di bawah Manajemen Strategi | PT. kekuasaan posisi serta lingkup wewenang pemimpin. baik antara bawahan yang dapat dipromosikan maupun di antara pelamar dari luar yang dapat dikontrak untuk mengisi posisi kepemimpinan. Pemimpin otoriter menjalankan pengendalian. Pemimpin demokratis memberikan pengarahan dan instruksi sesuai kebutuhan. Mengubah situasi kepemimpinan secara langsung yang mencakup perubahan. 2000: 59).meningkatkannya. Berikut pendekatan umum untuk mengembangkan kepemimpinan organisasi. Latihan dan pengembangan manajemen yang beranggapan bahwa terdapat kemungkinan untuk mengidentifikasi dan mengajar kecakapan dan perilaku kepemimpinan yang diperlukan. Hubungan yang ditemukan antara perilaku efektif seorang pemimpin cukup kuat dalam banyak kasus dibanding hubungan antara sifat-sifat pemimpin dan efektifitasnya (dalam Wexley & Yulk. 1. Gaya Kepemimpinan Perilaku dan sikap pemimpin terhadap kelompok dan proses kelompok merupakan gaya kepemimpinan yang dapat dibedakan sebagai berikut. menerapkan metode operasional dan pola komunikasi yang mengalir bebas. pengarahan dan pengawasan yang tinggi. 1992: 197). Seleksi atau pendekatan yang beranggapan bahwa terdapat kemungkinan untuk mengidentifikasikan potensi-potensi pemimpin yang efektif. Pemimpin yang nondirektif berusaha untuk merangsang kelompok untuk melakukan pengarahan diri. 1. Pemimpin laissez-faire menjalankan sedikit pengendalian dan pengarahan terhadap kegiatan kelompok. 3. 4. Pemimpin yang nondirektif tidak memaksakan gagasan atau keyakinan kepada kelompok. seperti iklim organisasi. 3. 2. 9) bersedia melakukan perubahan dalam melakukan sesuatu. GarudaFood 66 .

norma. dan norma ketentuan yang dihayati bersama. penurunan pangkat. pembaharuan. pencapaian kedudukan puncak. kenaikan pangkat. 3) upacara dan perayaan dalam pelantikan. Budaya organisasi adalah suatu pola asumsi dasar dari pembagian pembelajaran kelompok. peredaman konflik. dan integrasi ke dalam sistem. Keberdaaan budaya tersebut menurut Schein terdiri dari tiga tingkatan: artefak yang ditentukan pada permukaan: nilai dan norma perilaku (dalam Hatch. penanganan penyimpangan atau menghadapi berbagai hambatan. 2000: 147-183). baik menyangkut adaptasi eksternal maupun integrasi secara internal (Cheki dalam Sunuantari. kepercayaan. dan ungkapan bahasa tertentu tentang sisi manusiawi pimpinan. 1997: 211). 1997: 43). persepsi dan pola perilaku yang diciptakan atau dikembangkan dalam sebuah perusahaan untuk mengatasi masalah. GarudaFood 67 . 2000: 15). yakni: 1) nilai. tetapi mungkin tidak menyelesaikan tugas yang diberikan secepat anggota dari pemimpin jenis pertama dari ketiga jenis pemimpin tadi. Budaya organisasi mengandung unsur-unsur keseluruhan yang dapat dirasakan dan dialami dalam kehidupan organisasi. cerita. 4) interaksi simbolik berbagai inti dan proses manajerial (Hardjana). setidaknya dalam manajemen senior (Kotter & Heskett. nilai dan praktik yang dimiliki bersama di seluruh kelompok dalam suatu perusahaan. pemimpin laissez-faire memiliki kebebasan yang tinggi. Manajemen Strategi | PT. 2) mitos. Pemimpin mendapatkan kerja sama di antara kelompok dan berusaha mencegah atau berurusan dengan konflik demi kesatuan dan produktifitas organisasi (curtis. seperti pemecahan masalah yang berkaitan dengan adaptasi eksternal dan internal (Schein dalam Taliziduhu Ndraha. 1992: 6). seperangkat nilai. Budaya organisasi Pemimpin adalah manajer informasi karena menghubungkan unit-unit organisasi melalui pengkomunikasian informasi antara kelompok dan individu.

Simbol kepahlawanan dan protokoler yang didesain khusus dimaksudkan untuk mendukung kerja sama. Keberhasilan perusahaan Manajemen Strategi | PT. Visi tersebut memberi arti bagi para anggota dengan mendefinisikan secara jelas perannya dalam perusahaan. strategi bisnis atau ketiga-tiganya (Kotter dan Heskett. Pada budaya adaptasi ini orang-orang dalam perusahaan diarahkan untuk dapat mendukung kapasitas organisasi untuk menangkap tanda-tanda dan menafsirkan tindakan terhadap perubahan lingkungan ke dalam perilaku baru. tradisi dan mengikuti kebijakan perusahaan dalam mencapai sasaran tertentu. yakni budaya yang memfokuskan pada keterlibatan seluruh orang dalam perusahaan terhadap perubahan dalam lingkungan yang labil. meskipun berasal dari per orangan atau kelompok dan dari tingkat bawah atau puncak organisasi. Budaya konsisten atau budaya yang dikembangkan dalam lingkungan yang stabil.luar perusahaan. Denison menunjukkan empat jenis budaya yang dapat dikembangkan perusahaan sehubungan dengan strategi dan keadaan lingkungan sebagai berikut. GarudaFood 68 . Dalam perusahaan ini. Jalan keluar untuk memecahkan masalah cenderung menjadi sebagian dari budaya. Tujuannya adalah menyebarkan visi pada khalayak. Budaya partisipatif. Perusahaan membangkitkan inisiatif para karyawan agar terlibat dalam kebersamaan melalui rasa tanggung jawab dan rasa memiliki serta komitmen yang tinggi terhadap perusahaan. gaagasan sering dihubungkan dengan pendiri atau pemimpin awal sebagai suatu divisi. Budaya misi atau budaya yang ditandai oleh keadaab lingkungan yang relatif stabil. perusahaan mulai memperhatikan orang-orang di. keterlibatan individu tidak terlalu menonjol. tetapi diimbangi dengan niat baik untuk menyesuaikan diri dan kerja sama antaranggota. Budaya adaptasi atau budaya yang ditandai oleh lingkungan yang tidak stabil dengan strategi terfokus pada kegiatan ekstern. 1992: 6-7). 4. 1. Rasa kepemilikan dikembangkan melalui profit sharing atau gain sharing. Perusahaan memfokuskan strategi ke arah intern perusahaan. 3. 2. Perusahaan yang menganut budaya ini memerlukan tanggapan yang segera untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan. Dalam perusahaan dengan budaya kuat. Dalam keadaan lingkungan yang stabil.

baik anggota baru maupun lama. Sebelumnya. komunikasi efektif sangat menunjang keberhasilan organisasi. Dinilai memiliki karakter entrepreneur sukses dan tangguh. World Entrepreneur of the Year (WEOY) 2005 yang diikuti 34 peserta pemenang di tingkat negara (country winners). Kepemimpinan dan budaya yang diterapkan oleh pimpinan PT. pria kelahiran Rembang 20 Maret 1956. ini terpilih sebagai Entrepreneur of the Year (EoY) 2004 versi Ernst & Young. GarudaFood 69 . Manajemen Strategi | PT. Dewan juri juga menetapkan. pria kelahiran Rembang 20 Maret 1956 itu berhak mewakili Indonesia dalam forum World Entrepreneur of The Year (WEOY) di Monte Carlo. Semua pihak mengerti dan memahami budaya perusahaan mereka. itu Sudhamek AWS membawa misi mengharumkan nama bangsa. Garuda Food Chief Executive Officer (CEO) Garudafood Group. karena pengertian masing-masing pihak memudahkan hal yang dikomunikasikan untuk dimenerti. ini terpilih sebagai salah satu “CEO Idaman 2005” versi majalah Warta Ekonomi. ditimbulkan oleh hubungan antara bagian-bagian dan manusianya yang saling bersatu dan efisien (dalam Kasali. Sudhamek AWS pun menjadi salah satu dari 34 peserta kontes World Entrepreneur of the Year (WEOY) 2005 di Monte Carlo. disepakati oleh seluruh karyawan. dipikirkan dan dilaksanakan. Stanley Atmadja dan Sihol Siagian. Monaco. 28 Mei 2005. Komunikasi yang terjalin baik memudahkan manajemen untuk menanamkan budaya perusahaan. Singkatnya. keterlibatan (partisipasi). Dia memaparkan visi Garudafood dalam hal komitmen. Noke Kiroyan. Monaco 28 Mei 2005. 1994: 112-113). Pada gelanggang CEO terbaik sedunia. Eva Riyanti Hutapea. Sudhamek dinobatkan sebagai Entrepreneur of the Year (EoY) 2004 versi Ernst & Young setelah menyisihkan finalis lainnya oleh Dewan juri yang terdiri dari Mari Pangestu. dan menjadi model.

reputasi. Sudhamek AWS (Presdir/CEO PT Garudafood) 3. Djohan Emir Setijoso (Dirut PT Bank Central Asia Tbk. tahun 2004. Sebab meski Garudafood menjadikan kacang sebagai bisnis inti.89%. dan kredibilitas.Widya Purnama (Dirut PT Pertamina) 2. dan 2004.85%. Sebelumnya Kacang Garuda telah meraih ICSA pada tahun 2000. (3). Sebab inilah keenam kalinya Kacang Garuda meraih Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) Predikat “Best of the Best" ini diberikan hanya kepada merek-merek yang berhasil meraih dan mempertahankan anugerah kepuasaan pelanggan Indonesia atau Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) tiga kali berturut-turut atau lebih.83%.23%. (4). Head of Marketing Garudafood Group. Kristiono (Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.79%. Sudhamek AWS juga termasuk dalam urutan 10 Besar CEO Idaman para eksekutif perusahaan besar. (8). (7). kejujuran. Sudhamek seperti dilaporkan harian Kompas dari Paris Minggu pagi (29/5/2005) menyatakan. Manajemen Strategi | PT. Agus Martowardojo (Dirut PT Bank Mandiri Tbk.) 3.79%.63%. (WARTA EKONOMI No. Ia bangga bisa menerangkan tentang sebuah perusahaan yang dimulai dari bawah.000 orang dan melibatkan lebih kurang 3. 2002.48%. Paparannya mengtundang pujian dari sejumlah peserta.12/XVII/13 Juni 2005) Best of the Best Di bawah kendali kepemimpinannya. (2).) 11. Yakni: (1). GarudaFood 70 . 2003.48%. Maurits Lalisang (Presdir PT Unilever Indonesia Tbk) 3.000 petani. Anthony Salim (Presdir PT Indofood Sukses Makmur Tbk) 12. Sebelumnya. (6). Produk Kacang Garuda saat ini bahkan telah menjangkau lebih dari 25 negara di lima benua.57%. Sigit Pramono (Dirut PT Bank BNI Tbk) 5. Kacang Garuda dari Garudafood Group berhasil meraih predikat “Best of the Best ICSA 2005”. Hilmi Panigoro (Presdir PT Medco Energi International Tbk) 5.) 2. sukses Kacang Garuda mempertahankan ICSA untuk keenam kalinya merupakan hasil dari jerih payah dan konsistensi perusahaan dalam mempertahankan kualitas produk. (10). karyawannya mencapai 16. ia bangga menjadi wakil Indonesia di forum dunia itu. kemudian bisa berkembang sedemikian rupa karena menekankan kebersamaan. inovasi.) 4. 2001. (5). (9). Menurut Budiman. Budi Setiadharma (Presdir PT Astra International Tbk.

jika semua produsen berlomba-lomba memberikan kepuasan terbaik bagi para pelanggannya. Untuk itu Kacang Garuda menjalin kerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi). Hal ini dicapai berkat inovasi yang terus dilakukan dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. dan kepuasan terhadap harga berdasarkan kualitas yang diterima (VSS). termasuk industri makanan dan minuman serta distribusi yang digeluti Garudafood Group. Makassar) periode Juni-Juli 2004. Manajemen Strategi | PT.” ungkap Budiman di Jakarta (30/9). Sejak dua tahun terakhir Kacang Garuda juga mengusung sederet program terkait dengan tekadnya sebagai “Health Icon”. yakni kepuasan terhadap kualitas produk/layanan (QSS). Maklum. Bandung. keberhasilan meraih predikat “Best of the Best ICSA” pada tahun 2005 ini merupakan tantangan untuk terus berinovasi dalam hal strategi dan pengembangan produk. Medan. ICSA merupakan anugerah yang digelar Frontier (lembaga riset independen ternama) dan majalah SWA untuk produk yang mampu memberi kepuasan kepada pelanggan. maka produsen pun akan mendapat manfaatnya. Semarang. yang bisa memberi nilai tambah (added value) dan kepuasan bagi pelanggan (customer satisfaction). Tingkat kepuasan pelanggan itu sendiri diukur melalui tiga faktor. serta persepsi bahwa salah satu merek dinilai terbaik secara keseluruhan dibanding merek lainnya (PBS). Surabaya.“Kami juga bertekad selalu memberikan yang terbaik bagi para penggemar Kacang garuda terutama dalam hal kualitas produk dan kepuasan pelanggan. ICSA sendiri bisa menjadi tolok ukur pertumbuhan sebuah industri. Bagi Garudafood. ICSA 2005 didasarkan pada hasil survey atas 10 ribu responden berusia 15-65 tahun yang tersebar di enam kota besar di Indonesia (Jakarta. Sukses meraih ICSA hingga enam kali dan predikat “Best of the Best ICSA” bagi Kacang Garuda semakin mempertegas dominasinya di pasar kacang bermerek nasional. Hingga kini Kacang Garuda masih menjadi market leader di pasar kacang bermerek. GarudaFood 71 .

Memulai dengan strategi yang direncanakan atau yang diharapkan berhubungan dengan beberapa hal : Manajemen Strategi | PT. mendeteksi setiap bidang masalah atau bidang masalah yang potensial dan membuat penyesuaian yang diperlukan. BAB 12 CONTROL STRATEGY Pengendalian strategi dipusatkan dengan mengikuti jalannya strategi yang dimplementasikan. Newman and Logan menggunakan terminologi “pengendalian sistem kemudi” untuk menyoroti beberapa karakteristik penting dari pengendalian strategi. sejumlah proyek dilaksanakan. Juga situasi lingkungan dan internal perusahaan sedang tumbuh dan berkembang. GarudaFood 72 . tetapi strategi yang berbeda mungkin akan muncul. Henry Mintzberg menyatakan bahwa persoalan sebagaimana baiknya organisasi membuat rencana strategi. Pengendalian strategi harus menyediakan beberapa koreksi langsung berdasarkan pada kinerja menengah dan informasi baru. Selama waktu itu. investasi dibuat dan tindakan dilakukan untuk mengimplentasikan strategi baru. suatu rentang waktu yang penting terjadi antara awal implementasi strategi dengan pencapaian dari hasil yang diharapkannya. Biasanya. Pengendalian strategi diperlukan untuk mengendalikan perusahaan melalui peristiwa tersebut.

pemisahan fungsi. pengendalian manajemen dan pengendalian tugas (operasional). yaitu perencanaan strategis. Pengendalian pencegahan jauh lebih murah biayanya dari pada Manajemen Strategi | PT. Robert Anthony dari Harvard Business School menyatakan bahwa perencanaan dan pengendalian dihubungkan antara keduanya secara dekat dalam organisasi sehingga untuk membuat pemisahan antara keduanya tidak diinginkan dan tidak diartikan.  Strategi yang diharapkan yang dapat direalisasikan yang disebut strategi dengan sengaja (deliberate strategy)  Strategi yang diharapkan yang tidak dapat direalisasikan yang disebut strategi tak terealisasi (unrealized strategy)  Strategi yang terealisasi yang tidak pernah diharapkan disebut strategi darurat (emergent strategy) Mengenali sejumlah dengan cara yang berbeda mengenai strategi yang diharapkan dan strategi yang direalisasikan memungkinkan untuk membedakan secara tegas pentingnya pengendalian dan evaluasi sistem yang membuat perusahaan dapat memantau kinerjanya dan melakukan tindakan koreksi jika kinerja aktual berbeda dengan strategi yang diharapkan dan hasil yang direncanakan. Pengendalian ini dirancang untuk mencegah hasil yang tidak diinginkan sebelum kejadian itu terjadi. serupa pula dengan pengendalian manajemen adalah melibatkan aktivitas perencanaan dan pengendalian. pengendalian harus merefleksikan perencanaan. Pengendalian pencegahan (preventive controls) Pengendalian pencegahan dimaksudkan untuk mencegah terjadinya suatu kesalahan. Pengendalian pencegahan berjalan efektif apabila fungsi atau personel melaksanakan perannya. Sistem pengendalian manajemen dapat dibagi dalam 5 (lima) jenis. review pengawas dan pengendalian ganda. Ia menyatakan bahwa perencanaan strategis berarti perencanaan dan pengendalian strategis. Perencanaan harus mendahului pengendalian. Contoh pengendalian pencegahan meliputi kejujuran. GarudaFood 73 . personel yang kompeten. Anthony menyarankan bahwa perencanaan dan pengendalian organisasi disegmantasi ke dalam tiga kategori. yaitu : a.

konfirmasi piutang/utang dan sebagainya. Pengendalian deteksi meliputi review dan pembandingan seperti catatan kinerja dengan pengecekan independen atas kinerja. namun tetap dibutuhkan karena pengendalian deteksi dapat mengukur efektivitas pengendalian pencegahan. Pengendalian deteksi (detective controls) Pengendalian deteksi dimaksudkan untuk mendeteksi suatu kesalahan yang telah terjadi. Pengendalian pengarahan (directive controls) Pengendalian pengarahan adalah pengendalian yang dilakukan pada saat kegiatan sedang berlangsung dengan tujuan agar kegiatan dilaksanakan sesuai dengan kebijakan atau ketentuan yang berlaku. Masalah atau kesalahan dapat dideteksi oleh manajemen sendiri atau oleh auditor. Ketika dirancang ke dalam sistem. maka wujud pengendalian koreksinya adalah dalam bentuk pelaksanaan tindak lanjut dari rekomendasi auditor. Apabila masalah atau kesalahan terdeteksi oleh auditor. rekonsilasi bank. Namun demikian. penghitungan fisik persediaan. konfirmasi saldo bank. e. Pengendalian kompensatif (compensating controls) Pengendalian kompensatif dimaksudkan untuk memperkuat pengendalian karena terabaikannya suatu aktivitas pengendalian. Tujuannya adalah agar kesalahan yang telah terjadi tidak terulang kembali. pengendalian pencegahan memperkirakan kesalahan yang mungkin terjadi sehingga mengurangi biaya perbaikannya. b. d. pengendalian pencegahan tidak dapat menjamin tidak terjadinya kesalahan atau kecurangan sehingga masih dibutuhkan pengendalian lain untuk melengkapinya. c. GarudaFood 74 . Pengendalian deteksi biasanya lebih mahal daripada pengendalian pencegahan. Pengawasan langsung pemilik usaha terhadap kegiatan pegawainya pada usaha kecil karena Manajemen Strategi | PT. Rekonsiliasi bank atas pencocokan saldo pada buku bank dengan saldo kas buku organisasi merupakan kunci pengendalian deteksi atas saldo kas. Contoh atas pengendalian ini adalah kegiatan supervisi yang dilakukan langsung oleh atasan kepada bawahan atau pengawasan oleh mandor terhadap aktivitas pekerja. pengendalian pendeteksian atau korektif. kas opname. Pengendalian koreksi (corrective controls) Pengendalian koreksi melakukan koreksi masalah-masalah yang teridentifikasi oleh pengendalian deteksi.

Pengendalian yang dilakukan PT. ketidak-adanya pemisahan fungsi merupakan contoh pengendalian kompensatif. Manajemen Strategi | PT. (pada umumnya barang yang dating ini merupakan bahan baku yang dipakai untuk proses produksi). Pengawasan mutu PT Garuda Food Putra Putri Jaya. dibagi menjadi tiga bagian yaitu : 1. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang/bahan baku yang masuk apakah sesuai dengan spec yang distandartkan. Tujuan quality control : untuk mengawasi dan mengendalikan proses pembuatan produk sehingga dihasilkan produk jadi yang sesuai dengan standart mutu atau persyaratan yang telah ditetapkan. Garuda Food Penanganan quality control Quality control adalah suatu pengawasan dan pengendalian mutu yang dilakukan pada setiap tahap/stasiun proses pembuatan produk mulai dari tahap bahan baku yang datang dari supplier sampai produk jadi yang siap dikonsumsi. Sampling dilakukan dengan tingkat kepercayaan tergantung pada keadaan bahan baku atau supplier.Karena biasanya bahan baku/barang masuk dalam jumlah banyak. maka yang dapat dilakukan untuk pemeriksaan/inspeksi adalah dengan sampling (pengambilan sampel). Pengawasan mutu bahan baku Untuk melakukan pemeriksaan atau inspeksi terhadap barang yang datang dari supplier sebelum disimpan sementara digudang atau sebelum dipakai proses produksi. GarudaFood 75 .

apakah sesuai dengan spesifikasi yang distandarkan. Pengawasan mutu selama proses dimaksudkan untuk mengawasi dan mengendalikan system pengendalian mutu terhadap proses produksi sehingga dihasilkan produk yang berkualitas dan memenuhi standart mutu. Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengidentifikasi bahan baku yang masuk. GarudaFood 76 . Pengawasan mutu barang jadi Pengawasan mutu barang jadi atau produk akhir dilakukan oleh Quality control Finished Good yang dibagi menjadi dua bagian yaitu : 1) Quality Control Field Finished Good Manajemen Strategi | PT. 2) Quality Control Analyst Proses Tugas QC Analyst Proses adalah melakukan analisa organoleptik. Tugas pokok dari QC Analyst RM adalah melakukan analisa di laboratorium terhadap bahan baku saat incoming dan saat penyimpanan di gudang sebelum bahan baku dipakai untuk produksi. bahan baku. bahan ½ jadi dan finished good pada proses produksi serta melaksanakan pengendalian mutu harian. 3. 2. Pengawasan mutu selama proses produksi Pengawasan mutu selama proses dilakukan oleh Quality Control Proses yang dibagi menjadi dua bagian yaitu : 1) Quality Control Field Proses Tugas Field Proses adalah melaksanakan system pengendalian mutu proses produksi secara harian. Pengawasan mutu bahan baku dilakukan oleh Quality Control Raw Material (QC RM) yang dibagi menjadi dua bagian yaitu : 1) Quality Control Field Raw Material Tugas QC Field RM adalah melaksanakan sistem pengendalian bahan baku secara fisik dan organoleptik serta melakukan monitoring kualitas bahan baku selama penyimpanan bahan baku di gudang. 2) Quality Control Analyst Raw Material Tugas QC Analyst RM adalah melakukan analisa kimia bahan baku sebelum digunakan untuk proses produksi.

distribusi. Shef life Penerapan sistem ERP Penerapan ERP Pada PT. invoice dan akunting perusahaan. juga sample produk shelf life. pengiriman.yang memproduksi makanan dan minuman. 2) Quality Control Analyst Good (yang disebut dengan sample shelf life) Tugas QC Analyst FG adalah dengan melakukan analisa kimia produk jadi baik sample dari monitoring FG di gudang penyimpanan. serta perkiraan bahan baku dan kebutuhan sumber daya manusia Garuda Food Indonesia mengimplemantasikan ERP untuk proses dalam kegiatan perusahaan. pengiriman. manajemen kualitas dan Manajemen Strategi | PT. logistik. Kehalalan produk 2. Perusahaan ini berskala nasional dalam memperkejakan 19. persediaan. Pengawasan yang dilakukan oleh QC Finished Good diantaranya adalah : 1. Tugas QC FG adalah melaksanakan system pengendalian mutu produk akhir dan memonitoring penyimpanan barang jadi di gudang. Jakarta PT. Sample shelf life adalah sample sample berupa produk yang disampling saat produksi dan disimpan selama masa simpan tertentu.000 karyawan. Etiket 4. Fisik kemasan 3.Garuda Food Indonesia yang merupakan anak perusahaan Tudung Group. GarudaFood 77 . Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur. produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. Garuda Food. Untuk memudahkan proses data dari menelusuri status penjualan. ERP berkembang dari manufacturing resource planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari material requirement planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. dan pembuatan faktur. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan. Garuda Food memakai sistem ERP bertujuan untuk mengintegrasikan dan mengoptomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi. Sample produk shelf life tersebut dianalisa kimia setiap bulannya untuk mengetahui kualitas produk selama umur simpan. produksi. persediaan. manajemen persediaan. pengapalan. dan melakukan pemeriksaan kualitas organoleptik produk selama masa simpan.

biaya kerugian akibat ‘achine fault dll. dsb. spesifikasi. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce. Pada dasarnya. harga berdasarkan keinginan/pesanan pelanggan. Garuda Food bersifat assemble-to-order atau make-to-order.). Costumer Relationship Management (CRM). Dinegara-negara maju yang sudah didukung oleh infrastruktur yang memadaipun. Manajemen Strategi | PT. dengan sistem ERP Garuda Food dapat dijalankan secara optimal dan dapat mengurangi biaya-biaya operasional yang tidak efisien seperti biaya inventory (slow moving part. Dengan SCS. Termasuk juga penyedian suku cadang untuk maintenance. Sistem ini merupakan suatu bagian penting dari suatu rantai pengadaan (Supply Chain) ERP. mereka sudah dapat menerapkan konsep JIT (Just-In-Time). Sales yang dilengkapi dengan SFA dapat bekerja lebih efisien karena semua informasi mengenai suatu pelanggan atau produk yang dipasarkan ada di databasenya. dll. sistem ERP dapat juga dilengkapi dengan Sales Configuration System (SCS). Garuda Food memerlukan efisiensi dan komputerisasi dari segi penjualan. maka ada tambahan bagi konsep ERP yang bernama Sales Force Automation (SFA). Di sini. Maka Garuda Food membuka cabang-cabang di daerah-daerah untuk memudahkan pengiriman atau melakukan pemasaran di daerah tertentu. e-Government dan lain-lain.sumber dayamanusia. segala sumberdaya untuk produksi benar-benar disediakan hanya pada saat diperlukan (fast moving). GarudaFood 78 . Sales dapat memberikan penawaran serta proposal yang dilengkapi dengan gambar. Oleh sebab itu Garuda Food melakukan hubungan ERP yang di setiap cabangnya telah menerapkan sistem ERP. inventory. ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Pada prinsipnya. jadwal perbaikan (service) untuk mencegah terjadinya machine fault. Garuda Food merupakan perusahaan besar yang telah menjadi produsen makanan dan minuman di Indonesia.

dan manufaktur telah nyata meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan masyarakat. GarudaFood 79 . Teknologi menjadi penentu perusahaan saat berhadapan dengan para pesaingnya. pertanian. BAB 13 STRATEGIC ISSUES IN MANAGING TECHNOLOGY AND INNOVATION Peran teknologi Teknologi menjadi bagian penting yang mendukung keberhasilan strategi suatu perusahaan ataupun organisasi. UNDP (2001). Satu hal penting lainnya yang dapat dicatat dari laporannya bahwa perkembangan industri sekarang telah memasuki zaman jaringan dimana teknologi bekerja dalam berbagai bidang. melaporkan bahwa bahwa transformasi teknologi dewasa ini berkaitan dengan transformasi lainnya yakni globalisasi. teknologi sendiri ditentukan oleh perkembangan kapasitas dan kesejahteraan daripada masyarakat itu sendiri. dan bersamaan dengan kegiatan menciptakan jaringan. pihak manajemen tidak segan- segan menginvestasikan sejumlah dana untuk kepentingan teknologi. komunikasi. Akan tetapi. Karena itu. Selanjutnya dijelaskan kaitan antara kapabilitas masyarakat yang didukung oleh kemajuan penerapan teknologi dalam bidang obat-obatan. utamanya:  Riset dan inovasi Manajemen Strategi | PT. energi.

dan sampai sekarang diprediksikan akan naik secara nyata. hubungan. akan tetapi lebih dari itu teknologi menjadi tumpuan satu bangsa untuk mensejahterakan rakyatnya. Penerapan Teknologi dan Inovasi Di Perusahaan Teknologi tidak harus “high-tech”.  Diaspora Sebaran daripada ilmu dan teknologi demikian cepat.  Advokasi Dengan tersedianya teknologi maka antara pihak yang berkaitan dapat memberikan advokasi satu dengan lainnya. Kanada dan Jepang. akan tetapi perubahan teknologi akan mengakibatkan perubahan nyata perusahaan. Dari penjelasan di atas. yang apabila datang dari negara berkembang akan dapat menciptakan nilai kepada negara tersebut dengan memberikan nilai kepada bisnis. akan tetapi fasilitas lain dapat berlokasi di negara- negara lain yang telah menjadi jaringan korporasi demikian. Teknologi diyakini tergantung pada kesejahteraan dan kapasitas dari bangsa itu sendiri.  E-business Penggunaan internet dan bentuk lainnya telah memungkinkan kontak bisnis secara langsung yang dikenal dengan business to business. dan transfer keahlian dari negara basisnya. GarudaFood 80 .  Produksi Pusat teknologi bisa saja di negara-negara maju seperti Amerika Utara. dapat disimpulkan bahwa teknologi bukan saja berperan untuk kemajuan satu perusahaan. Inovasi kecil akan dapat memberikan nilai tambah kepada perusahaan. Teknologi dapat dibedakan menjadi: Manajemen Strategi | PT. Dengan tersedianya teknologi maka kolaborasi antar lembaga dan bisnis dalam satu negara semakin nyata dan tidak dapat dihalangi.

Dengan adanya teknologi maka perusahaan selalu dapat melakukan perbaikan proses melalui pemanfaatan material. Dalam kaitan ini product innovation mengacu pada penciptaan desain produk dan aplikasi teknologi yang dimaksudkan untuk mengembangkan produk baru. dan strategi untuk menghadapi permintaan. sehingga dikenal ungkapan Manajemen Strategi | PT. minuman sport. buku elektronik. Temuan yang pada mulanya bersifat radical kemudian bergerak secara kontinum memberi kontribusi kepada temuan berikutnya sampai kepada incremental innovation. dan temuan dalam bidang obat-obatan. GarudaFood 81 . Merupakan kelanjutan dari praktek perusahaan yang sedang berlangsung. Satu hal yang harus digarisbawahi bahwa tipe inovasi ini adalah kontinum. 2. Radical innovation. Process Pada kenyataannya inovasi berkaitan dengan pertimbangan produk dan proses. 1. Incremental innovations. Teknologi ini demikian besar pengaruhnya terhadap perusahaan sehingga membuat berbagai perubahan yang radikal bahkan revolusiner. Contoh daripada teknologi ini adalah penjualan makanan yang dibekukan. Produk yang dihasilkan mungkin mendapatkan hak paten. dan telepon digital. telepon. Product Innovation Vs. Inovasi diakui menjadi bagian perusahaan dalam menentukan daya saingnya. Contoh daripada teknologi ini adalah listrik. mungkin memberikan kekuatan nyata kepada perusahaan. Dampak yang ditimbulkannya bersifat evolusioner. Inovasi produk berkaitan dengan strategi diferensiasi yang dilakukan oleh perusahaan baik melalui fitur produk ataupun perluasan produk. Akan tetapi teknologi demikian bisa menjadi sumber pendapatan baru perusahaan karena dapat memperpanjang produk lini dan perbaikan dalam manufaktur. siklus yang lebih pendek. ban radial. Sedangkan inovasi proses berkaitan dengan perbaikan proses produksi yang efisien. Tantangan Inovasi Inovasi tidak selalu berkaitan dengan hal yang besar.

apakah dampaknya nyata atau tidak. bukan hanya membutuhkan biaya. Sementara sumberdaya eksternal lebih mempunyai spirit untuk melaksanakan usulan teknologi. Senior memang berpengalaman akan tetapi cenderung menghindari resiko. Blamana telah diterima satu usulan. maka resistensi pertama adalah kekuatiran terhadap dampak yang akan diterima. Inovasi bagaimanapun sudah dikenal perannya.  Building capabilities versus collaborating. Apabila usulan akan dikerjakan bersama (kolaborasi) nantinya akan menimbulkan ketergantungan kepada orang lain. Manakala perusahaan akan menerapkan inovasi.“melakukan inovasi atau mati”. Setiap perusahaan menghadapi banyak ide tentang pemanfaatan usulan teknologi. jenis mana yang akan digunakan atau mana pula yang akan diabaikan. Akan tetapi selalu dihadapkan pada pertanyaan apa manfaat dari usulan teknologi ini terhadap perusahaan.  Internal versus external staffing. Manajemen Strategi | PT. Ditemui adanya penolakan resistensi dalam perusahaan. Kenyataannya ada lima dilema dalam menerapkan inovasi yaitu:  Seeds versus weeds. maka persoalan yang muncul adalah siapa yang akan melaksanakannya. Dalam hal ini alternatifnya adalah perusahaan dapat mengembangkan sendiri kemampuan karyawan untuk menerapkan usulan teknologi. Karyawan internal memang mempunyai kultur dan rasa memiliki yang tinggi kepada perusahaan. Resistensi yang muncul utamanya berkaitan dengan dampak yang diterima perusahaan. akan tetapi tidak selalu mempunyai kompetensi yang memadai untuk usulan teknologi yang akan digunakan. akan tetapi tidak selalu dapat digunakan dengan baik.  Experience versus initiative. Usulan teknologi juga membutuhkan kapabilitas dan kemahiran yang berbeda. Sementara manajer level menengah adalah inovatif akan tetapi mau benar sendiri. Dalam mengelola usulan teknologi adakalanya dihadapkan pada pilihan penggunaan karyawan internal ataukah eksternal. GarudaFood 82 .

GarudaFood 83 . Sehingga pengelolaan yang baik akan mendorong penggunaan teknologi dan inovasi yang memungkinkan strategi dapat terlaksana dan tujuan dapat tercapai. sehingga dua hal ini berkaitan erat satu dengan lainnya.  Incremental versus preemptive launch. Bagaimanapun harus ada pertimbangan ketersediaan dana dan ketersediaan umpan balik sebelum menerima usulan teknologi. Oleh karena itu. Terminologi inovasi yang berasal dari kata novus sesungguhnya berarti memperkenalkan sesuatu yang baru. harus dicatat sejak dini bahwa peran teknologi berkaitan dengan inovasi yang memungkinkan seluruh jajaran di perusahaan dapat memberikan pelayanan yang lebih kepada pelanggan. guna memperoleh keuntungan. Bagaimanapun perusahaan harus mempertimbangkan apakah usulan diterapkan perlahan-lahan. Sesuai dengan itu harus dicatat pula bahwa keberadaan teknologi – inovasi dalam satu perusahaan berada dalam satu pengelolaan. Walau harus dicatat bahwa teknologi bukanlah sumber satu-satunya. baik terhadap pelanggan internal maupun eksternal. Dalam kaitan ini maka sumber daripada inovasi adalah teknologi. sementara proses yang ada juga harus diperbaiki. Ada 6 tahapan yang harus dilalui: Manajemen Strategi | PT. sehingga tidak menimbulkan resiko – incremental. sehingga pekerjaan inovasi juga terkait dengan masalah manajemen. Inovasi dalam hal ini diartikan sebagai pemanfaatan pengetahuan untuk mentransformasikan proses produk dan jasa secara komersil. Sementara preemptive adalah penerapan yang langsung dilakukan secara besar-besaran akan tetapi dengan resiko yang besar. Dana yang tersedia harus menjamin pemakaian teknologi dimaksud. Implementasi Strategi Perusahaan yang berencana menerapkan suatu teknologi harus memastikan bahwa sistem dan budaya perusahaan sesuai dengan teknologi tersebut. dan inovasi yang akan dilakukan harus berinteraksi dengan perusahaan secara keseluruhan. Peran teknologi haruslah diorientasikan kepada pelayanan.

perusahaan terus melakukan inovasi dengan melakukan upaya diversifikasi produk dan penerapan mesin-mesin baru berteknologi modern. Rancangan final dan percontohan produk. Membangun prototipe dan pengujian. Teknik skrining jelas harus dilakukan untuk menguji validitas dan kesempatan pasar dari pemakaian teknologi baru. khususnya di Jawa tengah dan Jawa Barat. Dengan demikian. Untuk menjamin pasokan bahan baku utama (kacang tanah) yang berkualitas tinggi dan tersedia sesuai kapasitas produksi. Pengembangan bisnis baru. Rancangan awal dan produk akhir dalam jumlah terbatas dihasilkan guna melakukan uji pasar yang akan dilakukan oleh para pemasar. melalui PT Garuda Putraputrijaya. perusahaan mendirikan pabrik kacang lapis yang meliputi kacang atom. Studi pendahuluan dilakukan guna mengidentifikasi kesempatan yang akan diperoleh. 1. 3. kacang telur. Konsep skrining. Penciptaan ide. secara aktif perusahaan mengembangkan sistem kemitraan usaha yang saling menguntungkan. 6. Manajemen Strategi | PT. Rancangan awal. Rancangan awal produk yang akan diperkenalkan harus mendapat spesifikasi yang jelas. Pada tahun 1995. Keberfungsian produk harus dihasilkan untuk berbagai pengujian yang akan dilakukan. Seluruh komponen perusahaan harus terdorong untuk memperkenalkan produk baru ke pasar. 2. perusahaan ini lebih banyak menjalin kerja sama dengan para petani kacang. keseriusan dan sikap professional seluruh karyawan membuahkan hasil nyata. meskipun masih baru. 4. dan kacang madu. Konsep produk baru harus terdefenisikan secara jelas. untuk menampung hasil pertanian mereka dengan harga bersaing. daya serap pasar atas produk kacang lapis (coated peanuts)ini ternyata mampu melampaui yang dicapai produk kacang garing. Buktinya. Ekspansi ke berbagai produk kacang ini ternyata mendapat sambutan hangat dari pasar. Semua jerih payah. GarudaFood Seiring dengan kemajuan yang dicapai produk kacang garingnya. yang bergerak di perkebunan kacang. GarudaFood 84 . 5. tahun 1996 telah didirikan PT Bumi Mekar Tani. Penerapan Teknologi dan Informasi pada PT. Selain memiliki kebun sendiri.

Selanjutnya. Keberhasilan inovatif GarudaFood Diversifikasi produk Grup Garudafood memiliki aneka ragam produk makanan ringan berbahan baku kacang dalam beragam rasa seperti Kacang Kulit Rasa Bawang. di tengah menghebatnya krisis ekonomi. Perusahaan-perusahaan yang dinamis dan inovatif di atas. jauh meninggalkan merek produk kacang di posisi kedua yang menguasai 20%. Penerapan mesin-mesin baru berteknologi modern Manajemen Strategi | PT. yang merupakan penentu utama denyut nadi perusahaan. Dari hasil surveinya yang berjudul Study Regarding Snack Industry and Marketing in Indonesia. Permintaan pasar dari semua jaringan distribusi selalu bergerak naik. melalui PT Triteguh Manunggal Sejati. bulan Mei 1998 perusahaan memberanikan diri masuk ke bisnis jelly. untuk tahap I (karena keterbatasan kapasitas). Untuk memperkokoh basis di Industri makanan ringan. Kacang Kulit rasa Keju. Inovasi terus dilakukan untuk menemukan produk-produk baru.Kemudian memperkukuh basis industri makanan ringan dengan mengeluarkan produk biscuit merek Danza dan Gery dan bisnis Jelly. seperti negara-negara di Timur Tengah. kini bernaung di bawah payung Grup GarudaFood. Semua itu tidak lain demi kepuasan yang sebesar-besarnya bagi pelanggan. merek biskuit Danza dan Gery berhasil melakukan penetrasi pasar. Sesuai visi dan misinya. 1998. sedangkan 15% lainnya diperebutkan oleh berbagai merek. Meskipun di tengah krisis ekonomi. GarudaFood 85 . kelompok usaha ini tentu saja tidak puas atas prestasi yang dicapai selama ini. permintaan pasar dari luar negeri. juga terus menguat. ke sejumlah pasar wafer stick di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Corinthian Infopharma Corpora (CIC) menemukan bahwa Kacang Garuda berhasil menguasai 65% pangsa pasar produk makanan kacang di Indonesia. manajemen yang efisien serta cara berproduksi baru didukung teknologi modern. Meskipun relatif baru. pertumbuhan laba atas penjualan memperlihatkan bahwa bisnis ini berpeluang besar untuk tumbuh. tahun 1997 perusahaan memasuki pasar biskuit melului PT Garudafood Jaya.

Potensi ini akan tumbu apabila terdapat suasana kerja yang kondusif dalam kebebasan berekspresi. GarudaFood 86 . dan lain- lain. Memiliki sumberdaya manusia yang berpengetahuan Proses kreatif dan inovatif ini hanya bias terjadi jika sumber daya manusia Garudafood adalah karyawan-karyawan berpengetahuan (learning and growth perspective). produk Garudafood diekspor ke berbagai Negara seperti Singapura. Garudafood didukung oleh mesin dan peralatan berteknologi modern. Mesin oven yang mencakup drying machine dan roasting machine. Hasil Yang Didapat ??? Memiliki beberapa pabrik diberbagai lokasi. Arab Saudi (KSA). Guatemala. India. Meksiko. Amerika Serikat. Yaman. 65% menguasai pangsa pasar produk makanan kacang di Indonesia Dari hasil survey yang berjudul Study Regarding Snack Industry and Marketing in Indonesia. Kanada. 1998. Inovasi baru kacang garuda Manajemen Strategi | PT. Jordania. Garudafood berupaya menciptakan iklim agar setiap individu secara proaktif mengekspresikan potensi belajar dan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu proses perubahan. Hong Kong. Cina. Kepulauan Pasifik. Uni Emirat Arab. Produk diekspor ke berbagai Negara Selain menguasai pasar nasional. khusus didatangkan dari Belgia dan Jerman. Belanda. Brunei Darussalam. Australia. Lebanon. Kini di atas areal lebih dari 35 hektar yang tersebar di berbagai lokasi. Menciptakan iklim kreatif Selain itu. Bangladesh. telah berdiri pabrik-pabrik industri Garudafood. Corinthian infopharma Corpora (CIC) menemukan bahwa Kacang Garuda berhasil menguasai 65% pangsa pasar produk makanan kacang di Indonesia. Malaysia. Jerman. Filipina.

GarudaFood 87 . Manajemen Strategi | PT. Komunikasi pemasaran new uses Kacang Garuda ini. Acara dilanjutkan dengan Lomba Mewarnai tingkat TK dan Lomba Menggambar tingkat SD. GarudaFood mulai melancarkan kampanye edukasi new uses Kacang Kulit Garuda sebagai teman minum kopi dan Kacang Atom Garuda sebagai teman makan. dimeriahkan brand ambassador Kacang Kulit Garuda yaitu Deddy Mizwar dan Farah Quinn. Ini bukti nyata GarudaFood peduli dengan konsumennya dengan terus memimpin inovasi. Konsumen Kacang Garuda pun dimanjakan dengan bazar kuliner khas Kota Pati. yang menyediakan Nasi Gandul. Amel Carla menyanyi menghibur pengunjung Ada lagi Lomba Pentas Seni tingkat SMA dan demo masak bersama Farah Quinn. Untuk mengomunikasikan new uses ini Kacang Garuda menggelar Jalan Sehat dan Jajan Bareng Seleb di Area Parkir Stadion Joyokusumo . yang merupakan kelanjutan kampanye sebelumnya yaitu Jangan Nonton Bola Tanpa Kacang Garuda. Soto Kemiri.Food. PADA awal 2011.Pati pada Minggu (23/1) lalu. Sayur Tempe Semangit dan sebagainya. Manggut Panggang. merupakan hasil pengamatan kebiasaan masyarakat Indonesia sehari-hari dan riset Garuda. Tanpa Kacang Garuda untuk Kacang Kulit Garuda. untuk Kacang Atom Garuda. Makan Enak Makin Enak. Kampanye juga dilakukan Kacang Atom dengan tagline Tambah Kacang Atom Garuda. dengan tagline Jangan Ngopi.

 Peningkatan kinerja  Pengembangan SDM  Pemberian kompensasi  Program peningkatan produktivitas  Program kepegawaian  Menghindari perlakuan diskriminasi Tujuan Penilaian kinerja Manajemen Strategi | PT. BAB 14 EVALUATION AND PERFORMANCE Evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu. Hasil evaluasi kinerja individu dapat dimanfaatkan untuk banyak penggunaan. Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dan juga untuk mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan. GarudaFood 88 . terutama untuk mengetahui bila terjadi keterlambatan atau penyimpangan supaya segera diperbaiki. sehingga sasaran atau tujuan tercapai. Evaluasi kinerja merupakan cara yang paling adil dalam memberikan imbalan atau penghargaan kepada pekerja.

b. Tujuan Evaluasi Hasil-hasil penilaian prestasi kerja digunakan sebagai dasar bagi evaluasi reguler terhadap prestasi anggota-anggota organisasi. Keputusan-keputusan penyusunan pegawai (staffing) yang berkenaan dengan promosi. b. Penilaian prestasi kerja individu dapat memaparkan kumpulan data untuk digunakan sebagai sumber analisis dan identifikasi kebutuhan pelatihan. Umpan balik prestasi kerja (performance feedback) merupakan kebutuhan pengembangan yang utama karena hampir semua karyawan ingin mengetahui hasil penilaian yang dilakukan. Menentukan Tujuan-Tujuan Progresi Karir. Kesempatan Promosi. Meningkatkan Prestasi Kerja. Telaah Gaji. Keputusan-keputusan kompensasi yang mencakup kenaikan merit-pay. 2. Menentukan Kebutuhan-Kebutuhan Pelatihan. yaitu: Manajemen Strategi | PT. d. Tujuan penilaian prestasi kerja juga untuk memberikan pedoman kepada karyawan bagi peningkatan prestasi kerja di masa yang akan datang. yang meliputi: a. Faktor-Faktor Penilaian Kinerja Tiga dimensi kinerja yang perlu dimasukkan dalam penilaian prestasi kerja. Mengukuhkan Dan Menopang Prestasi Kerja. bonus dan kenaikan gaji lainnya merupakan salah satu tujuan utama penilaian prestasi kerja. yang meliputi: a. GarudaFood 89 . transfer dan pemberhentian karyawan merupakan tujuan kedua dari penilaian prestasi kerja. c. Ada pendekatan ganda terhadap tujuan penilaian prestasi kerja sebagai berikut: 1. demosi. Tujuan Pengembangan Informasi yang dihasilkan oleh sistem penilaian prestasi kerja dapat digunakan untuk mengembangkan pribadi anggota-anggota organisasi. Penilaian prestasi kerja juga akan memberikan informasi kepada karyawan yang dapat digunakan sebagai dasar pembahasan tujuan dan rencana karir jangka panjang.

yang dijabarkan dalam penilaian terhadap ketidakhadiran. Garudafood telah mengembangkan kultur yang membiasakan setiap orang semakin kritis dalam menganalisis fakta dan data sehingga menjadi knowledge yang akan melahirkan kreativitas dan inovasi yang mampu memberikan value added bagi perusahaan. Dalam struktur business model kami fondasinya ada pada knowledge worker. baik dari sisi kuantitas maupun kualitas kinerja yang harus dicapai oleh seorang karyawan. Tingkat kedisiplinan karyawan sebagai suatu bentuk pemenuhan kebutuhan organisasi untuk menahan orang-orang di dalam organisasi. tindakan protektif. Perilaku-perilaku inovatif dan spontan di luar persyaratan-persyaratan tugas formal untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Setelah revolusi teknologi informasi. korporasi harus mampu menjadi learning organization yang melahirkan para knowledge worker. dan lama waktu kerja. serta sikap-sikap lain yang menguntungkan organisasi. 3. Kultur ini pada akhirnya akan mendukung terwujudnya sustainable enterprise. Tingkat kemampuan karyawan sebagai suatu bentuk pemenuhan Kebutuhan organisasi untuk memperoleh hasil penyelesaian tugas yang terandalkan. antara lain dalam bentuk kerja sama. Evalusi yang dilakukan PT. masalah utama abad ini adalah bagaimana memanfaatkan informasi dan data menjadi knowledge yang melahirkan informasi. pelatihan diri. GarudaFood 90 . 1. Kemampuan knowledge management sangat penting namun belum banyak disentuh dan dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Kami melihat knowledge management (KM) merupakan kebutuhan yang Manajemen Strategi | PT. 2. keterlambatan. yang merupakan faktor penting dalam meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan. melalui kreativitas dan inovasi yang dihasilkan. Garudafood Group telah menerapkan model knowledge management untuk melahirkan para knowledge worker yang mendukung terwujudnya sustainable enterprise. GarudaFood Memasuki era knowledge-based economy. gagasan-gagasan yang konstruktif dan kreatif.

hingga masing-masing karyawan mendapatkan grade-nya. Di Garudafood pengertian ini sudah diterima tanpa keraguan. Di Garudafood dikenal format seven sheets. Kultur yang Meningkatkan Value Added Perusahaan Proses pengembangan kompetensi dimulai dari menggali core compentence dengan menilai generic competency. Ini adalah bagian dari learning model kami. bahkan telah menjadi keyakinan. Jika proses ini dilakukan terus menerus akan menghasilkan sustainable enterprise. muncul ungkapan bahwa bekerja di Garudafood itu “belajar yang dibayar”.paling mendasar bagi sebuah perusahaan yang ingin memenangkan persaingan. Tidak hanya berhenti sampai di situ. Karyawan Garudafood terus mengalami proses pengembangan kompetensi. kami terbiasa dengan format ringkas yang berbicara data. Dalam setiap rapat. Kami meyakini. baik dari skill. Kami juga menerapkan project management untuk memberikan kesempatan kepada setiap karyawan bisa belajar di tempat lain atau di bidang-bidang lain Manajemen Strategi | PT. masalah yang kompleks harus dapat dipresentasikan dalam format maksimal tujuh slide saja. GarudaFood 91 . hingga understanding dan attitude-nya. supaya mereka semakin peka dan terlatih melakukan penilaian-penilaian yang tepat. Ini bagian dari functional management system. sehingga mendalami bidang pekerjaannya dan mampu memberikan penilaian yang kritis. Melalui kemampuan analisis yang tajam. Kami meyakini bahwa sebuah perusahaan untuk memenangkan persaingan perlu mengembangkan aspek kompetensinya. knowledge. membiasakan setiap orang cermat menganalisis data dan informasi. Oleh karena itu. kami bahkan mengembangkan tingkat kompetensi hingga mencapai wisdom dan intuition. pada hakikatnya esensi bisnis itu sudah bukan lagi persaingan antara barang dan jasa melainkan sudah menjadi persaingan kompetensi. kemampuan knowledge management (KM) ini harus bisa membuat setiap bagian mampu mengembangkan sendiri model of excellence di bagiannya masing-masing. Tahap selanjutnya. Bisnis sudah harus dapat dilihat dengan pengertian ini. Kemampuan ini kami yakini akan mendukung proses kreatif dan inovasi yang pada akhirnya meningkatkan value added bagi perusahaan. Kami terus mengembangkan kemampuan analytical ability. karyawan akan dibekali dengan specific competency yang sesuai spesifikasi pekerjaannya. Pada akhirnya.

Garudafood menargetkan untuk menjadi the big five di bisnis makanan dan minuman nasional. Dengan cara ini kami juga dapat melakukan internal promotion. Para karyawan yang diarahkan untuk menjadi knowledge worker telah berhasil melahirkan beberapa produk inovatif yang beberapa di antaranya menjadi best brand. GarudaFood 92 . kami dapat langsung memilih beberapa calon project manager yang akan menjalankan rencana tersebut. Ketika kami merencanakan bisnis baru. Mereka akan belajar bidang-bidang lain sesuai proyek yang sedang dikerjakan. Di Garudafood hampir tidak ada seorang pun yang hanya memegang satu jabatan.000 karyawan yang tergabung dalam sembilan anak perusahaan. Dengan cara ini setiap orang di Garudafood disiapkan untuk menjadi generalis. cara ini juga akan membiasakan para karyawan bekerja sama dengan kolega-kolega yang lain dan membuat perusahaan tidak bergantung pada satu orang tertentu. Manajemen Strategi | PT. Meskipun demikian kami masih merekrut dari luar karena sumber daya manusia yang ada tidak mencukupi. Ini semua merupakan bagian dari cara kami menjalankan KM. Melalui berbagai kompetensi yang dikembangkan. saat ini Garudafood terus mengembangkan langkah-langkah ekspansif di industri makanan dan minuman.melalui beberapa proyek tertentu. Pengembangan multi-kompetensi ini manfaatnya sangat strategis. Jika kami tidak siasati dengan cara ini maka kami akan sulit mendapatkan orang yang siap untuk menjalankan pengembangan yang kami lakukan. Merekrut dari luar sering kali memerlukan proses lagi untuk penyesuaian dengan kultur perusahaan. sehingga pada waktu perusahaan berkembang mereka siap mengisi berbagai kemungkinan posisi yang ada. Organisasi kami relatif bertumbuh cukup cepat sehingga kami sering kekurangan orang. Bersama 16. Selain memberikan peluang career path yang lebih luas.

Di samping itu. Karena. Garudafood bahkan masih bisa terus berkembang. sejak tiga tahun yang lalu Garudafood juga terjun ke indutri makanan ringan lain. Product variety itu antara lain berupa : kacang garing. kacang salut (kacang atom. telah diubah dan dikembangkan sedemikian rupa keanekaragamannya sesuai dengan keinginan dan ekspektasi setiap Market segment yang dapat dibidik. Kacang tanah yang semula hanyalah sebuah komoditi. yaitu melalui usaha penajaman dan penciptaan Competitive Advantages lama maupun baru. GarudaFood 93 . Dimana diketahui bahwa kelanggengan suatu perusahaan tak bisa dilepaskan dari konsumennya. yakni biskuit (1997) dan makanan jelly (1998). kacang oven) bahkan "kacang kulit rasa" (bawang dll). Garudafood secara kontinyu terus melakukan inovasi dengan menghasilkan produk-produk dan jenis layanan baru yang memberikan Added Value kepada Customers nya. baik di dalam maupun di luar negeri. karena konsumen yang puas apabila dirawat dengan baik akan melahirkan Loyal Costumers. Key Success Factors ini terus dikelola dengan baik Manajemen Strategi | PT. kepuasan konsumen merupakan aset yang tak ternilai. Sebagai market leader di industri makanan kacang. Lebih dari itu. kacang madu. Hal tersebut terjadi karena Garudafood telah berhasil mensiasati "ancaman" (krisis ekonomi) menjadi sebuah "peluang". kacang telur. BAB 15 KESIMPULAN Garudafood sebagai industri makanan ringan hingga saat ini bisa tetap bertahan walau krisis masih terus mendera Indonesia.

dan konsisten oleh pihak Garudafood. Selama dua tahun berturut-turut garudafood
telah berhasil meraih penghargaan ICSA 2000 dan 2001 (Indonesian Customer
Satisfaction Award). Penghargaan ini diberikan sesuai dengan hasil survey yang
dilakukan oleh lembaga independen, yaitu FRONTIER, sebuah marketing
researcher terkemuka, bekerja sama dengan majalah SWA. Penghargaan ini
diberikan kepada produk atau merek yang dapat memberikan total kepuasan
kapada pelanggannya, ditinjau dari aspek product quality dan value -nya.
Memperoleh penghargaan ini untuk kedua kalinya, merupakan sebuah
kepercayaan dari konsumen yang harus dipertanggungjawabkan seperti sebuah
ungkapan Yunani kuno : NOBLESSE OBLIGE (: Kehormatan itu melahirkan
tanggung jawab).
Selain itu Garudafood juga telah memperoleh ISO 9002. ISO 9002 bukanlah
hanya sebagai sebuah Selling Point belaka, melainkan lebih sebagai suatu
pembenahan sistem secara menyeluruh melalui pendekatan "Total Quality
Management". Artinya pembenahan itu bukan demi perolehan sertifikat ISO,
melainkan lebih kepada kebutuhan mendasar yang harus dilakukan apabila
garudafood ingin menjaga bahkan terus meningkatkan kepuasan pelanggan, baik
di dalam negeri mapun mancanegara.
Selain itu kemitraan dengan berbagai pihak, utamanya dengan para petani
kacang terus dikembangkan. Kehadiran Garudafood memang bukan hanya untuk
dinikmati oleh shareholdernya saja, melainkan juga oleh seluruh Stakeholdernya
sesuai dengan peran dan kontribusi mereka masing-masing. Itu semuanya
dilakukan bukan karena idealisme semata-mata, melainkan karena kesadaran dan
keyakinan bahwa sesungguhnya membangun sebuah Sustainable Enterprise itu
perlu pendekatan Strategic Management. Dan Pendekatan Strategic Management
itu mensyaratkan secara mutlak mengenai pentingnya interaksi yang positif antara
perusahaan dengan lingkungan bisnisnya, sehingga tercipta Sustainable Mutual
Benefit
Tidak kurang dari 15.600 karyawan kini bernaung di bawah bendera Grup
Garudafood. Jelas, ini bukan jumlah yang sedikit.
Tentu, Sumber daya manusia (SDM) yang terlatih merupakan investasi
strategis yang bisa melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan. Pada abad 21

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 94

investasi SDM merupakan keharusan demi menambah daya saing perusahaan atau
organisasi.
Salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah menyelenggarakan program.
Management Development Program (MDP) sebagai salah satu jalur pematangan
sumber daya manusia. Melalui seleksi yang ketat dan terstruktur, ditambah
program pembelajaran yang integratif, program ini diharapkan mampu memenuhi
kebutuhan Garudafood atas kepemimpinan masa depan.

DAFTAR PUSTAKA

• http://artikel-manajemen.blogspot.com/2009/06/sekilas-corporate-social-
responsibility.html
• http://www.google.co.id/url?
sa=t&source=web&cd=6&ved=0CEkQFjAF&url=http%3A%2F
%2Frepository.binus.ac.id%2Fcontent
%2FF0552%2FF055292597.ppt&ei=rcKVTdixEIeJrAfQ9qCCDA&usg=A
FQjCNGaChtVjFqUKUK9McVBtsFihCsHPQ
• http://www.google.co.id/url?
sa=t&source=web&cd=3&ved=0CDQQFjAC&url=http%3A%2F
%2Ftaya.files.wordpress.com%2F2007%2F09%2Fbab-3-pengantar-
bisnis.pdf&ei=rcKVTdixEIeJrAfQ9qCCDA&usg=AFQjCNEV7iUfrR9Ws
FYtbKjrPnK0OgIiZA
• http://arymah.wordpress.com/2010/12/16/penanganan-limbah-garuda-food/
• http://www.garudafood.com/pressrelease.aspx?guid=29b9f98d-0f1e-4db8-
adcc-ae4fe9de70e9
• http://www.krjogja.com/news/detail/36430/Garuda.Food.Tawarkan.Kacang.
Keriting.html
• http://bataviase.co.id/node/287040
• http://arik_mgt.student.fkip.uns.ac.id/page/18/
• http://www.garudafood.com/pressrelease.aspx?guid=b51a386d-0b10-4a18-
9a82-fb9bcee53728
• http://garudafood.blogspot.com/
• http://mix.co.id/index.php?
option=com_content&task=view&id=170&Itemid=55

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 95

• http://siva-id.jobstreet.com/_profile/previewProfile.asp?advertiser_id=365
• Visi dan Misi PT. GarudaFood diambil dari website
http://chandraseri.blogspot.com/

• Strategi PT. Garuda Food diambil dari
http://arik_mgt.student.fkip.uns.ac.id/2009/06/16/pri-kon/

• http://www.mm-ukrida.co.cc/sm-rct/6-Strategi_tingkatan_bisnis.pdf
• http://www.businessreview.co.id/berita-pasar-modal-334.html
• http://udayrayana.blogspot.com/2009/06/dongeng-garuda-food.html
• http://www.nasriyadinasir.co.cc/2009/05/analisis-situasi.html
• http://www.garudafood.com
• http://diditprasetya91.blogspot.com/2009/11/difersifikasi-produk.html
• http://www.detikfinance.com/read/2010/07/01/183012/1391293/4/garuda-
food-lebarkan-pasar-ke-china
• http://economy.okezone.com/read/2010/03/23/320/315228/320/ekspansi-ke-
agrobisnis-garudafood-rogoh-rp75-m
• http://arymah.wordpress.com/2010/12/16/komoditas-pt-garuda-food/
• http://arymah.wordpress.com/2010/12/09/system-distribusi-pt-tudung-putra-
putri-jaya-garuda-food/
• http://arymah.wordpress.com/2010/12/05/standar-pegawai-di-pt-tudung-
putra-putri-jaya-garudafood/
• http://blog.uad.ac.id/sulisworo/2009/04/22/aliansi-strategis/
• http://www.scribd.com/doc/13564887/strategi-internasional
• http://id.wikipedia.org/wiki/Dewan_Komisaris
• http://www.garudafood.com/_images/BOD.JPG
• http://www.garudafood.com/_images/BOC.JPG
• http://www.scribd.com/doc/38738289/Garuda-Food
• http://msuyanto.com/baru/wp-content/uploads/2008/09/pengendalian-
strategi.doc
• http://uswatunkhasanah170.wordpress.com/2010/12/16/penanganan-quality-
control-di-garuda-food/
• http://fridayfitricia.blogspot.com/
• http://08003mnj.blogspot.com/2009/10/hasil-studi-kasus-keberhasilan-
inovatif.html
• http://hileud.com/hileudnews?
title=Inovasi+Baru+Kacang+Garuda&id=568862
• http://www.scribd.com/doc/38738289/Garuda-Food
• http://johannessimatupang.files.wordpress.com/.../makalah-teknologi-dan-
inovasi-dalam-korporasi-januaary-2011.doc
• http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/04/penilaian-kinerja-karyawan-
definisi.html

Manajemen Strategi | PT. GarudaFood 96

com/2009/02/27/evaluasi-kinerja/ o http://auronzp1.html Manajemen Strategi | PT.wordpress. GarudaFood 97 .blogspot.• http://shelmi.com/2011/01/knowledge-management-sebagai- kunci.