BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kenyang adalah sensasi yang dirasakan jika keinginan untuk makan telah dipenuhi.
Nukleus ventromedial adalah pusat kenyang. Stimulasi di daerah ini akan menyebabkan
perasaan kenyang sehingga tidak mau makan (afagia), sebaliknya destruksi di daerah ini akan
menyebabkan hasrat untuk makan yang berlebih dan dapat berakibat obesitas.
Elimnasi produk sisa pencernaan yang teratur merupakan aspek yang penting untuk
fungsi normal tubuh.perubahan eliminasi dapat menyebabkan masalah pada system
gastrointestinal dan system tubuh lain nya,karena fungsi usus bergantung pada keseimbangan
beberapa factor,dan kebiasaan eliminasi bervariasi diantara individu.namun telah terbukti
bahwa pengeluarn feses yang sering, dalam jumlah besar,dan karakteristik nya
normal.biasanya berbanding lurus dengan rendah nya incident kanker kolorektal.
B. Rumusan Masalah

mereka yang berpuasa jangan khawatir menjadi sakit karena memiliki mekanisme alamiah untuk mempertahankan dirinya. untuk memenuhi kebutuhan energi segera. tempat bahan tersebut disimpan. Dengan puasa jantung semakin sehat. Kenyang Kenyang adalah sensasi yang dirasakan jika keinginan untuk makan telah dipenuhi. Sebagian bahan makanan ini digunakan dalam jalur-jalur yang menghasilkan ATP. terutama ventricular vibrillation yang disebabkan oleh kenaikan konsentrasi lokal katekolamin. Mekanisme alamiah ini disebut sebagai Hemeostatis. Untuk itu dikenal pengkategorian sebagai berikut: (1) Substansi orexigenic yaitu substansi yang mencetuskan rasa lapar dan (2) substansi anorexigenic yang menghambat selera makan (dengan kata lain. . Substansi biokimia tersebutlah yang menentukan apakah selera makan akan dihambat (kenyang) atau dicetuskan (lapar). Kadar plasma Mg rendah selama satu atau dua hari setelah Myocardial infarction dan peluang pasien untuk sembuh dari serangan jantung meningkat bila Mg segera diberikan setelah serangan jantung. Pengaruh mekanisme puasa terhadap fungsi fisiologi tubuh adalah : a. Dengan demikian. kemungkinan dengan mengurangi resiko Arrhytmia serius. akan tetapi tubuh tetap bertahan. B. Kelebihan konsumsi bahan bakar yang melebihi kebutuhan energy tubuh dibawa ke depot bahan bakar. Selain itu juga ada ion Mg yang berfungsi sebagai kardioprotektor. kenyang). Stimulasi di daerah ini akan menyebabkan perasaan kenyang sehingga tidak mau makan (afagia). Pengaruh Puasa terhadap Otak. Pengaruh Puasa terhadap Jantung. dan protein. oleh karena otot-otot jantung diberikan isitrahat yang cukup untuk mengadakan recovery. b. Ini disebabkan tubuh masih memiliki cadangan energi dalam bentuk lemak yang berasal dari karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen. agar tetap dalam kondisi normal. kita memasukkan karbohidrat. sebaliknya destruksi di daerah ini akan menyebabkan hasrat untuk makan yang berlebih dan dapat berakibat obesitas. Puasa Tubuh manusia memiliki mekanisme alamiah yang digunakan untuk mangatasi kondisi-kondisi yang tak diinginkan. kita berada dalam keadaan kenyang atau keadaan absorptif. BAB II PEMBAHASAN A. lemak. Ini diakibatkan oleh karena puasa mengakibatkan tidur semakin nyenyak. Cadangan energi ini mampu bertahan sampai 25 jam. Pengaruh puasa terhadap daya ingat sangat besar. Selama periode dari permulaan absorpsi sampai absorpsi selesai. Neurotransmitter dan hormon memegang peranan penting. dan pada saat tidur nyenyak tersebut terjadi sintesis protein yang digunakan untuk memulihkan fungsi otak. 1. Nukleus ventromedial adalah pusat kenyang. Kekurangan Mg meningkat ketegangan nadi jantung. yang kemudian dicerna dan diserap. Dalam keadaan puasa selama 14 jam tubuh tidak mendapatkan supplai makanan. Puasa mengecilkan tingkat kematian dalam Myocardial infarction. Selama makan.

Pengaruh Puasa terhadap Hepar (Hati) .Makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dilambung.c. untuk selanjutnya dikirim ke usus kecil.00 siang). Laju filtrasi Glomerular normal. Oleh karena itu sepantasnyalah alat pencernaan ini diberi istirahat. Masa ini cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kepada usus besar untuk beristirahat dari proses pencernaan. Dari pukul 12 siang sampai berbuka kurang lebih selama 6 jam. suatu hal yang menjadikan makanan tidak masam karena tidak dicerna dan membebaskan seseorang dari gas dan bau yang tidak sedap dan rusaknya alat pencernaan. alat pencernaan mengalami istirahat total. mulai dari setelah sahur sampai berbuka. Hal ini terjadi selama satu bulan. Empat jam berikutnya -.Makanan diubah dari wujud bubur menjadi sari-sari makanan di usus kecil.00 sore) i. tubuh orang yang berpuasa tidak disupplai oleh makanan. yang disebut sari-sari makanan. ii.00) b) Berbuka puasa (Kurang lebih pukul 18.00- 18. Total : Kurang lebih empat belas jam selamanya. iii. berarti pukul 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. makanan berubah wujud menjadi seperti bubur dengan tingkat keasaman tertentu. Selama empat jam setelah sahur -. Diluar bulan Ramadhan alat pencernaan kita bekerja extra keras selama hampir 11 bulan dari 12 bulan dalam satu tahun. yang kemudian disupplai keseluruh tubuh. Jika makan sahur dilakukan pada pukul empat pagi. yaitu empat jam diproses didalam lambung dan empat jam didalam usus kecil. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perubahan apapun pada fungsi kedua ginjal selama shaum dan justru selama ginjal menguraikan timbunan zat sisa yang membahayakan tubuh seperti elektrolit ataupun purin yang dapat menimbulkan penyakit Gout. Enam jam berikutnya -. 1) Mekanisme kerja lambung pada saat puasa: a) Sahur (Kurang lebih pukul 04. paling sedikit satu bulan dalam satu tahun. Makanan yang masuk kedalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam. Pengaruh Puasa terhadap Sistem Pencernaan. d. Pengaruh Puasa terhadap Ginjal.00 pagi). Selama proses pencernaan didalam lambung. i. disaring dan diserap sampai tingkat molekular yang amat lembut. dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. selanjutnya disupplai keseluruh tubuh melalui pembuluh darah (Kurang lebih pukul 12. Setelah proses ini. Oleh karena itu dalam bulan puasa usus besar bersih dari makanan yang bertumpuk. sari-sari makanan yang mengandung gizi berproses menjadi darah. Selanjutnya didalam usus kecil diproses. e.Alat-alat pencernaan (lambung dan usus kecil) mengalami istirahat selama kurang lebih enam jam (pukul 12.

Oleh karena itu. sehingga hati akan meningkatkan glukoneogenesis (pembentukan glukose baru) dan melepaskan glukosenya ke darah. kekurangan atau kelebihan produksinya akan menghasilkan efek yang kurang baik bagi tubuh dan kesehatan. liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai limbah metabolisme. sel ginjal. hormon-hormon tersebut berfungsi secara seimbang didalam tubuh. Pengendalian fungsi hati dalam metabolisme sangat bergantung pada hormon pankreas. ginjal. Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh Berpuasa berarti memberikan kesempatan interval selama kurang lebih empat belas jam bagi kerja organ-organ tubuh. Aktivitas pelepasan cadangan dan pembentukan glukose baru yang disentralisasi di liver merupakan hasil proses tubuh yang sangat komplek dalam rangka mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh. h. bersikap sosial dan yang lainnya. Diabetes Melitus. g. Sementara itu pelepasan hormon pankreas dipengaruhi oleh kadar glukose plasma (gula darah). Pengaruh Puasa terhadap Hormon Pada saat-saat tertentu. Kelebihan atau kekurangan hormon tertentu berakibat buruk bagi kesehatan. pengeluaran hormon dihentikan untuk sementara. Demikian dengan hormon-hormon lainnya. Kelenjar endoktrin menghasilkan zat-zat kimia yang mengeluarkan hormon. Pengaruh Puasa terhadap Kulit Setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi. Misalnya. sedangkan glukagon justru memacu pembentukan serta pelepasan glukose. Peristiwa ini lazim disebut Peremajaan Sel. serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Sisanya akan disimpan didalam tubuh. Hormon insulin bekerja menghambat pembentukan glukose. Selama itu tubuh tidak menerima makanan ataupun minuman. sedangkan pelepasan glukagon dipacu. cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpannya. cemas. Idealnya. tidaklah mengherankan bila orang yang sering berpuasa. insulin dan glukagon. yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. sehingga menimbulkan efek berupa rangsangan terhadap seluruh sel. sel kulit. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi jika tubuh tidak mendapat supplai pangan dari luar. sedang bila kelebihan akan mengakibatkan hiperglikemia. Ketika berpuasa. f. sambil menunggu tugas yang sama. Proses ini melibatkan hampir seluruh subsistem dan organ tubuh. Apabila glukose darah turun maka pelepasan insulin dihambat. seperti : lambung. kulitnya akan menjadi lebih segar dan lembut. termasuk didalamnya sistem hormon dan susunan syaraf pusat. misalnya disaat sedih. Dalam kondisi sedang berpuasa. gembira. liver. Jika tugasnya sudah selesai. kekurangan hormon insulin akan mengakibatkan terkena penyakit. jaringan tubuh dan .

Taiwan dan Amerika Serikat. Otak mulai menyerap benda keton dan mengoksidasinya menjadi energi. glukoneogenesis adalah satu-satunya proses yang digunakan hati untuk memasok glukosa ke dalam darah. protein. Walaupun kita mengalami berbagai masalah. ginjal dan jaringan vital lainnnya berhenti berfungsi. karena jaringan adiposa merupakan pasokan energi utama bagi tubuh. Perubahan Metabolik Selama Puasa Jangka Panjang Apabila penggunaan bahan bakar yang terjadi selama puasa terus berlangsung untuk jangka lama. China. glukosa tetap dihemat penggunaannya sehingga hati lebih sedikit menghasilkan glukosa selama puasa jangka panjang dibandingkan selama puasa singkat. 2. Penelitian tersebut dilakukan diberbagai tempat seperti Jepang. otot mengurangi penggunaan benda keton dan terutama bergantung pada asam-asam lemak untuk memasok energi. Asam amino yang dihasilkan oleh penguraian protein otot terus berfungsi sebagai sumber utama karbon untuk glukoneogenesis. memulihkan dan meningkatkan fungsi-fungsi organ sesuai dengan fungsi fisiologisnya. atau kita terserang . Untungnya. glukosa masih digunakan dalam tingkat waktu tertentu bahkan selama puasa jangka panjang. hati terus mengubah asam lemak menjadi benda keton. Korea. organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan. Glukosa tetap dibutuhkan sebagai sumber energi untuk sel darah merah dan otak terus menggunakan glukosa dalam jangka waktu terbatas. karena kecepatan glukoneogenesis menurun selama puasa jangka panjang. yakni tidak banyak protein otot yang digunakna untuk proses glukoneogenesis. Akibatnya. 3. Karena simpanan glikogen dalam hati habis dengan puasa sekitar 30 jam. lemak. misalnya kehabisan bahan bakar. protein tubuh akan cepat dikonsumsi sampai suatu ketika fungsi kritis terganggu. baik itu karbohidrat. protein otot juga dihemat. Namun. Glukosa tersebut dioksidasi menjadi energi dan digunakan sebagai sumber karbon untuk sintesis neurotransmitter. karena produksi glukosa menurun. Setelah berpuasa 4 sampai 5 hari. produksi urea juga berkurang selama puasa jangka panjang dibandingkan dengan produksi pada puasa singkat. Hasilnya adalah bahwa konsentarsi benda keton dalam darah meningkat. Penyakit-penyakit yang biasanya dapat disembuhkan oleh puasa adalah penyakit yang diakibatkan oleh karena terlalu banyak mengkonsumsi salah satu Zat Gizi. Besarnya jumlah jaringan adiposa dalam tubuh kita menjadi penentu utama seberapa lama kita dapat berpuasa. Namun. misalnya panca indra menjadi tajam. Perancis. disamping puasa berdampak menyehatkan fisik juga memiliki efek terhadap penyembuhan penyakit. vitamin dan mineral. Pengaruh Puasa terhadap Therapi Penyakit Berdasarkan penelitian para pakar kesehatan. Namun. protein menjadi sangat kurang sehingga jantung. Namun. perubahan metabolik yang terjadi selama puasa tidak menghabiskan protein otot.

fosforilasi oksidatif yang prosesnya relatif lambat tidak dapat memenuhi kebutuhan ATP dengan cukup cepat. Mekanisme yang mempengaruhi lipolisis di jaringan adipose. Saat latihan ringan (seperti berjalan) sampai latihan sedang (seperti lari-lari kecil atau berenang). Untuk mempertahankan terjadinya fosforilasi oksidatif. Glukagon merangsang adenilat siklase untuk membentuk cAMP. Konsumsi energi otot rangka pada latihan berat dapat mencapai 100 kali konsumsi energi pada keadaan istirahat. protein kinase A diaktifkan dan menyebabkan fosforilasi lipase peka hormon. Enzim untuk penguraian glikogen diaktifkan melalui fosforilasi yang diarahkan oleh cAMP. sel-sel otot mampu membentuk cukup ATP melalui fosforilasi oksidatif untuk memenuhi kebutuhan energi. diubah menjadi badan keton. kadar cAMP di dalam sel adiposa meningkat. otot bergantung pada glikolisis untuk menghasilkan ATP meskipun jumlah ATP yang dihasilkan lebih sedikit. infeksi segingga tidak cukup mengadakan respon imun. sewaktu kadar insulin darah turun dan kadar glukagon meningkat. dibutuhkan cukup oksigen dan nutrient. kadar malonil KoA rendah. glikolisis adalah proses yang kurang efisien (satu molekul glukosa hanya bisa menghasilkan 2 ATP) dan ada asam laktat yang dihasilkan (menyebabkan pegal) sehingga latihan anaerobik hanya bisa dilakukan pada durasi yang pendek. Akibatnya. d. Mekanisme yang mempengaruhi pembentukan badan keton oleh hati. Meskipun oksigen berhasil masuk. Mekanisme di Hati yang Berfungsi Mempertahankan Kadar Glukosa Darah Selama puasa. yang dihasilkan oleh iksidasi-β. yang kemudian melakukan fosforilasi dan mengaktifkan glikogen fosforilase. Metabolisme saat kerja fisik. yang kemudian mengaktifkan protein kinase A. c. Protein kinase A melakukan fosforilasi terhadap fosforilasi kinase. asam lemak dipindahkan ke dalam mitokondria karena asetil KoA karboksilase inaktif. Protein kinase A juga memfosforilasikan glikogen sintase. Setelah dibebaskan dari jaringan adiposa selama puasa. Asetil KoA. terutama otot. dan CPTI aktif. Karena itu. Pengaturan Metabolisme Karbohidrat dan Lemak Selama Puasa a. pembuluh darah yang masuk ke otot tertekan dan hampir tertutup oleh kontraksi yang kuat. rasio insulin/glukagon menurun. Akhirnya kita meninggal akibat kelaparan. Pada kontraksi yang hampir maksimal. Pengertian Eliminasi . 4. Di hati. Selama puasa. enzim tersebut menjadi inaktif b. Enzim bentuk terfosforilasi ini menjadi aktif dan memutuskan asam lemak dari triasilgliserol. Tetapi. asam lemak mengalir dalam darah dalam bentuk kompleks dengan albumin. Namun. sehingga oksigen sulit masuk ke serat otot. C. Asam lemak ini dioksidasi oleh berbagai jaringan. Glikogen hati diurai untuk menghasilkan glukosa darah.

. Menurut kamus bahasa Indonesia. penyisihan. 2009).penyingkiran. penghilangan. yaitu: 1.Dalam bidang kesehatan. eliminasi adalah pengeluaran. Eliminasi adalah proses pembuangansisa metabolisme tubuh baik berupa urin atau bowel (feses).Eliminasi pada manusiadigolongkan menjadi 2 macam. Defekasi Buang air besar atau defekasi adalah suatu tindakan atau proses makhluk hidupuntuk membuang kotoran atau tinja yang padat atau setengah-padat yang berasaldari sistem pencernaan (Dianawuri.