BAB I

GAMBARAN UMUM
2.1 DATA UMUM

Puskesmas Teluk Tiram yang berdiri pada tahun 1975, dimana kepala

puskemas yang menjabat pada tahun 1986 – 1988 yaitu dr. Hj. Bahran

Norbachtiar. Kemudian dilanjutkan oleh dr. Sani Wijaya pada Agustus 1988

sampai januari 1991. Pada tahun 1991 – 1992 dijabat oleh dr. Hj. Dahniar.

Beranjak ketahun berikutnya terjadi perubahan tatanan jabatan dengan tiap kepala

menjabat satu tahunya itu pada tahun 1993 oleh dr. Sri Sugiantari dilanjutkan oleh

dr. Widodo pada tahun 1994. Kemudian pada tahun 1995 – 2002 oleh dr. Jajar

Triani Pasaribu. Kemudian dari tahun 2003 hingga sekarang dijabat oleh

dr.H.Sadiman dengan jumlah karyawan PNS ada 30 orang, honorer sebanyak 2

orang dan pegawai kontrak sebanyak 6 orang.

2.1.1 BATAS WILAYAH
Puskesmas Teluk Tiram termasuk ke dalam wilayah Kecamatan

Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Propinsi Kalimantan Selatan tepatnya di

Kelurahan Teluk Tiram Jalan Teluk Tiram Darat RT.13 No.208 Telp (0511)

3363260.
Wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram terdiri dari dua kelurahan, yaitu

kelurahan Teluk Tiram dan kelurahan Telawang.
Luas Wilayah :
1. Kelurahan Teluk Tiram : 42,55 ha
2. Kelurahan Telawang : 35,25 ha
Tabel 2.1 Luas Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram dan Persentase terhadap
Luas Kecamatan

Kelurahan Luas (ha) Persentase terhadap luas Kecamatan
(%)

Teluk Tiram 42.55 0.68 5%

5

Telawang 35.25 0.57 4%

TOTAL 80.8 1.25 9%

Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016

Grafik 2.1 Luas Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram dan Persentase terhadap
Luas Kecamatan

Object 3

Batas Wilayah:
Kelurahan Telawang
1. Sebelah Timur dengan sungai Martapura
2. Sebelah Utara dengan Kelurahan Kertak Baru Ilir
3. Sebelah Barat dengan Kelurahan Mawar
4. Sebelah Selatan dengan Kelurahan Basirih
Kelurahan Teluk Tiram
1. Sebelah Timur dengan Sungai Martapura
2. Sebelah Utara dengan Sungai Martapura
3. Sebelah Barat dengan Kelurahan Telawang
4. Sebelah Selatan dengan Kelurahan Basirih
Jumlah Rukun Tetangga
1. Kelurahan Telawang : 35 RT
2. Kelurahan Teluk Tiram : 31 RT
Informasi mengenai batas batas wilayah dapat membantu untuk beberapa

hal terkait dengan stabilitas kesehatan, diantaranya; mengetahui wilayah kita

berbatasan dengan daerah yang padat penduduk atau tidak, mengetahui daerah

6

perbatasan terdapat bangunan yang dapat menjadi sumber pencemaran polusi atau

tidak, mengetahui apakah wilayah kita berbatasan dengan daerah endemis, dan

mengetahui apakah wilayah kita termasuk wilayah endemis penyakit-penyakit

tertentu. Berdasarkan PERMENKES No 75 tahun 2014 Puskesmas Teluk Tiram

sudah memenuhi syarat untuk tempat berdirinya tidak didirikan di lokasi

berbahaya.

2.1.2 KEADAAN TANAH DAN IKLIM

Secara geografis Kelurahan Teluk Tiram sama seperti halnya keadaan kota

Banjarmasin terletak antara 3,15 derajat dan 3,22 derajat lintang selatan serta

114,32 derajat bujur timur, pada ketinggian 0,16 derajat di atas permukaan air

laut dan kondisi tanahnya sebagian besar berawa – rawa. Sebagian besar wilayah

Kelurahan Teluk Tiram berada di pinggiran Sungai Martapura, sehingga apabila

hujan dan disertai air pasang maka hampir sebagian wilayahnya terendam air.

Keadaan ini berdampak pada buruknya tingkat kualitas sanitasi lingkungan,

karena banyak sampah yang berasal dari rumah tangga dan pabrik tertinggal di

darat saat air sudah surut. Disamping itu Kelurahan Teluk Tiram berdekatan

7

dengan beberapa perusahan kayu dan stockfile batubara yang menyebabkan

penduduk sangat rentan terhadap pencemaran baik melalui air, udara maupun

tanah.
Musim kemarau jatuh pada bulan Mei s/d Oktober dengan suhu 300 s/d 320

Celcius, Musim Penghujan jatuh pada bulan November s/d April dengan curah

hujan rata-rata setahun 2400-3500 mm. Sama halnya dengan keadaan daerah lain

di Kota Banjarmasin, Kelurahan Teluk Tiram yang sebagian besar wilayahnya

dilalui oleh aliran Sungai Martapura, pada saat memasuki musim kemarau maka

air sungai berubah menjadi asin yang berdampak pada kesehatan masyarakat

sehingga rentan terjadi KLB diare atau muntaber. Iklim yang berpengaruh

terhadap Puskesmas Teluk Tiram adalah iklim Tropis.

2.1.3 JANGKAUAN TRANSPORTASI

Jarak terjauh dari Puskesmas Teluk Tiram adalah 6 km. Wilayah kerja dapat

dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4. Terdapat banyak

akses jalan dan beberapa jembatan yang menghubungkan antar wilayah yang

dilalui sungai dan sekarang jalanan sudah diaspal. Puskesmas terletak di pinggir

jalan raya sehingga mudah bagi pasien untuk menemukan Puskesmas Teluk

Tiram. Selain itu, jalan menuju Puskesmas tergolong cukup nyaman karena

sebagian besar sudah di aspal. Berdasarkan hal tersebut, namun dapat disimpulkan

bahwa transportasi menuju Puskesmas Teluk Tiram mudah dijangkau.

Berdasarkan PERMENKES No 75 tahun 2014 Puskesmas Teluk Tiram sudah

memenuhi syarat untuk jalur transportasi karena puskemas dapat dijangkau oleh

8

masyarakat dan dapat di akses oleh pejalan kaki, jalur aksesibel untuk penyandang

disabilitas.

2.1.4 DISTRIBUSI PENDUDUK
2.1.4.1 Distribusi Penduduk menurut Jenis Kelamin
Distribusi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin Menurut data Badan

Pusat Statistik Kota Banjarmasin tahun 2016, penduduk Kelurahan Telawang

berjumlah 11.292 jiwa, terdiri laki-laki 5.727 jiwa dan perempuan 5.565 jiwa dan

Kelurahan Teluk Tiram berjumlah 11.203 jiwa, terdiri laki-laki 5.627 jiwa dan

perempuan 5.576 jiwa.

Tabel 2.2 Jumlah Distribusi Penduduk wilayah kerja puskesmas Teluk
Tiram

JumlahPenduduk
No Kelurahan Jumlah
Laki-laki Perempuan (Jiwa)
(Jiwa) (Jiwa)
1 Kelurahan Telawang 5.575 6.094 11.669

2 Kelurahan Teluk Tiram 5.479 5.498 10.977
Total 11.054 11.592 22.646
Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016

Grafik 2.2 Jumlah Distribusi Penduduk wilayah kerja puskesmas Teluk Tiram

9

8% sedangkan katagori lansia atau golongan umur lebih 60 tahun merupakan jumlah yang paling sedikit yakni sebanyak 3.59% 25 – 29 th 471 472 743 6.2% dari seluruh jumlah penduduk.53% 15 – 19 th 401 531 932 8% 75. Perempuan Jumla Persen Sex laki h Ratio % 1 Pra sekolah 0 – 4 th 323 364 683 5. Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Umur dan Jenis Kelamin Penduduk Kelurahan Telawang yang paling banyak dalam katagori usia produktif yaitu usia 30 sampai 54 tahun sebanyak 56.6% 99.74% 2 Usia Sekolah 5 – 9 th 323 301 624 5.31 % 10 – 14 th 409 442 851 7. No Uraian Laki.79% 3 Usia 10 .52% 20 – 24 th 491 493 984 8.3 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Umur dan Jenis Kelamin. Object 5 a.3% 92.3% 107.9% 88. Adapun distribusi penduduk Kelurahan Telawang menurut Umur dan Jenis Kelamin dapat dilihat pada tabel : Tabel 2.3% 99.

2% 98.03% 0.6% 92.629 14.7% 97.7% 96.00 % 90 – 94 th .632 14.91 % Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2. Produktif 30 – 34 th 805 827 1.56% 70 – 74 th 10 10 20 0.232 10.579 13.9% 92.727 5.2% 92.31% 80 – 84 th 4 6 10 0. 2 2 0.67% 85 – 89 th 2 2 4 0.565 11.6% 97.34% 35 – 39 th 804 825 1.45% 40 – 44 th 779 800 1.292 100% 102.1% 97.1% 66.39% 50 – 54 th 270 281 551 4. - Jumlah 5.3 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Umur dan Jenis Kelamin Object 7 11 .00% 60 – 64 th 108 117 225 1.2% 97.05% 100.38% 45 – 49 th 611 621 1.00 % 75 – 79 th 12 13 25 0.2% 100.09% 4 Lansia 55 – 59 th 92 100 192 1.31% 65 – 69 th 40 41 81 0.00% 95 + .

1% 110. Tabel 2.37% 4 Lansia 55 – 59 th 191 197 388 3.9% 96.1% 108.27% 45 – 49 th 330 304 634 5.73% 25 – 29 th 513 509 1.1% 101.54% 65 – 69 th 69 72 141 1.019 9.83% 70 – 74 th 50 52 102 0.18% 15 – 19 th 661 600 1.95% 60 – 64 th 135 137 272 1.1% 96.15% 75 – 79 th 51 53 103 0.024 9.261 12.27% 40 – 44 th 400 395 795 7.2% 95.10% 10 – 14 th 515 504 1. Adapun distribusi penduduk Kelurahan Teluk Tiram menurut Umur dan Jenis Kelamin dapat dilihat pada tabel.4 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Umur dan Jenis Kelamin No Uraian Laki.5% 96.4% 100. Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Umur dan Jenis Kelamin Penduduk Kelurahan Teluk Tiram yang paling banyak dalam katagori usia sekolah yaitu usia 5 sampai 29 tahun sebanyak 45.23% 12 .b.77% 2 Usia Sekolah 5 – 9 th 292 270 562 5.4% sedangkan katagori lansia atau golongan umur lebih 60 tahun merupakan jumlah yang paling sedikit yakni sebanyak 5.5% 101.4% 100.9% 96.8% 98.55% 50 – 54 th 273 272 545 5.3% 102.17% 20 – 24 th 530 521 1.79% 3 Usia Produktif 30 – 34 th 482 510 992 9.3% dari seluruh jumlah penduduk.7% 108.51% 35 – 39 th 458 423 881 8% 108.2% 94. Perempuan Jumla Persen Sex laki h Ratio (%) 1 Pra sekolah 0 – 4 th 330 341 671 6.051 9.

01% 0.00% 85 – 89 th 11 21 32 0.3% 52.203 100% 100. Data Jumlah Bayi Data jumlah di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram pada tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel berikut: 13 .4 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Umur dan Jenis Kelamin Object 9 2.04% 25. - Jumlah 5. 1 1 0.627 5. 80 – 84 th 1 4 4 0.00% 95 + .576 11.91% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.38% 90 – 94 th .

Data Jumlah Balita Data jumlah Balita di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram pada tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel.5 Data Jumlah Bayi Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah Bayi Jumlah Laki-Laki Perempuan 1 Telawang 118 108 226 2 Teluk Tiram 117 110 227 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2. Tabel 2.5 Data Jumlah Bayi Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 11 3. Tabel 2.6 Data Jumlah Balita Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 14 .

7 Data Jumlah Bumil Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 N Kelurahan Jumlah o 15 .6 Data Jumlah Balita Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 13 4. Grafik 2. Data Jumlah Bumil Data jumlah Bumil di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram pada tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel berikut. N Kelurahan Jumlah Balita Jumlah o Laki-Laki Perempuan 1 Telawang 446 448 894 2 Teluk Tiram 446 445 891 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Dari jumlah Bayi dan Balita maka wilayah kerja PKM Teluk Tiram Banjarmasin membentuk 14 buah Posyandu Balita berdasarkan Peraturan Departemen Kesehatan 100 jiwa persebaran balita memiliki 1 posyandu. Tabel 2.

Data Jumlah Bulin/ Bufas Data Jumlah Bulin/ Bufas di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel berikut.7 Data Jumlah Bumil Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 15 5. Tabel 2. 1 Telawang 250 2 Teluk Tiram 252 Jumlah 502 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.8 Data Jumlah Bulin/ Bufas Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 N Kelurahan Jumlah o 1 Telawang 238 2 Teluk Tiram 241 16 .

9 Data Jumlah Remaja Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 N Kelurahan Jumlah Remaja Jumlah o Laki-Laki Perempuan 1 Telawang 1.145 1.140 17 . Jumlah 479 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2.258 2 Teluk Tiram 1. Data Jumlah Remaja Data jumlah Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel.115 2.125 1. Tabel 2.8 Data Jumlah Bulin/ Bufas Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 17 6.113 2.

458 Jumlah 4. Data Jumlah Wanita Usia Subur(WUS) Data JumlahWUSdi Wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram pada tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel berikut : Tabel 2.Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Dengan Jumlah persebaran remaja di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram yang tinggi peran Promosi kesehatan di wilayah ini sangat berperan terhadap perkembangan jiwa remaja agar terhindar khususnya pada Narkoba dan pergaulan seks bebas Grafik 2.477 2 Teluk Tiram 2.10 Data Jumlah WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk TiramTahun 2016 N Kelurahan Jumlah o 1 Telawang 2.935 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 18 .9 Data Jumlah Remaja Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 20 7.

10 Data Jumlah WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk TiramTahun 2016 Object 23 8. Tabel 2.11 Data Jumlah Lansia Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 N Kelurahan Jumlah Lansia Jumlah o Laki-Laki Perempuan 1 Telawang 487 473 960 2 Teluk Tiram 478 474 953 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 19 . Data Jumlah Lansia Data jumlah Lansia di Kelurahan Telawang dan Teluk Tiram tahun 2016 dapat kami tampilkan melalui tabel berikut. Grafik 2.

12 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Agama pada tahun 2016 N Agama Jumlah o 1 Islam 11.Grafik 2.139 2 Kristen 92 20 . Adapun distribusi penduduk Kelurahan Telawang menurut Agama dapat dilihat pada tabel. Data Sosial Ekonomi 1. Tabel 2. mayoritas penduduk beragama Islam. Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Agama Kehidupan masyarakat yang agamis menjadikan modal masyarakat kelurahan Telawang untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama.11 Data Jumlah Lansia Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 Object 25 C.

12 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Agama pada tahun 2016 Object 27 21 .13 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Agama pada tahun 2016 N Agama Jumlah o 1 Islam 11. Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Agama Penduduk Kelurahan Teluk Tiram mayoritas beragama IslamAdapun distribusi penduduk Kelurahan Teluk Tiram menurut Agama dapat dilihat pada tabel 2.196 2 Kristen 2 3 Katolik - 4 Budha 5 5 Hindu - Jumlah 11.11 : Tabel 2. 3 Katolik 24 4 Budha 14 5 Hindu 23 Jumlah 11.203 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.292 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 2.

201 83.Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Suku Bangsa Penduduk Kelurahan Teluk Tiram mayoritas suku bangsa Banjar sekitar 83.8% dan kedua suku Bangsa Jawa 13. Tabel 2.292 100% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 4.7% 3 Madura 144 1.3.15 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Suku Bangsa pada tahun 2016 N Nama Etnis Jumlah Persen o 1 Banjar 9. Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Suku Bangsa Penduduk Kelurahan Telawang mayoritas suku bangsa Banjar sekitar 90.9% dan kedua suku Bangsa Jawa 5.7%.1% 5 Lain –lain 122 1.9% 2 Jawa 600 5.203 100% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2. Adapun distribusi penduduk Kelurahan Teluk Tiram menurut Suku Bangsa dapat dilihat pada tabel.2% 3 Madura 125 1.3% 4 Cina 10 0.8% Jumlah 11.13 Distribusi Penduduk wilayah Kerja PKM Teluk Tiram Menurut Suku Bangsa pada tahun 2016 22 .1% 4 Cina 9 0.14 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Suku Bangsa pada tahun 2016 N Nama Etnis Jumlah Persen o 1 Banjar 10.1% Adapun distribusi penduduk Kelurahan Telawang Menurut Suku Bangsa dapat dilihat pada tabel.1% Jumlah 11.01% 5 Lain –lain 320 2. Tabel 2.8% 2 Jawa 1500 13.645 90.

4% 2 Ibu Rumah Tangga 4.7% 3 Pelajar/mahasiswa 326 3.2% 11 Pedagang 415 3.Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Pekerjaan Mata pencaharian penduduk Kelurahan Telawangsebagian besar sebagai Buruh yaitu 9.6% 13 Buruh 972 9.1% 23 .4% 9 Karyawan BUMD 30 0.16 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Pekerjaanpada tahun 2016 N Uraian Jumlah Persen o 1 Tidak/belum bekerja 3.5% 12 Transportasi 90 0. Tabel 2.3% 7 Karyawan swasta 811 6.4% 14 Tukang 45 0.4% dan yg berikutnya sebagai karyawan swasta 6.1% 4 Pensiunan 23 0.9% 8 Karyawan BUMN 116 1.672 31. Object 30 5.4% 15 Petani 10 0.2% 5 PNS 70 0.6% 6 Wiraswasta 31 0.Adapun distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Pekerjaan dapat dilihat pada tabel.7%. tapi mayoritas perempuanya sebagai ibu rumah tangga 42.994 42.9 %.3% 10 TNI/Polri 25 0.

203 100% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 7.190 10.17.3% 5 PNS 27 0.05% 17 Penata rambut/busana 17 0.5% 14 Buruh 1.1% Jumlah 11.9% 7 Karyawan swasta 236 2.8% 2 Ibu Rumah Tangga 3.15% 18 Ustadz 10 0. - 10 TNI/Polri 14 0.6% 12 Transportasi 56 0.3% 3 Pelajar/mahasiswa 2.9 %.733 15.1% 11 Pedagang 155 1.03 16 Petani 3 0. Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Pekerjaan Mata pencaharian penduduk Kelurahan Teluk Tiram sebagian besar sebagai Buruh yaitu 15.102 28. Tabel 2.03 17 Pembantu Rumah Tangga 4 0.2% 6 Wiraswasta 1. tapi mayoritas perempuanya sebagai ibu rumah tangga 28.3% 4 Pensiunan 35 0.3%.8% dan yg berikutnya sebagai wiraswasta 14.5% Jumlah 11. Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Pendidikan 24 .671 24. - 9 Karyawan BUMD . Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Pekerjaan pada tahun 2016 N Uraian Jumlah Persen o 1 Tidak/belum bekerja 1.1% 19 Ustadz 51 0.8% 15 Tukang 3 0.292 100% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 6.6% 13 Pelaut 50 0.3% 8 Karyawan BUMN . 16 Pembantu Rumah Tangga 5 0.628 14.Adapun distribusi penduduk Kelurahan Teluk Tiram menurut Pekerjaan dapat dilihat pada tabel.03 18 Penata rambut/busana 16 0.

517 5 Tamat SLTA/sederajat 1.220 6 Tamat D-1 2 7 Tamat D-II 5 8 Tamat D-III 15 9 Tamat S-1/Akta IV 64 10 Tamat S-2 25 11 Tamat S-3 2 25 . Tingkat Pendidikan penduduk Kelurahan Telawang sebagian besar lulusan SLTA/sederajat lalu disusul lulusan SLTP/sederajat. Tabel 2.18 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang menurut Tingkat Pendidikan pada tahun 2016 N Uraian Jumlah o 1 Belum sekolah 572 2 Tidak Tamat SD/sederajat 263 3 Tamat SD/sederajat 473 4 Tamat SLTP/sederajat 2. Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Pendidikan Penduduk Kelurahan Teluk Tiram mayoritas Tidak Tamat SD lalu yg kedua Tamat SLTP/sederajat.19 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Tingkat Pendidikan pada tahun 2016 No Uraian Jumlah 1 Belum sekolah 1. Tabel 2.739 4 Tamat SLTP/sederajat 2.566 6 Tamat D-1 26 7 Tamat D-II 16 8 Tamat D-III 21 9 Tamat S-1/Akta IV 14 10 Tamat S-2 1 11 Tamat S-3 - Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 8.Adapun distribusi penduduk Kelurahan Telawang menurut Tingkat Pendidikan dapat dilihat pada tabel.345 2 Tidak Tamat SD/sederajat 3.Adapun distribusi penduduk Kelurahan Teluk Tiram menurut Tingkat Pendidikan dapat dilihat pada tabel.218 5 Tamat SLTA/sederajat 2.978 3 Tamat SD/sederajat 1.

5 KEPADATAN DAN JUMLAH PENDUDUK Kepadatan penduduk dapat dihitung dengan jumlah penduduk yang dibagi atas luas wilayah sehingga di dapat jumlah penduduk tiap 1 km 2.14 Distribusi Penduduk Wilayah Kerja PKM Teluk Tiram Menurut Tingkat Pendidikan pada tahun 2016 Object 32 Dari jumlah distribusi penduduk wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram menurut Tingkat Pendidikan. tingkat kepadatan penduduk di suatu daerah dapat dikelompokan menjadi empat kategori yaitu: Tidak padat : kepadatan penduduk mencapai 50 orang/km2 26 .Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2. Menurut undang-undang No 5 tahun 1960.1. Hal ini sangat berpengaruh sekali terhadap pola hidup sehat. pengetahuan tentang suatu penyakit sehingga persebaran penyakit sangat mudah menyebar khususnya wabah diare dan DBD karena lingkungan wilayah kerja bertepatan dengan sungai martapura 2. Penduduk wilayah kerja puskesmas masih di dominasi oleh lulusan SD hingga SLTA.

15 Kepadatan Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram Object 34 Usia produktif dalam suatu produktif yang dapat dihitung dengan rumus berikut: P15−64 Usia Produktif = x 100 Jumlah Penduduk Keterangan: P15-64 = Penduduk usia produktif (15-64 tahun) Berdasarkan perhitungan tersebut dapat diketahui dependency ratio atau rasio beban tanggungan atau disebut juga rasio tanggungan keluarga menggunakan rumus berikut: 27 .Kurang padat : kepadatan penduduk mencapai 51 .827 SANGAT PADAT 2 Teluk Tiram 10.20 Kepadatan Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram No Kelurahan Jumlah Penduduk Kepadatan Kategori 1 Telawang 11.400 orang/km2 Sangat padat : kepadatan penduduk melebihi 401 orang/km2 Tabel 2.997 27.492 SANGAT PADAT Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.669 24.250 orang/km2 Padat : kepadatan penduduk mencapai 250 .

21 Distribusi Penduduk Kelurahan Telawang Menurut Umur dan Jenis Kelamin. P 65+¿ P 0−14 + x 100 P15−64 Dependency ratio=¿ Keterangan: P0-14 = Penduduk usia muda (0-14 tahun) P65+ = Penduduk usia lanjut (65 tahun ke atas) P15-64 = Penduduk usia produktif (15-64 tahun) Dependency ratio adalah perbandingan antara jumlah penduduk usia tidak produktif (penduduk usia muda dan penduduk usia lanjut) dengan jumlah penduduk usia produktif.3% 99.67% 85 – 89 th 2 2 4 0.00 % 28 .56% 70 – 74 th 10 10 20 0.629 14.31% 65 – 69 th 40 41 81 0. Perempuan Jumla Persen Sex laki h Ratio % 0 – 4 th 323 364 683 5.632 14. No Uraian Laki.2% 98.31% 80 – 84 th 4 6 10 0.579 13.6% 92.09% 55 – 59 th 92 100 192 1.52% 20 – 24 th 491 493 984 8.59% 25 – 29 th 471 472 743 6.00 % 75 – 79 th 12 13 25 0.31 % 10 – 14 th 409 442 851 7.6% 97. Tabel 2.9% 92.232 10.79% 30 – 34 th 805 827 1.3% 92.34% 35 – 39 th 804 825 1.7% 97.9% 88.05% 100.1% 66.39% 50 – 54 th 270 281 551 4.6% 99.3% 107.2% 97.53% 15 – 19 th 401 531 932 8% 75.2% 92.1% 97.45% 40 – 44 th 779 800 1.00% 60 – 64 th 108 117 225 1.7% 96.74% 5 – 9 th 323 301 624 5.2% 100.38% 45 – 49 th 611 621 1.

6% Produktif Depency 46.73% 25 – 29 th 513 509 1.1% 110.27% 40 – 44 th 400 395 795 7.024 9.10% 10 – 14 th 515 504 1.16 Piramida Jumlah Penduduk Kelurahan Telawang Object 40 Tabel 2.292 100% 102.77% 5 – 9 th 292 270 562 5.91 % Grafik 2.03% 0.2% 94.565 11. Perempuan Jumla Persen Sex laki h Ratio (%) 0 – 4 th 330 341 671 6.1% 108.17% 20 – 24 th 530 521 1.22 Distribusi Penduduk Kelurahan Teluk Tiram Menurut Umur dan Jenis Kelamin No Uraian Laki.51% 35 – 39 th 458 423 881 8% 108.4% 100.7% 108. 2 2 0.5% Ratio Jumlah 5.019 9.37% 29 .1% 96.1% 101.261 12.051 9.27% 45 – 49 th 330 304 634 5.5% 101.18% 15 – 19 th 661 600 1. - Usia 87.727 5.3% 102.00% 95 + .4% 100.79% 30 – 34 th 482 510 992 9. 90 – 94 th .55% 50 – 54 th 273 272 545 5.

95% 60 – 64 th 135 137 272 1.23% 80 – 84 th 1 4 4 0.576 11.38% 90 – 94 th .9% Produktif Depency 37.9% 96.1% Ratio Jumlah 5.54% 65 – 69 th 69 72 141 1. 55 – 59 th 191 197 388 3.01% 0.91% Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.04% 25.15% 75 – 79 th 51 53 103 0.203 100% 100.9% 96.8% 98.5% 96. - Usia 69.3% 52.627 5. 1 1 0.2% 95.00% 95 + .83% 70 – 74 th 50 52 102 0.00% 85 – 89 th 11 21 32 0.17 Piramida Jumlah Penduduk Kelurahan Teluk Tiram 30 .

Object 42 2.6 SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram terdiri dari : 1.23 Data Posyandu Balita di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Nama 1 Kelurahan Telawang Aster Cempaka Melati Asoka Dahlia Kenanga Anggrek 2 Kelurahan Teluk Tiram Tiram I Tiram II Tiram III Tiram IV 31 . Data Posyandu Balita : 14 buah Tabel 2. Puskesmas Induk : 1 buah 2.1. Puskesmas Pembantu : 1 buah 3.

Batra (Jamu. Home Industri : 12 Buah Tabel 2.27 Data Home Industri di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 4 buah 2 Kelurahan Teluk Tiram 8 buah 8.24 Data Posyandu Lansia di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 1 buah (BUDAYA) 2 Kelurahan Teluk Tiram 1 buah (AL KHAIR) 5. Posyandu Lansia : 2 buah Tabel 2.26 Data TOGA di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 4 buah 2 Kelurahan Teluk Tiram 4 buah 7. Dukun Bayi ) : 41 Tabel 2.28 Data BATRA di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 32 .25 Data Jumlah Kader Posyandu Balita di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 35 Orang 2 Kelurahan Teluk Tiram 35 Orang 6. Tiram V Tiram VI Tiram VII 4. Kelurahan dengan TOGA : 8 buah Tabel 2. Tukang Urut. Kader Posyandu Balita : 70 orang Tabel 2.

31 Data TK/ PAUD di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Nama Sekolah 33 . Data TK/ PAUD : 12 TK / PAUD Tabel 2.30 Data Sarana Tempat Ibadah di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Nama Telawang Teluk Tiram 1 Masjid 2 2 2 Langgar 13 17 3 Mushola .29 Data Fasilitas Pendidikan di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Fasilitas Pendidikan 1 Kelurahan PAUD/ TK 7 Telawang SD 5 SMP 1 SMA 1 2 Kelurahan PAUD/ TK 5 Teluk Tiram SD 7 SMP 2 SMA 0 10. Data Sarana Tempat Ibadah: 36 buah Tabel 2. Fasilitas Pendidikan : 28 Sekolah Tabel 2. No Kelurahan BATRA 1 Kelurahan Jamu 34 Telawang Tukang Urut 4 Dukun Bayi 2 2 Kelurahan Jamu 1 Teluk Tiram Tukang Urut 3 Dukun Bayi 3 9. 2 11.

Data Jumlah Murid SD : 12 sekolah Tabel 2.32 Data Jumlah Murid SD di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Nama Sekolah Laki-laki Perempuan 1 SDN Teluk Tiram 1 139 113 2 SDN Teluk Tiram 2 163 177 3 SDN Teluk Tiram 5 55 43 4 SDN Teluk Tiram 6 202 173 5 SDN Teluk Tiram 8 97 78 6 SD Muhamadiyah 3 56 35 7 SD Muhamadiyah 15 59 50 8 SDN Telawang 1 58 41 9 SDN Telawang 1 148 136 34 . 1 Kelurahan TK Darul Ulum Telawang TK Narul Ulum TK Barunawati TK Trisula TK Kasih Sayang TK Citra Budaya TK Al-Azhar 2 Kelurahan TK Harapan Ibu Teluk Tiram TK Aisyiyah PAUD Aisyiyah TK Ar Raudah TK Darul Khair 12.

33 Data Jumlah Murid SMP di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Nama Sekolah Laki-laki Perempuan 1 SMP N 4 468 454 2 SMP Muhammadiyah 6 58 54 3 MTS Nurul Ulum 28 82 Jumlah 554 590 14.35 Data UKGMD di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 7 Buah 2 Kelurahan Teluk Tiram 7 Buah 16. Data Jumlah Murid SMA : 1 sekolah Tabel 2.110 13. 10 SD Barunawati 103 116 11 MI Darul Ulum 35 83 12 MI Nurul Ulum 88 65 Jumlah 1. UKGMD : 14 buah Tabel 2.34 Data Jumlah Murid SMA di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Nama Sekolah Laki-laki Perempuan Jumlah 1 SMAN 4 285 505 790 15.263 1. Data Jumlah Murid SMP : 3 sekolah Tabel 2. Desa Siaga : 2 Buah 35 .

Puskesmas menyelenggarakan fungsi sebagai penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama di wilayah kerjanya dan penyelenggaraan upaya kesehataan perseorangan tingkat pertama di wilayah kerjanya 36 .2.4 Membangun profesionalisme dengan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal baik individu. Mandiri dan Berkeadilan. dalam rangka mendukung terwujudnya Kecamatan Sehat.2. keluarga dan masyarakat.2. 2.2. Tabel 2.36 Data Desa Siaga di Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 1 buah 2 Kelurahan Teluk Tiram 1 buah 2.2.2.” 2.2.2 DATA DASAR PUSKESMAS TELUK TIRAM 2.1 VISI “Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas Menuju Masyarakat BanjarmasinSehat.2.2.2 MISI 2.2. 2.1 Mendorong kemandirian hidup sehat masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram 2. terjangkau.2. berkeadilan 2.3 Tupoksi dan Tata Nilai Puskesmas Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di dua wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram yaitu Kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram.3 Menggerakkkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.2 Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu. merata .

“P R I M A” Patuhi semua peraturan. Adil dalam memberikan pelayanan. 2. Ramah dalam pelayanan. Integritas dalam bekerja. Malu tidak disiplin.2. Tata nilai dalam menyediakan pelayanan baik UKP maupun UKM disepakati bersama dan menjadi acuan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.5 DENAH PUSKESMAS DENAH LANTAI ATAS 37 .

Kantor Kepala Puskesmas. Apotik. DENAH LANTAI BAWAH Lantai 1 : Loket. DAN SUMBER DANA Sarana dan prasarana kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram terdiri dari : 1. Ruang Tunggu. Jumlah Pos UKK Jumlah Pos UKK diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram sebanyak 10 buah 6. 5. TENAGA KERJA. Balai Pengobatan. Musholla 2. Jumlah Posyandu Balita Jumlah Posyandu Balita diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram sebanyak 14 Posyandu Balita 4. Jumlah PosyanduUsila Jumlah Posyandu Usila diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram sebanyak 2 Posyandu Usila. Jumlah Pustu Jumlah Pustu diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Sebanyak 1 buah 2. Jumlah Poskesdes Jumlah Poskesdes diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram Sebanyak 2 buah 3. Tata Usaha.2. Ruang Gizi Lantai 2 : Aula Gedung. Jumlah Posbindu Jumlah Posbindu diwilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram sebanyak 4 buah Tabel 2. P2M.38 Data Posyandu Balita di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Nama 38 .6 SARANA PRASARANA.

2.2. dimana 1 posyandu untuk 100 lansia. Jumlah posyandu ideal menurut Departemen Kesehatan yaitu 1 posyandu untuk 100 balita atau lansia.7 DATA SARANA DAN PRASARANA 39 . Melihat data tersebut maka jumlah posyandu ini belum ideal.39 Data Posyandu Lansia di kelurahan Telawang dan Kelurahan Teluk Tiram tahun 2016 No Kelurahan Jumlah 1 Kelurahan Telawang 1 buah (BUDAYA) 2 Kelurahan Teluk Tiram 1 buah (AL KHAIR) Dari data di atas jumlah posyandu balita dan lansia disesuaikan dengan jumlah balita dan lansia yang ada di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram. Begitu pula untuk jumlah posyandu lansia masih belum ideal jika disesuaikan dengan literatur dari Depkes tentang posyandu. di wilayah kerja sendiri jumlah balita ada sekitar 1785 balita sedangkan jumlah posyandu balita ada 14. 1 Kelurahan Telawang Aster Cempaka Melati Asoka Dahlia Kenanga Anggrek 2 Kelurahan Teluk Tiram Tiram I Tiram II Tiram III Tiram IV Tiram V Tiram VI Tiram VII Tabel 2. sedangkan Puskesmas Teluk Tiram hanya memiliki 2 posyandu lansia dengan jumlah lansia sebanyak 1913 jiwa.

. Balai Pengobatan / Poli Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) / Poli Gigi 3. Apotik 8. . Pusling Ambulance R4 . 1 3. Dokter Gigi 1 0 0 1 3. SPAG 0 0 0 0 b. - Total 2 4 3 9 2.Berat Baik n 1. 3 8. Pustu 1 . . . Poskesdes .40 Ketenagaan di Puskesmas Teluk Tiram No Jenis Ketenagaan/Profesi Status Kepegawaian Jumlah PNS PTT Honor (orang) 1.2. . Apoteker 1 0 0 1 5. Pusling Perahu Bermotor . .8 DENAH ALUR KERJA Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan. D3 Gizi 1 0 0 1 40 . Sarjana Kesehatan/SKM 0 0 0 0 4. . Tata Usaha 2. Kendaraan R3 . - 7.9 DATA KETENAGAAN Berikut adalah keadaan tenaga di Puskesmas Teluk Tiram pada tahun 2016 : Tabel 2. 2 1 3 5. . Tenaga Gizi a.2. Kendaraan R2 1 2 . Loket Kartu 2. Data sarana dan Prasarana Puskesmas Teluk Tiram Terdiri dari : No Sarana & Prasarana Kondisi Jumlah R. Kasir 4. Dokter Umum 3 1 0 4 2. - 4. Puskesmas . Rumah Dinas . . Ruang Tindakan 5. Puskesmas Teluk Tiram memiliki alur kerja sebagai berikut : 1. Laboratorium 7. 1 1 6. Ruang Imunisasi 6. 1 1 2.Ringa R.

Asisten Apoteker a. Mei Sari Prihatini 4. Tenaga Kesling a. Pengelola Program Kesehatan Lansia dan Mata : Nova Meli. D3 Perawat 4 0 0 4 c. D3/S1 Perawat gigi 1 0 0 1 8.2. D3/S1 Asisten 0 1 0 1 Apoteker 9. D4/S1 1 0 0 1 6. SPPH 1 0 0 1 b. Prakarya 2 0 0 2 13. SPK 2 0 0 2 b. SMIF 1 0 0 1 b. D III 1 0 0 1 14. AMK 41 . D3 Analis 0 1 0 1 c. Pengelola Program UKP : dr. Kepala Tata Usaha : Endang Trismiyatiningsih 3. Esti Handayani 5. D4/S1 Kebidanan 0 0 0 0 10. SD 0 0 1 1 Total 30 4 2 36 Berdasarkan PERMENKES No 74 tahun 2014 ketenagaan di Puskesmas Teluk tiram sudah mencukupi kondisi minimal yang diharapkan agar puskesmas dapat terselenggara dengan baik. Tenaga Laboratorium a. SMP 1 0 0 1 17. Tenaga Perawat gigi a. Kepala Puskesmas : dr. Tenaga Kebidanan a.10 SUSUNAN ORGANISASI PUSKESMAS Susunan organisasi Puskesmas Teluk Tiram adalah sebagai berikut : 1. SMAK 1 0 0 1 b. c. D3 Kebidanan 6 1 0 7 c. D4/S1 Kesling 0 0 0 0 11. Pengelola Program UKM : dr. Sadiman 2. DI 1 0 0 1 15. D4/S1 Analis 0 0 0 0 12. Tenaga Keperawatan a. SMA 0 0 1 1 16. Kebidanan 0 0 0 0 b. D4/S1 Keperawatan 0 0 0 0 7. D3 Kesling 1 0 0 1 c. SPRG 1 0 0 1 b. 2. H.

AMK 18..2.Gz 25. SKM 8. A. Diare 14. A. Pengelola Program Imunisasi : Demo.MdKeb 2. Puskesmas Pembantu (PUSTU) : Khairuddin. Pengelola Barang : Henny Yuliastri.. A. A. Gajali 9.MdKeb 17. Pengelola Program KB :Yayah R.Masniliyati. Administrasi rekam medik : Bustaniah 22. Pengelola Program PKPR : Frida A..MdKeb 16. AMK Kelompok Tata Usaha 21. Koordinator Bidan : Elli N.Kg UKGS/UKGMD 7. Bendahara / Pengelola Keuangan 23.12 DATA KEUANGAN 42 .S. Kerja:Henny Yuliastri.MdKeb Kelurahan Teluk Tiram : Rizky Amalia. Pengelola Program Kesehatan Gigi dan Olahraga :Hj.Md 24. Pengelola Program Kefarmasian :R. SKM 27. AMK 10. AMG 13. Pengelola Program Kesehatan Perkesmas / PHN : Siti M Noor. Pengelola Program Kesehatan Kusta dan TB Paru : M. Pengelola Program Kesehatan Lingkungan dan Kes.. A. AMG 20. S. Pengelola Prog. AMK 28. DBD. Pengelola JKN : Henny Yuliastri. engelola Program ISPA.Apt 15. A. Pengelola Program Kesehatan Surveilan.2. AMK 12.A. Penanggulangan Bencana : Khairuddin.11 SKEMA ORGANISASI 2.A. Savitri . Kord. Pengelola Program Kesehatan Ibu. Bendahara JKN : Ulfatul Hasanah. Pengelola Program Kesehatan Narkotika : Demo.Md. Penanggungjawab Bidan Kelurahan Kelurahan Telawang : Yayah R. Malaria. SKM 26. Ketua Perencanaan : Endang T. Mariyana. Pengelola Program Kesehatan PSM : Juhartini. : Ahmad Jailani Jiwa.MdKeb 11.S.Far. 6. Pengelola Keuangan APBD dan BOK : Amalle. Anak :Hj. Pengelola Program Gizi : Juhartini.MdKeb 19.

Melakukan pembinaan dan pengembangan Posyandu d. Melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah dan Pembinaan Kader Posyandu. Program Upaya Kesehatan Wajib: 1. Penyehatan sumber air bersih (SAB) b. Program kerja Puskesmas tersebut meliputi: A. e. Upaya Promosi Kesehatan a.2. Pengawasan Kualitas Air Bersih c. APBN 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat secara mandiri c. Penyehatan lingkungan pemukiman (pemeriksaan rumah) d. artinya dalam melaksanakan kegiatan yang ada di Puskesmas dilaksanakan secara bersama-sama dengan program lain yang terkait yang ada di Puskesmas. APBD 2. BPJS 2. Meningkatkan kerjasama lintas program dan sektoral 2. TTU yang memenuhi syarat 43 . Melakukan penyuluhan di masyarakat baik perorangan maupun kelompok dalam rangka meningkatkan cakupan b. Upaya Kesehatan Lingkungan a. Inspeksi dan Penyehatan tempat-tempat umum (TTU) e.13 PROGRAM KERJA PUSKESMAS Dalam pelaksanaan kegiatan Puskesmas Teluk Tiram melaksanakan program kerja Puskesmas secara terpadu. Sumber dana dalam pelaksanaan kegiatan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 berasal dari : 1.

Pemeriksaan kehamilan yang berkualitas baik K1 dan K4 b. anak balita dan bufas 4) Pemberian suplemen gizi pada balita yang bermasalah gizi 44 . Penyehatan tempat pengelolaan makanan (TPM) g. Kegiatan dalam gedung yang meliputi : 1) Monitoring status gizi di Puskesmas 2) Distribusi tablet Fe pada ibu hamil 3) Distribusi vitamin A dosis tinggi pada bayi. Pemantauan dan pembinaan kelompok masyarakat g. Drop Out K1-K4 n. Memberikan konseling Memberikan Imunisasi dasar lengkap e. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana a. Memantau Taman Kanak-kanak f. Deteksi resti masyarakat i. Pengawasan Kualitas Air Minum 3. Pertolongan persalinan yang berkualitas serta komplikasi c. Kematian Ibu 4. Konsultasi kesehatan lingkungan klinik sanitasi i. Mengadakan penyuluhan KB k. Deteksi resti nakes h. Menyediakan alat kontrasepsi j. Kunjungan Neonatus lengkap l. Pemantauan jentik dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) h. f. Upaya Pelayanan Gizi yang bersifat UKM a. Kunjungan Balita Lengkap m. Pelayanan Nifas (KF) d.

Apotik b. Poli Umum d. Poli KIA-KB 45 . 5) Konsultasi gizi 6) Penyuluhan gizi 7) Pencatatan dan pelaporan b. Pemberantasan penyakit malaria g. Program P2 Kusta b. Program TB Paru e. Program DBD f. Poli Anak dan Imunisasi f. anak balita dan bufas 4) Pemberian suplemen gizi pada balita yang bermasalah gizi 5) Pembinaan dan pelaksanaan PMT pemulihan 6) Survei konsumsi gizi masyarakat 7) Pemberian obat cacing pada anak Sekolah Dasar 8) Pemeriksaan garam beriodium tingkat Sekolah dasar 9) Pemeriksaan garam beriodium tingkat rumah tangga 10) Pemetaan Kadarzi 11) Penyuluhan gizi 5. bufas dan remaja 3) Distribusi vitamin A dosis tinggi pada bayi. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular dan Tidak Menular a. Loket c. Kegiatan luar gedung meliputi : 1) Monitoring status gizi melalui kegiatan posyandu 2) Distribusi tablet Fe pada bumil. Imunisasi 6. Poli Gigi e. Program diare c. Program P2 ISPA d. Upaya Pengobatan a.

Pelayanan KIA –KB yang bersifat UKP 12. Pelayanan Kesehatan Kerja 8. 3. Pelayanan Kesehatan Jiwa 2. Upaya Kesehatan Perorangan ( UKP ) . Pelayanan tindakan 13. Pelayanan Kesehatan Indra 6. Jaringan dan Jejaring Puskesmas 1. Pelayanan Puskesmas Pembantu. Pelayanan pemeriksaan umum. Pelayanan gizi yang bersifat UKP 14. 2. PELAYANAN ADMINISTRASI DAN TATA USAHA 46 . Pelayanan persalinan 15. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut. 11. Pelayanan Kesehatan Gigi Masyarakat 3. Posbindu. Pelayanan kefarmasian. Pelayanan Puskesmas Keliling. 16. Pelayanan Bidan Desa. g. Posyandu balita . 4. 10. Posyandu lansia . Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat B. Pelayanan Kesehatan Lansia 7. Pemeriksaan laboratorium 1) Pemeriksaan darah 2) Pemeriksaan urine 3) Pemeriksaan Tinja 4) Pemeriksaan Lain (SPS Dahak) 5) Pemeriksaan yang dirujuk 7. E. PelayanaPelayanann PelayananKesehatan Lainnya C. Pelayanan Kesehatan Olah Raga 5. Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Komplementer 4. D. Pelayanan laboraturium. 9. Upaya Kesehatan Masyarakat ( UKM ) Pengembangan 1.

41 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Puskesmas Teluk Tiram Tahun 2016 No Jenis Kunjungan Jumlah 1 Jumlah Kunjungan rawat jalan 19.380 47 .18 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Puskesmas Teluk Tiram Tahun 2016 Object 44 Berikut kami tampilkan sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Teluk Tiram Kota Banjarmasin Tahun 2016 Tabel 2.2. Program-program tersebut dilaksanakan di dalam gedung dan di luar gedung puskesmas. yaitu dengan melaksanakan pelayanan dan pencatatan kegiatan serta pelaporan hasil kegiatan.421 umum 2 Jumlah Kunjungan rawat jalan 8.14 DATA KHUSUS Tabel 2.246 BPJS Jumlah 27.42 Sepuluh penyakit terbanyak kasus baru di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 No Jenis Penyakit Kode Jumlah 1 Hipertensi I.667 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2. 2.10 4.

2Dyspepsia K 30 2.11 885 Melitus Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.791 901 10 Non Insulin Dependen Diabetes E.04 1.43 Sepuluh Obat dengan penggunaan terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 No.545 5Penyakit pulpa dan periapikal K.06 2.005 7Batuk R 05 970 8Dermatitis L.19 Sepuluh penyakit terbanyak kasus baru di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Object 46 Tabel 2.625 4ISPA j.30 969 9Myalgia M.740 3Artritis M 13 2.848 6Sakit Kepala R 51 1. Obat Pemakaian 1 Parasetamol tablet 500 mg 52380 2 Vitamin B komplek tablet 41338 3 Klorfeniramin maleat ( CTM ) tablet 4 mg 18648 4 Antasida doen tablet kombinasi 18121 5 Gliseril guayakolat tablet 100 mg 17808 6 Asam Askorbat(vit C) tablet 50 mg 17522 7 Tablet tambah darah kombinasi 15880 8 Asam mefenamat 500 mg kaplet 15244 48 .

45 Data kunjungan kasus baru terhadap persebaran penduduk Puskesmas Teluk Tiram Rentang Usia Total ISPA Kel Telawang Kel Teluk Tiram Bayi Balita Anak-anak Remaja Dewasa 49 .20 Sepuluh Obat dengan penggunaan terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Object 48 PERMASALAHAN Tabel 2. 9 Amoksisilin 500 mg kaplet 13972 10 Thiamin Hcl monohidrat ( Vit B1 ) 50 mg 13775 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Grafik 2.44 Data Jumlah Kasus Baru Penderita ISPA di Puskesmas Teluk Tiram No Penyakit Jumlah Kasus Baru 1 ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan 2545 Kasus Akut) (Menempati Urutan ke 4 dari 10 penyakit terbanyak) Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2.

21 Data Kunjungan Kasus Baru ISPA bulan Januari 2017 Object 50 Tabel 2.56% Tiram Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2015 Tabel 2.46 Data Kunjungan kasus baru ISPA bulan Januari 2017 Rentang Usia Total ISPA Kel Telawang Kel Teluk Tiram Bayi 55 23 32 Balita 277 88 198 Anak-anak 54 25 29 Remaja 19 5 14 Dewasa 149 35 109 Total 558 176 382 Sumber: Laporan Bulanan Puskesmas Teluk Tiram Bulan Januari 2017 Grafik 2.48 Data Capaian ASI Eksklusif tahun 2016 50 .68% Kelurahan Teluk 2 170 105 55.Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2.47 Data Capaian ASI Eksklusif tahun 2015 Realisasi No Kegiatan Sasaran Angka % 1 Kelurahan Telawang 230 162 71.

8 Februari ASI Ekslusif 2 170 48 77 45.49 Survei PHBS Rumah Tangga di Kelurahan Teluk Tiram 2016 NO KEADAAN TAHUN 2016 INDIKATOR Jml Ya % Tdk % Rmh 1 Persalinan dengan 10 7 137 93 Nakes 2 ASI Eksklusif 28 19 119 97 3 Bayi/ Balita 62 55 85 69 ditimbang 4 Air Bersih 147 143 97 4 3 5 Mencuci Tangan 145 99 2 1 6 Jamban Sehat 123 84 24 16 7 Memberantas 135 92 12 8 Jentik 8 Makan Sayur/Buah 105 71 42 29 9 Aktifitas Fisik 146 99 1 1 10 Tidak Merokok 81 55 66 45 PHBS 49 33 98 67 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2. Target Realisasi No Kegiatan Sasaran (%) Angka % ASI Ekslusif 1 171 48 116 67.3 Agustus Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2.50 Survei PHBS Rumah Tangga di Kelurahan Telawang 2016 NO KEADAAN TAHUN 2016 INDIKATOR Jml Ya % Tdk % Rmh 1 Persalinan dengan 13 9 134 91 Nakes 2 ASI Eksklusif 22 15 125 85 3 Bayi/ Balita 60 41 87 59 ditimbang 4 Air Bersih 147 145 99 2 1 5 Mencuci Tangan 147 100 0 0 6 Jamban Sehat 131 89 16 11 7 Memberantas 124 84 23 16 Jentik 8 Makan Sayur/Buah 139 95 8 5 51 .

2 % 3 1742 N/D 80 % 1738 99. ketidaktepatan usia pada saat imunisasi.8 % Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Berdasarkan Tabel data laporan tahunan yang telah diuraikan diatas dapat disimpulkan bahwa penyakit ISPA masih merupakan sebuah masalah di wilayah kerja Puskesmas Teluk Tiram dengan ditemukannya jumlah kasus sebanyak 2545 kasus yang menempati urutan ke 4 dari 10 penyakit terbanyak dan nomor 1 menempati dari 10 penyakit menular. Kasus baru ISPA tahun 2016 diklasifikasikan kembali berdasarkan usia dengan rentang bayi hingga dewasa dan didapatkan hasil persentase bayi dan balita menempati urutan pertama yang di tunjang dengan hasil laporan bulanan januari 2017 usia balita. 9 Aktifitas Fisik 146 99 1 1 10 Tidak Merokok 63 43 84 57 PHBS 54 33 93 67 Sumber: Laporan Tahunan Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 Tabel 2.51 Hasil Kegiatan dan Indikator Penimbangan Balita Puskesmas Teluk Tiram tahun 2016 No Sasaran Indikator Target Relisasi Persen 1 1742 K/S 100 % 1742 100% 2 1742 D/S 85 % 1432 82. Menyusu atau pemberian ASI telah lama diyakini dengan baik sebagai 52 .9 % 5 1742 D/K 85 % 1443 82. 7 % 4 1742 N/S 80 % 1235 70. gizi buruk. 277 kasus dari 558 kasus (49%) Dari beberapa studi diketahui bahwa banyak faktor risiko kejadian ISPA. bayi dengan berat lahir rendah. Penelitian Broor et al (2001) menyebutkan bahwa faktor risiko terjadinya ISPA di negara berkembang adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) yang tidak memadai.

Berdasarkan hasil survei wawancara kepada 53 . 2009 menyebutkan bahwa risiko negatif lebih banyak di temukan baik ibu dan anak khususnya pada kecukupan ASI yang berdampak pada kurangnya pembentukan imunitas bayi kedepennya. menyatakan bahwa ASI eksklusif yang kurang merupakan peringkat pertama dari 3 risiko lain yang berdampak pada ISPA.ASI). sikap dan tingkah laku ibu yang kurang terhadap ASI Eksklusif.cara untuk melindungi terhadap infeksi pada bayi. Dan diketahui 8 dari 10 balita yang berobat dengan ISPA. Capaian ASI tidak pernah mencapai target maksimal dan dalam era tahun 2015 menjadi 2016 tidak ada peningkatan melainkan penurunan secara bermakna dengan rata-rata 20%. 2) Kurangnya kecukupan ASI/ air susu yang dikeluarkan tidak maksimal 3)sosial. Berdasarkan data laporan pemantauan wilayah setempat kesehatan anak puskesmas teluk tiram periode januari sampai desember 2016 oleh pemegang program ISPA anak. 5) dan gencarnya promosi susu formula serta ibu yang bekerja. Data Jumlah ibu yang memiliki anak balita berdasarkan data demografi puskesmas adalah 453 orang dengan tingkat pendidikan mayoritas menengah ke bawah (Mayoritas adalah tamat SD-SLTA).1 Hal ini sangatlah berbanding terbalik dengan capaian hasil ASI Eksklusif di Puskemas Teluk Tiram. ekonomi dan budaya. 4) pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung program peningkatan Pemberian ASI (PP . Pada masa bayi. Hal ini ditegaskan kembali oleh penelitian oleh NCBI yang berjudul The Risk of not breastfeeding for mothers and infant. ASI yang diberikan kurang dan atau tanpa diberikan ASI.2 Banyak faktor yang mempengaruhi kurangnya pemberian ASI seperti 1) Pengetahuan. meningkatkan dan men5dukung kesehatan bayi dengan asupan imunoglobulin A pada ASI.

LATAR BELAKANG ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Hampir empat juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahun. anak-anak. Faktor Ekonomi.ibu menyusu yang membawa anaknya ke puskesmas untuk berobat dengan diagnosis ISPA sebanyak 36 orang. Ibu di wilayah puskemas teluk tiram sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang pentingnya ASI yang dapat dilihat pada tabel dan kuesioner dapat dilihat pada lampiran 1 No Indikator Pengetahuan Jumlah dan Persentase 1 Baik 8 (22%) 2 Cukup 17 (47%) 3 Kurang 11 (30%) Berdasarkan survei pendahuluan pengetahuan ibu menyusu. Tingkat mortalitas sangat tinggi pada bayi. Pengetahuan ibu yang kurang terhadap ASI ( 3 orang) 5. Sebanyak 36 ibu yang menyusu didapatkan 5 penyebab utama dalam tidak menyusukan anaknya yaitu 1. Pemberhentian secara dini pemberian ASI Ekslusif karena produksi yang menurun (13 Orang) 2. Faktor Estetika (2 orang) C. 98%-nya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan bawah. sehingga pengetahuan bukanlah sebulah masalah dalam kejadian kurangnya cakupan ASI. dan orang lanjut usia. dimana banyak ibu yang meninggalkan anak untuk bekerja (9 orang) 3. Maraknya susu formula dalam pemberian susu (8 Orang) 4. terutama di negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah dan 54 . dengan metode totally sampling. secara umum sudah mengetahui bagaimana pentingnya ASI.

3 ISPA merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada anak. Angka WHO ini mendekati angka SKDI 2007 yaitu 11. khususnya pneumoni masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia terutama pada balita. Insiden menurut kelompok umur balita diperkirakan 0.7%) terjadi di negara berkembang.6 Upaya pencegahan merupakan komponen yang paling strategis untuk memberantas ISPA pada bayi yang terdiri atas pencegahan imunisasi dan non- imunisasi. Begitu pula. polusi udara dalam ruangan. Tindakan yang tidak kalah penting adalah pencegahan non-imunisasi seperti nutrisi.2%) . namun karena jumlah sampel dinilai tidak representatif maka subdit ISPA tetap menggunakan angka WHO yaitu 10% dari jumlah balita. ISPA merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien ke Puskesmas (40-60%) dan rumah sakit (15- 30%)4 Hasil survei morbiditas yang dilaksanakan oleh subdit ISPA dan Balitbangkes menunjukkan angka kesakitan 5. Faktor resiko yang berkontribusi terhadap insiden pneumoni antara lain gizi kurang. ASI eksklusif rendah.2%) setelah diare (17. Balita dengan gizi yang kurang akan lebih mudah terserang ISPA dibandingkan balita dengan 55 .12% . keadaan lingkungan. cakupan imunisasi campak rendah dan BBLR. dan pemberian ASI Eksklusif. pneumoni merupakan penyebab kematian nomor dua pada balita 5 (13. ISPA merupakan salah satu penyebab utama konsultasi atau rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan terutama pada bagian perawatan anak. kepadatan.2%4 Infeksi Saluran Pernapasan Akut.05 episode per anak/tahun di negara maju.menengah. Menurut hasil Riskesdas 2007.29 episode per anak/tahun di negara berkembang dan 0. Ini menunjukkan bahwa terdapat 156 juta episode baru di dunia per tahun dimana 151 juta episode (96.

Pemberian ASI eksklusif pada bayi dapat menghindarkan resiko terhadap penularan penyakit ISPA.ASI). Pemberhentian ASI secara dini pada ibu yang menyusu juga faktor dalam penurunan cakupan asi. Permasalahan yang utama adalah faktor sosial budaya. dan gencarnya promosi susu formula dan ibu bekerja. pelayanan kesehatan dan petugas kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung program Peningkatan Pemberian ASI (PP . serta masih rendahnya cakupan ASI eksklusif. Asap rokok dan asap hasil pembakaran bahan bakar untuk memasak dengan konsentrasi tinggi dapat merusak mekanisme pertahanan paru-paru sehingga akan memudahkan timbulnya ISPA.7 Pemberian ASI eksklusif di Indonesia belum dilaksanakan sepenuhnya. Selain itu. hanya pada tahun 2008 mengalami peningkatan sebesar 10.Di provinsi Sumatera Utara. penulis juga tertarik untuk mengangkat topik permasalahan ISPA dengan intervensi pengenalan relaktasi pada ibu dan pencatatan jumlah produksi ASI dalam meningkatan cakupan ASI untuk rangka membentuk imunitas spesifik di tubuh bayi 56 . 2012). maka pemberian ASI sedini mungkin dapat meningkatkan antibody di dalam tubuh bayi (Misnadiarly 2008. cakupan persentase bayi yang diberi ASI eksklusif dari tahun 2004 – 2012 cenderung menurun secara signifikan. kesadaran akan pentingnya ASI. rendahnya pengetahuan ibu tentang manfaat pemberian ASI eksklusif juga menjadi salah satu faktor penyebab permasalah an di atas.33% dibandingkan tahun 2007. merupakan suatu masalah yang perlu mendapatkan perhatian. Disamping itu. Adanya immunoglobulin A yang terkandung dalam ASI.7 Tingginya angka kejadian ISPA. h.gizi normal karena faktor daya tahan tubuh yang kurang. 28 dalam Muslikha.

D. TUJUAN PENULISAN Tujuan Penulisan ini adalah untuk menentukan alternative pemecahan masalah agar angka capaian ISPA khususnya pada bayi menurun dan capaian ASI ekslusif meningkat di Puskesmas Teluk Tiram pada tahun 2017. 57 .