ANALISIS DISTRIBUSI PARAMETER FISIS AIR BAWAH TANAH PADA

PERUMAHAN DI SEKITAR KAWASAN PABRIK KARET PT. P&P BANGKINANG
KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU

Dera Yornanda*, Juandi M

Mahasiswa Program S1 Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau
Kampus Bina Widya Pekanbaru, 28293, Indonesia
*yornanda@yahoo.com

ABSTRACT
Analysis of distribution for the physical parameters of ground water in the housing around the
area of rubber factory PT. P & P Bangkinang Marpoyan Damai Pekanbaru has been carried
out by using Radials methods about 400 m surrounding a factory. The physical parameters
level of ground water include conductivity, resistivity, and salinity measured by coordinate
points as much as 10 points. The recorded data of physical parameters level of ground water
were input into software "surfer 11" to be processed in order to obtain a map of contour
levels of physical parameters of ground water. The results showed that the highest level of
conductivity is originated from the type of ring wells with the value of 0.0273 (1/ohm.m)
exceeding the threshold of ground water quality, and the lowest level of conductivity is
0.00488 (1/ohm.m) comes from the borehole. The lowest resistivity level is 36.63 ohm.m
from the ring wells and the highest of 204.92 ohm.m comes from the borehole. The highest
salinity level of 1.5 gr/l exceeding the ground water quality from ring wells and the lowest
level of 0.5 gr/l is originated from the borehole. The results of this study showed that the
ground water on ring wells generally has been polluted by waste of rubber factory.

Keywords : Conductivity, Resistivity, Salinity, Waste rubber, Groundwater
ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian untuk analisis distribusi parameter fisis air bawah tanah pada
perumahan di sekitar kawasan pabrik karet PT. P&P Bangkinang Kecamatan Marpoyan
Damai Kota Pekanbaru dengan metode radial dalam radius 400 meter dari lokasi pabrik.
Tingkat parameter fisis air bawah tanah meliputi konduktivitas, resistivitas, dan salinitas
diukur berdasarkan titik-titik koordinat sebanyak 10 titik. Data yang diperoleh dari hasil
pengukuran selanjutnya diinput ke dalam software “surfer 11” untuk diproses sehingga
diperoleh peta kontur tingkat parameter fisis air bawah tanah. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa tingkat konduktivitas tertinggi berasal dari jenis sumur cincin yaitu
0,0273 (1/ohm.m) melebihi ambang batas baku mutu air bawah tanah dan tingkat
konduktivitas terendah yaitu 0,00488 (1/ohm.m) berasal dari sumur bor. Tingkat resistivitas
terendah yaitu 36,63 ohm.m berasal dari sumur cincin dan yang tertinggi yaitu 204,92 ohm.m
berasal dari sumur bor. Tingkat salinitas tertinggi yaitu 1,5 gr/l melebihi ambang batas baku
mutu air bawah tanah berasal dari sumur cincin dan yang terendah yaitu 0,5 gr/l berasal dari
sumur bor. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa air bawah tanah pada sumur cincin secara
umum telah tercemar limbah pabrik karet.

Kata kunci : Konduktivitas, Resistivitas, Salinitas, Limbah pabrik karet, Air bawah tanah
PENDAHULUAN Kebutuhan air bersih yang
bersumber dari air bawah tanah
di daerah tertentu meningkat dari
1

5 liter. kelingkungan akan mempengaruhi kondisi Penelitian ini dilakukan di daerah tanah dan menyebabkan turunnya kualitas sekitar pabrik karet PT. Limbah tersebut dapat Alat dan bahan yang digunakan pada mencemari sistem air bawah tanah yang penelitian ini adalah GPS.m (Alan dkk. Pencemaran lingkungan bawah koordinat dengan metode radial. perlu kemampuan suatu bahan untuk diketahui potensi air tanah baik secara menghantarkan arus listrik. dan laptop.1982). 30-200 μs/cm (Davis dan Wiest. dalam radius 400 meter pada 10 titik 2004). lokasi disekitar pabrik karet ini selanjutnya Konduktivitas.5 liter dan dilakukan sebanyak 5 kali untuk mendapatkan standar deviasi nya. 2010). 2014). 2012). Konduktivitas merupakan melayani kebutuhan air bersih yang kebalikan dari resistivitas yaitu bersumber dari air tanah tersebut. Titik-titik koordinat tersebar mempengaruhi kandungan logam dimana disekitar pabrik dalam radius 400 meter logam memiliki nilai penghantar listrik dari lokasi pabrik karet. resistivitas dan dibawa ke Laboratorium Jurusan Fisika salinitas merupakan parameter fisis yang menggunakan wadah untuk diukur tingkat dapat memberikan gambaran kualitas air konnduktivitas serta salinitas dan dihitung itu sendiri. (Juandi. Untuk konduktif. resistivitas. konsumsi antara 175-1400 gr/l (Kadoatie. dan nilai ini industri pengolahan karet dapat salinitas air bawah tanah yang layak menyebabkan pencemaran tanah. P&P Bangkinang. Penelitian permukaan tanah yang disebabkan limbah ini bertujuan untuk mengetahui pola karet merupakan salah satu masalah yang distribusi parameter fisis air bawah tanah dihadapi oleh Negara berkembang seperti dan tingkat pencemaran yang terjadi di Indonesia (Djajadiningrat dan Harsono. Penelitian dilakukan pengambilan sampel air yang untuk menentukan parameter fisis air tanah berasal dari sumur bor maupun sumur seperti konduktivitas. sampel air tanah. dan cincin sebanyak 0. dimana listrik hanya dapat pertumbuhan penduduk dan kegiatan mengalir dalam bahan yang bersifat pembangunan (Hidayat. ditunjukkan dengan perubahan nilai handrefraktometer. menentukan titik koordinat menggunakan bahwa kehadiran limbah dapat GPS. Sampel-sampel salinitas telah banyak dilakukan oleh yang telah diambil dari beberapa titik peneliti sebelumnya (Natsir. gelas ukur. 1996). Kegiatan manusia terhadap nilai resistivitas air bawah tanah antara 40- pemanfaatan sumber daya alam dalam hal 210 ohm. 2007). Prosedur mengukur kesanggupan suatu bahan untuk konduktivitas yaitu masukkan alat EC menghambat aliran listrik yang mengalir kedalam sampel air dengan volume 0. 1990).tahun ke tahun seiring dengan didalamnya. EC. Nilai konduktivitas yang didapat kemudian di gunakan untuk menghitung resistivitas menggunakan persamaan ρ = 1/σ dimana ρ 2 . resistivitas dan salinitas (Gabriel. kemudian karena logam bersifat konduktif. Nilai kuantitas maupun secara kualitas (Bayu konduktivitas air bawah tanah yaitu antara dkk. P&P Bangkinang serta nilai estetika lingkungan (Ginting. Pencemaran ini tentu juga akan mempengaruhi air bawah tanah itu sendiri. sekitar pabrik karet PT. parameter fisis air seperti konduktivitas. Pertama kali yang dilakukan adalah Penyelidikan secara teori dapat dilakukan. perangkat lunak surfer. wadah. Resistivitas suatu bahan adalah tingkat resistivitasnya. 2001). menunjukkan bahwa pabrik Metode penelitian yang digunakan karet dapat menghasilkan limbah cair pada penelitian ini adalah metode radial. METODE PENELITIAN Penelitian yang dilakukan sebelumnya. Umumnya limbah yang dibuang 1996).

Kontur tingkat konduktivitas air bawah tanah rata-rata Gambar 2. salinitas. konduktivitas. Sumbu x dan konduktivitas. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut hasil kontur tingkat konduktivitas. resistivitas dan salinitas air bawah tanah di kawasan sekitar pabrik Gambar 1. Kontur tingkat resistivitas air bawah tanah 3 . Salinitas diukur dengan sumbu y menyatakan koordinat lokasi dan meneteskan sampel air tanah pada alat skala warna menunjukkan tingkat handrefraktometer. dan resistivitas air bawah tanah.merupakan resistivitas dan σ merupakan dalam radius 400 meter.

Identifikasi menunjukkan sumur Terlihat pada Gambar 4 nilai cincin lebih mudah tercemar dibandingkan konduktivitas pada SC9 (sumur cincin) sumur bor karena kedalaman sumur cincin melebihi ambang batas baku mutu air yang rendah dibandingkan dengan sumur bawah tanah sehingga teridentifikasi bor.5 gr/l. Faktor fisis yang dapat mempengaruhi perembesan limbah adalah porositas dan .020 0.63 ohm. Bangkinang dalam tampilan dua dimensi Gambar 3 menunjukkan kontur tingkat (2D).5 gr/l dan untuk sebesar 0. Jenis sumur bawah tanah di area sekitar pabrik karet cincin memiliki pengaruh yang besar PT.m) dan nilai Pada gambar dapat dilihat bahwa untuk konduktivitas maximum berada pada nilai salinitas minimum berasal dari jenis sumber air bawah tanah sumur cincin sumur bor yaitu sebesar 0. Lokasi disebabkan karena faktor kedalaman. kerakal. Sehingga limbah belum dapat kerikil.m.010 0.000 SB1 SB2 SB3 SB4 SB5 SC6 SC7 SC8 SC9 SC10 BM Jenis Sampel Gambar 4. penelitian menunjukkan litologi rata sumur bor berada pada kedalaman 25 tanah adalah terdiri dari sebaran meter.m dan nilai area sekitar pabrik karet PT. P&P resistivitas terkecil yaitu 36. Nilai resistivitas ini sumur bor karena sumur cincin jauh lebih merupakan kebalikan dari nilai dangkal dibandingkan sumur bor.015 0.030 Baku Mutu Air Tanah 0. sebesar 0. P&P Bangkinang dalam tampilan dua akibat limbah pabrik dibandingkan dengan dimensi (2D). Nilai konduktivitas minimum berada salinitas air bawah tanah di area sekitar pada sumber air bawah tanah sumur bor pabrik dalam tampilan dua dimensi (2D). Sumur bor belum tercemar hal ini permeabilitas tanah. pasir dan merembes ke dalam sumur bor. Gambar 2 nilai salinitas maksimum berasal dari jenis menunjukkan kontur tingkat resistivitas air sumur cincin yaitu 1. Kontur tingkat salinitas air bawah tanah Gambar 1 menunjukkan kontur konduktivitas dimana nilai resistivitas tingkat konduktivitas air bawah tanah di terbesar yaitu 204.91 ohm.025 Sumur Bor Sumur Cincin Konduktivitas (1 / ohm. 0. Grafik tingkat konduktivitas dan baku mutu air bawah tanah tercemar.005 0.m). Gambar 3.00488 (1/ohm. rata.0273 (1/ohm.m) 0.

m) 150 100 50 0 SB1 SB2 SB3 SB4 SB5 SC6 SC7 SC8 SC9 SC10 BM Jenis Sampel Gambar 5. Faktor dan SC9. menyebabkan limbah sulit merembes ke limbah yang bersifat konduktif ini dalam sumur bor dibandingkan ke dalam menyababkan resistivitas air tanah kecil.m. hal ini dapat menyebabkan nilai porositas dimana semakin kecil permeabilitas tanah dan permeabilitas sangat kecil dengan kehadiran maka semakin kecil pula porositasnya lempung. sumur cincin. 250 Baku Mutu Air Tanah 200 Sumur Bor Sumur Cincin Resistivitas (ohm.lempung. sehingga pada sumur cincin yang memiliki . Gambar 6 menunjukkan maksimal baku mutu air bawah tanah tingkat salinitas pada SC7 dan SC9 (sumur namun nilai resistivitas pada SC9 (sumur cincin) melampaui batas maksimal baku cincin) terukur sangat kecil yang tidak mutu air bawah tanah sehingga mencapai batas minimal baku mutu air teridentifikasi pencemaran pada titik SC7 bawah tanah yaitu 40 ohm. Grafik tingkat resistivitas dan baku mutu air bawah tanah kedalaman rata-rata 8 meter resistivitasnya Gambar 5 menunjukkan tidak ada sangat kecil akibat rembesan limbah yang nilai resistivitas yang melampaui batas bersifat konduktif. dimana lempung bersifat impermeabel. Faktor porositas dan porositas dan permeabilitas yang kecil permeabilitas lokasi yang kecil karena pada litologi daerah penelitian lokasi penelitian berlitologi lempung menyebabkan sulitnya limbah merembes. sehingga sulit limbah untuk merembes ke Permeabilitas berbanding lurus dengan porositas dalam sumur bor.

2 0. P&P Bangkinang pada profil tingkat resistivitas yang meningkat penampang U-S yaitu utara ke selatan yang disebabkan limbah cair pabrik karet memiliki kecendrungan menurun. sehingga limbah porositas dan permeabilitas lokasi yang bersifat konduktif ini menurunkan penelitian. P&P Bangkinang Untuk yang bersifat konduktif mengalir ke daerah Penanmpang U-S dan B-T yang lebih rendah yaitu dibagian utara dan barat pabrik.0 0. juga mempengaruhi profil distribusi tingkat konduktivitas. faktor elevasi atau ketinggian nilai resistivitas di bagian utara dan barat.4 Baku Mutu Air Tanah Sumur Bor Salinitas (gr/l) 1. Gambar 8 menunjukkan bahwa pabrik karet PT. Ketinggian Profil Penyebaran Parameter Fisis Air daerah di bagian selatan dan timur pabrik Bawah Tanah di Sekitar Pabrik Karet menyebabkan limbah cair pabrik karet PT. resistivitas dan Gambar 7. Gambar 9 juga menunjukkan Berdasarkan Gambar 7 dapat kecendrungan tingkat salinitas yang dilihat bahwa profil distribusi tingkat menurun akibat dari faktor elevasi konduktivitas air bawah tanah disekitar tersebut. Grafik tingkat salinitas dan baku mutu air bawah tanah salinitas air bawah tanah.8 0.6 0. 1.6 1. Profil distribusi tingkat konduktivitas penampang u-s dan b-t .4 0.2 Sumur Cincin 1.0 SB1 SB2 SB3 SB4 SB5 SC6 SC7 SC8 SC9 SC10 BM Jenis Sampel Gambar 6. Selain mengalir ke daerah yang lebih rendah yaitu faktor litologi yang menyebabkan kecilnya bagian utara dan barat.

.. Sumber Pencemaran Air. 1. Profil distribusi tingkat salinitas penampang u-s dan b-t KESIMPULAN 5. terendah berasal dari sumur cincin yaitu Physical Geology. Profil distribusi tingkat resistivitas dari Berdasarkan hasil penelitian yang utara ke selatan dan dari barat ke timur telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa : memiliki kecendrungan meningkat. F. Fisika Penilaian Secara Cepat Sumber. DAFTAR PUSTAKA 2. New York : Jhon Gadjah Mada University Willey and Sons Inc.. Adey. Profil distribusi salinitas dari utara ke tertinggi berasal dari sumur cincin yaitu selatan dan dari barat ke timur memiliki 0. dari sumur bor yaitu 0. 1982. .5 gr/l. Gambar 8. K. Koch. L. Hasil pengukuran tingkat konduktivitas 6.m dan Alan. 1990.m) dan terendah berasal kecendrungan menurun. 3. Davis. Dan Udara. Wiest.. M. 1996. S. Nicholas.63 ohm. New York. Yogyakarta : Hydrogeology. sumur cincin yaitu 1.00488 (1/ohm. 36. Sekitar Candi Prambanan 4. N. T. Gabriel. A. As’ari. Jurnal MIPA UNSRAT 1: 37-44. Lingkungan. Press. J. S.m. J. 2001. P. Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis. 2012. R.. Tanah.5 gr/l dan terendah Pemetaan Akuifer Air Tanah Di berasal dari sumur bor yaitu 0. Profil distribusi tingkat resistivitas penampang u-s dan b-t Gambar 9.0273 (1/ohm. Harsono. Tingkat resistivitas tertinggi berasal dari sumur bor yaitu 204. Djajadiningrat. K. H.91 ohm.m). Tingkat salinitas tertinggi berasal dari Bayu. Profil distribusi konduktivitas dari utara Kabupaten Sleman Daerah ke selatan dan dari barat ke timur Istimewa Yogyakarta Dengan memiliki kecendrungan menurun.

Yogyakarta : ANDI. Jurnal Fikratuna 1: 6. Geolistrik. 2004. Hidrogeologi. 1996. Permukaan Tanah Dengan Metode http:/adln. Jakarta : Hipokrates. . Hidayat. 2014. Mengelola Sampah. P.lib. N. Juandi. Natsir. S. Penyelidikan Potensi Air Tanah CAT Sambas.ac.php. R. Analisis Kandungan MPN Coliform Fecal Pada Sumur Galian Dan Sumur Bor Di RT 01 Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Pengantar Geologi 61: 205-206. 2010. M. 2007.id/go. R. Journal of Environmental Science 1: 4. A. Penyelidikan Pola Ginting.unair. Sebaran Limbah Karet Bawah Mengelola Gaya Hidup. Jurnal Kadoatie.

Related Interests