PERENCANAAN PENERANGAN JALAN UMUM

A. Standar Penerangan Jalan Umum
1. Peraturan Penerangan Jalan Umum

2. Kualitas Pencahayaan Normal Keterangan : g1 : E min/E maks VD : L min/L maks VI : L min/L rata-rata G : Silau (glare) TJ : Batas ambang kesilauan 3. Sistem penempatan Lampu Penerangan Jalan . Rasio kemerataan cahaya 4.

sehingga efek kesilauan dan ketidaknyamanan pengelihatan dapat dikurangi. Kemerataan cahaya yang sesuai b.5. Tata Letak PJU pada jalan dua arah Keterangan : . Arah petunju jelas bagi pejalan kaki Pada system parsial. Gambar 1. Standar Penempatan Lampu Penerangan Jalan Penempatan harus ditata sedemikian rupa agar dapat memberikan : a. lampu penerangan jalan harus memberikan adaptasi yang baik bagi pengguna jalan. Keselamatan bagi pengguna jalan c.

sedangkan tinggi tiang adalah 11 m. a. Selain itu. Gambar 2. termasuk median jika ada . skema perancanaan dan penempatan lampu Keterangan : H = tinggi tiang lampu L = lebar badan jalan. Opposite d. aspek ekonomis juga dipertimbangkan karena biaya pemasangan PJU tidaklah murah. Tata letak ini digunakan karena lebar jalan hanya 8 m. Single sided b. Straggered c. Combined twin bracket Pada perencanaan instalasi PJU tata letak yang digunakan adalah single side. Central twin bracket e.

Dimensi Lampu Jalan Tunggal .E = jarak interval antar tiang lampu S1 + S2 = proyeksi kerucut cahaya lampu S1 = jarak tiang lampu ke tepi kereb S2 = jarak dari tepi kereb ke titik penyinaran terjauh I = sudut inklinasi pencahayaan Standart Bentuk Lampu Penerangan JalanUmum Gambar 3.

Standart Lampu yang Digunakan Umur Jenis Efisiensi rencana Daya Pengaruh Keterangan Lampu rata-rata rata-rata (watt) terhadap (lumen/watt) (jam) warna obyek .untuk jalan kolektor Lampu Dan lokal. rendah -jenis lampu ini masih dapat digunakan untuk hal-hal yang terbatas .000 18 -20. Sedang tinggi tetapi tekanan 36 .40 berumur pendek. tabung -efisiensi cukup fluorescent 60 – 70 8.000 –10. Gambar 2.2 Konstruksi Pondasi Lampu Jalan 6.

penyeberangan. 250. . . 700 panjang dan (MBF/U) ukuran lampu kecil. sodium .efisiensi rendah. tekanan 125.Jenis lampu ini dianjurkan digunakan karena faktor efisiensiny yang sangat tinggi.000 90.000 -10. 180 Sangat (restarea). merkuri . kolektor.000 150. sehingga mudah pengontrolan cahayanya. . persimpangan besar/luas dan Lampu gas interchange. -jenis lampu ini masih dapat digunakan secara terbatas -untuk jalan kolektor. -Untuk jalan tol. tekanan 110 12. lokal.persimpanga n. Sedang umur tinggi 400. umur cukup panjang.efisiensi tinggi. (SON) ukuran lampu kecil.000 dan persimpangan.000 -20.untuk jalan kolektor. arteri. Lampu gas tempat sodium peristirahatan bertekanan 100 . lokal Lampu gas 50 – 55 16. terowongan. Buruk umur tinggi 400 sangat panjang. 250.200 8. rendah buruk -efisiensi sangat (SOX) tinggi. ukuran lampu besar sehingga sulit untuk mengontrol cahayanya dan cahaya lampu sangat buruk karena warna kuning.000 -24.

Jelas hal tersebut dapat menghemat biaya pada waktu pemanasan lampu. With (W) 8 m 3. Lampu Sodium bertekanan tinggi (HPS/SON) banyak digunakan untuk penerapan di luar ruangan dan industry. 68 H 11 . Perumahan Tata letak penerangan jalan raya F . K E= Lux W.M. height of the lamp (h) 11 m 4. F = Lamp flux (lumen) U = Koeficient of utilization (%) M = maintenance factor (%) W = lebar jalan (m) S = Spacing of lighting pole for roadway (M) K = coefficient of lamp flux life ( =75%) Jalan pada perumahan mempunyai data sebagai berikut : 1. 5 B / H (roadside )= = =0. M . Maintenance factor (M) 0.s atau E.5 m 7. Kelebihan lampu SON sehingga dipakai pada PJU adalah karena lampu ini memiliki spectrum kontinu.U .K E = illumination level (lux). Lampu HPS berbeda dengan lampu merkuri atau metal halide karena tidak memiliki starter elektroda. Spacing (s) 30 m 5. yakni kuning dengan daya tembus kabut yang besar. B. Perhitungan PJU 1. over hung (oh) 0.Jenis lampu ini sangat baik dan sangat dianjurkan untuk digunakan. Required illumination level 11 lux 2. S F= U.W . . angle above horisontal 5 degree 6.75 Perhitungan UTILIZATION W−OH 8−0 . reproduksi warnanya baik terutama dari kulit manusia.

24 (road side) Maka U = U1 + U2 = 0. Lampu PJU tidak dipasang pada tiang SUTR karena dikhawatirkan tiang SUTR akan roboh karena tidak kuat menahan tekanan dari PJU. sedangkan lebar jalan adalah 8 m.32 x0 .666 lumen sehingga digunakan lampu HPS dengan merk PHILIPS . 5 B / H ( pavement side)= = =0 . OH 0.24 = 0. 045 H 11 dari gravis didapat (UTILIZATION CURVES) : U1 = 0. 75 x 0 . Selain itu. Rangkaian dalam armature lampu PJU Lampu PJU diltakkan pada tiang dengan ketinggian 11 m pada bahu jalan. . mengingat perumahan ini adalah perumahan yang terletak di pusat perkotaan. Tata letak PJU menggunakan single sided. 75 Kuat penerangan lampu yang diperoleh adalah 14.08 +0. Base E40 .08 (pavement side) U2 = 0. aspek keindahan juga diperhatikan. Tegangan miminum 220V Trafo BSN 150 W IGNITOR SN 57 Line N F lampu SON-T 150 Watt Gambar 3. Jarak antar tiang adalah 30 m.32 Jadi besanya lumen yang harus diberikan untuk tiap – tiap lampu sebesar : ExWxS F= UxMxK 11 x 8 x 30 = =14666 lumen 0 .Type SON T PRO (HPS) 150 W . Luminous 15000 .

83 P I= V x cos phi 1050 I= =5. S. LAMPU PJU Grup 1. P = 150 Watt x 7 = 1050 Watt V = 220 Volt Cos φ = 0.25 =6. Terdiri atas 7 lampu SON-T 150 W Grup 2.Komponen Instalasi PJU untuk perumahan Perencanaan PJU perumahan ini terdapat 19 titik lampu dibagi 3 kelompok R.83 P I= V x cos phi 1050 I= =5.57 x 1.83 maka KHA dapat dihitung KHA = In x 125 % = 5.25 =6.96 A Grup 3. Sehingga setiap kelompok terdapat 5-7 titik lampu PJU.96 A Grup 2.57 x 1. Berikut adalah perhitungan komponen setiap titik lampu PJU perumahan. P = 150 Watt x 7 = 1050 Watt V = 220 Volt Cos φ = 0. Terdiri atas 7 lampu SON-T 150 W Grup 3. dan T. P = 150 Watt x 5 = 750 Watt V = 220 Volt .83 maka KHA dapat dihitung KHA = In x 125 % = 5.57 A 220 x 0. Terdiri atas 5 lampu SON-T 150 W PENGAMAN GRUP Grup 1.57 A 220 x 0.

1 = 1.9 2.1 A 220 x 0.22 A Dibulatkan menjadi 1 A sqmm Dikalikan dengan factor koreksi / KHA 1.1 sqmm . Kabel LV-A1 XLPE-TC / twisted Kabel yang disambungkan dari JTR yang sudah ada menuju Panel PJU.9 V drop = 0-5 % Maka dapat dihitung: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop I=√ 3 x 0.1 x 0.15 A PEMILIHAN DAN PERHITUNGAN PENGHANTAR Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam perencanaan instalasi penerangan jalan umum (PJU) dimana kabel-kabel tersebut kuat hantaran arus yang disesuaikan dengan fungsinya masing-masing yaitu sebagai berikut: a.5 x 380 I =0.0173 x 8 x 10.83 P I= V x cos phi 750 I= =4.0173 Ω mm (aluminium) ℓ =8m I = 10.1 A Cos φ = 0.25 =5.83 maka MCB 1 dapat dihitung In = In x 125 % = 4. Cos φ = 0. panjang kabel 8 m dengan kuat hantaran arus yang dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop Dimana: A = luas penampang penghantar p = tahanan jenis logam penghantar L = panjang penghantar/kabel I = jumlah arus dibutuhkan Cos φ = faktor daya V drop = drop tegangan Maka diketahui p = 0.1x 1.1 = 1 x 1.

Panjang kabel 50 m untuk tiap fasa dan netral dengan kuat hantaran arus masing-masing fasa R. Kabel LV-Al XLPE-TC / twisted Kabel yang dipasang dari panel PHB PJU ke titik sambung PJU.b.N yang dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop Dimana: A = luas penampang penghantar p = tahanan jenis logam penghantar L = panjang penghantar/kabel I = jumlah arus dibutuhkan Cos φ = faktor daya V drop = drop tegangan Maka diketahui p = 0.S. kabel ini digunakan sebagai saluran antar tiang PJU karena jenis instalasi PJU adalah instalasi kabel udara.9 2.0173 Ω mm (aluminium) ℓ = 50 m I = 7.0173 x 8 x 10.1 = 1 x 1.1 = 1.2 A Cos φ = 0.5 x 380 I =0.1 sqmm c.1 x 0. Panjang kabel 4 m.22 A Dibulatkan menjadi 1 A sqmm Dikalikan dengan factor koreksi / KHA 1.T. Kabel NYY Merupakan kabel yang disambungkan dari kabel AlXLPE-TC antar tiang PJU menuju lampu PJU. untuk kuat hantaran arus dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop Dimana: A = luas penampang penghantar p = tahanan jenis logam penghantar L = panjang penghantar/kabel I = jumlah arus dibutuhkan Cos φ = faktor daya V drop = drop tegangan Maka diketahui p = 0.9 V drop = 0-5 % Maka dapat dihitung: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop I=√ 3 x 0.0173 Ω mm (aluminium) ℓ =4m .

000 .1 = 1.1 x 0. Lampu . Kabel LV .Tipe : HPS .0173 x 8 x 10.Efikasi : 100 lumen/watt . I = 0.1 sqmm 1.Frekuensi : 50 HZ .tahan terhadap air & debu Dapat menghasilkan itensitas cahaya yang baik 4.Lumen Output : 15. Stang(Ornament) Stadard Octagonal Lighting Tipe Parabola 1T (single ornament) Bahan dari baja berkualitas tinggi Q235 Panjang 3 meter 2.9 V drop = 0-5 % Maka dapat dihitung: I=√ 3 x p x l x I x cos φ V drop I=√ 3 x 0.9 2.5 x 380 I =0.A1XLPE-TIC ukuran 4 x 16 mm Untuk tegangan rendah (JTR) 220/380 V ke Panel APP 5.merk : Philips SON-T .Trafo BSN = 150 W .S. Armatur Merk : Cobra Head Indeks pengaman : (IP 65 %).22 A Dibulatkan menjadi 1 A sqmm Dikalikan dengan factor koreksi / KHA 1.T) karena jenis instalasi udara .Daya : 150 watt . Spesifikasi Teknis Material 1.000 jam 3.1.Umur nyala : 24.IGNITOR = SN 57 . Kabel LV – A1XLPE-TC ukuran 4 x 16 mm Untuk saluran antara tiang PJU (R.1 = 1 x 1.4 A Cos φ = 0.

NH fuse (fuse link) Merk = BUSSMANN Type = AD In = 50 A Teg = 400-600 V 9.4 mm 11. Kabel NYY 2 x 2.2 mm Tinggi = 40 cm/0.8 m Lebar = 6 cm Tebal = 0. Panel Kontrol APP Panel terbuat dari kerangka Profil U Bahan = plat baja Tebal = 0. Profil C Panjang= 40 cm/0.2 mm .5 mm Merk SUPREME digunakan untuk lampu PJU.2 meter 10. Pipa Union 16 . Kabel NFA2X .25 mm .4 meter Lebar = 30 cm/0.8 m Lebar = 5 cm Tebal = 0. Profil G Panjang= 80 cm/0.4 m Lebar = 5 cm Tebal = 0. yaitu disambungkan pada kabel A1XLPE-TC 2 x 16 mm 7.T 4 x 4 mm digunakan untuk control dalam Panel PJU 8.3 meter Kedalaman maks = 20 mm/0. Komponen konstruksi panel .6. Dak Kabel Panjang= 80 cm/0.

Stopping buckle .2 mm . Diameter : 0. Komponen Penyangga Saluran udara Kabel PJU . Diameter : 0. Selongsong/tabung kabel (cable tube) . Suspension clamp . Panjang: 4 cm/0.. Joint sleeve bimetal Cu 70-70 . Bentuk : profil U . Sevice Wedge clamp (klem jepit) . Protectip plastic strap 0.75 m .7 mm . Mur Baut lengkap . Diameter : 16 mm 12. Plastic strap . Strain hook (klem tarik) .4 m 13. Suspension clamp bracket 25/70 mm . Panjang: 18 m .5 m . Bahan : plat baja 14.2 mm . Tebal : 0. Stainless steel strip 0. Klem Pipa Galvanis .