-Asisten Mikrobiologi 2013

-
MATERI MIKROBIOLOGI IMO DIGEST

kemudian menuang medium agar keatasnya dan diaduk. 2013) 1. A. 2. Pertumbuhan mikroba dapat dilakukan dalam medium padat. 3. yaitu dengan mencampur suspensi bakteri dengan medium agar pada suhu 50ºC kemudian menuangkannya pada cawan petri atau dengan meletakkan suspensi pada dasar cawan petri. ada beberapa teknik isolasi mikroba yakni (Wati. Metode gores atau streak plate Menggunakan jarum ose dan menggoreskannya ke permukaan medium agar dengan pola tertentu dengan harapan pada ujung goresan. Metode tuang atau pour plate Dapat dilakukan dengan 2 cara. Setelah agar mengeras. kemudian dapat tumbuh menjadi koloni tunggal (Wati. bakteri akan berada pada tempatnya masing-masing dan diharapkan bakteri tidak mengelompok sehingga terbentuk koloni tunggal. Sel-sel bakteri tunggal ini akan membentuk koloni tunggal yang kemudian dapat dipindahkan ke medium selanjutnya agar didapatkan biakan murni. Dengan ini diharapkan bakteri terpisah secara individual. hanya sel-sel bakteri tunggal yang terlepas dari ose dan menempel ke medium. karena dalam medium padat sel-sel mikroba akan terbentuk suatu koloni sel yang tetap pada tempatnya. 2013) . Metode sebar atau spread plate Dilakukan dengan menyemprotkan suspensi ke atas medium agar kemudian menyebarkannya secara merata dengan drugalski. Metode Isolasi Mikroba yang hidup di alam terdapat sebagai populasi campuran dari bebagai jenis mikrobia yang berbeda prinsip dari isolasi mikrobia dalam memisahkan satu jenis mikroba dengan mikroba lainnya dari lingkungannya dialam dan ditumbuhkan dalam medium buatan.

Mengandung 12-15 gr/L air dan 12-15gr/L agar. MSA. dan berdasarkan fungsi. Medium semisintetis .Contoh : PDA c.Mengandung agar <0. . Medium sintetis . Berdasarkan fase/sifat siklik a. Berdasarkan Komposisi a. B. 1. media Closs Malt c. Medium semi padat .Komposisi zat kimianya diketahui secara pasti . Medium cair . Perbenihan gula-gula 2.Contoh : LB.Contoh : Air pepton. komposisi.Keuntungan : dapat membuat biakan murni dan dapat melihat bentuk koloni dari setiap jenis bakteri. NA b. SDA. .Contoh : NA.Komposisi zat kimia yang diketahui hanya sebagian . SSA b. Medium padat . Medium non sintetis .Medium pertumbuhan yang tidak mengandung agar sama sekali .5% dalam 1 L air .Contoh : Glukosa. Macam Medium Pertumbuhan Medium pertumbuhan dibagi berdasarkan fase/sifat siklik.

Mengandung zat pepton dan ekstrak khamir. . Medium Differensial . . Antibiotik. .Komposisi zat kimianya tidak diketahui secara pasti .Contoh : medium yang diberi kristal ungu.Untuk menumbuhkan bakteri heterotrof . untuk menumbuhkan berbagai kuman. SSA c. NA b.Contoh : Platecon agar.Mengandung komponen kompleks (egg yolk.Digunakan untuk merangsang pertumbuhan tertentu .Contoh : Kaldu sapi. Medium diperkaya .Contoh : medium yang ditambahkan indikator yang akan berubah warna dalam suasana asam akibat aktivitas kuman yang ditumbuhkan. ekstrak wortel. Medium Uji . Media selektif . 3. misalnya vitamin.Medium yang digunakan untuk menguji zat-zat tertentu. Media umum . Berdasarkan fungsi a. SSA e.Contoh : Loeffler Serum. darah) .Medium yang digunakan untuk menguji senyawa tertentu dengan bantuan mikroorganisme . Lowenstein Jensen d.

anaerob fakultatif Morfologi koloni: . bisa sulit dibedakan dengan E. dysenteriae Morfologi sel: . Identifikasi Morfologi S. permukaan: halus . tepi: rata . biasanya transparan. elevasi: convex .C. gram negatif . warna: tidak berwarna. ukuran: dalam 24 jam diameternya sekitar 2 mm . coli . bau: tidak enak . Pada XLD berwarna kemerahmudaan atau kemerahan. tidak melakukan dekarboksilasi lisin maupun memfermentasi laktosa sebelum 2 hari . bentuk : bulat . basil kecil . . tidak motil . tidak menghasilkan spora . pada medium Heaktoen Enteric Agar (HEA) berwarna hijau atau biru kehijauan.

.

Pseudomonas cocovenenans Morfologi Koloni Bulat Tidak enak Kecil Rata Halus Cream Cembung Morfologi sel Batang Gram negatif Bergerak Berflagel Respirasi tdk fermentasi Anaerob fakultatif .

Staphylococcus aureus Morfologi koloni: BulatMorfologi koloni: TidakBulat enak Sedang-besar Tidak enak Rata Kecil (1mm) HalusRata mengkilap Kuning Halus Cembung Abu2 Morfologi Cembungsel: GramMorfologi positif sel: UnguBatang kecil Coccus Gram negatif TidakSpiral berspora TidakFlagel berkapsul Tidak bergerak H.Pylori (blood agar) .

Morfologi Koloni: Bulat tidak teratur Tidak enak Sedang-besar Tidak rata Kasar Kuning kelabu Agak datar Morfologi Sel : Batang lurus Gram positif Eksotoksin (tetanospasmin & tetanolisin) Berspora Anaerob Clostridium (NA) .

Morfologi koloni: Bulat keruh Tidak enak Sedang-besar Rata Halus Kuning Cembung Morfologi sel: Basil Gram negatif Motil Merah Flagel Vibrio cholera (TCBS agar) .

Morfologi Koloni : Bulat Tidak enak Kecil Rata Halus Merah bata/merah tua Cembung Morfologi sel : Batang pendek Gram positif Tidak fermentasi laktosa Escherchia coli .

agak mengkilap Tidak rata Putih kekuningan Datar Morfologi sel : Aerob Gram positif Spora terletak di Central Bacillus cereus Tidak motil .Morfologi Koloni: Bulat Tidak enak Sedang-besar Kasar.