BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sakit kepala tegang otot (Tension Headache) atau karena adanya kontraksi

otot adalah bentuk sakit kepala yang paling sering dijumpai dan sering

dihubungkan dengan jangka waktu peningkatan stres.

Faktor-faktor emosional bukanlah satu-satunya pemicu sakit kepala karena

tegang ini.Posisi tertentu yang menyebabkan kontraksi otot-otot kepala dan

leher (seperti memegang buku sewaktu membaca, posisi yang tidak benar saat

berbicara di telepon) yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan-kegiatan yang

membutuhkan peningkatan mata dalam jangka waktu yang lama dapat

menimbulkan sakit kepala karena tegang.

Gangguan yang lebih serius selain dapat menyebabkan sakit kepala karena

ketegangan juga dapat terjadi artritis degeneratif pada otot leher dan disfungsi

pada sendi temporo mandibular, yaitu gangguan pada sendi yang

menghubungkan pelipis dan rahang bawah.

Rasa sakit yang timbul karena ketegangan ini biasanya menetap dan

tumpul yang dirasakan pada dahi, daerah pelipis dan di belakang leher.Orang-

orang selalu menggambarkan sakit kepala karena tegang ini seperti terikat

perban sangat ketat yang melilit di kepala mereka. Meskipun sakit kepala

karena tegang ini dapat berlangsung lama, biasanya sakit ini akan menghilang

setelah masa stres berlalu. Sakit kepala karena tegang ini biasanya tidak

dihubungkan dengan gejala-gejala lain dan tidak ada sindrom pra sakit kepala

seperti yang terlihat pada sakit kepala karena migren.Sakit kepala karena

tegang ini diperkirakan 90% dari seluruh sakit kepala.

1

Walaupun penyebab jelas dari sakit kepala karena tegang ini belum

diketahui, banyak para saintis percaya bahwa penyebab utama dari rasa sakit

tersebut adalah karena ketegangan otot yang terus menerus. Penelitian lain

menunjukkan bahwa berkurangnya aliran darah mungkin berperan pada rasa

sakit tersebut.

Penanganan sakit kepala karena ketegangan: Obat-obat untuk

menghilangkan rasa sakit seperti aspirin, asetaminofen atau ibuprofen secara

umum dapat mengatasi sakit kepala karena tegang.

Bila kontraksi otot memburuk, maka diperlukan obat-obat peresepan yang

lebih poten untuk mengatasinya.Obat-obat ini mungkin menyebabkan kantuk

dan memperlambat refleks, meskipun diperlukan kewaspadaan untuk

menghindari luka atau kecelakaan jika menggunakan obat-obat ini.Kebanyakan

para dokter menyarankan penggunaan obat-obat peresepan ini digunakan

dalam jangka pendek, biasanya tidak lebih dari beberapa hari.Teknik lainnya

untuk membantu menyembuhkan keluhan ini adalah penerapan panas seperti

mandi air pancuran hangat (warm shower), pemijatan dan latihan-latihan

relaksasi.

Tentu saja, dengan menyelesaikan keadaan-keadaan yang menyebabkan

stres bahkan menyebabkan sakit kepala selalu akan membantu dalam proses

penyembuhan sakit kepala karena tegang.

Berdasarakan penjelasan diatas, maka penulis mengambil Tension

Headache sebagai acuan pembahasan dari makalah ini.

2

Bagaimana Tension Headache yang dilihat dari aspek keperawatan ? C. Agar mahasiswa mampu mendefenisikan Tension Headache berdasarkan aspek medis 2. Apa yang dimaksud dengan Tension Headache yang ditinjua dari aspek medis ? 2. Agar mahasiswa mampu melihat tinjuan Tension Headache dari aspek keperawatan 3 . Rumusan Masalah 1. Bagaimana kaitan Tension Headache yang ditinjua dari aspek quran/hadits? 3. Agar mahasiswa mampu mengetahui kaitan Tension Headache dengan aspek Quran/hadits 3.B. maka tujuan penulisan makalah ini adalah 1. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah diatas.

dahi.maseter.servikalis posterior. M.levator skapula). M. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. adalah nyeri kepala yang paling sering dalam pembagian dari nyeri kepala. Nyeri kepala karena tegang yang menimbulkan nyeri akibat kontraksi menetap otot-otot kulit kepala. M. Merupakan sensasi nyeri pada daerah kepala akibat kontraksi terusmenerus otot.trapezius.temporalis.sternokleidomastoid. Nyeri ditandai dengan rasa kencang seperti pita di sekitar kepala dan nyeri tekan didaerah oksipitoservikalis.M. Definisi Tension headachesatau lebih dikenal sebagai tension-type headaches(selanjutnya akan disebut sebagai TTH) pemberian nama oleh International Headache Society pada tahun 1988. otot kepala dan tengkuk ( M.splenius kapitis. M. 4 . dan leher yang disertai dengan vasokontriksi ekstrakranium. Merupakan sakit kepala yang terasa seperti tekanan atau ketegangan di dalam dan disekitar kepala. Rasa nyeri menjalar dari mata ke dahi lalu ke arah atas telinga hingga ke bagian dari belakang leher hingga ke pundak. dan M.TTH adalah nyeri yang meliputi hingga 90% dari semua tipe nyeri kepala Cuma 3% dari seluruh populasi didunia yang menderita TTH Kronis.

Memiliki masalah di rumah / kehidupan keluarga yang sulit 2. Buruknya postur tubuh 3.Sumber paling umum dari stres yaitu keluarga. Faktor emosional atau stres mental. hubungan sosial. Etiologi Nyeri kepala ini merupakan kondisi yang sangat sering terjadi dengan penyebab belum diketahui. Ketegangan otot tersebut dapat disebabkan oleh: 1. pekerjaan. tension headache disebabkan oleh otot-otot yang menegang di bagian belakang leher dan kulit kepala. atau oleh penyakit lokal pada kepala dan leher. Istirahat yang kurang 2.Sakit kepala jenis ini bukan faktor turunan. dan sekolah. Bekerja berlebihan Tension headache biasanya dipicu oleh faktor lingkungan atau stres internal. yaitu ansietas atau depresi. Kegelisahan 5.B. Tidak ada penyebab utama untuk tension headache.Pada beberapa orang. Kontraksi otot dapat dip psikogenik. Beberapa contoh pemicu stres sebagai berikut: 1. Kelaparan 7. teman. termasuk depresi 4. walaupun telah diterima bahwa kontraksi otot kepala dan leher merupakan mekanisme penyebab nyeri. Kelelahan 6. Memiliki anak yang baru lahir 5 .

Episodik tension-type headache. Chronik-tension type Headache. Tidak memiliki teman dekat 4. TTH terbagi atas 3 yaitu: 1. Klasifikasi Menurut International Headache Society Classification. 3. Bersaing dalam olahraga atau kegiatan lainnya 11. dan 3. Sifat perfeksionis yang selalu ingin sempurna 12. Tidak cukup tidur 13. mempersiapkan untuk tes atau ujian 5. Tenggat waktu di tempat kerja 10. Kembali ke sekolah atau pelatihan. 2. Headache of the tension type not fulfilling above criteria Klasifikasi tension-type headache: 1. Pergi berlibur 6. Kehilangan pekerjaan 8. Infrequent Episodic Tension Type Headache (IETTH) 6 . Kelebihan berat badan 9. Memulai pekerjaan baru 7. Aktifitas berlebihan (terlalu banyak terlibat dalam kegiatan / organisasi) C.

menekan. Minimal terdapat 10 episode serangan dalam <1 hari/bulan (<12 hari tahun)  Nyeri kepala berakhir dalam 30 menit.7 hari  bilateral. tidak berdenyut  Sifat nyeri ringan sampai sedang  Tidak ada mual/muntah  Mungkin ada fonofobia/fotofobia  Tidak ada hubungan dengan penyakit nyeri kepala lain a) IETTH Associated With Pericranial Tenderness  Episode sesuai IETTH  Disertai nyeri tekan yang bertambah daerah perikranial pada palpasi manual b) IETTH Not Associated With Pericranial Tenderness  Episode sesuai IETTH  Tanpa nyeri tekanan yang bertambah daerah perikranial pada palpasi manual 7 . meningkat.

2. tidak berdenyut  Sifat nyeri ringan sampai sedang  Tidak ada mual/muntah  Mungkin ada FONOFOBIA / FOTOFOBIA  Tidak ada hubungan dengan penyakit nyeri kepala lain a) FETTH Associated With Pericranial Tenderness  Episode sesuai IETTH  Disertai nyeri tekan yang bertambah daerah perikranial pada palpasi manual b) FETTH Not Associated With Pericranial Tenderness  Episode sesuai IETTH  Tanpa nyeri tekanan yang bertambah daerah perikranial pada palpasi manual 3. menekan. Chronic Tension Type Headache (CTTH) 8 . mengikat. Frequent Episodic Tension Type Headache (FETTH)  Minimal terdapat 10 Episode serangan dalam 1-15 hari/bulan dalam waktu minimal 3 bulan atau (12 -180 Hari/Tahun)  Nyeri kepala berakhir Dalam 30 menit – 7 hari  Bilateral.

rasa menekan. Probable Tension Type Headache (PTTH) Memenuhi kriteria PTTH akan tetapi kurang satu kriteria untuk TTH bercampur dengan salah satu kriteria probable migren. mengikat d) Intensitas ringan sampai sedang e) Tidak ada mual/muntah yang berat 9 . 3 bulan (atau >180 hari /tahun) a) CTTH Associated With Pericranial Tenderness  Sesuai CTTH  Distertai nyeri tekan yang bertambah daerah perikranial pada palpasi manual b) CTTH Not Associated With Pericranial Tenderness  Sesuai CTTH  Tanpa nyeri tekan yang bertambah pada daerah perikranial pada palpasi manual 4.  Nyeri kepala yang berasal dari ETTH  Timbul >15 hari/ bulan dalam waktu . a) Nyeri kepala berlangsung > 15 hari/bulan selama >3 (atau >180 hari/tahun) b) Nyeri kepala berlangsung selama sekian jam atau kontinyu c) Bilateral.

Tidak ada gangguan neurologis 5. 10 .nya n lain minimal 2 bn terakhir D. Rasa kencang dan nyeri di tengkuk yang dapat menetap selama berjam-jam. Ketegangan sakit kepala biasanya ringan sampai berat 4. 2. Disfungsi sistem saraf pusat yang lebih berperandaripada sistem saraf perifer dimana disfungsi sistem saraf perifer lebih mengarah pada ETTH sedangkan disfungsi sistem saraf pusat mengarah kepada CTTH. 2. Patofisiologi Tension Type Headache (TTH) Patofisiologi TTH masih belum jelas diketahui. f) Mungkin ada fotofobia / fonofobia g) Tdk ada hub. Dsfungsi saraf perifer meliputi kontraksi otot yang involunter dan permanen tanpadisertai iskemia otot. Pada beberapa literatur dan hasil penelitian disebutkan beberapa keadaan yang berhubungan dengan terjadinya TTH sebagai berikut : 1. Nyeri dapat memburuk pada sore hari E. Manifestasi Klinik Tension headache tindai oleh : 1. Nyeri seperti diikat. bilateral 3.

terdapat juga penurunan supraspinal decending paininhibit activity 5. hiperflesibilitas neuron sentralnosiseptif pada nukleus trigeminal. talamus. terdapat hubungan jalur serotonergik danmonoaminergik pada batang otak dan hipotalamus dengan terjadinya TTH. transmisi nyeri TTH melalui nukleus trigeminoservikalis pars kaudalis yang akan mensensitasi second order neuron pada nukleus trigeminaldan kornu dorsalis ( aktivasi molekul NO) sehingga meningkatkan input nosiseptif pada jaringan perikranial dan miofasial lalu akan terjadi regulasi mekanisme perifer yang akan meningkatkan aktivitas otot perikranial. dan termal) akan menurun di sefalik dan ekstrasefalik. Defisiensikadar serotonin dan noradrenalin di otak. dan korteks serebri yang diikutihipesensitifitas supraspinal (limbik) terhadap nosiseptif. 4.3. kelainanfungsi filter nyeri di batang otak sehingga menyebabkan kesalahan interpretasi info pada otak yang diartikan sebagai nyeri. Selain itu. 11 . 6. elektrik. dan juga abnormal serotonin platelet. Nilai ambang deteksi nyeri (tekanan. penurunan beta endorfin di CSF dan penekanan eksteroseptif pada otot temporal danmaseter. Hal ini akan meningkatkan pelepasan neurotransmitter pada jaringan miofasial.

adanya stress fisik (kelelahan) akan menyebabkan pernafasan hiperventilasi sehingga kadar CO2 dalam darah menurun yang akan mengganggu keseimbangan asam basa dalam darah. Ada beberapa teori yang menjelaskan hal tersebut yaitu: 1. Depresi danansietas akan meningkatkan frekuensi TTH dengan mempertahankan sensitisasisentral pada jalur transmisi nyeri. aktifasi NOS ( Nitric Oxide Synthetase) dan NO pada kornu dorsalis. Neuropeptidaini akan merangsang ganglion trigeminus (pons). faktor psikogenik ( stres mental) dan keadaan non- physiological motor stress pada TTH sehingga melepaskan zat iritatif yang akan menstimulasi perifer danaktivasi struktur persepsi nyeri supraspinal lalu modulasi nyeri sentral. Hal ini akanmenyebabkan terjadinya alkalosis yang selanjutnya akan mengakibatkan ion kalsiummasuk ke dalam sel dan menimbulkan kontraksi otot yang berlebihan sehinggaterjadilah nyeri kepala. 2. Pada kasus dijumpai adanya stress yang memicu sakit kepala. 8. 12 .7. stress mengaktifasi saraf simpatis sehingga terjadi dilatasi pembuluh darah otak selanjutnya akan mengaktifasi nosiseptor lalu aktifasi aferengamma trigeminus yang akan menghasilkan neuropeptida (substansi P).

terutama ansietas dan depresi. stage of exhausted.Depresi yaitu suatu keadaan yang dicirikan oleh suasana hati tidak menyenangkan yang meresap disertai kehilangan seluruh 13 . alarm reaction Alarmreaction dimana stress menyebabkan vasokontriksi perifer yang akan mengakibatkankekurangan asupan oksigen lalu terjadilah metabolisme anaerob. stage of resistance Stage of resistance dimana sumber energi yang digunakan berasal dariglikogen yang akan merangsang peningkatan aldosteron. stress dapat dibagi menjadi 3tahap yaitu a. b. c. Stage of exhausted dimana sumber energi yangdigunakan berasal dari protein dan aldosteron pun menurun sehingga terjadi deplesiK+. Patogenesis TTH sering diasosiasikan dengan kelainan psychological stress psikopatologi. 3. F. Metabolismeanaerob akan mengakibatkan penumpukan asam laktat sehingga merangsang pengeluaran bradikinin dan enzim proteolitik yang selanjutnya akan menstimulasi jaras nyeri. dimana aldosteron akanmenjaga simpanan ion kalium. Deplesi ion ini akan menyebabkan disfungsi saraf.

Serotonin didegradasi oleh kerja enzymatic monoamine oxidase dan dikeluarkan melalui urin berbentuk 5-hydroxyindoleacetic acid. Non farmakologi  istirahat total  fisioterapi  psikoterapi 2. alkohol. Penatalaksanaan 1. dan gangguan kecemasan (ansietas) di jumpain adanya deficit kadar serotonin. Adanya deficit kadar serotonin.dan hormonal yang akan menstimulasi simpatis nervous system sehingga terjadi peningkatan nor-epinefrine yang di sebarkan ke spindles muscle dan menyebabkan vasokontriksi . Nor- epinefrine juga di sebarkan ke pembuluh darah sehingga terstimulus cervical simpatis ganglia dan merasa nyeri disekitar leher. TTH dapat disebabkan karena stress. stress. G. minat dan ketidak mampuan merasakan kesenangan. dan nor- adrenalin di otaknya. Serotonin dan nor-adrenalin adalah neurotransmitter yang berperan dalam proses nyeri maupun depresi. Farmakologi  aspirin atau asetaminofen 14 . yang mengurus mood. sehingga terjadi vasokontriksi pada pembuluh darah dan membawanya ke ambang nyeri kepala (pain threshold). Pada penderita depresi.

relaksasi. yoga. meditasi. Pencegahan Tension Type Headache (TTH) Pencegahan TTH adalah dengan mencegah terjadinya stress denganolahraga teratur. 15 . Prognosis Nyeri kepala tegang otot ini pada kondisi tertentu dapat menyebabkan nyeri yang menyakitkan.Nyeri ini dapat sembuh dengan perawatan ataupun dengan menyelesaikan masalah yang menjadi latar belakangnya jika merupakan nyeri kepala tegang otot yang timbul akibat pengaruh psikis. Dengan pengobatan. perubahan pola hidup.Nyeri kepala ini dapat sembuh dengan terapi obat berupa analgetik. I. Jika penyebabnya adalah kecemasan atau depresi makadapat dilakukan behavioral therapy. tetapi tidak membahayakan. lebih dari 90% pasien sembuh dengan baik.  paracetamol dan asam mefanamat H. Nyeri kepala tipe tegang ini biasanya mudah diobati sendiri. stretching ). TTH dapat dicegah dengan mengganti bantal atau mengubah posisi tidur dan mengkonsumsi makanan yang sehat. dan terapi lain.Selain itu. relaksasi otot (massage. istirahat yang cukup. dan biofeedback.

Allah berfirman:                                          16 . BAB III TENSION HEADECHE DALAM PERSPEKTIF ISLAM Seperti kita tahu ayat-ayat Al-Qur'an memiliki makna dan kaidah tersendiri serta memiliki manfaat yang lekat pada kehidupan kita sehari- hari seperti khasiat Lebah.

1. “Buatlah sarang- sarang di bukit-bukit. agar kita bisa memikirkan dan memanfaatkannya sebaik mungkin. dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.69) Dari ayat tersebut saja kita bisa memahami bagaimana Allah menciptakan Lebah dan olehnya diberikan rahmat kepada manusia. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).“ (QS An-Nahl: 68. Al-Baqarah : 255)                                                      17 .Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Ayat Al Kursi (QS.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. di pohon pohon kayu. di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah.

tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka.maka bacalah ayat kursi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya.Surat AL Fatehah. ’’Dari Abu Hurairah ra. karena kelurgaku banya. Kursi[161] Allah meliputi langit dan bumi.       255. hanya saja dia itu adalah pembohong. dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi. Seseorang datang kepadaku seraya dia mencakup sebagian bahan makan (kurma yang sedang dijaga). ’’Apa itu?’’) Dia berkata. Dia lalu mengisahkan sebuah cerita. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). terlalu banyak dahak dapat 18 . dia berkata. salahsatunya adalah untuk menghilangkan banyak dahak. ’’ Jika engkau menuju tempat pembaringan. bersabda:’’ Benarlah dia kepadamu (tentang ayat kursi). Surat Al Qadr dan Asma-Ul Husna terbitan Pustaka Amani-Jakarta. dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Bukhari dari Abu Hurairah ra. . Tidak henti-hentinya bersamamu penjaga dari Allah.’’ Lalu ak bertanya. Lalu saya tangkap dia dan saya katakan. (dia berkata. dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.’’ Maka orang itu saya lepaskan dan kemudian berkata lagi.’’ (HR.) Lebih jauh yakni sebagiamana dimuat dalam sebuah karya oleh Mahfudli Sahli mengenai Himpunan Ayat-Ayat Alquran dan Khasiat Basmalah. Allah. Ayat Al Kursi.’’ Rasulullah SAW memerintahkan diriku untuk menjaga zakat Ramadhan. Surat Al Ikhlas.’’ Aku sangat membutuhkannya.’’ Sungguh saya akan melaporkanmu kepada Rasulullah SAW. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.. Dai adalah setan.’’ Biarkan aku! Aku akan mengajarkanmu kalimat-kalimat yang Allah akan memberikan manfaat kepadamu dengn kalimat itu.’’ Nabi Muhammad SAW. tidak mengantuk dan tidak tidur.

tidak boleh mendengarkan suara yang keras dan lain-lainnya. jika ditumbuk hingga lembut dan ditempelkan di bagian kening. Petunjuk nabi dalam mengobati sakit kepala Ibnu Majah meriwayatkan di dalam Sunan-nya. bisa meredam sakit kepala dan bisa menguatkan urat syaraf Bahkan kegunaannya tidak sebatas untuk sakit di kepala saja. kepala pusing dan lain-lain yang disebabkan oleh banyak dahak. penghangatan. Tentang pohon inai sendiri.Ada yang pengobatannya dengan cara mengosongkan perut. tapi juga untuk anggota badan lainnya. Lalu bacakanlah dari setiap gelintir garam itu 7 kali ayat Al Kursi. tergantung dari jenis dan sebabnya. terutama sakit kepala. Sebab selain itu masih banyak cara pengobatannya. Apabila 19 .Setelah itu dilakukan. maka beliau mengolesi kepala dengan inai. Insya Allah setelah selesai 7 hari semua dahak akan hilang dan sembuhlah kita dari gangguan sesak nafas. dengan tidur dan istirahat. Caranya : Ambillah 7 gelintir garam putih. pendinginan. Adapun cara mengobatinya tergantung dari penyebab sakitnya. seraya bersabda.Jadi jumlah bacaanya menjadi 49 kali. bahwa jika Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sakit kepala. menghindari suara dan terlalu banyak bergerak. ada yang dengan cara mengisi perut. Untuk itu perlulah mengamalkan ayat Al Kursi guna menghilangkan dahak itu. "Dengan seizin Allah hal itu bermanfaat untuk menyembuhkan sakit kepala” Pengobatan yang disebutkan di dalam hadits ini hanya merupakan salah satu alternatif pengobatan sakit kepala dan bukan satu-satunya. seperti dengan cara menenangkan pikiran. menimbulkan bermacam-macam penyakit. 2. maka kulumlah garam yang telah diberi bacaan ayat Al Kursi itu setiap hari 1 gelintir sehingga genap 7 hari. dengan mendinginkan badan atau menghangatkan badan. seperti pusing pusing dan lain-lain. makan sesuatu yang segera mengembalikan kekuatan. tidur dan diam.

maka beliau berkata : “Balurlah dengan pacar (inai).” 3.Pengobatan dengan inai ini untuk beberapa jenis sakit kepala. BAB IV KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN 20 . Al Bukhari dan Abu Daud telah meriwayatkan bahwa Rasulullah apabila ada seseorang yang mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada beliau. Adapun apabila ada seseorang yang mengadukan rasa sakit di kedua kakinya. Muslim) 4. maka pengobatannya dengan daun pacar (inai) sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas. bukan untuk seluruh sakit kepala. bercerita : Bahwa Rasulullah SAW dalam keadaan ihram. (HR Ahmad & Ath- Thabarni). maka beliau berkata : “Berbekamlah”. Beliau dibekam bagian kepalanya karena merasa sakit dibagian kepala itu (HR. Hadits tentang berbekam Dari Ibn Abbas RA. maka tidak terhenti penderitaan itus ehingga tidak ada sisa dari dosa- dosanya itu walau seberat biji sawi". telah dipahami. Sakit kepala sebagai penghapus dosa Ahmad dan Atthabarani meriwayatkan " Sesungguhnya penyakit pening kepala dan panas dalam itu selalu berjangkit pada seorang mu'min yang dosanya sebesar bukit uhud.

Keluhan utama: Keluhan utama yang diungkapkan oleh pasien saat masuk RS adalah nyeri kepala. 5. 6. Riwayat penyakit sekarang: pasien merasa nyeri kepala sudah sejak dua bulan yang lalu. Pengkajian 1. dahi hingga belakang kepala. Pemeriksaan tekanan darah b. Palpasi arteri temporalis 21 .Nyeri kepala setiap kali kambuh dirasakan tidak makin memberat. 4. Riwayat penyakit keluarga Pasien mengaku bahwa pada beberapa keluarga juga mengeluh penyakit migren. Identitas klien 2. Riwayat penyakit dahulu: Pasien pernah mengalami serangan seperti ini namun tidak sesering akhir- akhir ini.Nyeri berlangsung kurang lebih 30 menit disertai mata nrocoh. Pemeriksaan nyeri tekan kepala d. 3.Keluhan berkurang saat pasien memejamkan mata. sifatnya kambuh-kambuhan. timbul tidak tiap hari. Pemeriksaan fisik: a. Gerakan kepala ke segala arah e.Dirasakan paling berat dan mengganggu saat datang ke rumah sakit.A.Timbul terutama saat siang hari dan kelelahan. Pemeriksaan neurologik c.Nyeri kepala bertambah saat beraktivitas sehingga aktivitas sehari-hari terganggu. Sakit kepala terasa berdenyut seperti mau pecah dari sekitar mata sebelah kiri.

22 . MRI e. Pemeriksaan Laboratorium f. Tidak efektifnya koping individu berhubungan dengan nyeri dan perubahan gaya hidup 3. Diagnosa : Nyeri berhubungan dengan nyeri kepala Tujuan : Rasa nyeri berkurang Kriteria hasil : pasien menyatakan nyeri berkurang atau hilang sama sekali. f. Foto rontgen kepala b. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan suplai O2 di seluruh tubuh C. Diagnosa keperawatan 1. RR 16-20x/menit). Pemeriksaan penunjang a. Intervensi keperawatan 1. EEG c. CT Scan d. Pemeriksaan psikologi (jarang dilakukan) B. Ekspresi wajah pasien tidak nampak kesakitan Skala nyeri = 0 TTV (Nadi 60-100 x/menit. Spasme otot pericranial 7. Nyeri berhubungan dengan nyeri kepala 2.

Intervensi No. Pantau dan catat tanda. Anjurkan pada klien untuk Menghindari stimulus nyeri mengurangi aktivitas yang dan meningkatkan rasa berat dan menambah waktu nyaman. Kompres hangat atau dingin Kompres dingin dapat pada daerah kepala. penurunan tingkat nyeri. Adanya tanda awal nyeri tanda awal nyeri kepala. 5. Intervensi Rasional 1. lamanya. sehingga dapat menurunkan nyeri kepala. 6. istirahat. sering terjadi pada pasien penurunan. Meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot. Anjurkan pasien untuk Mengetahui reaksi pemberian mencatat perkembangan obat apakah ada perubahan tingkat nyeri. Kompres hangat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tegangan otot. Massage kepala dan leher. mengakibatkan vasodilatasi. 4. Kolaborasi pemberian obat: Mengurangi rasa nyeri skala aspirin dengan ringan hingga sedang dan rasa 23 . lokasi. 3. migren sehingga dapat dan tanda-tanda lainnya diidentifikasi upaya pencegahan 2.

Dorong pasien untuk Menyampaikan perasaan dapat mengekspresikan masalah mengurangi masalah. Intervensi No. depresi. Intervensi Rasional 1. kelemahan berkurang b. pasien saat terjadi serangan. 4. 2. Diagnosa : Intoleransi aktifitas berhubungan dengan penurunan suplai O2 di seluruh tubuh. 2. Tujuan : toleransi aktifitas Kriteria hasil : a. Pantau mekanisme koping Menentukan efektifitas koping. Berikan support dan Membangkitkan kemampuan berikan informasi yang untuk mengurangi rasa nyeri. Rancang jadwal harian pasien Mencegah aktivitas pasien yang berlebihan. Intervensi Rasional 1. 24 . 3. Toleransi terhadap aktifitas meningkat c. Observasi perilaku pasien Pasien dengan nyeri kepala akan dan perubahan yang terjadi terjadi perubahan prilaku. Tujuan : Koping individpu menjadi efektif kriteria hasil : Pasien menyatakan mengerti cara mengatasi nyeri kepala yang benar. realistik. mual. Diagnosa : Tidak efektifnya koping individu berhubungan dengan nyeri dan perubahan gaya hidup. metoklopramid. saat nyeri seperti sensitive. Mampu beraktifitas secara mandiri Intervensi No. marah. yang dihadapi sekarang. 3.

menerus otot. dan enkephalin.depresi. BAB V PENUTUP A. Klasifikasi tension headache ada beberapa menurt The International Headache Society (1988. maseter. 25 . 3. yaitu Nyeri tegang kepala episodik. Nyeri kepala tegang otot kronis. Motivasi dapat meningkatkan Bantu aktivitas dan keinginan sehingga pasien motivasi klien untuk lebih percaya diri dalam melakukan aktivitas sesuai melaksanakan aktivitasnya kemampuan. Adapun penyebab dari TTH adalah stress.otot kepala dan tengkuk ( M. dan Nyeri kepala tegang otot tak terklasifikasikan. M. kelelahan mata. dan ketidakseimbangan neurotransmitter seperti dopamin. temporalis. serotonin. dan M. Observasi respon individu Evaluasi kelemahan dan terhadap aktivitas. M. noerpinefrin. trapezius. tingkat toleransi aktivitas pasien. M. levator skapula). Kesimpulan Tension Headache Merupakan sensasi nyeri pada daerah kepala akibat kontraksi terus . sternokleidomastoid. berkurangnya aliran darah.splenius kapitis. 4. Meningkatkan tingkat Tingkatkan aktifitas secara toleransi aktivitas pasien. bekerja dalam posisi yang menetap dalam waktu lama. kontraksi otot yang berlebihan. servikalis posterior. M. secara mandiri. M. bertahap dengan periode istirahat diantara dua aktifitas misalnya duduk dulu sebelum berjalan setelah tidur.2.

dan biofeedback. kemudian bacakan area tersebut Surah Al-Waqia: 19 dan surah Al-Baqarah :196. TTH dapat dicegah dengan mengganti bantal atau mengubah posisi tidur dan mengkonsumsi makanan yang sehat. meditasi. dalam hal ini adalah mengobati dengan cara konsep islami. relaksasi otot (massage. istirahat yang cukup. sebaiknya tindakan yang dilakukan adalah istirahat yang cukup dan jika yeri berlanjut lakukan pengobatan sedini mungkin yaitu dengan pengobatan non farmakologik. setelah itu dapat melakukan pemeriksaan medis. yaitu dengan cara meletakkan tangan pada area yang sakit. Pencegahan TTH adalah dengan mencegah terjadinya stress denganolahraga teratur. Saran Apabila menderita tension headache. stretching ).Selain itu. yoga. Jika penyebabnya adalah kecemasan atau depresi makadapat dilakukan behavioral therapy. B. 26 .

Jakarta.Blogspot. Jakarta. (Diakses Pada 25 April 2013). Anonim. Lionel. Tovan.co/blog/category/kepala-2/.2006. Sylvia dan Lorraine M.com/. 2005. http://omadfku02. TTH (Tension Type Headache). Jakarta. Patofisiologi edisi 6. http://blogcalondokter. (Diakses. Ginsberg.wordpress. EGC.Wilson. http://dokita. 2010. 1999. DAFTAR PUSTAKA Anonim. 27 . 2012. dkk. 2009.com/author/blogcalondokter/. TENSION HEADACHE (NYERI KEPALA TEGANG OTOT). Erlangga Isselbacher. Sakit Kepala Tegang (Tension Headache). EGC Leveno. 2013.Com (Diakses Pada 25 April 2013). Neurologi edisi 8. EGC Mabe.wordpress. Jakarta.Http//:Tovanmabe. 2011. 25 April 2013). 25 April 2013) Anonim. Price. obstetri Williams panduan ringkasan. (Diakses. dkk. Prinsip-Prinsip ilmu penyakit dalam edisi 13. Nyeri Kepala Tension Type Headache..

2001. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. 28 . EGC.Sherwood. laura. Jakarta.