. Sejarah Singkat Rekam Medis

Rekam medis sebagai catatan yang ditemukan sejak zaman batu (paleolithicum) ± 25.000
SM di Spanyol, di buktikan dengan adanya pahatan pada dinding gua. Pada zaman zunani ± 460
SM, Hippocrates (Bapak Ilmu Kedokteran) mencatat pemeriksaan pasiennya atau penemuan
medis (Rekam Medis). Kecermatan cara kerja Hippocrates dalam pengelolaan rekam medisnya
sangat menguntungkan para dokter di zaman sekarang. Pada Zaman keemasan Dinasti Islam,
Avicena (Ibnu Sina) dan Rhazes merupakan tokoh yang berperan menggunakan pencatatan klinik
yang baik, yang ditulis pada buku-buku kedokteran seperti “Treatise on Smallpox and
Measless”.
Menurut Wijayanti (2011) Rekam medis mulai sangat terasa sejak didirikannya Rumah Sakit
St.Bartholomew di London Inggris. Rumah sakit ini sangat menekankan pencatatan laporan atau
instruksi medis yang harus dilakukan oleh seorang dokter sebagai bentuk pertanggung
jawabanya kepada pasien. Pada abad 18 Rumah Sakit Penansyalavania di Philadelphia didirikan
oleh Benjamin Franklin pada tahun 1752. Pada tahun 1771 didirikan Rumah Sakit New York,
pencatatan rekam medis baru dikerjakan pada tahun 1793 yaitu registrasi pasien baru. Tahun
1862 pengindeksan penyakit dan kondisi pasiennya baru dilakukan.
Perkembangan rekam medis semakin berkembang pada abad 19 yang
ditandai dengan dibukanya rumah sakit umum Massacussect di Boston tahun 1801. Rumah sakit
ini memiliki rekam medis dan katalog pasien lengkap.Tahun 1871 mulai menginstruksikan
bahwa setiap pasien yang dirawat harus dibuatkan Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP).Pada
tahun 1902 American Hospital Association (AHA) untuk pertama kalinya melakukan diskusi
rekam medis. Tahun 1905 seorang dokter berkebangsaan Amerika dr. Wilson mengemukakan
pidato ilmiahnya yaitu tentang pentingnya nilai rekam medis yang lengkap demi kepentingan
pasien maupun pihak rumah sakit.
Adanya pendidikan khusus tentang rekam medis pada tahun 1935diselenggarakan di:
a. Rumah sakit umum Massachuchetts, Boston dengan Instruktur Genevive Chase.
b. Rumah sakit umum Rochester, New York dengan Instruktur Je Harned Bufkin.
c. Rumah sakit St. Joseph, Chicago dengan Instruktur Suter Edna K.Huffman.

Rekam medis semakin berkembang pada abad 20 dengan adanya akreditasi dan dengan
didirikannya asosiasi-asosiasi perekam medis disetiap Negara. Menurut Peraturan Menteri
Kesehatan no. 269 tahun 2008 Rekam Medis yaitu berkas yang berisikan catatan dan dokumen
tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, pelayanan lain yang telah diberikan
kepada pasien.