qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty

uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd
fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx
cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg
PEMASANGAN VP-SHUNT
hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc
( VENTRICULOPERITONEAL SHUNTING )

vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
Di Buat Untuk Pelaksanaan Ujian Direct Observe Practical Skill
(DOPS) Di Ruang Pediatric Intensife Care Unit (PICU)

wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

DISUSUN OLEH

opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg
ELDESSA VAVA RILLA
220120110521

hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc
vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
PROGRAM PASCA SARJANA
FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN

wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
UNIVERSITAS PADJADJARAN

opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg
hjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbn
mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert
yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas

saya dapat menyelesaikan tugas pembuatan Standar Operasional Prosedur dari tindakan keperawatan yaitu Pemasangan VP-SHUNT ( VENTRICULOPERITONEAL SHUNTING ) SOP ini dapat diselesaikan tentunya tidak terlepas dari dorongan dan bantuan dari berbagai pihak. Kp selaku pembimbing lapangan ruangan PICU 2. Ibu Wina. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini yang tidak bisa penulis sebutkan namanya satu-persatu. Juni 2013 PENULIS . untuk itu kritik dan saran yang membangun untuk kesempurnaan makalah ini sangat kami harapkan. Akhirnya.. S. Terima kasih. Bandung. semoga makalah ini dapat berguna bagi semua pihak. melalui kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada : 1. Penulis menyadari SOP berdasarkan dari hasil-hasil penelitian ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu.

Tim operasi melakukan scrubbing. Berikan mess 1 untuk insisi kulit subcutis 11. Drapping area operasi 7. Untuk membuat saluran baru antara aliran likuor dengan kavitas drainase. irigasi dengan larutan NaCl saat bipolar difungsikan. gowning and gloving. Tutup luka insisi kepala sementara dengan kassa basah. Injeksi dengan adrenalin 1:200000 pada lokasi insisi. Pasang body strapping (doek steril) 4. CARA KERJA 1. Desinfeksi area operasi 6. 14. 13. 2. Pasang sterile drapes (opsite) 8. Rawat pendarahan dengan kauter bipolar. 12. Pasang kauter bipolar. Berikan respatorium untuk menyisihkan periousteum. 10. sambil dilakukan suction. Posisi sedikit head up (15† . Berikan mess 2 untuk insisi fat-galea-otot-periosteum. selang suction + canule suction. SOP VP-SHUNT ( VENTRICULOPERITONEAL SHUNTING ) 1. 9. 3. VP-Shunt adalah tindakan memasang selang kecil yang menghubungkan ventrikel ( ruang di dalam otak ) dan peritoneal ( ruang di dalam perut ). b. DEFINISI VP-SHUNT ( Ventriculoperitoneal shunting ) is surgery to relieve increased pressure inside the skull due to excess cerebrospinal fluid ( CSF) on the brain (hydrocephalus). 15. . Untuk mengalirkan cairan yang diproduksi di dalam otak ke dalam rongga perut untuk kemudian diserap ke dalam pembuluh darah. 5. VP-Shunt adalah pemasangan saluran yang mengaliri cairan dalam otak menuju rongga perut. Posisi kepala pasien supine dengan kepala diganjal dengan bantal bulat (donat).30†) 3. TUJUAN TINDAKAN a. 2. Berikan mess 1 untuk insisi kulit abdomen bagian atas.

28. 26. 16. 40. 20. Tarik mandrin VP-Shunt ke atas (bagian insisi kepala). dari kepala-leher- abdomen keluar pada daerah insisi di abdomen. 17. Sambung ventrikel katheter dengan ventrikel VP-Shunt. Tarik ventrikel VP-Shunt ke arah distal (abdomen). Berikan spaner VP-Shunt untuk memasang ventrikel VP Shunt. Berikan bor set craniotomi untuk bor hole kemudian rawat pendarahan. Bersihkan luka dengan kassa basah kemudian keringkan. Pinset anatomi :2 . 34. ALAT YANG DIGUNAKAN a. Pastikan aliran cairan pada ventrikel lancar. Tutup luka insisi. 37. Sambungan difiksasi. Berikan desector dan klem pean bengkok untuk ambil sisa tulang. 29. 22. 36. Masukkan ventrikel VP Shunt kedalam peritoneum. 38. Beri sufratul-kassa-hipafic. Pasang konektor VP-Shunt kemudian di spool dengan NaCl sampai lancar tidak ada hambatan. 25. 33. Operasi selesai. 35. 30. Berikan kauter bipolar untuk cess dura. 23. Seide no 1 ditarik ke bagian bawah (insisi pada abdomen) ventrikel VP-Shunt sudah masuk dan terhubung dari kepala ke abdomen. Berikan speed mess untuk insisi dura. Perdalam insisi sampai dengan fasia (sampai kelihatan fasia). Berikan ventrikel katheter + mandrin dimasukkan ke dalam intra cerebral sampai keluar cairan (hidrocephalus). 18. 31. 24. 21. Berikan pinset anatomis 2 buah + gunting metzenbaum untuk insisi peritonium ± 1 cm. 19. Bereskan alat. Ujung mandrin VP-Shunt diikat dengan benang Seide no 1. Berikan benang absorbable untuk jahit fasia. 4. 27. fat pada kepala dan abdomen. Berikan jahitan benang non-absorbable untuk jahit kulit. 32. Berikan ventrikel VP-Shunt kemudian diikat dengan benang Seide NO 1 yang sudah dimasukkan dalam soft tissue ( dibawah fat diatas fasia). 39.

Desektor :1 j.0 Rounded  PGA 4. Pinset cirrurgis :2 c. Klem kocher :4 h. Gelpy / sprider :1 k. Dewasa  PGA 3. Naald vooder :2 f. Spaner VP-Shunt :1 m.anak  PGA 4.0 Cutting / 3. Bayi/ Anak. Penghantar VP-Shunt :1 q. Haak /Langen buck :2 o. Mandrin ventrikel catheter : 1 l.0 Cuttin  Silk 3. Scalpel mess + mess :1 n.0 Rounded / 3. Resparatorium kecil :1 5. b. Doek klem :5 i.0 Rounded  Silk 2 (kalau perlu) . Bayonet pinset :1 p. VP-Shunt set standart :1 r. Gunting benang :1 e. Curetase :1 t.0 Rounded  Silk 2 (kalau perlu)  Side 1 2. BENANG YANG DIGUNAKAN 1. Biseptor :1 s. Klem van pean :4 g.0 Cutting  Silk 3. Gunting jaringan :1 d.0 Rounded  PGA 2.

6. HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN  Posisi kepala penderita  Keadaan umum penderita  Sterilisasi alat  Pendarahan yang terjadi di otak .

2007. . P.31. 107:26 . W... DAFTAR PUSTAKA Search. J. Outcome in pediatric hydrocephalus: a comparison between previously used outcome measures and the Hydrocephalus Outcome Questionnaire. M. M. Hanlo.. and Gooskens. Fischer. J Neurosurg (1 Suppl Pediatrics). R..com Platenkamp. H.proquest. K.