PUISI RAMADHAN

Ya Allah Kau datanglah lagi Ramadhan buatku
Ketika kku masih saja tak mampu mensyukuri Ramadhan-Mu yang lalu
Hari-hari-Mu masih saja ku lalui
Tanpa isi
Tanpa makna
Tanpa syukur
Bahkan dengan sikap takabur
Kadang kami masih saja lupa bahwa Engkau penentu
Kadang kami masih merasa kebenaran itu hanya punyaku
Yang lain bukan makhluk-Mu
Yang lain bukan umat-Mu

Dalam doaku
Sering ku memaksa
Seolah ku yang lebih tahu dari-Mu Sang Maha Tahu
Doaku bukan harapan, tapi keharusan
Dan ketika ada satu yang tak Kau kabulkan
Seolah hilang seluruh nikmat yang kau limpahkan

PUISI INDAH RAMADHAN Ada sekuntum hari Wanginya mengharumi bumi Saat itulah kemurahan sang Khalik berlimpah Menyatu pada segala inti hidup Adalah Ramadhan Ia bertelaga bening Airnya mutiara maghfirah Gerincingnya dzikir dan tadarus Tepiannya doa lemah lembut. llirih dan pasrah Siapa tak ingin jadi ikannya? Mari berenang dengan kesunyian nafsu Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia Ia rahasia Tak sekedar lapar dahaga Tapi itulah sesungguhnya hakikat cinta Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Allah Karena dengan lapar dan haus Kita lebih bias menyadari bahwa kita tak berpunya Bias lebih memahami Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu Diantara keMaha luasan-Nya Ia sepantasnya dirindukan Karena ia lebih .

.PUISI RAMADHAN CINTA KARENA ALLAH Jangan memuji kecantikan pelangi Tapi pujilah Allah Yang menciptakan langit dan bumi Jangan percaya Dengan kata-kata bijak Tapi percayalah firman Allah yang Maha Benar Jangan masukkan namaku dihatimu Tapi masukkan nama Allah hingga hatimu tenang Jangan sedih jika cintamu didustakan Tapi sedihlah jika engkau dustakan Allah Jangan pula engkau minta cinta kepada penyair Tapi mintalah kepada Allah Yang memiliki cinta yang sejati nan abadi Ya Allah Yang Maha Rahman dan Rahhim Jangan jadikan hatiku batu yang engeras Hingga lupa akan rahmatmu .