Kata Pengantar

Kimia merupakan ilmu ilmu pengetahuan yang erat kaitannya dengan bidang ilmu
lain.konsep-konsep kimia akan sangat membantu anda memahami berbagai ilmu lainnya, seperti
biologi, fisika, kedokteran, farmasi, teknologi pangan dan forensic. Dengan mempelajari kimia,
anda dapat mengenal alam semesta secara lebih baik. Anda akan tercengang menyadari bahwa
alam semesta ini telah diatur sedemkian rapinya dari mulai molekul sederhana seperti air hingga
molekul kompleks penyusun DNA.

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-
NYA, kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan
makalah ini banyak kekurangan, baik dari segi isi penulisan maupun kata-kata yang
dipergunakan. Oleh karena itu, segala kritik maupun saran yang bersifat membangun guna
perbaikan makalah ini lebih lanjut, dan akan saya terima dengan senang hati. Semoga makalah
yang saya buat ini berguna untuk para pembaca sekalian,dan menjadi obyek yang baik bagi
bacaan para pembaca sekalian.

Tondno, 28 Oktober 2015

Penyusun

Kelompok 6

Daftar Isi
Kata pengantar……………………………………

Daftar isi………………………………………….

Bab I Pendahuluan………………………………..

a. Latar belakang…………………………….
b. Rumusan masalah…………………………
c. Tujuan ……………………………………..

Bab II Pembahasan Materi………………………...

a. Struktur atom………………………………
b. Perkembangan teori atom………………….
c. Partikel dasar penyusun atom……………..
d. Nomor atom dan nomor massa…………….
e. Isotope, isobar, dan isoton suatu usur………..
f. Bilangan kuantum……………………………..
g. Bentuk dan orientasi orbital…………………..
h. Konfigurasi electron………………………….

Bab III Penutup……………………………………….

a. Kesimpulan ………………………………….
b. Saran…………………………………………

Daftar pustaka……………………………………….

Nomor Atom dan Nomor Massa 4. para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Menjelaskan apa itu atom 2. Memberitahukan ada berapa. Menjelaskan apa itu Elektron Valensi (eV) Bab II Pembahasan Materi . para fisikawanberhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom. Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (ἄτομος/átomos. Bagaimana perkembangan teori atom 2. isobar. dan isoton 5. Apa yang di maksud isotope. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan para fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom. Latar Belakang Atom adalah suatu satuan dasar materi. partikel dasar penyusun Atom 3. konfigurasi electron dan electron valensi c. α-τεμνω). 4. Rumusan Masalah 1. Tujuan 1. Pada abad ke-17 dan ke-18. membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi. Memberitahukan Nomor Atom dan Nomor Massa. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. yang terdiri atas beberapa struktur. Menjelaskan apa itu Konfigurasi Elektron. 5. b. yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. BAB I PENDAHULUAN a. dan apa saja yang ada dalam suatu struktur atom 3. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani.

Sementara itu neutron bermuatan netral. Gambaran ini berfungsi untuk memudahkan dalam memahami sifat-sifat kimia suatu atom. semua atom di alam semesta akan terjadi bermuatan positif (+) karena ada kelebihan muatan listrik positif (+) di dalam proton. Model Atom Dalton a. Elektron bermuatan yang bermuatan negatif (-) ditarik oleh proton yang bermuatan positif (+) pada inti atom. dan disempurnakan oleh Bohr (1914) Hasil ekperimen yang memperkuat konsep atom ini menghasilakn gambaran mengenai susunan parikel-partikel tersebut didalam atom. Gambaran susunan partikel- partikel dasar dalam atom disebut model atom. neutron dan elektron. Proton dan neutron berada di dalam inti atom. Pengembangan konsep atom-atom secara ilmiah dimulai oleh John Dalton (1805). Sedangkan elektron terus berputar mengelilingi inti atom karena muatan listriknya.A. Perkembangan Teori Atom Konsep atom dikemukakan oleh Demokritos yang tidak didukung oleh ekperimen yang menyakinkan. . B. kemudian dilakukan oleh Thomson (1897). 1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi-bagi. Dalam hal ini. Struktur Atom Atom terdiri dari proton. Rutherford (1911). sehingga tidak dapat diterima oleh beberpa ahli ilmu pengetahuan dan filsafat. Semua elektron bermuatan negatif (-) dan semua proton bermuatan positif (+) .

. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Dan atom ternyata bukan partikel yang terkecil. Hasil eksperimennya menyatakan ada partikel bermuatan negatif dalam atom yang disebut elektron. b. suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda. Dalam kehidupan sehari hari. 2. . kita lebih sering mengenal Atom Thompshon yaitu layaknya roti Kismis. sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan  Kelemahan teori atom Dalton: tidak dapat membedakan pengertian atom den molekul. sehingga atom bersifat netral. c. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom. Model Atom Thomson Atom adalah bola bulat bermuatanpositif dan di permukaan tersebarelektron yang bermuatan negatif.atom merupakan suatu bola bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron- elektron seperti kismis . Misalnya air terdiri atas atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen.jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif. d. Atom digambarkan sebagai bola pegal yang sangat kecil.

Jika demikian halnya maka lintasan elektron akan berupa spiral. Kelemahan teori atom Rutherford: a. b. Berdasarkan teori fisika. Tidak dapat menjelaskan bahwa spektrum atom hidrogen berupa spektrum garis (diskrit/diskontinu). . Kelemahan dari Rutherford tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom.  Kelemahan model Thomson ini tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif dalam bola atom tersebut. Akibatnya energi elektron semakin berkurang. Sehingga atom tidak stabil padahal kenyataannya atom stabil. Model Atom Rutherford Atom adalah bola berongga yang tersusun dari inti atom dan eletron yang tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilinginya. Teori atom Rutherford bertentangan dengan Hukum Fisika Maxwell. Tidak dapat menjelaskan bahwa atom bersifat stabil. Jika partikel bermuatan negatif (elektron) bergerak mengelilingi partikel bermuatan berlawanan (inti atom bermuatan positif). Pada suatu saat elektron tidak mampu mengimbangi gaya tarik inti dan akhirnya elektron jatuh ke inti. 3. gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti. maka akan mengalami percepatan dan memancarkan energi berupa gelombang elektromagnetik. Inti atom bermuatan positif dan massa atom terpusat pada inti atom.

elektron akan menyerap energi. elektron akan memancarkan energi lebih rendah. Jika elektron berputar mengelilingi inti atom sambil memancarkan energi. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah. Kelemahan teori atom Bohr:  Hanya mampu menjelaskan spektrum atom hidrogen tetapi tidak mampu menjelaskan spektrum atom yang lebih kompleks (dengan jumlah electron yang lebih banyak). Kedudukan elektron-eletron pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit-kulit elektron. Ini berarti spektrum gelombang elektromagnetik yang dipancarkan berupa spektrum pita (kontinu) padahal kenyataannya dengan spektrometer atom hidrogen menunjukkan spektrum garis 4. Model Atom Niels Bohr a. elektron akan memancarkan energi. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi. . b. maka lintasannya berbentuk spiral. Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan. c.

pada tahu2n 1900 mengemukakan teori kuantum. s ν = frekuensi radiasi (s–1) Salah satu fakta yang mendukung kebenaran dari teori kuantum Max Planck adalah efek fotolistrik. Teori mekanika kuantum menjelaskan bahwa elektron yang bersifat sebagaigelombang tidak mungkin berada dalam suatu lintasan sebagaimana teori atom Bohr. Jumlah atau paket energi terkecil yang dapat dipancarkan atau diserap oleh atom atau molekul dalam bentuk radiasi elektromagnetik disebut kuantum. E=h·ν dengan: E = energi (J) h = konstanta Planck 6.626 × 10–34 J. Jika elektron berada dalam suatu daerah atom. Efek fotolistrik adalah keadaan di mana cahaya mampu mengeluarkan elektron dari permukaan beberapa logam (yang paling terlihat adalah logam alkali). Planck menemukan bahwa energi foton (kuantum) berbanding lurus dengan frekuensi cahaya. momentum. Teori Kuantum Planck Max Planck. 5. baik pada posisi. Teori Mekanika Kuantum Menurut Heisenberg. 6. maka posisi atau lokasi . metode eksperimen apa saja yang digunakan untuk menentukan posisi atau momentum suatu partikel kecil dapat menyebabkan perubahan. yang dikemukakan oleh Albert Einstein pada tahun 1905. Planck menyimpulkan bahwa atom-atom dan molekul dapat memancarkan atau menyerap energi hanya dalam jumlah tertentu. sehingga kedudukan elektron dalam atom merupakan kebolehjadian.  Orbit/kulit elektron mengelilingi inti atom bukan berbentuk lingkaran melainkan berbentuk elips. atau keduanya.  Bohr menganggap elektron hanya sebagai partikel bukan sebagai partikel dan gelombang. ahli fisika dari Jerman.

Orbital didefinisikan sebagai daerah atau ruang di sekitar inti yang kemungkinan ditemukannya elektron terbesar. Atom-atom gas hanya dapat menghantarkan listrik dan menyala terang pada tekanan rendah dan tegangan tinggi. Electron Tahun 1838. Beberapa subkulit yang bergabung akan membentuk kulit atau “desa elektron”.Kedua plat kemudian . C. Heinrich Geissler dan Julius Plucker membuat percobaan dengan mengunakan dua plat logam. Michael Faraday mengemukakan bahwa atom memupnyai muatan listrik. Tahun 1858. Plat yang bermuatan positif disebut anode dan plat yang bermuatan negatif disebut katode. tetapi dari kulit yang sama mempunyai tingkat energi yang bermiripan. Daerah yang mempunyai kebolehjadian terdapatnya elektron dikenal dengan istilah orbital. elektron tidak dapat ditentukan secara pasti. Partikel Dasar Penyusun Atom 1. maka subkulit dapat dipandang sebagai “rumah elektron”. Keberadaan elektron hanya dapat dikatakan di daerah yang kebolehjadiannya paling besar. Jika orbital kita analogikan sebagai “kamar elektron”. Subkulit Orbital Elektron Maksimum S 1 2 P 3 6 D 5 10 F 7 14 G 9 18 H 11 22 I 13 26 Orbital-orbital dalam satu subkulit mempunyai tingkat energi yang sama. sedangkan orbital-orbital dari subkulit berbeda. Beberapa orbital bergabung membentuk kelompok yang disebut subkulit.

Partikel tersebut dinamakan electron. dimana kemudian kedalamnya dimasukkan gas bertekanan rendah.76x 108 coulomb/g m Ket: e= muatan electron dalam satuan coloumb M= massa electron dalam satuan gram 2. Ketika dihubungkan dengan listrik tegangan tinggi. ditempatkan dalam tabung gelas yang dihampakan. sedangkan kutub negative menolaknya. Joseph John Thomson mengganti katode yang digunakan Geissler dan Plucker dengan berbagaimacam logam yang ternyata menghasilkan sinar katode yang sama. arah sinar katode berbelok. Thomson menyimpulkan bahwa sinar katode bukanlah gelombang. Thomson jugaberhasil menentukan perbandingan harga muatan negatif electron terhadap masanya. Sementara itu. pada tahun 1897. Ketika magnet di dekatkan pada tabung. tetapi dengan memberi lubang pada katode dan mengisi tabung dengan gas hidrogen. Dari percobaan ini didapat sinar yang . sinar katode merupakan arus partikel yang memiliki massa dan bermuatan negatif. Hal ini membuktikan bahwa memang betul bahwa elektron merupakan partikel penyusun atom. yaitu: e =¿ -1. kutub positif medan listrik menarik sinar katode.J Thomson. Proton Tahun 1886. Eugene Goldstein membuat percobaan yang sama seperti yang dilakukan J. Thomson menemukaan bahwa medan listrik mempengaruhi sinar katode. J. Dengan di belokanya sinar katode menuju kutub positif. Menurut Thomson.J Thomson juga berhasil menemukan perbandingan antara muatan dengan massa elektron yaitu C g-1. Sinar itulah yang disebut sinar katode. maka timbullah pancaran sinar dari katodemenuju anode.

007276 3. diteruskan merupakan radiasi partikel yang bermuatan positif (dalam medan listrik dibelokkan ke kutub negatif) yang disebut sinar anode.10-24 gram. Sinar anode yang bermuatan positif ini selanjutnya disebut proton.10-19 C.836 x massa elektron =1. Dimana : A = nomor massa .6726.6022. Proton dan elektron adalah partikel penyusun inti atom yang dikenal dengan istilah nucleon.10-24 g Sehingga massa proton adalah 1. harga ini kira-kira 1. James Chadwick melakukan ekperimen/percobaan dengan menembakkan partikel alfa (a) pada lempeng berilium (Be). hal ini membuktikan bahwa ada partikel inti yang massanya sama dengan proton. Beberapa sifat sinar anode yang dapat diketahui adalah sebagai berikut : 1) Dibelokkan dalam medan listrik dan medan magnet 2) Merupakan radiasi partikel 3) Bermuatan positif 4) Bergantung pada jenis gas dalam tabung Apabila muatan proton adalah 1. berilium memancarkan suatu partikel yang berdaya tembus besar dan tidak dipengaruhi oleh medan listrik. tetapi tidak mempunyai muatan sehingga partile itu ia beri nama sebagai neutron. Nomor Atom Dan Nomor Massa Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas satu sama lain. D. Neutron Tahun 1932. Dengan penemuan partikel penyusun atom dikenal istilah nomor atom (Z) dan nomor massa (A) Penulisan lombang atom unsur menyetarakan nomor atom dan nomor massa. maka massa proton = 1. ternyata setelah ditembakkan dengan partikel tersebut.6726.

dan elektron. neutron. Jadi. maka massa elektron dapat diabaikan. Oleh karena atom bersifat netral maka jumlah proton sama dengan jumlah elektronya. sehingga nomor atom juga menujukkan jumlah elektron. Nomor massa ditulis agak ke atas sebelum lambang unsur Atom terdiri atas proton. Nomor atom ditulis agak ke bawah sebelum lambang unsur 2. Elektron inilah yang nantinya paling menentukan sifat suatu unsur. Nomor Massa (A) Massa elektron sangat kecil dan dianggap nol sehingga massa atom ditentukan oleh inti atom yaitu proton dan neutron. Jadi: Nomor massa = jumlah proton + jumlah neutron Untuk mendapatkan jumlah n dalam inti atom dengan cara: n=A–Z .Z = nomor atom X = lambang unsur Nomor Massa (A) = Jumlah proton + Jumlah Neutron Atau Jumlah Neutron = Nomor massa – Nomor atom Nomor Atom (Z) = Jumlah proton 1. Massa elektron jauh lebih kecil dari pada massa proton dan massa neutron. Nomor atom ini merupakan ciri khas suatu unsur. Dengan demikian: Massa atom = massa p + massa n Massa atom dinyatakan sebagai nomor massa dan diberi lambang A. Nomor massa (A) menyatakan banyaknya proton dan neutron yang menyusun inti atom suatu unsur. Nomor Atom (Z) Nomor atom (Z) menujukkan jumlah proton (muatan positif) atau jumlah elektron dalam atom tersebut. Massa atom = (massa p+ massa n) + massa e.

E. Isotop. Isobar Dan Isoton Suatu unsur 1. Isotop-isotop unsur ini dapat digunakan untuk menetukan massa atom relatif (Ar) atom tersebut berdasarkan kelimpahan isotope dan massa atom semua isotope. Isotop Isotop adalah atom yang mempunyai nomor sama tetapi memiliki nomor massa berbeda Setiap isotop satu unsur memiliki sifat kimia yang sama karena jumlah elektron valensinya sama. Berikut adalah contoh-contoh penggunaan isotope Radioisotop Kegunaan O-18 Mengetahui mekanisme reaksi esterifikasi Mempelajari peredaran darah manusia dan mendeteksi Na-24 kebocoran pipa dalam tanah I-131 Mempelajari kelainan pada kelenjar tiroid Fe-59 Mengukur laju pembentukan sel darah merah dalam tubuh Co-60 Pengobatan kanker P-32 Mempelajari pemakaian pupuk pada tanaman Menentukan umur fosil dan mengetahui kecepatan terjadinya C-14 senyawa pada fotosintesis I .

…. 1. 3d 0. Bilangan Kuantum Untuk menggambarkan letak elektron-elektron dalam atom dikenalkan istilah bilangan kuantum. Biasanya subkulit dengan l = 1. bilangan kuantum magnetik(m). bilangan kuantum azimuth(l). N. energi subkulit akan meningkat dengan bertambahnya nilai l. i. 1. d. (n – 1) diberi simbol s. M. Bilangan kuantum utama terdiri atas orbital-orbital yang diberi simbol s. 3p. dan seterusnya. isoton isoton adalah Atom-atom yang berbeda tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama F. Dalam teori mekanika kuantum. Bilangan kuantum azimuth (l) menggambarkan bentuk orbital. subkulit s memiliki tingkat energi yang terendah. 2. Bilangan kuantum utama (n) terkait dengan jarak rata-rata lautan elektron dari inti (jari-jari = r). Kulit Ke Orbital Bilangan Kuantum Azimut (l) 1 (K) 1s 0 2 (L) 2s. diikuti subkulit p. Untuk setiap kulit n. d. 3. yang kemudian dikenal dengan bilangan kuantum azimut. 1 3 (M) 3s. 2 . Untuk kulit yang sama. p. 2. Kulit-kulit tersebut disimbolkan dengan huruf. Bilangan kuantum utama (n) diberi nomor dari n = 1 sampai dengan n = ~ . dan bilangan kuantum spin(s). f. 3. Jika nilai n semakin besar. g. dan seterusnya. dan seterusnya. p. Bilangan Kuantum Azimut (l) Bilangan kuantum azimuth (l) membagi kulit menjadi orbital-orbital yang lebih kecil (subkulit). pada atom yang memiliki dua elektron atau lebih bilangan kuantum azimuth(l) juga menyatakan tingkat energi. memiliki bilangan kuantum azimuth (l) mulai l = 0 sampai l = (n – 1). Selain itu. dan seterusnya. h. 2s 0. yaitu bilangan kuantum utama(n). maka jaraknya dengan inti semakin besar pula. f. L. Isobar Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom berbeda tetapi nomor massa sama. Bilangan Kuantum Utama (n) Bilangan kuantum utama (n) menyatakan kulit tempat orbital berada. Jadi. 2. dikenal empat macam bilangan kuantum. d. dimulai huruf K. f.

Prinsip ini dikemukakan oleh Wolfgang Pauli. subkulit p jumlah orbitalnya 3. 4. 0 . Keberadaan elektron dalam atom bersifat khas. Bilangan Bilangan Kuantum Bilangan Kuantum Jumlah Kuantum Utama Azimut (l) Magnetik (m) Orbital (n) 1 (K) 0 1s 0 1 0 2s 0 1 2 (L) 1 2p -1 . -1 .-1.+1. 4 (N) 4s. 1925 (dikenal Pauli). +2 5 3 4f -3. subkulit d orbitalny sebanyak 5.-2. +1 . Elektron-elektron yang ada dalam atom tidak mungkin berada dalam keadaan yang sama persis antara satu atom dengan atom lain. -1 . untuk subkulit s berjumlah orbital 1. 3 Dst Dst Dst 3. 4f 0. +2 5 0 4s 0 1 1 4p -1 . 4p. +1 3 2 3d -2 . dan subkulit f memiliki 7 orbital. +1 3 4 (N) 2 4d -2 . +1 3 0 3s 0 1 3 (M) 1 3p -1 . Oleh karena itu diberi nilai ± . Sedangkan yang berlawanan arah dengan jarum jam diberi notasi – atau . Bilangan Kuantum Magnetik (m) Bilangan kuantum magnetik (m) membagi bilangan kuantum azimut menjadi orbital-orbital. 0 . Arah rotasi yang searah jarum jam diberi notasi + atau simbol . Jumlah bilangan kuantum magnetik (m) untuk setiap bilangan kuantum azimut (l) dimulai dari m = –l sampai m = +l . Berikut adalah hubungan antara bilangan kuantum utama. 0 . 0 . 4d. Bilangan kuantum spin merupakan dasar pengisian elektron dalam orbital. Bilangan Kuantum Spin (s) Bilangan kuantum spin (s) menunjukkan arah putaran atau spin atau rotasi sebuah elektron pada sumbunya.+3 7 Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa.+2. bilangan kuantum azimut dan bilangan kuantum magnetik. Pauli mengusulkan postulat bahwa sebuah elektron dapat berada dalam dua kemungkinan . 2.0. 1. +1 . 0 . Arah rotasi elektron bisa searah jarum jam (clockwise) atau berlawanan arah dengan jarum jam (anticlockwise).

Orbital d Orbital d memiliki 5 orbital dengan bentuk yang kompleks dan orientasi yang berbeda. Kelima orbital itu adalah dxy. kemudian baru ke tingkat energi yang lebih tinggi. Subkulit p memiliki tiga orbital. atom berada pada tingkat energi minimum. sehingga tidak tergantung pada sudut manapun. kelompok kedua : fx(z2 .y2) . 3. dan 2zd. Konfigurasi Elektron Suatu cara penulisan yang menunjukkan distribusi elektron dalam orbital-orbital pada kulit utama dan subkulit disebut konfigurasi elektron. Empat orbital pertama memiliki bentuk yang sama. Pada subkulit ini terdapat 3 nilai m (–1. sedangkan satu orbital memiliki bentuk yang berbeda. x2y2d . yaitu prinsip Aufbau. Bentuk orbital s memiliki satu orbital dengan bentuk seperti bola. dxz. Suatu orbital dilambangkan dengan strip.y2) 3.x2) . Bentuk dan Orientasi Orbital 1. Orbital f Orbital f (mempunyai 7 orbital) dan dikelompokan menjadi tiga kelompok. G. fz(x2 . Orbital p Orbital p berbentuk cuping-dumbbell (bagai balon terpilin). 2. atau dengan kata lain setiap orbital hanya dapat ditempati oleh maksimal dua elektron dengan spin yang berbeda. Dengan demikian. Orbital s Orbital yang paling sederhana untuk dipaparkan adalah orbital s. Kaidah Hund Untuk menyatakan distribusi elektron-elektron pada orbital-orbital dalam suatu subkulit. 2. 1. konfigurasi elektron dapat dituliskan dalam bentuk diagram orbital. dan kaidah Hund. keadaan yang ditandai dengan bilangan kuantum spin + ½ atau – ½. 4. +1) sehingga terdapat 3 orientasi yang satu dan lainnya membentuk sudut 90o. Prinsip Aufbau Elektron-elektron dalam suatu atom berusaha untuk menempati subkulit-subkulit yang berenergi rendah. kelompok ketiga : fx3 . sehingga hanya terdapat 1 orientasi. dyz. fz3 H. 0. kelompok pertama : fxyz 2. yaitu sama ke segala arah. Orbital s hanya terdapat 1 nilai m. sedangkan dua elektron yang menghuni satu . fy(z2 . fy3 . Pada penulisan konfigurasi elektron perlu dipertimbangkan tiga aturan (asas). asas larangan Pauli. yaitu 1.

1911 oleh Ernest Rutherford. Elektron-elektron baru berpasangan apabila pada subkulit itu sudah tidak ada lagi orbital kosong.  Orbital kosong (tidak mengandung elektron)  Orbital setengah penuh (mengandung elektron yang tidak berpasangan  Orbital penuh (mengandung elektron berpasangan) 3. Untuk mengimbangi gaya tolak-menolak di antara elektron-elektron tersebut. dan magnetik yang sama dalam satu orbital. Jika orbital hanya mengandung satu elektron. harus mempunyai spin yang berbeda. azimuth. mulai dari tahun 1803 oleh John Dalton. Dalam kaidah Hund. 1924 oleh Louis de Broglie. 1913 oleh Niels Bohr. atom tersusun atas proton. Selain itu.  Subkulit s (1 orbital) maksimum 2 elektron  Subkulit p (3 orbital) maksimum 6 elektron  Subkulit d (5 orbital) maksimum 10 elektron  Subkulit f (7 orbital) maksimum 14 elektron BAB III Penutup A. disebutkan bahwa elektron-elektron dalam orbital-orbital suatu subkulit cenderung untuk tidak berpasangan. . Setiap orbital mampu menampung maksimum dua elektron. Wolfgang Pauli (1900 – 1958) mengemukakan bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom yang boleh mempunyai keempat bilangan kuantum yang sama. dua elektron dalam satu orbital selalu berotasi dalam arah yang berlawanan. anak panah dituliskan mengarah ke atas. Unsur atom juga memiliki harga bilangan kuantum yang terdiri atas bilangan kuantum utama. 1900 oleh Max Planck. Dua elektron yang mempunyai bilangan kuantum utama. Larangan Pauli Pada tahun 1928. orbital dilambangkan dengan dua anak panah yang berlawanan arah. Kesimpulan Dari subbab pembahasan di atas. dan 1927 oleh Werner Heisenberg. Kedua elektron tersebut berpasangan. bilangan kuantum azimuth. maka penulis dapat menyimpulkan bahwa atom telah banyak menghasilkan berbagai perspektif definisinya dari beberapa ilmuwan dan telah banyak mengalami perkembangan dari masa ke masa karena adanya penelitian yang lebih lanjut. 1897 oleh Joseph John Thomson. dikemukakan oleh Friedrich Hund (1894 – 1968) pada tahun 1930. elektron dan neutron serta memiliki nomor atom dan nomor massa atom.

Semoga apa yang kami buat dapat membantu.Bandung:Grafindo Media Pratama .id/2014/04/makalah-struktur-atom. Struktur Atom _ Pembelajaran Kimia https://musnainimusnaini.wordpress. bilangan kuantum magnetik dan bilangan kuantum spin. makalah struktur atom http://andellaforester. Daftar Pustaka AndellA. 2007. Elektron pada atom memiliki konfigurasi dan cara penulisan konfigurasi elektron tersebut harus sesuai dengan Prinsip Aufbau. Dan kami juga mengetahu bahwa makalh ini jauh dari sempurna. maka dari itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat kami harapkan guna untuk menyempurnakan makalah ini. B.co.blogspot.Cerdas Belajar Kimia.html di akses pada hari tanggal minggu 28 oktober 2015 pukul 11. Kaidah Hund dan Larangan Pauli. Saran Makalah ini di buat guna untuk membantu teman-teman pembaca dalam menyelesaikan tugasnya.com/kimia-x-2/struktur-atom-2/ di akses pada hari tanggal minggu 28 oktober 2015 pukul 11.40 sutresna nana.30 anonym.

sedangkan gaya-gaya yang menahan atom-atom dalam molekul merupakan suatu ikatan yang dinamakan ikatan kimia. Dalam mekanika gelombang posisi electron tidak pasti. Mengapa ? (vina) Jawaban: Menurut Heisenberg bahwa kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan secara pasti. . namun yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan elektron pada suatu titik pada jarak tertentu dari intinya. Interaksi ini selalu disertai dengan pelepasan energi. 2.Soal 1. Mengapa semua atom akan saling berikatan satu sama lain ? ( muklisa ) Jawaban: Antara dua atom atau lebih dapat saling berinteraksi dan membentuk molekul. Artinya gerakan lintasan elektron beserta kedudukannya tidak dapat diketahui dengan tepat. Ikatan kimia terbentuk karena unsur-unsur ingin memiliki struktur elektron stabil.

Dalam kelemahan atom bohr apa yang di maksud efek zeeman dan efek stark ? (edi purwanto) Jawaban: Efek Stark adalah pergeseran atau pemisahan garis spektrum atom menjadi beberapa komponen disebabkan oleh adanya medan listrik eksternal. Sedangkan.3. efek Zeeman. yaitu pemisahan sebuah garis spektral menjadi beberapa komponen karena adanya medan magnet. .