Kebutuhan Dasar Neonatus, Bayi, Balita, dan

AnakPrasekolah

OLEH

KELOMPOK III

Putu Eka Deviana Septiari P07124011011

Ni Luh Putu Mariantini P07124011013

Ni Luh Putu Mega Indriyani P07124011014

Diahayu Mandalika P07124011015

Putu Wahyu Adnyani Parta P07124011016

Ni Putu Indah Prabawati Ningrum P07124011017

Ni Made Mika Antari P07124011040

Ni Nyoman Dewi Prabandari P07124011041

Ni Kadek Linda Marsiari P07124011042

Desak Ketut Yuni Karwati P07124011043

Kadek Yutika Marheni Lestari P07124011044

Putu Senia Febriana P07124011045

POLTEKKES KEMENKES DENPASAR

JURUSAN KEBIDANAN

2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-
Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Kebutuhan Dasar Neonatus, Bayi,
Balita, dan Anak Prasekolah”. Dalam pembuatan makalah ini, penulis mendapat bantuan dari
berbagai pihak sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya, maka pada
kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Ibu Ni Wayan Armini, M.Keb, selaku dosen pembimbing
2. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat dalam penyusunan
laporan ini sehingga kritik dan saran sangat diperlukan oleh penulis. Akhir kata penulis
berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Denpasar, 16 November 2012

Penu

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ruang lingkup Asuhan Neonatus, Bayi dan Anak Balita meliputi lima aspek yaitu
Asuhan pada Bayi Baru Lahir Normal, Bayi Baru Lahir Bermasalah, Bayi Baru Lahir
dengan Kelainan Bawaan, Bayi Baru Lahir dengan Trauma, dan Neonatus Beresiko Tinggi.
Termasuk juga di dalamnya mengenai tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak
berlangsung secara teratur, saling berkaitan, dan berkesinambungan yang dimulai sejak
konsepsi hingga dewasa. Tumbuh kembang anak secara optimal dipengaruhi oleh hasil
interaksi antara faktor genetis, herediter, dan konstitusi dengan faktor lingkungan. Agar
faktor lingkungan memberikan pengaruh yang positif bagi tumbuh kembang anak, maka
diperlukan pemenuhan atas kebutuhan dasar neonatus, bayi, balita, maupun anak prasekolah.
Kebutuhan dasar tersebut meliputi asah, asih, dan asuh. Oleh karena itu, orang tua, keluarga,
maupun tenaga kesehatan harus mampu mendukung dan memenuhi kebutuhan dasar
tersebut, baik asah, asih, maupun asuh agar anak dapat tumbuh secara optimal.

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana cara pemenuhan kebutuahan asah pada neonatus, bayi, balita, dan anak
prasekolah ?

2. Bagaimana cara pemenuhan kebutuahan asih pada neonatus, bayi, balita, dan anak
prasekolah ?

3. Bagaimana cara pemenuhan kebutuahan asuh pada neonatus, bayi, balita, dan anak
prasekolah ?

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui cara pemenuhan kebutuahan asah pada neonatus, bayi, balita, dan anak
prasekolah
2. Untuk mengetahui cara pemenuhan kebutuahan asih pada neonatus, bayi, balita, dan anak

balita. balita. Mengetahui cara pemenuhan kebutuhan asih pada neonatus. dan anak prasekolah 2. dan anak prasekolah D. bayi. dan anak prasekolah 3. Manfaat 1. dan anak prasekolah . Untuk mengetahui cara pemenuhan kebutuahan asuh pada neonatus.prasekolah 3. bayi. bayi. Mengetahui cara pemenuhan kebutuahan asuh pada neonatus. balita. Mengetahui cara pemenuhan kebutuhan asah pada neonatus. bayi. balita.

2) Keterikatan (bonding) 3) Attachment. Gerakan dilakukan untuk menenangkan bayi.attachment adalah suatu perasaan menyayangi atau loyalitas yang mengikat individu dengan individu lain. Bonding merupakan suatu ketertarikan mutual pertama antarindividu. Balita dan Anak Prasekolah A. Asih a. Ikatan Kasih Sayang Bounding attachment terjadi pada kala IV. pertemuan pertama kali antara orang tua dan anak. Neonatus 1. 3) Suara . Beberapa ibu mengatakan dengan melakukan kontak mata mereka merasa lebih dekat dengan bayinya. dan bayi akan menggunakan lebih banyak waktu untuk saling memandang. 2) Kontak mata Ketika bayi baru lahir mampu secara fungsional mempertahankan kontak mata. mengajak berbicara. BAB II ISI Kebutuhan Dasar Neonatus. orang tua. dan mengeksplorasi segera setelah mengenal bayinya.perasaan sayang yang mengikat individu dengan individu lain Elemen-Elemen Bonding Attachment 1) Sentuhan Sentuhan atau indera peraba dipakai secara intensif oleh orang tua sebagai suatu sarana untuk mengenali bayi baru lahir dengan cara mengeksplorasi tubuh bayi dengan ujung jarinya. ketika terjadi kontak antara ibu- ayah-anak yang berada dalam ikatan kasih sayang. memberikan sentuhan. Tahap-tahap bonding attachment 1) Perkenalan (acquaintance) dengan melakukan kontak mata. Bayi.

menendang-nendangkan kakinya. Hiburan terjadi saat anak mulai bicara. bayi akan menjadi tenang dan berpaling kearah orang tua mereka saat orang tua mereka berbicara dengan suara bernada tinggi. 4) Aroma Perilaku lain yang terjalin antara orang tua dan bayi ialah respon terhadap aroma/bau masing-masing. 6) Bioritme Anak yang belum lahir atau baru lahir dapat dikatakan senada dengan ritme alamiah ibunya. Orang tua menunggu tangisan pertama bayinya dengan tegang. 5) Hiburan Bayi baru lahir bergerak-gerak sesuai dengan struktur pembicaraan orang dewasa. Orang tua dapat membantu proses ini dengan member kasih saying yang konsisten dan dengan memanfaatkan waktu saat bayi mengembangkan prilakuk responsif. 7) Kontak dini Keuntungan fisiologis yang diperoleh dari kontak dini yaitu: a) Kadar oksitosin dan prolaktin meningkat b) Refleks mengisap dilakukan sedini mungkin c) Pembentukan kekebalan aktif dimulai d) Mempercepat proses ikatan antara orang tua dan anak i. Salah satu tugas bayi baru lahir adalah membentuk ritme personal (bioritme). mengangkat kepala. Ibu mengetahui bahwasetiap anak memiliki aroma yang unik. Sementara itu. Mereka menggoyangkan tangan. Kehangatan tubuh ii. sementara itu bayi belajar dengan cepat untuk membedakan aroma susu ibunya. Stimulasi hormonal Prinsip-prinsip dan upaya bonding attachment 1) Bonding attachment dilakukan dimenit pertama dan jam pertama 2) Orang tua merupakan orang yang menyentuh bayi pertama kali 3) Adanya ikatan yang baik dan sistematis 4) Orang tua ikut terlibat dalam proses persalinan 5) Persiapan (perinatal care) 6) Cepat melakukan proses adaptasi . Hal ini dapat meningkatkan interaksi sosial dan kesempatan bayi untuk belajar. Saling mendengar dan merespon suara antara orang tua dengan bayinya juga penting dilakukan. Irama ini berfungsi memberi umpan baik positif kepada orang tua dan menegakkan suatu pola komunikasi efektif yang positif. Waktu pemberian kasih sayang iii.

b. diperhatikan. Hambatan yang biasa ditemui adalah kurangnya system dukungan. Sibling rivalry muncul umumnya pada anak usia prasekolah yaitu pada usia 1 tahun sampai 6 tahun. Sibling Rivalry Sibling rivalry adalah bentuk prilaku anak yang memiliki adik baru. merasa aman. 7) Kontak sedini mungkin sedini mungkin sehingga dapat membantu dalam memberi kehangatan pada bayi. serta member rasa nyaman. Perilaku ini biasanya ditunjukkan untuk menarik perhatian ibu dan biasa muncul pada anak-anak usia 12-18 bulan. Anak cenderung bersikap lebih nakal karena merasa cemburu dan tersaingi atas kehadiran adiknya.). ibu dan bayi yang beresiko.. 1) Faktor-faktof yang dapat menimbulkan sibling rivalry a) Usia Jarak antara kakak beradik yang dekat cenderung menimbulkan adanya sibling rivalry. terlebih lagi ketika ia melihat ibunya sedang bersama adiknya . b) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik cenderung jarang menimbulkan persaingan dibanding anak yang memiliki jenis kelamin yang sama. menurunkan rasa sakit ibu. Faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry diantaranya : a) Peran orangtua b) Besarnya keluarga . Perbedaan usia antara 2 sampai 4 tahun merupakan usia yang paling mengancam terutama bila kakak masih sangat muda dan belum memahami situasi. jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik lebih menunjukan hubungan yang positif dibanding kakak adik yang memiliki jenis kelamin sama . serta berani mengadakan eksplorasi. kehadiran bayi yang tidak diinginkan. 8) Tersedianya fasilitas untuk kontak lebih lama 9) Penekanan pada hal-hal positif 10) Adanya perawat maternitas khusus (bidan) 11) Libatkan anggota keluarga lainnya 12) Pemberian informasi bertahap mengenai bonding attachment Dampak positif bonding attachment adalah bayi merasa dicintai.

orangtua dan masyarakat secara tidak langsung. d) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda dari anak dapat meningkatkan timbulnya sibling rivalry dibanding yang berjenis kelamin sama e) Posisi anak Sibling rivalry cenderung terjadi antara anak pertama dengan anak kedua dibanding dengan anak terakhir. mendorong anak lain dari pangkuan ibunya. d) Anak mengalami gangguan dalam tidur dan terjadi perubahan dalam pola tidurnya e) Anak mengalami depresi atau menderita kegelisahan akan perpisahan. Besarnya keluarga mempengaruhi sering dan kuatnya rasa cemburu dan iri hati. Cemburu lebih umum pada keluarga kecil dengan 2-3 anak dari pada dalam keluarga besar dimana tidak ada anak yang menerima perhatian lebih besar dari orangtua. Efek dari perilaku ini merupakan dampak jangka lama pada anak maupun masyarakat saat anak menjadi bagian dalam masyarakat antara lain : a) Anak . b) Regresi pada anak yang lebih tua seperti menunjukan perilaku perkembangan sebelumnya misal. anak mengalami perubahan penampilan disekolah misalnya menunjukan perilaku yang buruk disekolah. memahami secara verbal atau melakukan penghinaan. 2) Tanda-tanda sibling rivalry Anda dapat mengeksploitasikan perasaan cemburu dengan berbagai cara yang kreatif yaitu : a) Melakukan kekerasan baik secara fisik maupun psikis seperti memukul adik atau kakaknya. 3) Dampak sibling rivalry Pengaruh dari sibling rivalry dapat berdampak pada anak. kembali mengompol atau meminta botol susu c) Displacement. c) Umur Jarak kelahiran anak dan usia anak berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry.

Pertama. 4) Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengatasi sibling rivalry. Sehingga adil bagi anak satu dengan yang lain berbeda. e) Memberikan perhatian setiap waktu atau pola lain ketika konflik biasa terjadi. Dampak kedua adanya sibling rivalry yaitu anak menjadi rendah diri. perilaku psikologis yang merusak yang dapat berupa perilaku agresif atau perilaku kriminal tertentu yang mengganggu masyarakat. h) Merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan bagi semua orang. Dampak pada anak ada dua hal yang utama. karena anak yang merasa gagal dalam merebut cinta kasih dari orangtua dan bila hal ini terjadi secara berulang-ulang anak dapat merasa kecewa dan hilang kepercayaan diri. f) Mengajarkan anak-anak Anda cara-cara positif untuk mendapatkan perhatian dari satu sama lain. tetapi disesuaikan dengan kebutuhan anak. karena perilaku persaingan yang agresif yang berlangsung lama pada awal masa kanak-kanak dimana pada tahap ini konsep diri mulai terbentuk. . d) Membuat anak-anak mampu bekerja sama daripada bersaing antara satu sama lain. terutama pada masa penuh krisis seperti pada masa adolence b) Orangtua Orangtua dapat menjadi stres dengan tingkah laku yang ditunjukan anak-anak dengan sibling rivalry c) Masyarakat Anak yang tumbuh menjadi dewasa dengan kepribadian yang terbentuk dari dampak negatif sibling rivalry yaitu. antara lain: a) Tidak membandingkan antara anak satu sama lain. i) Meyakinkan setiap anak mendapatkan waktu yang cukup dan kebebasan mereka sendiri. sehingga anak dapat bergaul dengan baik. b) Membiarkan anak menjadi diri pribadi mereka sendiri. j) Orang tua tidak perlu langsung campur tangan kecuali saat tanda-tanda akan kekerasan fisik. c) Menyukai bakat dan keberhasilan anak-anak Anda. g) Bersikap adil sangat penting. anak dapat tumbuh sangat agresif. Anak tumbuh menjadi individu yang sulit beradaptasi terhadap krisis yang ditemui pada tahap perkembangan selanjutnya.

protein. n) Kesabaran dan keuletan serta contoh-contoh yang baik dari perilaku orang tua sehari-hari adalah cara pendidikan anak-anak untuk menghindari sibling rivalry yang paling bagus. k) Orang tua harus dapat berperan memberikan otoritas kepada anak-anak. lemak. Pemenuhan Nutrisi Nutrisi adalah keseluruhan berbagai proses dalam tubuh makhluk hidup untuk menerima bahan – bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan – bahan tersebut agar menghasilkan berbagai aktivitas dalam tubuhnya sendiri. 2. bertujuan sebagai berikut : a) Memberikan nutrient yang cukup untuk kebutuhan dalam memelihara kesehatan dan memulihkannya bila sakit serta melaksanakan berbagai jenis aktivitas. b) Memberikan dorongan pada ibu dan keluarga untuk memberikan respon positif tentang bayinya. m) Jangan memberi tuduhan tertentu tentang negatifnya sifat anak. 1) Tujuan Pemberian Nutrisi Dalam melaksanakan pemberian makanan yang sebaik – baiknya kepada bayi dan anak. Asuh a. b) Pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta psikomotor. l) Orang tua dalam memisahkan anak-anak dari konflik tidak menyalahkan satu sama lain. vitamin dan mineral. antara lain: a) Membantu menciptakan terjadinya ikatan antara ibu dan bayi dalam jam pertama pasca kelahiran. baik melalui sikap maupun ucapan dan tindakan. karbohidrat. bukan untuk anak-anak. Bahan – bahan tersebut dikenal dengan istilah nutrient yang meliputi air. 5) Peran Bidan Peran bidan dalam mengatasi sibling rivalry. .

tidak boleh memberi makanan apapun pada bayi selain ASI selama masa tersebut d) Bayi harus disusui kapan saja ia mau. Jumlah rata-rata makanan seorang bayi cukup bulan selama 2 minggu pertama sebanyak 30-60 ml setiap 2-3 jam. menyukai dan menentukan makanan yang diperlukan. Ia perlu minum dalam jumlah cukup. Untuk meyankinkan bahwa bayi mendapat cukup makanan. dan istirahat yang cukup. siang atau malam (on demand ) yang akan meransang payudara memproduksi ASI secara adekuat Untuk mendapatkan ASI dalam jumlah cukup. molekul-molekul berpotensi toksik. seorang ibu perlu menjaga kesehatanya sebaik mungkin. Oleh sebab itu bidan harus mengingatkan hal ini pada ibu. Konsep Imunologi dan Imunisasi ( Dasar/Anjuran ) 1) Pengertian Sistem Imun Sistem imun membentuk sistem pertahanan badan terhadap bahan asing seperti mikroorganisme. bayi baru lahir hendaknya dibangunkan untuk makan paling tidak setiap 4 jam. Rencana asuhan untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minum dan makan bayi adalah dengan membantu bayi mulai menyusui melalui pemberian ASI eksklusif. ini menunjukan asupan cairan yang adekuat . . Selama 2 minggu pertama. Prinsip umum menyusui secara dini dan eksklusif adalah sebagai berikut: a) Bayi harus disusui sesegera mungkin setelah lahir (terutama dalam 1 jam pertama) b) Kolostrum harus diberikan tidak boleh dibuang c) Bayi harusdiberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. bayi boleh tidur dalam periode yang lebih lama (terutama malam hari). ibu harus mengamati/mencatat seberapa sering bayi berkemih. jika bayi sudah bertambah berat badannya. Sesudah itu. atau sel-sel tidak normal (sel terinf eksi virus atau malignan). Artinya. Sistem ini menyerang bahan asing atau antigen dan juga mewujudkan peringatan tentang kejadian tersebut supaya pendedahan yang berkali-kali terhadap bahan yang sama akan mencetuskan gerak balas yang lebih cepat dan bertingkat. makan makanan bergizi. Berkemih paling sedikit 6 kali selama 2-7 hari setelah lahir. c) Mendidik kebiasaan yang baik tentang memakan. b.

Di produksi dalam jumlah yang besar pada respon adaptip sekunder sehingga mencerminkan riwayat pajanan terhadap patogen. respon alergi dan hipersensitivitas. misalnya air liur. dan air susu terutama kolostrum.2) Penggolongan Antibodi. Melindungi tubuh dengan melekat ke patogen dan mencegah perlekatan patogen ke rongga tubuh. Menyatu dalam kelompok yang terdiri atas dua atau tiga molekul. Penting dalam pertahanan terhadap bakteri dan pengaktifan sistem komplemen melalui jalur klasik. Peran dan Karakteristik a) IgS Antibodi yang paling banyak (85% dari antibodi dalam sirkulasi). c) IgA Sebagian besar dalam sekresi. b) IgM Molekul IgM bergabung dalam kelompok lima "pentamer IgM" sehingga cenderung menggumpalkan antigen yang menjadi sasaran fagosit dan sel NK. Bekerja sebagai opsonin kuat yang menjembatani fagosit dan sel sasaran. Dapat berdifusi keluar dari aliran darah ke tempat infeksi akut dan dapat menembus plasenta. misalnya cacing dan flukes. Tempat pengikatan untuk antigen di parasit yang lebih besar. Bertahan lama. d) IgE Ekornya berlekatan dengan reseptor di sel mast sehingga berperan dalam peradangan akut. keringat. Tidak dapat mengaktif kan komplemen atau menembus plasenta. Merupakan aktivator kuat sistem komplemen. penting dalam respon imun terhadap bakteri. Merupakan molekul besar sehingga tidak dapat berdif usi keluar aliran darah. ditemukan di darah dan semua kompartemen cairan termasuk cairan serebrospinalis. Sebagian orang . air mata. Antibodi pertama yang diproduksi daat tubuh menghadapi suatu antigen baru.

e) IgD Jarang disintesis. pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi atau terapi untuk mengatasi infeksi. Begitu lahir. kutu debu rumah. Umumnya kuman patogen atau bibit penyakit tidak dapat menembus barier placenta. respon imun janin terhadap antigen mulai meningkat. hanya sedikit yang diketahui tentang fungsinya. 2) Perkembangan Imunologi Janin Pada kehamilan dimana antibodi yang dihasilkan janin jauh sangat kurang untuk merespon invasi antigen ibu/invasi bakteri. pelahiran pervaginam tidak diperbolehkan. hanya dapat ditemukan di darah. semuanya ini merupakan tindakan yang sangat penting. akan sangat mudah terinfeksi. memiliki IgE untuk protein lingkungan yang tidak berbahaya misalnya serbuk sari. suatu mikroorganisme dimana resisten bayi tehadapnya sangat kecil. 3) Sistem Imun Pasif pada Janin Dalam perkembangannya. bayi cenderung akan bertemu dengan Staphylococcus aureus. tanpa adanya antibodi. maka pengawasan antenatal yang cermat. Mungkin terlibat dalam stimulasi sel B oleh antigen. Bayi yang baru lahir. Berukuran besar. Pada kasus infeksi herpes yang diketahui. dan penisilin. Respon janin dibantu oleh pemindahan molekul antibodi dari ibu (asalkan ukurannya tidak terlalu besar) ke janin sehingga memberikan perlindungan pasif yang menetap sampai beberapa minggu. Proses kelahiran sendiri. teknik- teknik melahirkan yang aseptik tanpa memasukkan mikroorganisme dan perawatan yang cermat dengan memperhatikan segala aspek dalam penanganan bayi baru lahir. Untuk mengimbangi status imunologi yang belum berkembang dengan baik pada bayi baru lahir. Bayi yang mature telah memperoleh antigen dan . Dari minggu ke 20 kehamilan. Janin dapat terlindung dari lingkungan yang berbahaya selama dalam kandungan. Candida albicans. mulai dari pecahnya kantong amnion yang tersegel dan seterusnya akan membuat janin terpajan dengan mikroorganisme baru. gonococcus dan herpes virus dapat dijumpai pada vagina.

yang efektif dari sekitar usia gestasi 20 minggu. racun. Pada dasarnya reaksi pertama tubuh anak untuk membentuk antigen/antitoksim terhadap antigen tidaklah terlalu kuat. Proses penyaluran imun pasif dari maternal: Sistem imun janin diperkuat oleh penyaluran imunoglobulin menembus plasenta dari ibu kepada janinnya melalui aliran darah yang membawa antibodi serta penyaluran melalui air susu. bayi yang meninggalkan lingkungan yang steril untuk kemudian secara tiba-tiba bertemu dengan banyak mikroorganisme dan antigen lainnya. Bahkan kadar IgG ibu rendah. Namun demikian. antigen tersebut merupakan protein dari kuman atau protein racunnya. kuman atau racun (toksik) disebut sebagai antigen. Bila antigen tersebut kuman. tubuh anak dengan dengan kekuatan zat antinya dapat menghancurkan antigen atau kuman. Imunitas pasif ini memberikan perlindungan temporer penting pascanatal sampai sistem bayi sendiri matang dan menghasilkan sendiri antibodi 4) Reaksi Antigen-Antibodi Dalam bidang imunologi. Berhasil atau tidaknya tubuh memusnahkan antigen atau kuman bergantung pada jumlah zat anti yang dibentuk. tetapi aktivitasnya meningkat pesat sejak usia gestasi 34 minggu. Diperlukan waktu beberapa minggu sebelum imunitas aktif terbentuk. Hal ini berarti janin akan mendapat imunisasi pasif terhadap patogen yang besar ditemukan di lingkungan setelah lahir. Dengan cara reaksi antigen-antibody. IgG akan tetap di salurkan melalui plasenta. Secara khusus. imunitas pasif dari ibu terhadap jenis-jenis tertentu dalam waktu 6 minggu atau lebih sebelum dilahirkan. zat anti yang dibentuk disebut antibodi. bahan kimia) yang mungkin akan . Tetapi pada reaksi ke-2 dan ke-3 dan berikutnya. yang dapat melewati plasenta. tubuh anak sudah pandai dalam membetuk zat anti yang cukup tinggi. Profil imunoglobulin yang disalurkan melalui plasenta dan disekresikan melalui air susu bergantung pada mekanisme transportasi spesifik untuk berbagai kelas imunoglobulin. Dengan dasar reaksi antigen tubuh anak akan memberikan perlawanan terhadap benda-benda asing dari luar (kuman. maka sebagai reaksinya tubuh akan membentuk zat anti. Tubuh belum mempunyai ”pengalaman” untuk mengatasinya. Ibu akan menghasilkan respons imun terhadap antigen yang ia temui dengan menghasilkan IgG. IgG ibu menembus plasenta ke dalam sirkulasi janin melalui mekanisme aktif spesifik. virus. Bila antigen pertama kali masuk ke dalam tubuh manusia.

merusak tubuh. 5) Imunisasi pada Neonatus Imunisasi berasal dari kata Imun. artinya anak tersebut harus mendapatkan suntikan/ imunisasi ulang. dan . BCG-it is desiminasi jarang terjadi. Vaksin BCG tidak boleh terkena sinar matahari. dosis.dan terjadi pembengkakan di kelenjar sekitar daerah suntikan (biasanya di daerah ketiak). Penyuntikan biasanya dilakukan di bagian atas lengan kanan (region deltoid) dengan dosis 0. Imunisasi BCG diberikan pada semua bayi baru lahir (neonatus) sampai usia kurang dari 2 bulan. jumlah zat anti dalam tubuh akan berkurang. dapat timbul luka yang lama sembuh di daerah suntikan. dan apabila penyuntikan dilakukan terlalu dalam maka parut akan tertarik ke dalam (retracted). Imunisasi berarti pemberian kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu. Tidak perlu diberikan antituberkulosis sistemik karena hasilnya tidak efektif. Tujuan dari pemberian imunisasi adalah untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi tertentu. Komplikasi lainnya adalah eritema nodosum. tidak boleh beku. dan galur yang dipakai yang akan sembuh dengan sendirinya. Limfadentitis supuratif di aksila atau leher juga kadang dapat dijumpai tergantung pada umur anak. Vaksin BCG diberikan pada anak ketika umur ≤ 2 bulan dan sebaiknya dilakukan uji Mantoux terlebih dahulu. iritasi. biasanya berhubungna dengan imunosefisiensi berat. 1)) Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) Penyuntikan BCG secara IC yang benar akan menimbulkan ulkus local superficial di 3 minggu setelah penyuntikan. vaksin yang telah diencerkan harus dibuang dalam 8 jam. kebal atau resistan. lupus vulgaris. sehingga imunitas tubuhpun akan menurun.05 ml reaksi yang mungkin timbul setelah penyuntikan adalah kemerah-merahan disekitar suntikan. Agar tubuh tetap kebal diperlukan perangsangan kembali oleh antigen. Akan tetapi setelah beberapa bulan/tahun. Dengan demikian anak akan terhindar dari ancaman luar. bila terjadi penyakit tidak akan terlalu parah dan dapat mencegah gejala yang dapat menimbulkan cacat dan kematian Imunisasi yang diberikan pada neonatus adalah: a) BCG Untuk mencegah timbulnya tuberkolosis (TBC) dapat dilakukan imunisasi BCG. dan harus disimpan pada suhu 2-8 oC . Ulkus akan sembuh dalam 2-3 bulan dan meninggalkan parut bulat dengan diameter 4-8 mm tergantung pada dosis yang diberikan.

erikan 0.5 ml. serta menderita penyakit keganasan yang mengenai sumsum tulang atau system limfe. imunokompromais akibat pengobatan kortikosteroid. Diberikan vaksin rekombinan (HB vax-II 15 μg atau engerik B 10 μg ) IM dalam waktu 12 jam setelah lahir. secara bersamaan.5 ml HBIG dan vaksin rekombinan. Pada masa neonatus. 2)) Kontraindikasi Tidak dianjurkan untuk melakukan imunisasi BCG. dan melalui pemeriksaan sputum BTA (+3) maka sebaiknya diberikan INH profilaksis terlebih dahulu dan jika kontak sudah tenang dapat diberi BCG  Jangan lakukan imunisasi BCG pda bayi atau anak dengan imunodefisiensi misalnya HIV. Dosis kedua diberikan 1-2 bulan sesudahnya dan dosis ke tiga pada usia 6 bulan. sedang menjalani terapi radiasi. sebagai berikut:  Bayi lahir dari ibu dengan status HbsAg tidak diketaui. gizi buruk. Dosis kedua diberikan umur 1-2 bulan dan dosis ketiga umur 6 bulan. Dalam kurun waktu 12 jam setelah lahir.  Anak menderita gizi buruk  Anak menderita demam tinggi  Anak menderita infeksi kulit yang luas  Anak pernah menderita tuberculosis  Kehamilan 3)) Rekomendasi  Imunisasi BCG diberikan saat bayi berusia ≤ 2 bulan.5 mL HBIG (sebelum 1 minggu)  Bayi lahir dari ibu HbsAg positif. osteomelitis. Apabila pemeriksaan selajutnya diketahui HbsAg-nya negative. dan lain-lain. ini diberikan dengan satukali suntikan dosis 0. im disisi tubuh yang berlainan. segera berikan 0. Komplikasi ini haru diobati dengan kombinasi obat antituberkulosis. obat imunosupresif . b) Hepatitis B Hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali. Pemberian imunisasai hepatitis B harus berdasarkan status HbsAg ibu dan pada saat melahirkan. .  Pada bayi yang kontak erat dengan penderita TB. jika ditemukan hal-hal berikut :  Reaksi uji tuberculin > 5 mm  Terinfeksi HIV dan atau resiko tinggi HIV. imunisasi ini hanya diberikan saat bayi berusia 12 jam setelah lahir.

namun bila sampai anak berumur 5 tahun belum mendapat vaksin. Ulangan imunisasi hepatitis B (hep B-4) dapat dipertimbangkan pada umur 10-12 tahun. 1)) KIPI Efek samping yang terjadi pascaimunisasi hepatitis B pada umumnya ringan . kecuali pada ibu hamil. dan nyeri sendi maupun otot. hanya berupa nyeri. Dosis kedua diberikan 1-2 bulan kemudian dan dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah imunisasi pertama . Dari hasil riset membuktikan bahwa bayi yang sudah mendapatkan vaksin sebanyak 3x . panas. pada umur 5 tahun masih terdapat titer antibody nti HBsAg protektif (> 10 mlU/ml) itu artinya vaksin hepatitis B tidak perlu dilakukan kecuali titer anti HbsAg < 10 lU/ml. mual. Bayi lahir dari ibu dengan HbsAg negative. 3)) Hiporesponder dan Nonresponder Tanggap kebal pascaimunisasi dapat terjadi oleh hal-hal berikut:  Usia tua  Pemberian vaksin di daerah bokong  Pada anak gemuk  Pasien hemodialisis/ transplantasi  Pasien yang menadapatkan obat-obatan imunosupresif  Pasien leukemia dan penyakit keganasan lainnya  Pasien DM dengan insulin dependent  Infeksi HIV  Pecandu alcohol Pada keadaan diatas imunisasi perlu diulangi dengan meningkatkan dosis (2x) . bengkak. 2)) Kontraindikasi Sampai saat ini belum dipastikan adanya kontraindikasi absolute terhadap pemberian imunisasi hepatitis B. Diberikan vaksin rekombinan atau vaksin plasma derived secara IM pada umur 2-6 bulan. maka secepatnya berikan.

Karena Indonesia merupakan daerah endemic polio. jaga agar warna tidak berubah. imunisasi harus ditunda  Dalam masa pengobatan kortikosteroid atau imunosupresif oral maupun suntikan juga pengobatan radiasi umum  Keganasan. Pada neonatus yang cukup bulan dengan berat badan lebih dari 2500 gram dan menangis kuat bisa dimandikan kurang lebih 24 jam setelah kelahiran dengan tetap menggunakan air hangat. Dapat pula disimpan beku pada temperature 20 oC dapat dipakai 2 tahun dapat dicairkan dengan cara ditematkan pada telapak tangan dan digulir-gilirkan. selanjutnya saat masuk sekolah (5-6 tahun). Jika neonatus dibasahi dengan air maka panas yang ada dalam tubuhnya akan terambil sehingga suhu . dan anak dengan mekanisme imunolohis yang terganggu  Menderita infeksi HIV  Pemberian bersamaan dengan vaksin tifoid oral c. hal ini dapat juga dapat berlaku pada vaksin yang telah terpakai. jangan tempatkan pada saat terbuka. Imunisasi ulangan diberikan 1 tahun sejak imunisasi polio 4.5 oC). maka PPI menambahkan imunisasi polio segera setelah lahir ( polio-0 pada kunjungan 1) dengan tujuan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. dan tanggal kadaluarsa tidak terlampaui. Pada neonatus yang berat badannya kurang dari 2500 gram atau keadaannya sangat lemah sebaiknya jangan dimandikan sampai suhu tubuhnya stabil dan mampu menghisap ASI dengan baik. imunisasi harus ditunda  Muntah atau diare. Polio-0 diberikan saat bayi akan pulang ke rumahnya.2.3) vaksin diberikan 2 tetes per oral dengan interval tidak kurang dari 4 minggu. Neonatus sebaiknya tidak dimandikan walaupun dengan air hangat. karena belum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Vaksin peroral harus disimpan tertutup pada suhu 2-8 oC. 1)) Kontraindikasi  Mengalami penyakit akut atau demam (> 38. c) Polio Untuk imunisasi dasar (polio 1.Perawatan Sehari-hari 1) Memandikan Pada bayi baru lahir atau neonatus dilakukan penundaan untuk memandikan sampai tubuh bayi kembali stabil.

Fungsi dari kolostrum yaitu :  Bayi baru lahir mempunyai lambung yang sangat kecil. sehingga membersihkan saliran pencernaannya dari mekonium  Klostrum berisi banyak antibody dan growth factor. Bayi baru lahir segera mungkin dilakukan IMD. yang berfungsi melindungi bayi dari infeksi tenggorokan. IMD sangatlah baik kegunaannya. darah yang mengalir dalam tubuh yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuhnya akan berkurang. Jika bayi yang baru lahir kehilangan suhu tubuh. kaki dan kulit.yang hanya muat untuk di isi sedikit. Bila dalam . wajah. selain sebagai pengerat hubungan batin ibu dan anak IMD juga memiliki keuntungan lainnya. Dengan demikian beberapa organ tubuh akan membiru. misalnya tangan. hati. Growth factor ini menigningkatkan perkembagan system pencernaan bayi dan antibody untuk meningkatkan system imun bayi  Koostrum berisi imunogobulin A. 2) Memberi Minum/Menyusui BBL normal dapat segera disusui hanya dalam waktu 1-2 menit pada setiap payudara. Bukan hanya itu. akibat kekurangan oksigen tersebut maka beberapa sel-sel tubuh akan mengalami kerusakan. terutama sel-sel di daerah otak yang sensitif. dan kolostrun ini tersedia dalam jumlah sedikit  Kolostrum adalah sebuah konsentrat ( tinggi nutrient) cairan yang di buat khusus untuk kebutuhan bayi  Kolostrum mendorong pergerakan pertama kotoran . Proses ini berlangsung minimal 1 jam pertama setelah bayi lahir. Pada hari ke 3 neonatus harus sudah menyusu selama 10 menit pada mammae ibu dengan jarak max 3-4 jam. Pada waktu IMD bayi mendapat kolostrum yang penting untuk kelangsungan hidupnya. dan usus  Kolostrum berisi Protective Whie Cell yang membantu memusnahkan penyakit yang disebabkan karena bakteri dan virus  kolostrum memiliki antioksidan dan anti inflammatory Oleh karena itu sangatlah penting bayi mendapakan kolostrum dan air susu ibu untuk pertama kali pada masa neonatus. tubuhnya akan turun drastis. yaitu mempercepat keluarnya kolostrum. Kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali . yang berwarna kekuningan dan kental.

perut bayi menempel dengan perut ibu. dan bokong bayi terletak pada lengan. b) Posisi yang baik saat menyusui yaitu: 1)) Posisi yang baik dengan cara berbaring : . Si kecil pun jadi rewel. a) Kebutuhan minum pada neonatus yaitu :  Hari ke 1 = 50-60 cc/kg BB/hari  Hari ke 2 = 90 cc/kg BB/hari  Hari ke 3 = 120 cc/kg BB/hari  Hari ke 4 = 150 cc/kg BB/hari Dan untuk tiap harinya sampai mencapai 180 – 200 cc/kg BB/hari. Ibu memeluk badan bayi dekat dengan badannya. ditahan dengan telapak tangan ibu. ditahan dengan telapak tangan ibu. waktu kurang dari 1 jam bayi menangis maka boleh disusui pada 1 payudara secara bergantian. bahkan muntah karena udara dan makanan sudah banyak bercampur di . satu tangan bayi diletakkan di belakang badan ibu dan yang lainnya di depan badan ibu. . kedua tangan bayi berada di depan ibu. . . kepala bayi berada pada lipatan siku. Kepala dan bayi berada dalam satu garis lurus. Wajah bayi menghadap payudara dengan hidung berhadapan dengan putting. . 2)) Posisi yang baik dengan cara duduk : . dan bokong bayi terletak pada lengan. perut bayi menempel dengan perut ibu. Makin banyak udara yang masuk makin kembunglah perut bayi. 3) Menyendawakan Sendawa merupakan upaya alami untuk mengosongkan lambung dari udara berlebihan. . Wajah bayi menghadap payudara dengan hidung berhadapan dengan putting. . Kepala dan bayi berada dalam satu garis lurus. Ibu menyangga seluruh badan bayi dengan satu lengan. Ibu memeluk badan bayi dekat dengan badannya. kepala bayi berada pada lipatan siku. Ibu menyangga seluruh badan bayi dengan satu lengan. Udara ini umumnya turut tertelan masuk bersamaan dengan ASI saat bayi menyusu.

Lambung yang penuh udara akan menurunkan nafsu makan.Tunggulah sampai ia mulai slowdown. mulut bayi akan mengeluarkan bunyi khas sendawa. sangat mungkin bayi sulit sendawa. . Dagu menyandar ke bahu.Sendawankanlah si kecil agar ia dapat kembali melanjutkan tidurnya dengan nyaman. Adakalanya bayi terbangun dalam tidurnya karena kembung. jika si kecil disusui dengan ASI sebaiknya ia disendawakan setiap kali akan berganti posisi/peralihan dari satu payudara ke payudara lainnya. cobalah untuk menyendawakannya terlebih dulu. Kapan saja bayi perlu disendawakan : . Agar berhasil sebaiknya: . Jika anda memberikan susu botol. Jika si kecil mulai terlihat tidak nyaman atau rewel saat disusui. Jika bayi minum tergesa-gesa. sedangkan tangan lain memegang leher dan menepuk-nepuk punggungnya.Usahakan tubuh bayi dalam posisi tegak lurus/vertikal. Tidak lebih dari tiga menit. Tetapi. bahu lurus ke bawah. . lalu perlahan sendawakan si kecil. Lalu. Mulut dan hidung tidak tertutup. bayi digendong di pundak dengan wajah menghadap ke belakang. Jika posisi ini diabaikan. Setiap saat setelah selesai menyusui. Anda mulai dapat menyusui lagi. Caranya.Posisi dagu diusahakan lebih tinggi dari bahu. Tidak hanya itu. lalu leher disangga tangan. bahkan bisa menyebabkannya muntah. . . Pegang bagian pantatnya dengan satu tangan. . berhentilah untuk sejenak (sekitar 10-20 menit). sebaiknya bayi disendawakan setiap 60-90 ml. Muntah juga menyebabkan asupan ASI ke dalam lambung keluar kembali. a) Posisi dan cara menyendawakan bayi : 1)) Menaruh di Pundak (over your shoulder). Inilah posisi favorit dan mudah menyendawakan. .dalam lambung. Setelah si kecil merasa cukup kenyang menyusui. Setelah itu. perlahan sendawakanlah.

Pegang selalu leher bayi. Jika tidak. bukan kakinya saat menyendawakan. Jangan terlalu lemah tapi tidak usah terlalu keras. .Biarkan kaki bayi menjuntai/mengayun-ayun dengan bebas. bayi bisa mengalami risiko cidera. 3)) Posisi Telungkup (lying face down on your lap) Telungkupkan bayi di pangkuan. posisi ini bisa membuat bayi lebih relaks. . Usahakan posisi dada lebih tinggi dari perutnya. Si kecil pun akan sendawa. ..Tepuklah di bagian punggung secara perlahan tapi kuat. di bawah iga kiri. Menahan/ menyangga pada bagian kepala dan leher bayi dengan jari . Hindari memangku bayi dengan posisi mendatar. Mirip menggoyangkan botol.Goyangkan tubuh bayi. karena menyebabkannya muntah.Pegang bayi di bawah ketiaknya. . Melakukannya pun tidak mudah. Selain membuat udara di perut keluar. Jangan menepuk di atas pantat atau di pundaknya karena percuma. Kelemahan posisi ini. Tepuklah di bagian tengah. . Menggoyangkan sembarangan bisa membuat bayi sulit sendawa. Cara ini bisa dilakukan di boks atau ranjang si kecil. Sangga leher lalu tepuk-tepuk bagian lambungnya. 4)) Metode Tick Tock . 2)) Posisi Setengah Duduk di Pangkuan (sitting on your lap). Tepuk-tepuklah bagian punggungnya. bayi umumnya agak lama bersendawa karena posisinya tidak tegak. . Dada dan kepala menjorok ke depan.Pegang bayi sehingga menghadap sejajar dengan wajah ibu.Miringkan bayi anda dari samping ke samping dengan hati-hati/pelan-pelan. Posisi bayi setengah duduk.

- Buat suasana menyenangkan bagi bayi, misalnya dengan bersenandung : tick
tock -tick tock…

- Gerakan metode tick tock ini akan membuat udara dari lambung bayi akan
keluar melalui “sendawa”

- Saat bayi tampak akan bersendawa, pindahkan dari dari hadapan muka anda,
terutama jika sendawa bayi disertai dengan air ludah.

b) Beberapa kesalahan saat menyendawakan bayi :

1)) posisi dagu si bayi tidak lebih tinggi dari bahu ibu sehingga mulut dan hidung
bayi bisa tertutup tubuh ibu.

2)) posisi bayi kadang tidak lurus malah bengkok.

3)) saat menepuk punggung terlalu lemah dan tempat yang ditepuk terlalu tinggi
atau di bagian bahu/pundak, atau justru terlalu rendah yaitu di bagian bawah
(bagian pantat).

4)) ibu yang agak menggoyangkan bayinya kala bersendawa, sehingga membuat
sendawa lama keluar.

4) Pijat Bayi

Di Indonesia pelaksanaan pijat bayi di masyarakat desa masih dipegang
peranannya oleh dukun bayi. Selama ini pemijatan tidak hanya dilakukan saat bayi
sehat tetapi juga pada bayi sakit atau rewel. Pijat bayi dimasyarakat ini adalah pijat
modern yang memadukan antara ilmiah (kesehatan), seni, dan kasih sayang.
Beberapa perbedaan antara pijat bayi tradisional dan modern adalah sebagai berikut :

- Pijat tradisional dilakukan oleh dukun pijat dengan ilmu yang katanya turun-
temurun. Sedangkan, pijat modern justru dilakukan oleh ibunya sendiri, ayah,
nenek, atau kakek yang merupan orang terdekat dengan si kecil.
- Pijat tradisional menggunakan ramuan-ramuan pemijatan yang kadang tidak
terjamin aman bagi kulit bayi, misalnya parutan jahe, bawang, atau dedaunan
yang dihancurkan. Ramuan ini mengandung minyak asitri yang dapat
menyebabkan rasa gatal, panas, atau perih pada kulit bayi. Berbeda dengan pijat
modern yang hanya menggunakan baby oil (minyak bayi, minyak zaitun murni,
atau lotion (losion) yang dianjurkan oleh dokter.
- Pijat tradisional hanya ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan kadang
disertai dengan jamu. Sedangkan, pijat modern adalah terapi sehat tanpa jamu
atau obat apapun.
- Karena ditujukan untuk mengatasi penyakit, pijat tradisional sering dipaksakan.
Akibatnya, bayi menangis keras dan meronta-ronta. Setelah dipijat, bayi lelap
karena kelelahan menangis, bukan karena tenang. Sedangkan pijat modern justru
ibu yang menunggu kesiapan bayi. Hal ini akan membuat bayi senang. Setelah
itu, menjadi santai dan tidur karena puas dan nyaman. (Putri, Alissa: 2009)

a) Manfaat Pijat Bayi

1)) Membuat Bayi Semakin Tenang
Umumnya bayi yang mendapatkan pijatan secara teratur akan lebih rileks
dan tenang. Dengan sirkulasi darah dan oksigen yang lancar dan otomatis
membuat imunitas tubuh bayi lebih baik. Bukan hanya secara fisik, pijat bayi
juga sangat mempengaruhi emosional, karena aktivitas pijat akan menjalin
bonding antara anak dan orang tua. Unsur utama pijat bayi adalah sentuhan
(touch), bukan tekanan (pressure). Oleh sebab itu selain oleh trapis spesialis, pijat
bayi sangat baik dilakukan oleh ibu dan ayah. (Putri, Alissa: 2009)
2)) Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi
Berdasarkan penelitian T. Field & Scafidi dari universitas Miami, AS.
Terapi pijat memberikan efek positif secara fisik, antara lain kenaikan berat
badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI). Telah diamati perubahan
berat badan 20 bayi premature setelah mendapat pijatan secara teratur. Bayi

mengalami kenaikan berat badan 20 - 47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menit
selama 10 hari. Sedangkan, bayi berusia 1 – 3 bulan yang dipijat 15 menit dua
kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi
dari kelompok bayi yang tidak dipijat. Ini disebabkan bayi yang dipijat
mengalami peningkatan kadar enzim penyerapan dan insulin sehingga
penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik. Alhasil bayi menjadi
cepat lapar dank arena itu lebih sering menyusu sehingga meningkatkan produksi
ASI. (Putri, Alissa: 2009)
3)) Meningkatkan efektivitas istirahat (Tidur) bayi
Bayi yang otot-ototnya distimulus atau pemijatan aman dan nyaman dan
mengantuk. Kebanyakan bayi tidur dengan yang lama begitu pemijatan usai
dilakukan kepadanya. Selain lama, bayi Nampak tertidur lelap dan tidak rewel
seperti sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa bayi merasa tenang setelah
dipijat. Ibu-ibu selalu merasa senang bila melihat bayinya tertidur lelap.
Kebanyakan untuk alasan inilah mereka lakukan pemijatan bayi. Namun, dalam
situasi lain dimana tidur lelap bayi ini terjadi berbagai kemungkinan. Pertama,
bayi tertidur bukan karena nyaman dipijat tetapi sebaliknya, ia marasa kehabisan
energy setelah “melawan” perlakuan pemijatan yang sebenarnya tidak
diinginkan. Biasanya hal ini terjadi karena pemijatan dilakukan dengan paksaan.
Kedua, tidur bayi yang terlalu lama dan sulit dibangunkan dapat mengganggu
jadwal pemberian ASI. Pemberian ASI tetap harus cukup dan tidak boleh
terlambat (Anggraini dan Subakti:2009).
4)) Meningkatkan konsentrasi bayi
Pemijatan dapat memperlancar peredaran darah yang mengalir keseluruh
tubuh manusia, termasuk keotaknya, terutama untuk memperlancar sirkulasi dan
peredaran oksigen. Ketika suplai oksigen untuk bayi tidak lancar maka fungsi
otak untuk berfikir dan konsentrasi akan terganggu. Semakin baik aliran darah ke
otak, semakin berkecukupan kebutuhan oksigen ke otak secara cukup membuat
konsentrasi dan kesiagaan bayi semakin membaik.Pemijitan juga mengefektifkan
istirahat (tidur) bayi. Ketika bayi istirahat atau tidur dengan efektif maka saat
bangun akan menjadi bugar. Kebugaran ini juga menjadi faktor yang mendukung
konsentrasi dan kerja otak si bayi (Putri,Alisa : 2009).
5)) Meningkatkan daya tahan tubuh

saling tersenyum dan ekspresi wajah lain. Sentuhan bayi berarti berbicara. bayi akan cepet laper sehingga nafsu makannya meningkat. Ukuran keberhasilan ini ditunjukkan dengan pembacaan grafik penikngkatan aliran udara setiap hari yang semakin meningkat. dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh (Putri. 6)) Meningkatkan produksi ASI Pijat bayi menyebabkan bayi lebih refleks dan dapat beristirahat dengan efektif. Maka terbukti bahwa pijat bayi membantu proses pencernaan. (Prasetyono : 2009). Dalam menggerakkan sel peristaltic ( sel disalurkan pencernaan yang menggerakkan dalam saluran pencernaan) untuk mendorong makanan kesaluran pencernaan. Sebuah penelitian yang dilakukan di Torch Research institute menunjukkan bahwa perlu pemijatan selama 20 menit yang dilakukan setiap malam pada anak-anak asma dapat menyebabkan mereka bernafas lebih baik. Peningkatan nafsu makan ini juga tambah peningkatan aktifitas nervus vagus / saraf pengembara system saraf otak yang bekerja untuk daerah leher kebawah sampai dada dan rongga perut. 9)) Mengembangkan komunikasi Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama yang anda miliki dengan bayi. (Putri Alissa : 2009). Meningkatkan aktifitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). bayi lebih cepat lapar atau ingin makan karena pencernaannya semakin lancar. 10)) Mengurangi rasa sakit . Bayi yang tidur dengan efektif ketika bangun akan membawa energy cukup beraktifitas. Proses ini menyebabkan terjadinya penurun kadar hormogen adrenalin (Hormon stres).Alissa : 2009). Pijat bayi menggabungkan aspek kedekatan yaitu kontak mata. Dengan aktifitas yang optimal. Dengan demikian. 7)) Meningkatkan gerak peristaltik untuk pencernaan Gerak peristaltik adalah semacam gelombang dan kontraksi teratur saluran menuju lambung yang menggerakkan bahan makanan agar dapat diproses dalam saluran pencernaan. 8)) Menstimulasi Aktivitas nervus vagus untuk perbaikan pernafasan Aktifitas serat-serat nervus vulgar berpengaruh pada paru-paru.

orang tua lebih paham cara menghadapi bayinya saat gelisah. pijatan juga memperlancar sirkulasi dara di perut. . kolik. sebab sisa-sisa minyak pijat akan lebih mudah dibersihkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan pada si kecil sebagai berikut: 1)) Waktu yang tepat a)) Pagi hari Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. (Prasetyono : 2009). Memijat juga membantu mengusir gejala kembung. 11)) Mengurangi nyeri Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitoksin dan endorphin. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau tujuh bulan. 13)) Memahami kebutuhan si kecil Bayi mengeluarkan bahasa tubuh selama dipijat. orang tua lebih mengenal bayinya. selain itu pemijatan pada pagi hari memberikan nuansa ceria pada bayi. serta membantunya tidur lebih nyenyak. Tidak hanya itu. Pijat bayi mampu mengurangi rasa gelisah soal perawatan anak. hidung tersumbat atau tekanan emosi. sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak disana. b) Persiapan Memijat Bayi Pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir. Orang tua yang melakukan pijat secara rutin lebih mengenal kondisi fisik bayi. 12)) Meningkatkan percaya diri Dengan melakukan pijat bayi. dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan. (Prasetyono : 2009). Karena dilakukan berulang – ulang. Kedua hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil akibat nyeri tumbuh gigi. (Prasetyono : 2009). (Prasetyono : 2009). Ketenangan ini membuat orang tua mampu menguasai keadaan dan loebih percaya diri untuk merawat si kecil. Jadi.

Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. 3)). 2)). mengapa? Karena tangan yang kurang bersih dapat menjadi penular kuman. jadi cuci tangan terlebih dahulu lalu pastikan tangan dalam keadaan kerin g karena kulit bayi sangat peka dengan suhu tangan ibu dan tidak nyaman bila tangan yang menyentuhnya itu dingin. pastikan tangan anda bersih dan hangat. biasanya bayi akan santai dan mengantuk. dan memaksakan posisi saat memijat. Keberadaan cincin. Ruang yang kering dan tidak pengap. Selain itu. Ruang yang nyaman Ruang yang nyaman untuk melakukan pemijatan adalah: . ajak bercanda atau bermain sampai siap untuk dipijat. gelang dan aksesoris lainnya yang terbuat dari logam atau plastic dapat melukai kulit bayi. suasana seperti itu juga menyebabkan kulit bayi sensitive sehingga bayi merasa menjadi resah saat dipijat. Ruangan yang pengap dan lembab menyebabkan bayi gerah. jangan memaksakan untuk memijat. . Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat. Buatlah bayi ceria. Jika rewel. Potonglah kuku dan lembutkan (dikikir). Yang harus diperhatikan. jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui.Tangan yang aman untuk memijat Sebelum memijat. Hindari juga memijat ketika bayi dalam keadaan lapar. Sebaiknya pemijatan dilakukan 15 menit setelah si kecil makan. . setelah pemijatan. Ruangan yang hangat tetapi tidak panas. Yang harus diperhatikan. hal ini bias mengakibatkan bayi merasa tidak nyaman dan berusaha meronta. b)) Malam hari Pemijatan pada malam hari sangatlah baik. memijat paksa. Ruangan yang dingin atau terlalu banyak angin menyebabkan bayi kedinginan dan masuk angin. atau memijat bayi saat ia sakit. hal ini berguna untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Sebab. Sebab. ketika akan dipijat si bayi harus dalam keadaan tenang dan nyaman. terutama penyakit kulit. bayi akan semakin rewel dan memberontak.

. Popok untuk menutup bagian tubuh bayi setelah dipijat. iringan musik lembuh. Menyiapkan popok hendaknya tidak terlambat (setelah dipijat baru disiapkan popok) sebab. . dave koz dan sebagainya. ayah. c)) Baju ganti untuk mengganti baju lama usai pemijatan. Ruangan yang penerangnya cukup. warna kemerahan mengindikasi bahwa pemijatan telah cukup. Tujuan pelumas ini adalah merawat kulit si kecil agtar tetap lembut dan sehat tanpa terpengaruh . Suara-suara berisik mengganggu konsentrasi ibu dan bayi. Ruangan tidak berisik. Tidak dianjurkan menggunakan pewangi ruangan aerosol atau benda bakar (dupa) karena membuat bayi alergi. Bila ingin menerapkan aroma terapi cukup dengan aroma yang muncul dari minyak pijat saja. popok dan baju ganti Handuk atau lap digunakan untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang menempel dikulit bayi. Luas alas ini sebesar ukuran bayi agar ibu dapat bergerak dengan bebas. Penerangan yang remang- remang atau gelap menyulitkan ibu untuk membedakan warna kemerahan kulit si kecil bekas pemijatan. seperti memutar music klasik dari Mozart. Sebab. b)) Handuk atau lap. Alas ini sebaiknya dalam posisi datar. . Untuk menciptakan ketenangan. pastikan suara yang mengisi ruangan adalah suara ibu. 4)) Peralatan Yang Harus Disiapkan Peralatan yang dibutuhkan sebelum melakukan pemijatan antara lain: a)) Alas yang empuk dan lembut Misalnya kasur atau busa yang dilapisi dengan kain lembut. Ruangan tanpa aroma menyengat dan mengganggu. d)) Minyak untuk memijat Minyak digunakan sebagai pelumas (lubricant) bersifat melicinkan permukaan kulit bayi dan tangan ibu sehingga memudahkan ibu dalam berbagai gerakan urut dan membuat bayi merasa nyaman. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan akurasi pada daerah yang dipijat. Untuk menghangatkan ruangan dapat memasang lampu yang memberikan rasa hangat. bayi harus menunggu waktu sehingga kedinginan.

. terutama bila anda sudah yakin bahwa bayi mulai terbiasa dengan pijatan yang sedang dilakukan. bias juga menggunakan losion.Alissa : 2009). (Putri.Selain itu. Tanggaplah pada isyarat yang diberikan bayi. Duduklah dengan posisi nyaman dan tenang. Menyediakan waktu khusus yang tidak diganggu oleh hal lain minimum 15 menit untuk melakukan keseluruh tahapan pemijatan . 5)) Teknik memijat bayi . kemudian secara bertahap tambahkan tekanan pada sentuhan tersebut. minyak dara (virgin coconut oil). . minyak kelapa (minyak klentik). Bila bayi menangis cobalah untuk menenangkannya sebelum melanjutkan pemijatan. oleh bekas gesekan pijat. . Awali pemijatan dengan sentuhan ringan. Dalam memijat kita harus membangun toleransi dengan mulai beberapa gerakan. . Minta ijin pada bayi sebelum melakukan pemijatan dengan cara membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajak bicara. Jangan menggunakan minyak aroma terapi karena terlalu keras untuk kulit bayi. e)) Air dan waslap Siapkan air hangat beserta handuk kecil dan washlap untuk menyeka bayi dari bekas minyak usai pemijatan. Pandang mata bayi selama pemijatan berlangsung. ada beberapa hal yang perlu ditambahkan selama pemijatan berlangsung untuk menciptakan suasana pemijatan tenang dan nyaman. diantaranya adalah: . Hal ini karena sifatnya yang lembut dan melembabkan. Jika suatu saat bayi tampak merasa tidak nyaman segera hentikan pemijatan. . minyak telon (baby oil). . minyak kelapa sawit. gunakan minyak ketika memijat untuk menghindari luka akibat gesekan yang dapat terjadi karena kontak dengan kulit. Minyak yang cocok adalah minyak zaitun (olive oil). Bernyanyilah atau putarkan lagu-lagu yang tenang atau lembut untuk menciptakan suasana tenang selama pemijatan. sedikit demi sedikit dengan durasi waktu yang bertahap dari 2-3 menit hingga 5-10 menit. Jadi.

c)) Jari Ingat bahwa tulang pada ruas jari kaki bayi masih belum kuat. pemijatan bayi tak bias dilakukan secara sembarangan. Pijatlah dengan lembut jari- jari kaki satu persatu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki dan akhiri dengan tarikan lembut pada setiap ujung jari. Pada neonatus gerakan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus. b)) Telapak kaki Untuk memijat telapak kaki bayi. Berikut beberapa pedoman teknik pemijatan bayi yang dapat dipergunakan sebagai dasar pijat bayi. Atau.caranya yakni tidak dipijat-pijat tetapi diurut menggunakan ibu jari secara bersamaan pada seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari. Setiap gerakan yang diberiakan pada masing-masing teknik dapat diulang sebanyak lima sampai enam kali tergantung kebutuhan. peganglah kaki bayi pada pergelangan kaki seperti memegang tongkat pemukul. Sebelum tali pusar bayi dilepas. memijat dan memutar kedua kaki bayi secara lembut. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal. gunakan kedua tangan secara bersamaan mulai dari pangkal paha dengan gerakan memeras. Teknik lain yakni dengan membuat gerakan yang membentuk lingkaran-lingkaran kecil dengan kedua ibu jari secara bersamaan dari daerah mata ke jari kaki.Memerah susu Dalam teknik ini. a)) Kaki . sebaiknya tidak dilakukan pemijatan didaerah perut. Ada cara dan rambu-rambu yang harus diperhatikan. dengan arah yang sama. karena itu pijatan tidak perlu disertai dengan penekanan. Kemudian gerakan tangan ke pergelangan kaki secara bergantian seperti memerah susu. . d)) Punggung kaki Gunakan kedua ibu jari untuk membuat lingkaran disekitar kedua mata kaki sebelah dalam dan luar. Kemudian urutlah dengan lembut seluruh punggung kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian dari pergelangan kaki ke arah jari.

pemijatan dilakukan dengan cara meremas dan memutar. g)) Perut Untuk pemijatan di daerah perut. Gerakan ini dapat diulang berkali-kali. Atau. jangan lakukan pemijatan pada bagian perut ini setelah selesai makan. masing-masing tangan anda memegang pergelanagan kaki.  Gerakan berikutnya. untuk melemaskan otot-otot perut dan pangkal paha. f)) Paha Pada bagian paha. Arah pijatan dimulai dari atas kebawah perut. Pegang bayi pada bagian pangkal paha dengan kedua tangan secara bersamaan.  Terakhir. kemudian gerakkan kedua kaki bayi secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. kemudian kembali ke arah kanan bawah (seperti bentuk bulan) diikuti .e)) Betis Pada bagian betis kaki dengan salah satu tangan anda. Selain itu. jepit kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan kiri. lalu angkat kedua kaki tersebut lurus sedikit diatas perut. Bulan – matahari  Disebut gerakan bulan . Mengayuh pedal sepeda  Pemijatan perut ini dilakukan dengan menggerakkan kedua tangan keatas dan kebawah secara bergantian seperti mengayuh pedal sepeda. . . Sedangkan untuk tangan kanan bisa langsung dilakukan gerakan mengusap-usap perut dari atas sampai ke jari-jari kaki. kemudian remas-remas dari pangkal lutut menuju pergelangan kaki. kemudian buatlah gerakan meremas dengan lembut sambil memutarkan kedua belah tangan yang dimulai dari pangkal paha hingga ke arah mata kaki.matahari karena gerakan yang harus dibentuk adalah membuat lingkaran dengan ujung-ujung jari tangan mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) sesuai arah jarum jam. hindari pemijatan pada tulang rusuk. kedua lutut ditekuk pelan-pelan dan dengan lembut menuju ke permukaan perut bayi.

sebaiknya hentikan dulu. Mungkin dia sedang tidak nyaman karena tekanan yang terlalu kuat atau sebab lain. berusahalah memalingkan kepala. lalu buat gerakan berikut: buat lingkatan searah jarum jam dengan tangan kanan anda dibantu dengan tangan kiri dimulai pada jam 8 (didaerah usus buntu) . Gerakan pertama membentuk huruf “I” dengan melakukan usapan mulai dri dada kiri atas turun sampai kerusuk kiri. berontak bahkan menangis.  Hati-hati jika melakukan pemijatan pada daerah dada dan perut. . karena bisa mengganggu organ dalam bayi. pertama-tama perut bayi pada bagiannya tekan masing-masing ibu jari diantara pusar perut. Perhatikan juga reaksi yang timbul selama proses. Gerakan jari berjalan .  Lakukan kedua gerakan ini secara bersamaan dengan tangan kiri membuat gerakan lingkaran penuh dan tangan kanan membuat setengah lingkaran. Jika bayi tampak gelisah. gerakkan kedua ibu jari tersebut menyamping ke arah tepi perut kanan dan kiri. meringis kesakitan. memukul jidat. oleh tangan kiri yang selalu membuat bulatan penuh (seperti bentuk matahari). Beberapa dokter tidak menyarankan pemijatan pada bagian perut. Gerakan kedua. .  Cara lain adalah dengan membayangkan ada gambar jam pada perut bayi. Jangan sampai terlalu menekan ke perut. Gerakan ketiga. bentuk huruf “J” dengan usapan dari dada kanan atas turun kerusuk kanan. disambung sampai rusuk kiri lalu diteruskan ke dada kiri atas. Perut bayi bagian paling atas dianggap jam 12. bentuk huruf “L” dengan melakukan usapan mulai dari dada kanan atas turun ke rusuk atas lalu disambung rusuk kiri. Ibu jari kesamping  Dalam gerakan ini. Kemudian. bagian perut bawah di anggap jam 6. Gerakan I love You  Posisikan bayi terlentang dengan bertelanjang dada.

Berikut cara memijat dengan teknik jari berjalan pada perut. Gerakan Jantung Teknik ini yaitu dengan membuat gerakan yang membentuk gambar jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua tangan anda di ulu hati.  Dikatakan dengan gerakan jari berjalan karena penekanan bertumpuk pada pergerakan kelima ujung jari. Perlahan cara India Teknik perlahan cara India bermanfaat untuk relaksasi otot dan arahnya menjauhi tubuh. gerakkan tangan kanan dan kiri kebawah secara bergantian dan berulang-ulang seolah sedang memerah susu sapi. buatlah gerakan dari tengah dada ke samping luar seolah sedang meratakan lipatan kertas. Namun demikian. i)) Tangan . peganglah lengan bayi dengan kedua telapak tangan mulai dari pundak seperti memegang gagang senter.  Letakkan ujung-ujung jari pada pada perut bayi bagian kanan bawah dan buatlah gerakan dengan tekanan sesuai arah jarum jam dari kiri bawah guna memindahkan gelembung-gelembung udara yang terselip di balik kulit. memijat dan memutar secara lembut pada lengan bayi mulai dari pundak hingga pergelangan tangan. Jangan menekan perut dengan jari-jari terlalu keras karena akan menimbulkan rasa sakit dan mungkin berbahaya sekali bila mengenai tulang rusuknya. Lingkaran kecil Buatlah gerakan lingkaran kecil disekitar putting susu. Caranya. Menyilang Gerakan menyilang dimulai dari tangan kanan yang memijat menyilang dari ulu hati kea rah bahu kiri dan kembali kea rah ulu hati. Memijat ketiak . h)) Dada . Dengan kedua telapak tangan. setelah itu. Atau. Kemudian. penekanan jari perut dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati. Gerakan tadi seolah membuat gambar jantung. gerakkan tangan ke atas tulang selangka dan berakhir ke posisi semula dibawah ulu hati. kedua tangan melakukan memeras. . . .

 Gerakan memijat ketiak ini. Ketika jari menyentuh wiyah ini. memutar dan memijit secara lembut pada lengan bayi mulai dari pergelangan tangan ke pundak. m)) Muka . Caranya. j))Pergelangan tangan Pemijatan pegelangan tangan ini dimulai dari pergelanagn tangan (siku) kearah pundak. gerakkan kedua telapak tangan maju dan mundur seolah sedang menggulung bergerak naik dimulai dari pangkaal lengan menuju pergelangan tangan/jari-jari. Akhiri gerakan ini dengan tarikan pada tiap ujung jari. lalu menurun hingga ke bagian tulang rusuk dan perut. buatlah gerakan memijat pada wilayah ini. Biasanya wilayah dibagian ketiak ini merupakan wilayah yang sensitif. Pijitan ini berguna untuk mengalirkan darah ke jantung dan paru – paru. atau. Kemudian. anda pegang lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak tangan. dengan kedua tangan lakukan gerakan memeras. k)) Telapak tangan Dengan kedua ibu jari. anda bisa membunyikan suara “tak” dari lidah. pertama angkat tangan bayi dengan salah satu tangan anda. pijatlah telapak tangan seolah membuat lingkaran – lingkaran kecil dari pergelangan tangan kea rah jari – jemari. sehingga bila si bayi mendengar suara itu dia akan tampak gembira. bayi akan menolak bukan karena sakit. Gerakan menggulung Gerakan ini seperti menggulung sebatang pensil dengan kedua tangan. Dalam tarikan ujung jari ini.  Yang perlu diperhatikan adalah bila wilayah ketiak ini terdapat benjolan atau terdapat pembengkakan kelenjar. Sedangkan keempat jari lainnya memijat punggung tangan. tetapi mungkin dia merasa geli dan senang karena menganggapnya sedang bermain. . Kemudian. l)) Jari Pijat jari bayi satu – persatu menuju ujung jari dengan gerakan memutar. sebaiknya jangan memijat pada wilayah ini.

Lalu. p)) Dagu  Pijatan pada dagu ini atau rahang bawah. q)) Belakang telinga Dengan tekanan lembut. Setelah itu. 5. tekanan hendaknya dibuat selembut mungkin. Gerakan kedua tangan anda kesamping pada kedua sisi wajah bayi seperti gerakan membasih muka. Berhati-hatilah. mungkin diwilayah ini rahang bayi sedikit sensitive menerima tekanan yang agak sedikit keras. kemudian gerakan kearah dalam melalui daerah bawah pelipis dibawah mata. Cara seperti ini dapat dilakukan sambil bermain “ciluk-ba”. o)) Alis Memijat bagian alis mata caranya ialah dengan meletakkan kedua ibu jari anda diantara kedua alis mata. Tekan dengan lembut bagian ini mulai dari tengah dahi bayi kearah samping kanan dan kiri. Membasuh muka Tutuplah wajah bayi dengan kedua telapak tangan anda dengan lembut sambil bicara pada bayi secara halus. Karena itu. Caranya. letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi. pijat bagian ataas mataa/alis mulai dari tengan kesamping searah dengan bulu rambut alis. Gerakan maju mundur (kuda goyang) .Lingkaran kecil dirahang  Gunakan jari telunjuk kedua tangan anda untuk membuat lingkaran kecil diseputar wilayahy rahang bayi. pegang pipi kiri dan kanan dengan kedua tangan dan kedua ibu jari diletakkan ditengah dagu bawah mulut. n)) Dahi Arah gerakan memijat dahi seperti arah membasuh muka. lalu kesamping menuju kea rah pipi bawah atau samping mulut.. sehinggga tidak merasakan sakit.selanjutnya adalah menekan dua ibu jari pada dagu. gerakan ke bawak ke daerah pelipis dan buatlah lingkaran – lingkaran kecil di pelipis. r)) Punggung . gerakkan jari-jari kedua tangan anda mulai dari belakang telinga membentuk lingkaran-lingkaran kecil diseluruh kepala.

Usapan punggung  Tahan bokong bayi dengan tangan kanaan. c)) Memijat bayi anda dalam keadaan sakit. Mungkin bayi anda ingin digendong. b)) Membangunkan bayi anda untuk dipijat. f)) Jauhkan baby oil dari mata bayi anda.  Bayi ditidurkan tengkurap dengan posisi kepala disebelah kiri dan kaki disebelah kanan anda. tingkatkan tekanan pijatan saat anda semakin yakin dan bayi anda terbiasa dipijat.Alissa : 2009). 2. Sabrina : 2009) 3. e)) Jika anda menggunakan baby oil. Lalu.  Gerakan selanjutnya. c)) Mulailah dengan sentuhan ringan dan perlahan. 6)) Hal-hal yang boleh dilakukan a)) Terus melakukan kontak mata dengan bayi anda. Stimulasi . mandikan bayi anda setelah dipijat. hentikan pijatan. d)) Perhatikan isyarat yang ditunjukkan bayi anda. kemudian usap yang dimulai dari pinggang hingga tumit. (Putri. g)) Konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai pemijatan bayi. lalu dipijit punggung bayi dengan telapak tangan kiri anda mulai dari leher sampai bokong dimana tangan kanan berada. disusui atau mengantuk. e)) Memaksa posisi saat memijat bayi anda. pegang kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan kanan anda. (Maharani. pijatlah punggung bayi hingga ke bawah leher dengan gerakan maju dan mundur dengan kedua telapak kanan. b)) Nyanyikan lagu atau putarkan musik lembut untuk membantu anda dan bayi akan merasa rileks. Asah a. Jika ia menangis keras. (Maharani. Sabrina : 2009) 7)) Hal yang tidak boleh dilakukan: a)) Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/minum susu. Lalu kembali dari bawah leher sampai ke pantat bayi. d)) Memijat bayi anda dengan paksa.

Pada tahap ini keadaan kognitif anak akan memperlihatkan aktifitas-aktifitas motoriknya. Seorang bayi tidaklah begitu lahir langsung dapat bermain. Latih bayi mengangkat kepala dengan cara meletakkannya pada posisi telungkup.yang merupakan hasil dari stimulasi sensorik. maka akan memberikan gairah kenikmatan dan kesenangan sehingga anak akan berinisiatif untuk melakukan permainan dengan ibu tersebut agar diperoleh sesuatu yang menyenangkan. . cari penyebabnya dan peluk ia dengan penuh kasih sayang. moral-etika. produktivitas dan sebagainya. Pada awal perkembangan kognitif . terutama ketika ia tersenyum kepada anda. anak berada dalam tahap sensori motorik. dengan munculnya seseorang di hadapan anak misalnya ibunya. . Alat permainan merupakan salah satu alat untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak.Kasih sayang dari orang tuanya akan mendatangkan rasa aman dan nyaman. keterampilan. agama. . Stimulasi juga dapat berfungsi sebagai penguat ( reinforcement). bayi akan gembira dengan tertawa-tawa dan menggerak-gerakkan seluruh badannya. Tetapi bila stimulus terlalau banyak maka reaksi dapat menjadi sebaliknya yaitu perhataian anak berkurang dan akan menangis Stimulasi-stimulasi dini yang dapat diberikan orang tua di rumah: . Stimulasi mental ini mengembangkan perkembangan mental psikososial: kecerdasan. Yang dimaksud stimulasi disini adalah perangsangan yang datangnya dari lingkungan di luar individu anak . Ketika bayi rewel.kemandirian kreativitas. Ajak bayi tersenyum. Gantung benda-benda yang berbunyi dan berwarna cerah di atas tempat tidur bayi agar bayi dapat melihat benda tersebut bergerak-gerak dan berusaha menendang/meraih benda tersebut. Anak yang mendapat stimulasi akan lebih cepat berkembang daripada anak yang kurang mendapat stimulasi. . kepribadian. (Soetjiningsih. Pemberian stimulasi akan lebih efektif apabila memerhatikan kebutuhan-kebutuhan anak sesuai dengan tahap-tahap perkembangannya. yang di mulai dari orang tuanya.1995) Stimulasi sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Misalnya pemberian stimulasi visual pada ranjang bayi akan meningkatkan perhatian anak terhadap lingkungannya . Tetapi kemampuan ini berkembang secara bertahap. Stimulasi mental merupakan cikal bakal dalam proses belajar( pendidikan dn pelatihan) bagi anak. Contohnya.

Tahap pertama /periode reaktif adalah dimulai segera setelah lahir dan berakhir setelah 30 menit. 1) Asuhan Pada Bayi Baru Lahir Pengkajian pada bayi baru lahir dapat dilakukan segera setelah lahir yaitu untuk mengkaji penyesuaian bayi dari kehidupan intrauterine ke ekstrauterine. . Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik secara lengkap untuk mengetahui normalitas dan mendeteksi adanya penyimpangan. misalnya anak mempunyai tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Penyimpangan tumbuh kembang dapat bersifat positif. . Bayi memiliki masa transisi. Tahap ketiga /periode reaktif kedua adalah yang berlanjut dari dua jam sampai enam jam. misalnya balita yang mengalami keterlambatan perkembangan. Dimana. a) Pengkajian segera BBL 1)) Penilaian awal Nilai kondisi bayi : -Apakah bayi menangis kuat/bernafas tanpa kesulitan ? -Apakah bayi bergerak dengan aktif/lemas ? -Apakah warna kulit bayi merah muda. atau negatif. pucat/biru ? .b. Tahap kedua/ periode interval adalah berlangsung mulai menit 30 sampai 2 jam setelah lahir (biasanya pada priode ini banyak tidur). yaitu: . Deteksi Deteksi dini tumbuh kembang adalah langkah antisipasi yang dilakukan untuk menemukan kasus penyimpangan tumbuh kembang sejak dini dan mengetahui serta mengenali faktor risiko penyimpangan tersebut. masa transisi adalah waktu ketika bayi melakukan stabilitasi dan penyusaian terhadap kehidupan diluar uterus. Ada 3 priode transisi. Kehidupan pada masa neonatus ini sangat rawan oleh karena memerlukan penyesuaian fisiologik agar bayi di luar kandungan dapat hidup sebaik-baiknya.

Ditemukan oleh Dr. Apabila pada penialian kondisi di atas ditemukan bayi tidak menangis. warna. tonus otot dan iritabilitas reflek). Jantung.pucat pucat. Menit ke-5 . SKOR APGAR TANDA 0 1 2 TANDA 0 1 2 Badan Semuanya merah Appearance Biru. 2)) APGAR SCORE Merupakan alat untuk mengkaji kondisi bayi sesaat setelah lahir meliputi 5 variabel (pernafasan. warna kulit pucat perlu dilakukan resusitasi dini secepat mungkin. Dilakukan pada : . nilai yang rendah berhubungan dengan kondisi neurologis. Satu menit kelahiran yaitu untuk memberi kesempatan pd bayi untuk memulai perubahan . Menit ke-10 . Virginia Apgar (1950). lemas.tungka muda i biru Pulse Tidak teraba < 100 > 100 Grimace Tidak ada Lambat Menangis kuat Gerakan Aktif/fleksi tungkai Lemas/lumpu Activity sedikit/fleksi baik/reaksi h tungkai melawan . Penilaian dapat dilakukan lebih sering jika ada nilai yg rendah dan perlu tindakan resusitasi. Apabila tidak ada perubahan segera rujuk. Penilaian menit ke-10 memberikan indikasi morbiditas pada masa mendatang. frek.

Catat waktu kelahiran. Dokumentasikan hasil dan lakukan tindakan yg sesuai Penilaian Setiap variabel dinilai : 0. Nilai 0 – 3 menunjukkan bayi mengalami depresi serius dan membutuhkan resusitasi segera sampai ventilasi b) Membersihkan jalan nafas . tidak Respiratory Tidak ada Baik. Pastikan pencahayaan baik . Ulangi pada menit kesepuluh .6 menunjukkan bayi mengalami depresi sedang dan membutuhkan tindakan resusitasi . Periksa ulang pernafasan . 1 dan 2. Jumlahkan hasilnya . Nilai 7-10 menunjukkan bahwa bayi dalam keadaan baik . Lambat. letakkan bayi dengan handuk di atas perut ibu . Ulangi pada menit kelima . Lakukan tindakan dengan cepat dan tepat sesuai dengan hasilnya . Nilai 4 . Sambil menilai pernafasan secara cepat. nilai APGAR pada 1 menit pertama dengan cepat dan simultan. Bersihkan darah/lendir dr wajah bayi dengan kain bersih dan kering/ kassa . Nilai tertinggi adalah 10 . menangis kuat teratur Prosedur penilaian APGAR .

Apabila tidak ada perubahan segera rujuk Kebiasaan yang harus dihindari LANGKAH-LANGKAH ALASAN TIDAK DIANJURKAN Menepuk pantat bayi Trauma/cedera Menekan dada Patah. rongga mulut. pneumothorax. adanya cairan / mekonium dalam hidung / mulut hrs diperhatikan . kematian Menekan kaki bayi ke bagian perutnya Merusak pembuluh darah dan kelenjar pada hati/limpa. Letakkkan bayi pada posisi terlentang di tempat yang keras dan hangat . gawat nafas.Segera lakukan usaha menghisap mulut dan hidung .Gunakan alat penghisap lendir mulut (De Lee)/ alat lain yg steril. Bayi akan segera menagis dalam waktu 30 detik pertama setelah lahir Jika tidak dapat menangis spontan dilakukan : . . dan tenggorokan bayi dengan jari tangan yang dibungkus kassa steril . Bersihkan hidung. sediakan juga tabung oksigen dan selangnya .Memantau mencatat usaha nafas yg pertama .Warna kulit. Gulung sepotong kain dan letakkan di bawah bahu sehingga leher bayi ekstensi . karena tindakan resusitasi yang tidak efektif pada saat kritis c) Penghisapan lendir . Tepuk telapak kaki by sebanyak 2-3x/ gosok kulit bayi dengan kain kering dan kasar . perdarahan Membuka sphincter anusnya Merusak /melukai sphincter ani Menggunakan bungkusan panas/dingin Membakar/hipotermi Meniupkan oksigen/udara dingin pada hipotermi tubuh/wajah bayi Memberi minuman air bawang Membuang waktu.

Anjurkan ibu untuk memeluk dan menyusui bayinya . Pastikan bayi tetap hangat dengan memeriksa telapak bayi setiap 15 menit yaitu : o Apabila telapak bayi terasa dingin. segera hangatkan bayi .Klem tali pusat dengan 2 buah klem pada klem pertama kira-kira 2 dan 3 cm dari pangkal pusat bayi . apabila masih terjadi perdarahan pengikatan ulang yang lebih ketat. ikat atau jepit tali pusat.perawatan tali pusat .Periksa tali pusat setiap 15 menit.d) Perawatan tali pusat Setelah bayi lahir dan kondisi ibu stabil. periksa suhu aksila bayi o Apabila suhu bayi kurang dari 36. Cara : .Potonglah tali pusat diantara kedua klem sambil melindungi bayi dari gunting dengan tangan kiri . jangan membungkus punting tali pusat atau perut bayi atau mengoleskan cairan atau bahan apapun ke punting tali pusat e) Mempertahankan suhu tubuh Dengan cara : .Pertahankan kebersihan pada saat memotong tali pusat. Ganti handuk atau kain yang basah dan bungkus bayi dengan selimut dan memastikan bahwa kepala terlindungi dengan baik untuk mencegah keluarnya panas tubuh . Potong tali pusat dengan gunting yang perawatan alat steril atau desinfeksi tingkat tinggi . Jangan segera menimbang bayi atau memandikan bayi baru lahir (memandikan bayi setelah 6 jam) f) Pencegahan infeksi . Pastikan bayi tersebut tetap hangat dan terjadi kontak antara kulit bayi dengan kulit ibu .5°C.

Memberikan obat tetes mata/salep.5% atau tetrasiklin 1%.  Cuci tangan sebelum dan setelah kontak dengan bayi  Pakai sarung tangan bersih pd saat menangani bayi yg blm dimandikan  Pastikan semua peralatan (gunting. eritromysin 0. . selimut serta kain yang digunakan untuk bayi dalam keadaan bersih  Pastikan timbangan. handuk. pipa pengukur. harus melakukan pemeriksaan dan penilaian ada tidaknya masalah kesehatan terutama pada : . sehingga perlu diperhatikan hal-hal dalam perawatannya. jika menggunakan bola karet penghisap. Kemampuan menghisap (kuat/lemah) . termometer.Yang biasa dipakai adalah larutan perak nitrat/ neosporin dan langsung diteteskan pd mata bayi segera stl bayi lahir . diberikan 1 jam pertama bayi lahir yaitu . Bayi kemerahan /biru Sebelum penolong meninggalkan ibu. Bayi tampak aktif/lunglai . pastikan dalam keadaan bersih  Pastikan semua pakaian.BBL sangat rentan terjadi infeksi. stetoskop dan benda- benda lainnya akan bersentuhan dengan bayi dalam keadaan bersih (dekontaminasi setelah digunakan) 2) Asuhan bayi baru lahir 1-24 jam pertama kelahiran a) Tujuan : Mengetahui aktivitas bayi normal/tdk dan identifikasi masalah kesehatan BBL yg memerlukan perhatian keluarga dan penolong persalinan serta tindak lanjut petugas kesehatan b) Pemantauan 2 jam pertama meliputi : . benang tali pusat) telah di DTT.

. gunakan sarung tangan dan bertindak lembut . Bayi cukup bulan/normal 1 mg/hari peroral selama 3 hari . Bayi kecil masa kehamilan/KB . Infeksi . untuk mencegah terjadinya perdarahan karena defisiensi vit. lihat. 6 jam/min suhu 36. warna dan aktivitasnya . K . Pertahankan suhu tubuh bayi dengan cara :  hindari memandikan min. Lanjutkan pengamatan pernafasan. Gangguan pernafasan . dengar. jika ditemukan faktor risiko/masalah segera Cari bantuan lebih lanjut d) Pemberian vitamin K . cuci tangan sebelum dan sesudah pemeriksaan.5 C  bungkus bayi dengan kain yg kering dan hangat. Hipotermia . Rekam /catat hasil pengamatan . rasakan . kepala bayi harus tertutup c) Lakukan pemeriksaan fisik . . gunakan tempat yg hangat dan bersih . Cacat bawaan/trauma lahir Jika tidak ada masalah.

Harus tercantum . nama bayi (Ny) tgl lahir. Alat yg digunakan. harus didekap erat ke tubuh ibu . Suhu ruangan setidaknya 18 . Colostrum memberikan zat perlindungan terhadap infeksi dan membantu pengeluaran mekonium. . Peralatan identifikasi BBL harus selalu tersedia . Di tiap tempat tidur harus diberi tanda dengan mencantumkan nama. nama lengkap ibu . Jangan menggunakan alat penghangat buatan di tempat tidur (misalnya botol berisi air panas) . Jika bayi kedinginan. kebal air. Pastikan bayi mendapat cukup colostrum selama 24 jam. jenis kelamin. tdk mudah sobek dan tdk mudah lepas . Bayi berisiko 0.. Berikan ASI saja sampai umur 6 bulan 2)) Mempertahankan kehangatan tubuh bayi . meliputi : 1)) Pemberian nutrisi . nomor identifikasi f) Ajarkan pada orang tua cara merawat bayi. tepi halus dan tidak melukai. nomor bayi. Frekuensi menyusui setiap 2-3 jam . Tgl lahir. Berikan asi seserig keinginan bayi atau kebutuhan ibu (jika payudara ibu penuh) .21ºC . unit.5mg – 1mg perperenteral/ IM e) Identifikasi BBL .

mengantuk berlebihan. 3)) Mencegah infeksi . Polio dan Hepatis B 3) Pemantauan Lanjutan .Cuci tangan sebelum memegang bayi dan setelah menggunakan toilet untuk BAK/BAB . . 24 jamcairan.Mengigil. tampak merah atau bau busuk.Ibu menjaga kebersihan bayi dan dirinya terutama payudara dengan mandi setiap hari . tinja lembek. hangat. bau busuk .5 °C lemah. kejang g) Berikan immunisasi BCG. selalu dan letakkan popok di bawah tali pusat. keluar cairan. tangis yg tidak biasa. . Laporkan segera ke bidan jika timbul perdarahan. rewel.Pernafasan sulit/ > 60x/menit .Jaga tali pusat bayi dalam keadaan bersih.Muka. keluarwarna hijau tua.Suhu > 38 °C atau < Hisapan Warna kulit biru/pucat 36. sering Tali pusat merah. dan tali pusat dibersihkan dengan air bersih . pantat. lunglai. Jika tali pusat kotor cuci dengan air bersih dan sabun. dan sabun setiap hari. pembengkakan.Jaga bayi dari orang-orang yang menderita infeksi dan pastikan setiap orang yang memegang bayi selalu cuci tangan terlebih dahulu 4)) Ajarkan tanda-tanda bahaya bayi pada orang tua . lemas. terlalu mengantuk. bengkak. banyak muntah. ada lendir darah Tidak berkemih dalam 3 hari. rewel.

kemudian tali pusat merah atau bengkak/ keluar cairan dari tali pusat. Untuk bayi yang lahir di fasilitas kesehatan pelayanan dapat dilaksanakan sebelum bayi pulang dari fasilitas kesehatan ( ≥24 jam) . Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan neonatal sekaligus memastikan bahwa bayi dalam keadaan sehat pada saat bayi pulang atau bidan meninggalkan bayi jlka persalinan di rumah. minggu pertama dan dua bulan pertama kehidupannya. bila bidan meninggalkan bayi sebelum 24 jam. Selain itu terdapat pula kunjungan bidan ke rumah bayi. ikterus yang timbul pada hari pertama. Hal yang dilaksanakan :  Jaga kehangatan tubuh bayi  Berikan Asi Eksklusif  Cegah infeksi  Rawat tali pusat b) Kunjungan Neonatal hari ke 2 (KN 2)  Jaga kehangatan tubuh bayi  Bearikan Asi Eksklusif  Cegah infeksi  Rawat tali pusat . Untuk bayi yang lahir di rumah. Tujuan pemantauan bayi baru lahir yaitu untuk mengetahui aktifitas bayi normal atau tidak dan identifikasi masalah kesehatan bayi baru lahir yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut dari petugas kesehatan. maka pelayanan dilaksanakan pada 6 . Kunjungan neonatal bertujuan untuk meningkatkan akses neonatus terhadap pelayanan kesehatan dasar.5 C sehingga keadaan ini harus segera dilakukan rujukan. Sehingga bayi lahir di fasilitas kesehatan sangat dianjurkan untuk tetap tinggal di fasilitas kesehatan selama 24 jam pertama. tidak BAB dalam 48 jam. a) Kunjungan Neonatal hari k – 1 (KN 1) .24 jam setelah lahir. Adapun jadwal kunjungan yang dilakukan. Kunjungan neonatal dilakukan untuk memantau kesehatan bayi sehingga bila terjadi masalah dapat segera diidentifikasi seperti bayi mengalami kesulitan untuk menyusui. Resiko terbesar kematian Bayu Baru Lahir terjadi pada 24 jam pertama kehidupan. bayi demam lebih 37. mengetahui bila terdapat kelainan pada bayi atau bayi mengalami masalah kesehatan.

diare.Terapi sinar Terapi sinar dilakukan selama 24 jam atau setidaknya sampai kadar bilirubin dalam darah kembali ke ambang batas normal. Terapi sinar juga berupaya . c) Kunjungan Neonatal minggu ke . . Menyusui Bayi dengan ASI. yang meliputi : . Dengan fototerapi. .3 (KN 3) Hal yang dilakukan : .Imunisasi Hep B 0 bila belum diberikan pada saat lahir .Perawatan tali pusat. ASI memiliki zat-zat terbaik bagi bayi yang dapat memperlancar buang air besar dan buang air kecilnya.Pemeriksaan tanda bahaya seperti kemungkinan infeksi bakteri. Bentuk terapi untuk ikterik bermacam-macam. Seperti diketahui. bilirubin dalam tubuh bayi dapat dipecahkan dan menjadi mudah larut dalam air tanpa harus diubah dulu oleh organ hati. pencegahan hipotermi dan melaksanakan perawatan bayi baru lahir di rumah dangan menggunakan Buku KIA . Lakukan :  Jaga kehangatan tubuh  Beri ASI Eksklusif  Rawat tali pusat Pelayanan kesehatan neonatal dasar menggunakan pendekatan komprehensif. ikterus. untuk itu bayi harus mendapatkan cukup ASI. .Konseling terhadap ibu dan keluarga untuk memberlkan ASI eksklusif. Bilirubin juga dapat pecah jika bayi banyak mengeluarkan feses dan urine.Penanganan dan rujukan kasus 4) Hal-hal yang perlu dideteksi a) Ikterus Adalah kondisi yang terjadi ketika produksi bilirubin di tubuh bayi berlebihan dan bayi tidak mampu mengeluarkannya lewat berkemih dan buang air . diantaranya adalah : . berat badan rendah. Periksa ada / tidak tanda bahaya dan atau gejala sakit . Manajemen Terpadu Bayi Muda.

Caranya seperempat jam dalam keadaaan terlentang. . cerebrel palsy.00. Lakukan antara jam 07. Selama bertahun-tahun terjadi perdebatan di dunia medis tentang penyebab kolik. rata-rata 1 dari 5 bayi . bayi dijemur selama setengah jam dengan posisi yang berbeda-beda.Terapi Sinar Matahari Terapi dengan sinar matahari hanya merupakan terapi tambahan. sinar ultraviolet belum cukup efektif. maka perlu dilakukan terapi transfusi darah. Yang paling umum adalah teori perut kembung/gastrointestinal. Biasanya dianjurkan setelah bayi selesai dirawat di rumah sakit. b) Kolik Kolik adalah kondisi di mana bayi yang sehat menangis terus-menerus tanpa ada penyebab pasti. Misalnya phenobarbital atau luminal untuk meningkatkan pengikatan bilirubin di sel-sel hati sehingga bilirubin yang sifatnya indirect berubah menjadi direct. keadaan udara harus bersih.00 sampai 09. Caranya. Hindari posisi yang membuat bayi melihat langsung ke matahari karena dapat merusak matanya. Misalnya keterbelakangan mental. menjaga kadar bilirubin agar tidak terus meningkat sehingga menimbulkan resiko yang lebih fatal.Terapi Obat-obatan Terapi lainnya adalah dengan obat-obatan. serta gangguan penglihatan dan pendengaran. misalnya. seperempat jam kemudian telungkup. Perhatikan pula situasi di sekeliling. Di bawah jam tujuh. Efek inilah yang harus diwaspadai karena anak bisa mengalami beberapa gangguan perkembangan. . Penelitian juga menyebutkan. darah bayi yang sudah teracuni akan dibuang dan ditukar dengan darah lain. Dikhawatirkan kelebihan bilirubin dapat menimbulkan kerusakan sel saraf otak (kern ikterus). Inilah waktu dimana sinar surya efektif mengurangi kadar bilirubin.Terapi Transfusi Jika setelah menjalani fototerapi tak ada perbaikan dan kadar bilirubin terus meningkat hingga mencapai 20 mg/dl atau lebih. . sedangkan di atas jam sembilan kekuatannya sudah terlalu tinggi sehingga akan merusak kulit. Ada juga obat-obatan yang mengandung plasma atau albumin yang berguna untuk mengurangi timbunan bilirubin dan mengangkut bilirubin bebas ke organ hati. gangguan motorik dan bicara. Untuk itu.

Ikatan Kasih Sayang Ikatan kasih sayang (bonding) antara bayi dengan orangtua terutama ibu dapat berkembang melalui hal-hal sederhana. Bila kolik pada bayi bila disertai manifestasi alergi lainnya sangat mungkin alergi makanan berperanan sebagai penyebabnya.Ikatan tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman pancaindera. menderita kolik. menangis 3 jam sehari. Cara mengatasi posisi menyusui yang benar. Normalnya. sering gumoh bahkan sampai muntah. . alam mempertautkan bioritmik. c) Gumoh Di awal bayi sering memuntahkan sebagian ASI yang ditelannya. Asih a. Penyebab terjadinya gumoh pada bayi memang bisa bermacam-macam yaitu volume lambung bayi masih kecil. Perut kembung kalau ditekan. Dia menuturkan. selama 3 hari dalam seminggu. tidur juga gelisah. frekuensi jantung. pencernaan tampak bermasalah. pertukaran zat-zat gizi dan pertukaran informasi yang diperlukan untuk perkembangan otak secara sehat dan normal. Sering susah buang angin. sampai muka merah padam. B. bayi menderita alergi. Bisa jadi. klep penutup lambung bayi belum sempurna dan bayi menangis terlalu berlebihan. kelahiran dan sesudahnya. dan bila bayi gumoh terus secara berlebihan. sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk dicarikan penyebabnya. Cara mengatasinya dapat mengoleskan minyak angin pada perut bayi. jika tidak terganggu oleh sesuatu. dengan kata lain. pola tidur dan ribuan sistem dari kehidupan ibu dan bayinya ke dalam pola-pola yang terikat timbal balik. Menurut Michael Mendizza. Saat ibu memberikan ASI maka makanan yang dikonsumsi ibu sangat berpengaruh. yakni di usia 12–16 minggu. selama kehamilan. menangis tanpa henti!). Ciri-ciri kolik. dan lebih dari 3 minggu berturut-turut (atau. terutama di malam hari. fenomena gumoh ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia bayi. Bayi 1. keseimbangan hormon. bonding ialah hubungan yang tercermin-timbal balik.

Pada saat itu ibu menatap anak dengan kasih dan memeluk anak dengan erat. Christine Harris menyatakan. Semakin banyak data baik yang masuk ke dalam otak si kecil lewat pendengarannya. Terjalinnya ikatan batin itu diawali lewat sentuhan dan tatapan mata. Kemampuan untuk mempelajari dunia luar merupakan pelajaran yang penting bagi perkembangan anak. Melalui indera penciuman. Anak cenderung bersikap lebih nakal karena merasa cemburu dan tersaingi atas kehadiran adiknya.Kemudian.. Maklumlah dunianya masih sebatas payudara ibu saat ia disusui. b. sudah terbukti ibu dan bayinya dapat saling mengenali melalui bau tubuh masing-masing. Perilaku ini biasanya ditunjukkan untuk menarik perhatian ibu dan biasa muncul pada anak-anak usia 12-18 bulan. terutama pada saat menyusuinya. melalui indera pendengaran yaitu telinga sebagai pintu informasi atau data ke dalam otak si kecil. Anak belajar percaya bahwa dunia di luar aman. Melalui rasa aman. bayi mengenali kedua orang tuanya. Tataplah mata si kecil sesering mungkin. Sensasi pada ujung-ujung saraf peraba Anda pada kulit si kecil memungkinkan orangtua untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain. Melalui kedekatan dan interaksi tersebut terbentuklah hubungan batin antara ibu dan anak. Untuk membantu fungsi indera si kecil. anak berani untuk menelusuri dunia luar. akan menjadi sebuah masukan data yang baik dalam benak si kecil. Kemampuan penglihatan bayi masih yang sangat terbatas. 1) Faktor-faktof yang dapat menimbulkan sibling rivalry . bahwa mereka bisa percaya akan orang lain – mereka akan dibantu. akan semakin kaya pula perbendaharaan si kecil tentang kebaikan. sentuhlah kulitnya yang halus dan lembut sesering mungkin. Alam berharap bonding akan berkembang. terlebih lagi ketika ia melihat ibunya sedang bersama adiknya . sebagai proses terciptanya ikatan batin yang kuat. terutama dengan ibunya melalui kegiatan menyusui. sebagai orang yang paling dekat dengan dirinya. Biarkan jari-jari mungil tangannya meraih serta menyentuh wajah sebagai upaya untuk lebih mengenal orangtua. Jarak pandang terjauhnya tidak lebih dari 25 cm. Suara dan kata-kata lembut bernada positif. Sibling Rivalry Sibling rivalry adalah bentuk prilaku anak yang memiliki adik baru. Ikatan batin antara Ibu dan si kecil melalui indera penglihatan terbentuk melalui tatapan mata.

). a) Usia Jarak antara kakak beradik yang dekat cenderung menimbulkan adanya sibling rivalry. 2) Tanda-tanda sibling rivalry Anda dapat mengeksploitasikan perasaan cemburu dengan berbagai cara yang kreatif yaitu : . Faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry diantaranya : a) Peran orangtua b) Besarnya keluarga Besarnya keluarga mempengaruhi sering dan kuatnya rasa cemburu dan iri hati. jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik lebih menunjukan hubungan yang positif dibanding kakak adik yang memiliki jenis kelamin sama . Cemburu lebih umum pada keluarga kecil dengan 2-3 anak dari pada dalam keluarga besar dimana tidak ada anak yang menerima perhatian lebih besar dari orangtua. b) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik cenderung jarang menimbulkan persaingan dibanding anak yang memiliki jenis kelamin yang sama. c) Umur Jarak kelahiran anak dan usia anak berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry. d) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda dari anak dapat meningkatkan timbulnya sibling rivalry dibanding yang berjenis kelamin sama e) Posisi anak Sibling rivalry cenderung terjadi antara anak pertama dengan anak kedua dibanding dengan anak terakhir. Perbedaan usia antara 2 sampai 4 tahun merupakan usia yang paling mengancam terutama bila kakak masih sangat muda dan belum memahami situasi. Sibling rivalry muncul umumnya pada anak usia prasekolah yaitu pada usia 1 tahun sampai 6 tahun.

i) Anak mengalami gangguan dalam tidur dan terjadi perubahan dalam pola tidurnya j) Anak mengalami depresi atau menderita kegelisahan akan perpisahan. karena anak yang merasa gagal dalam merebut cinta kasih dari orangtua dan bila hal ini terjadi secara berulang-ulang anak dapat merasa kecewa dan hilang kepercayaan diri. perilaku psikologis yang merusak yang dapat berupa perilaku agresif atau perilaku kriminal tertentu yang mengganggu masyarakat. kembali mengompol atau meminta botol susu h) Displacement. Pertama. Efek dari perilaku ini merupakan dampak jangka lama pada anak maupun masyarakat saat anak menjadi bagian dalam masyarakat antara lain : a) Anak Dampak pada anak ada dua hal yang utama. karena perilaku persaingan yang agresif yang berlangsung lama pada awal masa kanak-kanak dimana pada tahap ini konsep diri mulai terbentuk. f) Melakukan kekerasan baik secara fisik maupun psikis seperti memukul adik atau kakaknya. Dampak kedua adanya sibling rivalry yaitu anak menjadi rendah diri. Anak tumbuh menjadi individu yang sulit beradaptasi terhadap krisis yang ditemui pada tahap perkembangan selanjutnya. g) Regresi pada anak yang lebih tua seperti menunjukan perilaku perkembangan sebelumnya misal. anak dapat tumbuh sangat agresif. mendorong anak lain dari pangkuan ibunya. orangtua dan masyarakat secara tidak langsung. terutama pada masa penuh krisis seperti pada masa adolence b) Orangtua Orangtua dapat menjadi stres dengan tingkah laku yang ditunjukan anak-anak dengan sibling rivalry c) Masyarakat Anak yang tumbuh menjadi dewasa dengan kepribadian yang terbentuk dari dampak negatif sibling rivalry yaitu. . anak mengalami perubahan penampilan disekolah misalnya menunjukan perilaku yang buruk disekolah. 3) Dampak sibling rivalry Pengaruh dari sibling rivalry dapat berdampak pada anak. memahami secara verbal atau melakukan penghinaan.

antara lain: a) Tidak membandingkan antara anak satu sama lain. n) Kesabaran dan keuletan serta contoh-contoh yang baik dari perilaku orang tua sehari-hari adalah cara pendidikan anak-anak untuk menghindari sibling rivalry yang paling bagus. b) Membiarkan anak menjadi diri pribadi mereka sendiri. bukan untuk anak-anak. d) Membuat anak-anak mampu bekerja sama daripada bersaing antara satu sama lain. baik melalui sikap maupun ucapan dan tindakan. c) Menyukai bakat dan keberhasilan anak-anak Anda. tetapi disesuaikan dengan kebutuhan anak. f) Mengajarkan anak-anak Anda cara-cara positif untuk mendapatkan perhatian dari satu sama lain. k) Orang tua harus dapat berperan memberikan otoritas kepada anak-anak. l) Orang tua dalam memisahkan anak-anak dari konflik tidak menyalahkan satu sama lain. sehingga anak dapat bergaul dengan baik. g) Bersikap adil sangat penting. e) Memberikan perhatian setiap waktu atau pola lain ketika konflik biasa terjadi. antara lain: a) Membantu menciptakan terjadinya ikatan antara ibu dan bayi dalam jam pertama pasca kelahiran. j) Orang tua tidak perlu langsung campur tangan kecuali saat tanda-tanda akan kekerasan fisik. Sehingga adil bagi anak satu dengan yang lain berbeda. b) Memberikan dorongan pada ibu dan keluarga untuk memberikan respon positif tentang bayinya.4) Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengatasi sibling rivalry. m) Jangan memberi tuduhan tertentu tentang negatifnya sifat anak. . i) Meyakinkan setiap anak mendapatkan waktu yang cukup dan kebebasan mereka sendiri. 5) Peran Bidan Peran bidan dalam mengatasi sibling rivalry. h) Merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan bagi semua orang.

1) Pemberian nutrisi sesuai umur bayi Berikut ini adalah pemberian nutrisi sesuai umur pada bayi dari lahir sampai12 bulan: a) Bayi baru lahir sampai umur 4 bulan Bayi mulai disusukan sedini mungkin. Pada 4 bulan pertama. misalnya bubur susu yang dapat dibuat dari tepung (beras. yaitu bila mungkin dilakukan stiap hari pada munggu pertama. menderita penyaki menular dan sedang dalam terapi steroid atau morfin. susu dan gula. air.2. Pemenuhan Nutrisi Bayi memerlukan jenis makanan air susu ibu (ASI). langsung setelah lahir. susu formula. Selanjutnya bayi dapat diberikan buah–buahan (pisang) atau biscuit sejak usia 2 bulan sedangkan pemberian makanan lumat sampai lembik (bubur susu) pada usia 3 – 4 bulan. bayi perlu ditimbang secara berkala.00 dengan memperhatikan bahwa kira – kira 2 jam sebelumnya tidak diberikan apa – apa. jagung atau havermouth). Kebutuhan kalori bayi antara 100–200 kkal/kgBB. perlu difikirkan terhadap kemungkinan adanya kelainan seperti obstruksi atau fistula esophagus. larutan glukosa dan makanan prelakteal lainnya. diberi bubur susu satu kali dan buah – buahan satu . wanita hamil. Hindarkanlah pemberian makanan tambahan seperti madu. Waktu dan lama menyusui disesuaikan dengan kebutuhan bayi (ondemand). Untuk mengatasi pertumbuhan. Waktu yang untuk memberikan makanan lumat dapat dipilih yang sesuai. sesuai keperluan bayi masing – masing. Asuh a. selanjutnya setiap minggu sampai akhir bulan pertama. Jika setelah disusukan kemidian ternyata bayi menjadi kebiruan dan sesak nafas. yaitu makanan lumat. Usia lebih dari 4 bulan baru dapat diberikan makanan pendamping ASI atau 9 susu formula. misalnya sekitar jam 09. Bayi akan lapar dan menangis terus bila ASI kurang dan hal ini juga akan terlihat dari pertumbuhan bayi yang tidak memuaskan. dan makanan padat. bayi lebih baik hanya mendapatkan ASI saja (ASI eksklusif) tanpa diberikan susu formula. kemudian setiap 2 minggu dalam bulan kedua dan ketiga dan seterusnya setiap bulan. Pada bulan keempat biasanya dimulai pemberian makanan padat. seperti ibu dengan komplikasi postnatal. Dengan demikian bayi menyusui dengan kebutuhannya. kecuali pada beberapa kasus tertentu ketika anak tidak bias mendapatkan ASI.

Dengan pemberian ASI maka kebutuhan psikologis anak sekaligus terpenuhi karena . buah – buahan dan telur. pemberiannya mudah. b) Bayi umur 5 – 6 bulan Dapat diberikan 2 kali makanan bubur susu sehari. tempe.00. Pemenuhan kebutuhan nutrisi pada masa bayi meliputi Air Susu Ibu (ASI). murah dan praktis. perlu diperhatikan kemingkinan timbulnya anoreksia terhadap makanan lin. dan sore atau malam (makan malam). Bila terjadi hal ini.00 dan pada sore hari sebagai makan malam sekitar jam 17. Telur dapat dimakan tersendiri setelah dimasak matang atau setengah matang atau dimakan bersama – sama dengan nasi tim.00 – 18. Biasanya setiap bayi sudah tahan terhadap telur pada usia 7 bulan keatas. Pada akhir masa bayi telah dibiasakan bayi menerima makanan 3 kali sehari. daging cincang. pada siang hari sebagai makan siang sekitar jam 13. c) Bayi umur 6 – 7 bulan Bayi dapat mulai diberikan nasi tim yang merupakan makanan lunak dan juga merupakan makanan campuran yang lengkap karena dapat dibuat dari beras. d) Bayi umur 8 – 12 bulan Bubur susu sudah dapat diganti seluruhnya dengan nasi tim. dan MP – ASI : 2) Air susu ibu (ASI) Dalam ASI terkandung antibody.00. Selama masa bayi telur cukup diberikan sekali sehari. Bila bayi disusukan sesuai dengan anjuran yaitu melebihi masa 1 tahun. sehingga anak akan kekurangan protein dan kalori. akan tetapi perlu waspada terhadap kemungkinan alergi dengan gejala urtikaria. pemberian telur ditangguhkan. Selama masa bayi makan nasi tim harus disaring terlebih dahulu untuk memudahkan menelannya dan tidak banyak mengandung serat – serat yang dapat mempersulit pencernaan. telur atau tepung ikan) dan bahan makanan sumber protein nabati yaitu tahu. 11 Pengaturan makan bayi yang berhasil pada masa bayi akan mempermudah kelancaran pengaturan makan pada usia selanjutnya. Dengan demikian nasi tim merupakan makanan yang mengandung nutrien yang lengkap bila dibuat dengan bahan – bahan tersebut. Pada umur ini dapat pula diberikan telur ayam. misalnya jam 09. bila bayi tidak alergi. kali. dan pada akhirnya menderita penyakit Malnutrisi Energi Protein (MEP). siang (makan siang). pada pagi hari sebagai makan pagi. yaitu. susu formula. yaitu pada waktu pagi (makan pagi). sayuran hijau (bayam). bahan makanan sumber protein hewani (hati. buah tomat dan wortel.

. Laktoferin yang dapat membunuh beberapa jenis organisme. . dan meningkatkan daya tahan ibu. Berat badan lahir telah tercapai kembali sekurang – kurangnya pada akhir minggu kedua setelah lahir dan selama itu tidak terjadi penurunan berat badan lebih dari 10%. Lisozim yang dapat menghancurkan dinding sel bakteri. dan alergi. yaitu putting susu masuk ke dalam dan perasaan nyeri yang hebat karena putting susu terluka.4 gram Lemak : 3. Kurva pertumbuhan berat badan memuaskan dan menunjukkan kenaikan sebagai berikut : · Triwulan I : 150 – 250 gr/bulan · Triwulan II : 500 – 600 gr/bulan · Triwulan III : 350 – 450 gr/bulan .7 gram Karbohidrat : 7. Manfaat ASI untuk bayi adalah melindungi dari penyakit infeksi. Laktoperiksidase yang dapat membunuh Streptococcus. Sel darah putih yang dapat berfungsi sebagai fagositosis. . Cara menilai kecukupan ASI dalam tubuh adalah dengan menilai komponen sebagai berikut : .saat memberikan ASI ibu dapat memelu dan mendekap anak sehingga anak merasa dan nyaman dalam pelukan ibunya. lebih praktis. mempererat hubungan dengan ibu. . Walaupun demikian.2 gram Zat kapur : 30 gram Fosfor : 20 gram Vitamin A : 60 gram Tiamin : 30 gram Zat kekebalan yang terdapat dalam ASI : . diare. murah dan dapat menunda masa subur. Kandungan zat gizi ASI (setiap 100 gram) : Kalori : 68 kalori Protein : 1. sedangkan manfaat untuk ibu adalah memberikan kepuasan. Zat anti Staphylococcus yang dapat manghambat pertumbuhan Staphylococcus. . . Immunoglobulin yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi. ada beberapa kendala dalam pemberian ASI.

maka lidah . Hal ini erat dengan 4 – 6 bulan. menelan. Formula lanjutan. Pada bulan pertama sebaiknya bayi hanya mendapat ASI (Exclusive Breast Feeding = ASI ekslusif). Formula ini diberikan pada 6 bulan pertama usia bayi sampai dengan usia 1 tahun tahun sebagai pelengkap jenis makanan lain. sedangkan produiksi ASI relative tetap. . Kebutuhan energi bayi untuk pertumbuhan dan aktivitas dan aktivitas makin beratambah. Apabila makanan disuapkan ke dalam mulutnya. bayi dengan kelainan metabolik kongenital atau bayi dengan intoleransi terhadap formula biasa. Formula ini khusus diberikan untuk bayi dengan kondisi khusus. . bayi sudah mengeluarkan air liur lebih banyak dan produksi enzim amilase lebih banyak pula. Pada umur 4 bulan tersebut. seperti bayi premature. . Formula ini diberikan dengan kompssosisi mendekati ASI sebagai adaptasi. Medical formula (formula khusus). . Formula adaptasi. susu formula dapat dianjurkan untuk diberikan pada bayi di atas 6 bulan. Alasan pemberian MP – ASI dimulai sejak pada umur 4 – 6 bulan adalah : . · Triwulan IV : 250 – 350 gr/bulan · Atau usia 4 – 5 bulan : dua kali berat badan lahir dan pada usia 1 tahun tiga kali berat badan lahir. yaitu : . 4) Makanan Pendamping – ASI Saat mulai diberikan MP – ASI tersebut harus disesuaikan dengan maturitas saluran pencernaan bayi dan kebutuhannya. Sehingga bayi siap menerima makanan lain selain ASI. abyi sudah mampu malakukan koordinasi mengisap. Sehingga diperlukan tambahan makanan selain ASI yang dimulai pada umur 4 – 6 bulan untuk membiasakan bayi makan makanan lain selain ASI. Starting formula. Ada 4 klasifikasi susu formula. Disamping itu ASI masih mencukupi kebutuhan bayi asampai 4 – 6 bulan pertasma kehidupan. Sebaiknya MP – ASI mulai diberikan pada umur 4 – 6 bulan. dan siap mengisap makanan yang cair saja. . 3) Susu formula Walaupun ASI adalah makanan utama pada bayi terutama usia 0 – 6 bulan. Formula ini diberikan setelah bayi berusia di atas 6 bulan sebagai makanan tambahan. Bayi sudah bisa menutup mulutnya dengan rapat dan menggerakkan lidah ke muka belakang.

Untuk bayi usia 6 – 7 bulan dapat dimulai dengan pemberian nasi tim dengan campuran antara beras. sehingga dapat dilatih minum memakai cangkir/ gelas yang dipegang oleh orang lain. . buah–buahan dan telur. bayi dapat diberikan makanan yang dapat dipegang sendiri atau makanan kecil yang dapat dijimpit. Makanan padat mulai diberikan pada usia di atas 4 bulan. Pada umur 6 – 7 bulan bayi sudah dapat duduk. maka untuk mengembangkan kemampuan tersebut. sayuran dan daging atau ikan. Untuk bayi usia 5 – 6 bulan diberikan 2 kali bubur susu. ASI harus langsung diberikan sesaat setelah melahirkan hindari pemberian makanan tambahan seperti madu. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian makanan padat :  Bayi telah siap menerima makanan dalam bentuk padat  Berikan makanan padat sesuai dengan kemampuan anak mengunyah. glukosa dan makanan pralakteal lainnya. bayi dapat memindahkan makanan tersebut ke arah belakang dan menelannya. . Dengan kemampuan motorik halus dimana pada awalnya bayi memegang dengan kelima jari tangannya kemudian umur 9 bulan bayi sudah dapat menjimpit. makanan utama adalah ASI ditambah makanan pelengkap. Pada usia 0 – 4 bulan. sehingga dapat diberikan makanan yang lebih kasar. perubahan konsistensi feses). Pada usia di atas 4 bulan boleh diberikan makanan luamat berupa bubur susu 1 kali dan buah 1 kali. Bayi umur 8 – 12 bulan diberikan nasi tim dengan frekuensi 3 kali sehari. . sehingga dapat diberikan makanan dalam posisi duduk. bayi umur 6 – 9 bulan mulai belajar mengunyah dengan menggerakkan rahang ke atas dan kebawah. Untuk bayi. dan bubur susu tidak diberikan lagi. saat bayi mulai belajar duduk. Makanan padat. 5) Pengaturan makanan untuk bayi dan anak sehat Berikut ini adalah beberapa pengaturan makanan untuk bayi dan anak sehat : . kuat menahan leher dan kepalanya. Pada saat bayi diberi kesempatan mempraktekkan kepandaiannya tersebut dengan memberikan makanan lumat. serta dapat menyatakan keinginannya. Pada umur 6 – 9 bulan bibir bayi sudah dapat mengatup rapat pada cangkir.  Observasi tanda alergi makanan (misalnya : kulit merah flatusterus. Dengan bertambah matangnya kemampuan oromotor.

 Berikan makanan secara bertahap (misalnya 1 atau 2 sendok dihari pertama kemudian meningkat menjadi 3 – 4 sendok pada hari berikutnya dan seterusnya). Sistem ini menyerang bahan asing atau antigen dan juga mewujudkan peringatan tentang kejadian tersebut supaya pendedahan yang berkali-kali terhadap bahan yang sama akan mencetuskan gerak balas yang lebih cepat dan bertingkat. atau sel-sel tidak normal (sel terinf eksi virus atau malignan). Konsep Imunologi dan Imunisasi 1) Pengertian Sistem Imun Sistem imun membentuk sistem pertahanan badan terhadap bahan asing seperti mikroorganisme. b.  Berikan makanan pada saat anak lapar.  Bila bayi berasal dari keluarga vegetarian atau hanya memakan sayuran saja.  Kenalkan jenis makanan untuk satu waktu.  Apabila jumlah makanan yang dikonsumsi lebih banyak. Peran dan Karakteristik a) IgS Antibodi yang paling banyak (85% dari antibodi dalam sirkulasi).  Biarka bayi mencoba mengenal cara makan (misalnya memainkan sendoknya)  Jangan terburu – buru dalam memberikan makanan. ditemukan di darah dan semua kompartemen cairan termasuk cairan serebrospinalis. 2) Penggolongan Antibodi. Bertahan lama. maka tambahkan zat besi (Fe). molekul-molekul berpotensi toksik. asupan susu harus dikurangi. terutama makanan padat. Penting . Di produksi dalam jumlah yang besar pada respon adaptip sekunder sehingga mencerminkan riwayat pajanan terhadap patogen. Dapat berdif usi keluar dari aliran darah ke tempat inf eksi akut dan dapat menembus plasenta. Bekerja sebagai opsonin kuat yang menjembatani f agosit dan sel sasaran.

e) IgD Jarang disintesis. respon alergi dan hipersensitivitas. Antibodi pertama yang diproduksi daat tubuh menghadapi suatu antigen baru. air mata. Tempat pengikatan untuk antigen di parasit yang lebih besar. dan air susu terutama kolostrum. Menyatu dalam kelompok yang terdiri atas dua atau tiga molekul. keringat. dan penisilin. kutu debu rumah. penting dalam respon imun terhadap bakteri. Mungkin terlibat dalam stimulasi sel B oleh antigen. Sebagian orang memiliki IgE untuk protein lingkungan yang tidak berbahaya misalnya serbuk sari. Melindungi tubuh dengan melekat ke patogen dan mencegah perlekatan patogen ke rongga tubuh. d) IgE Ekornya berlekatan dengan reseptor di sel mast sehingga berperan dalam peradangan akut. misalnya air liur. dalam pertahanan terhadap bakteri dan pengaktifan sistem komplemen melalui jalur klasik. b) IgM Molekul IgM bergabung dalam kelompok lima "pentamer IgM" sehingga cenderung menggumpalkan antigen yang menjadi sasaran fagosit dan sel NK. Merupakan molekul besar sehingga tidak dapat berdif usi keluar aliran darah. misalnya cacing dan flukes. c) IgA Sebagian besar dalam sekresi. Berukuran besar. Merupakan aktivator kuat sistem komplemen. 3)Perkembangan Imunologi Janin . hanya dapat ditemukan di darah. Tidak dapat mengaktif kan komplemen atau menembus plasenta. hanya sedikit yang diketahui tentang fungsinya.

Proses kelahiran sendiri. Profil imunoglobulin yang disalurkan melalui plasenta dan disekresikan melalui air susu bergantung pada mekanisme transportasi spesif ik untuk berbagai kelas imunoglobulin. Proses penyaluran imun pasif dari maternal: Sistem imun janin diperkuat oleh penyaluran imunoglobulin menembus plasenta dari ibu kepada janinnya melalui aliran darah yang membawa antibodi serta penyaluran melalui air susu. Dari minggu ke 20 kehamilan. Bayi yang baru lahir. pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi atau terapi untuk mengatasi infeksi. bayi cenderung akan bertemu dengan Staphylococcus aureus. 4) Sistem Imun Pasif pada Janin Dalam perkembangannya. Candida albicans. Umumnya kuman patogen atau bibit penyakit tidak dapat menembus barier placenta. Respon janin dibantu oleh pemindahan molekul antibodi dari ibu (asalkan ukurannya tidak terlalu besar) ke janin sehingga memberikan perlindungan pasif yang menetap sampai beberapa minggu. Pada kehamilan dimana antibodi yang dihasilkan janin jauh sangat kurang untuk merespon invasi antigen ibu/invasi bakteri. Begitu lahir. Pada kasus infeksi herpes yang diketahui. semuanya ini merupakan tindakan yang sangat penting. Janin dapat terlindung dari lingkungan yang berbahaya selama dalam kandungan. gonococcus dan herpes virus dapat dijumpai pada vagina. suatu mikroorganisme dimana resisten bayi tehadapnya sangat kecil. maka pengawasan antenatal yang cermat. mulai dari pecahnya kantong amnion yang tersegel dan seterusnya akan membuat janin terpajan dengan mikroorganisme baru. Untuk mengimbangi status imunologi yang belum berkembang dengan baik pada bayi baru lahir. tanpa adanya antibodi. IgG ibu menembus plasenta ke dalam sirkulasi janin melalui . pelahiran pervaginam tidak diperbolehkan. teknik- teknik melahirkan yang aseptik tanpa memasukkan mikroorganisme dan perawatan yang cermat dengan memperhatikan segala aspek dalam penanganan bayi baru lahir. respon imun janin terhadap antigen mulai meningkat. bayi yang meninggalkan lingkungan yang steril untuk kemudian secara tiba-tiba bertemu dengan banyak mikroorganisme dan antigen lainnya. Namun demikian. akan sangat mudah terinfeksi. Bayi yang mature telah memperoleh antigen dan imunitas pasif dari ibu terhadap jenis-jenis tertentu dalam waktu 6 minggu atau lebih sebelum dilahirkan. Diperlukan waktu beberapa minggu sebelum imunitas aktif terbentuk.

tubuh anak sudah pandai dalam membetuk zat anti yang cukup tinggi. Dengan demikian anak akan terhindar dari ancaman luar. racun. Bila antigen pertama kali masuk ke dalam tubuh manusia. antigen tersebut merupakan protein dari kuman atau protein racunnya. zat anti yang dibentuk disebut antibodi. IgG akan tetap di salurkan melalui plasenta. Berhasil atau tidaknya tubuh memusnahkan antigen atau kuman bergantung pada jumlah zat anti yang dibentuk. virus. mekanisme aktif spesifik. Imunitas pasif ini memberikan perlindungan temporer penting pascanatal sampai sistem bayi sendiri matang dan menghasilkan sendiri antibodi 5) Reaksi Antigen-Antibodi Dalam bidang imunologi. sehingga imunitas tubuhpun akan menurun. artinya anak tersebut harus mendapatkan suntikan/ imunisasi ulang. tubuh anak dengan dengan kekuatan zat antinya dapat menghancurkan antigen atau kuman. Agar tubuh tetap kebal diperlukan perangsangan kembali oleh antigen. Bila antigen tersebut kuman. Bahkan kadar IgG ibu rendah. Tetapi pada reaksi ke-2 dan ke-3 dan berikutnya. Vaksin berisi HbsAg murni. Dengan cara reaksi antigen-antibody. tetapi aktivitasnya meningkat pesat sejak usia gestasi 34 minggu. bahan kimia) yang mungkin akan merusak tubuh. yang efektif dari sekitar usia gestasi 20 minggu. Dengan dasar reaksi antigen tubuh anak akan memberikan perlawanan terhadap benda-benda asing dari luar (kuman. 6) Imunisasi pada bayi a) Imunisasi Hepatitis B . maka sebagai reaksinya tubuh akan membentuk zat anti. . jumlah zat anti dalam tubuh akan berkurang. Tubuh belum mempunyai ”pengalaman” untuk mengatasinya. Ibu akan menghasilkan respons imun terhadap antigen yang ia temui dengan menghasilkan IgG. Pada dasarnya reaksi pertama tubuh anak untuk membentuk antigen/antitoksim terhadap antigen tidaklah terlalu kuat. Secara khusus. Hal ini berarti janin akan mendapat imunisasi pasif terhadap patogen yang besar ditemukan di lingkungan setelah lahir. yang dapat melewati plasenta. Akan tetapi setelah beberapa bulan/tahun. kuman tau racun (toksik) disebut sebagai antigen.

pada umur 2-6 bulan. Dosis kedua diberikan umur 1-2 bulan dan dosis ketiga umur 6 bulan. Bayi lahir dari ibu HBsAg (+) diberikan imunoglobulin hepatitis B 12 jam setelah lahir + imunisasi Hepatitis B. .Vaksin dari virus polio (tipe 1. Ulangan pemberian imunisasi hepatitis B dapat dipertimbangkan pada umur 10-12 tahun. . antibiotik. Dosis ketiga 5 bulan berikutnya (usia 6 bulan). Dosis kedua 1 bulan berikutnya. . Dosis kedua diberikan 1-2 bulan kemudian dan dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah imunisasi pertama. Bayi lahir dari ibu HBsAg (-) diberikan vaksin rekombinan atau vaksin plasma derived secara IM. Penyimpanan vaksin pada suhu 2-8°C. dibuat dlm biakan sel-vero : asam amino. Suntikan secara Intra Muskular di daerah deltoid.Vaksin berbentuk cairan dengan kemasan 1 cc atau 2 cc dalam flacon. . mengingat paling tidak 3.. 1)) KIPI Efek samping yang terjadi pascaimunisasi hepatitis B pada umumnya ringan . kecuali pada ibu hamil. maka secepatnya diberikan. . . calf serum dalam magnesium klorida dan fenol merah . IM dalam waktu 12 jam setelah lahir. Diberikan vaksin rekombinan (HB Vax-II 5 mcgatau Engerix B 10 mcg) atau vaksin plasma derived 10 mcg. b) Imunisasi Polio . .5 ml. Diberikan sedini mungkin setelah lahir. Bayi lahir dari ibu dengan status HbsAg yang tidak diketahui.9% hamil merupakan pengidap hepatitis dengan resiko transmisi maternal kurang lebih sebesar 45%. mual. . pipet. hanya berupa nyeri. Apabila sampai 5 tahun anak belum pernah mendapatkan imunisasi hepatitis B. dan nyeri sendi maupun otot. dosis 0. . 2)) Kontraindikasi Sampai saat ini belum dipastikan adanya kontraindikasi absolute terhadap pemberian imunisasi hepatitis B.2 dan 3) yang dilemahkan. Kadar pencegahan anti HBsAg > 10mg/ml. bengkak. panas.

jika diberikan sub kutan menyebabkan iritasi lokal.Pemberian bersamaan dengan vaksin tifoid oral c) Imunisasi DPT . . Vaksin polio diberikan 4 kali. VI . imunisasi harus ditunda .Penyimpanan vaksin pada suhu 2-8°C.Muntah atau diare. SD kelas I. endapan putih didasarnya. peradangan dan nekrosis setempat.5 oC). Imunisasi dasar 3x. Terdiri dari  toxoid difteri adalah racun yang dilemahkan  Bordittela pertusis adalah bakteri yang dilemahkan  toxoid tetanus adalah racun yang dilemahkan (+) aluminium fosfat dan mertiolat . nyeri pada tempat suntikan 1-2 hari ® diberikan anafilatik + antipiretik .5 ml secara intra muskular di bagian luar paha. . .Menderita infeksi HIV . . interval 4 minggu dan imunisasi ulangan. Bila ada reaksi berlebihan pasca imunisasi ® demam > 40°C. dengan interval 4 minggu. 1)) Kontraindikasi .Keganasan. . Diberikan pada bayi > 2 bulan oleh karena reaktogenitas pertusis pada bayi kecil. Reaksi pasca imunisasi: . imunisasi harus ditunda . dan anak dengan mekanisme imunolohis yang terganggu . . 1 tahun berikutnya. syok ® imunisasi selanjutnya diganti dengan DT atau DpaT 1)) Efek samping .Mengalami peyakit akut atau demam (> 38.1 ml). Dosis 0.Dalam masa pengobatan kortikosteroid atau imunosupresif oral maupun suntikan juga pengobatan radiasi umum .Pemberian secara oral sebanyak 2 tetes (0. Vaksin mengandung Aluminium fosfat. kejang. Merupakan vaksin cair. . Demam.Diberikan sesegera mungkin saat bayi akan dipulangkan dari rumah sakit atau rumah bersalin. Jika didiamkan sedikit berkabut.

 Kejang-kejang Reaksi ini jarang terjadi. tapi diganti menjadi vaksin DT saja. Berikan 1/4 tablet antipiuretik untuk mengatasi efek samping tersebut bila panas lebih dari 39 oC . dilarutkan dalam 5 cc pelarut aquades.Dosis 0. tetapi akan sembuh dalam 1-2 hari. ruam setelah 7 – 12 hari pasca imunisasi.Vaksin yang telah dilarutkan hanya tahan 8 jam pada suhu 2-8°C . Namun bila terjadi panas lebih dari 1 hari setelah imunisasi maka itu bukanlah disebabkan vaksin DPT. maka hal itu mungkin disebabkan oleh peradangan yang mungkin disebabkan oleh beberapa factor berikut: jarum suntik tidak steril. diare. konjungtivitis. tapi perlu diketahui oleh petugas. kemerahan. . Oleh karena efek samping ini cukup berat.chick chorioallantonik membrane) yang dilemahkan + kanamisin sulfat dan eritromisin Berbentuk beku kering. d) Imunisasi Campak Vaksin dari virus hidup (CAM 70. maka anak yang pernah mendapat reaksi ini tidak boleh mendapatkan vaksin DPT lagi. sakit. imunisasi bisa diberikan pada usia 6 bulan. penyuntikan kurang dalam. mungkin ada infeksi lain yang harus di teliti lebih lanjut.5 ml diberikan sub kutan di lengan kiri. . bisa sampai – 20 derajat celsius .Disimpan pada suhu 2-8°C. dan bengkak di tempat suntikan.Diberikan pada bayi umur 9 bulan oleh karena masih ada antibodi yang diperoleh dari ibu.Efek samping: demam.Jika ada wabah. Hal ini tidak berbahaya dan tidak perlu pengobatan. anjurkan agar anak tidak dibungkus dengan baju tebal dan mandikan anak dengan cara membasuh. Kejadian encefalitis lebih jarang 1)) KIPI . diulang 6 bulan kemudian . .  Panas Kebanyakan terjadi pada sore hari setelah mendapatkan suntikan DPT.  Peradangan Bila pembengkakan terjadi seminggu atau lebih sesudah vaksin. Reaksi ini disebabkan oleh komponen pertusis dari DPT.  Rasa sakit di daerah suntikan Sebagian anak merasakan nyeri.

2)) Imunisasi Ulang Dianjurkan pemberian campak ulangan pada saat masuk sekolah dasar (5-6 tahun) guna mempertinggi serokonversi. setiap orang yang sudah pernah mendapatkan immunoglobulin. dan sedang memperoleh pengobatan imunosupresan. vaksin Hib hanya diberikan sekali.SMP.5 ml diberikan IM -Disimpan pada suhu 2-8°C -Ulangan vaksin diberikan pada umur 18 bulan. setiap orang yang tidak dapat menunjukkan catatan imunisasinya. e) Imunisasi Hib -Untuk mencegah infeksi SSP oleh karena Haemofilus influenza tipe B -Diberikan MULAI umur 2-4 bulan. -Dosis 0. memperoleh pengobatan immunoglobulin atau kontak dengan darah. hamil. . 3)) Kontraindikasi Kontraindikasi campak berlaku bagi mereka yang sedang menderita demam tinggi. setiap orang yang sudah imunisasi campak yang virusnya dimatikan. Reaksi KIPI campak banyak dijumpai pada imunisasi ulang dengan vaksin campak dari virus yang dimatikan. Ruam dapat dijumpai pada 5% resipien pada hari ke-7 dan ke-10 sesudah imunisasi selama 2-4 hari. pada anak > 1 tahun diberikan 1 kali -Vaksin dalam bentuk beku kering dan 0.SMA dapat diberikan imunisasi ulang. memiliki riwayat alergi. Reaksi KIPI berat terjadi juka diteukan gangguan fungsi system saraf pusat seperti ensefalitis dan ensefalopati pasca imunisasi. -Apabila anak datang pada umur 1-5 tahun.5 oC yang terjadi 5-15 % kasus yang mulai dijumpai pada hari ke-5 dan ke-6 sesudah imunisasi dan berlangsung selama 2 hari. Atau dalam situasi seperti berikut: apabila terdapat kejadian luar biasa peningkatan kasus campak maka anak SD. Sedangkan untuk vaksin dengan virus yang dilemahkan kejadian KIPI telah menurun. Gejala KIPI campak berupa demam tinggi lebih dari 39.5 ml pelarut dalam semprit.

Jadwal imunisasi yang wajib diberikan kepada neonatus. jadwalnya seperti tabel berikut ini: . dan anak prasekolah seperti tabel dibawah ini: Sedangkan untuk imunisasi yang sifatnya “dianjurkan”. bayi. balita.

Pada beberapa kondisi seperti bayi kurang sehat. Saat mandi bayi berada dalam keadaan telanjang dan basah sehingga mudah kehilangan panas. tidak perlu dipaksakan untuk mandi berendam.c.Perawatan Sehari-hari 1) Memandikan Bayi harus tetap dijaga kebersihannya dengan menekan lembut dan juga memebrsihkan bagian lipatan kulit. Suhu ruang saat memandikan bayi harus hangat (>25 0 C)dan suhu air yang optimal adalah 40 0 C untuk bayi kurang dari 2 bulan dan dapat berangsur turun sampai 30 0 C untuk bayi diatas 2 bulan. Karena itu harus dilakukan upaya untuk mengurangi terjadinya kehilangan panas. tetapi masih banyak kebiasaan yang salah dalam memandikan bayi. bayi belum lepas tali pusat atau dalam perjalanan. Bayi cukup diseka dengan sabun dan air hangat agar bayi tetap segar dan bersih. . Memandikan bayi merupakan hal yang paling sering dilakukan. Sabun dengan kandungan clorofen tidak dianjurkan karena diserap kulit dan menyebabkan racun bagi sistem saraf bayi. seperti memandikan bayi segera setelah lahir yang dapat mengakibatkan hipotermia.

bukalah baju bayi lalu bersihkan alat kelamin dan bokong bayi dengan kapas basah. balikkan badan bayi perlahan dengan tangan kanan ibu sedangkan tangaAn kiri ibu tetap menopang badan bayi dan memegang erat ketiaknya. agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi. Usap seluruh permukaan dan lipatan tubuh bayi dengan waslap yang direndam dengan air hangat dan diberi sabun khusus bayi. Karena itu. orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. . Sejak gigi susu mulai tumbuh. sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar. setidaknya dua kali sehari . Mata dibersihkan dengan kapas yang telah direndam air matang. Urutan memandikan bayi yang benar dimulai dari membersihkan wajah. bayi dapat dimasukkan ke bak air hangat. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara. Kemudian wajah bayi diusap dengan waslap yang telah direndam air hangat. Selanjutnya usap rambut dan kepala bayi dengan waslap yang direndam air hangat sampai bersih. Bagian luar telinga dibersihkan dengan menggunakan cotton buds yang telah diberi baby oil. Lubang hidung dibersihkan perlahan dan tidak terlalu dalam dengan cotton buds yang dicelupkan kedalam air bersih. namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya. Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan: . pencucian rambut hanya dilakukan apabila rambut kelihatannya kotor atau ada kerak dikulit kepalanya dengan mengoleskan beberapa tetes baby oil atau shampoo bayi dikulit kepala bayi lalu sisir dengan sikat rambut halus untuk memudahkan lepasnya kerak dikulit kepala bayi. a). Setelah wajah dibersihkan. Pemakaian lotion setelah mandi tidak umum dibutuhkan bayi karena justru membuat pori-pori kulit menutup. Untuk membersihkan punggung bayi. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab. Tangan kiri ibu menyangga kepala dan memegang erat ketiak bayi sedangkan tangan kanan ibu membersihkan sabun ditubuh bayi. Segera bungkus bayi dengan handuk kering dan letakkan diatas handuk kering. Merawat gigi bayi Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Setelah selesai.

atau saat usia anak setahun. . . Jika setelah disusukan kemidian ternyata . Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan: . Pada 6 bulan pertama. karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu. Hindarkanlah pemberian makanan tambahan seperti madu. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor . larutan glukosa dan makanan prelakteal lainnya. 2) Memberi Minum/Menyusui Seiring dengan bertambahnya usia si kecil. karena semakin sering menyusui. akan semakin banyak pula ASI yang ibu hasilkan. . ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab . Saat gigi mulai tumbuh. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu . sehabis menyusui. . Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih. setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh. Waktu dan lama menyusui disesuaikan dengan kebutuhan bayi (on demand). air. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis. Biasanya ia akan menyusu dalam jangka waktu yang lebih lama. Bayi mulai disusukan sedini mungkin. ia akan semakin banyak membutuhkan ASI. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali). Tubuh Ibu akan beradaptasi untuk mengimbangi kebutuhannya. tetapi lebih jarang. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama. bayi lebih baik hanya mendapatkan ASI saja (ASI eksklusif) tanpa diberikan susu formula. . Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi. mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon. . Selesai menyusui. langsung setelah lahir. mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.

Makin banyak udara yang masuk makin kembunglah perut bayi. lemak. Komposisi asi: Kalori. dan meningkatkan daya tahan ibu. diare. perlu difikirkan terhadap kemungkinan adanya kelainan seperti obstruksi atau fistula esophagus. Dengan pemberian ASI maka kebutuhan psikologis anak sekaligus terpenuhi karena saat memberikan ASI ibu dapat memelu dan mendekap anak sehingga anak merasa dan nyaman dalam pelukan ibunya. bahkan muntah karena udara dan makanan sudah banyak bercampur di dalam lambung. mempererat hubungan dengan ibu. murah dan dapat menunda masa subur. Tidak hanya itu. air. pemberiannya mudah. Si kecil pun jadi rewel. baik kualitas dan kuantitas. Setelah usia bayi > 6 bulan sudah dapat diberikan 2 kali makanan bubur susu sehari. ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi. yang mengandung zat gizi sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Walaupun demikian. Keuntungan asi:  Untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi  Untuk mempereran hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi yang akan berpengaruh pada proses pembentukan emosi positif si anak. Manfaat ASI untuk bayi adalah melindungi dari penyakit infeksi. Lambung yang penuh udara akan menurunkan nafsu makan. Dalam ASI terkandung antibody. ada beberapa kendala dalam pemberian ASI. karbohidrat. Muntah juga menyebabkan asupan ASI ke dalam lambung keluar kembali. Kapan saja bayi perlu disendawakan : . lebih praktis. ASI diberikan sesuai dengan keinginan ibu atau sesuai kebutuhan bayi (2-3 jam bergantian antara sebelah kiri dan sebela kanan). yaitu putting susu masuk ke dalam dan perasaan nyeri yang hebat karena putting susu terluka. mineral. kasein. bayi menjadi kebiruan dan sesak nafas. dan alergi. buah – buahan dan telur. murah dan praktis. laktalbumin. sedangkan manfaat untuk ibu adalah memberikan kepuasan. Dan harus diperhatikan pelekatan yang baik dan proses bayi menghisap yang baik. Dalam menyusui bayi dapat dilakukan dengan posisi duduk atau berdiri. 3) Menyendawakan Sendawa merupakan upaya alami untuk mengosongkan lambung dari udara berlebihan. Udara ini umumnya turut tertelan masuk bersamaan dengan ASI saat bayi menyusu. protein.

Jangan terlalu lemah tapi tidak usah terlalu keras. Tepuklah di bagian punggung secara perlahan tapi kuat. bayi digendong di pundak dengan wajah menghadap ke belakang. Caranya. Inilah posisi favorit dan mudah menyendawakan. Mulut dan hidung tidak tertutup. bahu lurus ke bawah. Pegang bagian pantatnya dengan satu tangan. Agar berhasil sebaiknya: . Setelah itu. sebaiknya bayi disendawakan setiap 60-90 ml. perlahan sendawakanlah.Sendawankanlah si kecil agar ia dapat kembali melanjutkan tidurnya dengan nyaman. Lalu. . a) Posisi dan cara menyendawakan bayi : 1)) Menaruh di Pundak (over your shoulder). Posisi dagu diusahakan lebih tinggi dari bahu.. Dagu menyandar ke bahu. Jika bayi minum tergesa-gesa. Tetapi. Setelah si kecil merasa cukup kenyang menyusui. . lalu leher disangga tangan. bahkan bisa menyebabkannya muntah. lalu perlahan sendawakan si kecil. mulut bayi akan mengeluarkan bunyi khas sendawa. Anda mulai dapat menyusui lagi. Jika si kecil mulai terlihat tidak nyaman atau rewel saat disusui. jika si kecil disusui dengan ASI sebaiknya ia disendawakan setiap kali akan berganti posisi/peralihan dari satu payudara ke payudara lainnya. sedangkan tangan lain memegang leher dan menepuk-nepuk punggungnya. Usahakan tubuh bayi dalam posisi tegak lurus/vertikal. Jika anda memberikan susu botol. sangat mungkin bayi sulit sendawa. . Jika posisi ini diabaikan. . di bawah iga kiri. Setiap saat setelah selesai menyusui. . cobalah untuk menyendawakannya terlebih dulu. Adakalanya bayi terbangun dalam tidurnya karena kembung.Tunggulah sampai ia mulai slowdown. . Jangan menepuk di atas pantat atau di pundaknya karena percuma. Tepuklah di bagian tengah. . Tidak lebih dari tiga menit. berhentilah untuk sejenak (sekitar 10-20 menit).

Dada dan kepala menjorok ke depan. bayi umumnya agak lama bersendawa karena posisinya tidak tegak. Menahan/ menyangga pada bagian kepala dan leher bayi dengan jari . Melakukannya pun tidak mudah. posisi ini bisa membuat bayi lebih relaks. . Gerakan metode tick tock ini akan membuat udara dari lambung bayi akan keluar melalui “sendawa” . Hindari memangku bayi dengan posisi mendatar. Sangga leher lalu tepuk-tepuk bagian lambungnya. misalnya dengan bersenandung : tick tock -tick tock… . 4)) Metode Tick Tock . Biarkan kaki bayi menjuntai/mengayun-ayun dengan bebas. Selain membuat udara di perut keluar. bukan kakinya saat menyendawakan. Tepuk-tepuklah bagian punggungnya. Usahakan posisi dada lebih tinggi dari perutnya. bayi bisa mengalami risiko cidera. Jika tidak. Pegang bayi sehingga menghadap sejajar dengan wajah ibu. Pegang selalu leher bayi. . Kelemahan posisi ini. Si kecil pun akan sendawa. Buat suasana menyenangkan bagi bayi. 2)) Posisi Setengah Duduk di Pangkuan (sitting on your lap). karena menyebabkannya muntah. Goyangkan tubuh bayi. Pegang bayi di bawah ketiaknya. Mirip menggoyangkan botol. Miringkan bayi anda dari samping ke samping dengan hati-hati/pelan-pelan. Cara ini bisa dilakukan di boks atau ranjang si kecil. Posisi bayi setengah duduk. . . . 3)) Posisi Telungkup (lying face down on your lap) Telungkupkan bayi di pangkuan.. Menggoyangkan sembarangan bisa membuat bayi sulit sendawa.

4) Pijat Bayi Di Indonesia pelaksanaan pijat bayi di masyarakat desa masih dipegang peranannya oleh dukun bayi. dan kasih sayang. ibu yang agak menggoyangkan bayinya kala bersendawa. Pijat tradisional menggunakan ramuan-ramuan pemijatan yang kadang tidak terjamin aman bagi kulit bayi. terutama jika sendawa bayi disertai dengan air ludah. . Pijat bayi dimasyarakat ini adalah pijat modern yang memadukan antara ilmiah (kesehatan). . saat menepuk punggung terlalu lemah dan tempat yang ditepuk terlalu tinggi atau di bagian bahu/pundak. Pijat tradisional dilakukan oleh dukun pijat dengan ilmu yang katanya turun- temurun. Selama ini pemijatan tidak hanya dilakukan saat bayi sehat tetapi juga pada bayi sakit atau rewel. atau justru terlalu rendah yaitu di bagian bawah (bagian pantat). pindahkan dari dari hadapan muka anda. posisi dagu si bayi tidak lebih tinggi dari bahu ibu sehingga mulut dan hidung bayi bisa tertutup tubuh ibu. misalnya parutan jahe. nenek. ayah. Ramuan ini mengandung minyak asitri yang dapat menyebabkan rasa gatal. minyak zaitun murni. atau dedaunan yang dihancurkan. atau lotion (losion) yang dianjurkan oleh dokter. Berbeda dengan pijat modern yang hanya menggunakan baby oil (minyak bayi. seni. atau perih pada kulit bayi. b)Beberapa kesalahan saat menyendawakan bayi : . pijat modern justru dilakukan oleh ibunya sendiri. bawang. atau kakek yang merupan orang terdekat dengan si kecil. Beberapa perbedaan antara pijat bayi tradisional dan modern adalah sebagai berikut : . . Saat bayi tampak akan bersendawa. sehingga membuat sendawa lama keluar. posisi bayi kadang tidak lurus malah bengkok. . . panas. Sedangkan. .

47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari. . Sedangkan pijat modern justru ibu yang menunggu kesiapan bayi. Sedangkan. pijat bayi sangat baik dilakukan oleh ibu dan ayah. Alissa: 2009) 2)) Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi Berdasarkan penelitian T. bukan tekanan (pressure). pijat bayi juga sangat mempengaruhi emosional. menjadi santai dan tidur karena puas dan nyaman. pijat tradisional sering dipaksakan. Bukan hanya secara fisik. bayi menangis keras dan meronta-ronta. bayi lelap karena kelelahan menangis. Setelah dipijat. Dengan sirkulasi darah dan oksigen yang lancar dan otomatis membuat imunitas tubuh bayi lebih baik. Telah diamati perubahan berat badan 20 bayi premature setelah mendapat pijatan secara teratur. Alhasil bayi menjadi cepat lapar dank arena itu lebih sering menyusu sehingga meningkatkan produksi ASI. Alissa: 2009) 3)) Meningkatkan efektivitas istirahat (Tidur) bayi . Hal ini akan membuat bayi senang. Ini disebabkan bayi yang dipijat mengalami peningkatan kadar enzim penyerapan dan insulin sehingga penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik. AS. Sedangkan. Oleh sebab itu selain oleh trapis spesialis. bukan karena tenang. Karena ditujukan untuk mengatasi penyakit. karena aktivitas pijat akan menjalin bonding antara anak dan orang tua. (Putri. (Putri. antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI). bayi berusia 1 – 3 bulan yang dipijat 15 menit dua kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi dari kelompok bayi yang tidak dipijat. Pijat tradisional hanya ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan kadang disertai dengan jamu. (Putri.. Setelah itu. Field & Scafidi dari universitas Miami. Terapi pijat memberikan efek positif secara fisik. Bayi mengalami kenaikan berat badan 20 . pijat modern adalah terapi sehat tanpa jamu atau obat apapun. Akibatnya. Unsur utama pijat bayi adalah sentuhan (touch). Alissa: 2009) a) Manfaat Pijat Bayi 1)) Membuat Bayi Semakin Tenang Umumnya bayi yang mendapatkan pijatan secara teratur akan lebih rileks dan tenang.

bayi akan cepet laper sehingga nafsu makannya meningkat. Biasanya hal ini terjadi karena pemijatan dilakukan dengan paksaan. Hal ini menunjukkan bahwa bayi merasa tenang setelah dipijat. termasuk keotaknya. semakin berkecukupan kebutuhan oksigen ke otak secara cukup membuat konsentrasi dan kesiagaan bayi semakin membaik. 6)) Meningkatkan produksi ASI Pijat bayi menyebabkan bayi lebih refleks dan dapat beristirahat dengan efektif. Semakin baik aliran darah ke otak. Selain lama. Peningkatan nafsu makan ini juga tambah . Pemberian ASI tetap harus cukup dan tidak boleh terlambat (Anggraini dan Subakti:2009). Ketika suplai oksigen untuk bayi tidak lancar maka fungsi otak untuk berfikir dan konsentrasi akan terganggu. Ibu-ibu selalu merasa senang bila melihat bayinya tertidur lelap. Bayi yang otot-ototnya distimulus atau pemijatan aman dan nyaman dan mengantuk. terutama untuk memperlancar sirkulasi dan peredaran oksigen.Pemijitan juga mengefektifkan istirahat (tidur) bayi. Kedua. ia marasa kehabisan energy setelah “melawan” perlakuan pemijatan yang sebenarnya tidak diinginkan. bayi Nampak tertidur lelap dan tidak rewel seperti sebelumnya. 5)) Meningkatkan daya tahan tubuh Meningkatkan aktifitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). dalam situasi lain dimana tidur lelap bayi ini terjadi berbagai kemungkinan. tidur bayi yang terlalu lama dan sulit dibangunkan dapat mengganggu jadwal pemberian ASI. Proses ini menyebabkan terjadinya penurun kadar hormogen adrenalin (Hormon stres). Namun. 4)) Meningkatkan konsentrasi bayi Pemijatan dapat memperlancar peredaran darah yang mengalir keseluruh tubuh manusia. Bayi yang tidur dengan efektif ketika bangun akan membawa energy cukup beraktifitas. Ketika bayi istirahat atau tidur dengan efektif maka saat bangun akan menjadi bugar. Kebanyakan bayi tidur dengan yang lama begitu pemijatan usai dilakukan kepadanya. Kebanyakan untuk alasan inilah mereka lakukan pemijatan bayi. bayi tertidur bukan karena nyaman dipijat tetapi sebaliknya.Alissa : 2009). dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh (Putri. Kebugaran ini juga menjadi faktor yang mendukung konsentrasi dan kerja otak si bayi (Putri. Pertama.Alisa : 2009). Dengan aktifitas yang optimal.

Maka terbukti bahwa pijat bayi membantu proses pencernaan. saling tersenyum dan ekspresi wajah lain. Dalam menggerakkan sel peristaltic ( sel disalurkan pencernaan yang menggerakkan dalam saluran pencernaan) untuk mendorong makanan kesaluran pencernaan. serta membantunya tidur lebih nyenyak. peningkatan aktifitas nervus vagus / saraf pengembara system saraf otak yang bekerja untuk daerah leher kebawah sampai dada dan rongga perut. 9)) Mengembangkan komunikasi Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama yang anda miliki dengan bayi. Ukuran keberhasilan ini ditunjukkan dengan pembacaan grafik penikngkatan aliran udara setiap hari yang semakin meningkat. 8)) Menstimulasi Aktivitas nervus vagus untuk perbaikan pernafasan Aktifitas serat-serat nervus vulgar berpengaruh pada paru-paru. (Putri Alissa : 2009). (Prasetyono : 2009). Tidak hanya itu. bayi lebih cepat lapar atau ingin makan karena pencernaannya semakin lancar. Kedua hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil akibat nyeri tumbuh gigi. kolik. . (Prasetyono : 2009). hidung tersumbat atau tekanan emosi. sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak disana. (Prasetyono : 2009). Pijat bayi menggabungkan aspek kedekatan yaitu kontak mata. 7)) Meningkatkan gerak peristaltik untuk pencernaan Gerak peristaltik adalah semacam gelombang dan kontraksi teratur saluran menuju lambung yang menggerakkan bahan makanan agar dapat diproses dalam saluran pencernaan. Dengan demikian. 11)) Mengurangi nyeri Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitoksin dan endorphin. Sentuhan bayi berarti berbicara. pijatan juga memperlancar sirkulasi dara di perut. 10)) Mengurangi rasa sakit Memijat juga membantu mengusir gejala kembung. Sebuah penelitian yang dilakukan di Torch Research institute menunjukkan bahwa perlu pemijatan selama 20 menit yang dilakukan setiap malam pada anak-anak asma dapat menyebabkan mereka bernafas lebih baik.

Jadi. Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat. Orang tua yang melakukan pijat secara rutin lebih mengenal kondisi fisik bayi. dan memaksakan posisi saat memijat. dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan.12)) Meningkatkan percaya diri Dengan melakukan pijat bayi. selain itu pemijatan pada pagi hari memberikan nuansa ceria pada bayi. 13)) Memahami kebutuhan si kecil Bayi mengeluarkan bahasa tubuh selama dipijat. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau tujuh bulan. jangan memaksakan untuk memijat. Yang harus diperhatikan. orang tua lebih paham cara menghadapi bayinya saat gelisah. jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui. . orang tua lebih mengenal bayinya. sebab sisa-sisa minyak pijat akan lebih mudah dibersihkan. hal ini berguna untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. setelah pemijatan. Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan pada si kecil sebagai berikut: 1)) Waktu yang tepat a)) Pagi hari Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. b)) Malam hari Pemijatan pada malam hari sangatlah baik. (Prasetyono : 2009). ketika akan dipijat si bayi harus dalam keadaan tenang dan nyaman. Ketenangan ini membuat orang tua mampu menguasai keadaan dan loebih percaya diri untuk merawat si kecil. memijat paksa. Jika rewel. Sebab. Karena dilakukan berulang – ulang. (Prasetyono : 2009). Yang harus diperhatikan. Pijat bayi mampu mengurangi rasa gelisah soal perawatan anak. biasanya bayi akan santai dan mengantuk. atau memijat bayi saat ia sakit. b) Persiapan Memijat Bayi Pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir.

Suara-suara berisik mengganggu konsentrasi ibu dan bayi. mengapa? Karena tangan yang kurang bersih dapat menjadi penular kuman. Sebaiknya pemijatan dilakukan 15 menit setelah si kecil makan. Keberadaan cincin. suasana seperti itu juga menyebabkan kulit bayi sensitive sehingga bayi merasa menjadi resah saat dipijat. Buatlah bayi ceria. pastikan tangan anda bersih dan hangat. Ruang yang nyaman Ruang yang nyaman untuk melakukan pemijatan adalah: . Potonglah kuku dan lembutkan (dikikir). warna kemerahan mengindikasi bahwa pemijatan telah cukup. . Selain itu. Untuk menghangatkan ruangan dapat memasang lampu yang memberikan rasa hangat. Ruangan tidak berisik. ajak bercanda atau bermain sampai siap untuk dipijat. hal ini bias mengakibatkan bayi merasa tidak nyaman dan berusaha meronta. Hindari juga memijat ketika bayi dalam keadaan lapar. 2)).Tangan yang aman untuk memijat Sebelum memijat. bayi akan semakin rewel dan memberontak. gelang dan aksesoris lainnya yang terbuat dari logam atau plastic dapat melukai kulit bayi. . Penerangan yang remang- remang atau gelap menyulitkan ibu untuk membedakan warna kemerahan kulit si kecil bekas pemijatan. jadi cuci tangan terlebih dahulu lalu pastikan tangan dalam keadaan kerin g karena kulit bayi sangat peka dengan suhu tangan ibu dan tidak nyaman bila tangan yang menyentuhnya itu dingin. Ruang yang kering dan tidak pengap. Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. Untuk menciptakan ketenangan. Ruangan yang dingin atau terlalu banyak angin menyebabkan bayi kedinginan dan masuk angin. Ruangan yang pengap dan lembab menyebabkan bayi gerah. . 3)). seperti memutar music klasik dari Mozart. . iringan musik lembuh. pastikan suara yang mengisi ruangan adalah suara ibu. Ruangan yang hangat tetapi tidak panas. Ruangan yang penerangnya cukup. ayah. terutama penyakit kulit. dave koz dan sebagainya. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan akurasi pada daerah yang dipijat. Sebab. Sebab.

Minyak yang cocok adalah minyak zaitun (olive oil). Ruangan tanpa aroma menyengat dan mengganggu. bias juga menggunakan losion. popok dan baju ganti Handuk atau lap digunakan untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang menempel dikulit bayi. Popok untuk menutup bagian tubuh bayi setelah dipijat. e)) Air dan waslap Siapkan air hangat beserta handuk kecil dan washlap untuk menyeka bayi dari bekas minyak usai pemijatan. ada beberapa hal yang perlu ditambahkan selama pemijatan berlangsung untuk menciptakan suasana pemijatan tenang dan nyaman. . bayi harus menunggu waktu sehingga kedinginan. Alas ini sebaiknya dalam posisi datar. Hal ini karena sifatnya yang lembut dan melembabkan. Menyiapkan popok hendaknya tidak terlambat (setelah dipijat baru disiapkan popok) sebab. Jadi. b)) Handuk atau lap. c)) Baju ganti untuk mengganti baju lama usai pemijatan. minyak telon (baby oil). gunakan minyak ketika memijat untuk menghindari luka akibat gesekan yang dapat terjadi karena kontak dengan kulit. Tujuan pelumas ini adalah merawat kulit si kecil agtar tetap lembut dan sehat tanpa terpengaruh oleh bekas gesekan pijat. Jangan menggunakan minyak aroma terapi karena terlalu keras untuk kulit bayi. minyak kelapa (minyak klentik).Selain itu. Bila ingin menerapkan aroma terapi cukup dengan aroma yang muncul dari minyak pijat saja. Tidak dianjurkan menggunakan pewangi ruangan aerosol atau benda bakar (dupa) karena membuat bayi alergi. minyak kelapa sawit. Luas alas ini sebesar ukuran bayi agar ibu dapat bergerak dengan bebas. 4)) Peralatan Yang Harus Disiapkan Peralatan yang dibutuhkan sebelum melakukan pemijatan antara lain: a)) Alas yang empuk dan lembut Misalnya kasur atau busa yang dilapisi dengan kain lembut. diantaranya adalah: . minyak dara (virgin coconut oil). d)) Minyak untuk memijat Minyak digunakan sebagai pelumas (lubricant) bersifat melicinkan permukaan kulit bayi dan tangan ibu sehingga memudahkan ibu dalam berbagai gerakan urut dan membuat bayi merasa nyaman.

Jika suatu saat bayi tampak merasa tidak nyaman segera hentikan pemijatan. Sebelum tali pusar bayi dilepas. Berikut beberapa pedoman teknik pemijatan bayi yang dapat dipergunakan sebagai dasar pijat bayi. terutama bila anda sudah yakin bahwa bayi mulai terbiasa dengan pijatan yang sedang dilakukan. . . . (Putri. a)) Kaki . . Setiap gerakan yang diberiakan pada masing-masing teknik dapat diulang sebanyak lima sampai enam kali tergantung kebutuhan. Bila bayi menangis cobalah untuk menenangkannya sebelum melanjutkan pemijatan. sedikit demi sedikit dengan durasi waktu yang bertahap dari 2-3 menit hingga 5-10 menit. Duduklah dengan posisi nyaman dan tenang. kemudian secara bertahap tambahkan tekanan pada sentuhan tersebut. . Pada neonatus gerakan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus.Alissa : 2009). . Dalam memijat kita harus membangun toleransi dengan mulai beberapa gerakan. Minta ijin pada bayi sebelum melakukan pemijatan dengan cara membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajak bicara. Pandang mata bayi selama pemijatan berlangsung. Ada cara dan rambu-rambu yang harus diperhatikan.Memerah susu . Menyediakan waktu khusus yang tidak diganggu oleh hal lain minimum 15 menit untuk melakukan keseluruh tahapan pemijatan . . Awali pemijatan dengan sentuhan ringan. Bernyanyilah atau putarkan lagu-lagu yang tenang atau lembut untuk menciptakan suasana tenang selama pemijatan. pemijatan bayi tak bias dilakukan secara sembarangan. sebaiknya tidak dilakukan pemijatan didaerah perut. 5)) Teknik memijat bayi Untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Tanggaplah pada isyarat yang diberikan bayi.

kemudian buatlah gerakan meremas dengan lembut sambil memutarkan kedua belah tangan yang dimulai dari pangkal paha hingga ke arah mata kaki. e)) Betis Pada bagian betis kaki dengan salah satu tangan anda. gunakan kedua tangan secara bersamaan mulai dari pangkal paha dengan gerakan memeras. Dalam teknik ini. Kemudian urutlah dengan lembut seluruh punggung kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian dari pergelangan kaki ke arah jari. Kemudian gerakan tangan ke pergelangan kaki secara bergantian seperti memerah susu. Gerakan ini dapat diulang berkali-kali. kemudian remas-remas dari pangkal lutut menuju pergelangan kaki. d)) Punggung kaki Gunakan kedua ibu jari untuk membuat lingkaran disekitar kedua mata kaki sebelah dalam dan luar. karena itu pijatan tidak perlu disertai dengan penekanan. Pegang bayi pada bagian pangkal paha dengan kedua tangan secara bersamaan. b)) Telapak kaki Untuk memijat telapak kaki bayi. f)) Paha Pada bagian paha. g)) Perut . memijat dan memutar kedua kaki bayi secara lembut. peganglah kaki bayi pada pergelangan kaki seperti memegang tongkat pemukul. Atau. Teknik lain yakni dengan membuat gerakan yang membentuk lingkaran-lingkaran kecil dengan kedua ibu jari secara bersamaan dari daerah mata ke jari kaki. c)) Jari Ingat bahwa tulang pada ruas jari kaki bayi masih belum kuat. pemijatan dilakukan dengan cara meremas dan memutar. Pijatlah dengan lembut jari- jari kaki satu persatu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki dan akhiri dengan tarikan lembut pada setiap ujung jari. dengan arah yang sama.caranya yakni tidak dipijat-pijat tetapi diurut menggunakan ibu jari secara bersamaan pada seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari.

 Cara lain adalah dengan membayangkan ada gambar jam pada perut bayi. kedua lutut ditekuk pelan-pelan dan dengan lembut menuju ke permukaan perut bayi. Arah pijatan dimulai dari atas kebawah perut.  Lakukan kedua gerakan ini secara bersamaan dengan tangan kiri membuat gerakan lingkaran penuh dan tangan kanan membuat setengah lingkaran. Kemudian. pertama-tama perut bayi pada bagiannya tekan masing-masing ibu jari diantara pusar perut.  Gerakan berikutnya. . kemudian gerakkan kedua kaki bayi secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. jepit kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan kiri.  Terakhir. lalu angkat kedua kaki tersebut lurus sedikit diatas perut. jangan lakukan pemijatan pada bagian perut ini setelah selesai makan. kemudian kembali ke arah kanan bawah (seperti bentuk bulan) diikuti oleh tangan kiri yang selalu membuat bulatan penuh (seperti bentuk matahari). Perut bayi bagian paling atas dianggap jam 12. masing-masing tangan anda memegang pergelanagan kaki. bagian perut bawah . . Selain itu. Bulan – matahari  Disebut gerakan bulan . Untuk pemijatan di daerah perut. untuk melemaskan otot-otot perut dan pangkal paha. hindari pemijatan pada tulang rusuk. Sedangkan untuk tangan kanan bisa langsung dilakukan gerakan mengusap-usap perut dari atas sampai ke jari-jari kaki. Ibu jari kesamping  Dalam gerakan ini. Mengayuh pedal sepeda  Pemijatan perut ini dilakukan dengan menggerakkan kedua tangan keatas dan kebawah secara bergantian seperti mengayuh pedal sepeda. gerakkan kedua ibu jari tersebut menyamping ke arah tepi perut kanan dan kiri. Atau.matahari karena gerakan yang harus dibentuk adalah membuat lingkaran dengan ujung-ujung jari tangan mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) sesuai arah jarum jam. .

Beberapa dokter tidak menyarankan pemijatan pada bagian perut. bentuk huruf “L” dengan melakukan usapan mulai dari dada kanan atas turun ke rusuk atas lalu disambung rusuk kiri. berusahalah memalingkan kepala. Dengan kedua telapak tangan. Gerakan jari berjalan  Dikatakan dengan gerakan jari berjalan karena penekanan bertumpuk pada pergerakan kelima ujung jari. sebaiknya hentikan dulu. Berikut cara memijat dengan teknik jari berjalan pada perut. lalu buat gerakan berikut: buat lingkatan searah jarum jam dengan tangan kanan anda dibantu dengan tangan kiri dimulai pada jam 8 (didaerah usus buntu) . Namun demikian.  Hati-hati jika melakukan pemijatan pada daerah dada dan perut. Perhatikan juga reaksi yang timbul selama proses. Jangan menekan perut dengan jari-jari terlalu keras karena akan menimbulkan rasa sakit dan mungkin berbahaya sekali bila mengenai tulang rusuknya. meringis kesakitan. penekanan jari perut dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati. Gerakan Jantung . . disambung sampai rusuk kiri lalu diteruskan ke dada kiri atas. Mungkin dia sedang tidak nyaman karena tekanan yang terlalu kuat atau sebab lain. berontak bahkan menangis. Jangan sampai terlalu menekan ke perut. Jika bayi tampak gelisah. h)) Dada . Gerakan pertama membentuk huruf “I” dengan melakukan usapan mulai dri dada kiri atas turun sampai kerusuk kiri. Gerakan ketiga. Gerakan I love You  Posisikan bayi terlentang dengan bertelanjang dada. buatlah gerakan dari tengah dada ke samping luar seolah sedang meratakan lipatan kertas. Gerakan kedua. bentuk huruf “J” dengan usapan dari dada kanan atas turun kerusuk kanan. memukul jidat. karena bisa mengganggu organ dalam bayi. di anggap jam 6.  Letakkan ujung-ujung jari pada pada perut bayi bagian kanan bawah dan buatlah gerakan dengan tekanan sesuai arah jarum jam dari kiri bawah guna memindahkan gelembung-gelembung udara yang terselip di balik kulit.

Teknik ini yaitu dengan membuat gerakan yang membentuk gambar
jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua tangan anda di ulu hati,
setelah itu, gerakkan tangan ke atas tulang selangka dan berakhir ke posisi
semula dibawah ulu hati. Gerakan tadi seolah membuat gambar jantung.
- Menyilang
Gerakan menyilang dimulai dari tangan kanan yang memijat
menyilang dari ulu hati kea rah bahu kiri dan kembali kea rah ulu hati.
- Lingkaran kecil
Buatlah gerakan lingkaran kecil disekitar putting susu.
i)) Tangan
- Perlahan cara India
Teknik perlahan cara India bermanfaat untuk relaksasi otot dan
arahnya menjauhi tubuh. Caranya, peganglah lengan bayi dengan kedua
telapak tangan mulai dari pundak seperti memegang gagang senter.
Kemudian, gerakkan tangan kanan dan kiri kebawah secara bergantian dan
berulang-ulang seolah sedang memerah susu sapi. Atau, kedua tangan
melakukan memeras, memijat dan memutar secara lembut pada lengan bayi
mulai dari pundak hingga pergelangan tangan.
- Memijat ketiak
 Biasanya wilayah dibagian ketiak ini merupakan wilayah yang sensitif.
Ketika jari menyentuh wiyah ini, bayi akan menolak bukan karena sakit,
tetapi mungkin dia merasa geli dan senang karena menganggapnya sedang
bermain.

 Gerakan memijat ketiak ini, pertama angkat tangan bayi dengan salah satu
tangan anda. Kemudian, buatlah gerakan memijat pada wilayah ini, lalu
menurun hingga ke bagian tulang rusuk dan perut.

 Yang perlu diperhatikan adalah bila wilayah ketiak ini terdapat benjolan
atau terdapat pembengkakan kelenjar, sebaiknya jangan memijat pada
wilayah ini.
j))Pergelangan tangan
Pemijatan pegelangan tangan ini dimulai dari pergelanagn tangan
(siku) kearah pundak. atau, dengan kedua tangan lakukan gerakan memeras,

memutar dan memijit secara lembut pada lengan bayi mulai dari pergelangan
tangan ke pundak. Pijitan ini berguna untuk mengalirkan darah ke jantung dan
paru – paru.
k)) Telapak tangan
Dengan kedua ibu jari, pijatlah telapak tangan seolah membuat
lingkaran – lingkaran kecil dari pergelangan tangan kea rah jari – jemari.
Sedangkan keempat jari lainnya memijat punggung tangan.
l)) Jari
Pijat jari bayi satu – persatu menuju ujung jari dengan gerakan
memutar. Akhiri gerakan ini dengan tarikan pada tiap ujung jari. Dalam
tarikan ujung jari ini, anda bisa membunyikan suara “tak” dari lidah, sehingga
bila si bayi mendengar suara itu dia akan tampak gembira.
- Gerakan menggulung
Gerakan ini seperti menggulung sebatang pensil dengan kedua tangan.
Caranya, anda pegang lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak
tangan. Kemudian, gerakkan kedua telapak tangan maju dan mundur seolah
sedang menggulung bergerak naik dimulai dari pangkaal lengan menuju
pergelangan tangan/jari-jari.
m)) Muka
- Membasuh muka
Tutuplah wajah bayi dengan kedua telapak tangan anda dengan lembut
sambil bicara pada bayi secara halus. Gerakan kedua tangan anda kesamping
pada kedua sisi wajah bayi seperti gerakan membasih muka. Cara seperti ini
dapat dilakukan sambil bermain “ciluk-ba”.
n)) Dahi
Arah gerakan memijat dahi seperti arah membasuh muka. Caranya,
letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi. Tekan dengan
lembut bagian ini mulai dari tengah dahi bayi kearah samping kanan dan kiri.
Setelah itu, gerakan ke bawak ke daerah pelipis dan buatlah lingkaran –
lingkaran kecil di pelipis, kemudian gerakan kearah dalam melalui daerah
bawah pelipis dibawah mata.
o)) Alis

Memijat bagian alis mata caranya ialah dengan meletakkan kedua ibu
jari anda diantara kedua alis mata. Lalu, pijat bagian ataas mataa/alis mulai
dari tengan kesamping searah dengan bulu rambut alis.
p)) Dagu
 Pijatan pada dagu ini atau rahang bawah, pegang pipi kiri dan kanan
dengan kedua tangan dan kedua ibu jari diletakkan ditengah dagu bawah
mulut.selanjutnya adalah menekan dua ibu jari pada dagu, lalu kesamping
menuju kea rah pipi bawah atau samping mulut. 5.Lingkaran kecil
dirahang

 Gunakan jari telunjuk kedua tangan anda untuk membuat lingkaran kecil
diseputar wilayahy rahang bayi. Berhati-hatilah, mungkin diwilayah ini
rahang bayi sedikit sensitive menerima tekanan yang agak sedikit keras.
Karena itu, tekanan hendaknya dibuat selembut mungkin, sehinggga tidak
merasakan sakit.
q)) Belakang telinga
Dengan tekanan lembut, gerakkan jari-jari kedua tangan anda mulai
dari belakang telinga membentuk lingkaran-lingkaran kecil diseluruh kepala.

r)) Punggung
- Gerakan maju mundur (kuda goyang)
 Bayi ditidurkan tengkurap dengan posisi kepala disebelah kiri dan kaki
disebelah kanan anda. Lalu, pijatlah punggung bayi hingga ke bawah leher
dengan gerakan maju dan mundur dengan kedua telapak kanan. Lalu
kembali dari bawah leher sampai ke pantat bayi. 2.Usapan punggung

 Tahan bokong bayi dengan tangan kanaan, lalu dipijit punggung bayi
dengan telapak tangan kiri anda mulai dari leher sampai bokong dimana
tangan kanan berada.

 Gerakan selanjutnya, pegang kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan
kanan anda, kemudian usap yang dimulai dari pinggang hingga tumit.
(Putri,Alissa : 2009).
6)) Hal-hal yang boleh dilakukan
a)) Terus melakukan kontak mata dengan bayi anda.

. sehingga anak dapat bertumbuh dan berkembang secara normal. mandikan bayi anda setelah dipijat. c)) Memijat bayi anda dalam keadaan sakit. Jika ia menangis keras. b)) Membangunkan bayi anda untuk dipijat. Sabrina : 2009) d. tingkatkan tekanan pijatan saat anda semakin yakin dan bayi anda terbiasa dipijat. Orang tua bertanggungjawab terhadap kebutuhan anak. e)) Memaksa posisi saat memijat bayi anda. Mungkin bayi anda ingin digendong. Kepribadian adalah factor pendukung terjadinya kecelakaan. b)) Nyanyikan lagu atau putarkan musik lembut untuk membantu anda dan bayi akan merasa rileks. menyadari karakteristik perilaku yang menimbulkan kecelakaan waspada terhadap factor-faktor lingkungan yang mengancam keamanan anak. g)) Konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai pemijatan bayi. c)) Mulailah dengan sentuhan ringan dan perlahan. f)) Jauhkan baby oil dari mata bayi anda. d)) Perhatikan isyarat yang ditunjukkan bayi anda. e)) Jika anda menggunakan baby oil. disusui atau mengantuk. (Maharani. (Maharani.Memberitahukan/upaya bimbingan kepada orang tua tentang tahapan perkembangan sehingga orang tua sadar akan apa yang terjadi dan dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan usia anak 1) Pencegahan terhadap kecelakaan pada anak Kecelakaan merupakan kejadian yang dapat menyebabkan kematian pada anak. d)) Memijat bayi anda dengan paksa. hentikan pijatan. Anticipatory Guidance Anticipatory guidance merupakan petunjuk-petunjuk yang perlu diketahui terlebih dahulu agar orang tua dapat mengarahkan dan membimbing anaknya secara bijaksana. Sabrina : 2009) 7)) Hal yang tidak boleh dilakukan: a)) Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/minum susu.

bayi akan gembira dengan tertawa-tawa dan menggerak-gerakkan seluruh badannya. Lingkungan aman. -Keracunan : simpan bahan toxic dilemari. . Stimulasi pada Bayi Pada tahap ini keadaan kognitif anak akan memperlihatkan aktifitas-aktifitas motoriknya. Tetapi bila stimulus terlalau banyak maka reaksi dapat menjadi sebaliknya yaitu perhataian anak berkurang dan akan menangis. tidak pakai kursi tinggi. semakin besar akan semakin tahu mana yang bahaya. sarung bantal. b) Cara Pencegahan : .Kurang O2 : plastic. pengaman (restraint). kancing. c) Jenis kecelakaan : Aspirasi benda. Misalnya pemberian stimulasi visual pada ranjang bayi akan meningkatkan perhatian anak terhadap lingkungannya . 3. Jenis kelamin biasanya lebih banyak pada laki-laki karena lebih aktif di rumah. Stimulasi visual dan verbal pada permulaan perkembangan . keracunan. . -Luka bakar : cek air mandi sebelum dipakai. kurang O2. Lingkungan Adanya penjaga atau pengasuh. Kualitas asuhan meningkat. .Asah a. Usia pada kemampuan fisik dan kognitif.Aspirasi : bedak. permen (hati-hati). .yang merupakan hasil dari stimulasi sensorik.Jatuh : tempat tidur ditutup. Pemahaman tingkat perkembangan dan tingkahlaku anak. a) Factor-faktor Yang Menyebabkan Kecelakaan . . luka bakar. . d) Pencegahan . jatuh.

. d) Ajak bayi bermain dengan permainan yang perlu dilakukan bersama. merupakan stimulasi awal yang penting karena dapat menimbulkan sifat-sifat ekspresif . sehingga anak lebih responsif terhadap lingkungannya dan lebih berkembang..Perhatian dan kasih sayang juga merupakan stimulasi yang di perlukan anak. 4) Bayi Usia 12-18 Bulan a) Latih anak naik turun tangga.anak .da. d) Beri kesempatan kepada anak untuk melepaskan pakaiannya sendiri. Stimulasi ini akan menimbulkan rasa aman dan rasa pecaya diri pada anak . c) Latih bayi bermain “ciluk ba” atau permainan lain. dan minta ia menyebutkan kembali. Stimulasi-stimulasi dini yang dapat diberikan orang tua di rumah: 1) Bayi Usia 4-6 bulan a) Bantu bayi duduk sendiri. b) Latih bayi menggelindingkan bola. c) Latih anak menyebut nama bagian tubuh dengan menunjuk bagian tubuh anak. d) Ajak bayi makan bersama. menyebutkan namanya. dimulai dengan mendudukkan bayi di kursi yang mempunyai sandaran. 5) Bayi Usia 18-24 Bulan . b) Latih kedua tangan bayi masing-masing memegang benda dalam waktu yang bersamaan. seperti melambaikan tangan sambil menyebut “da. b) Bermain dengan anak. Selain itu anak juga membutuhkan stimulasi taktil. b) Latih bayi memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah. menunjukkan cara menangkap bola besar dan melemparkannya kembali kepada anak..” 2) Bayi Usia 6-9 bulan a) Angkat bayi dan bantu ia berdiri di atas permukaan yang datar dan kokoh. c) Berikan kesempatan kepada bayi untuk menggambar. 3) Bayi Usia 9-12 Bulan a) Latih bayi berjalan sendiri.membuka mulut dan mata seperti ekspresi keheranan dan lain-lain.misalnya mengangkat alis .. c) Perlihatkan gambar benda dan bantu bayi menunjuk nama benda yang anda sebutkan.

maka perlu dilakukan terapi transfusi darah. b) Latih anak menggambar bulatan. Dengan fototerapi. dan gambar wajah. Seperti diketahui. seperti berkemih dan defekasi pada tempatnya namun jangan terlalu ketat. Bilirubin juga dapat pecah jika bayi banyak mengeluarkan feses dan urine. a) Latih keseimbangan tubuh anak dengan cara berdiri pada satu kaki secara bergantian. untuk itu bayi harus mendapatkan cukup ASI. garis. c) Latih agar anak mau menceritakan apa yang dilihatnya. Terapi sinar juga berupaya menjaga kadar bilirubin agar tidak terus meningkat sehingga menimbulkan resiko yang lebih fatal. c) Terapi Transfusi Jika setelah menjalani fototerapi tak ada perbaikan dan kadar bilirubin terus meningkat hingga mencapai 20 mg/dl atau lebih. d) Latih anak dalam kebersihan diri. b. diantaranya adalah : a) Menyusui Bayi dengan ASI. bilirubin dalam tubuh bayi dapat dipecahkan dan menjadi mudah larut dalam air tanpa harus diubah dulu oleh organ hati. Deteksi Hal-hal yang perlu dideteksi pada masa bayi: 1) Ikterus Adalah kondisi yang terjadi ketika produksi bilirubin di tubuh bayi berlebihan dan bayi tidak mampu mengeluarkannya lewat berkemih dan buang air Bentuk terapi untuk ikterik bermacam-macam. Misalnya . Dikhawatirkan kelebihan bilirubin dapat menimbulkan kerusakan sel saraf otak (kern ikterus). b) Terapi sinar Terapi sinar dilakukan selama 24 jam atau setidaknya sampai kadar bilirubin dalam darah kembali ke ambang batas normal. segitiga. Efek inilah yang harus diwaspadai karena anak bisa mengalami beberapa gangguan perkembangan. ASI memiliki zat-zat terbaik bagi bayi yang dapat memperlancar buang air besar dan buang air kecilnya.

selama 3 hari dalam seminggu. sampai muka merah padam. e) Terapi Sinar Matahari Terapi dengan sinar matahari hanya merupakan terapi tambahan. sinar ultraviolet belum cukup efektif.00 sampai 09. 2) Kolik Kolik adalah kondisi di mana bayi yang sehat menangis terus-menerus tanpa ada penyebab pasti. Biasanya dianjurkan setelah bayi selesai dirawat di rumah sakit. pencernaan tampak bermasalah. Perhatikan pula situasi di sekeliling. keterbelakangan mental. Untuk itu. Penelitian juga menyebutkan. seperempat jam kemudian telungkup. misalnya. bayi dijemur selama setengah jam dengan posisi yang berbeda-beda. gangguan motorik dan bicara. Ciri-ciri kolik. Inilah waktu dimana sinar surya efektif mengurangi kadar bilirubin.00. terutama di malam hari. Cara mengatasinya dapat mengoleskan minyak angin pada perut bayi. sering gumoh bahkan sampai muntah. dengan kata lain. Sering susah buang angin. sedangkan di atas jam sembilan kekuatannya sudah terlalu tinggi sehingga akan merusak kulit. serta gangguan penglihatan dan pendengaran. rata-rata 1 dari 5 bayi menderita kolik. Selama bertahun-tahun terjadi perdebatan di dunia medis tentang penyebab kolik. d) Terapi Obat-obatan Terapi lainnya adalah dengan obat-obatan. Di bawah jam tujuh. tidur juga gelisah. Misalnya phenobarbital atau luminal untuk meningkatkan pengikatan bilirubin di sel-sel hati sehingga bilirubin yang sifatnya indirect berubah menjadi direct. Ada juga obat-obatan yang mengandung plasma atau albumin yang berguna untuk mengurangi timbunan bilirubin dan mengangkut bilirubin bebas ke organ hati. Hindari posisi yang membuat bayi melihat langsung ke matahari karena dapat merusak matanya. cerebrel palsy. Caranya seperempat jam dalam keadaaan terlentang. Caranya. . Lakukan antara jam 07. menangis 3 jam sehari. keadaan udara harus bersih. menangis tanpa henti!). darah bayi yang sudah teracuni akan dibuang dan ditukar dengan darah lain. dan lebih dari 3 minggu berturut-turut (atau. Perut kembung kalau ditekan. Yang paling umum adalah teori perut kembung/gastrointestinal.

Saat ibu memberikan ASI maka makanan yang dikonsumsi ibu sangat berpengaruh. Bila kolik pada bayi bila disertai manifestasi alergi lainnya sangat mungkin alergi makanan berperanan sebagai penyebabnya. Perkembangan kemampuan berbahasa. 4) Tumbuh Kembang Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat pada masa balita dan merupakan landasan perkembangan berikutnya. Cara mengatasi posisi menyusui yang benar. c) Celebral Palsy Kelainan gerakan dan postur tubuh yang tidak progresif. klep penutup lambung bayi belum sempurna dan bayi menangis terlalu berlebihan. Terdapat tujuh gangguan tumbuh kembang anak sejak dini yang perlu diketahui. 3) Gumoh Penyebab terjadinya gumoh pada bayi memang bisa bermacam-macam yaitu volume lambung bayi masih kecil. b) Down Syndrom Anak yang bisa dikenal dengan fenotipnya dan mempunyai kecerdasan terbatas. kreativitas. sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk dicarikan penyebabnya. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. yaitu: a) Gangguan Bicara Kurangnya stimulus akan mempengaruhi kemampuan bicara anak bahkan hal ini bisa bersifat menetap. d) Tubuh Pendek . Bisa jadi. bayi menderita alergi. kesadaran sosial. yang menjadi adanya jumlah kromoson 21 yang lebih. dan bila bayi gumoh terus secara berlebihan. penyebabnya adalah kerusakan sel-sel motorik pada syaraf pusat yang belum selesai dalam pertumbuhannya.

e) Autisme Ganguan pervasive pada anak yang muncul sebelum anak berumur 3tahun. Penyebabnya kurang gizi. dan antara titik berat badan KMS dari hasil penimbangan bulan lalu dan hasil penimbangan bulan ini dihubungkan dengan sebuah garis. kelainan kromoson atau kelainan endoktrin. Pada balita yang sehat. hasil penimbangan dicatat di KMS. tes ini bukanlah tes diagnostik atau tes IQ. Balita 1. g) Gangguan Pemusatan Perhatian Kelainan tumbuh kembang anak pada gangguan pemusatan perhatian dimana anak susah dalam memusatkan perhatian dan konsentrasi. mengikuti pita pertumbuhan sesuai dengan umurnya. Perkajian tumbuh kembang anak dapat dilakukan melalui test skrining perkembangan menurut Denver (DDST). Biasanya kelainan perkembangan yang sering muncul adalah interaksi sosial. Tes ini mudah dan cepat. biasanya kelainan ini desertai dengan hiperaktif. f) Retardasi Mental Kelainan ini ditandai dengan intelegensi yang rendah ( IQ<70) sehingga anak kemampuannya kurang dalam belajar dan beradaptasi sesuai dengan perkembangan usianya. DDST memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk metode skrining yang baik. dapat diandalkan dan menunjukkan validitas yang tinggi. C. Ikatan Kasih Sayang . Asih a. Selain itu pertumbuhan balita dapat diketahui apabila setiap bulan ditimbang. Rangkaian garis- garis pertumbuhan anak tersebut membentuk grafik pertumbuhan anak. berat badannya akan selalu naik. komunikasi dan perilaku. DDST adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak.

Dikemudian harinya anak ini akan tampil lebih cakap dan lebih simpati pada saat mereka berhubungan dengan sesamanya. pengasuh mengenali kebutuhan-kebutuhan tersebut melalui cara mereka menanggulangi tangisan anak pada saat bayi. anak ini lebih mempunyai banyak waktu untuk eksplorasi. gigih. kebersamaan secara emosi dan fisik antara anak dan pengasuh. Melalui rasa aman. Mereka lebih mempunyai rasa ingin tahu. dan biasanya lebih berhasil diukur melalui test perkembangan dan bahasa. Kebutuhan sentuhan dan kedekatan seorang anak terpenuhi pada saat ibu menyusui anak. Kedekatan diartikan sebagai hubungan timbal balik. Mereka lebih bersemangat. Ikatan batin adalah rangka dari kehidupan seorang anak dan merupakan kunci masa depan bagi keberhasilan anak. Anak belajar percaya bahwa dunia di luar aman. Pada saat itu ibu menatap anak dengan kasih dan memeluk anak dengan erat. Kedekatan ini terjadi karena hubungan batin antara anak dan orang tua. Ikatan batin terbentuk pada saat terpenuhinya kebutuhan seorang bayi khususnya pada tahun pertama perkembangan anak tersebut. Melalui kedekatan dan interaksi tersebut terbentuklah hubungan batin antara pengasuh dan anak. . bisa mengarahkan diri . Anak yg mendapat kasih dari ibunya biasanya lebih toleran. tidak agresif dan lebih mudah menerima orang lain. dan lebih dapat meminta dan menerima pertolongan dari ibunya. Pada saat bermain. Pada umumnya hal ini terjadi pada 2 tahun pertama dari kehidupan seorang anak. bahwa mereka bisa percaya akan orang lain – mereka akan dibantu. 1) Pentingnya Kasih Kekuatan ikatan batin antara anak dan ibu tampak dengan jelas. Kebutuhan seorang anak pada tahun-tahun pertama adalah:  Sentuhan  Tatapan mata  Gerakan  Senyum  Makanan Idealnya. Kemampuan untuk mempelajari dunia luar merupakan pelajaran yang penting bagi perkembangan anak. anak berani untuk menelusuri dunia luar. antusias.

Selain itu untuk tercapainya kepenuhan tingkat kecerdasan juga dibutuhkan  Kemampuan berpikir logis  Pembentukan kata hati (hati nurani)  Kemampuan untuk mengatasi stres dan frustasi. Siblimg Rivalry Sibling rivarly adalah bentuk perilaku anak yang memiliki adik baru. Anak cenderung bersikap lebih nakal karena merasa cemburu dan tersaingi atas kehadiran adiknya. Kasih sayang atau kedekatan sangat penting untuk masa perkembangan anak yang sehat dan merupakan dasar dari kepribadian yg baik. Sibling rivalry muncul umumnya pada anak usia prasekolah yaitu pada usia 1 tahun sampai 6 tahun. 1) Faktor-faktof yang dapat menimbulkan sibling rivalry Menurut Boyle. Cemburu lebih umum pada keluarga kecil dengan 2-3 anak dari pada dalam . jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik lebih menunjukan hubungan yang positif dibanding kakak adik yang memiliki jenis kelamin sama . terlebih lagi ketika ia melihat ibunya sedang bersama adiknya.). Perilaku ini biasanya ditunjukan untuk menarik perhatian ibu dan biasanya muncul pada anak-anak usia 12-18 bulan. Perbedaan usia antara 2 sampai 4 tahun merupakan usia yang paling mengancam terutama bila kakak masih sangat muda dan belum memahami situasi. Faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry diantaranya : a) Peran orangtua b) Besarnya keluarga Besarnya keluarga mempengaruhi sering dan kuatnya rasa cemburu dan iri hati. pencetus timbulnya sibling rivalry ada dua yaitu : a) Usia Jarak antara kakak beradik yang dekat cenderung menimbulkan adanya sibling rivalry.  Bisa mengandalkan diri sendiri  Terbentuknya hubungan relasional b. b) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik cenderung jarang menimbulkan persaingan dibanding anak yang memiliki jenis kelamin yang sama.

anak mengalami perubahan penampilan disekolah misalnya menunjukan perilaku yang buruk disekolah. d) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda dari anak dapat meningkatkan timbulnya sibling rivalry dibanding yang berjenis kelamin sama e) Posisi anak Sibling rivalry cenderung terjadi antara anak pertama dengan anak kedua dibanding dengan anak terakhir. keluarga besar dimana tidak ada anak yang menerima perhatian lebih besar dari orangtua. Pertama. c) Umur Jarak kelahiran anak dan usia anak berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry. d) Anak mengalami gangguan dalam tidur dan terjadi perubahan dalam pola tidurnya e) Anak mengalami depresi atau menderita kegelisahan akan perpisahan. Efek dari perilaku ini merupakan dampak jangka lama pada anak maupun masyarakat saat anak menjadi bagian dalam masyarakat antara lain : a) Anak Dampak pada anak ada dua hal yang utama. 3) Dampak sibling rivalry Pengaruh dari sibling rivalry dapat berdampak pada anak. karena perilaku persaingan yang agresif yang berlangsung lama . 2) Tanda-tanda sibling rivalry Anda dapat mengeksploitasikan perasaan cemburu dengan berbagai cara yang kreatif yaitu : a) Melakukan kekerasan baik secara fisik maupun psikis seperti memukul adik atau kakaknya. mendorong anak lain dari pangkuan ibunya. kembali mengompol atau meminta botol susu c) Displacement. memahami secara verbal atau melakukan penghinaan. b) Regresi pada anak yang lebih tua seperti menunjukan perilaku perkembangan sebelumnya misal. orangtua dan masyarakat secara tidak langsung. anak dapat tumbuh sangat agresif.

terutama pada masa penuh krisis seperti pada masa adolence b) Orangtua Orangtua dapat menjadi stres dengan tingkah laku yang ditunjukan anak- anak dengan sibling rivalry c) Masyarakat Anak yang tumbuh menjadi dewasa dengan kepribadian yang terbentuk dari dampak negatif sibling rivalry yaitu. Tingkah laku negatif dapat muncul dan merupakan petunjuk derajat stres pada anak-anak ini. sehingga menimbulkan persaingan dan perasaan takut kehilangan kasih sayang orang tua.Tingkah laku ini antara lain berupa: . Kembali ke pola tingkah laku kekanak-kanakan seperti: ngompol dan menghisap jempol. pada awal masa kanak-kanak dimana pada tahap ini konsep diri mulai terbentuk. Dampak kedua adanya sibling rivalry yaitu anak menjadi rendah diri. antara lain: . 4) Adaptasi Kakak Sesuai Tahapan Perkembangan Respon kanak-kanak atas kelahiran seorang bayi laki-laki atau perempuan bergantung kepada umur dan tingkat perkembangan. sehingga anak dapat bergaul dengan baik. . Peningkatan upaya menarik perhatian orang tua maupun anggota keluarga lain. Biasanya anak-anak kurang sadar akan adanya kehadiran anggota baru. Anak tumbuh menjadi individu yang sulit beradaptasi terhadap krisis yang ditemui pada tahap perkembangan selanjutnya. karena anak yang merasa gagal dalam merebut cinta kasih dari orangtua dan bila hal ini terjadi secara berulang-ulang anak dapat merasa kecewa dan hilang kepercayaan diri. 5) Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengatasi sibling rivalry. . Masalah tidur. perilaku psikologis yang merusak yang dapat berupa perilaku agresif atau perilaku kriminal tertentu yang mengganggu masyarakat.

Asuh . b) Membiarkan anak menjadi diri pribadi mereka sendiri. j) Orang tua tidak perlu langsung campur tangan kecuali saat tanda-tanda akan kekerasan fisik. h) Merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan bagi semua orang. i) Meyakinkan setiap anak mendapatkan waktu yang cukup dan kebebasan mereka sendiri. Sehingga adil bagi anak satu dengan yang lain berbeda. 6) Peran Bidan Peran bidan dalam mengatasi sibling rivalry. l) Orang tua dalam memisahkan anak-anak dari konflik tidak menyalahkan satu sama lain. 2. d) Membuat anak-anak mampu bekerja sama daripada bersaing antara satu sama lain. g) Bersikap adil sangat penting. m) Jangan memberi tuduhan tertentu tentang negatifnya sifat anak. k) Orang tua harus dapat berperan memberikan otoritas kepada anak-anak. tetapi disesuaikan dengan kebutuhan anak. b) Memberikan dorongan pada ibu dan keluarga untuk memberikan respon positif tentang bayinya. e) Memberikan perhatian setiap waktu atau pola lain ketika konflik biasa terjadi. c) Menyukai bakat dan keberhasilan anak-anak Anda. a) Tidak membandingkan antara anak satu sama lain. n) Kesabaran dan keuletan serta contoh-contoh yang baik dari perilaku orang tua sehari-hari adalah cara pendidikan anak-anak untuk menghindari sibling rivalry yang paling bagus. baik melalui sikap maupun ucapan dan tindakan. bukan untuk anak-anak. antara lain: a) Membantu menciptakan terjadinya ikatan antara ibu dan bayi dalam jam pertama pasca kelahiran. f) Mengajarkan anak-anak Anda cara-cara positif untuk mendapatkan perhatian dari satu sama lain.

Berbagai faktor yang secara tidak langsung mendorong terjadinya gangguan gizi terutama pada anak Balita antara lain sebagai berikut : a) Ketidaktahuan akan hubungan makanan dan kesehatan . b) Kebutuhan zat pembangun Secara fisiologis.a. baik secara langsung maupun tidak langsung. sebab pada usia tersebut pertumbuhannya masih sangat pesat. Namun. Kecukupannya akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. balita sedang dalam masa pertumbuhan sehingga kebutuhannya relatif lebih besar daripada orang dewasa. Pemenuhan Nutrisi 1) Gizi balita Kebutuhan gizi balita meliputi: a) Kebutuhan Energi Kebutuhan energi bayi dan balita relatif besar dibandingkan dengan orang dewasa. kebutuhannya relatif lebih kecil. jika dibandingkan dengan bayi yang usianya kurang dari satu tahun. Sebagai penyebab langsung gangguan gizi. c) Kebutuhan zat pengatur Kebutuhan air bayi dan balita dalam sehari berfluktuasi seiring dengan bertambahnya usia. 2) Beberapa hal yang mendorong terjadinya gangguan gizi Ada beberapa hal yang sering merupakan penyebab terjadinya gangguan gizi. khususnya gangguan gizi pada bayi dan anak usia dibawah lima tahun (balita) adalah tidak sesuainya jumlah gizi yang mereka peroleh dari makanan dengan kebutuhan tubuh mereka.

bahkan daun ubi kayu yang kaya akan zat besi. vitamin A dan protein dibeberapa daerah masih dianggap sebagai makanan yang dapat menurunkan harkat keluarga. Keadaan ini menunjukkan bahwa ketidaktahuan akan faedah makanan bagi kesehatan tubuh mempunyai sebab buruknya mutu gizi makanan keluarga. daun turi. Larangan terhadap anak untuk makan telur. Kadang-kadang kepercayaan orang akan sesuatu makanan anak kecil membuat anak sulit mendapat cukup protein. masalah gizi Karena kurang pengetahuan dan keterampilan dibidang memasak menurunkan komsumsi anak. Anak yang terkena diare malah dipuasakan (tidak diberi makanan). kejadian gangguan gizi tidak hanya ditemukan pada keluarga yang berpenghasilan kurang akan tetapi juga pada keluarga yang berpenghasilan relatif baik (cukup). b) Prasangka buruk terhadap bahan makanan tertentu Banyak bahan makanan yang sesungguhnya bernilai gizi tinggi tetapi tidak digunakan atau hanya digunakan secara terbatas akibat adanya prasangka yang tidak baik terhadap bahan makanan itu. padahal anak itu sendiri sangat memerlukan bahan makanan seperti itu guna keperluan pertumbuhan tubuhnya.pd. Dengan demikian. Jenis sayuran seperti genjer. dan jenis makanan protein lainnya memberi pengaruh buruk untuk anak kecil. 1999. telur. Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari sering terlihat keluarga yang sungguhpun berpenghasilan cukup akan tetapi makanan yang dihidangkan seadanya saja. Cara pengobatan seperti ini akan memperburuk gizi anak. Beberapa orang tua beranggap ikan. Menurut Dr. d) Kesukaan yang berlebihan terhadap jenis makanan tertentu . ( Dr. 1999). ataupun daging hanya berdasarkan kebiasaan yang tidak ada datanya dan hanya diwarisi secara dogmatis turun temurun. ayam. keragaman bahan dan keragaman jenis masakan yang mempengaruhi kejiwaan misalnya kebosanan. khususnya makanan anak balita. Harsono. c) Adanya kebiasaan atau pantangan yang merugikan Berbagai kebiasaan yang bertalian dengan pantang makan makanan tertentu masih sering kita jumpai terutama di daerah pedesaan. Soegeng Santoso. Penggunaan bahan makanan itu dianggap dapae menurunkan harkat keluarga. M. ikan.

disamping memperbaiki gizi juga perlu dilakukan usaha untuk mengatur jarak kelahiran dan kehamilan. sehingga ibunya tidak dapat merawatnya secara baik. ( Dr. yang kadang-kadang mutu gizi makanan tersebut juga sangat rendah. Anak yang belum dipersiapkan secara baik untuk menerima makanan pengganti ASI. campak. Penyakit-penyakit umum yang memperburuk keadaan gizi adalah: diare. batuk rejan. jika dalam masa 2 tahun itu ibu sudah hamil lagi. 1999). . yang apabila tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan kematian. baik kualitas maupun jumlah makanan. f) Sosial Ekonomi Keterbatasan penghasilan keluarga turut menentukan mutu makanan yang disajikan. tuberculosis.akan tetapi air susu ibu ( ASI ) yang masih sangat dibutuhkan anak akan berhenti keluar. g) Penyakit infeksi Infeksi dapat menyebabkan anak tidak merasa lapar dan tidak mau makan. Harsono. maka bukan saja perhatian ibu terhadap anak akan menjadi berkurang. e) Jarak kelahiran yang terlalu rapat Banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa banyak anak yang menderita gangguan gizi oleh karena ibunya sedang hamil lagi atau adiknya yang baru telah lahir. Karena alasan inilah dalam usaha meningkatkan kesejahteraan keluarga. cacingan. Diare dan muntah dapat menghalangi penyerapan makanan. akan lebih cepat mendorong anak ke jurang malapetaka yang menderita gizi buruk. Kesukaan yang berlebihan terhadap suatu jenis makanan tertentu atau disebut sebagai faddisme makanan akan mengakibatkan tubuh tidak memperoleh semua zat gizi yang diperlukan. Anak yang dibawah usia 2 tahun masih sangat memerlukan perawatan ibunya. Tidak dapat disangkal bahwa penghasilan keluarga akan turut menentukan hidangan yang disajikan untuk keluarga sehari-hari. Penyakit ini juga menghabiskan sejumlah protein dan kalori yang seharusnya dipakai untuk pertumbuhan. malaria kronis. baik perawatan makanan maupun perawatan kesehatan dan kasih sayang. dengan penghentian pemberian ASI karena produksi ASI berhenti. infeksi saluran pernapasan atas.

Air Susu Ibu yang diberikan terlalu sedikit sehingga bayi menjadi frustasi dan menangis.3) Penyebab balita kurang nafsu makan a) Faktor penyakit organis b) Faktor gangguan psikologi Anak akan kehilangan nafsu makan karena hal-hal sebagai berikut : . Upayakan suasana makan menyenangkan . berikut beberapa hal yang dapat dilakukan. Pembicaraan yang kurang menyenangkan terhadap suatu jenis makanan sebaiknya dihindari dan ditanamkan pada anak memilih bahan /jenis makanan yang baik. c) Faktor pengaturan makanan yang kurang baik 4)Upaya untuk mengatasi anak sulit makan Berikut ini beberapa upaya untuk mengatasi anak sulit makan (faktor organis. . Jangan memaksa anak untuk menghabiskan makanan. Jika penyebabnya faktor organis. . Jika penyebabnya adalah faktor pengaturan makanan maka dapat dilakukan beberapa hal berikut ini. faktor psikologis. orangtua harus sabar saat memberi makan anak. Anak terlalu dipaksa untuk menghabiskan makanan dalam jumlah/ takaran tertentu sehingga anak menjadi tertekan. sebaiknya waktu makan disesuaikan denga waktu makan keluarga karena anak punya semangat untuk menghabiskan makanannya dengan makan bersama keluarga (orangtua) . . . atau faktor pengaturan makanan). Suasana makan tidak menyenangkan/ anak tidak pernah makan bersama kedua orang tuanya. Susu formula yang diberikan tidak disukai anak atau ukuran / dosis yang diberikan tidak sesuai dengan sehingga susu yang diberikan tidak dihabiskan . yang harus dilakukan adalah dengan menyembuhka penyakitnya melalui dokter. . Jika penyebabnya faktor psikologis. . . . Makanan yang disajikan tidak sesuai dengan yang diinginkan / membosankan . Makanan dibuat dengan resep masakan yang mudah dan praktis sehingga dapat menggugah selera makan anak dan disajikan semenarik mungkin.

Pukul 12. Pukul 06. Pukul 14. . Pukul 10.00 : Bubur saring/Nasi tim . Tambahkan susu. tambahkan susu. Kuantitas dan kualitas makanan yang diberikan harus diatur disesuaikan dengan kebutuhan/kecukupan gizinya sehingga anak tidak menderita gizi kurang atau gizi lebih. jadwal pemberian makanan ini fleksibel (dapat bergeser. tapi jangan terlalu jauh) . Pukul 18. Bentuk dan jenis makanan yang diberikan harus disesuaikan dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Jangan lupa kumur-kumur dengan air putih atau gosok gigi.00 : Bubur saring/Nasi tim . Waktu-waktu yang disarankan adalah : . . Pukul 12. Untuk membeli makanan jajanan sebagai makanan selingan.00 pada waktu makan siang.00 : Susu/Makanan selingan . 5)Menu makanan balita Makanan memegang peranan penting dalam pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Diusahakan waktu makan teratur dan makanan diberikan pada saat anak benar-benar lapar dan haus . pola makan yang baik dan teratur perlu diperkenalkan sejak dini. . . antara lain dengan pengenalan jam-jam makan dan variasi makanan. Pukul 08. Pukul 16. sebaiknya didampingi oleh orang tuanya sehingga anak dapat memilih makanan jajanan yang baik dari segi kandungan gizi maupun kebersihannya. Pukul 10. Contoh Pola Jadwal Pemberian Makanan Menjelang Anak Usia 1 Tahun Perlu diketahui. .00 : Susu .00 : Susu .00 pada waktu makan malam. Sebelum tidur malam.00 : Makanan selingan . Pukul 16. . .00 sebagai selingan . Pagi hari waktu sarapan. Oleh karenanya. Makanan selingan dapat diberikan asalkan makanan tersebut tidak membuat anak menjadi kenyang agar anak tetap mau makan nasi. .00 sebagai selingan.

dan lain-lain. Melengkapi zat-zat gizi yang mungkin kurang dalam makanan utamanya (pagi. Pukul 20.. menggunakan makanan yang telah dikenalkan sejak bayi usia enam bulan yang telah diterima oleh bayi. vitamin dan mineral. protein. siang dan malam).00 : Bubur saring /nasi tim . Peranan orangtua sangat dibutuhkan untuk membentuk perilaku makan yang sehat. untuk ini makanan perlu diperhatikan keseimbangan gizinya sejak janin melalui makanan ibu hamil. tahu isi daging sayuran. Mengisi kekurangan kalori akibat banyaknya aktivitas anak pada usia balita . piza. dan mampu menerapkan makan yang seimbang atau sehat dalam keluarga karena anak akan meniru perilaku makan dari orangtua dan orang-orang di sekelilingnya dalam keluarga. Pembentukan pola makan perlu diterapkan sesuai pola makan keluarga. Seorang ibu dalam hal ini harus mengetahui. roti isi ragout ayam sayuran. pemberian yang berlebihan pada makanan selingan pun tidak baik karena akan mengganggu nafsu makannya. Namun. 6)Makanan selingan balita Pada usia balita juga membutuhkan gizi seimbang yaitu makanan yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sesuai umur.00 : Susu. Gizi makanan sangat mempengaruhi pertumbuhan termasuk pertumbuhan sel otak sehingga dapat tumbuh optimal dan cerdas. a) Fungsi makanan selingan adalah : . . seperti arem-arem nasi isi daging sayuran. mau. Pemberian makanan balita sebaiknya beraneka ragam. Memperkenalkan aneka jenis bahan makanan yang terdapat dalam bahan makanan selingan. Makanan selingan tidak kalah pentingnya yang diberikan pada jam di antara makan pokoknya. dan dikembangkan lagi dengan bahan makanan sesuai makanan keluarga. Makanan seimbang pada usia ini perlu diterapkan karena akan mempengaruhi kualitas pada usia dewasa sampai lanjut. Pukul 18. Makanan selingan dapat membantu jika anak tidak cukup menerima porsi makan karena anak susah makan. Pertum-buhan sel otak akan berhenti pada usia 3-4 tahun. Jenis makanan selingan yang baik adalah yang mengandung zat gizi lengkap yaitu sumber karbohidrat. .

yaitu substansi yg mampu merangsang respon imun. jumlah zat anti dalam tubuh akan berkurang. Setelah beberapa waktu. Ini merupakan rangsangan bagi tubuh untuk membuat zat anti kembali. berupa bahan infeksiosa. Pembentukan zat anti akibat paparan kembali antigen yang sama pada tubuh akan berlangsung lebih cepat. Imunisasi adalah suatu upaya untuk mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara memasukkan kuman atau produk kuman yang sudah dilemahkan atau dimatikan ke dalam tubuh dan diharapkan tubuh dapat menghasilkan zat anti yang pada saatnya digunakan tubuh untuk melawan kuman atau bibit penyakit yang menyerang tubuh. Terdapat 2 jenis imunisasi. Imunisasi Aktif Tubuh akan memproduksi sendiri zat anti setelah adanya rangsangan antigen (virus yang telah dilemahkan) dari luar tubuh. Pemicunya disebut dengan Antigen. tubuh sudah mengenal jenis bakteri tersebut dan dapat menghasilkan antigen yang cukup banyak. Untuk mempertahankan agar tubuh tetap kebal. Keberhasilan pemusnahan antigen tersebut tergantung pada jumlah antigen yang berhasil dibentuk atau dimiliki oleh tubuh. Titer antibodi yang terbentuk akibat rangsangan antigen pada tubuh untuk pertama kalinya tidak tinggi dan kadarnya cepat menurun.b. Tujuan pemberian imunisasi pada bayi dan balita adalah untuk mencegah penyakit pada bayi dan balita yang pada akhirnya akan menghilangkan penyakit tersebut. Tubuh yang terpapar antigen akan membentuk zat anti terhadap antigen tersebut. pemberian imunisasi ulang (boster) perlu dilakukan untuk mempertahankan jumlah zat anti yang tetap tinggi di dalam tubuh.Konsep Imunologi dan Imunisasi (Dasar/Anjuran) Imunologi adalah ilmu yg mempelajari tentang sistem imun / kekebalan tubuh. perlu diberikan antigen/suntikan/imunisasi ulang. . Konsep dasar Respon Imun : Reaksi terhadap sesuatu yang asing. yaitu . Akan ada penolakan saat awal-awal antigen masuk ke tubuh. Reaksi tubuh terhadap antigen berlangsung lambat dan lemah sehingga sedikit antigen yang terbentuk. Imunisasi Pasif . Tetapi reaksi yang selanjutnya. Jumlah zat anti yang cukup tinggi biasanya diperoleh setelah tubuh mengalami reaksi kedua. ketiga dan seterusnya. Oleh sebab itu.

Ini diberikan sebagai . vaksinasi MMR sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya rubela pada saat hamil. atau anak tersebut mendapat zat anti dari ibunya semasa dalam kandungan.dan morbili. Tubuh anak tidak memproduksi antibodi sendiri. perbedaan antara imunisasi aktif dan imunisasi pasif bahwa pada imunisasi aktif diperlukan waktu yang lebih lama untuk membuat zat anti dibandingkan imunisasi pasif. Ketiga vaksin ini bekerja dengan baik. HiB. Kekebalan pasif terdapat 2 cara:  Kekebalan pasif alamiah yaitu kekebalan yang diperoleh bayi sejak lahir dari ibunya dan tidak berlangsung lama (kira-kira hanya sekitar 5 bulan setelah bayi lahir). tetapi tidak bertahan lama. 1) Imunisasi MMR Kebanyakan anak mendapatkan imunisasi measles (campak). sedangkan imunisasi pasif berlangsung hanya beberapa bulan. nantinya vaksin MMR mencegah agar tak terserang rubela dan menulari sang istri yang mungkin sedang hamil. Kekebalan yang didapat dari imunisasi aktif bertahan lama. Terutama bagi anak perempuan. yaitu BCG. Misalnya. setelah memperoleh zat penolak. Anak sebaiknya mendapatkan 2 kali vaksin MMR. Sedangkan yang termasuk imunisasi yang hanya dianjurkan pemerintah dapat digunakan untuk mencegah suatu kejadian yang luar biasa atau penyakit endemic atau untuk kepentingan tertentu. hepatitis A. tifus. Yang termasuk imunisasi wajib. Hepatitis B. sedang dosis kedua dapat diberikan pada usia 4-6 tahun sebelum anak masuk SD. vaksin MMR dapat diberikan sebelum berusia 1 tahun. Campak. Dosis pertama diberikan diantara usia 12-15 bulan.  Kekebalan pasif buatan yaitu kekebalan yang diperoleh setelah mendapat suntikan zat penolak. Polio. rubela dapat menyebabkan kecacatan pada janin. vaksinasi ATS. Sementara pada anak lelaki. DT. dan akan melindungi sebagian besar anak seumur hidupnya. prosesnya cepat. tetanus. Apabila ketika terjadi wabah. DPT. TT. Selanjutnya. dan Rubella (campak jerman) sekaligus dalam satu suntikan yaitu MMR. dan varisela. Misalnya difteri. Imunisasi anjuran pemerintah. mumpus (gelondongan). melainkan kekebalan tersebut didapatkan dari luar dengan cara penyuntikan bahan/serum yang telah mengandung zat anti. Penting diketahui. akan dibahas imunisasi anjuran pemerintah. Jadi dapat disimpulkan. yaitu MMR.

Diberikan 4 dosis dengan jarak setiap 2 hari. Anak yang kekebalan tubuhnya ditekan (karena mempunyai penyakit seperti kanker atau infeksi HIV. sakit perut. Anak yang diketahui alergi berat terhadap gelatin atau neomycin antibiotik tidak boleh diberikan imunisasi MMR. atau pengobatan semacam steroid) sebaiknya dievaluasi oleh dokter sebelum diberikan vaksin MMR. pencegahan jangka pendek saja. Penyakit ini menyebabkan demam tinggi. Saat ini ada dua macam imunisasi yang dapat digunakan untuk mencegah demam tifoid. Jika tidak diobati dapat menyebabkan kematian pada 30% penderita. Kejang demam kadang dapat terjadi pada anak yang diberikan imunisasi MMR. Anak yang baru mandapatkan transfusi atau produk darah lainnya sebaiknya menunggu beberapa bulan sebelum mendapatkan MMR. kurang nafsu makan dan kadang bercak kemerahan. sakit kepala. Jika terdapat kejadian serius atau tidak biasa seteah pemberian vaksin ini segera hubungi dokter. kemerahan dan nyeri pada tempat suntikan. Satu dosis dapat diberikan setiap 2-3 tahun. mual muntah. Imunisasi oral dapat diberikan pada saat anak berusia 6 tahun atau lebih. sakit kepala. Yang pertama diberikan dengan suntikan (kuman mati) dan yang kedua diberikan dengan kapsul (kuman hidup dilemahkan). Pada vaksin suntikan dapat timbul reaksi ringan seperti demam. Efek samping imunisasi MMR dapat berupa demam dan bercak kemerahan yang timbul sekitar 1-2 minggu setelah imunisasi. Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. sakit kepala. Beri jarak waktu lebihdari 24 jam dengan antibiotika terakhir. 3) Imunisasi Hib . Vaksin tifoid oral jangan diberikan bersamaan dengan antibiotika. Reaksi ini akan menghilang dalam beberapa hari. nantinya tetap harus diberikan 2 dosis vaksin ini pada jadwal seperti disebutkan diatas. Dapat diulang tiap 5 tahun. Imunisasi suntikan dapat diberikan pada anak berusia 2 tahun atau lebih. lemas. Demikian juga anak yang mempunyai reaksi alergi berat setelah vaksin MMR tidak boleh diberikan vaksin MMR ulangan. 2) Imunisasi Tifoid Demam tifoid merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Pada umumnya penyakit ini menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Dapat timbul demam.

kuning pada mata dan kulit. Sebagian kecil anak yang mendapatkan imunisasi ini akan mengalami kemerahan. mencret dan sakit perut. Diperlukan 2 dosis untuk dapat memberikan kekebalan seumur hidup. Vaksin Hib dapat dikombinasikan dengan vaksin DTap atau dengan vaksin hepatitis B. 4) Imunisasi Hepatitis A Hepatitis A adalah penyakit hati berat yang ditimbulkan oleh virus hepatitis A (HAV). tergantung dari produsen pembuat vaksin yang digunakan oleh dokter. Usia diatas itu harus diberikan 2 dosis dengan jarak 4-8 minggu terpisah. Vaksin ini tidak dapat menyebabkan penyakit atau meningitis akibat Hib dan biasanya tidak menyebabkan efek samping serius. dan dibuat hanya dari sebagian kuman Haemophilus influenza b. HAV dapat ditemukan pada tinja penderita hepatitis A dan biasana menular jika diminum atau makan sesuatu yang tercemar dengan virus ini. Hib merupakan imunisasi yang sangat aman. Vaksin ini diharapkan dapat . Vaksin ini diberikan di Jepang selama 20 tahun. Vaksin Hib ini merupakan vaksin berisi kuman dimatikan. Anak yang sudah pernah sakit cacar air tidak perlu diberikan imunisasi ini. Satu dosis vaksin varicella direkomendasikan untuk anak berusia 12-18 bulan. vaksin ini bekerja sama baiknya dan sama amannya dengan vaksin yang diberikan secara terpisah. Dosis ini diberikan dengan jarak waktu minimal 6 bulan. Anak yang tidak mendapatkan vaksin ini dapat diberikan satu dosis sampai ketika berusia 13 tahun. Imunisasi Hepatitis A dapat mencegah penyakit ini. Vaksin ini dapat mencegah cacar air 70% sampai 90% dan dapat mencegah penyakit berat sampai lebih dari 95%. Penyakit ini ditandai dengan gejala seperti flu. Dosis penguat diberikan pada usia antara 12 – 15 bulan. Bayi yang berusia kurang dari 4 minggu sebaiknya tidak diberikan imunisasi karena daya imunitas yang ditimbulkan masih belum baik. dan sangat dianjurkan bagi anak berusia 12 bulan atau lebih terutama didaerah endemis. Di Amerika Serikat. Reaksi ini biasanya timbul dalam 24 jam pertama setelah suntikan dan akan menghilang dalam 2-3 hari. 5) Imunisasi Varicella Vaksin varicella merupakan vaksin yang berisi virus hidup. Anak sebaiknya mendapatkan 3-4 kali dosis vaksin ini. bengkak pada lokasi suntikan atau demam. vaksin ini digunakan dari tahun 1995. Anak yang telah berusia 5 tahun atau lebih tidak perlu diimunisasi dengan vaksin Hib.

namun sangat jarang. memberikan imunitas seumur hidup. Kejadian kejang demam juga pernah dilaporkan setelah imunisasi. Ini karena sifat susu yang menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. tidak bisa diam dan sulit untuk diajak duduk dalam waktu yang relatif lama. Konsumsi susu berlebih bisa mengakibatkan konstipasi atau bahkan anemia akibat kekurangan zat besi. Pada beberapa anak dapat timbul bengkak dan kemerahan pada lokasi suntikan. Karakteristik terkait dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak usia toddler : -Anak sukar atau kurang mau makan. usapan dan berbicara langsung dengan anaknya. . Perawatan Sehari-hari 1) Memandikan Balita Mandi untuk balita bukan hanya untuk membersihkan tubuh tetapi mandi merupakan hal yang sangat menyenangkan bagi balita. Anak dengan efeisiensi imun seperti kanker atau HIV harus dievaluasi oleh dokter terlebih dahulu sebelum diberikan imunisasi ini. -Nafsu makan anak sering kali berubah yang mungkin pada hari ini makannya cukup banyak dan pada hari berikutnya makannya sedikit. -Biasanya anak menyukai jenis makanan tertentu. Sekitar 1% – 2 % anak yang mendapatkan imunisasi ini tetap menderita cacar air. Untuk orang tua mandi merupakan alat komunikasi antara orang tua dengan anaknya. yaitu bergerak terus. Anak yang diketahui alergi terhadap gelatin atau neomisin jangan diberikan vaksin ini. pada usia 12 sampai 18 bulan pertumbuhan sedikit lambat sehingga kebutuhan nutrisi dan kalori. Selain itu. c. Untuk toddler atau balita. Kebutuhan kalori kurang lebih 100 kkal per kg berat badan (BB). karena saat mandi orang tua biasanya melakukan sentuhan. tetapi biasanya gejalanya sangat ringan. Varicella merupakan vaksin yang sangat aman. sebaiknya tidak mengonsumsi susu lebih dari 600-700 ml per hari. 2) Kebutuhan minum pada balita Anak usia toddler mempunyai karakteristik yang khas. Juga dapat timbul bercak kemerahan dalam 1-3 minggu setelah imunisasi.

Pijat tradisional hanya ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan kadang disertai dengan jamu. panas. c) Manfaat Pijat Balita . Beberapa perbedaan antara pijat bayi tradisional dan modern adalah sebagai berikut : . 3) Pijat Balita Di Indonesia pelaksanaan pijat bayi di masyarakat desa masih dipegang peranannya oleh dukun bayi. Pijat tradisional dilakukan oleh dukun pijat dengan ilmu yang katanya turun- temurun. . Jangan berharap anak dapat makan dengan rapi sebagaimana anak yang lebih besar karena usia toddler belum mampu melakukannya. minyak zaitun murni. Pijat tradisional menggunakan ramuan-ramuan pemijatan yang kadang tidak terjamin aman bagi kulit bayi. Anjurkan untuk orang tua dalam kaitannya dengan karakteristik tersebut : . Jangan menuruti kecenderungan anak untuk hanya menyukai satu jenis makanan tertentu. dan kasih sayang. Selama ini pemijatan tidak hanya dilakukan saat bayi sehat tetapi juga pada bayi sakit atau rewel. ayah. Beri kesempatan anak untuk belajar makan mandiri. . atau kakek yang merupan orang terdekat dengan si kecil. misalnya parutan jahe. Kurangi frekuensi minum susu. atau perih pada kulit bayi. Ramuan ini mengandung minyak asitri yang dapat menyebabkan rasa gatal. . Berbeda dengan pijat modern yang hanya menggunakan baby oil (minyak bayi. Sedangkan. Kenalkan selalu dengan jenis makanan baru. Dianjurkan untuk memberikan 2 kali sehari saja. bawang. Sedangkan. Ciptakan lingkungan makan yang menyenangkan. nenek. seni. . misalnya memberi makan/minum sambil mengajaknya bermain. atau dedaunan yang dihancurkan. . Pijat bayi dimasyarakat ini adalah pijat modern yang memadukan antara ilmiah (kesehatan). atau lotion (losion) yang dianjurkan oleh dokter. . pijat modern justru dilakukan oleh ibunya sendiri. -Anak cepat bosan dan tidak tahan makan sambil duduk dalam waktu lama. pijat modern adalah terapi sehat tanpa jamu atau obat apapun. Berikan makanan pada saat masih hangat dengan porsi yang tidak terlalu lancer.

Bukan hanya secara fisik. (Putri. termasuk keotaknya. Dengan sirkulasi darah dan oksigen yang lancar dan otomatis membuat imunitas tubuh balita lebih baik. Semakin baik aliran darah ke otak. dalam situasi lain dimana tidur lelap bayi ini terjadi berbagai kemungkinan. Oleh sebab itu selain oleh trapis spesialis. Ketika suplai oksigen untuk bayi tidak lancar maka fungsi otak untuk berfikir dan konsentrasi akan terganggu. Biasanya hal ini terjadi karena pemijatan dilakukan dengan paksaan. pijat balita juga sangat mempengaruhi emosional. tidur bayi yang terlalu lama dan sulit dibangunkan dapat mengganggu jadwal pemberian ASI. Kebanyakan untuk alasan inilah mereka lakukan pemijatan bayi.1)) Membuat Balita Semakin Tenang Umumnya bayi yang mendapatkan pijatan secara teratur akan lebih rileks dan tenang. Ketika bayi istirahat atau tidur dengan efektif maka saat . Ibu-ibu selalu merasa senang bila melihat bayinya tertidur lelap. semakin berkecukupan kebutuhan oksigen ke otak secara cukup membuat konsentrasi dan kesiagaan bayi semakin membaik. Namun. terutama untuk memperlancar sirkulasi dan peredaran oksigen. Pertama. Alissa: 2009) 2)) Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan balita 3)) Meningkatkan efektivitas istirahat (Tidur) bayi Bayi yang otot-ototnya distimulus atau pemijatan aman dan nyaman dan mengantuk. bayi tertidur bukan karena nyaman dipijat tetapi sebaliknya. Kedua. Kebanyakan bayi tidur dengan yang lama begitu pemijatan usai dilakukan kepadanya. Hal ini menunjukkan bahwa bayi merasa tenang setelah dipijat. 4)) Meningkatkan konsentrasi bayi Pemijatan dapat memperlancar peredaran darah yang mengalir keseluruh tubuh manusia. karena aktivitas pijat akan menjalin bonding antara anak dan orang tua. bayi Nampak tertidur lelap dan tidak rewel seperti sebelumnya. pijat balita sangat baik dilakukan oleh ibu dan ayah. bukan tekanan (pressure). ia marasa kehabisan energy setelah “melawan” perlakuan pemijatan yang sebenarnya tidak diinginkan. Unsur utama pijat balita adalah sentuhan (touch).Pemijitan juga mengefektifkan istirahat (tidur) bayi. Pemberian ASI tetap harus cukup dan tidak boleh terlambat (Anggraini dan Subakti:2009). Selain lama.

bayi lebih cepat lapar atau ingin makan karena pencernaannya semakin lancar. Dengan aktifitas yang optimal. 5)) Meningkatkan daya tahan tubuh Meningkatkan aktifitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkan kapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). bayi akan cepet laper sehingga nafsu makannya meningkat.Alisa : 2009). Bayi yang tidur dengan efektif ketika bangun akan membawa energy cukup beraktifitas. (Putri Alissa : 2009). Kebugaran ini juga menjadi faktor yang mendukung konsentrasi dan kerja otak si bayi (Putri. 7)) Meningkatkan gerak peristaltik untuk pencernaan Gerak peristaltik adalah semacam gelombang dan kontraksi teratur saluran menuju lambung yang menggerakkan bahan makanan agar dapat diproses dalam saluran pencernaan. 9)) Mengembangkan komunikasi . 8)) Menstimulasi Aktivitas nervus vagus untuk perbaikan pernafasan Aktifitas serat-serat nervus vulgar berpengaruh pada paru-paru.bangun akan menjadi bugar. Sebuah penelitian yang dilakukan di Torch Research institute menunjukkan bahwa perlu pemijatan selama 20 menit yang dilakukan setiap malam pada anak-anak asma dapat menyebabkan mereka bernafas lebih baik. Dengan demikian. Proses ini menyebabkan terjadinya penurun kadar hormogen adrenalin (Hormon stres). 6)) Meningkatkan produksi ASI Pijat bayi menyebabkan bayi lebih refleks dan dapat beristirahat dengan efektif.Alissa : 2009). dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh (Putri. Maka terbukti bahwa pijat bayi membantu proses pencernaan. Ukuran keberhasilan ini ditunjukkan dengan pembacaan grafik penikngkatan aliran udara setiap hari yang semakin meningkat. Dalam menggerakkan sel peristaltic ( sel disalurkan pencernaan yang menggerakkan dalam saluran pencernaan) untuk mendorong makanan kesaluran pencernaan. Peningkatan nafsu makan ini juga tambah peningkatan aktifitas nervus vagus / saraf pengembara system saraf otak yang bekerja untuk daerah leher kebawah sampai dada dan rongga perut.

(Prasetyono : 2009). Karena dilakukan berulang – ulang. 13)) Memahami kebutuhan si kecil Bayi mengeluarkan bahasa tubuh selama dipijat. kolik. Sentuhan bayi berarti berbicara. (Prasetyono : 2009). 11)) Mengurangi nyeri Pijatan yang lembut membantu tubuh melepaskan oksitoksin dan endorphin. Kedua hormon ini dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil akibat nyeri tumbuh gigi. 10)) Mengurangi rasa sakit Memijat juga membantu mengusir gejala kembung. Jadi. pijatan juga memperlancar sirkulasi dara di perut. (Prasetyono : 2009). Tidak hanya itu. 12)) Meningkatkan percaya diri Dengan melakukan pijat bayi. orang tua lebih paham cara menghadapi bayinya saat gelisah. hidung tersumbat atau tekanan emosi. Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pemijatan pada si kecil sebagai berikut: . Orang tua yang melakukan pijat secara rutin lebih mengenal kondisi fisik bayi. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau tujuh bulan. serta membantunya tidur lebih nyenyak. Sentuhan adalah bentuk komunikasi pertama yang anda miliki dengan bayi. sehingga membantu mengeluarkan gas yang terjebak disana. Ketenangan ini membuat orang tua mampu menguasai keadaan dan loebih percaya diri untuk merawat si kecil. Pijat bayi menggabungkan aspek kedekatan yaitu kontak mata. (Prasetyono : 2009). dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan. orang tua lebih mengenal bayinya. saling tersenyum dan ekspresi wajah lain. (Prasetyono : 2009). Pijat bayi mampu mengurangi rasa gelisah soal perawatan anak. d) Persiapan Memijat Bayi Pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir.

sebab sisa-sisa minyak pijat akan lebih mudah dibersihkan. pastikan tangan anda bersih dan hangat. Yang harus diperhatikan. Jika rewel. biasanya bayi akan santai dan mengantuk. Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. terutama penyakit kulit. hal ini berguna untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. bayi akan semakin rewel dan memberontak. Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat. Ruangan yang pengap dan lembab menyebabkan bayi gerah. suasana seperti itu juga . Buatlah bayi ceria. hal ini bias mengakibatkan bayi merasa tidak nyaman dan berusaha meronta. selain itu pemijatan pada pagi hari memberikan nuansa ceria pada bayi. Sebab. ajak bercanda atau bermain sampai siap untuk dipijat. jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui. Hindari juga memijat ketika bayi dalam keadaan lapar. mengapa? Karena tangan yang kurang bersih dapat menjadi penular kuman. setelah pemijatan. Selain itu.1)) Waktu yang tepat a)) Pagi hari Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. 2)).Tangan yang aman untuk memijat Sebelum memijat. memijat paksa. Ruang yang kering dan tidak pengap. Keberadaan cincin. jangan memaksakan untuk memijat. Ruang yang nyaman Ruang yang nyaman untuk melakukan pemijatan adalah: . Potonglah kuku dan lembutkan (dikikir). 3)). Sebaiknya pemijatan dilakukan 15 menit setelah si kecil makan. dan memaksakan posisi saat memijat. Sebab. ketika akan dipijat si bayi harus dalam keadaan tenang dan nyaman. jadi cuci tangan terlebih dahulu lalu pastikan tangan dalam keadaan kerin g karena kulit bayi sangat peka dengan suhu tangan ibu dan tidak nyaman bila tangan yang menyentuhnya itu dingin. atau memijat bayi saat ia sakit. b)) Malam hari Pemijatan pada malam hari sangatlah baik. Yang harus diperhatikan. gelang dan aksesoris lainnya yang terbuat dari logam atau plastic dapat melukai kulit bayi.

ayah. warna kemerahan mengindikasi bahwa pemijatan telah cukup. Tidak dianjurkan menggunakan pewangi ruangan aerosol atau benda bakar (dupa) karena membuat bayi alergi. Ruangan yang hangat tetapi tidak panas. Ruangan tidak berisik. Ruangan yang penerangnya cukup. dave koz dan sebagainya. Popok untuk menutup bagian tubuh bayi setelah dipijat. . Menyiapkan popok hendaknya tidak terlambat (setelah dipijat baru disiapkan popok) sebab. . 4)) Peralatan Yang Harus Disiapkan Peralatan yang dibutuhkan sebelum melakukan pemijatan antara lain: a)) Alas yang empuk dan lembut Misalnya kasur atau busa yang dilapisi dengan kain lembut. Untuk menghangatkan ruangan dapat memasang lampu yang memberikan rasa hangat. b)) Handuk atau lap. Suara-suara berisik mengganggu konsentrasi ibu dan bayi. Ruangan yang dingin atau terlalu banyak angin menyebabkan bayi kedinginan dan masuk angin. . Untuk menciptakan ketenangan. d)) Minyak untuk memijat . seperti memutar music klasik dari Mozart. iringan musik lembuh. bayi harus menunggu waktu sehingga kedinginan. Sebab. Ruangan tanpa aroma menyengat dan mengganggu. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan akurasi pada daerah yang dipijat. c)) Baju ganti untuk mengganti baju lama usai pemijatan. Penerangan yang remang- remang atau gelap menyulitkan ibu untuk membedakan warna kemerahan kulit si kecil bekas pemijatan. Alas ini sebaiknya dalam posisi datar. pastikan suara yang mengisi ruangan adalah suara ibu. Luas alas ini sebesar ukuran bayi agar ibu dapat bergerak dengan bebas. menyebabkan kulit bayi sensitive sehingga bayi merasa menjadi resah saat dipijat. Bila ingin menerapkan aroma terapi cukup dengan aroma yang muncul dari minyak pijat saja. popok dan baju ganti Handuk atau lap digunakan untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang menempel dikulit bayi. .

Minyak digunakan sebagai pelumas (lubricant) bersifat melicinkan
permukaan kulit bayi dan tangan ibu sehingga memudahkan ibu dalam
berbagai gerakan urut dan membuat bayi merasa nyaman. Tujuan pelumas ini
adalah merawat kulit si kecil agtar tetap lembut dan sehat tanpa terpengaruh
oleh bekas gesekan pijat. Jadi, gunakan minyak ketika memijat untuk
menghindari luka akibat gesekan yang dapat terjadi karena kontak dengan
kulit. Minyak yang cocok adalah minyak zaitun (olive oil), minyak dara
(virgin coconut oil), minyak telon (baby oil), minyak kelapa (minyak klentik),
minyak kelapa sawit, bias juga menggunakan losion. Hal ini karena sifatnya
yang lembut dan melembabkan. Jangan menggunakan minyak aroma terapi
karena terlalu keras untuk kulit bayi.
e)) Air dan waslap
Siapkan air hangat beserta handuk kecil dan washlap untuk menyeka
bayi dari bekas minyak usai pemijatan.Selain itu, ada beberapa hal yang perlu
ditambahkan selama pemijatan berlangsung untuk menciptakan suasana
pemijatan tenang dan nyaman, diantaranya adalah:
- Menyediakan waktu khusus yang tidak diganggu oleh hal lain
minimum 15 menit untuk melakukan keseluruh tahapan pemijatan
- Duduklah dengan posisi nyaman dan tenang.
- Minta ijin pada bayi sebelum melakukan pemijatan dengan cara
membelai wajah dan kepala bayi sambil mengajak bicara.
- Pandang mata bayi selama pemijatan berlangsung.
- Bernyanyilah atau putarkan lagu-lagu yang tenang atau lembut untuk
menciptakan suasana tenang selama pemijatan.
- Awali pemijatan dengan sentuhan ringan, kemudian secara bertahap
tambahkan tekanan pada sentuhan tersebut, terutama bila anda sudah
yakin bahwa bayi mulai terbiasa dengan pijatan yang sedang
dilakukan.
- Jika suatu saat bayi tampak merasa tidak nyaman segera hentikan
pemijatan. Dalam memijat kita harus membangun toleransi dengan
mulai beberapa gerakan, sedikit demi sedikit dengan durasi waktu
yang bertahap dari 2-3 menit hingga 5-10 menit.

- Tanggaplah pada isyarat yang diberikan bayi. Bila bayi menangis
cobalah untuk menenangkannya sebelum melanjutkan pemijatan.
(Putri,Alissa : 2009).
5)) Teknik memijat bayi
Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bias
dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang harus
diperhatikan.
Pada neonatus gerakan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan
halus. Sebelum tali pusar bayi dilepas, sebaiknya tidak dilakukan pemijatan
didaerah perut.
Berikut beberapa pedoman teknik pemijatan bayi yang dapat
dipergunakan sebagai dasar pijat bayi. Setiap gerakan yang diberiakan pada
masing-masing teknik dapat diulang sebanyak lima sampai enam kali
tergantung kebutuhan.
a)) Kaki
- Memerah susu
Dalam teknik ini, peganglah kaki bayi pada pergelangan kaki seperti
memegang tongkat pemukul. Kemudian gerakan tangan ke pergelangan kaki
secara bergantian seperti memerah susu. Atau, dengan arah yang sama,
gunakan kedua tangan secara bersamaan mulai dari pangkal paha dengan
gerakan memeras, memijat dan memutar kedua kaki bayi secara lembut.
b)) Telapak kaki
Untuk memijat telapak kaki bayi,caranya yakni tidak dipijat-pijat tetapi
diurut menggunakan ibu jari secara bersamaan pada seluruh permukaan
telapak kaki dari arah tumit ke jari-jari.
c)) Jari
Ingat bahwa tulang pada ruas jari kaki bayi masih belum kuat, karena
itu pijatan tidak perlu disertai dengan penekanan. Pijatlah dengan lembut jari-
jari kaki satu persatu dengan gerakan memutar menjauhi telapak kaki dan
akhiri dengan tarikan lembut pada setiap ujung jari.
d)) Punggung kaki
Gunakan kedua ibu jari untuk membuat lingkaran disekitar kedua mata
kaki sebelah dalam dan luar. Kemudian urutlah dengan lembut seluruh

punggung kaki dengan kedua ibu jari secara bergantian dari pergelangan kaki
ke arah jari. Teknik lain yakni dengan membuat gerakan yang membentuk
lingkaran-lingkaran kecil dengan kedua ibu jari secara bersamaan dari daerah
mata ke jari kaki.
e)) Betis
Pada bagian betis kaki dengan salah satu tangan anda, kemudian
remas-remas dari pangkal lutut menuju pergelangan kaki. Gerakan ini dapat
diulang berkali-kali.
f)) Paha
Pada bagian paha, pemijatan dilakukan dengan cara meremas dan
memutar. Pegang bayi pada bagian pangkal paha dengan kedua tangan secara
bersamaan, kemudian buatlah gerakan meremas dengan lembut sambil
memutarkan kedua belah tangan yang dimulai dari pangkal paha hingga ke
arah mata kaki.
g)) Perut
Untuk pemijatan di daerah perut, hindari pemijatan pada tulang rusuk.
Selain itu, jangan lakukan pemijatan pada bagian perut ini setelah selesai
makan.
- Mengayuh pedal sepeda
 Pemijatan perut ini dilakukan dengan menggerakkan kedua tangan keatas
dan kebawah secara bergantian seperti mengayuh pedal sepeda. Arah
pijatan dimulai dari atas kebawah perut.

 Gerakan berikutnya, jepit kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan kiri,
lalu angkat kedua kaki tersebut lurus sedikit diatas perut. Sedangkan untuk
tangan kanan bisa langsung dilakukan gerakan mengusap-usap perut dari
atas sampai ke jari-jari kaki.

 Terakhir, untuk melemaskan otot-otot perut dan pangkal paha, kedua lutut
ditekuk pelan-pelan dan dengan lembut menuju ke permukaan perut bayi.
Atau, masing-masing tangan anda memegang pergelanagan kaki,
kemudian gerakkan kedua kaki bayi secara bergantian seperti sedang
mengayuh sepeda.
- Bulan – matahari

Jika bayi tampak gelisah. meringis kesakitan. Perut bayi bagian paling atas dianggap jam 12.  Disebut gerakan bulan . bentuk huruf “J” dengan usapan dari dada kanan atas turun kerusuk kanan.  Hati-hati jika melakukan pemijatan pada daerah dada dan perut. bentuk huruf “L” dengan melakukan usapan mulai dari dada kanan atas turun ke rusuk atas lalu disambung rusuk kiri.  Cara lain adalah dengan membayangkan ada gambar jam pada perut bayi. Kemudian. pertama-tama perut bayi pada bagiannya tekan masing-masing ibu jari diantara pusar perut. Gerakan pertama membentuk huruf “I” dengan melakukan usapan mulai dri dada kiri atas turun sampai kerusuk kiri. Jangan sampai terlalu menekan ke perut.  Lakukan kedua gerakan ini secara bersamaan dengan tangan kiri membuat gerakan lingkaran penuh dan tangan kanan membuat setengah lingkaran. memukul jidat. berontak bahkan menangis. Gerakan ketiga. Perhatikan juga reaksi yang timbul selama proses. . Gerakan kedua. lalu buat gerakan berikut: buat lingkatan searah jarum jam dengan tangan kanan anda dibantu dengan tangan kiri dimulai pada jam 8 (didaerah usus buntu) . Ibu jari kesamping  Dalam gerakan ini. berusahalah memalingkan kepala. disambung sampai rusuk kiri lalu diteruskan ke dada kiri atas. Gerakan I love You  Posisikan bayi terlentang dengan bertelanjang dada. Beberapa dokter tidak menyarankan pemijatan pada bagian perut. bagian perut bawah di anggap jam 6. kemudian kembali ke arah kanan bawah (seperti bentuk bulan) diikuti oleh tangan kiri yang selalu membuat bulatan penuh (seperti bentuk matahari). gerakkan kedua ibu jari tersebut menyamping ke arah tepi perut kanan dan kiri. sebaiknya hentikan dulu.matahari karena gerakan yang harus dibentuk adalah membuat lingkaran dengan ujung-ujung jari tangan mulai dari perut sebelah kanan bawah (daerah usus buntu) sesuai arah jarum jam. karena bisa mengganggu organ dalam bayi. .

kedua tangan . Mungkin dia sedang tidak nyaman karena tekanan yang terlalu kuat atau sebab lain. i)) Tangan . . Menyilang Gerakan menyilang dimulai dari tangan kanan yang memijat menyilang dari ulu hati kea rah bahu kiri dan kembali kea rah ulu hati. peganglah lengan bayi dengan kedua telapak tangan mulai dari pundak seperti memegang gagang senter. . Gerakan tadi seolah membuat gambar jantung. . Dengan kedua telapak tangan. gerakkan tangan ke atas tulang selangka dan berakhir ke posisi semula dibawah ulu hati. Lingkaran kecil Buatlah gerakan lingkaran kecil disekitar putting susu. buatlah gerakan dari tengah dada ke samping luar seolah sedang meratakan lipatan kertas. Namun demikian. h)) Dada . Berikut cara memijat dengan teknik jari berjalan pada perut. Kemudian. Caranya. Atau. Perlahan cara India Teknik perlahan cara India bermanfaat untuk relaksasi otot dan arahnya menjauhi tubuh. setelah itu.  Letakkan ujung-ujung jari pada pada perut bayi bagian kanan bawah dan buatlah gerakan dengan tekanan sesuai arah jarum jam dari kiri bawah guna memindahkan gelembung-gelembung udara yang terselip di balik kulit. gerakkan tangan kanan dan kiri kebawah secara bergantian dan berulang-ulang seolah sedang memerah susu sapi. Gerakan jari berjalan  Dikatakan dengan gerakan jari berjalan karena penekanan bertumpuk pada pergerakan kelima ujung jari. Gerakan Jantung Teknik ini yaitu dengan membuat gerakan yang membentuk gambar jantung dengan meletakkan ujung-ujung jari kedua tangan anda di ulu hati. penekanan jari perut dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati. Jangan menekan perut dengan jari-jari terlalu keras karena akan menimbulkan rasa sakit dan mungkin berbahaya sekali bila mengenai tulang rusuknya.

 Yang perlu diperhatikan adalah bila wilayah ketiak ini terdapat benjolan atau terdapat pembengkakan kelenjar. gerakkan kedua telapak tangan maju dan mundur seolah . k)) Telapak tangan Dengan kedua ibu jari. Ketika jari menyentuh wiyah ini.melakukan memeras. buatlah gerakan memijat pada wilayah ini. anda pegang lengan bayi bagian atas/bahu dengan kedua telapak tangan. Pijitan ini berguna untuk mengalirkan darah ke jantung dan paru – paru. anda bisa membunyikan suara “tak” dari lidah. bayi akan menolak bukan karena sakit. sehingga bila si bayi mendengar suara itu dia akan tampak gembira. j))Pergelangan tangan Pemijatan pegelangan tangan ini dimulai dari pergelanagn tangan (siku) kearah pundak. Sedangkan keempat jari lainnya memijat punggung tangan.  Gerakan memijat ketiak ini. . pertama angkat tangan bayi dengan salah satu tangan anda. Memijat ketiak  Biasanya wilayah dibagian ketiak ini merupakan wilayah yang sensitif. sebaiknya jangan memijat pada wilayah ini. memutar dan memijit secara lembut pada lengan bayi mulai dari pergelangan tangan ke pundak. memijat dan memutar secara lembut pada lengan bayi mulai dari pundak hingga pergelangan tangan. Dalam tarikan ujung jari ini. Gerakan menggulung Gerakan ini seperti menggulung sebatang pensil dengan kedua tangan. Caranya. Akhiri gerakan ini dengan tarikan pada tiap ujung jari. pijatlah telapak tangan seolah membuat lingkaran – lingkaran kecil dari pergelangan tangan kea rah jari – jemari. . Kemudian. tetapi mungkin dia merasa geli dan senang karena menganggapnya sedang bermain. atau. Kemudian. dengan kedua tangan lakukan gerakan memeras. lalu menurun hingga ke bagian tulang rusuk dan perut. l)) Jari Pijat jari bayi satu – persatu menuju ujung jari dengan gerakan memutar.

pegang pipi kiri dan kanan dengan kedua tangan dan kedua ibu jari diletakkan ditengah dagu bawah mulut. kemudian gerakan kearah dalam melalui daerah bawah pelipis dibawah mata. Gerakan kedua tangan anda kesamping pada kedua sisi wajah bayi seperti gerakan membasih muka. gerakan ke bawak ke daerah pelipis dan buatlah lingkaran – lingkaran kecil di pelipis. gerakkan jari-jari kedua tangan anda mulai dari belakang telinga membentuk lingkaran-lingkaran kecil diseluruh kepala. Caranya. q)) Belakang telinga Dengan tekanan lembut. Tekan dengan lembut bagian ini mulai dari tengah dahi bayi kearah samping kanan dan kiri. pijat bagian ataas mataa/alis mulai dari tengan kesamping searah dengan bulu rambut alis. Berhati-hatilah. lalu kesamping menuju kea rah pipi bawah atau samping mulut. m)) Muka . o)) Alis Memijat bagian alis mata caranya ialah dengan meletakkan kedua ibu jari anda diantara kedua alis mata. . n)) Dahi Arah gerakan memijat dahi seperti arah membasuh muka. mungkin diwilayah ini rahang bayi sedikit sensitive menerima tekanan yang agak sedikit keras. Membasuh muka Tutuplah wajah bayi dengan kedua telapak tangan anda dengan lembut sambil bicara pada bayi secara halus. sehinggga tidak merasakan sakit.sedang menggulung bergerak naik dimulai dari pangkaal lengan menuju pergelangan tangan/jari-jari.Lingkaran kecil dirahang  Gunakan jari telunjuk kedua tangan anda untuk membuat lingkaran kecil diseputar wilayahy rahang bayi.selanjutnya adalah menekan dua ibu jari pada dagu. Lalu. Cara seperti ini dapat dilakukan sambil bermain “ciluk-ba”. letakkan jari-jari kedua tangan anda pada pertengahan dahi. p)) Dagu  Pijatan pada dagu ini atau rahang bawah. Karena itu. tekanan hendaknya dibuat selembut mungkin. 5. Setelah itu.

d)) Perhatikan isyarat yang ditunjukkan bayi anda. mandikan bayi anda setelah dipijat. Sabrina : 2009) 7)) Hal yang tidak boleh dilakukan: a)) Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/minum susu.Alissa : 2009). c)) Memijat bayi anda dalam keadaan sakit. Jika ia menangis keras. 2. (Putri. pegang kedua pergelangan kaki bayi dengan tangan kanan anda. kemudian usap yang dimulai dari pinggang hingga tumit. (Maharani. f)) Jauhkan baby oil dari mata bayi anda. disusui atau mengantuk. 6)) Hal-hal yang boleh dilakukan a)) Terus melakukan kontak mata dengan bayi anda. b)) Nyanyikan lagu atau putarkan musik lembut untuk membantu anda dan bayi akan merasa rileks. c)) Mulailah dengan sentuhan ringan dan perlahan. Gerakan maju mundur (kuda goyang)  Bayi ditidurkan tengkurap dengan posisi kepala disebelah kiri dan kaki disebelah kanan anda.Usapan punggung  Tahan bokong bayi dengan tangan kanaan. tingkatkan tekanan pijatan saat anda semakin yakin dan bayi anda terbiasa dipijat. pijatlah punggung bayi hingga ke bawah leher dengan gerakan maju dan mundur dengan kedua telapak kanan. e)) Memaksa posisi saat memijat bayi anda. hentikan pijatan. Lalu. Sabrina : 2009) . (Maharani. Mungkin bayi anda ingin digendong. Lalu kembali dari bawah leher sampai ke pantat bayi. r)) Punggung . e)) Jika anda menggunakan baby oil. lalu dipijit punggung bayi dengan telapak tangan kiri anda mulai dari leher sampai bokong dimana tangan kanan berada. d)) Memijat bayi anda dengan paksa. g)) Konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai pemijatan bayi. b)) Membangunkan bayi anda untuk dipijat.  Gerakan selanjutnya.

Wong (2000) mengemukakan bahwa biasanya sejalan dengan anak mampu berjalan. Tolet training ini dapat berlangsung pada fase kehidupan anak: 18 bulan-2 tahun. Latihan untuk bekemih dan defekasi adalah tugas anak usia toddler . Dalam proses toilet training diharapkan terjadi pengaturan impuls atau rangsangan dan instink anak dalam melakukan buang air besar atau buang air kecil. sedangkan kemampuan untuk mengontrol berkemih biasanya baru akan tercapai sampai usia 4-5 tahun . kemampuan sfingter uretra untuk mengontrol rasa ingin beerkemih dan sfingter ani untuk mengontrol rasa ingin defekasi mulai berkembang . Pada tahap usia toddler . . Sensasi untuki defekasi lebih besar dirasakan oleh anak. Persiapan intelektual . . Persiapan psikologis. Merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia toddler . . sehingga anak dapat bertumbuh dan berkembang secara normal. kedua sfingter tersebut semakin mampu mengontrol rasa ingin berkemih dan defekasi . dan kemampuan untuk mengkomunikasikannya lebih dahulu dicapai oleh anak. Memberitahukan/upaya bimbingan kepada orang tua tentang tahapan perkembangan sehingga orang tua sadar akan apa yang terjadi dan dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan usia anak. Keberhasilan toilet training tergantung pada: Persiapan fisik.d. 1) Toilet training . Toilet training pada anak merupakan usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalm melakukan buang air kecil dan buang air besar. Anticipatory Guidance pada Masa Balita Anticipatory guidance merupakan petunjuk-petunjuk yang perlu diketahui terlebih dahulu agar orang tua dapat mengarahkan dan membimbing anaknya secara bijaksana. Toilet training sebagai sex education .

. Indikator kesiapan psikologis: adanya rasa nyman sehingga anak mampu mengotrol dan konsentrasi dalam merangsang BAK dan BAB . Indiklator kesiapan intelektual: anak paham arti BAK atau BAB memudahkan pengontrolan anak dapat mengetahui kapan saatnya harus BAB & BAK anak memiliki kemandirian dalam mengontrol BAB & BAK . Suksesnya toilet training tergantung kesiapan yng ada pada diri anak & keluarga. seperti kesiapan fisik. Defekasi merupakan suatu alat pemuasan untuk melepaskan ketegangan toilet training usaha penundaan pemuasan . Pelaksanaan toilet training sejak dini melatih respon terhadap kemampuan ubtuk BAK/BAB a) Cara toilet training pada anak: 1)) Teknik lisan  Cara:pemberian instruksi pada anak dengan kata-kata sebelum & setelah BAK/BAB  Teknik ini mempunyai nilai yang cukup besar dalam memberikan rangsangan untuk BAK/BAB 2)) Teknik modelling  Cara: meniru untuk buang air besar atau memberikan contoh  Dampak jelek cara ini apabila contoh yang diberikan salah kebiasaan yang salah pada anak 2) Kesiapan anak a) Fisik . dimana kemampuan anak secara fisik sudah kuat dan mampu . Indikator anak kesiapan fisik: anak mampu duduk atau berdiri .

. Komunikasi secara verbal dan nonverbal .Kemampuan kognitif : meniru dengan tepat tingkah laku dan mengikuti pengarahan. . Mampu untuk tetap kering (menahan BAK) selama 2 jam.Kemampuan berkomunikasi : verbal dan non verbal mengindikasikan dorongan untuk miksi atau defikasi. . Pengontrolan saraf volunter spinkter ani dan uretra . Perkembangan ketrampilan motorik kasar : duduk. . . . Perkembangan ketrampilan motorik halus : mampu membuka celana dan berpakaian.Mengekspresikan keinginan untuk menyenangkan orang tua. pindah rumah.Tidak ada stress keluarga atau perubahan seperti : perceraian. c) Kesiapan mental . . . berjalan. Usia 18 – 24 bulan. jongkok.Memberi pujian jika anak berhasil. Ketrampilan kognitif untuk mengikuti perintah atau mengikuti orang lain . Mengenal rasa yang datang .Mengenai adanya dorongan untuk miksi dan defikasi.Mampu duduk atau jongkok diatas toilet 5 – 10 menit tanpa cerewet atau turun. mendapat adik baru atau akan berlibur. . . b) Psikologis . .Keinginan untuk meluangkan waktu : perlu kesabaran dan pengertian.Mengikuti tingkat kesiapan anak.

. . . Berikan saran yang sesuai untuk pengamanan di rumah. Mendiskusikan mainan baru yang dapat mengembangkan motorik halus. Menyediakan makanan kecil/selingan diantara 2 waktu makan dengan rasa yang disukai. . serta adanya jadwal waktu makan yang rutin. b) Petunjuk bimbingan usia 18-24 bulan . Negativistic adalah perilaku yang bertentangan dengan kebiasaaan. terutama negativistic dan ritualisme. Mengkaji pola tidur malam. motorik kasar. . bahasa. Mengkaji kebiasaan makan sekarang dan menganjurkan penyapihan dari botol secara bertahap. . terutama kebiasaan minum malam memakai botol yang merupakan penyebab utama gigi berlubang dan perilaku menunda yang memperlambat jam tidur. pengetahuan dan keterampilan social. . seperti kecelakaan kendaraan bermotor dan bahaya/kecelakaan jatuh. Mendiskusikan mainan baru yang dapat mengembangkan motorik halus. Menyiapakan orang tua untuk mencegah bahaya yang potensial terjadi di rumah. Menyiapkan orang tua untuk mengantisipasi adanya perubahan tingkah laku dari toddler. serta menekankan pada keuntungan yang positif dari disiplin yang tepat atau sesuai. pengetahuan dan keterampilan social. . Mendiskusikan kebutuhan akan adanya ketentuan-ketentuan atau aturan yang disertai dengan disiplin yang lembut dan cara-cara yang mengatasi negativistic dan tempertantrum. serta meningkatkan pemasukan makanan padat. bahasa. 3)Petunjuk bimbingan usia toddler a) Petunjuk bimbingan usia 12-18 bulan . Menekankan pentingnya persahabatan sebaya dalam bermain. motorik kasar.

. . Menyiapkan orang tua akan adanya tanda-tanda regresi ketika anak mengalami stress. frustasi dan jengkel dalam merawat balita. Menekankan kebutuhan akan pengawasan terhadap gigi dan tipe kebersihan di rumah. Mendiskusikan pentingnya kebutuhan anak untuk meniru dan dilibatkan dalam kegiatan. Menunjukkan harapan akan adanya perubahan pada anak di tahun mendatang seperti lingkup perhatian anak yang semakin luas dan berkurangnya negativistic serta adanya perhatian yang menyenangkan orang lain. seperti yang timbul ketika ada kegelapan atau suara keras. . c) Petunjuk bimbingan usia 24-36 bulan . dan kebiasaan seperti membawa selimut atau mengisap jari. Memberikan kesempatan kepada orang tua untuk mengekspresikan perasaan lelah. . Menekankan bahwa hal ini normal dan merupakan perilaku yang bersifat sementara. . . Mengkaji kemampuan anak untuk berpisah sesaat dengan mudah dari orang tuanya di bawah asuhan keluarga.. serta kebiasaan makan yang merupakan factor penyebab gigi berlubang dan menyarankan pentingnya penambahan fluoride untuk memperkuat pertumbuhan tulang. . Menggali kebutuhan untuk menyiapan kehadiran saudara kandung/adiknya dan menekankan tentang pentingnya persiapan anak terhadap kehadiran bayi baru. Mendiskusikan metode disiplin yang ada dan keaktifannya serta menggali perasaan orang tua mengenai negativistic anaknya dengan menekankan bahwa negativistic adalah aspek penting dari perkembangan self assertion (penonjolan/tntutan diri) dan independensi dan bukan merupakan tanda kemanjaan. . . Mendiskusikan berkembangnya rasa takut. Mendiskusikan tanda-tanda kesiapan untuk toilet training dan menekankan pentingnya menunggu kesiapan fisik dan psikologi anak.

Sedangkan intervensi dini maksudnya adalah suatu kegiatan penanganan segera terhadap adanya penyimpangan tumbuh kembang dengan cara yang sesuai dengan keadaan. stimulasi perkembangan atau merujuk ke pelayanan kesehatan. Menekankan disiplin dengan tetap terstruktur secara benar dan nyata. seperti mengompol dan buang air besar di celana.melalui jumlah reaksi yang diberikan terhadap perilaku anak tersebut.Stimulasi Pada anak yang lebih besar yang sudah mampu berjalan dan berbicara. . . pemahamannya terhadap waktu. sehingga anak dapat mencapai kemampuan yang optimal sesuai dengan umumya.Deteksi Deteksi dini adalah upaya penjaringan dan penyaringan yang dilaksanakan untuk menemukan penyimpangan kelainan tumbuh kembang secara dini dan mengetahui serta mengenal faktor-faktor resiko terjadinya kelainan tumbuh kembang tersebut. dan ketidakmampuannya untuk melihat kejadian dari perspektif yang lain. Reaksi yang sering diberikan terhadap perilaku anak. serta hindari kebingungan dan salah pengertian. akan senang melakukan eksplorasi dan manipulasi terhadap lingkungannya .. .Asah a. Menekankan keunikan dari proses berpikir anak toddler. dan pendidikan yang sesuai. 3. Motif kompetensi yang bersifat bawaan ini dapat diperkuat atau diperlemah oleh lingkungannya. yang merupakan perwujudkan dari motif kompetensinya. Mendiskusikan adanya taman kanak-kanak atau pusat penitipan anak pada siang hari (play group). ajukan alas an yang rasional. . akan mendorong anak untuk mengulang perilaku anak tersebut. b. Mendiskusikan kegiatan yang dilakukan dalam toilet training terutama dengan harapan-harapan dan sikap yang realistis dalam menghadapi keadaan-keadaan. misalnya perbaikan gizi. terutama melalui bahasa yang ia gunakan. .

Tumbuh kembang optimal adalah tercapainya proses tumbuh kembang yang sesuai dengan potensi yang dimililki oleh anak.)) Tugas dan peran keluarga:  Memantau tumbuh kembang anak sesuai kelompok umur dengan memanfaatkan sarana yang ada. Dengan mengetahui penyimpangan tumbuh kembang secara dini sehingga upaya-upaya pencegahan. dll.)  Memberikan penyuluhan dan cara stimulasi kepada ibu balita sesuai dengan kelompok umur anak. a) Tingkat keluarga/kelompok Bina Keluarga Ballia (BK6) 1. .  Melaporkan dan membahas tmgkat perkembangan anak dengan kader Posyandu/BKB. Kartu Kembang Anak. Kartu Kembang Anak.  Melakukan stimulasi terhadap anak sesuai dengan tingkat perkembangan perkembangan anak. seperti: KMS balita. stimulasi dan penyembuhan serta pemulihannya dapat diberikan dengan indd= yang jelas sedini mungkin pada masa-masa peka proses tumbuh kembang anak sehingga hasilnya dapat diharapkan akan tercapai. Kartu Asuh Ibu. Kalender Tumbuh Kembang Anak. 1) Tingkat-tingkat pelaksanaan deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak dan penangannya. 2)) Tugas dan peran Kelompok BKB:  Memantau tumbuh kembang anak melalui ibu balita pada setiap pertemuan kelompok dengan menggunakan sarana yang ada (13 LS balita.  Melaksanakan stimulasi sesuai nasehat kader BKB/Posyandu dalam rangka meningkatkan kemampuan anak.

 Buku pedoman Deteksi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak bagi keluarga. Untuk melaksanakan tugas dan peran tersebut di atas.  Bisa mengandalkan diri sendiri  Terbentuknya hubungan relasional . Melakukan rujukan bagi setiap anak dengan penyimpangan tumbuh kembang.  Kartu Kembang Anak. Anak Prasekolah 1.  Kartu Asuh Anak. 2)) Kelompok BKB:  Alat Permainan Edukatif.  Kartu Kembang Anak (KKA).  Buku Paket Penyuluhan BKB D. Selain itu untuk tercapainya kepenuhan tingkat kecerdasan juga dibutuhkan :  Kemampuan berpikir logis  Pembentukan kata hati (hati nurani)  Kemampuan untuk mengatasi stres dan frustasi.Asih a.  KMS Balita.Ikatan Kasih Sayang Kasih sayang atau kedekatan sangat penting untuk masa perkembangan anak yang sehat dan merupakan dasar dari kepribadian yg baik.  Kartu Menuju Sehat (KMS). diperlukan alat/instrumen yaitu: 1)) Keluarga:  Kalender Tumbuh Kembang Balita.

Sibling Rivalry Sibling rivalry adalah bentuk prilaku anak yang memiliki adik baru. 1) Faktor-faktof yang dapat menimbulkan sibling rivalry a) Usia Jarak antara kakak beradik yang dekat cenderung menimbulkan adanya sibling rivalry. Faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry diantaranya : a) Peran orangtua b) Besarnya keluarga Besarnya keluarga mempengaruhi sering dan kuatnya rasa cemburu dan iri hati. Perbedaan usia antara 2 sampai 4 tahun merupakan usia yang paling mengancam terutama bila kakak masih sangat muda dan belum memahami situasi. Anak cenderung bersikap lebih nakal karena merasa cemburu dan tersaingi atas kehadiran adiknya. c) Umur Jarak kelahiran anak dan usia anak berpengaruh terhadap munculnya sibling rivalry. Cemburu lebih umum pada keluarga kecil dengan 2-3 anak dari pada dalam keluarga besar dimana tidak ada anak yang menerima perhatian lebih besar dari orangtua.). b) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik cenderung jarang menimbulkan persaingan dibanding anak yang memiliki jenis kelamin yang sama. Perilaku ini biasanya ditunjukkan untuk menarik perhatian ibu dan biasa muncul pada anak-anak usia 12-18 bulan. terlebih lagi ketika ia melihat ibunya sedang bersama adiknya .E. d) Jenis kelamin Jenis kelamin yang berbeda dari anak dapat meningkatkan timbulnya sibling rivalry dibanding yang berjenis kelamin sama e) Posisi anak .. Sibling rivalry muncul umumnya pada anak usia prasekolah yaitu pada usia 1 tahun sampai 6 tahun. jenis kelamin yang berbeda antara kakak adik lebih menunjukan hubungan yang positif dibanding kakak adik yang memiliki jenis kelamin sama .

d) Anak mengalami gangguan dalam tidur dan terjadi perubahan dalam pola tidurnya e) Anak mengalami depresi atau menderita kegelisahan akan perpisahan. mendorong anak lain dari pangkuan ibunya. terutama pada masa penuh krisis seperti pada masa adolence b) Orangtua Orangtua dapat menjadi stres dengan tingkah laku yang ditunjukan anak-anak dengan sibling rivalry c) Masyarakat . b) Regresi pada anak yang lebih tua seperti menunjukan perilaku perkembangan sebelumnya misal. karena perilaku persaingan yang agresif yang berlangsung lama pada awal masa kanak-kanak dimana pada tahap ini konsep diri mulai terbentuk. karena anak yang merasa gagal dalam merebut cinta kasih dari orangtua dan bila hal ini terjadi secara berulang-ulang anak dapat merasa kecewa dan hilang kepercayaan diri. Efek dari perilaku ini merupakan dampak jangka lama pada anak maupun masyarakat saat anak menjadi bagian dalam masyarakat antara lain : a) Anak Dampak pada anak ada dua hal yang utama. 2) Tanda-tanda sibling rivalry Anda dapat mengeksploitasikan perasaan cemburu dengan berbagai cara yang kreatif yaitu : a) Melakukan kekerasan baik secara fisik maupun psikis seperti memukul adik atau kakaknya. orangtua dan masyarakat secara tidak langsung. Pertama. 3) Dampak sibling rivalry Pengaruh dari sibling rivalry dapat berdampak pada anak. Sibling rivalry cenderung terjadi antara anak pertama dengan anak kedua dibanding dengan anak terakhir. kembali mengompol atau meminta botol susu c) Displacement. Dampak kedua adanya sibling rivalry yaitu anak menjadi rendah diri. memahami secara verbal atau melakukan penghinaan. anak mengalami perubahan penampilan disekolah misalnya menunjukan perilaku yang buruk disekolah. anak dapat tumbuh sangat agresif. Anak tumbuh menjadi individu yang sulit beradaptasi terhadap krisis yang ditemui pada tahap perkembangan selanjutnya.

t) Mengajarkan anak-anak Anda cara-cara positif untuk mendapatkan perhatian dari satu sama lain. x) Orang tua tidak perlu langsung campur tangan kecuali saat tanda-tanda akan kekerasan fisik. s) Memberikan perhatian setiap waktu atau pola lain ketika konflik biasa terjadi. 5) Peran Bidan Peran bidan dalam mengatasi sibling rivalry. sehingga anak dapat bergaul dengan baik. w) Meyakinkan setiap anak mendapatkan waktu yang cukup dan kebebasan mereka sendiri. tetapi disesuaikan dengan kebutuhan anak. r) Membuat anak-anak mampu bekerja sama daripada bersaing antara satu sama lain. p) Membiarkan anak menjadi diri pribadi mereka sendiri. Anak yang tumbuh menjadi dewasa dengan kepribadian yang terbentuk dari dampak negatif sibling rivalry yaitu. 4) Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengatasi sibling rivalry. bb) Kesabaran dan keuletan serta contoh-contoh yang baik dari perilaku orang tua sehari-hari adalah cara pendidikan anak-anak untuk menghindari sibling rivalry yang paling bagus. Sehingga adil bagi anak satu dengan yang lain berbeda. perilaku psikologis yang merusak yang dapat berupa perilaku agresif atau perilaku kriminal tertentu yang mengganggu masyarakat. q) Menyukai bakat dan keberhasilan anak-anak Anda. . aa) Jangan memberi tuduhan tertentu tentang negatifnya sifat anak. bukan untuk anak-anak. u) Bersikap adil sangat penting. z) Orang tua dalam memisahkan anak-anak dari konflik tidak menyalahkan satu sama lain. antara lain: o) Tidak membandingkan antara anak satu sama lain. y) Orang tua harus dapat berperan memberikan otoritas kepada anak-anak. antara lain: c) Membantu menciptakan terjadinya ikatan antara ibu dan bayi dalam jam pertama pasca kelahiran. v) Merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan bagi semua orang.

Fasilitasi anak untuk mencoba jenis makanan baru. d) Memberikan dorongan pada ibu dan keluarga untuk memberikan respon positif tentang bayinya. . Kebutuhan kalorinya adalah 85 kkal/kgBB. . Nafsu makan berkurang. Bahkan sekarang telah masuk ke Indonesia vaksin MMR untuk mencegah measles (campak). b. . polio. yaitu 4 sampai 5 kali sehari. diphteri tetanus. baik melalui sikap maupun ucapan dan tindakan. dan hepatitis B. berikan makanan ringan di antara waktu makan tersebut. 2.Asuh a. Susu cukup diberikan 1 – 2 kali sehari. Anak lebih tertarik pada aktivitas bermain dengan teman atau lingkungannya dari pada makan. Fasilitasi anak untuk dapat mengekspresikan ide. . Izinkan anak untuk membentu orang tua menyiapkan makanan dan jangan terlalu banyak berharap anak dapat melakukannya dengan tertib dan rapi. serta peraasaannya saat makan bersama dan fasilitasi anak untuk berinteraksi secara efektif dengan Anda atau anggota keluarga lainnya. pikiran. Waktu makan merupsksn kesempatan yang baik bagi anak untuk belajar dan bersosialisasi dengan keluarga. seperti nasi 3 kali sehari. berikan dengan frekuensi lebih sering. .Konsep Imunologi dan Imunisasi Pemberian imunisasi pada anak adalah penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas terhadap penyakit-penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi misalnya penyakit TBC. Makanan baru tidak harus yang berharga mahal. Anak mulai senang mencoba jenis makanan baru. pertusis. campak. Anjuran untuk orang tua dalam kaitannya dengan karakteristik tersebut : . Pertahankan kebiasaan makan yang baik dengan cara mengajarkan anak mengenal nutrisi. mumps . Apabila makanan yang dikonsumsi cenderung sedikit. Beberapa karakteristik yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang perlu diperhatikan pada anak Prasekolah adalah sebagai berikut: . yang penting memenuhi gizi seimbang. Apabila memberikan makanan padat. . . misalnya dengan menggambar atau melakukan aktivitas bermain yang lain. Pemenuhan Nutrisi Anak usia Pra Sekolah mengalami pertumbuhan sedikit lambat.

ruam kulit. c. Terdapat dugaan bahwa vaksin MMR bisa menyebabkan autisme. tetapi penelitian membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara autisme dengan pemberian vaksin MMR.(parotitis) dan rubela (campak jerman). 1) Imunisasi MMR Imunisasi MMR memberi perlindungan terhadap campak. ruam kulit dan pembengkakan kelenjar getah bening leher. Campak menyebabkan demam. karena itu diberikan suntikan kedua pada saat anak berumur 4 – 6 tahun (sebelum masuk SD) atau pada saat anak berumur 11 – 13 tahun (sebelum masuk SMP). Campak juga menyebabkan infeksi telinga dan pneumonia. Campak juga bisa menyebabkan masalah yang lebih serius. misalnya jika dianggap perlu memberikan imunisasi kepada bayi yang berumur 9 – 12 bulan. bisa terjadi keguguran atau kelainan bawaan pada bayi yang dilahirkannya (buta atau tuli). Campak Jerman (rubella) menyebabkan demam ringan. Suntikan pertama diberikan pada saat anak berumur 12 – 15 bulan. Dengan melaksanakan imunisasi yang lengkap maka diharapkan dapat dicegah timbulnya penyakit-penyakit yang menimbulkan cacat dan kematian. Gondongan bisa menyebabkan meningitis (infeksi pada selaput otak dan korda spinalis) dan pembengkakan otak. Imunisasi MMR juga diberikan kepada orang dewasa yang berumur 18 tahun atau lebih atau lahir sesudah tahun 1956 dan tidak yakin akan status imunisasinya atau baru menerima 1 kali suntikan MMR sebelum masuk SD. sakit kepala dan pembengkakan pada salah satu maupun kedua kelenjar liur utama yang disertai nyeri. Suntikan pertama mungkin tidak memberikan kekebalan seumur hidup yang adekuat. Jika seorang wanita hamil menderita rubella. Anticipatory guidance pada masa preschool (3-5 tahun) . Kadang gondongan juga menyebabkan pembengkakan pada buah zakar sehingga terjadi kemandulan. Vaksin tunggal untuk setiap komponen MMR hanya digunakan pada keadaan tertentu. gondongan dan campak Jerman. seperti pembengkakan otak dan bahkan kematian. hidung meler dan mata berair. Gondongan menyebabkan demam. gondongan dan campak Jerman dan disuntikkan sebanyak 2 kali. Vaksin MMR adalah vaksin 3-in-1 yang melindungi anak terhadap campak. batuk. Rubella juga bisa menyebakban pembengkakan otak atau gangguan perdarahan.

merasa tidak aman serta menunjukkan emosi dan perkembangan tingkah laku yang ekstrim seperti gagap. Sekarang proteksi pagar. Ketika anak mulai masuk taman kanak-kanak. Bimbingan terhadap orang tua pada masa ini dapat dilakukan pada anak umur 3. seperti keterlibatannya dalam masyarakat atau mengembangkan karier. Pada masa ini petunjuk bimbingan tetap diperlukan walaupun kesulitannya jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.  Memberikan gambaran mengenai perubahan pada usia 3. dan kurang menekankan pada alas an-alasannya.  Menganjurkan ornga tua untuk menawarkan kepada anaknya alternative-alternatif pilihan ketika anak dalam keadaan bimbang. terutama bagi Ibu yang tinggal di rumah/tidak bekerja. penutup stop kontak disertai dengan penjelasan secara verbal dengan alas an yang tepat dan dapat dimengerti. maka ibu mulai memerlukan kegiatan-kegiatan di luar keluarga. pencegahan kecelakaan dipusatkan pada pengamatan lingkungan terdekat. Masuk sekolah adalah bentuk perpisahan dari rumah baik bagi orang tua maupun anak. yang merupakan refleksi dari emosi tidak aman dan ketakutan akan kehilangan cinta.  Menyiapakan orang tua untu mengantisipasi tingkah laku yang berlebihan sehingga dapat menurunkan tension/ketegangan. orang tua memerlukan bantuan dalam melakukan penyesuaian terhadap perubahan ini. . 5 tahun. Oleh karena itu. 1) Usia 3 tahun  Menyiapkan orang tua untu meningkatkan minat anak terhadap hubungan yang luas  Menganjurkan orang tua untuk mendaftarkan anak ke taman kanak-kanak.5 tahun katika anak berkurang koordinasi motorik dan emosiaonalnya. Sebelumnya.  Menyiapkan orang tua untuk mengekspetasi tuntutan-tuntutan akan perhatian ekstra dari anak. 4.  Menekankan pentignya batas-batas/tata cara/peraturan-peraturan.

 Menganjurkan beberapa macam istirahat dari pengasuh utama.  Mengantisipasi selera makan yang menjadi tetap dengan pemilihan makanan yang lebih luas.  Menyiapkan orang tua untuk menghadapi meningkatnya rasa ingin tahu seksual pada anak. seperti menempatkan anak pad ataman kanak-kanak selama setengah hari. dimana anak mengikuti kata hatinya dalam “ketinggian bicaranya” (bedakan dengan kebohongan) dan kemahiran anak dalam permainan yang membutuhkan imajinasi. Oleh karena itu. termasuk aktifitas motorik dan bahasa yang mengejutkan  Menyiapkan orang tua menghadapi perlawanan anak terhadap kekuasaan orang tua. anak perlu dibiasakan tidur terpisah dengan orang tuanya. 2)Usia 4 tahun  Menyiapkan orang tua terhadap perilaku anak yang agresif.  Menyarankan pelajaran berenang.  Menekankan pentingnya batas-batas yang realistic dari tingkah laku.  Menjelaskan perasaan-perasaan Oedipus dan reaksi-reaksinya.  Mendiskusikan disiplin  Menyiapkan orang tua untuk meningkatkan imajinasi di usia 4 tahun.  Kaji perasaan orang tua sehubungan dengan tingkah laku anak. . Anak laki-laki biasanya lebih dekat dengan ibunya dan anak perempuan dengan ayahnya. Mengingatkan kepada orang tua bahwa keseimbangan pada usia 3 tahun akan berubah ke tingkah laku agresif di luar batas pada usia 4 tahun.

yang berupa latihan atau bermain. Dengan penguasaaan bahasa . 3) Usia 5 tahun  Memberikan pengertian bahwa usia 5 tahun merupakan periode yang relative lebih tenang dibandingkan masa sebelumnya  Menyiapkan dan membantu anak memasuki lingkungan sekolah. Dengan demikian akan mendorong anak untuk menguasai lingkungannya melalui perilaku eksploratif . Stimulasi Stimulasi adalah adanya perangsangan dari lingkungan luar anak. dan setelah lahir dengan cara menetekkan bayi pada ibunya sedini mungkin. Stimulasi merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. 3. Anak Usia 4-5 tahun .anak akan belajar untuk mengetahui perilaku mana yang membuat ibunya merasa senang / mendapat pujian dari ibunya dan perilaku mana yang mendapat marah dari ibu . Anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang responsif akan memperlihatkan perilaku eksploratif yang tinggi. 1995. anak akan mengembangkan inisiatif atau ide-idenya melalui pertanyaan-pertanyaan. dalam Nursalam. Pada tahap ini anak sudah belajar menganalisis perilaku mana yang dapat memberikan efek tertentu dan meletakkan hubungan antara perilaku tersebut dengan efek yang ditimbulkannya.  Mengingatkan imunisasi yang lengkap sebelum masuk sekolah. Asah merupakan pertumbuhan perkembangan mental psikososial anak yang dapat dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan (Soetjiningsih.  Menyiapkan orang tua untuk mengantisipasi mimpi buruk anak dan menganjurkan mereka agar tidak lupa untuk membangunkan anak dari mimpi yang menakutkan. yang selanjutnya akan mempengaruhi perkembangan kognitifnya. Pemberian stimulus ini sudah dapat dilakukan sejak masa prenatal. Anak yang banyak mendapatkan stimulasi yang terarah akan cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang mendapatkan stimulasi.2005).Asah a. Stimulasi verbal juga sangat diperlukan pada tahap perkembangan ini. Misal .

misalnya melompat tali. jangan membohongi atau menunda jawabannya. 1) Pemantauan perkembangan. makanan selingan bergizi. Pengukuran BB/TB . membetulkan mainan. c) Jawab pertanyaan anak dengan benar. seperti berbelanja ke pasar. anak sudah dapat : a) Melompat dengan satu kaki b) Mengancingkan baju c) Bercerita sederhana d) Mencuci tangan sendiri Jika ada yang belum dapat dilakukan. Pada usia 5 tahun.Deteksi Deteksi Dini Penyimpangan Pertumbuhan . memasak. bunga pada gambar rumah dan sebagainya. main engklek dan sebagainya. 3) Hal penting yang perlu diketahui a) Ukur lingkar kepala sekurang-kurangnya 1 kali pada usia 5 tahun b) Timbang berat badan setiap bulan c) Dapatkan kapsul vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus d) Lanjutkan mengawasi dan membimbing anak dalam memelihara kesehatan gigi dan memeriksa kesehatan gigi/mulut secara teratur e) Lanjutkan pemberian makanan keluarga yang beraneka ragam dengan gizi seimbang. Pengukuran Lingkar Kepala . segera ke petugas kesehatan 2) Stimulasi dini di rumah a) Beri kesempatan agar anak dapat melakukan hal yang kira-kira mampu ia kerjakan. hal yang perlu dilakukan ibu : a) Stimulasi lebih sering b) Jika dalam satu bulan tidak ada perubahan. b) Melatih anak melengkapi gambar. d) Ajak anak dalam aktivitas keluarga. dan buah-buahan segar b. misalnya menggambar baju pada gambar orang atau menggambar pohon.

.Sosialisasi yang kurang (anak tak suka berkawan. Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan . . . d1l. . autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak). Penakut. bifida. strabismus). suka mengganggu/menyerang . 1) Penanganan a) Penanganan langsung pada : -Kelambatan motorik kasar . .Anak dengan kelainan khusus seperti: Muntah tanpa gangguan organic.Malnutrisi dan anemia diberikan makanan tambahan dan sirup besi.Autisme. b. . . Konseling (support dan maintenance untuk kasus-kasus yang tidak dapat ditangani lebih lanjut). Cengeng berlebihan. . Kelainan-kelainan benwWfungsi tubuh (hidrosefalus. .Anak dengan berat badan di atas batas normal perlu diberi nasehat pembenan makanan seimbang. Tes daya lihat Deteksi Dini Penyimpangan Mental Emosional (emosional. spina.Pengukuran lingkaran kepala anak (PLKA) tidak normal.Kasus-kasus yang tidak dapat ditangani langsung c. . Skrining/pemeriksaan perkembangan anak menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) .kawan). .Gangguan bicara karena. Mengompol pada anak di atas 5 tahun. Gangguan buang air besar. Tes daya dengar . kurang latihan. Merujuk kasus-kasus penyimpangan tumbuh kembang seperti: .Gangguan motorik halus. .Hiperaktif dan gangguan berkonsentrasi.Perawakan tinggi.Perawakan pendek. .I-Epotiroidea.

Asih yang menyangkut ikatan kasih sayang dan sibling rivalry 2. Asah yang menyangkut stimulasi dan deteksi B. . dan anak prasekolah dapat dibagi menjadi tiga yaitu : 1. dan anak prasekolah sebaiknya dapat dipenuhi dengan sebaiknya-baiknya supaya tumbuh kembang anak dapat optimal karena itu merupakan kebutuhan paling mendasar yang harus dipenuhi. balita. BAB III PENUTUP A. balita. Asuh yang menyangkut pemenuhan nutrisi.Kebutuhan dasar neonatus.Simpulan Dapat kita simpulkan bahwa kebutuhan dasar neonatus. bayi. imunisasi. bayi. Saran 1. dan perawatan sehari-hari 3.

Diakses pada tanggal 12 November 2012. Anonim. 2011. Available From <http://www.2012.Manfaat dan Cara Pijat Bayi.id/search?hl=id&output=search&sclient=psy- ab&q=NUTRISI+PADA+NEONATUS&btnG=. bayi. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://jurnalbidandiah. balita. Deteksi dan Stimulasi Kecerdasan Motorik Anak Sejak Dini. Respon Orang Tua terhadap Bayi Baru Lahir.google. http://www. 2012.http://rumahkusorgaku.com/2008/06/02/cara-menyendawakan-bayi- 2/.ibudanbalita.com/2010/10/26/deteksi- dan-stimulasi-kecerdasan-motorik-anak-sejak-dini/ Anonim.Teknik Menyendawakan Bayi[Internet].2. Diakses tanggan 12 November 2012 pada http://childrenclinic.com/2012/04/respon-orang-tua-terhadap- bayi-baru.wordpress.com/manfaat-dan-cara-pijat- bayi.2012.2008.html.13 November 2012 Anomim. Bidan supaya bisa memberikan KIE yang benar kepada keluarga tentang pemenuhan kebutuhan neonatus.http://pondokibu. dan anak prasekolah DAFTAR PUSTAKA Anonim. 13 November 2012 Anonim.Cara Menyendawakan Bayi. 2010.wordpress.com/pojokcerdas/teknik-menyendawakan-bayi> [Diakses tanggal 12 November 2012] Diah.html .blogspot.co.

unimus.com/2012/04/respon-orang-tua-terhadap-bayi- baru. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Putri.unimus. 2012.Inadiar. Yogyakarta: Pustaka Salomon Rochmach. 2009.pdf Irin.com/2012/07/cara-dan-manfaat-inisiasi-menyusui-dini-imd/ . Jakarta: EGC Soetjiningsih..Tumbuh Kembang Anak . Tika.com/nutrisi-pada-anak. Surabaya).slideshare.net/TiKaIrIn/program-tumbang-anak-ke1 Maharani. Panduan Pijat Praktis Balita Anda agar Cerdas dan Sehat./jtptunimus-gdl-arummeiran-5087-3-bab2. 2009. Sabrina.Jakarta :EGC Sudarti.. Pijat dan Senam Untuk Bayi dan Balita Panduan Praktis Memijat Bayi dan Balita. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://www. Teknik-teknik Tepat memijat Bayi Sendiri Panduan Lengkap dan Uraian Kemanfaatannya. Panduan Belajar Asuhan Neonatus. Skripsi Perbedaan Pola Asah. 2010.2011. Tumbuh Kembang Anak. Yogyakarta: Medical Book http://ayurai. Bayi. 2011. Disha.ac. dan Anak Balita.html http://digilib. Asih. Asuh Pada Balita Status Gizi Kurang Dan Status Gizi Normal (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh. 2011. Sarwono.blogspot. Diakses tanggal 12 November 2012 pada http://digilib. Bayi. 2010. 2009. 1995.id/. Jogjakarta: Kata Hati Nanny.ac.com/2009/03/13/neonatus-dengan-bblr/ http://healthyenthusiast. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.id/files/disk1/111/jtptunimus-gdl-slametraha-5535-3-babii. Pijat dan Senam Sehat Untuk bayi.html#ixzz4sWdYSbx2 http://sahabatperawat.wordpress. Jogjakarta : Diva Press Prawirohardjo. Asuhan Neonatal Bayi dan Anak Balita. Vivian Lia Dewi. Dewi. Yogyakarta: Brilliant Offset Purnamasari. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Neonatus. Alissa. Jakarta: …… Salemba Medika Prasetyo.pdf http://jurnalbidandiah. dan Balita.. 2007. dkk.