PENGARUH TEKANAN EKSTERNAL, KOMITMEN MANAJEMEN DAN

SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH TERHADAP
PENERAPAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN
PEMERINTAH DAERAH
(Studi empiris pada Pemerintahan Kota Bukittinggi)

Oleh :
Mutia Yesnita
Pembimbing : Desmiyawati dan Pipin Kurnia
Faculty of Economics, Riau University, Pekanbaru, Indonesia
e-mail : mutiayesnita@yahoo.com
The Effect Of External Pressure, Commitment Of Management And Government
Internal Control System To The Application Management Financial
Transparency Reporting
(Empirical studies on the Government of Bukittinggi City)
ABSTRACT
The purpose of this study is to explore the influence of the external
pressure, commitment of management and government internal control system to
the application management financial transparency reporting. The population in
this study were employees who worked in the Bukittinggi city (27 government
agencies). The sampling method used in this study is purposive sampling method.
The hypotheses then tested by using SPSS 17. The results of this study indicated
that the exsternal pressure, management commitment, internal control system
significantly affect the transparency of financial reporting. The magnitude of the
effect (R2) of the external pressure, commitment of management and government
internal control system to the application management financial transparency
reporting was 33,3 %. While the remaining 66,7% is influenced by other variables
outside the model that has not been included in this study.

Keyword: transparency of financial reporting, exsternal pressure, management
commitment and internal control system

PENDAHULUAN kepentingan-kepentingan dan
aspirasi yang tumbuh dalam
Respon rakyat yang sangat masyarakat. Untuk itu, otonomi
tinggi akan permintaan tata kelola daerah diharapkan dapat
pemerintahan yang baik (good menciptakan efisiensi dan efektifitas
government governance) pengelolaan sumber daya daerah,
mencerminkan bahwa otonomi meningkatkan kualitas pelayanan
daerah di Indonesia saat ini umum dan kesejahteraan rakyat,
berkembang sangat pesat. membudayakan dan menciptakan
Penyelenggaraan otonomi daerah ruang bagi rakyat untuk ikut
harus selalu berorientasi pada berpartisipasi dalam proses
peningkatan kesejahteraan rakyat pembangunan (Mardiasmo, 2002)
dengan selalu memperhatikan

JOM Fekon Vol. 3 No. 1 (Februari) 2016

akuntansi. dan upaya penyusunan. salah satunya komitmen Untuk dapat menciptakan tata yang dijanjikan pemerintah daerah kelola pemerintahan yang baik (good untuk melaksanakan pelaporan government governance). Undang-Undang Nomor 32 kekayaan organisasi. mengecek Tahun 2004 tentang otonomi daerah ketelitian dan keandalan data telah memberikan hak. akan tetapi bagi daerah Komitmen menunjukan usaha nyata dengan potensi sumber daya alam yang dilakukan oleh pihak yang terbatas tentu otonomi menjadi terlibat didalam menajamen untuk sebuah pekerjaan rumah yang sangat mencapai sasaran yang ditargetkan berat. pengelolaan hingga untuk meningkatkan citra pemerintah evaluasi terhadap implementasi daerah ditengah masyarakat. wewenang. (2008) komitmen menunjukan janji undangan. Transparansi dibangun atas tersebut secara efektif merupakan dasar kebebasan memperoleh tujuan dari dilaksanakannya informasi yang dibutuhkan oleh pengujian pengendalian intern masyarakat dimana informasi yang (A.Arens. mendorong efisiensi dan dan kewajiban daerah otonom untuk mendorong dipatuhinya mengatur dan mengurus sendiri kebijaksanaan manajemen (Mulyadi. Transparansi diimplementasikan sesuai dengan memungkinkan semua stakeholders rancangan yang telah dibuat serta dapat melihat stuktur dan fungsi apakah pelaksana sudah memiliki pemerintah. didalam keuangan dengan tingkat penyusunan laporan keuangan transparansi yang tinggi. JOM Fekon Vol. perusahaan. Untuk sebagian daerah. Seperti yang kita berkaitan dengan kepentingan publik ketahui. laporan keuangan. asset milik negara dan ukuran-ukuran yang tetap aman dan akan tercipta tata dikoordinasikan untuk menjaga kelola pemerintahan yang baik. perundang-undangan dijalankan Sistem pengendalian intern maka pelaporan keuangan yang meliputi struktur organisasi. tujuan dari kebijakan kewenangan dan kualifikasi yang dan proyeksi fiskalnya serta laporan dibutuhkan untuk pertanggungjawaban periode yang mengimplementasikan pengendalian lalu. Untuk pemerintah daerah tentu dibantu oleh mempertahankan komitmen dalam tenaga akuntan yang berkualitas. ekonomi. 2008). pemerintah dan apakah pengendalian telah keputusannya. jika pengendalian internal secara langsung dapat diperoleh oleh tersebut terimplementasikan dengan mereka yang membutuhkan efisien dan efektif serta peraturan (Mardiasmo. metode dihasilkan andal. Selain itu pengendalian intern Transparansi merupakan suatu dalam pelaksanaannya juga harus kebebasan untuk mengakses aktivitas diuji keefektifitasannya. melimpah.2004) . urusan pemerintahan dan 2002). 1 (Februari) 2016 . kepentingan masyarakat setempat Menurut Robbins dan Timothy sesuai dengan peraturan perundang. yang tertanam didalam diri masing otonomi daerah tentu disambut baik masing individu yang terlibat oleh sejumlah kekayaan alam yang didalam sebuah organisasi. 3 No. menciptakan transparansi pelaporan serta harus dilengkapi dengan nilai keuangan tentu sangat sulit dan transparansi yang tinggi dalam merupakan tantangan. Penentuan politik.

2. Akan internal pemerintah berpengaruh tetapi. Perbedaan Bukittinggi. minimal sekali karena sebagian besar Berdasarakan uraian dari latar pemerintah daerah masih lebih belakang diatas maka rumusan menitikberatkan masalah dari penelitian ini adalah : 1. Yang kedua. penelitian pelaporan keuangan pemerintah sebelumnya melakukan penelitian daerah Kota Bukittinggi. Apakah komitmen manajemen ini seharunya lebih bersifat berpengaruh terhadap penerapan horisontal. dalam praktiknya tidak terjadi terhadap penerapan transparansi keseimbangan informasi mengenai pelaporan keuangan pemerintah pertanggungjawaban pengelolaan daerah Kota Bukittinggi ? dana. pertanggungjawabannya kepada Apakah tekanan eksternal DPRD daripada rakyat luas.2013) kelola pemerintahan yang baik akan JOM Fekon Vol. sedangkan penelitian ini TELAAH PUSTAKA dilakukan pada pemerintah daerah Kota Bukittinggi. 3. Perbedaan lokasi Transparansi Pelaporan ini juga dapat memperluas Keuangan pengetahuan penerapan transparansi Transparansi dibangun atas pelaporan keuangan. Transparansi adalah tata pemerintah (Diana Sari. transparansi akan sebagai perluasan dari penelitian pengelolaan keuangan masih sangat sebelumnya. 1 (Februari) 2016 . Komitmen daerah Kota Bukittinggi. maka tujuan dari penelitian pengelolaan dana tidak terpenuhi. di mana pemerintah transparansi pelaporan keuangan daerah bertanggung jawab terhadap pemerintah daerah Kota Bukittinggi? DPRD dan pada rakyat luas (dual 3. Di Indonesia. Pengaruh Manajemen terhadap Penerapan komitmen manajemen terhadap Transparansi Pelaporan Keuangan penerapan transparansi pelaporan (Studi Empiris Pada Pemerintah keuangan pemerintah daerah Kota Daerah Provinsi Riau)”. Apakah sistem pengendalian horizontal accountability). dasar kebebasan arus informasi. 3 No. Pengaruh tekanan eksternal dilakukan oleh Asmidawati (2013) terhadap penerapan transparansi dengan judul penelitian “Pengaruh pelaporan keuangan pemerintah Tekanan Eksternal. penelitian Proses lembaga dan informasi secara sebelumnya melakukan penelitian langsung dapat diterima oleh meraka dengan variabel independen tekanan yang membutuhkan. Informasi harus eksternal dan komitmen manajemen. dapat dipahami dan dapat sedangkan penelitian ini menambah dimengerti. berpengaruh terhadap penerapan Mardiasmo (2006) menyatakan transparansi pelaporan keuangan bahwa pertanggungjawaban pemerintah daerah Kota Bukittinggi? pemerintah daerah yang terjadi saat 2. Menurut Sedarmayanti variabel sistem pengendalian internal (2007). pada pemerintah daerah Provinsi Riau. ini adalah untuk menguji dan Penelitian ini merupakan memberikan bukti empiris mengenai: replikasi dari penelitian yang 1. Pengaruh sistem penelitiaan ini dengan penelitian pengendalian internal pemerintah sebelumnya : terhadap penerapan transparansi Yang pertama. sehingga hak rakyat untuk Berdasarkan rumusan masalah mengetahui (transparansi) mengenai tersebut.

2012). Komitmen Managemen Tekanan Eksternal Komitmen adalah kemampuan Tekanan eksternal merupakan dan kemauan untuk menyelaraskan hasil dari tekanan formal dan perilaku pribadi dengan kebutuhan. hanya menekankan aspek-aspek masyarakat dapat ikut sekaligus positif (Hess. kekuatan koersif Transparansi bermakna dari suatu peraturan dapat tersedianya informasi yang cukup. menyebabkan adanya kecenderungan akurat dan tepat waktu tentang organisasi untuk memperoleh atau kebijakan publik dan proses memperbaiki legitimasi (legitimate pembentukannya. pelaksanaan. Hal organisasi oleh organisasi lain ini mencakup cara cara dimana organisasi tergantung dengan mengembangkan tujuan atau harapan budaya masyarakat di mana memenuhi kebutuhan organisasi organisasi menjalankan fungsinya yang intinya mendahulukan misi (DiMaggio dalam Ridha dan Basuki. nilai-nilai organisasi.bersifat transparan terhadap mengatur praktik yang ada agar rakyatnya. DiMaggio (1983) juga pribadi. Perubahan transparansi juga dalam arti organisasi yang lebih dipengaruhi masyarakat atau sesama aparatur politik akan mengakibatkan praktik- pemerintah dapat mengetahui atau praktik yang terjadi dalam dilibatkan dalam perumusan organisasi. peraturan. maupun daerah. informal yang diberikan pada prioritas dan tujuan organisasi. organisasi dari pada kepentingan 2012). mendefinisikan komitmen sebagai Adanya peraturan ditujukan untuk suatu keadaan dimana seorang JOM Fekon Vol. Pemerintah. struktur atau sistem (Ashworth Robbins dan Judge (2007) dalam Ridha dan Basuki. sehingga ketersediaan informasi seperti itu. tetap bertahan di organisasi tersebut atau lembaga lain untuk mengadopsi (Soekidjan. Dengan coercion. khususnya terkait perencanaan. Komitmen dapat juga menyatakan bahwa tekanan eksternal diartikan sebagai penerimaan yang berasal dari pengaruh politik dan kuat individu terhadap tujuan dan kebutuhan untuk legitimasi. 2009). dan penerapan transparansi pelaporan pengawasan dengan pengendalian keuangan akan hanya bersifat pelaksanaan kebijaksanaan publik formalitas yang ditujukan untuk yang terkait dengan kegiatan di memperoleh legitimasi. 1 (Februari) 2016 . 2007) agar organisasi mengawasi sehingga kebijakan terlihat baik oleh pihak-pihak di luar publik yang muncul bisa organisasi. 2012). Di sisi lain. scott 1987). serta mencegah didasari kekuatan koersif akan terjadinya kecurangan dan menyebabkan organisasi lebih manipulasi yang hanya mempertimbangkan pengaruh politik menguntungkan salah satu kelompok dari pada teknis (Ashworth dalam masyarakat saja. baik di tingkat pusat menjadi lebih baik. dan individu Tekanan eksternal yang sangat berupaya serta berkarya dan berpengaruh adalah tekanan yang memiliki hasrat yang kuat untuk diberikan oleh pemerintah. Keterbukaan dan Ridha dan Basuki. 3 No. memberikan hasil yang optimal bagi Perubahan organisasi yang masyarakat.

Komitmen lingkungan dalam keseluruhan terhadap organisasi artinya lebih dari organisasi yang menimbulkan sekedar keanggotaan formal karena perilaku positif dan mendukung meliputi sikap menyukai organisasi terhadap pengendalian intern dan dan kesediaan untuk mengusahakan manajemen yang sehat. dengan definisi yang dikemukakan 4. and encourag untuk tetap menjadi anggota to prescribed managerial policies. Kegiatan pengendalian keandalan laporan keuangan yang Membantu memastikan bahwa dihasilkan oleh entitas tersebut arahan pimpinan Instansi Pemerintah (Baihaqi. Pengendalian atas pengelolaan kepentingan organisasi sejalan sistem informasi. 2004). 1 (Februari) 2016 . diciptakan oleh dan untuk 3. Pemerintah yang bersangkutan. nilai-nilai dan menciptakan dan memelihara sasaran organisasinya. terdiri Pengendalian intern yang atas kegiatan identifikasi risiko. Pembinaan sumber daya control ) sebagai suatu sarana yang manusia.individu memihak organisasi serta Certified Public Accountants tujuan dan keinginannya untuk (AICPA) (Sawyer dalam Diana 2013) mempertahankan keanggotaannya sebagai berikut : dalam organisasi. Reviu atas kinerja Instansi pengendalian intern. oleh Committe on Auditing 5. 2002) mendefinisikan plan of organization on and all of komitmen organisasi sebagai rasa coordinate methods and measures identifikasi (kepercayaan terhadap adopted within a business to nilai nilai organisasi). promote organisasi) dan loyalitas (keinginan operasional efficiency. Kegiatan pengendalian sebelum auditor melakukan audit harus efisien dan efektif dalam secara mendalam atas informasi yang pencapaian tujuan organisasi. check the (kesediaan untuk berusaha sebaik accuracy and reliability of its mungkin demi kepentingan accounting data. Pengendalian fisik atas aset. Pengendalian intern ( internal 2. Oleh karena itu dilaksanakan. Steers “Internal Control comprises the (Sri Kuntjoro. Richard M. JOM Fekon Vol. Lingkungan pengendalian organisasi merupakan kondisi Pimpinan instansi pemerintah dimana pegawai sangat tertarik dan seluruh pegawai harus terhadap tujuan. terdiri tercantum dalam laporan keuangan atas: harus memahami terlebih dahulu 1. dan digunakan dalam sebuah entitas analisis risiko. Steers meliputi: berpendapat bahwa komitmen a. Penilaian Resiko pencapaian tujuan. Pengendalian intern harus memberikan penilaian atas risiko Sistem Pengendalian Intern yang dihadapi unit organisasi baik Pemerintah dari luar maupun dari dalam. Penilaian tingkat upaya yang tinggi bagi risiko kepentingan organisasi demi b. 3 No.” organisasi yang besangkutan) yang Unsur SPIP yang diadaptasi dinyatakan oleh seorang pegawai dalam PP Nomor 60 Tahun 2008 terhadap organisasinya. merupakan faktor yang menentukan c. Penetapan dan reviu atas Procedure dari American Institute of indikator dan ukuran kinerja. keterlibatan safeguard its assets.

Pemantauan pengendalian pernyataan terstruktur yang ditujukan Pemantauan harus dapat kepada responden menilai kualitas kinerja dari waktu ke waktu dan memastikan bahwa DEFINISI OPERASIONAL DAN rekomendasi hasil audit dan reviu PENGUKURAN VARIABEL lainnya dapat segera ditindaklanjuti. tidak hanya pada jumlah METODE PENELITIAN yang dirilis. sehingga Data primer diperoleh langsung dari memungkinkan pimpinan instansi responden yang menjadi anggota pemerintah melaksanakan sampel. ditentukan. menjadi lebih transparan dalam praktiknya. tapi juga bagaimana organisasi menjalankan operasional. 3 No. semua upaya SKPD yang secara Sedangkan waktu pelaksanaan sengaja melaporkan semua informasi penelitian ini direncanakan pada keuangan yang mampu dirilis secara bulan Mei dan Juni 2015. Pemisahan fungsi.6. dengan tujuan untuk JOM Fekon Vol. mengatakan bahwa para terpisah. Pencatatan yang akurat dan di Kota Bukittinggi berjumlah 3 tepat waktu atas transaksi dan Kecamatan. Dokumentasi yang baik atas kuesioner pada satuan kerja Sistem Pengendalian Intern perangkat daerah (SKPD) yang ada serta transaksi dan kejadian di kota Bukittinggi penting. evaluasi keuangan. Populasi dalam penelitian ini akurat. seimbang. dan adalah seluruh satuan kerja tegas. dan tindak lanjut pemangku kepentingan(stakeholders) rekomendasi hasil audit dan reviu menuntut bahwa organisasi untuk lainnya. Pembatasan akses atas sumber penelitian ini adalah metode daya dan pencatatannya. tepat waktu. perangkat daerah Kota Bukittinggi. Penelitian ini Informasi harus dicatat dan menggunakan kuesioner yang dilaporkan kepada pimpinan instansi disebarkan ke satuan kerja perangkat pemerintah dan pihak lain yang daerah (SKPD) di Kota Bukittinggi. Lokasi yang menjadi objek Transparansi pelaporan keuangan penelitian ini adalah satuan kerja dalam penelitian ini adalah tekait perangkat daerah Kota Bukittinggi. 7. dan tertentu) yaitu dengan menyebarkan 11. Pemantauan Sistem Pengendalian Transparansi Pelaporan Keuangan Intern dilaksanakan melalui Transparansi pelaporan pemantauan berkelanjutan. Otorisasi atas transaksi dan yang berjumlah 24 dinas ditambah kejadian yang penting. Informasi disajikan Data yang digunakan dalam dalam suatu bentuk dan sarana penelitian ini adalah data primer. Akuntabilitas terhadap sumber dengan purposive sampling (karakter daya dan pencatatannya. Metode yang digunakan dalam 9. tertentu serta tepat waktu. (mail quesioner). kejadian. dengan seluruh Kecamatan yang ada 8. Pengumpulan data diperoleh pengendalian dan tanggungjawab dengan cara memberikan kuesioner nya . pemilihan sample nonprobabilitas 10. Penelian ini menggunakan jenis data d. legal baik positif maupun negatif. 1 (Februari) 2016 . yang berisi daftar e. Informasi dan komunikasi berupa data subjek.

memastikan bahwa sistem kebijakan. (Marshall dan Komitmen managemen dalam hal ini paul jhon . Adannya tekanan Sistem Pengendalian Internal eksternal dapat berakibat pada Pemerintah praktik-praktik SKPD yang hanya Pengendalian Internal(X3). Tekanan Eksternal Sistem managemen yang baik. metode-metode. 3 No. yang kuat. Nilai-nilai tersebut untuk menganalisis data dengan cara diimplementasikan melalui tindakan menggambarkan sampel data yang dan perilaku yang tepat. dibangunnya masyarakat. budaya etis secara komprehensif. seluruh variabel diberikan diikuti oleh komitmen managemen lima alternatif jawaban. kebijakan manajemen. dan praktik yang dimaksud dalam ukuran yang dikoordinasikan untuk penelitian ini dikhususkan pada menjaga kekayaan organisasi. eksekutif.2004). dan sebagainya. dengan penerepan suatu kebijakan maupun prosedur. multi item variabel manifest. organisasi. data akuntansi. 1 (Februari) 2016 . Seluruh lebih dalam. terutama yang terkait SKPD. terkait dengan integritas managemen dalam menerapkan transparansi Pengukuran Variabel pelaporan keuangan. Sistem managemen yang menyatakan bahwa tekanan eksternal baik tersebut akan berdampak pada dapat mempengaruhi tingkat terpenuhinya standar profesionalisme kemampuan pemerintahan menjadi yang seharusnya ada pada SKPD- lebih rendah. bersifat formalitas untuk Pengendalian Intern meliputi struktur memperoleh legitimasi.meningkatkan kemampuan penalaran Selain itu. Managemen seharusnya mengembangkan nilai-nilai yang Statistik Deskriptif dibutuhkan untuk sukses dalam Statistik deskriptif digunakan jangka panjang. telah dikumpulkan dalam kondisi sebenarnya tanpa maksud membuat JOM Fekon Vol. dalam Tekanan eksternal dalam hal hal ini transparansi pelaporan ini terkait dengan tekanan yang keuangan dapat tercapai apabila berasal dari luar SKPD seperti SKPD memiliki staf yang andal dan peraturan (regulasi). kompeten dibidangnya. dan Frumkin dan Galaskiewicz (2004) lain-lain. mendorong efisiensi Komitmen Manajemen dan mendorong dipatuhinya Komitmen Manajemen(X2). penerapan transparansi pelaporan mengecek ketelitian dan keandalan keuangan. Silver (2005) dikembangkan dan diimplementasikan sudah berjalan. 5. dan lebih menuntut konstruk masing-masing ukuran daripada sekedar inisiatif kepatuhan dinilai dengan skala ordinal 1 sampai atas hukum maupun peraturan. Praktik. dan praktik yang managemen SKPD yang dilakukannya. managemen secara publik dan mempertahankan pribadi juga terlibat untuk tanggung jawab SKPD atas tindakan. Skala ordinal digunakan untuk Integritas dan kepatuhan atas hukum mengukur respon subjek ke alternatif dan peraturan akan terwujud bila jawaban. Paine (1994) Konstruk-konstruk dalam menyatakan bahwa strategi integritas penelitian ini diukur menggunakan merupakan sesuatu yang lebih luas.

Pengujian Hipotesis sistem pengendalian internal Setelah mendapatkann model pemerintah dan transparansi penelitian yang baik. secara individual dalam keandalan kurang dari 0. Nilai koefisien berganda untuk mengukur antara determinasi adalah antara 0 (nol) dan variabel independen (tekanan 1 (satu). 3 No. 2013). 1 (Februari) 2016 . maka dilakukan pelaporan keuangan).0 maka pengaruh satu variabel independen semakin baik. Pengendalian Internal (X3) terhadap Uji signifikansi dilakukan dengan Penerapan Transparansi Pelaporan membandingkan nilai r hitung Keuangan (Y) dan menggunakan dengan r tabel untuk degree of koefisien regresi yang dapat dilihat freedom (df) = n – 2 dengan alpha dalam persamaan berikut : 0. hipotesis ketiga tentang Sistem Science (SPSS) versi17 for windows. 2010). komitmen manajemen dan generalisasi (Astriana. dalam hal ini n adalah jumlah Y = a + b1 x1 + b2 x2 + b3 x3 + e sampel (Ghozali. Jadi.6 dianggap menerangkan variabel dependen buruk. 2013:53). Uji Validitas Pengujian Hipotesis pertama tentang Pengujian validitas ini pengaruh antara Tekanan Eksternsl menggunakan Pearson Correlation (X1) terhadap Penerapan yaitu dengan cara menghitung Transparansi Pelaporan korelasi antara nilai yang diperoleh Keuangan(Y). Analisis tentang pengaruh Komitmen ini dilakukan dengan menggunakan Manajemen (X2) terhadap Penerapan bantuan program komputer Transparansi Pelaporan Keuangan Statistical Package for Social (Y). Uji t Uji Reliabilitas Data Untuk melakukan pengujian Untuk mengukur reliabilitas hipotesis secara parsial digunakan dilakukan dengan uji statistic Uji statistik t. keandalan dalam kisaran 0. sistem pengendalian) dengan Analisis statistik deskriptif variabel dependen (penerapan digunakan untuk memberi gambaran transparansi pelaporan keuangan). variabel-variabel penelitian (tekanan eksternal. komitmen manajemen. dan lebih dari 0. pengujian hipotesis terhadap variabel yang digunakan dalam penelitian ini.kesimpulan yang berlaku umum atau eksternal. bisa diterima. adalah untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam Uji Asumsi Klasik menerangkan variasi variabel Pengujian regresi linier dependen. Secara umum. Koefisien Determinasi (uji R2) apabila suatu variable menunjukkan Koefisien determinasi ( ) nilai Cronbach Alpha> 0. Ujistatistik t pada Cronbach Alpha (α).05.6 maka variable tersebut reliabel. Nilai yang kecil berarti JOM Fekon Vol. Semakin dekat dasarnya menunjukkan seberapa jauh koefisien keandalan dengan 1. umum mengenai demografi dapat dilakukan setelah model dari responden dalam penelitian dan penelitian ini memenuhi syarat- deskripsi mengenai syarat yaitu lolos dari asumsi klasik. 2013:98).7 (Ghozali. hipotesis kedua dari pertanyaan-pertanyaan.8 adalah baik (Ghozali.

254 Penelitian SPIP 71 26 80 64. 1 (Februari) 2016 . nilai maximum adalah 24 dan Analisis data dilakukan nilai rata-rata (mean) adalah 19.079 Gambaran Umum Objek KM 71 7 25 20. laporan keuangan. yaitu 20.234. komitmen responden (n) sebanyak 71. nilai minimum adalah Analisis Statistik Deskriptif 13. nilai minimum data. Semua ) SKPD (100%) menerima kuesioner Sumber: Hasil Pengolahan Data yang diserahkan oleh penulis. Valid Responden dalam penelitian ini N adalah pejabat eselon IV dari setiap (list 71 Satuan Kerja Perangkat Daerah wise (SKPD) di Kota Bukittinggi.635 TEl 71 13 24 19. Uji Validitas Uji validitas dilakukan dengan membandingkan nilai rhitung dengan rtabel. variasi variable dependen sangat Deviat terbatas N Min Max Mean ion HASIL DAN PEMBAHASAN TPK 71 7 25 21. R tabel dapat dilihat di tabel r (correlation pearson) uji 1 sisi dan 2 sisi pada taraf signifikansi 0.18 2. nilai maximum adalah 25 hasil rata-rata jawaban responden dan nilai rata-rata (mean) adalah untuk masing-masing variabel. nilai minimum berikut ini: adalah 7.68 7.41 (X3) mempunyai jumlah tekanan eksternal.68 . jumlah responden (n) variabel (X1) sebanyak 71. Dan Penelitian kuesioner yang kembali sebesar 88% Dari tabel dapat dilihat bahwa atau sebanyak 71 kuesioner.kemampuan variabel-variabel Descriptive Statistics independen dalam menjelaskan Std. R tabel untuk sampel sebanyak 71 adalah 0. nilai manajemen.006 Penelitian ini dilakukan di SKPD Pemerintah Kota Bukittinggi. Data yang diolah merupakan adalah 7.18.13.41 3. Dari Tabel tersebut dapat kita ketahui bahwa pernyataan yang digunakan untuk mengukur JOM Fekon Vol. nilai maximum adalah 25 Tabel 1 dan nilai rata-rata (mean) adalah 21. Statistik deskriptif (Y) mempunyai jumlah responden variabel dapat dilihat pada tabel (n) sebanyak 71. terhadap 71 jawaban responden yang (X2) mempunyai jumlah responden memenuhi kriteria untuk pengolahan (n) sebanyak 71. 3 No. nilai maximum internal pemerintah dan transparansi adalah 80 dan nilai rata-rata 64. Jika rhitung > rtabel maka instrumen tersebut dikatakan valid.13 2. sistem pengendalian minimum adalah 26.05.

akan meningkatkan pernyataan baik variabel independen transparansi pelaporan (tekanan eksternal.765. autokorelasi.masing-masing variabel dalam Uji t digunakan untuk menguji penelitian ini dinyatakan valid. Koefisien X1= 0.227. maupun jika sistem pengendalian variabel dependen (transparansi internal pemerintah pelaporan keuangan) dinyatakan ditingkatkan satu (1) satuan normal. maka diperoleh (Cronbach’s Alpha) dan dikatakan persamaan model regresi sebagai reliabel apabila nilai koefisien berikut: Cronbach’s Alpha > 0. keuangan sebesar 4.6 maka menunjukan dependen (transparansi laporan nilai yang kurang baik. dalam penelitian ini tidak mengalami e.748.725. Y = 4. heterokedastisitas.799.118. Artinya Hasil Uji Asumsi Klasik jika komitmen manajemen Berdasarkan hasil pengujian ditingkatkan satu (1) satuan menunjukan bahwa seluruh maka. transparansi pelaporan autokorelasi menunjukan bahwa keuangan sebesar 4. Koefisien X2 = 0. Jadi. heterokedastisitas. Serta hasil uji maka akan meningkatkan multikolineritas. reliabilitas komitmen variabel independen yaitu manajemen menunjukkan tekanan eksternal. menunjukkan Cronbach's Alpha mengindikasikan bahwa jika sebesar 0. komitmen manajemen dan Batasan nilai dalam uji ini sistem pengendalian internal adalah 0. 3 No. diketahui b.103 X3 + e Berdasarkan tabel dapat dilihat a.118. manajemen dan sistem reliabilitas sistem pengendalian pengendalian internal internal pemerintah menunjukkan pemerintah. Standar error (e) menunjukkan masalah multikolineritas. signifikansi konstanta dari setiap variabel independen (tekanan Uji Reliabilitas eksternal.103. dan (0) maka transparansi pelaporan reliabilitas transparansi laporan keuangan (Y) adalah sebesar keuangan menunjukkan Cronbach's konstanta 4. diasumsikan nol Cronbach's Alpha sebesar 0.6 yang artinya ditingkatkan satu (1) satuan adalah bahwa alat ukur yang maka akan meningkatkan digunakan dalam penelitian ini transparansi pelaporan reliabel atau dapat dipercaya.118 +0.227 X2 +0.298. Alpha sebesar 0. Koefisien X3= 0. komitmen keuangan sebesar 4. jika nilai reliabilitas pemerintah) terhadap variabel kurang dari 0.6.118. Nilai keuangan) secara parsial reliabilitas dalam uji ini adalah pada Berdasarakan hasil analisis regresi kolom Reliabilitiy Statistics berganda. 1 (Februari) 2016 . Uji Hipotesis dan Pembahasan JOM Fekon Vol.118.118 bahwa reliabilitas tekanan eksternal menunjukkan nilai konstan. c. manajemen dan sistem pengendalian d.298 X1 + 0.6. Artinya internal pemerintah). tingkat kesalahan pengganggu. komitmen Cronbach's Alpha sebesar 0. Artinya nilai reliabilitas ke empat variabel jika variabel tekanan eksternal berada diatas angka 0. Konstanta (a) = 4.

240) > ttabel (1. Salah satu bentuk laporan keuangan dan H1 diterima. Johannes (2013) dan Asmidawati (2013) yang Pengaruh sistem pengendalian menyatakan bahwa variabel tekanan internal pemerintah terhadap eksternal berpengaruh terhadap transparansi laporan keuangan penerapan transparansi pelaporan Pengaruh sistem pengendalian keuangan.031) < yang relatif sama setiap SKPD. laporan keuangan.210) > ttabel (1. hal ini menujukkan bahwa komitmen manajemen berpengaruh tekanan eksternal berpengaruh positif terhadap penerapan signifikan terhadap transparansi transparansi. Dimana tekanan eksternal internal pemerintah terhadap berupa peraturan dan perundang.409) terhadap transparansi laporan > ttabel (1. komitmen yang dijalankan Artinya. sebagai berikut: internal pemerintah terhadap JOM Fekon Vol.995)thitung dengan dilakukan oleh Ridha dan Basuki nilai signifikansi t sebesar (0. Pengaruh tekanan eksternal Dengan demikian nilai thitung (2.05).995)thitung dengan nilai keuangan dijelaskan dalam bentuk signifikansi t sebesar (0. 3 No.05).019) < pernyataan hipotesis pertama (H1).995)thitung dengan transparansi pelaporan keuangan nilai signifikansi t sebesar (0.Pengaruh tekanan eksternal H2: komitmen manajemen terhadap transparansi laporan berpengaruh terhadap transparansi keuangan laporan keuangan. 1 (Februari) 2016 . hal ini menujukkan bahwa sebagai berikut: komitmen manajemen berpengaruh H1: tekanan eksternal signifikan terhadap transparansi berpengaruh terhadap transparansi laporan keuangan dan H2 diterima. hal ini menujukkan bahwa sistem pengendalian internal Pengaruh komitmen manajemen pemerintah berpengaruh terhadap terhadap transparansi laporan tingkat kecurangan dan H3 diterima. dan perundang undangan Dengan demikian nilai thitung mengakibatkan penerapan (2. keuangan Penelitian ini sejalan dengan Pengaruh komitmen penelitian terdahulu yang telah manajemen terhadap transparansi dilakukan oleh Diana (2012) yang laporan keuangan dijelaskan dalam menyimpulkan bahwa terdapat bentuk pernyataan hipotesis kedua pengaruh antara sistem pengendalian (H2). (2012). tekanan eksternal organisaasi adalah dengan meningkatkan penerapan mempublikasikan laporan keuangan transparansi pelaporan keuangan. sebagai berikut: bentuk koersif untuk terciptanya H3: sistem pengendalian internal transparansi pelaporan keuangan. melalui media massa sebagai bentuk Hasil penelitian ini konsisten pertanggungjawaban kepada dengan penelitian Ridha dan Basuki masyarakat. pemerintah berpengaruh terhadap Dapat disimpulkan bahwa peraturan transparansi laporan keuangan. (0. (0.028) < (2012) yang menyatakan bahwa (0. Penelitian ini sejalan dengan Dengan demikian nilai thitung penelitian terdahulu yang telah (2. transparansi laporan keuangan undangan merupakan indikator dijelaskan dalam bentuk pernyataan adanya tekana eksternal dalam hipotesis ketiga (H3).05).

4. Hasil uji t menunjukkan bahwa Diketahui nilai Adjusted R2 variabel tekanan eksternal. pemerintah yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan SIMPULAN DAN SARAN seluruh pegawai dapat memberikan keyakinan memadai agar tercapainya Simpulan tujuan organisasi. Hal ini Kerja Perangkat Daerah Kota dapat dilihat dari nilai R. 3 No.601a . semua model terbebas korelasi ganda antara variabel dari multikolinearitas. Secara umum hasil pengujian Sumber: Hasil Pengolahan Data validitas dan reliabilitas telah Penelitian memberikan hasil yang baik dan Dari table 2 nilai R patut dipertimbangkan untuk menggambarkan hubungan ganda penelitian selanjutnya.333 2. kuat. dipengaruhi oleh variabel lain yang Sistem pengendalian internal tidak dimasukkan dalam model ini.3 %.088 3. Penelitian ini dilakukan terhadap Tabel 2 81 responden yang merupakan Hasil Uji Determinasi para pimpinan atau pegawai SKPD yang bekerja di Kota Adju Std. yaitu dari Bukittinggi)”. disimpulkan sebagai berikut: 1.333. Penelitian ini menyebarkan R R the in- kuesioner sebanyak 81 buah dan Mo Squa Squa Estimat Wats yang kembali sebanyak 88% del R re re e on atau sejumlah 71 kuesioner. JOM Fekon Vol. independen dengan variabel heterokedastisitas. Artinya adalah bahwa normal. 1 .transparansi laporan keuangan.7 % keuangan. maka dapat nol sampai dengan satu. dan dependen memiliki hubungan yang autokorelasi. (Adjusted R2) Komitmen Manajemen dan Sistem Analisis koefisien korelasi (R) Pengendalian Internal Pemerintah digunakan untuk mengetahui Terhadap Penerapan Transparansi seberapa besar sumbangan pengaruh Laporan Keuangan Pemerintah variabel independen secara serentak Daerah (Studi Empiris Pada Satuan terhadap variabel dependen.151 2. Square sebesar 0. Bukittinggi. Artinya adalah komitmen manajemen dan bahwa sumbangan pengaruh variabel sistem pengendalian internal independen terhadap variabel pemerintah memiliki pengaruh dependen adalah sebesar 33.362 . komitmen manajemen dan klasik yang diperoleh telah sistem pengendalian internal menunjukkan bahwa normalitas pemerintah) dengan variabel rata-rata jawaban responden dependen (transparansi laporan yang menjadi data dalam keuangan) yakni diketahui nilai R penelitian ini terdistribusi sebesar 0. 1 (Februari) 2016 .601. sted Error of Durb 2. Begitu antara variabel independen (tekanan juga dengan semua asumsi eksternal. terhadap transparansi laporan sedangkan sisanya sebesar 66. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai Uji Koefisien Determinasi “Pengaruh Tekanan Eksternal.

mempertahankan transparansi penelitian lainnya. dan juga hasil penelitian. Dengan memberikan kontribusi pada adanya tiga hipotesis yang penelitian berikutnya. Hasil tercipta pemerintahan yang baik penelitian ini juga diharapkan dapat dan tata kelola pemerintahan memberikan kontribusi dalam yang baik. maka adanya penerapan transparansi peneliti ingin memberikan beberapa yang baik akan memberikan saran untuk para peneliti berikutnya dampak positif terhadap kinerja yang ingin mengadakan atau pemerintah sehingga akan melanjutkan penelitian ini.7 % dipengaruhi oleh khususnya mengenai variabel lain yang tidak transparansi pelaporan keuangan dimasukkan dalam model ini. komitmen manajemen komitmen manajemen serta dan sistem pengendalian internal sistem pengendalian internal pemerintah terhadap penerapan pemerintah agar dapat berjalan JOM Fekon Vol. sebagai dasar SKPD dengan selalu replikasi untuk penelitian menjalankan segala kegiatan berikutnya. komitmen manajemen dan 2. Kota Bukittinggi.3 %. sedangkan sisanya pemerintah atau regulator sebesar 66. pelaporan keuangan. mempengaruhi implikasi berbagai 3. maka diharapkan peneliti berikutnya dapat bagi pemerintah Kota menggunakan hasil penelitian Bukittinggi untuk dapat ini. Diharapkan dengan telah dijelaskan sebelumnya. Para berpengaruh. Nilai Adjusted R Square didalam transparansi pelaporan keuangan penelitian ini adalah sebesar pemerintah daerah dan juga 0. 3 No. komitmen manajemen ilmu pengetahuan hasil dan sistem pengendalian internal penelitian ini diharapkan dapat pemerintah terhadap penerapan memberikan kontribusi yang transparansi pelaporan keuangan lebih baik dalam pengembangan khususnya yang diterapkan di ilmu dalam bidang akuntansi sektor pemerintahan yang ada di Penelitian ini diharapkan dapat. Bagi ilmu pengetahuan mengenai hubungan tekanan Dalam proses pengembangan eksternal. Para peneliti sesuai dengan aturan dan berikutnya dapat juga meneliti perundang-undangan yang mengenai hubungan tekanan berlaku dan selalu menjaga eksternal.5. Artinya bahwa variabel menggunakan variabel-variabel transparansi laporan keuangan lainnya yang mungkin (dependen) dijelaskan oleh mempengaruhi transparansi variabel tekanan eksternal.333. Bagi pihak Pemerintah sistem pengendalian internal Hasil penelitian ini dapat pemerintah (independen) sebesar dijadikan masukan bagi 33. 1 (Februari) 2016 . dibawah ini dibahas Hasil penelitian ini diharapkan kontribusi dan implikasi tersebut. dan penerapannya serta pengaruhnya terhadap kinerja Saran pemerintah daerah untuk Berdasarkan keterbatasan yang kedepannya. Bagi SKPD bidang. dapat menambah pengetahuan yaitu : responden pada khususnya 1.

Isomorphism and Public Komitmen manajemen yang Sector Organizations. Institutional JOM Fekon Vol. Mohamad. Vol. sesuai yang diharapkan. P. 1 (Februari) 2016 . 2004. 1 Pengawasan Internal terhadap Keterandalan Pelaporan Mulyono. Transparansi Pelaporan 2006 . 84 Keuangan Pemerintah Daerah. 3 No. 2004. Sihaloho. Aplikasi pemerintahan serta dapat Analisis Partial Least Square. 2013. Pengaruh Keuangan Pemerintah Penyajian Neraca Daerah dan Daerah. dan J. Pengaruh suatu pemerintahan yang baik. Pengaruh Tekanan Eksternal dan Mahsun. Universitas Mardiasmo. Penerbit Universitas 4. Badan transparansi laporan keuangan . Yogyakarta.Journal tinggi dan sistem pengendalian of Public Administration internal pemerintah dapat Research and Theory. Andi. Mardiasmo. 2 No. 2006. Jurnal Universitas Karena anggaran merupakan Riau uang dan hak rakyat selaku pengguna layanan publik dimana Mardiasmo. Galaskiewicz. Jurnal. Pengaruh Sumber Akuntansi Sektor Publik. BPFE. memutuskan rantai kolusi yang terjadi didalam badan Ghozali. 2006. Universita Aksesbilitas Pengelolaan Riau. Semarang. 2013. Keuangan Daerah. Tekanan Eksternal. Bagi masyarakat Diponegoro Peran masyarakat sangat perlu ditingkatkan untuk membentuk Johannes. Mei Frumkin. Otonomi Daerah masyarakat berhak untuk Sebagai Upaya Memperkokoh mengetahui sumber dan untuk Basis Perekonomian Daerah. berfungsi untuk terciptanya Edisi kedua. 2013. 2002. 1. digunakan. hal. Jurnal. Pengelolaan keuangan yang Ketidakpastian Lingkungan transparan maka diperlukan juga dan Komitmen Manajemen partisipasi masyarakat terhadap Penerapan didalamnya terkait dengan Transparansi Pelaporan anggaran dan pengelolaannya. Daya Manusia. Keuangan. Otonomi dan DAFTAR PUSTAKA Manajemen Keuangan Daerah. apa saja uang tersebut Jurnal Ekonomi Rakyat. Pemenfaatan Jurnal Akuntansi Pemerintah. Budi 2006. 2013. Imam. Komitmen Manajemen Pengukuran Kinerja Sektor Terhadap Penerapan Publik. Perwujudan Riau Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Fauzi. Eko. Yokyakarta Asmidawati. Teknologi Informasi dan Vol 2 No.

Jurnal Simposium Nasional Akuntansi XV Banjarmasin. Alfabet.2005.Nela. Jurnal Penelitian Terdahulu Universitas Padjajaran. Jurnal Pengambilan Keputusan Penelitian Terdahulu Terhadap Akuntabilitas Universitas Bung Hatta. Skrpsi Pengendalian Intern Pemerintah Scott. Arsyandi dan Hardi Administrative Science Basuki. Sari. Suwardjono. Edisi Ketiga. SKPD Kota Cimahi) Ketidakpastian Lingkungan dan Komitmen Manajemen Silvia 2013 Pengaruh Keterbatasan terhadap Penerapan Sistem Informasi.R. Ridha. 2011. M. Dan Otoritas Keuangan Daerah.Yokyakarta). The Adolsence of Institutional Theory. Sukhemi.I. Diana. 2011: 84-95 Sugiono. W. Pengaruh Quarterly Tekanan Eksternal.1987. Yokyakarta. 2012. 2012. Pengaruh Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan terhadap Transparansi Keuangan Daerah (Provinsi D. JOM Fekon Vol. Dwi Dan Etika. 1 (Februari) 2016 . Bandung. 2012. 2013. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan. Metode Penelitian Bisnis. 2010. Akmenika Jurnal Akuntansin dan Manajemen. Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Empiris pada Satuan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Kerja Perangkat Daerah di Tahun 2008 tentang Sistem Kota Payakumbuh). Ketidakpastian Lingkungan Undang-Undang Nomor 32 Tahun dan Komitmen Manajemen 2004 Tentang Otonomi terhadap Penerapan Daerah Transparansi Pelaporan Keuangan. 3 No. Bandung (Studi Empiris Pada Pengaruh Tekanan Eksternal. Pengaruh Pengendalian Internal Terhadap Transparansi Pelaporan Keuangan. Volume 8. Komitmen Transparansi Pelaporan Mabajemen. BPFE.

Related Interests