6.

BERSIN

Mekanisme bersin
Bersin adalah respon tubuh yang dilakukan oleh membran hidung ketika
mendeteksi adanya bakteri dan kelebihan cairan yang masuk ke dalam hidung,
sehingga secara otomatis tubuh akan menolak bakteri itu. Syaraf-syaraf yang
terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling bertautan, sehingga pada saat
kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk
melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh
bakteri yang keluar dari membran hidung.Pada saat kita bersin, secara refleks
maka otot-otot yang ada di muka kita menegang, dan jantung kita akan berhenti
berdenyut. Setelah selesai bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias
berdetak kembali.

Pafisiologi bersin
Bersin adalah respon tubuh yang dilakukan oleh membran hidung ketika
mendeteksi adanya bakteri dan kelebihan cairan yang masuk ke dalam hidung,
sehingga secara otomatis tubuh akan menolak bakteri itu. Syaraf-syaraf yang
terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling bertautan, sehingga pada saat
kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk
melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh
bakteri yang keluar dari membran hidung.Pada saat kita bersin, secara refleks
maka otot-otot yang ada di muka kita menegang, dan jantung kita akan berhenti
berdenyut. Setelah selesai bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias
berdetak kembali.
Bersin adalah respon tubuh yang dilakukan oleh membran hidung ketika
mendeteksi adanya bakteri dan kelebihan cairan yang masuk ke dalam hidung,
sehingga secara otomatis tubuh akan menolak bakteri tersebut. Bersin juga dapat
timbul akibat adanya peradangan (rhinosinusitis), benda asing, infeksi virus, atau
reaksi alergi. Reaksi alergi tersebut muncul karena paparan terhadap bahan
alergen.
Selain karena alergi, gejala pada hidung tersebut disebabkan bahan-bahan
nonalergi yang ditimbulkan faktor lingkungan. Di antaranya, perubahan udara,
temperatur, suhu, kelembapan, tekanan udara, atau bahan-bahan kimia dari obat-
obat atau kosmetik tertentu. Mungkin juga akibat polusi udara karena asap
kendaraan dan lingkungan industri. Kepantasan udara yang dilepaskan ketika
bersin bisa mencapai 160 km/jam.Bersin sebetulnya berguna menjaga agar hidung
tetap bersih (cleansing effect). Udara yang mengembus kuat dengan tekanan tinggi
dari paru-paru mendorong keluar melalui hidung dan mulut. Refleks bersin itu
bisa terjadi berulang-ulang, sehingga diharapkan pembersihan bisa maksimal.

7. HIDUNG TERSUMBAT .

Related Interests