TUGAS

NETWORK SECURITY

OLEH :
Azizil Hamid
0610115262120

JURUSAN SISTEM KOMPUTER
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA “YPTK”
PADANG
2010
 Penggunaan Look@LAN.
Look@LAN adalah sebuah software yang berfungsi untuk menscan ip
address yang aktif pada sebuah jaringan. Setelah di install, pertama-tama
lakukan running program. Setelah dijalankan, maka akan diminta untuk
menentukan ip address pada sebuah jaringan yang akan dicek.

Setelah ip address ditentukan akan timbul menu. Disini kita memilih
create new profile.

Setelah itu program akan menscan ip address yang aktif pada jaringan
yang kita pilih. Setelah selesai menscan, program akan menampilkan list
network report.

Disini kita bisa melihat ip address yang aktif, statusnya, lokasi jaringan,
system operasi yang digunakan pada masing-masing komputer, dan nama
masing-masing client.
Dengan menggunakan Look@LAN ini, kita bisa melihat seberapa tinggi
tingkat sekuritas dari sebuah client. Hal ini bisa dilihat dengan ip yang bisa
discan oleh looklan. Contohnya kita buka internet explorer dan mengetik salah
satu ip address client yang aktif. setelah di enter maka web browser tersebut
akan menampilkan tampilan web server dari client tersebut.

Hal ini sangatlah tidak bagus karena tingkat securitas yang kurang, maka
penyusup dapat dengan mudahnya masuk dan merusak atau mengganggu web
server kita. Untuk menanggulanginya, kita harus meningkatkan sekuritas dari
komputer kita. Cara untuk mengaktifkan firewall pada komputer kita, yaitu ::
a. Buka Windows ekplorer.
b. Pilih control panel.
c. Pilih network connection.
d. Klik kanan pada local area network dan pilih properties.
e. Pilih advaced dan klik setting
f. Pada tab General, pilih settingan on(recommended)
g. Pada tab Advaced klik setting dan pada klik setting pada ICMP
h. Matikan semua ceklis pada pilihan di icmp. Disini berfungsi untuk
memberika layanan servis jika diberi ceklis.

 Penggunaan Look@LAN Lanjutan.
Pada Look@LAN, kita dapat melihat informasi komputer client yang
lebih mendetail. Caranya, klik double di salah satu client dan looklan akan
menampilkan informasi mengenai client tersebut. Disini kita bisa melihat
informasi yang lebih terperinci seperti port-port mana saja yang aktif pada client
tersebut. Demi keamanan, ada baiknya port-port yang tidak digunakan
dinonaktifkan, karena penyusup masuk ke dalam jaringan melalui port-port yang
terbuka.
 Penggunaan Remote Desktop.
Pada remote desktop memungkinkan kita untuk melakukan remote
terhadap komputer lain. Dengan begitu hal-hal yang berkaitan dengan
manajemen sumber daya pada komputer yang diremote dapat dilakukan melalui
komputer yang melakukan remote. Agar computer dapat melakukan remote
dapat disetting dengan klik kanan pada my computer, properties, pilih tab
remote, berikan tanda ceklis pada Allow users to connect remotely to this
computer, dan klik OK.

Untuk menambah user yang dapat melakukan remote dapat disetting dengan klik
kanan my computer, properties, tab remote, dan klik Select Remote Users.

Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
Setelah klik find now, akan muncul nama-nama user yang terdapat pada
komputer tersebut. Pilih user yang diizinkan untuk melakukan remote dan klik
OK 4x.

Untuk melakukan remote desktop klik start, all programs, accessories,
communications, dan remote desktop connection.

 Penggunaan Service.
Untuk melihat Service dapat melalui Control Panel, Administrative Tools, dan
pilih Service. Pada service dapat dilihat aplikasi-aplikasi yang sedang running
pada komputer, kita dapat menstop, melakukan pause ataupun menjalankan
aplikasi.
 Penggunaan Event Viewer.
Untuk menggunakan Event Viewer dapat melalui Control Panel, Administrative
Tools, dan pilih Event Viewer. Event Viewer / log mencatat dan memberikan
informasi terkait dengan kegiatan pada aplikasi, sekuriti, dan system dari
komputer tersebut.

 Penggunaan Local Security Policy.
Untuk menggunakan Local Security Policy dapat melalui Control Panel,
Administrative Tools, dan pilih Local Security Policy. Fungsi dari Local
Security Policy adalah menentukan kebijakan keamanan lokal dari suatu
komputer. Contohnya yaitu menentukan kebijakan account dan account yang
dapat mengakses computer tersebut.