You are on page 1of 41

Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrikarus lemah yang dioperasikan dengan cara

mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan
elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini
merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah
bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini disebut sebagai peralatan elektronik (electronic
devices). Contoh peralatan (piranti) elektronik ini: Tabung Sinar Katode (Cathode Ray Tube, CRT), radio,
TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera
digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.

Komponen aktif adalah jenis komponen elektronika yang memerlukan arus listrik agar dapat bekerja
dalam rangkaian elektronika. Contoh komponen aktif ini adalah Transistor dan IC juga Lampu Tabung.
Besarnya arus panjar bisa berbeda-beda untuk tiap komponen2 ini.

Sedangkan komponen pasif adalah jenis komponen elektronika yang bekerja tanpa memerlukan arus listrik.
Contoh komponen pasif adalah resistor, kapasitor, transformator/trafo, dioda dsb.

Dalam dasar elektronika penggunaan kedua jenis komponen ini hampir selalu digunakan bersama-sama,
kecuali dalam rangkaian-rangkaian pasif yang hanya menggunakan komponen-komponen pasif saja
misalnya rangkaian baxandall pasif, tapis pasif dsb. Untuk IC (Integrated Circuit) adalah gabungan dari
komponen aktif dan pasif yang disusun menjadi sebuah rangkaian elektronika dan diperkecil ukuran
fisiknya.

RESISTOR

Resistor adalah komponen elektronika yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian elektronika karena dia
berfungsi sebagai pengatur arus listrik. Dengan resistor listrik dapat didistribusikan sesuai dengan
kebutuhan. Tentunya anda bertanya-tanya, apa itu resistor ?, seperti apa bentuknya ?, bagaimana cara
kerjanya ?, oops..., nanti dulu saya baru akan menjelaskannya.

Ilustrasi Arus Air untuk mengetahui cara kerja Resistor

Setelah anda perhatikan animasi tadi, tentunya anda sudah mempunyai gambaran tentang bagaimana prinsip
kerja dari sebuah resistor. Yah anda anggap saja arus air yang ada di animasi itu sebagai arus listrik,
sedangkan bendungan sebagai resistornya. Jadi bila bendungan 1 kita anggap sebagai resistor 1 dan
bendungan 2 sebagai resistor 2, maka besarnya arus tergantung dari besar kecilnya pintu bendungan yang
kita buka. Semakin besar kita membuka pintu bendungan semakin besar juga arus yang melewati bendungan
tersebut bila ingin lebih besar lagi arusnya, yah tidak usah dipasang bendungannya atau dibiarkan saja, jadi
bila kita menginginkan arus yang besar maka kita pasang resistor yang nilai resistansi ( tahanan ) nya kecil,
mendekati nol atau sama dengan nol atau tidak dipasang sama sekali dengan demikian arus tidak lagi
dibatasi. Nah seperti itulah kira-kira fungsi Resistor dalam sebuah rangkaian elektronika.

Suatu fungsi dalam dunia teknik tentunya mempunyai satuan atau besaran, misalnya untuk berat kita tahu
bahwa pada umumnya satuannya adalah "gram", satuan jarak pada umumnya orang memakai satuan " meter
". Nah untuk resistor satuannya adalah OHM, jadi mulai sekarang kita biasakan untuk menyebut besarnya
nilai suatu resistor atau tahanan kita gunakan satuan OHM, yang sebenarnya berasal dari kata OMEGA.
Maka tidaklah heran bila lambang dari OHM berbentuk seperti tapal kuda orang yunani menyebutnya
omega entah kenapa demikian saya juga kurang paham karena saya bukan ahli sejarah he he he . Ok, jadi
bila nanti anda melihat rangkaian elektronika lalu disitu tertulis misalnya 470 maka itu adalah sebuah
resistor dengan nilai 470 OHM.., paham..!!.

Didalam rangkaian elektronika resistor dilambangkan dengan angka " R " , sedangkan icon nya seperti ini : .
Ada beberapa jenis resistor yang ada dipasaran antara lain : Resistor Carbon, Wirewound, dan Metal Film.
Ada juga Resistor yang dapat diubah-ubah nilai resistansinya antara lain : Potensiometer dan Trimpot.
Selain itu ada juga Resistor yang nilai resistansinya berubah bila terkena cahaya namanya LDR ( Light
Dependent Resistor ) dan Resistor yang yang nilai resistansinya berubah tergantung dari suhu disekitarnya
namanya NTC ( Negative Thermal Resistance ) agar lebih jelas coba anda perhatikan gambar 1-a, dan
animasi berikut ini :

Prinsip Dasar, Cara Kerja Sebuah LDR

Berbagai Jenis type dan bentuk Resistor

Potensiometer L D R N T C Trimpot

Lambang-lambang dari beberapa Jenis Resistor

Hmmm..., bagaimana friend !. Saya rasa sampai disini anda sudah memahami prinsip kerja dari resisor.
Sekarang mari kita lanjutkan dengan materi yang lain.

Untuk resistor jenis carbon maupun metalfilm biasanya digunakan kode-kode warna sebagai petunjuk
besarnya nilai resistansi ( tahanan ) dari resistor. Kode-kode warna itu melambangkan angka ke-1, angka ke-
2, angka perkalian dengan 10 ( multiflier ), nilai toleransi kesalahan, dan nilai qualitas dari resistor. Kode
warna itu antara lain Hitam, Coklat, Merah, Orange, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-abu, Putih, Emas dan
Perak. ( lihat gambar 1-b dan tabel 1 ). Warna hitam untuk angka 0, coklat untuk angka 1, merah untuk
angka 2, orange untuk angka 3, kuning untuk angka 4, hijau untuk angka 5, biru untuk angka 6, ungu untuk
angka 7, abu-abu untuk angka 8, dan putih untuk angka 9. Sedangkan warna emas dan perak biasanya untuk
menunjukan nilai toleransi yaitu emas nilai toleransinya 10 %, sedangkan perak nilai toleransinya 5 %.

Wah banyak sekali sulit untuk menghafalnya..!, hmmm.., kalau anda merasa kesulitan menghafal kode
warna dari resistor beserta nilainya, coba perhatikan teks yang saya beri huruf tebal diatas. Kalau disatukan
akan menjadi sebuah kata yang mungkin mudah bagi anda untuk menhafalnya ( Hi Co Me O Ku Hi B U A
P == 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 ). Ok sekali lagi coba anda lihat gambar 1-b dan tabel 1

KODE WARNA APPLET WARNA NILAI TOLERANSI

Hitam 0 -----

Coklat 1 -----

Merah 2 -----

Orange 3 -----

Kuning 4 -----

Hijau 5 -----

Biru 6 -----

Ungu 7 -----

Abu-abu 8 -----

Putih 9 -----

Emas 0,1 10 %

Perak 0,01 1%

( he he he. untuk lebih jelasnya coba anda perhatikan gambar 1-d. perkalian dengan 10 pangkat 2. Berapa nilai resistansi dari resistor tersebut.. Akan tetapi nilai resistor tersebut tidak ada di toko penjual. Berapa nilai minimum dari resistor tersebut ?. berarti angka 2. warna kedua warna merah. sedangkan nilai minimum nya adalah 1200 . dengan nilai toleransi sebesar 10 %. he he he. ( Wah... bahkan pabrik sendiri tidak memproduksinya.Nah sekarang mari kita mencoba membaca nilai suatu resistor. ( buat PR .. ( Perlu diingat. Akurasi dari resistor tersebut berarti 1200 X ( 10 : 100 ) = 1200 X ( 1 : 10 ) = 120..!.! : Untuk membaca angka pertama dari kode warna resistor anda harus melihat warna yang paling dekat dengan ujung sebuah resistor dan biasanya untuk angka ke-1. dan yang kedua cara PARALEL. Kenapa demikian . nambah pusing lagi nih. walaupun pabrik sudah mengusahakan agar dapat menjadi standart tetapi apa daya prosesnya menjadi tidak standart. Berarti 1200 Ohm. dan emas..?. Dengan cara demikian maka masalah designer diatas dapat terpecahkan. Pertama cara SERIAL. Hijau dan Perak...?. Warna pertama Coklat. kita mulai menerjemahkan satu persatu kode tersebut. ha ha ha... merah. Merah. sekali lagi lihat gambar 1-b dan tabel 1 Untuk membaca kode warna resistor seperti yang dipermasalahkan diatas.120 = 1080 Ohm. seperti yang pernah saya singgung diatas bahwa ilmu exacta selalu berhubungan dengan matematika. Soalnya begini : Didalam sebuah rangkaian saya melihat sebuah resistor jenis carbon dengan warna-warna sebagai berikut . maka untuk mendapatkan suatu nilai resistor dengan resistansi yang unik dapat dilakukan dua cara . Lalu bagaimana solusinya.?. padahal saya juga pusing nih ngitung-ngitung yang ginian. merah.. itulah ilmu exacta selalu berhubungan dengan matematika yupsss.. Misalkan anda melihat sebuah resistor dengan kode warna sebagai berikut : Coklat. Karena karakteristik dari bahan baku resistor tidak sama. Untuk itulah pabrik menyantumkan nilai toleransi dari sebuah resistor agar para designer dapat memperkirakan seberapa besar faktor x yang harus mereka fikirkan agar menghasilkan yang mereka kehendaki. Kuning. Sekarang coba saya kasih soal lalu anda cari nilai nya sendiri. Nah. kayak anak SD aja ). . berarti angka 1. Bagaimana cara Serial dan bagaimana pula cara Paralel.2 dan 3 saling berdekatan sedangkan untuk kode warna dari toleransi agak jauh dari warna-warna yang lain.! ). kalau diterjemahkan 12 X 10 = 12 X 100 = 1200. selingan aja ) jadi nilai sebenarnya dari resistor tersebut adalah maximum 1200 + 120 = 1320 Ohm.. 2 warna ketiga warna merah berarti multiflier.. Di dalam praktek para designer sering kali membutuhkan sebuah resistor dengan nilai tertentu.

resistor pertama diberi nama R1 dan resistor kedua diberi nama R2. R2=2000 Ohm. mudah saja. sedangkan bila kita menggunakan cara Paralel maka didapat hasil : 1 / R = 1 / R1 + 1 / R2 1 / R = (1/1000) + (1/2000) 1 / R = (2000 + 1000) / (1000 X 2000) 1 / R = (3000) / (2000000) 1 / R = 3 / 2000 3R = 2000 . Ehmm.Cara memasang Resistor cara Serial dan Paralel Dengan Cara tersebut suatu nilai resistor dapat menjadi unik. maka rumusnya adalah : 1/R= ( 1/R1 ) + ( 1/R2 ) Contoh : Kita mempunyai dua buah resistor dengan nilai berikut R1=1000 Ohm . Untuk cara paralel ditentukan rumus sebagai berikut : misalkan kita memparalel dua buah resistor. ( R1 + R2 ) . bila kita menggunakan cara serial maka didapat hasil R1+R2 1000+2000 = 3000 Ohm. untuk cara serial anda tinggal menambahkan saja nilai resistor 1 dan nilai resistor 2. Sedangkan untuk cara paralel anda dituntut untuk mengerti ALJABAR ( wah-wah lagi-lagi matematika ) tapi mudah kok. Lalu bagaimana menghitungnya ?. Ok kembali ke permasalahan. Kalau ingin mahir Matematika buka saja topik yang membahas khusus tentang matematika di situs ini juga.

Dengan C menunjukkan kapasitansi kapasitor. kapasitor terdiri atas sepasang pelat konduktor sejajar dengan luas A yang dipisahkan oleh jarak d yang kecil. silahkan buktikan sendiri dengan persamaan aljabar dalam matematika. R = 2000 / 3 R = 666. Kapasitansi kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan energi listrik. 2. Satu pelat menjadi bermuatan positif dan pelat yang lainnya bermuatan negatif. Dua konduktor tersebut dipisahkan oleh suatu bahan isolator yang disebut bahan dielektrik. Saat kapasitor diberi tegangan. KOMPONEN DASAR ELEKTRONIKA (kapasitor) 2. Kapasitansi tidak bergantung pada Q dan V. Jumlah masing-masing muatan pada kedua pelat tersebut sama. Nilainya hanya bergantung pada struktur dan dimensi kapasitor sendiri. Pada dasarnya. Kapasitor banyak digunakan pada peralatan elektronika seperti pada lampu kilat kamera. Jadi C dapat ditulis dalam persamaan C=permitivitas hampa udara dikalikan A/d. . Jenis-jenis kapasitor Berdasarkan bahan dielektrik dan penggunaannya.7 Ohm -----> Resistor Hasil Paralel. cadangan energi pada komputer saat listrik mati. kapsitor akan menjadi bermuatan. pelindung sistem RAM pada komputer dll. Jumlah muatan Q yang terdapat pada muatan sebanding dengan beda potensial V sesuai dengan persamaan : Q= CV. kapasitor dibagi menjadi beberapa jenis seperti berikut. Kapasitor Kapasitor atau kondensor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan energi listrik dalam bentuk muatan listrik selama selang waktu tertentu tanpa disertai adanya reaksi kimia.

milar atau teflon dengan tebal 0. frekuensi sirkuit yang dicari dapat distel. b.0064 mm. Kapasitor kertas Kapasitor ini mempunyai dielektrik yang terbuat dari kertas. luas pelat yang berhadapan dapat diataur sehingga kapasitas kapasitor dapat diubah.05-0. Kapasitor ini menggunakan udara sebagai bahan dielektriknya.02 mm di antara dua lembaran kertas aluminium. Kapasitor variabel (Varco) Kapasitor ini digunakan untuk tuning pesawat radio atau mencari gelombang radio. Kekuatan dielektriknya baik sekali sehingga mempunyai kapasitas yang besar. seperti pada bunga api yang timbul pada platina kendaraan bermotor. Dengan memutar tombol. Kapasitor plastik digunakan untuk koreksi faktor daya dalam sisitem daya listrik pada fisi nuklir. . Kapasitor keramik digunaka untuk meredam bunga api. Varco biasanya terbuat dari bahan aluminium. Kapasitor jenis ini menggunakan pelat yang tidak dapat digerakkan (stator) dan pelat yang dapat digunakan (rotor). c. Meskipun demikian. Kapasitor keramik Kapasitor keramik mempunyai dielektrik yang terbuat dari keramik. Kapasitor kertas mempunyai lapisan-lapisan kertas setebal 0. Dengan mengubah kapasitas kapasitor. Kapasitor ini mempunyai elektroda logam dan lapisan dielektrik yang terbuat dari bahan polisterina. pembentukan logam hidrolik. Kertas tersebut diresapi dengan minyak untuk memperbesar kapasitas dan kekuatan dielektriknya. ukuran kapasitor keramik relatif kecil. d. Kapasitor plastik Kapasitor plastik mempunyai selaput plastik sebagai dielektriknya. Berikut ditunjukkan suatu varco.a. penyelidikan plasma dielektrik. Kapasitor ini memiliki elektroda logam dan dielektritnya terdiri atas campuran titanium oksida dan oksida lain.

0001 mm. peluru kendali. Kapasitor ini hanya digunakan pada tegangan DC yang berdenyut pada rangkaian radio. seperti aluminium dan tantalum. telegraf. Tebal lapisan oksida sekitar 0. dan perlengkapan komputer. Diode Dari Wikipedia bahasa Indonesia. sedangkan elektroda negatif terbuat dari bahan elektrolit. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Dioda) Diode . televisi. Fungsi elco adalah sebagai perata denyut arus listrik. Kapasitor elektrolit (Elco) Kapasitor elektrolit mempunyai dielektrik berupa oksida aluminium. Elektroda positif terbuat dari bahan logam. e. telefon. Bahan dielektrik digunakan untuk melapisi elektroda negatif.

Foto dari diode semikonduktor Simbol Tipe Komponen aktif Semikonduktor (diode kristal) Kategori Tabung hampa (diode termionik) Frederick Guthrie (1873) (diode termionik) Penemu Karl Ferdinand Braun (1874) (diode kristal)  l  b .

bawah adalah penyearah jembatan .  s Berbagai diode semikonduktor.

Daftar isi  1Sejarah  2Prinsip kerja o 2. Saat ini diode yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor seperti silikon atau germanium.1Penerima radio  3Dioda termionik  4Dioda semikonduktor o 4. Beberapa jenis diode juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan. Diode dapat disamakan sebagai fungsi katup di dalam bidang elektronika. melainkan mempunyai karakteristik hubungan arus dan tegangan kompleks yang tidak linier dan seringkali tergantung pada teknologi atau material yang digunakan serta parameter penggunaan. Awal mula dari diode adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik).Struktur dari diode tabung hampa Diode adalah komponen aktif dua kutub yang pada umumnya bersifat semikonduktor. Diode sebenarnya tidak menunjukkan karakteristik kesearahan yang sempurna. yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya (kondisi panjar mundur).1Karakteristik arus–tegangan .

 5Jenis-jenis diode semikonduktor o 5.1Dioda biasa o 5.5Esaki atau diode terobosan o 5.6Dioda Gunn o 5.2Dioda bandangan o 5.4Dioda arus tetap o 5.3Dioda Cat's whisker o 5.8Penyearah arus  6Lihat pula  7Referensi  8Pranala luar .7Demodulasi radio o 5.

Patent 307. Pada waktu penemuan.S. Prinsip kerja Prinsip kerja diode termionik ditemukan kembali oleh Thomas Edison pada 13 Februari1880 dan dia diberi hak paten pada tahun 1883 (U. Dioda termionik pertama dipatenkan di Inggris oleh John Ambrose Fleming (penasihat ilmiah untuk Perusahaan Marconi dan bekas karyawan Edison[4]) pada 16 November1904 (diikuti oleh U. Patent 836. Prinsip kerja dari diode termionik ditemukan oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873[1] Sedangkan prinsip kerja diode kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman. Pada tahun 1919. .531).Sejarah Walaupun diode kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum diode termionik. Penerima radio Penerima radio pertama yang menggunakan diode kristal dibuat oleh Greenleaf Whittier Pickard.684 pada November 1905). dan ode (dari ὅδος) berarti "jalur". diode termionik dan diode kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Karl Ferdinand Braun[2].031).S.S. Braun mematenkan penyearah kristal pada tahun 1899[3]. Pickard mendapatkan paten untuk detektor kristal silikon pada 20 November1906 (U. Patent 803. Penemuan Braun dikembangkan lebih lanjut oleh Jagdish Chandra Bose menjadi sebuah peranti berguna untuk detektor radio. William Henry Eccles memperkenalkan istilah diode yang berasal dari di berarti dua. peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). namun tidak dikembangkan lebih lanjut.

Dalam operasi maju.Dioda termionik Simbol untuk diode tabung hampa pemanasan taklangung. Karenanya. dari atas kebawah adalah anode. yang merupakan oksida dari logam alkali tanah. Walaupun begitu. elektrode logam disebelah yang disebut anode diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar. Dioda termionik pertama bentuknya sangat mirip dengan bola lampu pijar. dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas sekaligus juga sebagai katode). arus listrik yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katode (Beberapa diode menggunakan pemanasan langsung. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. . elektrode internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontiumoksida. Dalam diode katup termionik. aliran listrik terbalik apapun yang dihasilkan dapat diabaikan. katode dan filamen pemanas Dioda termionik adalah sebuah peranti katup termionik yang merupakan susunan elektrode-elektrode di ruang hampa dalam sampul gelas. Bahang yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anode yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik.

Tipe lain dari diode semikonduktor adalah diode Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor (sawar Schottky) sebagai ganti pertemuan p-n konvensional. elektron pita konduksi dari daerah N menyebar ke daerah P dimana terdapat banyak lubang yang menyebabkan elektron bergabung dan mengisi lubang yang ada. baik lubang dan elektron bebas yang ada lenyap. dan sebagai penyearah pada pemacu daya. Saat ini. diode katup termionik digunakan dalam penggunaan isyarat analog. berhubungan dengan perpindahan dari pembawa melalui yang dinamakan lapisan penipisan atau daerah pengosongan (hole) yang terdapat pada pertemuan p- n di antara semikonduktor. Untuk setiap pasangan elektron-lubang yang bergabung. Daerah disekitar pertemuan p-n menjadi dikosongkan (hole) dari pembawa muatan dan karenanya berlaku sebagai isolator. arus mengalir dari sisi tipe-p (anode) menuju sisi tipe-n (katode). lebar dari daerah pengosongan tidak dapat tumbuh tanpa batas. diode katup hanya digunakan pada penggunaan khusus seperti penguat gitar listrik. sebuah medan listrik terbentuk di dalam daerah pegosongan yang memperlambat penggabungan dan akhirnya menghentikannya. Karakteristik arus–tegangan Karakteristik arus–tegangan dari diode. Walaupun begitu.Dalam sebagian besar abad ke-20. Dioda semikonduktor Sebagian besar diode saat ini berdasarkan pada teknologi pertemuan p-n semikonduktor. meninggalkan donor bermuatan positif pada sisi-N dan akseptor bermuatan negatif pada sisi-P. Medan listrik ini menghasilkan tegangan tetap dalam pertemuan. ion pengotor bermuatan positif ditinggalkan pada daerah terkotori-n dan ion pengotor bermuatan negatif ditinggalkan pada daerah terkotori-p. penguat audio kualitas tinggi serta peralatan tegangan dan daya tinggi. atau kurva I–V. Saat penggabungan berlangsung dan lebih banyak ion ditimbulkan. Pada diode p-n. Ketika pertemuan p-n dibuat. . tetapi tidak mengalir dalam arah sebaliknya.

Jenis-jenis diode semikonduktor Dioda Dioda Zener LED Dioda foto Dioda terobosan Dioda varaktor Dioda Schottky SCR Simbol berbagai jenis dioda .

Dioda biasa . diode laser dan diode MOSFET. jenis elektrode ataupun jenis pertemuan. atau benar-benar peranti berbeda seperti diode Gunn. tingkat pengotoran.Kemasan diode sejajar dengan simbolnya. pita menunjukkan sisi katode Beberapa jenis dioda Ada beberapa jenis dari diode pertemuan yang hanya menekankan perbedaan pada aspek fisik baik ukuran geometrik.

dan berfungsi seperti pembatas arus dua saluran (analog dengan Zener yang membatasi tegangan). Dioda bandangan Dioda yang menghantar pada arah terbalik ketika tegangan panjar mundur melebihi tegangan dadal dari pertemuan P-N. Sebelum pengembangan diode penyearah silikon modern. pertemuan ini memberikan efisiensi yang rendah dan penurunan tegangan maju yang lebih tinggi (biasanya 1. Dioda arus tetap Ini sebenarnya adalah sebuah JFET dengan kaki gerbangnya disambungkan langsung ke kaki sumber. Dioda cat's whisker terdiri dari kawat logam tipis dan tajam yang ditekankan pada kristal semikonduktor.2 V) dan diode Zener adalah panjang kanal yang melebihi rerata jalur bebas dari elektron. menyebabkan arus besar mengalir melewatinya. Dioda Cat's whisker juga disebut diode kristal dan digunakan pada penerima radio kristal. diode bandangan berkoefisien positif. biasanya galena atau sepotong batu bara[5]. Peranti ini . jadi ada tumbukan antara mereka. sedangkan Zener berkoefisien negatif. dan kadang-kadang salah disebut sebagai diode Zener. mengingatkan pada terjadinya bandangan yang menjebol bendungan. Dioda bandangan didesain untuk dadal pada tegangan terbalik tertentu tanpa menjadi rusak.4–1. padahal diode ini menghantar dengan mekanisme yang berbeda yaitu efek bandangan. Perbedaan antara diode bandangan (yang mempunyai tegangan dadal terbalik diatas 6. dengan banyak lapisan pertemuan ditumpuk untuk mempertinggi ketahanan terhadap tegangan terbalik). Perbedaan yang mudah dilihat adalah keduanya mempunyai koefisien suhu yang berbeda. Biasanya dibuat dari silikon terkotori atau yang lebih langka dari germanium.7 V tiap pertemuan. Kawatnya membentuk anode dan kristalnya membentuk katode. jauh lebih besar dari diode silikon untuk rating arus yang sama. digunakan kuprous oksida (kuprox)dan selenium. Efek ini terjadi ketika medan listrik terbalik yang membentangi pertemuan p-n menyebabkan gelombang ionisasi pada pertemuan. dan memerlukan benaman bahan yang besar (kadang- kadang perpanjangan dari substrat logam dari dioda). Dioda Cat's whisker Ini adalah salah satu jenis diode kontak titik.Beroperasi seperti penjelasan di atas. Secara listrik mirip dan sulit dibedakan dengan diode Zener.

. Pada adaptor. Dioda Gunn Dioda ini mirip dengan diode terowongan karena dibuat dari bahan seperti GaAs atau InP yang mempunyai daerah resistansi negatif. Contoh yang paling banyak ditemui adalah pada rangkaian adaptor. Demodulasi radio Penggunaan pertama diode adalah demodulasi dari isyarat radio modulasi amplitudo (AM). Sedangkan contoh yang lain adalah alternator otomotif. meninggalkan isyarat audio. Dengan panjar yang semestinya. Penyearah arus Penyearah arus dibuat dari diode.mengizinkan arus untuk mengalir hingga harga tertentu. diode digunakan untuk menyearahkan arus bolak-balik menjadi arus searah. dan lalu menahan arus untuk tidak bertambah lebih lanjut. karenanya memungkinkan penguatan isyarat dan sirkuit dwimantap sederhana. domain dipol terbentuk dan bergerak melalui dioda. Dioda ini juga jenis yang paling tahan terhadap radiasi radioaktif. dimana diode digunakan untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). memungkinkan osilator gelombang mikro frekuensi tinggi dibuat. Isyarat audio diambil dengan menggunakan tapis elektronik sederhana dan dikuatkan. Esaki atau diode terobosan Dioda ini mempunyai karakteristik resistansi negatif pada daerah operasinya yang disebabkan oleh quantum tunneling. dimana diode mengubah AC menjadi DC dan memberikan performansi yang lebih baik dari cincin komutator dari dinamo DC. Dioda menyearahkan isyarat AM frekuensi radio.

modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Tegangan yang di satu terminalnya misalnya Emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dan tegangan yang lebih besar daripada arus input Basis. Dalam rangkaian-rangkaian digital. transistor memiliki 3 terminal. stabilisasi tegangan. transistor digunakan dalam amplifier (penguat). ensiklopedia bebas Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat. Dalam rangkaian analog. sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching). transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukur sentimeter) Pada umumnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik. dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET). yaitu Basis (B). Emitor (E) dan Kolektor (C). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara. . yaitu pada keluaran tegangan dan arus output Kolektor.Transistor Dari Wikipedia bahasa Indonesia. memori dan fungsi rangkaian-rangkaian lainnya. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate. Transistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. sumber listrik stabil (stabilisator) dan penguat sinyal radio. memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.

misalkan sebuah gelas berisi air murni. karena pembawa muatanya tidak bebas. dalam jumlah yang cukup kecil sehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon.1BJT o 3. transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa. Sehingga. ion) terbentuk. seperti Arsenik. dengan sebuah proses yang dinamakan doping. tidak akan ada arus mengalir karena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). namun jika sedikit pencemar ditambahkan. Garam dapur sendiri adalah non-konduktor (isolator). Untuk mengerti cara kerja semikonduktor. Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya. konduksi arus akan mulai mengalir. namun tidak banyak. Jika sepasang konduktor dimasukan kedalamnya. Menaikan konsentrasi garam akan meningkatkan konduksi. air murni dianggap sebagai isolator. karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers. Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator. dan diberikan tegangan DC tepat dibawah tegangan elektrolisis (sebelum air berubah menjadi Hidrogen dan Oksigen).Daftar isi  1Cara kerja semikonduktor  2Cara kerja transistor  3Jenis-jenis transistor o 3. Arsenik akan memberikan elektron bebas dan hasilnya memungkinkan terjadinya . keduanya mengatur jumlah aliran arus listrik.2FET  4Pranala luar Cara kerja semikonduktor Pada dasarnya.

jauh lebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. dalam ukuran satu berbanding seratus juta. Konduksi terjadi karena pembawa muatan bebas telah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). pembawa muatan positif). Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas dari materi semikonduktor. akan terbentuk di dalam tata letak kristal silikon. pembawa- pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n). Karena Boron hanya memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya. daerah terminal emiter memiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkan dengan terminal basis. Dalam kasus ini. sebuah Silikon tipe-n (n untuk negatif. Dalam metal. tegangan ini sangat tinggi. dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. pembawa muatan yang baru. silikon dapat dicampur dengan Boron untuk membuat semikonduktor tipe-p. tabung hampa tidak bisa membuat pembawa muatan positif (hole). sedangkan Silikon hanya 4. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon. sehingga tanpa adanya gaya yang lain. karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telah terbentuk. untuk mengubah metal menjadi isolator. Dapat dilihat bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak. Dalam metal. Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil.konduksi arus listrik. Dalam tabung hampa. pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan oleh emisi thermionic dari sebuah katode yang dipanaskan oleh kawat filamen. satu pembawa muatan untuk setiap atom. asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. pembawa muatan harus disapu dengan memasang suatu beda tegangan. Namun. Dalam sebuah transistor bipolar. dalam sebuah semikonduktor hanya ada satu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor. Ini karena Arsenik memiliki 5 atom di orbit terluarnya. Karena itu. karena tertarik oleh muatan yang berlawanan dari seberangnya. Dalam sebuah metal. Jumlah tegangan yang diperlukan untuk menyapu pembawa muatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai . dinamakan "lubang" (hole. Selain dari itu. populasi pembawa muatan adalah sangat tinggi. Rasio perbandingan antara doping emiter dan basis adalah satu dari banyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistor tersebut.

oleh tegangan yang diberikan di antara basis dan emiter. Dalam BJT.dengan mudah. Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang. bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET). Dengan kata lain. untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. seperti fluida. Untuk membuat transistor. Cara kerja transistor Dari banyak tipe-tipe transistor modern. sedangkan metal tidak. bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon. arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone. yang masing-masing bekerja secara berbeda. Semikonduktor dengan doping dapat diubah menjadi isolator. . tergantung dari tipe FET). Dalam FET. untuk membawa arus listrik. Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan. FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole. dengan sebuah daerah basis yang sangat tipis. dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut. Sedangkan dalam semikonduktor. listrik bersifat seperti gas yang bisa dimampatkan. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yang disambungkan. arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). yaitu elektron atau lubang. pada awalnya ada dua tipe dasar transistor. Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan. Depletion zone ini terbentuk karena transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik. Lihat artikel untuk masing- masing tipe untuk penjelasan yang lebih lanjut. namun dasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawa muatan tersebut untuk menyebrangi daerah depletion zone. listrik di dalam metal adalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan). sebuah transistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode.

BJT. Microwave. dan lain- lain . High Power  Maximum frekuensi kerja: Low. SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain. IGFET (MOSFET). RF transistor.Jenis-jenis transistor PNP P-channel NPN N-channel BJT JFET Simbol Transistor dari Berbagai Tipe Secara umum. PNP atau P-channel  Maximum kapasitas daya: Low Power. Through Hole Plastic. MESFET. Medium. Silikon. JFET. MISFET. IGBT. Gallium Arsenide  Kemasan fisik: Through Hole Metal. transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:  Materi semikonduktor: Germanium. IC. VMOSFET. HBT. HEMT. Surface Mount. atau High Frequency. Medium Power. dan lain-lain  Tipe: UJT.  Polaritas: NPN atau N-channel.

General Purpose. Untuk P-channel FET. . dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode. dan basis (B).  Aplikasi: Amplifier. FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Dan juga. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau . Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. gate adalah negatif dibandingkan dengan source. Secara fungsinya. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode". Cara kerja BJT dapat dibayangkan sebagai dua diode yang terminal positif atau negatifnya berdempet. dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawah kontrol tegangan input. Jika kita ambil N- channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode. gate adalah positif. β biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT. ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum. sedangkan dalam enhancement mode. Untuk kedua mode. Tegangan Tinggi. polaritas- polaritas semua dibalik. terminal gate dalam JFET membentuk sebuah diode dengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Berbeda dengan IGFET. Mode menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. sehingga ada tiga terminal. Saklar. yang juga membentuk sebuah diode antara grid dan katode. aliran arus di antara source dan drain akan meningkat. Sebagian besar IGFET adalah tipe enhancement mode. jika tegangan gate dibuat lebih positif. keduanya memiliki impedansi input tinggi. dan lain-lain BJT BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E). Audio. FET FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau Semiconductor) FET (MOSFET). kolektor (C).

asap ataupun uap. . Sensor proximity dapat diaplikasikan pada kondisi penginderaan pada objek yang dianggap terlalu kecil atau lunak untuk menggerakkan suatu mekanis saklar. adalah alat yang akan terpengaruh medan magnet dan akan memberikan perubahan kondisi pada keluaran. 2.1. Biasanya sensor ini tediri dari alat elektronis solid-state yang terbungkus rapat untuk melindungi dari pengaruh getaran. Seperti layaknya saklar dua kondisi (on/off) yang digerakkan oleh adanya medan magnet di sekitarnya. kelembapan. kimiawi. Sensor Proximity Sensor proximity merupakan sensor atau saklar yang dapat mendeteksi adanya target jenis logam dengan tanpa adanya kontak fisik. cairan. Biasanya sensor ini dikemas dalam bentuk kemasan yang hampa dan bebas dari debu. Sensor Magnet Sensor Magnet atau disebut juga relai buluh. dan korosif yang berlebihan.

dengan adanya penyinaran cahaya akan menyebabkan pergerakan elektron dan menghasilkan tegangan. dimana mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. 5. Sensor Tekanan Sensor tekanan . Sensor Sinar Sensor sinar terdiri dari 3 kategori. Sedangkan Fotolistrik adalah sensor yang berprinsip kerja berdasarkan pantulan karena perubahan posisi/jarak suatu sumber sinar (inframerah atau laser) ataupun target pemantulnya. dimana sensor ini menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya. Perbedaan waktu antara gelombang suara dipancarkan dengan ditangkapnya kembali gelombang suara tersebut adalah berbanding lurus dengan jarak atau tinggi objek yang memantulkannya. .sensor ini memiliki transduser yang mengukur ketegangan kawat. Jenis objek yang dapat diindera diantaranya adalah: objek padat. semakin tinggi intensitas cahaya yang terima. Fotovoltaic atau sel solar adalah alat sensor sinar yang mengubah energi sinar langsung menjadi energi listrik. Sensor Ultrasonik Sensor ultrasonik bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara. butiran maupun tekstil. 4. Dasar penginderaannya pada perubahan tahanan pengantar (transduser) yang berubah akibat perubahan panjang dan luas penampangnya. Demikian pula dengan Fotokonduktif (fotoresistif) yang akan memberikan perubahan tahanan (resistansi) pada sel-selnya. yang terdiri dari pasangan sumber cahaya dan penerima.3. maka akan semakin kecil pula nilai tahanannya. cair.

Thermocouple pada intinya terdiri dari sepasang transduser panas dan dingin yang disambungkan dan dilebur bersama. Penyandi rotari tambahan (yang mentransmisikan jumlah tertentu dari pulsa untuk masing-masing putaran) yang akan membangkitkan gelombang kotak pada objek yang diputar. Kesebandingan variasi ini adalah presisi dengan tingkat . Pertama. Sensor Suhu Terdapat 4 jenis utama sensor suhu yang umum digunakan. termistor dan IC sensor. Sensor Penyandi (Encoder) Sensor Penyandi (Encoder) digunakan untuk mengubah gerakan linear atau putaran menjadi sinyal digital.6.lihat gambar 1. yaitu. 7. resistance temperature detector (RTD). Kecepatan putar sering pula diukur dengan menggunakan sensor yang mengindera pulsa magnetis (induksi) yang timbul saat medan magnetis terjadi. dimana sensor putaran memonitor gerakan putar dari suatu alat. 8. Sensor ini biasanya terdiri dari 2 lapis jenis penyandi. yaitu thermocouple (T/C). Penyandi absolut (yang memperlengkapi kode binary tertentu untuk masing-masing posisi sudut) mempunyai cara kerja sang sama dengan perkecualian.6. lebih banyak atau lebih rapat pulsa gelombang kotak yang dihasilkan sehingga membentuk suatu pengkodean dalam susunan tertentu. Resistance Temperature Detector (RTD) memiliki prinsip dasar pada tahanan listrik dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu. Sensor Kecepatan (RPM) Proses penginderaan sensor kecepatan merupakan proses kebalikan dari suatu motor. dimana terdapat perbedaan yang timbul antara sambungan tersebut dengan sambungan referensi yang berfungsi sebagai pembanding. dimana suatu poros/object yang berputar pada suatui generator akan menghasilkan suatu tegangan yang sebanding dengan kecepatan putaran object. Kedua.

sistem pengukuran merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan khususnya di Industri Kimia dan Manufacturing. stabilitas dan reproduksibilitas.konsisten/kestabilan yang tinggi pada pendeteksian tahanan. Sensor Posisi pada sebuah Gate dan Masih banyak lagi aplikasi dari sensor Proximity switch ini. Sedangkan IC Sensor adalah sensor suhu dengan rangkaian terpadu yang menggunakan chipsilikon untuk kelemahan penginderanya. Contoh penggunaan: Speed Monitor Pada Belt Conveyor. Sistem Pengukuraan berkaitan erat dengan sistem kontrol dalam suatu proses produksi sehingga hal ini sangat perlu diperhatikan. Berikut ini adalah Jenis-Jenis Sensor yang ada di Industri (Contoh. Sensor Proximity Switch juga digunakan untuk memonitoring posisi bukaan pada gate. Sensor Proximity Switch Sensor Proximity Switch umumnya dipakai untuk memonitoring peralatan yang berputar (Speed Monitor) selain itu juga digunakan untuk tujuan Safety (Proteksi) peralatan itu sendiri. Elemen terpenting dari sistem pengukuran adalah Elemen Sensing (Instrumentasinya sebuah sensor). Termistor adalah resistor yang peka terhadap panas yang biasanya mempunyai koefisien suhu negatif. Mempunyai konfigurasi output tegangan dan arus yang sangat linear. kelinearan. . karena saat suhu meningkat maka tahanan menurun atau sebaliknya. Ayo Apa saja ke 10 Sensor yang Umum di Pakai di Industri. Dalam dunia Industri khususnya di Industri semen. Industri Semen) : 1. Jenis ini sangat peka dengan perubahan tahan 5% per C sehingga mampu mendeteksi perubahan suhu yang kecil. Platina adalah bahan yang sering digunakan karena memiliki tahanan suhu.

Sensor Proximity Switch Gambar. Aplikasi dari Sensor Proximity 2. Gambar. Sensor Temperature .

Sensor Thermocouple digunakan untuk memonitoring temperature dari proses produksi. Contoh aplikasinya Monitoring Temperature di dalam Tanur (Kiln). Sedangkan Sensor Temperature tipe RTD digunakan untuk memonitoring temperature dari peralatan atau mesin. tujuannya untuk melindungi perlatan tersebut dari temperature yang berlebihan.Dalam proses Pengukuran Temperature di dunia Industri khususnya di Industri Semen terdapat beberapa jenis sensor temperature yang bisa digunakan seperti sensor Thermocouple dan Sensor RTD. biasanya yang memiliki temperature yang sangat tinggi. Gambar Sensor Temperature di Bearing Fan . contoh aplikasinya Monitoring Temperature Bearing Fan.

sensor pressure yang digunakan umumnya dari pabrikan Honeywell dengan tipe ST3000 dan Endress& Hausser dengan tipe PMD70. Sensor Pressure Sensor Pressure digunakan untuk mengukur dan memonitoring nilai tekanan yang terdapat pada system proses produksi. Gambar Sensor Temperature di Ducting Preheater 3. Di Industri Semen. contohnya Flowmeter pada fan- fan cooler. Ada juga yang digunakan untuk mengukur nilai tekanan yang dihasilkan dari aliran fluida (misalnya udara). . contohnya tekanan didalam Cyclone-cyclone Preheater. Meskipun terdapat juga sensor pressure dari pbarikan lain seperti Danfoss dan beberapa merk china lainnya.

Sensor Pressure di Fan-Fan Cooler .

Bin-bin material. storage material ataupun tempat penyimpanan lainnya. Gambar Sensor Pressure 4. Di Industri Semen. Gambar sensor Level switch . Clinker Silo. Sensor Level untuk material solid digunakan di Premix Storage.Cement Feeding dan Cement Silo. Sensor Level Sensor Level digunakan untuk mengetahui level material (solid ataupun liquid) yang terdapat didalam tempat penyimpanan baik berupa silo. CF Silo. bin.

Sensor Vibrasi Sensor vibrasi digunakan untuk memonitoring besarnya nilai vibrasi dari suatu alat biasanya untuk tujuan safety dan proteksi terhadap peralatan itu sendiri. . EP Cooler Fan. Di pabrik Semen Kupang 2. Raw Mill Fan. sensor vibarsi biasanya dipasang di Bearing Fan (ID Fan. Gambar sensor Level Transmitter 5. EP Raw Mill Fan) dan juga di Atox Mill.

Sensor Vibrasi .

Cara yang paling umum digunakan adalah dengan modulasi lebar pulsa (PWM). dari yang hanya menghasilkan tegangan keluaran kotak bolak-balik (push-pull inverter) sampai yang sudah bisa menghasilkan tegangan sinus murni (tanpa harmonisa). Sensor Vibrasi Pengertian Dasar Inverter Inverter adalah Rangkaian elektronika daya yang digunakan untuk mengkonversikan tegangan searah (DC) ke suatu tegangan bolak-balik (AC). Ada beberapa topologi inverter yang ada sekarang ini. Dalam industri. . Inverter merupakan alat atau komponen yang cukup banyak digunakan karena fungsinya untuk mengubah listrik DC menjadi AC. Dengan menggunakan inverter. Cuma kalau untuk servo lebih dikenal dengan istilah servo drive. Kecepatannya bisa diubah-ubah atau disetting sesuai dengan kebutuhan. motor listrik menjadi variable speed. Sinyal kontrol penyaklaran di dapat dengan cara membandingkan sinyal referensi (sinusoidal) dengan sinyal carrier (digunakan sinyal segitiga). Dengan cara ini frekuensi dan tegangan fundamental mempunyai frekuensi yang sama dengan sinyal referensi sinusoidal. Inverter satu fasa. yang paling sederhana adalah dengan cara mengatur keterlambatan sudut penyalaan inverter di tiap lengannya. Meskipunsecara umum kita menggunakan tegangan AC untuk tegangan masukan/ input dari Inverter tersebut. Inverter digunakan untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik/servo motor atau bisa disebut converter drive. diode clamped dan susunan kaskade). Ada beberapa cara teknik kendali yang digunakan agar inverter mampu menghasilkan sinyal sinusoidal. tiga fasa sampai dengan multifasa dan ada juga yang namanya inverter multilevel (kapasitor split.

Tidak seperti softstarter yang mengolah level tegangan. inverter sangat banyak digunakan. Aplikasi ini biasanya terpasang untuk proses linear (parameter yang bisa diubah-ubah). atau untuk sistem axis (servo) yang membutuhkan putaran/aplikasi yang presisi. Merubah kecepatan motor dengan Inverter akan membuat: 1. kemudian beralih ke motor slip maka saat ini banyak menggunakan semikonduktor. Torsi lebih besar 2. Pada dunia otomatisasi industri. Linear nya seperti grafik sinus. inverter menggunakan frekuensi tegangan keluaran untuk mengatur speed motor pada kondisi ideal (tanpa slip). Presisi kecepatan dan torsi yang tinggi . Inverter seringkali disebut sebagai Variabel Speed Drive (VSD) atau Variable Frequency Drive (VFD). Prinsip kerja inverter adalah mengubah input motor (listrik AC) menjadi DC dan kemudian dijadikan AC lagi dengan frekuensi yang dikehendaki sehingga motor dapat dikontrol sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Fungsi Inverter adalah untuk merubah kecepatan motor AC dengan cara merubah Frekuensi Outputnya: f = frekuensi (Hz) p = jumlah kutub Jika sebelumnya banyak menggunakan sistem mekanik.

1. Hentakan mekanis (Mesin/beban rusak. Semakin besar daya motor maka makin besar torsi yang dihasilkan dan makin kuat motor menggerakkan beban. Presisi dalam proses hilang .3. Lonjakan arus (Motor rusak atau Breaker Trip) 5. Torsi dapat ditambah dengan menggunakan gear box (cara mekanis) dan Inverter (cara elektronik). Kontrol beban menjadi dinamis untuk berbagai aplikasi motor 4. Menambah kemampuan monitoring 7. mesin (beban) bahkan proses dll. Dinamika gerakan rendah (tidak memungkinkan gerakan beban yg kompleks) 2. Menghemat energi 6. Sebagai pengaman dari motor. perlu perawatan intensif) 4. Hubungan manusia dengan mesin (interface ) lebih baik 8. Motor sering overload (motor rusak atau thermal overload relay trip) 3. Dapat berkombinasi dengan PLC (Programmable Logic Control) untuk fungsi otomasi dan regulasi 5.

pada 80% aplikasi terjadi pada saat kecepatan rendah atau saat start awal. Jika torsi inverter rendah akan mengakibatkan: Maka dapat disimpulkan. Proteksi tidak terjamin n = 120f/p dimana : n = putaran per menit Proses di industri seringkali memerlukan tenaga penggerak dari motor listrik yang perlu diatur kecepatan putarnya untuk menghasilkan torsi dan tenaga/daya yang diinginkan.6. Torsi adalah gaya putar yang dihasilkan oleh motor listrik untuk memutar beban. Kelebihan Torsi (over torque) terjadi jika torsi beban lebih besar dari Torsi nominal. Karena dalam proses di industri seringkali memerlukan tenaga penggerak dari motor listrik yang perlu diatur kecepatan putarnya untuk menghasilkan torsi dan tenaga/daya yang diinginkan. . peranan inverter dalam proses suatu industri cukup penting.