You are on page 1of 7

FORMULIR MESO

Identitas pasien

Nama : Tn Dibyo

RM/Ruang : / P4 – ruang 7

Umur/BB/TB :60 th / 110 Kg/ 170 cm

Dx : Anemia Thrombositopenia S. ITP+ TB Paru + Susp Drug eruption

Tanda/ Gejala yang dicurigai sebagai reaksi Obat Berlawanan :

Bercak seluruh tubuh, mengelupas, bersisik disertai panas pada kulit, awalnya bercak merah
muncul di daerah tangan dan kaki, +3 hari menjalar ke badan dan kepala, sebelumnya juga
demam, dan batuk

Riwayat Obat

13/10/2016

Inj maxicef 1 g 2 fl

Volequin 750 mg

Solvinex inj

Esofer 40 mg

Dumin 500 mg

Investigasi Obat yang Dicurigai

Nomor Nama Obat Tanda/Gejala Referensi Generik

1. Volequin Keluar bercak seluruh tubuh, DIH levofloxacin
mengelupas, bersisik disertai
panas pada kulit

2. Maxicef Keluar bercak seluruh tubuh, DIH Cefepim
mengelupas, bersisik disertai

Disarankan pemberian nutrisi parenteral jika pasien tidak dapat menerima makanan per oral -. Antacida atau H2RA atau PPI untuk mencegah gastric bleeding karena stress-ulcer Dokumentasi clinical feature . Kompres lesi pada kulit untuk memperbaiki kondisi kulit seperti luka terbakar. panas pada kulit Kesimpulan Berdasarkan assessment Naranjo dan studi literatur. Terapi cairan dengan RL dan koreksi elektrolit (bila ada gangguan elektrolit) -. Antibiotik profilaksis untuk pencegahan infeksi oportunistik -. Reaksi Obat yang Berlawanan cukup mungkin disebabkan oleh levofloxacin dan cefepim (skor Naranjo +4) Rekomendasi -. -. -. Pemberian kortikosteroid iv untuk anti-inflamasi lesi papular kulit (alternatif IV immunoglobulin G jika kortikosteroid tidak berhasil) dan interhistin untuk antihistamin. Hentikan obat yang dicurigai menimbulkan reaksi obat berlawanan (levo dan cefepim) -.

.

serta penurunan thrombosit di duga karena pemberian Maxicef dan volequin. tidak ada perbaikan. malah kulit mengelupas dan memerah. . . Dari pengakuan keluarga pasien. dan diberikan terapi selama 3 bulan.Riwayat penyakit : Oktober 2016 pernah MRS di RKZ Surabaya dengan diagnose Infeksi Paru. Thrombositopenia dan TB Paru. Paien pulang paksa kemudian pindah di RKZ Malang. diagnosa berganti menjadi psoriasis. pasien sudah bed rest 2 minggu.

Obat selama di Pav 4 (MRS dari 10 Januari 2017) : infus TC. loratadin pada hari pertama namun di ganti menjadi interhistin. dari IGD di – diagnosa anemia thrombositopeni S. Methyl prednisolone 8 mg pada tanggal 13/1/2017.Dibawa ke RSAL. Sniezek PJ. Dhaliwal D. Walling HW. Cac NN. 2011 May . ventolin nebul. racikan salep ( salep urea 10% + Esperson 20 g) pada tanggal 10/1 2017 kemudian di ganti racikan salep (urea 10%+clobetazol propionate). Cornea. Sp. Referensi 1.Johnson syndrome. Mutyala D. A case report of doxycycline. Cutis.induced Stevens. Drup Eruption 10 Januari 2017 pasien batuk. NARANJO ASSESSMENT No. demam dan di konsulkan ke dr. Inj Ceftriaxon.P . 30 (5) : 595 – 7. 79 (2) : 119-22. namun belum ada hasil Sputum.ondansentron dan ranitidine. Apakah terdapat laporan lengkap tentang reaksi tersebut sebelumnya? +1 0 0 . Stevens – Johnson syndrome induced by doxycycline. Messingham MJ. Lau B.lanzoprasole. Pertanyaan Yes No Tidak tahu 1. 2007 Feb . 2. Codein 20 mg.ITP + TB Paru + susp. Ediyono..

Apakah kadar obat dalam darah berada dalam rentang yang dianggap +1 0 0 toksik? 8. dsb)? Total 4 (cukup mungkin) Total skor: 0 = ragu 1-4 = cukup mungkin 5-9 = mungkin +9 = sangat mungkin . Apakah kejadian yang tidak dikehendaki muncul setelah obat yang +2 -1 0 dicurigai digunakan? 3. Apakah reaksi muncul kembali setelah pemberian placebo? -1 +1 0 7. Apakah pasien memiliki reaksi serupa terhadap obat-obatan yang +1 0 0 sama atau serupa pada paparan sebelumnya? 10. Apakah reaksi menjadi lebih parah ketika dosis obat ditingkatkan atau +1 0 0 menjadi kurang parah ketika dosis obat diturunkan? 9. Apakah ROTD membaik ketika obat diberhentikan atau setelah +1 0 0 pemberian suatu antagonis yang spesifik? 4. Apakah ROTD telah dipastikan dengan suatu bukti yang obyektif +1 0 0 (misal: hasil uji laboratorium.2. Adakah penyebab lain yang dapat menyebabkan reaksi dengan -1 +2 0 sendirinya? 6. Apakah ROTD muncul kembali setelah obatnya digunakan kembali? +2 -1 0 5.