You are on page 1of 5

GENETIKA

“Sejarah Gentika”
Dosen pengampuh : Ibu Chumidach Roini, M.Si

Nama : Mangir Windi Antika
NPM : 03101511019
Kelas : B
Semeseter : II

PROGAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KHAIRUN
2015

seorang biarawan Austria bernama Gregor Johann Mendel berhasil melakukn analisis yang cermat dengan interpretasi yang tepat atau hasil-hasil percobaan persilangannya pada tanaman kacang ercis (Pisum sativum). Sebenarnya. Jogjakarta. Karya Mendel tentang pola pewarisan sifat tersebut dipublikasikan pada tahun 1866 di acara. Mendel pun diakui sebagai Bapak Genetika. Mendel bukanlah orang pertama ynag melakukan percobaan- percobaan persilangan. Pada tahun 1920-an. terungkap bahwa senyawa . yakni Hugo de Vries di Belanda. sementara bangsa syria menyeleksi tanaman kurma. pemulian hewan pun telah berlangsung lama. tidak pernah ada penelitian lain yang memperhatikan teorinya ini. berbeda dengan para pendahulunya yang melihat individu dengan keseluruhan sifatnya yang kompleks. tiga orang ahi botani. Ketika biokimia mulai berkembang sebagai cabang ilmu pengetahuan baru pada awal abad ke-20. SEJARAH GENETIKA (Dikutip dari: Putra Rizema Sitiatava. Sementara itu. 2012. Sebagai contoh. Namun. khususnya mengenai sifat biokimianya. bangsa Sumeria dan Mesir telah berusaha untuk memperbaiki tanaman gandum. tanpa disadari berbagai kegiatan manusia dalam rangka memunuhi kebutuhan hidupnya juga telah menerapkan prinsip-prinsip genetika sederhana. Mendel mengamati pola pewarisan sifat ini kemudian menjadi landasan utama bagi perkembangan genetika sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan. Inilah yang kemudian menandai berlangsungnya suatu era yang dinamakan genetika klasik. dan Eric von Tschermak. Hasilnya antara lain berupa berbagai hewan ternak piaraan yang kita kenal sekarang. Buku biru) Jauh sebelum genetika dianggap sebagai cabang ilmu pengetahuan. Berkat upaya ini. Semenjak saat itu hingga lebih kurang pertengahan abad ke-20. para ahli genetika pun tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang hakikat materi genetik. Ketika itu. Rahasia Keajiban GEN. dan kemudian tahun 1940-an. Tetapi. Di benua Amerika kuno telah dilakukan persilangan- persilangan pada gandum dan jangung yang berasal dari rurumputan liar. Carl Correns di Jerman.Seysenegg di Australia. Procedings of the Brunn Society for Natural History. berbagai percobaan persilangan ats dasar prinsip-prinsip Mandel sempat mendominasi penelitian dibidang genetika. Bangsa Cina mengupayakan sifat-sifat unggul pada tanaman padi. secara terpisah melihat bukti kebenaran prinsip-prinsip Mendel pada penelitian mereka masing-msing. selama lebih dari 30 tahun. Sejarah perkembangan genetika sebagai ilmu pengetahuan dimulai menjelang akhir abad ke-19. Baru pada tahun 1900.

yaitu genetika molekuler. Mendel ternyata berhasil mengamati sesuatu. Perkembangannya yang lebih revolusioner dapat disaksikan semenjak tahun 1970-an. Agar anda lebih mudah dalam memahaminya.D. Mendel juga berhasil membuat perhitungan metematika tentang sifat genetis karakter yang ditampilkan. Diketahui bahwa bangsa Babilonia telah menyusun silsilah kuda untuk memperbaiki keturunannya sekitar 6. Jika suatu bidang ilmu pengetahuan umumnya hanya mengalami perkembangan sebesar dua kali lipat dalam satu dasarwasa. terdapat beberapa peristiwa penting terkait dengan perkembangan ilmu genetika. maka waktu yang dibutuhkan oleh ranah genetika molekuler untuk mencapai hal itu (doubling time) hanyalah dua tahun. Bangsa Cina juga telah melakukan seleksi terhadao benih-benih padi untuk mencari sifat unggul tanaman itu sejak kurun waktu beberapa abad sebelum Masehi. Zaman Mendel (1822-1884) Zaman Mendel. ditandai dengan waktu ketika Mendel melakukan percobaan persilangan paada tanaman ercis (Pisum sativum). Sementara itu.kimia materi genetik adalah asam deoksiribosa nukleat (DNA). seperti sifat keturunan (karakter) yang diturunkan dari generasi-ke genarasi. Berdasarkan uaraian singlat sejarah perkembangan genetika tersebut. manusia zaman kuno sejak ribuan tahun yang lampau juga telah melakukan seleksi dan penyerbukan silang terhadap gandum dan jagung yang asalnya adalah rumputan liar. Watson dan F. Perkembangan penelitian genetika molekuler berlangsung dengan sedemikian pesatnya. H. yaitu ketika mulai dikenalnya teknologi manipulasi molekul DNA atau teknologi DNA rekombinan atau yang dengan istilah lebih populer disebut sebagai rekayasa genetika. Dengan keberhasilan itu. Zaman Pra-Mendel (Sebelum Abad XIX) Pada zaman pra-Mendel ini.C. Crick. sebagai telah dijelaskan secara singkat di depan. . Mendel kemudian degelari sebagai Bapak Genetika dan sekaligus telah berjasa memberi dasar pengetahuan bagi genetika modern. Dengan ditemukannya model struktur molekul DNA pada tahun 1953 oleh J. maka dimulailah era genetika yang baru. 2. didaratan Amerika dan Eropa.000 tahun yang lampau. dapat disimpullkan bahwa perkembangan genetika mengalami fluktuasi yang signifikan. maka sejarah perkembangan genetika secara garis besar dapat dipetakan menjadi tiga sebagai berikut: 1. Faktor genetis inilah yang kemudian disebut determinat factor.

a. Muller (1927) dan Auerbach (1962). Sutton. Dengan kata lain. Selain itu. Carts Correns (Jerman). Menurutnya. adalah ilmuwan yang mengumumkan adanya kesejajaran antara tingkah laku kromosom ketika sel sedang membelah dengan segregasi bahan genetis penemuan Mendel. Perbedaan itu terjadi karena adanya mutasi. mereka juga menemukan adanya interaksi antara gen dalam menumbuhkan suatu variasi. Weissmann. Berikut ini beberapa ilmuwan yang menyumbangkan gagasan dan temuan besar di bidang gentika pada kurun masa ini. yakni dalam pembentukan gamet/meiosis. Morgan. f. g. c. d. Kedua ilmuwan ini menemukan adanya sifat-sifat yang menyimpang dari perhitungan matematis Mendel. adalah ilmuwan yang mengatakan terdapat perbedaan hemoglobin normal dengan abnormal yang disebabkan oleh adanya perbedaan pada urutan-urutan asam-asam amino dalam molekul globinya. Bateson dan Punnet (1861-1926) pada tahun 1907 diketahui telah melakukan percobaan pada ayam untuk membuktikan apakah percobaan Mendel juga berlaku pada hewan. b. sedangkan enzim itu diproduksi oleh gen. i. Zaman Post-Mendel (setelah tahun 1900) Zaman Post-Mendel ini ditandai dengan ditemukannya kembali karya Mendel oleh tiga ilmuwan besar. Flemming dan Roux.3. h. adalah orang menemukan fakta bahwa banyak penyakit bawaan disebabkan keabnormalan kegiatan enzim. Setelah itu. Garrod (1909). bahan genetis ini bersifat tidak baku dan dapat mmengalami perubahan. . e. ilmuwan ini mengatakan bahwa kromosom terbelah menjadi dua pada waktu pembelahan sel. ada gen-gen berangkai. adalah ilmuwan yang mengatakan bahwa gen merupakan unit terkecil bahan genetis (istilah gen sendiri diperkenalkan oleh Johansen) dan terdapat banyak gen dalam satu kromosom. Perubahan gentis yang bukan karena pengaruh hibrid ini disebut mutasi. banyak ahli yang melakukan penelitian tentang genetika. Ingram (1959). Van Beneden dan Boveri yang menemukan bahwa kromosom dalam nucleus merupakan pembawa bahan gentis. yaitu Hugo de Vries (Belanda). dua ilmuwan ini mengamati proses pembelahan sel somatik yang kemudian diberi nama mitosis dan miosis. dan Erich Von Tshcemak (Austria). yang dalam penelitiannya melihat bahwa mutasi dapat terjadi dengan cara buatan (induksi).

adalah ilmuwan yang menyusun kode genetis yang menentukan urutan-urutan asam amino dalam sintesa protein. Ia juga yang pertama mengetahui gen bekerja dengan menumbuhkan suatu karakter lewat sintesa protein dalam tubuh. .j. Watson dan Crick (1953).