You are on page 1of 35

SISTEM INFORMASI AKADEMIK ONLINE UIN MAKASSAR

Diajukan untuk memenuhi tugas besar mata kuliah

“REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL)”

Oleh:

 Nur Ihsan (60200115054)

 Nur Adeliathi (60200115055)

 Uswatun Hasanah (60200115056)

 Khaerul Isnadi (60200115057)

 Nurul Muthmainnah (60200115058)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2017

KATA PENGANTAR

AssalamuAlaikumWr. Wb.

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt karena atas

limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah

yang berjudul “Sistem Informasi Akademik Online UIN Makassar” ini sebagai

salah satu syarat Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Rekayasa

Perangkat Lunak Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Islam negeri Alauddin Makassar.

Selama proses penulisan makalah, penulis merasakan banyak hambatan

dan kesulitan. Namun berkat tekad dan kerja keras penulis serta dorongan dan

bimbingan dari berbagai pihak, akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini

walaupun dalam bentuk yang sederhana.

Billahi Taufiq Wal-Hidayah

WassalamuAlaikumWr. Wb.

Makassar, Juni 2017

Penulis,

i

DAFTAR ISI

Kata Pengantar............................................................................................................ i

Daftar Isi ...................................................................................................................... ii

Bab I

A. Latar Belakang .................................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................................ 2
C. Tujuan Penulisan............................................................................................... 3
D. Manfaat ............................................................................................................ 3
E. Ruang Lingkup................................................................................................... 4

Bab II

A. Tinjauan Pustaka ............................................................................................... 5
1. Pengertian Sistem ........................................................................................ 5
2. Pengertian Informasi ................................................................................... 7
3. Pengertian Sistem Informasi ....................................................................... 8
4. Konsep Data dan Informasi ......................................................................... 8
5. Tahapan Dalam Pembentukan Sistem......................................................... 9

Bab III

A. Metode Penelitian ............................................................................................ 13
1. Tahapan Pengumpulan Data ....................................................................... 13

Bab IV

A. Hasil dan Pembahasan ...................................................................................... 15
1. Statement of Purpose (STP) ........................................................................ 15
2. Daftar Kejadian (Event List) ......................................................................... 15
3. Diagram Context (DC) .................................................................................. 16
4. Data Flow Diagram (DFD) ............................................................................ 18
5. Entity Relationship Diagram (ERD) .............................................................. 25
6. Tampilan Antar MUka Sistem Informasi UIN Alauddin Makassar ............... 25

Bab V

A. Kesimpulan ...................................................................................................... 31
B. Saran ................................................................................................................. 31

Daftar Pustaka............................................................................................................. 32

ii

SMP. Kemajuan teknologi informasi saat ini telah memberi manfaat yang besar dalam dunia pendidikan.Selain dapat mempermudah pekerjaan dalam pengelolaan nilai.Teknologi internet saat ini sudah sangat berkembang dengan pesat. BAB I PENDAHULUAN A.Berbagai alat dapat membantu pengguna dalam mengakses internet di mana saja dan kapan saja. Mudah digunakan artinya saat menginputkan nilai dosen tidak kesusahan dalam pengunaannya. LATAR BELAKANG Sistem informasi akademik adalah sebuah kebutuhan utama bagi sekolah baik SD.pembangunan website univesitas dan pembangunan sistem informasi akademik berbasis komputer adalah sebagian pemanfaatan teknologi informasi. Tampilan harus familiar dengan keseharian dosen.Teknologi . SMA.Semua kalangan sudah dapat mengakses internet dengan mudah. dan terutama pada perguruan tinggi.Fleksibel adalah mudah digunakan kapan saja dan dimana saja sehingga tidak terpacu pada tempat tertentu. sistem informasi akademik juga dapat membantu dalam keamanan penyimpanan.Dengan internet pengguna mendapatkan informasiinformasi yang dibutuhkan dengan cepat. SMK.Sistem informasi akademik yang baik seharusnya dapat fleksibel dan mudah digunakan. Dengan teknologi informasi memungkinkan data-data akademik dapat diolah dengan cepat dan mudah 1 .

cepat dan efisien. mata pelajaran.Tujuan dibuatnya sistem ini adalah untuk mengatasi masalah yang ada di sistem lama yang telah berjalan dengan membuat sistem informasi akademik pada Universitas Islam Negeri Alauddin . 2 . hasil studi mahasiswa. JavaScript dan HTML digunakan sebagai pembuatan interface.Makassar. Pembuatan KHS. bahasa pemrograman PHP. Serta dengan adanya penerapan sistem baru Universitas Islam Negeri Alauddin . yang bertujuan mempermudah user maupun administrator dalam memanipulasi data. RUMUSAN MASALAH Mengingat luasnya cakupan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik. Sedang perangkat lunak yang digunakan adalah DBMS (Data Base Management System) yang digunakan sebagai media penyimpanan data adalah MySql. Pengolahan data nilai. sampai dengan pembuatan Transkrip Nilai dengan implementasinya dalam prototype. Dalam pembuatan sistem informasi akademik yang akan dimasukan dalam sistem meliputi informasi tentang daftar mahasiswa.Makassar mampu meningkatkan pengetahuan dan skill para karyawan dan dosen dalam bidang system informasi akademik berbasis web. Penjadualan Kuliah. CSS. sehingga dalam penyajian laporan informasi akademik yang dibutuhkan dapat diperoleh secara tepat. B. maka dalam penelitian ini penulis mambatasi pembahasan hanya pada Proses Pengisian KRS. nilai mahasiswa.

3. TUJUAN PEMBAHASAN Tujuan dari adanya aplikasi ini adalah untuk memberikan layanan bagi dosen dan mahasiswa diantaranya: 1. Layanan monitoring perkembangan nilai akademik mahasiswa. Mempermudah penyajian dan pelaporan informasi akademik secara cepat dan akurat. MANFAAT Bila Rancangan Sistem Informasi Akademik ini diterapkan besar harapan saya kendala – kendala yang terjadi pada UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR akan dapat diatasi dan kemungkinan manfaat dari Sistem Informasi Akademik UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR ini akan dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. 3 . Meningkatkan konsistensi data karena terintegrasi dalam bentuk basis data yang terpusat . D. sehingga tidak terjadi pencatatan data secara berulang. 2. Meningkatkan produktifitas pelaksanaan manajemen akademik secara efektif dan efisien. Layanan pengisian Kartu Rencana Studi. 4. Layanan pengisian nilai mahasiswa.C. Layanan dalam penyimpanan data master universitas. 2. 3.

dan dilengkapi informasi mengenai dosen. E. HTML dalam menyampaikan informasi tambahan sebagai pendukung sarana disetiap mata kuliah. penilaian dan evaluasi akademik. RUANG LINGKUP Adapun pembahasan dan penulisan makalah ini dibuat hanya pada ruang lingkup.sebagai berikut: 1. Pada penulisan dan pembahasan perancangan ini hanya berorientasi pada pembuatan website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. ruang kuliah. Javascript. Mahasiswa dapat melihat pengumuman nilai. 4. Mempermudah proses kolaborasi data diantara dosen. penjadwalan kuliah. 2. mata kuliah. mahasiswa. 4 . ruangan kuliah yang didapatkan melalui sistem informasi akademik UIN ALAUDDIN MAKASSAR dapat dilakukan secara cepat dan mudah. sebagai dasar awal dalam penguasaan teknologi informasi.

Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada komponen atau elemennya. 5 . berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. menurut Gordon B. Pengertian Sistem Sistem didefinisikan menjadi 2 kelompok sistem. dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem umum memiliki beberapa komponen. yaitu yang menekankan pada prosedumya dan yang menekankan pada komponen atau elermenya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur menurut Jogiyanto. Davis : Sistem adalah sekelompok elemen-elemen / bagian yang saling berhubungan atau terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pendekatan sistem yang merupakan jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan operasi didalam sistem. TINJAUAN PUSTAKA 1. dimana masing-masing komponen tersebut saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan. 1999 : Sistem adalah suatu jaringan kerja prosedur- prosedur yang saling berhubungan. BAB I I A. Sedangkan menurut Raymond Mc Leod mendefinisikannya sebagai berikut: Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang saling terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Dari beberapa pendapat diatas.

2. 6 . Merupakan keadaan yang terjadi terhadap sistem akibat dari penerapan suatu sistem. Batasan.Berdasarkan definisi dari sistem. maka suatu sistem mempunyai elemen- elemen atau komponen yang mendukungnya. Output dapat merupakan input untuk subsistem yang lain. 3. Input. Output adalah hasil dari energi atau bahan baku yang dapat dipergunakan oleh pihak lain dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Mekanisme Kontrol. Umpan Balik. namun yang terpenting dari pengendalian adalah pengendalian yang seminimal mungkin guna efisiensi dengan tingkat kualitas system yang tinggi. yaitu: 1. Umpan balik ini dapat menimbulkan keadaan yang menguntungkan atau mengganggu kelangsungan hidup sistem. Output. Penilaian tentang keberhasilan system ditentukan oleh proses ini. 6. Proses. Kegiatan yang memfokuskan pada pengendalian terhadap pelaksanaan akan kerja di dalam proses guna pencapaian sistem. 5. Suatu sistem mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran. Input adalah energy atau bahan baku yang dimasukkan ke dalam sistem. 4.

maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Karakteristik dari sebuah informasi adalah penerima informasi mengalami perubahan dari kondisi (state) belum mengetahui menjadi kondisi (state) mengetahui. 7. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Informasi yang benar dan baru dapat mengkoreksi dan mengkonfirmasi informasi sebelumnya. Tujuan Sistem (Goal Sistem). Suatu sistem dapat mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luamya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya. Perubahan ini mengandung unsure tidak terduga. Informasi dapat juga dikatakan sebagai data yang telah diproses. Hal ini sangat berguna untuk proses pengambilan keputusan. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran. Pengertian Informasi Informasi adalah pengetahuan dari hasil pengolahan data yang berhubungan menjadi sebuah kesimpulan. Beberapa data dapat dinyatakan sebagai informasi bila dari sedikit data tersebut sudah dapat ditarik sebuah kesimpulan. 2. Manfaat informasi adalah untuk mengurangi ketidakpastian. 7 . yang mempunyai nilai tentang tindakan atau keputusan.

Data merupakan kata jamak dari datum yang berarti gambaran mengenai fakta. fleksibel. Kriteria dari system informasi antara lain. dalam bukunya yang berjudul “Information Systems : Theory and Practice “ : Data adalah fakta dasar. statistik dan lain-lain yang memiliki makna atau arti. hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Informasi adalah suatu hasil 8 . statistik.3. Konsep Data Dan Informasi Secara konseptual data dan informasi mempunyai arti yang berbeda. 4. Jr. Oleh karena itu Tidak heran jika pemakaian kata data dan informasi seringkali dipertukarkan. data baru berarti jika sudah diolah dan dikaitkan dengan konteks tertentu.Untuk lebih memperjelas perbedaan data dan informasi. efektif dan efisien. dan lain sebagainya. Jadi yang membedakan data dan informasi adalah makna yang dikandungnya. Pengertian Sistem Informasi Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan sustu informasi dalam satu bidang tertentu. maka dibawah ini dijelaskan definisi yang diberikan oleh Burch Jhon G. Dalam sistem informasi diperlukan klasifikasi alur informasi. yang belum memiliki makna atau arti. Sedangkan informasi didefinisikan sebagai kumpulan dari fakta.

Secara skematis proses pengolahan data menjadi informasi dapat dijelaskan pada gambar 2. pengolahan data dalam bentuk agregat untuk menghasilkan pengetahuan atau kemampuan. TAHAPAN DALAM PEMBENTUKAN SISTEM Setiap subsistem dari organisme hidup-lahir.1. Pada tahap ini kegiatan yang 9 . Transformasi data menjadi informasi 5.1 di bawah ini KEBUTUHAN PEMAKAI DATA INFORMASI DATA PROSES DATA METODE Gambar 2. bertumbuh menjadi matang. Proses evolusioner ini disebut siklus kehidupan sistem atau sistem development life cycle (SDLC).yaitu: 1. berfungsi dan akhimya mati. Menurut Raymond McLeod proses pengembangan sistem mencakup 5 (lima) tahapan. Tahap Perencanaan. Dalam tahap perencanaan merupakan tahapan awal yang dilakukan dalam proses perancangan suatu sistem.

mendefinisikan kebutuhan informasi. Dengan memahami sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru. Alat bantu tersebut biasanya adalah Data Flow Diagram kegiatan yang dikerjakan pada tahap ini antara lain adalah: Menyiapkan rancangan sistem yang terinci. menyiapkan usulan rancangan. mengorganisasikan tim proyek. membuat studi kelayakan. mendefinisikan kriteria kinerja sistem. Pada saat perencanaan telah selesai. 3. mengidentifikasi kendala-kendala sistem. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah: Mengumumkan penelitian sistem. Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Ini biasanya digunakan suatu alat bantu untuk menggambarkan rancangan sistem yang akan dibuat. mempersiapkan usulan penelitian sistem. Tahap Rancangan. mendefinisikan masalah. 10 . menetapkan mekanisme pengendalian. kemudian beralih pada tahap memvahas rancangan sistem baru. tahap selanjutnya beralih pada analisis dari sistem yang telah ada. 2. menyetujui atau menolak penelitian proyek. Tahap Analisis. menyetujui atau menolak rancangan proyek. menentukan tujuan sistem. dilakukan antara lain adalah: Menyadari masalah. mengidentifikasikan berbagai altematif konfigurasi sistem. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merencanakan sistem yang baru atau diperbarui.

Tahap Implementasi. 4. memilih konfigurasi yang terbaik. menyetujui atau menolak penerapan sistem. mendapatka sumber daya perangkat keras. 5. yaitu: Merencanakan penerapan. Pada kegiatan sistem selain dilakukan kegiatan yang berhubungan dengan perawatan sistem yang bersangkutan. juga dilakukan modifikasi agar sistem tetap dapat mendukung 11 . mengevaluasi berbagai altematif konfigurasi sistem. Dalam tahap implementasi kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja. menyiapkan usulan penerapan. mendidik peserta dan pemakai. Sedangkan pada kegiatan mengaudit sistem. menyiapkan database. dilakukan studi untuk mengetahui sampai sejauh mana sistem yang bersangkutan dapat memenuhi kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Kegiatan ini biasanya dilakukan berulang- ulang dengan periode tertentu. mendapatkan sumber daya perangkat lunak. Tahap Penggunaan. Dalam tahapan ini mencakup 3 (tiga) kegiatan sekaligus. diharapkan pemakai menggunakan sistem sesuai dengan tujuan yang telah digariskan sebelumnya. yaitu menggunakan sistem melakukan audit terhadap sistem yang bersangkutan dan melakukan perawatan terhadap sistem. Dalam menggunakan sistem. mengumumkan penerapan. Dalam kegiatan ini ada 8 (delapan) tahapan kegiatan. masuk ke sistem yang baru. menyiapkan fasilitas fisik.

o Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada. o Meningkatkan kinerja karena adanya saran-saran baru yang lebih baik. Hal tersebut dilakukan antara lain untuk: o Menjaga agar sistem selalu ‘Up-to-date’ dan sesuai dengan pekerjaan.penyelesaian pekerjaan yang diperlukan. 12 .

Data-data tersebut antara lain meliputi data dan fakta mengenai organisasi. BAB III A. jurnal. Studi Lapangan Kegiatan studi lapangan dalam penelitian ini dilakukanmelalui pengumpulan data yang berkaitan denganpermasalahan sistem informasi yang ada di lapangan. Studi Pustaka Studi pustaka merupakan kegiatan yang berkaitan denganpengkajian terhadap sumber-sumber referensi untuk memperolehlandasan teori. penulis menggunakan cara pengumpulan data melalui : 1. b. METODE PENELITIAN Dalam penyusunan penulisan ini. Tahapan pengumpulan data Pada tahap ini terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok pustaka dan studi lapangan. konseptual dan praktis tentang permasalahanpeneltian. penerapan dan pemanfaatan Sistem Informasi pada sistem berjalan dan standardisasi sistem kerja yang telah diberlakukan. model proses bisnis atau system kerja yang berjalan.Studi pustaka ini dilakukan dengan mendapatkan datadari literatur berupa berupa buku. Kegiatan ini merupakan tahapan penelitian yang bertujuan untukmenggali data-data yang dibutuhkan sehubungan dengan permasalahan yang menjadi pembahasan. lingkungan pengolahan data. a. Studi lapangan ini meliputi : 13 .

penulis melaksanakan observasi secara langsung dengan mengamati bentuk-bentuk penerapan dan pemanfaatan Sistem Informasi yang telah dilaksanakan pada sistem berjalan. Pada penelitian ini. 2) Wawancara dengan personil yang terkait dalam proses mekanisme Sistem Informasi saat ini.1) Observasi atau pengamatan terhadap proses mekanisme Sistem Informasi yang sedang berjalan di UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. Kegiatannya berupa tanya jawab maupun diskusi baik dengan pihak intem maupun ekstem terkait dengan materi penulisan agar diperoleh informasi yang akurat sehingga diharapkan dapat menjadi bahan masukkan maupun pertimbangan dalam proses penelitian. 14 .

Administrator 1. BAB IV A. persetujuan KRS mahasiswa. admin dapat menambah user. data matakuliah. mahasiswa dapat memprogram Kartu Rencana Studi (KRS) yang akan diambil. melihat jadwal mengajar. Dalam SIAKAD Administrator. dosen dapat melihat profil pribadi. dapat melihat Kartu Hasil Studi (KHS). dan melihat transkrip nilai. 2. melakukan pengisian nilai mahasiswa. admin juga dapat mengedit dan menghapus data-data tersebut Dalam SIAKAD Dosen. baik dalam menambah data mahasiswa maupun menambah data dosen. menambah jadwal perkluliahan. melakukan pengisian nilai. 2. Administrator login ke dalam SIAKAD. Statement of Purpose (STP) Secara garis besar Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Alauddin ini ini dibagi menjadi 5 bagian yaitu bagian yang diperuntukkan untuk Administrator. Administrator dapat melihat. melihat daftar mahasiswa yang dibawahinya. Dosen dan Mahasiswa. Daftar Kejadian (Event List) Daftar Kejadian dalam Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Malang ini adalah sebagai berikut : a. 15 . mengubah dan menghapus user. Dalam SIAKAD Mahasiswa. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. menambah.

Dosen dapat melihat daftar mahasiswa yang menjadi anak walinya. Mahawasiswa dapat mengubah password 3. 6. 4. Administrator dapat mengubah password. 3. Mahasiswa dapat melihat dan memprogram KRS. Dosen dapat mengubah password. dan transkrip nilai. mengubah dan menghapus jadwal perkuliahan dan melakukan pengisian nilai mahasiswa. Administrator dapat melihat. b. menambah. Dosen dapat melakukan persetujuan KRS mahasiswa. Dosen login ke dalam SIAKAD. Mahasiswa login ke dalam SIAKAD. Dosen dapat melihat jadwal mengajar. 4. 3. Dosen dapat melakukan pengisian nilai kepada mahasiswa. melihat KHS. 2. Mahasiswa 1. 5. 2. Dosen 1. Diagram Context (DC) Konteks diagram mencakup satu simbol proses yang mewakili seluruh Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam 16 . 3. c.

Konteks diagram ini ditunjukkan pada gambar berikut : Gambar 4. Administrator Administrator login ke sistem dengan memasukkan username. Diagram Context Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Penjelasan Diagram Context Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar adalah sebagai berikut: a. Negeri Alauddin Makassar dengan tiga entitas yang mempengaruhinya. Administrator memasukkan data Mahasiswa lalu sistem menampilkan data Mahasiswa.1. Administrator memasukkan data Dosen lalu sistem menampilkan data 17 . yaitu : Administrator. Dosen. dan Mahasiswa. password lalu sistem menampilkan halaman administrator.

Administrator memasukkan data Jadwal lalu sistem menampilkan data Jadwal. Data Flow Diagram (DFD) a. Sistem menampilkan jadwal mengajar dosen. Sistem menampilkan Kartu Hasil Studi Mahasiswa. Administrator memasukkan nilai Mahasiswa lalu sistem menampilkan nilai Mahasiswa. 4. Mahasiswa memasukkan KRS lalu sistem mencetak KRS. proses dosen. Mahasiswa Mahasiswa login ke sistem dengan memasukkan username dan password lalu sistem menampilkan halaman Mahasiswa. 18 . Sistem menampilkan perwalian KRS lalu dosen melakukan persetujuan KRS mahasiswa. Dosen Dosen login ke sistem dengan memasukkan username dan password lalu sistem menampilkan halaman Dosen. c. dan proses Kartu Rencana Studi (KRS) mahasiswa. DFD Level 1 Diagram alur data level 1 pada gambar berikut memuat proses-proses inti yang ada dalam sistem yaitu : proses admin. Dosen. Dosen memasukkan nilai mahasiswa lalu sistem menampilkan nilai mahasiswa. b. Administrator memasukkan data Matakuliah lalu sistem menampilkan data Matakuliah.

DFD Level 1 Penjelasan DFD Level 1 Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Alauddin adalah sebagai berikut: 19 .2. Gambar 4.

Admin memasukkan data mahasiswa ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel mahasiswa. Sistem kemudian menampilkan data nilai mahasiswa. Sistem kemudian menampilkan nilai mahasiswa. Sistem menampilkan jadwal mengajar. Sistem kemudian menampilkan data dosen. Sistem kemudian menampilkan data mahasiswa. maka sistem akan menampilkan halaman Admin. 2. Proses 4 adalah proses Dosen Dosen login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login. Admin memasukkan data jadwal ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel jadwal. Admin memasukkan nilai mahasiswa ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel nilai. maka sistem akan menampilkan halaman dosen.1. Sistem kemudian menampilkan data matakuliah. Jika login benar. Proses 5 adalah proses Mahasiswa 20 . Admin memasukkan data matakuliah ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel mk. Dosen memasukkan nilai mahasiswa pada sistem dan sistem menyimpannya pada tabel nilai. Jika login benar. 3. Admin memasukkan data dosen ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel dosen. Sistem kemudian menampilkan data jadwal. Proses 1 adalah Proses Admin Admin login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login.

DFD level 2 meliputi : 1) DFD level 2 pada proses Admin 21 . b. Dalam DFD level 2 dijabarkan bebrapa proses yang menjelaskan proses sebelumnya. Mahasiswa melakukan perwalian kepada wali dosen. DFD Level 2 DFD level 2 merupakan penjabaran dari DFD level 1.Mahasiswa login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login. maka sistem akan menampilkan halaman mahasiswa. Jika login benar. Sistem kemudian menampilkan matakuliah yang diambil dan mencetaknya. Mahasiswa melakukan pengisian KRS ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel bantu_krs. Wali dosen menyetujui KRS Mahasiswa pada sistem dan sistem memasukkannya pada tabel bantu KRS. System menampilkan kartu hasil studi (KHS) mahasiswa.

maka sistem akan menampilkan halaman Admin. DFD Level 2 pada proses admin Penjelasan DFD level 2 pada proses admin adalah sebagai berikut: Proses 1. Proses 1. Jika login benar.3 : Proses Dosen Admin memasukkan data dosen ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel dosen. Proses 1.2 : Proses Mahasiswa Admin memasukkan data mahasiswa ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel mahasiswa.5 : Proses Jadwal Admin memasukkan data jadwal ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel jadwal.6 : Proses Nilai 22 .3. Proses 1. Sistem kemudian menampilkan data jadwal.1 : Proses login admin Admin login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login. Sistem kemudian menampilkan data matakuliah. Gambar 4.4 : Proses Matakuliah Admin memasukkan data matakuliah ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel mk. Proses 1. Proses 1. Sistem kemudian menampilkan data mahasiswa. Sistem kemudian menampilkan data dosen.

Sistem kemudian menampilkan nilai mahasiswa. 2) DFD level 2 pada proses Dosen Gambar 4. Sistem menampilkan jadwal mengajar.Admin memasukkan nilai mahasiswa ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel nilai. 3) DFD level 2 pada Proses KRS Mahasiswa 23 . Proses 2. DFD Level 2 pada proses dosen Penjelasan DFD level 2 pada proses dosen : Proses 2.1 : Proses Login Dosen Dosen login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login. Sistem kemudian menampilkan data nilai mahasiswa.2 : Proses Input Nilai Dosen memasukkan nilai mahasiswa pada sistem dan sistem menyimpannya pada tabel nilai. Jika login benar. maka sistem akan menampilkan halaman dosen.4.

2). Gambar 4. Sistem kemudian menampilkan matakuliah yang diambil mahasiswa dan dapat dicetak.5. Mahasiswa melakukan perwalian ke sistem untuk disetujui 24 .1 adalah proses Login Mahasiswa Mahasiswa login dengan memasukkan username dan password lalu sistem akan mengecek di tabel login. DFD Level 2 pada proses mahasiswa Penjelasan DFD level 2 pada proses Mahasiswa adalah sebagai berikut: 1).2 adalah proses KRS Mahasiswa melakukan pengisian KRS ke dalam sistem dan sistem menyimpannya pada tabel bantu_krs. Proses 5. Jika login benar. Proses 5. maka sistem akan menampilkan halaman mahasiswa.

dan Mahasiswa dengan masing-masing username dan password 25 . Dosen. Entity Relationship Diagram (ERD) ERD dalam Sistem Infomasi Akademik Online (SIAKAD) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar adalah sebagai berikut : Gambar 4.6. ERD Sistem Informasi akademik UIN Alauddin Makassar 6. Tampilan Antar Muka Sistem Informasi UIN Alauddin Makassar 6.1. yaitu Admin. 5. oleh dosen wali. Sistem menampilkan KHS mahasiswa. Dosen wali menyetujui matakuliah yang diambil mahasiswa melalui sistem dan sistem memasukkanya ke tabel KRS.Tampilan Login SIAKAD UINAM Tampilan login yang menggunakan tampilan codeigniter dimana terdapat 3 stakeholder yang bias login.

Tampilan Data Mahasiswa 26 . Tampilan Utama Admin Gambar 4.8. Tampilan Utama Admin 6.3.7.9. Gambar 4. Tampilan Login SIAKAD UIN Alauddin 6. Tampilan Data Mahasiswa Gambar 4.2.

4 Tampilan Data Dosen Gambar 4.6 Tampilan Jadwal Gambar 4.10 Tampilan Data Dosen 6.5 Tampilan Data Mata Kuliah Gambar 4.11 Tampilan Data Mata Kuliah 6.6.12 Tampilan Jadwal 27 .

7 Tampilan Nilai Mahasiswa Gambar 4.15 Tampilan Utama Halaman Dosen 28 .6.9 Tampilan Utama Halaman Dosen Gambar 4.14 Tampilan Pengaturan Akun 6.8 Tampilan Pengaturan Akun Gambar 4.13 Tampilan Nilai Mahasiswa 6.

6.18 Tampilan Pengaturan Nilai 29 .17 Tampilan Inputan Nilai 6.12 Tampilan Pengaturan Nilai Gambar 4.11 Tampilan Inputan Nilai Gambar 4.10 Tampilan Persetujuan KRS Gambar 4.16 Tampilan Persetujuan KRS 6.

21 Tampilan Kartu Hasil Studi 30 .6.20 Tampilan Kartu Rencana Mahasiswa 6.15 Tampilan Kartu Hasil Studi Gambar 4.19 Tampilan Utama Halaman Mahasiswa 6.13 Tampilan Utama Halaman Mahasiswa Gambar 4.14 Tampilan Kartu Rencana Mahasiswa Gambar 4.

Penulis mengharapkan dan menyarankan setelah diimplementasikan. data jadwal. perancangan sampai pada tahap implementasi sistem. mulai dari tahap analisis. Sistem informasi akademik online UIN Alaudiin Makassar yang dikembangkan dapat membantu dalam meningkatkan performansi pelayanan universitas / jurusan dalam penyediaan informasi secara digital dan dapat diakses oleh mahasiswa dan para pengguna lain 2. Sistem Akademik Online UIN Alauddin Makassar akan menagalami perubahan – perubahan yang positif. dan krs dapat digunakan untuk membantu proses penyimpanan data. Kesimpulan Dari pelaksanaan / pembangunan sistem informasi akademi online uin alauddin makassar. Database akademik yang mencakup data mahasiswa. Oleh sebab itu penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya sistem ini dapat dikembangkan dengan lebih baik lagi. 1. data dosen. 31 . 2. B. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut 1. 3. BAB V PENUTUP A. karena dalam sistem ini terdapat pengelompokan data yang mudah diakses dan merupakan data yang telah diklasifikasikan berdasarkan data yang dibutuhkan. Sistem Informasi Akademik Online ini dapat diimplementasikan dengan menggunkan jasa Telekomunikasi seperti SMS melauli Ponsel (SMS Gateway). data matakuliah. Untuk lebih lanjut. Dokumentasi dan pengarsipan dapat terkontrol dengan adanya sistem informasi akademik online UIN Alauddin Makassar. Saran Dalam Sistem Informasi Akademik Online ini masih terdapat banyak kekurangan.

Jakarta 2001.id/2013/01/pengertian-sistem-informasi- dan-sistem. Davis. 2006. Andi Offset. Leod.blogspot. diakses pada tanggal 12 Juni 2016 Raymond Mc. E. http://cynthia-octavianti92. 32 . Winarko. Perancangan Database Dengan Power Designer 6. Jakarta: Prestasi Pustaka. Triwahyuni. DAFTAR PUSTAKA Abdul Kadir & Terra Ch.32. Prehalindo. PT. (2003).html. sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta. Kerangka dasar Sistem informasi manajemen (Bagian Pengantar). Jr.co. Gordon B. Pengenalan Teknologi Informasi.