You are on page 1of 4

Pre-Planning in Transmission Network

Berdasarkan kapasitas, coverage dan target kualitas yang diberikan,

Radio planner melakukan pendekatan dengan jumlah BTS. Dengan pengetahuan yang ada tentang
infrastruktur dan kapasitas network existingnya BTS, BSC dan MSC. Radio planner harus tau kapasitas yang
dibutuhkan pada saat ini dan masa depan.

Dari pengetahuan itu maka radio planner harus mengetahui kapasitas yg dibutuhkan pada setiap linknya

One PCM connection

 32 time slot
 TS 0 link management
 TS 1-31 traffic dan signaling
 Bit rate setiap TS 64 kbps
 TCH bisa 16, 32 atau 64 tergantung
Tipe signalingnya
 Ini PCM Abis intfce membawa PCM
Dari TRX

3.2 PCM Requirements on the Abis and Ater Interface Parameter Bloking biasanya:  Air interface =1-2%  Ater interface = 0.3.5%  Abis interface harus tidak ada blocking antara TCSM dan MSC dimensioning:  Air interface untuk Radio Planning Engineers  Abis dan Ater interface untuk Transmission Planning Engineer Kapasitas Transmisi ditentukan oleh factor:  Trafik yang dihasilkan pada Air interface  Kemampuan pada equipment  Topologi jaringan  Lokasi dari BSC dan TCSM 3. penempatas Equipment dengan sedeikian rupa memiliki kelebihand dan kelemahan tersendiri contohnya :  TCSM yang ditempatkan dekat dengan MSC akan menghemat cost pada Transmisi dan lainnya. .3 Equipment Location Lokasi BS dan TCSM harus diputuskan pada saat planning.1-0.3.

Membutuhkan link tambahan 2. kapasitasnya tidak seleuruhnya dimanfaatkan 2.4 Network Topology  Point to Point Koneksi titik ke titik antara BS dab BSC Kelebihan: topologi yang umum digunakan karena mudah diterapkan. link terakhir terhubung kembali ke BSC Kelebihan: Mengatur proteksi tanpa hardware redudansi tambahan. Proteksi perangkat membutuhkan biaya tambahan  Star Menggunakan Cross Conecting Equipment Kelebihan: mudah diterapkan Kekurangan : 1.3. Membutuhkan node tambahan . Kekurangan : 1.3. terdapat node tambahan untuk mengontrol proteksi Kekurangan : 1. proteksinya mahal  Chain Digunakan untuk menghubungkan antar regional Kelebihan: kapasitasnya seleuruhnya dimanfaatkan Kekurangan : link terakhir pada chain memiliki kerentanan  Loop Tambahan atau modifikasi dari topologi chain. apabila ada node yang rusak trafik yang ada ke bsc akan hilang 2.

mereka saling oposisi dalam karakteristik yaitu:  RP lebih suka site yang tidak tinggi. maka mereka harus kompromi dan menyusun strategi dalam memilih site. Karena keduanya menyadari bahwa site harus mempunyai konektivitas yang baik. Contoh RP = memilih site diantara gedung dengan site yg rendah diantara bangunan yang tinggi. TP = meranang repeater agar konektivitas berjalan dengan baik .Site Selection Radio metwork engineer dan transmission network engineer memiliki pendapat yang berbeda. untuk mencegah interferensi dari site lain  TP lebih suka site yang tinggi karena memungkinkan konesi ke jumlah site yang banyak dapat dijangkau.