You are on page 1of 7

PEMERINTAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
Jl. Cendana No. 1 Telepon (0388) 31164
KEFAMENANU
Kode Pos 85613

KERANGKA ACUAN KERJA ( KAK )
KEGIATAN : PEMBANGUNAN JEMBATAN
PEKERJAAN : PENGAWASAN PEMBANGUNAN BANGUNAN ATAS
JEMBATAN MAUMOLO

I. PENDAHULUAN
A. Umum
1. Setiap pelaksanaan Bangunan Bagian atas Jembatan Maumolo yang dilaksanakan oleh
pelaksana harus mendapat pengawasan secara teknis di lapangan, agar rencana teknis
yang telah disiapkan dan dipergunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat
berlangsung secara efektif.
2. Pelaksanaan pengawasan di lapangan harus dilakukan oleh pemberi jasa pengawasan
yang kompoten dan dilakukan secara penuh dengan menempatkan tenaga –tenaga ahli
pengawasan di lapangan sesuai dengan kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan.
3. Konsultan pengawas bertugas mengawasi pekerjaan konstruksi dari segi pengendalian
biaya, mutu dan waktu pelaksanaan pekerjaan.
4.Kinerja pengawasan lapangan sangat ditentukan oleh kualitas dan intensitas
pengawasan, secara menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka
acuan Kerja (KAK) yng telah disepakati.
5.Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan Pengawasan perlu disiapkan secara
matang sehingga Konsultan Pengawas mampu untuk melaksanakan tugasnya secara
profesional dan bertanggung jawab.

B. Maksud dan Tujuan

1. Supaya pelaksanaan Konstruksi dapat berlangsung sesuai dengan dokumen rencana
teknis dan dapat dihasilkan konstruksi fisik untuk Pembangunan Bangunan Bentangan
Atas Jembatan Maumolo yang andal dan menjamin keselamatan dan kenyamanan
jalan bagi penggunanya
2. Agar selama masa pelaksanaan konstruksi fisik dapat dikendalikan dan dimonitor guna
memenuhi waktu, biaya dan mutu yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan
teknis dan dokumen kontrak.
C. Latar Belakang
1. Dalam rangka penanganan Jembatan pada ruas jalan kabupaten dilaksanakan
dengan program pembagunan dengan rencana umur rencana kemampuan
pelayanan 5 s/d 10 Tahun
2. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah Pengawasan Jembatan Kabupaten .
3. Pemegang Mata Anggaran adalah Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara
dalam hal ini Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Timor
Tengah Utara.
D. Lingkup Kegiatan

Lingkup pekerjaan adalah Pengawasan Jembatan Kabupaten Tahun Anggaran 2017.

meliputi komponen sebagai berikut: a. 6. 3. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4444). Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk memecahkan persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi. Apabila pekerjaan fisik belum selesai sesuai kontrak . Laporan Harian. B.000. KEGIATAN PENGAWASAN A. 5. membuat laporan Mingguan dan laporan Bulanan pekerjaan pengawasan. peralatan dan metode pelaksanaan. Mengawasi pemakaian bahan. Honorarium Tenaga Ahli dan teanaga penunjang. Sumber Dana Sumber dana dari keseluruhan pekerjaan Pengawasan Jembatan Kabupaten berasal dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten TTU TA. kuantitas. Meneliti dan menyetujui gambar-gambar yang telah sesuai dengan pelaksanaan (As-Built Drawings) sebelum Serah Terima Sementara (PHO).II. serta mengawasi ketepatan waktu. Pajak. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas.. Pembayaran biaya Konsultan Pengawas adalah dibayarkan secara bulanan / MC .000. dengan masukan hasil rapat-rapat lapangan.- (Sembilan Puluh Dua Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah ) . dan biaya pekerjaan konstruksi. dan laju pencapaian volume / realisasi fisik.maka pekerjaan pengawasan menjadi tanggung jawab Konsultan Pengawas Sampai pekerjaan fisik selesai 100 % B. 8. 92. 7 Meneliti gambar-gambar pelaksanaan (Shop drawings) yang diajukan oleh pelaksana. Materi dan penggandaan laporan c. 10.470. dan Laporan Akhir Pengawasan.470. 9. Menyusun daftar cacat/ kekurangan sebelum serah terima sementara.(Sembilan Puluh Dua Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah ) 2. 4. III. 2017 Besar Pagu Anggran yang di sediakan adalah sebesar Rp. Besaran biaya pengawasan : Rp. 92. Menyelenggarakan rapat-rapat lapangan secara berkala. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan pekerjaan di lapangan 2. Menyusun laporan Akhir Pengawasan. mengawasi perbaikannya pada masa pemeliharaan. Ruang Lingkup Kegiatan 1. BIAYA A. Referensi Hukum Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 132. mingguan dan bulanan pekerjaan konstruksi yang dibuat oleh kontraktor. Menyusun Berita Acara Kemajuan fisik Pekerjaan untuk setiap pengambilan tearmen sampai dengan serah Terima pertama dan Kedua pekerjaan konstruksi. 3. Biaya Pengawasan 1. Biaya Pekerjaan Pengawasan dan tata cara pembayaran diatur secara kontraktual. b.

diterima atau ditolak. 2. Buku Harian. perintah/petunjuk yang penting dari Pemberi Tugas. berikut kejadian/masalah dan penyelesaiannya Laporan Akhir harus diserahkan selambat. Berita Acara Kemajuan Pekerjaan untuk angsuran pembayaran 5. ST/ NIP: 19640706 200012 1 006 Satuan kerja : Dinas PekerJaan Umum dan Penatanaan Ruang Kabupaten Timor Tengah Utara IV. C. B. . dan Konsultan Pengawas. Nama Dan Proyek/Satuan Kerja Pejabat Pembuat Komitmen Nama Kegiatan :Pembangunan Jalan Kabupaten Nama Pekerjaan : Pengawasan Pembangunan bangunan atas Jembatan Maumolo Tahun Anggaran: 2017. Laporan Bulanan Laporan Bulanan memuat tentang kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang diawasi termasuk segala kejadian/permasalahan dan penyelesaian masalah. dan pelaksanaannya dapat diselesaikan tepat waktu. Kontraktor Pelaksana.Laporan Mingguan Laporan Harian. 7.  Alat-alat kerja  Pekerjaan-pekerjaan yang diselenggarakan  Waktu pelaksanaan pekerjaan  Kondisi cuaca pada saat pelaksanaan pekerjaan 3. V. Back Up Data dan Us Build Drawing. Laporan Akhir Pekerjaan Pelaksanaan Laporan Akhir memuat riwayat kegiatan pelaksanaan dilapangan dari awal hingga akhir pelaksanaan. Laporan rapat di lapangan (site meeting) 8.Laporan Bulanan harus diserahkan selambat-lambatnya: setiap tanggal 5 pada setiap bulannya sebanyak 1 (satu) rangkap /bulan dengan perincian sbb: 1. Nama Pejabat Pembuat Komitmen: QUIDO CEUNFIN. tepat mutu dan tepat biaya. Laporan mingguan sebagai resume laporan harian 4. Surat Perintah Perubahan pekerjaan dan Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan Tambah Kurang. KELUARAN Tercapainya mutu pekerjaan dapat lebih baik. LAPORAN Jenis laporan yang harus diserahkan kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) adalah A. Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (as-built drawings) dan manual Peralatan-peralatan yang dibuat oleh kontraktor pelaksana. yang memuat semua kejadian. 6.lambatnya pada saat kontrak pelaksanaan berakhir sebanyak 1 (satu) rangkap terdiri dari Laporan Bulanan. sehingga umur kemampuan pelayanan yang direncanakan 5 s/d 10 Tahun dapat terpenuhi. Laporan harian berisi keterangan tentang :  Tenaga kerja  Bahan-bahan yang datang. Gambar rincian pelaksanaan (shop drawings) dan Time Scheduleyang dibuat oleh Kontraktor Pelaksana.

alokasi tenaga dan konsepsi pekerjaan pengawasan. 4. Penanggung jawab profesional pengawasan adalah tidak hanya konsultan sebagai suatu perusahaan tetapi juga bagi para tenaga ahli profesional pengawasan yang terlibat. Persyaratan Teknis Lainnya Selain kriteria umum diatas. Secara umum tanggung jawab konsultan pengawas adalah minimal sebagai berikut :  Kesesuaian pelaksanaan konstruksi dengan dokumen pelelangan / pelaksanaan yang dijadikan pedoman. dan peraturan yang berlaku. . PROSES PEKERJAAN A. Proses Pekerjaan Pengawasan Konsultan Pengawas harus membuat uraian kegiatan secara terinci yang sesuai dengan setiap bagian pekerjaan pengawasan pelaksanaan yang dihadapi di lapangan yang secara garis besar adalah sebagai berikut : 1.VI. Persyaratan Fungsional Pekerjaan pengawasan konstruksi fisik harus dilaksanakan dengan profesionalisme yang tinggi sebagai Konsultan Pengawas yang secara fungsional dapat mendorong peningkatan kinerja kegiatan. Konsultan Pengawas bertanggung jawab secara profesional atas jasa pengawasan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kode tata ‘laku’ profesi yang berlaku. Persyaratan Umum Pekerjaan Setiap bagian dari pekerjaan pengawasan harus dilaksanakan secara benar dan tuntas sampai dengan memberi hasil yang telah ditetapkan dan diterima dengan baik oleh Pemberi Tugas. B. pedoman. VII. 2. antara lain :  Ketentuan yang diberlakukan untuk pekerjaan yang bersangkutan. 5. KRITERIA Kriteria Pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Konsultan Pengawas pada Kerangka Acuan Kerja ini harus memperhatikan persyaratan-persyaratan sebagai berikut : 1. 2. serta peraturan. Persyaratan Obyektif Pelaksanaan pekerjaan pengawasan teknis konstruksi yang obyektif untuk kelancaran pelaksanaan.  Kinerja pengawasan telah memenuhi standar hasil pengawasan yang berlaku. Tanggung Jawab Konsultan Pengawas 1. Pekerjaan persiapan  Menyusun Program kerja. standar dan pedoman teknis yang berlaku. yaitu Surat Perjanjian Pekerjaan Pelaksanaannya beserta kelengkapannya. dan kuantitas dari setiap bagian pekerjaan sesuai standar hasil kerja pengawasan yang berlaku. kualitas. Persyaratan Prosedural Penyelesaian administrasi sehubungan dengan pekerjaan dilapangan harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. baik yang menyangkut macam. dan ketentuanketentuan sebagai dasar perjanjiannya.  Hasil evaluasi pengawasan dan dampak yang ditimbulkan 3. 3. untuk pekerjaan pengawasan berlaku pula ketentuan-ketentuan seperti standar.

peralatan dan perlengkapan selama pekerjaan pelaksanaan dilapangan atau ditempat kerja lainnya. Berita Acara kemajuan pekerjaan. agar batas waktu pelaksanaan minimal sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. kualitas dan kuantitas dari bahan atau komponen bangunan. untuk mendapatkan persetujuan dari Pemberi Tugas. kemudian membuat risalah dan mengirimkan kepada semua pihak yang bersangkutan. S-Curve. Mempersiapkan formulir. Mengawasi kemajuan pelaksanaan dan mengambil tindakan yang tepat dan cepat. pengawasan lapangan. serta sudah diterima paling lambat 1 minggu kemudian. Mengadakan rapat lapangan secara berkala sedikitnya dua kali dalam sebulan.  Memberikan masukan pendapat teknis tentang penambahan atau pengurangan pekerjaan yang dapat mempengaruhi biaya dan waktu pekerjaan serta berpengaruh pada ketentuan kontrak. dapat langsung disampaikan kepada Pemborong. koordinasi dan inspeksi kegiatan-kegiatan pembangunan agar pelaksanaan teknis yang dilakukan dapat secara terus menerus sampai dengan pekerjaan diserahkan untuk kedua kalinya. dan dibandingkan dengan jadwal yang telah disetujui. dengan pemberitahuan tertulis kapada Pemberi Tugas. Pekerjaan Teknis Pengawasan Lapangan Melaksanakan pekerjaan pengawasan secara umum. dengan Pemberi Tugas. Memberi bantuan dan petunjuk kepada Pemborong dalam mengusahakan perijinan sehubungan dengan pelaksanaan pembangunan. perintah sejauh tidak mengenai pengurangan dan penambahan biaya dan waktu pekerjaan serta tidak menyimpang dari kontrak. . 2.  Memeriksa Time Schedule / Bar Chart. 3. 4. Melaporkan kemajuan pekerjaan yang nyata dilaksanakan. laporan harian. Mengawasi kebenaran ukuran. mengenai volume. Konsultasi Melakukan konsultasi kepada Pemberi Tugas untuk membahas segala masalah dan persoalan yang timbul selama masa pembangunan. Mengadakan rapat diluar jadwal rutin tersebut apabila dianggap mendesak. dan Net Work Planning yang diajukan oleh Kontraktor Pelaksana untuk selanjutnya diteruskan kepada Pengelola kegiatan untuk mendapatkan persetujuan. Memeriksa dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan dilapangan serta penambahan atau pengurangan pekerjaan guna keperluan pembayaran. mingguan dan bulanan. Memberi petunjuk. prosentase dan nilai bobot bagian- bagian pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh pemborong. penyerahan pertama dan kedua serta formulir-formulir lainnya yang diperlukan untuk kebutuhan dokumen pembangunan. jumlah tenaga kerja dan alat yang digunakan. Laporan Memberi laporan dan pendapat teknis administrasi dan teknis teknologis kepada Pemberi Tugas. Melaporkan bahan-bahan bangunan yang dipakai. Perencana dan Pemborong dengan tujuan untuk membicarkan masaalah dan persoalan yang timbul dalam pelaksanaan.

Pernah memimpin suatu tim dengan lingkup pekerjaan sejenis.mempunyai motivasi tinggi . Personil (Tenaga Ahli) No Jabatan dalam Jmlh Pendidikan Pengalaman Sertifikasi Proyek org Kerja (Th) A Tenaga Ahli 1 Team Leader 1 S1 Sipil Min 6 Tahun SKA Ahli Teknik Jalan B Tenaga Pendukung 1 Inspector 1 D3/SMK SKT Jembatan 2 Administrasi 2 SMA/SMK Min 4 Tahun Semua Tenaga ahli harus mempunyai NPWP serta referensi dari kuasa Pengguna Anggaran atau Pejabat Pembuat Komitmen Tenaga-tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan pengawasan minimal terdiri dari:  Team Leader (sipil) dengan persyaratan minimal : a.  Informasi lainnya. standar dan pedoman yang berlaku untuk pekerjaan pengawasan teknis konstruksi.  S Curve dari pekerjaan yang dbuat oleh Pemborong (setelah disetujui ).berkempuan memimpin . Memiliki KTP dan NPWP . dan lain-lain.  Peraturan-peraturan. Informasi pengawasan antara lain :  Dokumen Pelaksananaan yaitu :  Gambar -gambar pelaksanaan  Rencana Kerja dan syarat-syarat  Beritaacara Aanwijzing sampai dengan penunjukan pemborong  Dokumen Kontrak Pelaksanaan/Pemborongan. 3.atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi .memiliki wawasan luas.Kesalahan pengawasan/kelalaian pekerjaan sebagai akibat dari kesalahan informasi menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Konsultan Pengawas.  Kerangka Acuan Kerja (KAK) Pengawasan. Konsultan Pengawas harus mencari sendiri informasi yang dibutuhkan selain dari informasi melalui Kerangka Acuan Kerja. termasuk petunjuk teknis dari Direksi. Konsultan Pengawas harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam pelaksanaan tugasnya. Mempunyai SKA ahli teknik sipil jalan yang masih berlaku. baik yang berasal dari Pemberi Tugas maupun yang dicari sendiri. d. Menguasai permasalahan pembangunan jalan dan literatur .Sertifikar keahlian / profesi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang mengeluarkan sesuai dengan keahlian /profesi yang disyaratkan c. IX. MASUKAN Informasi 1. Untuk melaksanakan tugasnya.dibuktikan dengan salinan ijazah b. Berpengalaman dibedangnya minimal 6 (enam )tahun dibuktikan dengan Curiculum Vitae yang yang diketahui oleh perusahaan tempatnya bekerja dan dilampiri surat keterangan pekerjaan (referensi) dari PPK /Pengguna Jasa. 2.VIII. Memiliki ijazah S1 Teknik Sipil dari perguruan tinggi negeri / swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. dapat bekerjasama dengan pihak-pihak lain dan bertanggung jawab langsung pada pimpinan perusahaan serta pelaksanaan asistensi /diskusi teknis dengan direksi pekerjaan.

jadwal penugasan dan jumlah orang bulan untuk tenaga ahli .tanggapan terhadap KAK. Berpengalaman dibidangnya minimal 3 (tiga) tahun Semua tenaga pengawas lapangan / Inspektor sebelum pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan wawancara / test kepatuhanterlebih dahulu oleh tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten TTU yang dihadiri oleh Site Engeneering/SE dan Quality Engeneer/ahli sipil . Memiliki Ijazah SMA setara b. 19640706 200012 1 006 . KEPALA DINAS PUPR KAB.maka Konsultan Pengawas di PHK X. Memiliki ijazah D3 Teknik Sipil/SMK dari perguruan tinggi negeri / swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi. ST NIP. SALEM. LAIN-LAIN A. TTU JANUARIUS T.organisasi dan fasilitas penunjang  Hasil kerja dan laporan-laporan  Fasilitas pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan  Jadwal pelaksanaan pekerjaan XII.rencana kerja . 19 Mei 2017 MENGETAHUI.atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi . Administrasi / Operator Komputer . 19700627 199003 1 006 NIP. Alih Pengetahuan Jika diperlukan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada personil proyek / satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen B. Tenaga-tenaga ahli tersebut dibantu oleh tenaga penunjang /pendukung terdiri dari: 1. Kefamenanu. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Plt. PENDEKATAN METODOLOGI  Konsistensi terhadap KAK .apabila dalam wawancara tersebut tenaga pengawas lapangan /inspektor tidak mampu . Penutup Kerangka Acuan ini dibuat sebagai pedoman dan masukan bagi Konsultan Pengawas untuk melaksanakan penawaran biaya /nilai pekerjaan kepada pemberi tugas dan sekaligus sebagai pedoman untuk tugas nantinya apabila ditetapkan sebagai Konsultan Pengawas .tehitung sejak ditandatanganinya SPMK XI. Inpektor (pengawas Lapangan) dengan persyaratan minimal: a. JADWAL TAHAPAN PELAKSANAAN PEKERJAAN Jangka waktu penyelesaian 150 Hari Kalender .sebanyak 1 (satu) orang dengan persyaratan minimal : a.dibuktikan dengan salinan ijazah b. Memiliki KTP dan NPWP 2. ST QUIDO CEUNFIN.lingkungan kerja dan tujuan serta layanan .dibuktikan dengan Curiculum Vitae yang diketahui oleh perusahaan tempatnya bekerja dan dilampiri surat keterangan pekerjaan (referensi) dari PPK /Pengguna Jasa c.apresiasi terhadap inovasi KAK. Berpengalaman minimal 4 (empat ) tahun yang berpengalaman dalam bidang pengawasan .