You are on page 1of 2

PR dr.

Melanie SpA

Nama : Tegar Gemilang Watari

Nim : 11.2016.027

1. Dosis transfuse tukar dan cara kerja ?
Dua metode yang sering digunakan yaitu simple double volume (push pull method) dan
isovolumetric double volume (continuous).
Metode pull-push, untuk keluar masuknya darah hanya melalui satu jalur transfuse. Biasanya
digunakan pada bayi hiperbilirubinemia yang tanpa komplikasi. Setiap 3-5 menit jumlah darah
yang keluar digantikan dengan jumlah yang sama.
Metode continuous menggunakan 2 jalur, jalur pertama di vena untuk memasukkan darah dan
arteri untuk mengeluarkan darah. Keunggulan tehnik ini tidak ada perubahan volume arteri
sehingga tekanan darah arteri lebih stabil.
Transfusi tukar memakai 2 kali volume darah (2 kali exchange) yaitu 160ml/kgBB sehingga akan
diperoleh darah baru bagi bayi yang dilakukan transfuse sekitar 87%
Sumber : Paket pelatihan PONEK, protocol asuhan neonatal. 2008
Ali Usman. Sari pediatric. 2007

2. Patofisiologi breast feeding jaundice?
Breast feeding jaundice merupakan bentuk early onset dari hiperbilirubinemia karena ASI yang
diyakini berhubungan dengan proses pemberian minum ASI yang tidak adekuat dan buruknya
pemasukan cairan yang menyebabkan tertundanya pengeluaran mekonium pada neonatus, hal
tersebut akan meningkatkan sirkulasi enterohepatik.
Sumber : Sukadi A. Hiperbilirubinemia. 2008

3. Prosedur dan syarat fototerapi?
- Yang terbaik adalah lampu biru dengan panjang gelombang 460-490 nm
- Bayi tidak diberi pakaian kecuali popok dan penutup mata. Penutup mata tidak boleh
menutupi cuping hidung
- Lampu harus berada 50cm diatas bayi dan diarahkan seluas-luasnya kearah bayi
- Pantau dan ukur suhu bayi setiap hari bila lebih dari 37,5c hentikan fototerapi sementara
- Menjaga keseimbangan cairan bayi dan cegah dehidrasi
- Pantau kadar bilirubin total setelah 12-24 jam fototerapi

Sumber : Paket pelatihan PONEK, protocol asuhan neonatal. 2008

Panduan Pelayanan Medis Ed II. Jilid II

4. Manfaat sinar matahari?
sinar matahari sangat penting untuk sintesis vitamin D pada kulit, seorang bayi perlu terpapar
radiasi ultraviolet B (UVB) tingkat rendah untuk dapat memproduksi vitamin D.
Untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D, dibutuhkan setidaknya 20% dari luas permukaan
kulit terpapar sinar matahari. Beberapa penulis menganjurkan sensible sun exposure untuk

tanpa mempengaruhi sekresi fosfolipid ke dalam empedu. Asam Ursodeoksikolat? Dosis 8-10 mg/kg dibagi jadi 2-3 dosis Kolelitolitik dan hepatoprotektor Ursodeoxycholic acid memiliki potensi untuk mengurangi tingkat kejenuhan asam empedu. Sumber : MIMS 6. menjaga konsentrasi vitamin D yang memadai yaitu paparan kedua tangan dan kaki terhadap sinar matahari selama 5-30 menit. Ursodeoxycholic acid menekan sintesis dan sekresi kolesterol dari hati dan juga menghambat penyerapan kolesterol pada usus. Ursodeoxycholic acid juga memiliki aktivitas penghambatan kecil pada sintesis dan sekresi asam empedu endogen. sehingga akan menekan pembentukan batu kolesterol dan memperbaiki gangguan pada aliran asam empedu. 5. . Maintenance incubator dan spesifikasinya? Setelah digunakan incubator dibersihkan menggunakan semprotan desinfektan dan kain bersih baik untuk bagian luar dan bagian dalam.