You are on page 1of 7

Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Bio. UA.

)
3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162)

Komposisi dan Struktur Komunitas Karang (Scleractinia) di Ekosistem Terumbu
Karang di Perairan Pantai Nirwana Padang

Composition and Community Structure of Scleractinia in Coral Reef Ecosystem at
Coastal Region Taman Nirwana Padang

Vany Helsa Anwar, Indra Junaidi Zakaria*, Afrizal S

Laboratorium Ekologi Hewan, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat
*
Koresponden: indrajunaidi@fmipa.unand.ac.id

Abstract

A study on the composition and community structure of Scleractinia in coral reef ecosystem at
coastal region Taman Nirwana Padang have been done from April - July 2013. This study was to
know the competition and community structure of Scleractinia at coastal region Taman Nirwana
Padang. The research was conducted by "Line Intercept Transect" and "Purposive Sampling" in two
zones: Tourism zone and Mangrove zone and depth are 2-7 meters. Each zones have eight transects
and each transect length of 25 meters. There are 50 coral species belong to 12 family at Nirwana
beach. The highest relative density of coral species are A. palifera (RD 6.56%), Galaxea fasicularis
(RD 5, 96%), Pocillopora damicornis (RD 5.79%), Goniopora pandoraensis (RD 5.27%),
Goniastrea pectinata (RD 4.92%), P. lobata (RD 4.58%). Diversity index of coral species at coastal
region Taman Nirwana is high (3.566). Diversity index of each zone are Tourism zone (3.533) and
Mangrove zone (3.502). The equitabilities index are 0,907 (Tourism zone) and 0.909 (Mangrove
zone). The composition of coral species at two zone at coastal region Taman Nirwana were in stable
condition, and a similarity index is 95.8%.
Keywords: Coral, composition, Community, Nirwana Beach

Pendahuluan kadar garam yang tidak normal, kurangnya
cahaya, bioerosi, kompetitordan predasi.
Terumbu karang merupakan bagian dari Kerusakan dan degradasi ekosistem terumbu
ekosistem laut yang penting karena menjadi karang akibat aktivitas manusia
sumber kehidupan bagi keanekaragaman (antropogenik) sangat besar
biota laut. Di dalam ekosistem terumbu (Siringoringo,2007). Kerusakan tersebut
karang ini pada umumnya hidup lebih dari akibat pengambilan sumberdaya hayati yang
300 jenis karang, 200 jenis ikan dan tidak ramah lingkungan seperti pengeboman
berpuluh-puluh jenis moluska, crustacea, ikan karang dan penggunaan bahan beracun
sponge, alge, lamun serta biota lainnya. dalam penangkapan ikan. Sementara untuk
Terumbu karang memiliki manfaat untuk merehabilitasi ekosistem ini membutuhkan
menjaga kestabilan kondisi ekologi perairan biaya yang besar, waktu yang lama dan
laut, antara lain sebagai habitat, tempat proses yang kompleks. Hal ini dikarenakan
memijah, dan tempat berlindung bagi hewan karang sebagai pembentuk ekosistem
berbagai jenis hewan(Dahuri, 2000). terumbu karang memiliki laju pertumbuhan
Kerusakan ekosistem terumbu karang yang lambat, sehingga pemulihan ekosistem
disebabkan oleh beberapa faktor baik berasal ini membutuhkan waktu yang sangat lama
dari faktor alam maupun akibat aktivitas yaitu sekitar 20 sampi 40 tahun (Endean,
manusia. Kerusakan akibat faktor alam 1976 : Ikawati dkk, 2001).
berupa gempa, badai taufan, tsunami, el nino,

Accepted: 19 Desember 2013

Faktor Pariwisata dan zona Mangrove. 21 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. zona wisata yang ramah limgkungan. karang hidup (kondisi karang). Perairan pantai Nirwana sebagai salah Hasil Pembahasan satu daerah tujuan wisata Pantai Nirwana tentu memiliki tekanan lingkungan yang Pantai Nirwana merupakan kawasan pantai tinggi akibat aktifitas masyarakat sekitar. dan sangat jarang) di sepanjang garis terlihat. menjadi tiga zona yang terdiri dari zona Masing-masing sebanyak delapan transek pemukiman penduduk (± 1200 m).86 purposif berdasarkan kondisi agregat Ha. adanya masukan komunitas lamun (Purnama. UA. Kawasan ini terbagi meteran sepanjang 25 m sejajar garis pantai.Untuk mengetahui persentase tutupan 2009). 2011). Thamrin. Zakaria. zona ekositem mangrove (± komposisi dan struktur komunitas karang 1000 m). Dari analisa GIS Pantai Nirwana dilakukan pengambilan sampel secara diperkirakan mempunyai luas area ± 65. Kawasan keberadaan komunitas biota yang hidup di pantai ini terbagi menjadi 3 zonasi bentangan dalamnya termasuk terumbu karang. Masing- kerusakan disebabkan oleh manusia dan masing daerah studi pada kedalaman 2-7 alami (Yusapri. transek menggunakan petak kuadrat seluas ekosistem rumput laut. dan Mulyadi. zona pada tiap-tiap zona. Bio. Untuk mengetahui wisata (± 800 m). 2011). Namun limbah dan material organik dari beberapa penelitian tentang ekositem terumbu karang aliran sungai kecil yang ada di sekitarnya. Kawasan ini mempunyai pengelompokan komunitas karang secara visual (banyak.) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) Terumbu karang ditemukan di Metode sepanjang perairan Kota Padang. sehingga menyebabkan tidak ada karang yang Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui hidup di daerah ini. Nirwana terletak di Kecamatan Lubuk Pada metode ini pengamatan terumbu Begalung Kota Padang. penelitian yang pernah dilakukan tentang Secara visual pada zona pemukiman keanekaragaman sumberdaya dikawasan ini kondisi air lautnya sangat keruh dan kotor diantaranya studi beberapa aspek sargasum dengan substrat dasar pasir berlumpur warna crassifolium dan kandungan alginatnya hitam. maka di perlukan informasi tentang kawasan dan zona pantai yang ditumbuhi oleh vegetasi dan kondisi sumberdaya yang ada. ekosistem mangrove 1x1 m2 sebanyak tiga titik per masing-masing dan ekosistem terumbu karang (Purnama. Beberapa mangrove disebut zona manggrove. 2009). yaitu: zona pantai dekat pemukiman mengelola kawasan ini menjadi kawasan penduduk disebut zona pemukiman. kunjungan wisata disebut zona pariwisata. yaitu: zona kategori rusak berat dan rusak. yang terdapat di daerah Gates Kecamatan Kondisi ini tentu dapat mengancam Lubuk Begalung Kota Padang. Luas areal terumbu karang di perairan Kota Padang Metoda penelitian adalah metode survei yang adalah 563. (Sclerachtinia) belum pernah dilakukan. Didominasi oleh ekositem lamun. memiliki panjang karang dilakukan dengan membentangkan garis pantai ± 3 km. dan Wahyuni 2010) dan dijadikan sebagai tempat pelabuhan kapal- pemetaan dan beberapa aspek ekologi kapal nelayan tradisional. kondisi karang. m. rumput laut. banyak di tumbuhi lamun. dan .65 Ha dan 70% masuk dalam dilakukan pada dua daerah zona. pengambilan Perairan pantai Karang Tirta atau yang sampel dilakukan dengan menggunakan lebih dikenal oleh masyarakat sebagai Pantai transek garis “Line Intercept Transect”. agregat (Purnama. Guna alam. Hal ini disebabkan karena lokasi ini (Afrizal. terutama pantai yang dimanfaatkan sebagai tempat bagi pengelola dan pemerintah kota padang. Komposisi karang serta Zona pariwisata perairannya lebih struktur komunitas karang di Perairan Pantai bersih dengan subsrat dasar berupa pasir dan Nirwana. sebaran wilayah biota yang cukup jelas jarang.

Daerah ini juga ditumbuhi oleh sampai 0. donei. Goniopora sp. Selain itu dan spesies Pocillopora damicornisdengan faktor kolonisasi karang juga mempengaruhi kepadatan 0. pantai yang ditumbuhi hutan mangrove sering Frekuensi kehadiran karang di perairan dikunjungi atau dijadikan oleh sebagian Taman Nirwana sangat bervariasi frekuensi masyarakat untuk memancing (Purnama. Platygyra sp. Pectinata alcinornis. karang hidup tumbuh pada Goniastrea retiformis. ramose.479 dan kepadatan relatif 5. Fungia klunzingeri. Caryophylliidae A. Pocilloporidae (dua spesies). surut terendah masih digenangi air laut. A.. radians. A. rumput laut. perairan Taman Nirwana mempunyai Kepadatan karang tertinggi berasal dari adaptasi yang berbeda atas jenisnya. Merulinidae (satu Pachyseris rugosa. Montastrea kedalaman 3-7 meter di daerah sloope yang mahnistilata. Porites mayeri. dan pada pasang buryensis. Pectiniidae (satu spesies). Oculinidae sp. P. sedangkan kemudian spesies Galaxea fasicularis dengan karang yang tidak mampu beradaptasi akan kepadatan 0. Anacropora forbesi. Pada daerah pariwisata. (satu spesies). palisiannensis.042 koloni/m2.. Pada bagian ditemukam 1 sampai 5 koloni dalam transek. dan karang.528 dan kepadatan relatif sebesar 6. F. Fungia echinata. horrid. Karang spesies ini hanya lamun. 2009). klunzingeri.. Fungiidae (tujuh spesies). Artinya spesies Acropora palifera dengan kepadatan karang yang mampu beradaptasi akan mampu 0. UA. (Fringing reef) di perairan Taman Nirwana. kehadirannya yang mempunyai konstansi 2011).96%.. Platygyra landai dengan arus laut tergolong sangat kuat.79%. Di Favites abdita. F. yaitu Acroporidae (10 spesies). Herpolita limax. Karang kedalaman air antara 2-7 meter. rudis. Montipora venosa. kondisinya bersih (jernih) dan memiliki arus Herpolitha limax dengan nilai 0. S. Fungia sp.. Favia danae. sarmentosa. (satu spesies). F. konstansinya aksidential (<25%) yaitu spesies Agaricidae (dua spesies). frekuensi kehadiran karang (Purnama.. Poritidae (tujuh Poluphylia talpina.007 sampai yang cukup kuat dengan substrat dasar 0. Lobophylia hempricii. absolute (>75%) dari spesies Galaxea Komunitas karang di perairan Taman facicularis danPocillopora damocornis ini Nirwana tersebar pada daerah tubir yang artinya spesies karang ini hampir terdapat berjarak ± 100 m dari pantai dengan diseluruh perairan Taman Nirwana. Ctenactis sp.helocora. spesies). Pocillopora Kepadatan karang di perairan Taman eydoexi. A. F. reticulate. sp.035 dengan kepadatan relatif sebesar 0. palifera dan Montastrea annuligera. hidup pada setiap daerah perairan. . Platygyra dan memancing ikan. karang hidup tumbuh pada perairan yang sedangkan karang yang memiliki konstansi dangkal kedalaman 2-4 meter dengan arus air assesori (26%-50%) karang dari spesies A. Ke 50 spesies ini tegolong ke dalam 12 Psamocora contiqua.G. Karang yang famili. pini. laut tergolong relatif tenang. compliata. Goniopora palmensis.09% berpasir. M. Fungia echinata.) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) karang hidup.Sebagai tempat wisata banyak Sedangkan kepadatan karang terendah adalah wisatawan memanfaatkannya untuk berenang spesies Physogyra linchtensteini. nigrescen. Pada zona mangrove air lautnya Fungia horrida. Polyphylia talpina. Goniopora pendulus Karang di Nirwana adalah sebesar 8.43%. daedalea. Mussidae (Tiga spesies). Tipe terumbu yang mempunyai konstansi konstan (56%- karangnya adalah terumbu karang tepi 75%) yaitu karang dari spesies Acropora (fringing reef ). P. 22 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. A. Favidae (14 spesies).465 dan kepadatan relatif 5. Siderastreidae (satu spesies). zona mangrove. aspera.Cypastrea spesies)..57%. Pavona sp. Symphylia ditemukan pada tipe terumbu karang tepi recta. menempati daerah tertentu saja. Bio. Merulina Ada sebanyak 50 spesies karang yang ampliata.

74 38 0.66 50 18 Favites helocora 4.33 50 1. 0.15 13 0.79 25 19 Goniastrea pectinata 5.04 25 1.59 63 2.66 13 FAMILI AGARICIDAE 11 Pachyseris rugosa 1.28 50 22 Montastrea annuligera 1. 23 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J.15 13 0.41 25 33 Fungia klunzingeri 0.59 50 9.85 25 3. Komposisi Karang di Perairan Pantai Nirwana ZONA PARIWISATA ZONA MANGROVE NO SPESIES KR(%) F(%) KR(%) F(%) FAMILI ACROPORIDAE 1 Acropora buryensis 4.48 38 3.19 25 0. 0.48 50 23 Montasrea mahnistilata 1.93 25 20 Goniastrea ramose 3.89 38 0.78 25 3.19 50 2.19 25 2.04 25 1.41 13 .41 25 25 Platygyra daedalea 0.83 38 16 Favites abdita 4.00 38 3.21 13 FAMILI FAVIIDAE 14 Cyphastrea sp. 0.41 25 31 Polyphylia talpina 0. Bio.07 25 7 Acropora aspera 1. . UA.44 13 1.41 25 26 Platygyra sp.63 63 3.62 25 29 Fungia sp.59 38 0.83 13 12 Pavona sp.45 25 15 Favia danae 0.04 13 FAMILI CARYOPHYLLIIDAE 13 Physogyra linchtensteini .) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) Tabel 1.78 25 1.15 50 2.11 38 8 Anacropora forbesi 1.41 13 30 Fungia echinata 0.74 50 0.66 25 5 Acropora reticulate 1.14 38 3 Acropora palifera 4.44 25 0.21 13 27 Platygyra pini 0.59 38 0.70 38 1.11 25 6 Acroopora sarmentosa 1.83 38 10 Montipora venosa 3.59 38 0.04 50 1.48 25 2 Acropora donei 1. 0.07 25 17 Favites complinata 1.62 25 FAMILI FUNGIIDAE 28 Ctenactis sp.32 75 4 Acropora rudis 1.24 38 24 Montastrea palisiannensi 0.11 25 21 Goniastrea retiformis 1. 1.19 25 4.59 38 0.66 25 9 Astreopora myriophtalma 0.15 13 . - 32 Fungia horrida 0.44 25 0. 0.33 50 2.

- FAMILI POCILLOPORIDAE 41 Pocillopora damocornis 5.63 .48 25 45 Porites nigrescen 5.30 25 .19 100 6. dan Fungia semakin tinggi indeks diversitas dan begitu klunzingeri (0.93 100 6.21%.67 38 2.533 masuk dalam kategori tinggi (H’>3) dan terendah adalah Physogyra linchtensteini.Semakin tinggi 5.01 juga masuk dalam kategori tinggi (H’>3).63 100 42 Pocillopora eydoexi 0.48 25 FAMILI SIDERASTREIDAE 50 Psamocora contigua 2.93% dan terendah adalah spesies Fungia kekayaan spesies dan kesamarataan. maka echinata.33 50 . Kemudian spesies dan kesamarataan semakin rendah indeks yang memiliki kepadatan tertinggi pada zona diversitas dalam komunitas.62 13 FAMIL PORITIDAE 43 Poriter lobata 4. Symphylia radians (0. koloni/m2) dengan kepadatan relatif 0. dan indeks diversitas zona Mangrove 3. mangrove adalah Acropora palifera (0. UA. 2.Indeks diversitas zona Pariwisata koloni/m2) dengan kepadatan relatif 9. Tingginya indeks diversitas pada kedua Nilai indek diversitas karang di daerah penelitian ini dikarenakan oleh perairan Taman Nirwana adalah 3.04 38 5.566.96 25 0.01 koloni/m2) dengan sebaliknya semakin rendah kekayaan jenis kepadatan relatif 0.62 13 49 Goniopora sp.30 25 0.89 50 1.45 50 37 Symphylia radians 0. - FAMILI MERULLINIDAE 35 Merulina ampliata 2.21 13 38 Symphylia recta 0.59 38 48 Goniopora pendulus 2.15 63 5.56 koloni/m2) dengan kepadatan relatif penyusun komunitas tersebut. Tinggi atau rendahnya indeks kepadatan tertinggi di zona Pariwisata adalah diversitas suatu komunitas dipengaruhi oleh Galaxea fasicularis dan Porites nigrescen kekayaan spesies dan kesamarataan individu (0.22 38 2.48 25 JUMLAH 100 100 Spesies karang yang memiliki tinggi.) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) NO SPESIES ZONA PARIWISATA ZONA MANGROVE 34 Herpolitha limax 0.52 38 2.44 13 0.Nilai banyaknya jenis spesies yang ditemukan pada ini menunjukkan bahwa keanekaragaman daerah ini dan juga didukung oleh tingginya karang di Perairan Taman Nirwana tergolong keseragaman spesies dengan indeks .24 13 46 Goniopora palmensis 2.32% 3.48 25 47 Goniopora pandoraensis 5.18 38 44 Porites mayeri 4.04 38 FAMILI OCULINIDAE 39 Galaxea facicularis 5. 24 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J.59 50 2.22 63 2.74 50 1.69 38 FAMILI MUSSIDAE 36 Lobophylia hempricii 0.93 50 1.15%.00 100 40 Pectinata alcicornis 1. Polyphylia talpina.502 Platygyra sp.. Bio.

25 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. berarti berada dalam kondisi stabil. Goniastrea pectinata (KR Nybakken and Bertness.907 Jompa. I.Tingginya indeks similaritas Kandungan Alganitnya pada perairan disebabkan oleh kondisi lingkungan yang pantai karang tirta kota padang. Berdasarkan aturan 50 % oleh jenis penyusun komunitas yang serupa Kendeigh (1980) dapat dinyatakan bahwa dengan indeks similaritas 95. Prentice tergolong kedalam 12 famili. Penulis Ilmu Pengetahuan masing daerah penelitian yaitu zona dan Teknologi:Jakarta Pariwisata dan zona Mangrove sebesar 0.907 dan 0. S. competition and herbivory on interaction between a hard coral and a Kesimpulan borwn alge. Terumbu karang di perairan pantai Keindegh. Spesies of India. Nilai indeks equitabilitas apabila Jakarta semakin kecil maka semakin kecil Endean R. Skipsi Sarjana Biologi sebaran individu masing-masing spesies Universitas Andalas. Journal of experimental marine biology and ekology 1. Galaxea fasicularis Jakarta. Goniopora pandoraensis Pendekatan Ekologi. 2009. Destruction and recovery of keseragaman populasi dalam komunitas coral reef communities in biology and tersebut. Hanggarwati.Nilai indeks equitabilitas di Press. LISPI.Marine 4.96%). J. . dan Budiman S. San Fransisco keanekaragaman karang yang tinggi Purnama. Mc Cook.. Padang yang merata indeks equitabilitas 0.56%). perairan pantai Nirwana hampir sama dan Nilai indeks similaritas kedua zona dalam kondisi stabil dengan komoposisi adalah 95. Y. Djambatan palifera (KR 6. New Delhi yang banyak ditemukan adalah Acropora Nontji.533 (Tinggi) dan 3.502 (Tinggi) dengan Pasumpahan.566). kesamaan atau perbedaan antara suatu Studi Beberapa Aspek Ekologi komunitas dengan komunitas lainnya (Suin. 1980. Jakarta (KR 5. Pendayagunaan organisme pada suatu daerah sangat Sumberdaya Kelautan Untuk dipengaruhi oleh faktor abiotiknya.Academic jenis tidak merata. merata.Publishing as Benjamin 2. Kondisi dan Komposisi (3. Zakaria. 1992. Gramedia. R. 2002. 1976. Indeks similaritas dapat menunjukkan tingkat Afrizal. Biologi Laut: Suatu (KR 5. 135 hal (KR 5.909 berarti berada dalam kondisi stabil.27%).911.911 Ikawati. UA. dengan indeks diversitas zona Karang (Schleracthinia) di ekosistem Pariwisata dan zona Mangrove sebesar Terumbu Karang Perairan Pulau 3. L. Biology. Laut Nusantara. 2000. kondisi ini penyebaran karang hampir TerumbuKarang di Indonesia. New York perairan Taman Nirwana sebesar 0.8%. A. J. Puji S. 2005. A.) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) equitabilitas sebesar 0.Dalam Hendrati H. P. H.Suin Universitas Riau.92%).909 pada Jenis penyusun komunitas karang di zona Pariwisata dan zona Mangrove. Bio. Effects of dan 0. Voll 3. tidak jauh berbeda terutama kondisi fisika Seminar BKS MIPA Wilayah Barat kimia air yang diukur untuk kedua zona. C. J. S. Pocillopora damicornis Nybakken. W. artinya penyebaran individu setiap geology of coral reef. 2001. 2009. dan Wahyuni. zona parawisata dan zona mangrove dihuni oleh spesies penyusun komunitas karang Daftar Pustaka yang serupa atau memiliki spesies yang sama.79%). J.Nilai indeks equitabilitas masing. Ecology With Special Nirwana tersusun dari 50 spesies yang Reference to Animal and Man. Perairan Taman Nirwana memiliki Cumming. Primate Limated. Masyarakat. Sargasum Crassifolium dan 2002). A.8 %. Kesejahteraan Masyarakat. Pekan Baru (2003) menyatakan Penyebaran suatu Dahuri.

Terumbu Karang. Tesis Sukarno. Andalas Sumatra Barat. N. Siringoringo. 2011. 2009. 2007. M. Permasalahan. Ekologi populasi. Terumbu Karang di Padang Indonesia Sumberdaya. Moosa dan P. Bio. 26 Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Jakarta PesisirKelurahan Sungai Pisang Suin. Pekan Baru . Padang. Jakarta Tsunami dan Pengaruhnya Terhadap Yusapri.) 3(1) – Maret 2014: 20-26 (ISSN : 2303-2162) _____. Pemetaan dan Kajian Beberapa _____. Publishing Kondisi Terumbu Karang di Oseanografi – LIPI. A.LIPI. Thamrin. Pascasarjana Universitas Andalas. UA. A. R. Hutomo. Andalas Aspek Ekologi Komunitas Lamun di University Press. M. Metode Ekologi.1982. Padang Perairan Pantai Karang Tirta. 2002. dan Mulyadi. Fenomena dan Pengelolaannya. 197 Hal Enviromental scince. Universitas Riau. M. 2003. M. Journal of University Press. K. Darsono.