You are on page 1of 30

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Nyalakan Iman

Dalam Kehidupan, Refleksi Ibadah Puasa
Ramadhan
Ulis Tofa, Lc 02/07/16 | 14:37 Khutbah Idul Fitri Belum ada komentar 8.871 Hits

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran,
atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Ilustrasi. (inet)

Pendahuluan

ُ‫َللَاُ اّ ْكبّ ْر ّو ِ ِّلِ ْال ّح ْمد‬
‫َللَاُ ا ّ ْكبّ ْر ّ ه‬ ‫َللَاُ ا ّ ْكبّ ْر ـ آلاِلّهّ اِاله ه‬
‫َللَاُ ـ ّ ه‬ ‫َللَاُ ا ّ ْكبّر ّ ه‬
‫َللَاُ ا ّ ْكبّ ْر ّ ه‬
‫ّه‬

‫ض هل‬ ِ ‫ت أ ّ ْع ّما ِلنّا ّم ْن يّ ْه ِد هللاُ فّلّ ُم‬ ُ ‫ب ْالعّالّ ِميْنّ نّحْ ّمدُهُ ّونّ ْستّ ِع ْينُهُ ّونّ ْستّ ْغ ِف ُرهُ ّونّت ُ ْوبُ إِلّ ْي ِه ّو ّنعُ ْوذ ُ بِاهللِ ِم ْن‬
ّ ‫ش ُر ْو ِر أ ّ ْنفُ ِسنّا ّو‬
ِ ‫س ِهيئّا‬ ِ ‫اّ ْل ّح ْمد ُ ِ هِلِ ّر ه‬
‫سلّ ُم ّعلّى‬ ‫صلّة ُ ّوال ه‬ ‫س ْولهُ ّوال ه‬ ُ ُ ‫ ا ّ ْش ّهد ُ ا ّ ْن الّ اِلهّ اِاله هللاُ ّوحْ دّهُ الّ ش ِّريْكّ لّهُ ّوا ّ ْش ّهد ُ ا ّ هن ُم ّح همدًا ّع ْبدُهُ ّو ّر‬.ُ‫ِي لّه‬ ّ ‫ض ِل ْل فّلّ هّاد‬ ْ ُ‫لّهُ ّو ّم ْن ي‬
ْ ُ ُ ‫ه‬ ّ ّ ْ ّ
. ّ‫ص ْيك ْم ّونّفسِي بِتق ّو هللاِ ّوطا ّعتِ ِه لعّلك ْم تف ِل ُح ْون‬ ْ ُ ُ ّ ّ ‫ه‬ ّ ِ ُ ّ ْ
ِ ‫ ا ْو‬: ِ‫ فيّا ِعبّادّ هللا‬:ُ ‫ ا هما بّ ْعد‬.‫ص ّحابِ ِه ّو ّمن تبِعّه الى يّ ْو ِم ال ِدي ِْن‬ ّ ّ
ْ ‫نّبِ ِهينّا ُم ّح هم ٍد ّو ّعلى ّءا ِل ِه ّوا‬
‫ه‬
ّ‫ يّااّيُّ ّها ال ِذيْنّ ا ّ ّمنُوا اتهقُوا هللاّ ّح هق تُقّا ِت ِه ّوالّ ت ّ ُم ْوت ُ هن اِاله ّوا ّ ْنت ُ ْم ُم ْس ِل ُم ْون‬:‫آن الك ِّري ِْم‬ ْ ْ
ِ ‫قّا ّل هللاُ تّعّالّى فِى القُ ْر‬.

Allaahu Akbar, Allah Maha Besar

Laa ilaaha illaa Allah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali hanya Allah

Allaahu Akbar, Allah Maha Besar

Walillaahil Hamd, Bagi Allah segala bentuk pujian.

Mengangungkan Allah di hari Raya Idul fitri

dakwatuna.com – Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd. Ma’aasyiral
muslimiin rahimakumullah…

Sekitar 1,6 milyar umat Islam di seluruh penjuru dunia (23.4% dari total penduduk dunia) hari ini
mengagungkan Allah Ta’ala. Dua ratus lima juta lebih (85%) penduduk Indonesia yang terbentang
dari Sabang sampai Merauke serentak melantunkan Takbir, Tahlil, Tahmid, dan Tasbih. Sebagai
bukti pengakuan kita akan Keagungan, Kesucian, dan Kesempurnaan Allah Ta’ala, sedangkan kita
sebagai manusia sangat lemah, serba kekurangan dan tak berdaya.

Hari ini umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri, hari kemenangan melawan hawa nafsu, hari
kembali fitrah laksana bayi yang baru dilahirkan setelah selama satu bulan penuh menjalankan
ibadah puasa Ramadhan. Umat Islam bersuka cita, bergembira merengkuh hari raya. Sabda Nabi
saw.:‫ص ْو ِم ِه‬ ّ ‫ّان يّ ْف ّر ُح ُه ّما ِإذّا أ ّ ْف‬
ّ ‫ط ّر فّ ِر ّح ّو ِإذّا لّ ِق‬
ّ ِ‫ي ّربههُ فّ ِر ّح ب‬ ِ ‫صائِ ِم فّ ْر ّحت‬
‫ِلل ه‬

“Bagi orang yang berpuasa dua kebahagiaan: bahagia saat berbuka (Idul Fitri) dan saat
berjumpa dengan Tuhannya kelak dengan membawa puasanya.” (HR. Bukhari)

Hari ini, kembali umat Islam memproklamirkan dengan segenap kesadaran bahwa:

Allaahu Akbar, Allah Maha Besar

Laa ilaa illaa Allahu, Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah

Allahu Akbar, Allah Maha Besar

Walillaahil Hamd, Bagi-Nya segala bentuk pujian.

Umat Islam mengagungkan perintah-perintah Allah Ta’ala. Umat Islam memuliakan syariat-Nya.
Umat Islam yakin sepenuh keyakinan bahwa dalam menjalankan perintah Allah Ta’ala dan dalam
meninggalkan larangan-Nya pasti ada kebaikan bagi kehidupannya; baik individu, keluarga,
masyarakat maupun berbangsa dan bernegara. Inilah iman.

Imanlah yang menggerakkan langkah kaki kita untuk hadir di lapangan ini. Imanlah yang
mendorong hati kita untuk hadir di masjid atau mushalla menunaikan shalat Idul Fitri. Dorongan
kuat untuk menghamba dan mementingkan Allah Ta’ala mengalahkan yang lain-Nya.

Puasa Ramadhan Refleksi Pengagungan terhadap Allah

Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd. Ma’aasyiral muslimiin
rahimakumullah…

Satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan umat muslim di seluruh penjuru dunia mengagungkan
Allah Ta’ala, mengistimewakan perintah berpuasa, menjalankan perintah ibadah Ramadhan. Di
siang hari mereka rela berlapar-lapar dahaga. Di malam hari mereka senang berlelah-lelah Tarawih
dan Qiyamu Ramadhan. Itu semua dilakukan hanya semata dorongan iman.

Bayangkan, di siang hari yang biasanya kita makan sesuatu yang halal, milik kita sendiri tapi kita
rela menjauhinya karena ada iman di dada. Di siang hari kita tidak berhubungan suami istri padahal
itu halal, karena ada iman membuncah di hati.

Bayangkan, saat kita sendirian di dalam kamar, di dekat kita ada jus dingin menggiurkan, tapi kita
tidak menyeruputnya meski tidak ada yang tahu, karena ada iman dalam jiwa.

Bayangkan, saat 3 menit sebelum bedug Adzan Maghrib pun kita tidak berani mengecap sebiji
kurma, karena ada iman dalam sanubari kita.

Di malam hari, biasanya kita shalat Isya’ sekitar lima sampai sepuluh menit, tapi di malam-malam
Ramadhan kita rela berdiri selama tak kurang satu jam shalat Tarawih, bahkan terkadang di tengah
malam kita berdiri Qiyamu Ramadhan membaca satu juz Al-Quran, itu semua kita lakukan karena
ada dorongan iman yang melekat dalam diri kita.

Ya, selama Ramadhan kita suka cita, riang gembira menjalankan itu semua karena gelora iman di
dada kita. Pantas saja Allah Ta’ala memanggil kita dengan sebutan orang-orang beriman saat
memerintahkan kita berpuasa:

ّ‫ب ّعلّى الهذِينّ ِم ْن قّ ْب ِل ُك ْم لّ ّعله ُك ْم تّتهقُون‬ ّ ‫يّا أّيُّ ّها الهذِينّ آ ّمنُوا ُك ِت‬
‫ب ّعلّ ْي ُك ُم ِ ه‬
ّ ‫الصيّا ُم ّك ّما ُك ِت‬

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah:183)

Pun demikian sabda Nabi SAW, setidaknya ada 3 redaksi hadits puasa yang hampir sama,
kesemuanya berkaitan erat dengan iman. Nabi bersabda:

‫غ ِف ّر لّهُ ّما تّقّد ّهم ِم ْن ذّ ْنبِ ِه‬
ُ ‫سابًا‬
ّ ِ‫ضانّ إِي ّمانًا ّواحْ ت‬
ّ ‫ام ّر ّم‬
ّ ‫ص‬ّ ‫ّم ْن‬

“Barang siapa berpuasa karena dilandasi iman dan ikhlas (penuh perhitungan), maka dosanya
yang lampau akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

‫غ ِف ّر لّهُ ّما تّقّد ّهم ِم ْن ذّ ْن ِب ِه‬
ُ ‫سابًا‬
ّ ِ‫ضانّ ِإي ّمانًا ّواحْ ت‬ ّ ّ‫ّم ْن ق‬
ّ ‫ام ّر ّم‬

“Barang siapa menghidupkan malam (shalat Tarawih atau Qiyamu Ramadhan) karena dilandasi
iman dan ikhlas (penuh perhitungan), maka dosanya yang lampau akan diampuni.” (HR. Bukhari
dan Muslim)

‫غ ِف ّر لّهُ ّما تّقّد ّهم ِم ْن ذّ ْنبِ ِه‬ ّ ِ‫ام لّ ْيلّةّ ْالقّد ِْر إِي ّمانًا ّواحْ ت‬
ُ ‫سابًا‬ ّ ّ‫ّم ْن ق‬

“Barang siapa menghidupkan malam Lailatul Qadar (shalat malam) karena dilandasi iman dan
ikhlas (penuh perhitungan), maka dosanya yang lampau akan diampuni.” (HR. Bukhari)

Ya, baik puasa di siang hari atau shalat Tarawih di malam hari, atau bahkan menghidupkan malam
Lailatul Qadar hanya bisa dilakukan bagi mereka yang memiliki iman yang kokoh.

Mengagungkan Allah dalam Kehidupan

Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd. Ma’aasyiral muslimiin
rahimakumullah…

Tentu, kita tidak ingin menjadi hamba yang shalih pada bulan suci Ramadhan semata, kemudian
di luar bulan Ramadhan iman kita tanggalkan entah di mana, bukan?! Pasalnya di luar Ramadhan
iman kita akan diuji oleh Allah Ta’ala dengan berbagai ujian kehidupan. Allah Ta’ala berfirman:

ّ‫صدّقُوا ّولّيّ ْعلّ ّم هن ْالكّا ِذبِين‬
ّ ّ‫َللَاُ الهذِين‬
‫ ّولّقّدْ فّتّنها الهذِينّ ِمن قّ ْب ِل ِه ْم فّلّيّ ْعلّ ّم هن ه‬. ّ‫اس أّن يُتْ ّر ُكوا أّن يّقُولُوا آ ّمنها ّو ُه ْم ّال يُ ْفتّنُون‬ ّ ‫ أ ّ ّحس‬. ‫الم‬
ُ ‫ِب النه‬

“Alif Lam Mim. Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan,
“Kami telah beriman,” sementara mereka tidak diuji lagi?. Dan sungguh Kami telah menguji
orang-orang sebelum mereka. Maka, Allah pun betul-betul mengetahui orang-orang yang benar
(imannya) dan Dia betul-betul mengetahui orang-orang yang berdusta.” (QS. Al-Ankabut: 1-3)

mengarungi padang pasir tandus hanya untuk menyelamatkan aqidah mereka. Mari sejenak kita mengarungi sejarah generasi awal Islam. tapi dosanya jauh lebih besar (QS. bagaimana mereka merespons ujian kehidupan dengan iman yang kokoh. Allah Ta’ala berfirman: “Hai orang- orang yang beriman. bayangkan berjalan kaki dari Mekah menuju Yatsrib (nama kota sebelum diubah menjadi Madinah) itu seperti perjalanan Jakarta menuju Surabaya. mereka tidak mendahulukan logika akal. dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat. bukan juga dengan bus. An-Nahl:67) Tahap kedua. . Contoh kedua.Ujian iman dalam kehidupan sangatlah beragam. di sana ada investasi. (berkorban untuk) berhala. sesungguhnya (meminum) khamar. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu. Hijrah ini dilakukan oleh para sahabat sebanyak 3 kali. Bukan dengan pesawat. Rahasia mereka mampu menjalankan perintah Allah Ta’ala berhijrah tersebut tiada lain karena ada iman di dada mereka. bagaimana para bapak dan ibu bahkan anak turut serta menyeberangi lautan. perintah berhijrah. Hijrah pertama dan kedua ke Habasyah atau Ethiopia (benua Afrika). (QS. ada penyerapan tenaga kerja. Al- Baqarah:219) Tahap ketiga. tapi mereka mencerna dengan iman. Jawabannya jelas. Berhijrah atau meninggal tanah kelahiran ke tempat baru yang belum tentu ada jaminan kepastian hidup. An-Nisa’:43) Tahapan keempat atau tahapan final. bahwa dalam kurma dan anggur bisa dijadikan minuman memabukkan juga bisa dijadikan rizki yang baik (QS. intahainaa yaa Rabb. mengundi nasib dengan panah. Mari kita bayangkan. tidak juga menuruti kemauan syahwat.” Seketika itu kampung Arab banjir dengan khamer karena gentong-gentong khamer di dalam rumah mereka tumpahkan di jalanan. adalah termasuk perbuatan syaitan. pengharaman khamer. khamer dosa besar meski ada manfaatnya. bukan dengan kereta cepat. Mengapa mereka bersedia meninggalkan khamer. bahkan menjadi industri. maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)?”(QS. Al-Maidah 90-91) Dengan turunnya ayat tersebut umat Islam pada saat itu yang diwakili oleh sahabat Umar ibnu Al- Khattab berkomentar: “Intahainaa yaa Rabb. Hijrah ketiga ke Madinah. adalah larangan khamer atau minuman keras. berjudi. Intahainaa yaa Rabb. Kami sudahi wahai Tuhan. Larangan khamer ini melalui 4 tahap: Tahap pertama. Maka jauhilah perbuatan- perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. larangan shalat saat mabuk (pengkondisian lima waktu menjelang shalat untuk tidak mabuk). Contoh pertama. Tapi berjalan kaki atau naik kuda dan unta mengarungi padang pasir dan gurun sahara dengan cuaca panas menyengat sampai 50 derajat Celsius lebih. turun- temurun. padahal khamer sudah mendarah-daging.

Tiada gunanya berpuasa di bulan Ramadhan kalau tidak menjalankan kewajiban shalat. Tapi insya Allah kita mampu melewatinya karena kita sudah digembleng selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan. sesuai dengan kadar iman kita. “Sesungguhnya (batas pemisah) antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. perintah berjihad (hampir setiap bulan mereka keluar rumah berperang membela agama Allah Ta’ala).” ( HR. yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraan) mereka. (QS. larangan berkhianat dan banyak sekali contoh-contoh lainnya… Mereka mampu melalui ujian kehidupan itu dengan iman yang kokoh. anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Tapi apa yang terjadi dengan remaja kita? Mereka anak-anak kita. (QS. “Kun Rabbaaniyyan walaa takun Ramadhaniyyan.” Ujian iman itu berupa perintah ibadah ritual seperti shalat. masih banyak di antara umat Islam yang masih menggampangkan perintah shalat. Jadilah kamu hamba Rabbani dan janganlah kamu menjadi hamba Ramadhan. Jangan sampai mereka di hari Kiamat kelak menyeret kita ke lubang neraka gara-gara mereka protes pada Allah Ta’ala karena di dunia mereka tidak pernah didik menurut agama. Bagi perempuan atau anak gadis yang sudah baligh (sudah kedapetan datang bulan). dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang. perintah berdakwah. Allah Ta’ala berfirman: “Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu. maka pakaian bagi mereka saat mereka keluar rumah adalah menutupi seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan saja. yang dalam keadaan lemah. Allah Ta’ala berfirman: “Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah. Ma’aasyiral muslimiin rahimakumullah… Ujian keimanan dalam kehidupan sangatlah kompleks. religius dan berkualitas bagi putra-putri kita. Menjadi Hamba Rabbani bukan Hamba Ramadhani Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd. larangan menjadikan orang kafir sebagai penolong. hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar”. itu dua contoh ujian keimanan para sahabat generasi terbaik. Kita sebagai orang tua mempunyai tanggung jawab besar untuk mendidik dan membimbing mereka. bila seandainya mereka meninggalkan anak- anaknya. karena itu mereka tidak diganggu. sebagaimana ketika mereka shalat. Muslim) Ujian iman itu berupa perintah menutup aurat. An-Nisa’:9) . Al-Ahzab:59) Ujian iman itu ada pada perintah mendidik dan memilihkan (institusi) pendidikan yang baik. Kewajiban shalat ini tidak boleh ditinggalkan apapun alasannya kecuali kalau kita sudah dishalati. Sayangnya. Oleh sebab itu. selain itu banyak ujian keimanan mereka.Nah.

perda. kadang hidup kadang redup. Perintah ini merupakan penguat sendi-sendi bermasyarakat bahkan berbangsa dan bernegara. Memilih pemimpin tidak semata urusan dunia. Mereka itu akan di beri rahmat oleh Allah. bukan dengan nafsu. Al-Ahzab:36) Permasalahannya adalah iman itu fluktuatif. Karena baik-buruknya pemimpin akan berdampak pada rakyatnya. di atas hanya contoh… Oleh karena itu kita sikapi ujian kehidupan (perintah dan larangan) dengan iman yang menghunjam di dada. pergub. Bayangkan. akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. atau membatasi praktik ibadah di kantor atau contoh lainnya… “Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin atau pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. mencegah dari yang munkar.” . Perintah ini tidak hanya tugas para muballigh atau penceramah saja. Ali Imran:28) Ujian iman dalam kehidupan sangatlah beragam. apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan. laki-laki maupun perempuan. mendirikan shalat. sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Sahabat Abu Darda’ Al-Anshari RA berkata: ُ ُ‫اإلي ِْمانُ يّ ْزدّادُ ّو يّ ْنق‬ ‫ص‬ ِ “Iman itu terkadang naik dan turun. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. bukan juga kepentingan duniawi. niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah. bukan logika. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf. Sebaliknya pemimpin yang buruk hanya akan menyengsarakan di dunia lebih lagi menjerumuskan pada kenistaan di akhirat kelak. At-Taubah:71) Ujian iman itu ada pada perintah memilih pemimpin sesama muslim (larangan memilih pemimpin non muslim).” (QS.Ujian iman itu ada pada perintah amar makruf nahi munkar (menyuruh yang baik dan mencegah yang munkar) atau saling menasihati. kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan hanya kepada Allah kembali(mu).” (QS. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata” (QS. kadang naik kadang turun. Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang beriman. Barang siapa berbuat demikian. atau SK. menunaikan zakat serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. jika pemimpin mengeluarkan perpu. sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Allah Ta’ala berfirman: ً‫ض ّلال‬ ّ ْ‫سولّهُ فّقّد‬ ّ ‫ض هل‬ ‫ص ه‬ ُ ‫َللَاّ ّو ّر‬ ِ ‫سولُهُ أ ّ ْمرا ً أّن ّي ُكونّ لّ ُه ُم ْال ِخ ّي ّرة ُ ِم ْن أّ ْم ِر ِه ْم ّو ّمن ّي ْع‬ ‫ضى ه‬ ُ ‫َللَاُ ّو ّر‬ ّ ّ‫ّو ّما ّكانّ ِل ُمؤْ ِم ٍن ّو ّال ُمؤْ ِمنّ ٍة ِإذّا ق‬ ً ‫ُّمبِينا‬ “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin. Pemimpin yang baik akan menyejahterakan rakyatnya dan mengantarkan pada kebaikan di akhirat kelak biidznillah. yang melarang menggunakan hijab bagi muslimah di sekolah. tapi tugas kita semua tanpa terkecuali.

Semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada Rasulullah saw. iman akan naik dan kokoh dengan menjalankan ibadah dan ketaatan. dan saudara-saudara kami. jagalah kami dengan Islam dalam keadaan berdiri. Yahudi pendusta. Ya Allah. Allah hancurkan pasukan Yahudi Zionis yang telah berbuat kerusakan di sana dan bangsa-bangsa lainya yang telah menyokong dan membantu mereka. Ya Allah. Ya. Begitu juga. Engkau yang menyelamatkan Yunus dari gelapnya perut ikan. Jangan cabut nyawa kami kecuali dalam kondisi beragama Islam dan husnul khatimah. Kami takut azab-Mu. Hanya kepada-Mu. kami menuju dan tunduk. pasukan Ahzab angkara murka. Ya Allah. Kami mengharapkan rahmat dan kasih sayang-Mu. yang menghina kitab-Mu. jagalah kami dengan Islam dalam keadaan duduk dan jagalah kami dengan Islam dalam keadaan tidur. Selamatkan mereka. Sebaliknya. Engkau yang menyelamatkan nabi Ibrahim dari kobaran api menyala. kita berusaha menjaga dan merawat bahkan meningkatkan iman agar tetap naik dan kokoh dengan menjalankan ibadah dan ketaatan. .Para ulama menyimpulkan. ِ ‫الله ُه هم ا ْغ ِف ْر لّنا ّ ّو ِل ّوا ِل ِديْنا ّ ّو ِل ّج ِميْعِ ْال ُم ْسلِمينّ ّو ْال ُم ْس ِلما‬ ِ ‫ت اّألّحْ يا ّ ِء ِم ْن ُه ْم ّو ْاأل ّ ْم ّوا‬ ‫ت‬ Ya Allah. keluarga beliau. Ma’aasyiral muslimiin rahimakumullah… Doa Mari kita bershalawat atas Nabi Muhammad saw. Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar wa Lillaahil Hamd. hancurkanlah orang- orang yang tak suka dengan agama-Mu. kami shalat dan sujud. Jagalah kami dengan Islam saat kami sehat maupun saat kami sakit. Hanya kepada-Mu. Engkau yang menyelamatkan Nabi Muhammad dari makar kafir Quraisy. iman akan ringkih bahkan mati karena praktik maksiat dan dosa. Engkau yang menyelamatkan nabi Nuh dari badai dan banjir yang menenggelamkan dunia.. Keduanya saling mempengaruhi. kaum wanita dan anak-anak mereka. tolonglah saudara-saudara kami yang sedang berjuang di Palestina. Allah amankan dan selamatkan Masjidil Aqsha. kami mengabdi. sahabat beliau dan umat beliau yang setia hingga akhir zaman. ibadah dan ketaatan akan ringan dikerjakan ketika iman naik dan kokoh. karena azab- Mu sangat pedih. guru-guru kami. hanya kepada- Mu. kedua orang tua. Di sinilah perjuangannya. Ya Allah. Ya. baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. munafik pengkhianat. Ya Allah. Ya Allah. yang mempermainkan syariat- Mu. ampunilah dosa-dosa kami. wal’iyadzu billah. kaum muslimin semua. Engkau yang menyelamatkan Isa dari salib kaum durjana.

dan jadikan usia terbaik kami sebagai akhir ajal kami. kaum lemah. anugerahkan kepada kami rasa takut kepada-Mu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepada-Mu dan berikan ketaatan kepada-Mu yang mengantarkan kami ke surga-Mu dan anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringan bagi kami segala musibah di dunia ini. satukanlah di jalan dakwah-Mu. Anugerahkan kepada kami pemimpin-pemimpin yang beriman dan bertakwa. masyarakat kami. tolonglah saudara-saudara kami yang sedang dilanda kesedihan. jujur dan amanah. Kami lemah tak begitu berdaya membantu dan menyantuni mereka. Siramilah mereka dengan rizki yang melimpah dari sisi-Mu yang penuh berkah. Ya Allah. Kami masih ingin shalat Idul Fitri kembali. dan dosa yang membinasakan. limpahkanlah rahmat. Kami masih ingin bertemu dengan bulan Ramadhan lagi. Ya Allah. jadikanlah hari terbaik kami sebagai hari pertemuan kami dengan-Mu. jauhkan mereka dari kami. Sembuhkan yang sakit. Yang Mendengar rintihan hamba yang lemah dan banyak dosa. ‫ب‬ ّ ِ‫صائ‬ ّ ‫طا ّعتِكّ ّما تُبّ ِلهغُنّا ِب ِه ّجنهتّكّ ّو ِمنّ ْاليّ ِقي ِْن ّمات ُ ّه ه ِونُ ِب ِه ّع ّل ْينّا ّم‬ ِ ‫اّلله ُه هم ا ْق ِس ْم لّنّا ِم ْن ّخ ْش ّيتِكّ ّمات ّ ُح ْو ُل بّ ْي ّننّا ّوبّيْنّ ّم ْع‬ ّ ‫ص ّيتِكّ ّو ِم ْن‬ ْ‫الدُّنيّا‬. jadikanlah amal terbaik kami sebagai pamungkasnya. dan para fakir-miskin. janganlah Engkau goyangkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan tetapkan hati kami di atas agama-Mu. Ya Allah. dan musibah. karuniakanlah kepada kami keberkahan dari langit dan bumi. selamatkanlah kami. kumpulkanlah hati-hati kami di atas dasar kecintaan kepada-Mu.Ya Allah persatukanlah kami kaum Muslimin. Berikanlah waktu kepada kami. jangan biarkan orang- orang yang sengaja merusak kesucian Idul Fitri dengan pesta dosa dan kemaksiatan. Ya Allah. yang menjadikan Kitab-Mu sebagai landasan kepemimpinannya. dan hidayah-Mu kepada kami semuanya. daerah kami. Jangan segera Engkau lenyapkan hari yang suci ini. pertemukanlah di jalan ketaatan kepada-Mu. dan umat kami dari badai krisis. Laa ilaaha illaa Anta subhaanaka innaa kunnaa minazhzhaalimiin…3X Ya Allah. Ya Allah. para janda. dan anak-anak kami dari berbuat dosa dan godaan setan. Tolong dan lindungi mereka yang ditimpa musibah. anak-anak kami. ya Allah. Anugerahkan kebahagiaan kepada mereka. lepaskanlah dan jauhkanlah dari kami penguasa-penguasa zhalim. Ya Allah. lindungi kami. untuk mengamalkan dan menegakkan agama-Mu. Dan. negeri kami. Ya Allah. Ampuni kami. dan membawa kami ke jalan yang benar. Ya Allah. fasik. fitnah. keluarga kami. . bencana. padukanlah jiwa-jiwa ini sebagai hamba-hamba-Mu yang beriman dan bertaqwa. anak-anak yatim. Ya Allah. jalan yang Engkau ridhai. Ya Allah. Jangan biarkan kami bercerai- berai. ampunan. dan ikatlah di atas janji setia demi membela syariat-Mu. menerapkan syariat-Mu. Ya Allah. Yang membuat masyarakat kami rusak dan anak-anak kami hancur. dan kafir. Ya Allah.

com/2016/07/02/81194/khutbah-idul-fitri-1437-h-nyalakan- iman-kehidupan-refleksi-ibadah-puasa-ramadhan/#ixzz4kiBX08wX Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook Khutbah Idul Fitri 1437 H: Tiga Pelajaran Pada Momentum Idul Fitri Inayatullah Hasyim 02/07/16 | 11:12 Khutbah Idul Fitri Belum ada komentar 37. ّ ‫س ّل ٌم ّعلّى ْال ُم ْر‬ ّ‫سلِين‬ ِ ‫ب ْال ِع هز ِة ّع هما ّي‬ ّ ‫صفُونّ ّو‬ ِ ‫س ْب ّحانّ ّر ِبهكّ ّر ه‬ ُ ّ‫ب ْال ّعالّ ِمين‬ ِ ‫ّو ْال ّح ْمدُ ِ هِلِ ّر ه‬ Sumber: http://www. anugerahkan kepada kami kenikmatan melalui pendengaran. Ya Allah. Dekat dan Mengabulkan doa. penglihatan dan kekuatan selama kami masih hidup dan jadikanlah ia warisan bagi kami. ِ ‫س ِم ْي ٌع قّ ِريْبٌ ُم ِجيْبُ الدهع ّْوا‬ ‫ت‬ ِ ‫اء ِم ْن ُه ْم ّواأل ّ ْم ّوا‬ ّ ّ‫ت اِنهك‬ ِ ‫ت ّو ْال ُمؤْ ِمنِيْنّ ّو ْال ُمؤْ ِمنّا‬ ِ ‫ت اّألّحْ ّي‬ ِ ‫اّلله ُه هم ا ْغ ِف ْر ِل ْل ُم ْس ِل ِميْنّ ّو ْال ُم ْس ِل ّما‬. baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Aamiin yaa Rabbal ‘Aalamiin ‫وصلى هللا على نبينا محمد وعلى اله وصحبه أجمعين‬. ّ ّ‫سنّةً ّوقِنّا ّعذ‬ ِ ‫اب النه‬ ‫ار‬ ّ ‫سنّةً ّوفِى األ ّ ِخ ّرةِ ّح‬ ّ ‫ ّربهنّا اّتِنّا فِى الدُّ ْنيّا ّح‬.ّ‫ص ْيبّتّنّا فِى ِد ْينِن ّّاوال‬ ِ ‫ث ِمنها ّواجْ ّع ْلهُ ثّأ ْ ّرنّا ّعلّى ّم ْن ّعاداّنّا ّوالّ تّجْ ّع ْل ُم‬ ّ ‫ارنّا ّوقُ هوتِنّا ّما أّحْ يّ ْيتّنّا ّواجْ ّع ْلهُ ْال ّو ِار‬ ِ ‫ص‬ّ ‫اّلله ُه هم ّم ِت ه ْعنّا ِبأ ّ ْس ّما ِعنّا ّوأ ّ ْب‬ ّ ْ ّ ‫س ِلط ّعل ْينّا ّمن ال يّ ْر ّح ُمنّا‬ْ ‫ه‬ ُ ّ ْ ّ ّ ْ ّ ْ ّ ‫تّجْ عّ ِل الدُّنيّا أكبّ ّر ّه ِ همنّا ّوال ّم ْبل ّغ ِعل ِمنّا ّوال ت‬ Ya Allah.747 Hits . anugerahkanlah kepada kami kehidupan yang baik di dunia. Dan jangan Engkau jadikan musibah atas kami dalam urusan agama kami dan janganlah Engkau jadikan dunia ini cita-cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami dan jangan jadikan berkuasa atas kami orang-orang yang tidak mengasihi kami.dakwatuna. ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat. mukminin dan mukminat. Ya Allah. kehidupan yang baik di akhirat dan hindarkanlah kami dari azab neraka. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar.

dinda. ‫أّ ّما ّب ْعدُ؛‬ Segala puji bagi Allah. aku melihat Abu Bakar menangis.‫ص ّر ع ْبدّه‬ ‫اب‬ ّ ّ‫ ّون‬..ilustrasi (inet) dakwatuna.‫ّواحْ دّه‬ ُ‫ أ ّ ْش ّهد‬. . Aisyah (RA) berkata.‫ الاله اِالهللاُ والن ْعبد ُ االإيهاه‬. semata karena dia tak mampu lagi mengingat wajah Rasul yang mulia itu.‫كون‬ ِ ّ‫ ّول‬.‫ ّغدًا ن ّْل ِقى ْاأل ّ ّحبّة‬. jadikanlah kecintaan kami kepada Rasulallah SAW bagaikan Bilal bin Rabah yang tak mampu lagi kumandankan adzan setelah kematian Rasulallah SAW. Ya Allah. mengajak pada kebenaran dan menerangi umatnya dengan cahaya keimanan.‫صينّ لّه الده يْن‬ ِ ّ ‫ُكرة ً وا‬ ِ ‫ ُمخ ِل‬.‫فِ ُرون‬ ْ ِ‫كرهّ ال ُمنّاف‬ ‫ هللاُ اك ّب ُر ّو َِهللِ ال ّح ْمد‬. Bahkan.‫اء ب ُُر ْو ًجا ّو ّج ّع ّل ِف ْي ّها ِس ّرا ًجا ّوقّ ّم ًرا ُم ِني ًْرا‬ ِ ‫س ّم‬ ‫ِي ّج ّع ّل ِفي ال ه‬ ْ ‫اركّ الهذ‬ ّ ‫ تّ ّب‬،‫صي ًْرا‬ ْ ‫ الحمد هلل اله ِذ‬،ِ‫ا ّ ْل ّح ْمد ُ ِ هِل‬ ِ ‫ي ّكانّ ِب ِع ّبا ِد ِه ّخ ِبي ًْرا ّب‬ ‫ه‬ ‫ اّلل ُه هم‬. dan aku tak pernah mengira ada seseorang yang menangis sedemikian hebatnya karena bahagia”. yang diutus dengan risalah kebenaran. namun kecintaannya kepada Rasulallah tak pernah bisa pudar.‫ق بِإِذنِ ِه ّو ِس ّرا ًجا ُمنِي ًْرا‬ْ ْ ّ ِ ‫ ّودّا ِعيّا إِلى ال ّح ه‬،‫ق بّ ِشي ًْرا ّونّ ِذي ًْرا‬ ْ ّ ِ ‫ي بّعّثهُ بِال ّح ه‬ ‫ه‬ ُ ْ ‫سولهُ ال ِذ‬ ُ ‫اّ ْن الّ إِلّهّ إِاله هللاُ وأَّّ ْش ّهد ُ ا ّ هن ُم ّح همدًا ّع ْبدُهُ ُو ّر‬ ‫س ِهل ْم تّ ْس ِل ْي ًما ّك ِثي ًْرا‬ ّ ‫ص ِهل ّعلّى محمد ّو ّعلّى آ ِل ِه ّو‬ ّ ‫صحْ بِ ِه ّو‬ ّ . ‫ ُم ّح ّمدَّّ ا صلى هللا عليه وسلم‬.‫صيل‬ ّ ‫سب ّحانّ هللاِ ب‬ ً ِ‫هللاُ اكبّر كّبي ًْرا وال ّحمد ُ هللِ كث‬ ُ ‫يرا ّو‬ ّ ّ‫ ّوأ ّع هز ُجندّهُ ّوهّزّ ّم االحْ ز‬. yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya.‫ الالهّ اِال هللاّ ّوحدّه‬..‫صدّق ُّو ْعدّه‬ّ .‫قون‬ ْ ‫وكرهّ ال ُم ْش ِر‬ ِ ‫ ّولّو‬. Saat sakratul maut. Maha suci Allah. isterinya menangis sebab mereka jauh dari para sahabat Nabi di Madinah. Ya Allah. sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.‫ الالهّ اِالهللا ّوهللاُ اّكبر‬. sebab besok aku akan berjumpa dengan (manusia) yang paling kucinta. dan dijadikan padanya penerang dan Bulan yang bercahaya.com – ‫هللا اكبر… هللا اكبر… هللا اكبر… الاله االهللا وهللا اكبر هللا اكبر وهلل الحمد‬ َّ ‫ ّولّو ك ِّرهّ الكّا‬. ‫فّ ّرأّيْت أّبّا بّ ْكر ّي ْب ِكي‬ “Maka. Bilal mengajukan pensiun dini dari pekerjaannya sebagai muadzin masjid Nabawi setelah Rasulallah SAW wafat. Dia memilih hidup di Suriah agar dapat berjihad dalam dakwah. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. jadikanlah kecintaan kami kepada Rasulallah SAW bagaikan Abu Bakar yang menangis bahagia saat diizinkan Rasulallah SAW untuk menemaninya dalam berhijrah ke Madinah. Muhammad SAW.‫الّ ت ّ ْب ِكي‬ Janganlah engkau menangis. Bilal berkata. Dia-lah yang menciptakan bintang-bintang di langit. ‫سب أّ هن أّ ّحدًا يّ ْب ِكي ِم ْن ْالفّ ّرح‬ ّ ْ‫ ّو ّما ُك ْنت أّح‬.

Maka. ِ ‫ت ِم ْن ّعدْن‬ ‫ّان‬ ّ ‫إن ّكانّ ِل ْي نّ ْغ ُم ْال ُهنُو ِد ّو ِدنٍهم ***لّ ِك ْن ذّاْكّ ال‬ ِ ‫ص ْو‬ ْ Meskipun dalam darahku mengalir keturunan India *** tetapi suaraku adalah penyampai keturunan Adnan (Rasulallah SAW) ‫هللا أكبر…هللا أكبر…هللا أكبر…وهلل الحمد‬ Hadirin kamu muslimin dan muslimat jamaah shalat Idul Fitri yang mulia. Allah SWT telah mengganti dua hari itu dengan yang lebih baik dari padanya: Idul Fitri dan Idul Adha”. Maka. Khutbah seperti itulah yang pada pagi hari ini sedang khatib tunaikan sebagai upaya mencontoh Rasulallah SAW. Ada dua nikmat. dan langsung memimpin sholat ‘Id tanpa shalat sunnah lainnya. pertama-tama ingin mengajak hadirin sekalian untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT. Maka. Sejak peristiwa itu umat Islam menunaikan shalat Idul Fitri di Madinah. bertasbih. ْ ّ ‫ويوم األ‬ ‫ض ّحى‬ ّ ‫الفطر‬ ِ ‫يوم‬ ً ‫قدْ أبدلّكم هللاُ تعالّى ِب ِه ّما‬ ّ ‫خيرا ِم ْن ُه ّما‬ “Sungguh.Jadikanlah kami penyambung risalah perjuangan Rasulallah SAW hingga tidak ada umat manusia di muka bumi ini yang tidak tahu keagungan pribadinya. saya selaku khatib. Rasulallah SAW kemudian berkata. kata Rasulallah SAW. saat kumandang takbir bersahutan dengan kicauan burung dan gemericik rahmat ampunan dari Allah SWT. Rasulallah SAW bertanya. beliau SAW mendapati orang-orang berpesta dalam dua hari. Rasulallah SAW bertindak selaku imam dan khatib shalat. yang manusia sering terlena: sehat dan umur. Budaya jahiliyah yang berpesta-pora dalam dua hari. Pertama: Idul Fitri sebagai momentum pembelajaran tentang usia. Umur merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang seringkali diabaikan oleh hamba-hamba-Nya. Sepanjang malam raya. “Ada apa ini?” Para penduduk Madinah itu menjawab. Ketika Rasulallah SAW berhijrah ke Madinah. diganti oleh ajaran Islam dengan bersyukur pada Allah SWT. Rasulallah datang ke Musholah (tempat sholat). kaum muslimin bertahmid. Shalat ditunaikan tanpa adzan dan iqomah. Taqwa dalam arti menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Izinkanlah saya selaku khatib dalam khutbah yang singkat ini menyampaikan tiga momentum pembelajaran. Di Madinah. “Kami dulu berpesta dalam dua hari ini”. Syukur kita bahwa pada pagi ini kita sampai di gerbang kemenangan Idul Fitri dengan diberikan umur panjang. jadikanlah perjuangan kami seperti Iqbal yang berkata. pada pagi yang indah ini. dan bertahlil mengagungkan asma Allah SWT. . lalu beliau SAW menyampaikan khutbahnya.

Untuk itulah. serta ilmunya.Bukankah tidak ada seorang pun di antara kita yang mampu membendung perjalanan usia. Allah SWT berfirman. maka Idul Fitri tahun ini kita sudah berusia dua puluh enam tahun. hanya akan menjadi manusia-manusia yang merugi. maka dia adalah orang yang tertipu. Bila pada Idul Fitri tahun lalu kita masih berusia dua puluh lima tahun. Begitulah seterusnya. puasa di bulan Ramadhan menjadi semacam “neraca tahunan”. . Ia berlari meninggalkan kita melebihi kemampuan kita untuk mengejarnya. ّ ‫ع ْم ِر ِه ِفي ّما أ ْفنّاهُ ّو ّع ْن‬ ّ‫ش ّبا ِب ِه ِف ْي ّما أب ّْلهُ ّو ّع ْن ّما ِل ِه ِم ْن أين‬ ُ ‫ع ْن‬ ّ َِ ‫صا ِل‬ ْ ‫ّال ت ُّزو ُل قّدّ ّما ّع ْبد َِِ ّي ْو ّم ال ِق ّيا ّم ِة ّحت ّى يُ ْسأ ّ ُل ّع ْن‬ ّ ‫أر ّبع ِخ‬ ْ ّ ّ ‫ا ْكت‬. dalam upayanya merenungi setiap detik kehidupan yang dijalaninya. ُ ‫ض ْعفًا ّو ّش ْيبّةً ۚ يّ ْخلُ ُق ّما ّيشّا ُء ۖ ّوه ُّو ْالعّ ِلي ُم ْالقّد‬ ‫ِير‬ ّ ٍ‫ض ْعفٍ قُ هوةً ث ُ هم ّجعّ ّل ِم ْن بّ ْع ِد قُ هوة‬ ّ ‫َللَاُ الهذِي ّخلّقّ ُك ْم ِم ْن‬ ّ ‫ض ْعفٍ ث ُ هم ّجعّ ّل ِم ْن بّ ْع ِد‬ ‫ه‬ Allah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal. Karena itu. Perhatikanlah. (QS : Ar-Rum 54) Bila kita renungi secara lebih sungguh-sungguh. maka ia adalah orang yang tercela. dan kemudian lemah kembali seraya tumbuh uban di kepalanya. Rasulallah bersabda. Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin. kemudian kuat. mereka yang tak pernah melihat neraca kehidupannya. Sadarkan diri kita semua bahwa usia sangat cepat berlalu. masa mudanya bagaimana ia pergunakan. Demikianlah kita mendengar Umar bin Khattab berkata. maka kita akan dapatkan bahwa seluruh rangkaian kewajiban agama kita merupakan peringatan bagi diri kita tentang perjalanan usia kita di dunia ini. kemudian Dia menjadikan kamu sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat. Idul Fitri menjadi pembelajaran penting tentang perjalanan usia kita. mengatakan. Kemudian Dia menjadikan kamu sesuadah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. ‫س ْبهُ ّوفِ ْي ّما أ ْنفّقّهُ ّو ّع ْن ِعل ِم ِه ّماذّا ّع ِم ّل فِ ْي ِه‬ “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba di hari kiamat hingga ditanyakan kepadanya empat hal: Usianya untuk apa ia habiskan. tetapi kini kita telah berada di hari raya Idul Fitri. apa yang ia telah perbuat dengannya. Demikian pula sebaliknya. para ulama terdahulu. Bila setiap muslim melakukan kalkulasi dengan benar pada neraca hariannya. shalat lima waktu adalah “neraca harian” kita. rasanya baru kemarin kita memulai ramadhan. Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah. Shalat Jum’at merupakan “neraca pekanan”. dan ibadah haji menjadi “neraca atau timbangan usia” kita. barangsiapa yang hari ini sama dengan harinya yang kemarin. pekanannya dan tahunan niscaya ia akan beruntung dalam menapaki kehidupan ini.” Manusia tercipta mula-mula lemah. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia keluarkan. misalnya.

Setiap detik yang bergeser dari jam tangan kita telah menjadi sesuatu yang lampau. Ia hanya tertulis di batu nisan. aku adalah ciptaan yang baru dan aku akan menjadi saksi atas setiap pekerjaanmu. bermain-main petak umpat dengan teman sebangku. Dan. kecuali ia akan memanggil. maka panjang pendeknya usia sama saja. Kini kita telah disini. (QS: An-Nazi’at ayat 46) Waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali.” Untuk itulah. Penyari Arab mengatakan. “Wahai anak Adam. sebagian lain telah bermenantu. ia berhembus cepat baik saat kita senang ataupun susah. Ia pergi dan kita masih di sini. bercengkerama dengan teman sekelas dan bersenda gurau di bangku kuliah.Ia berjuang dan rehat di siang dan malam ***Semakin jauh dari dunia. maka mintalah bekal kepadaku. Penyair Arab lainnya mengatakan. di kesenjaan usia kita. Karena bila aku telah berlalu. َِ‫ش ْهر‬ّ ‫ط ِوي ِه ِب ْال ّي ْو ِم ّوال‬ ْ ُ‫سفّ ِر َِ ي‬ ّ ‫لى‬ ّ ‫ظ ْه ِر ع ٌْم ِر ِه *** ّع‬ ّ ُ‫ّو ّما اْل ّم ْر ُء ِإ ّال ّراكِب‬ ً ً ّ ّ ‫ض ِحى ٌك ّل يّ ْو ِم َِ ّول ْيل ِة َِ *** ّب ِعيْدا ّع ِن الد ُ ْنيّا قّ ِريْبا ِمنّ القّبْر‬ ّ ً‫ّوي‬ Seseorang hanyalah pengendara di atas pundak usianya ***Berkelana ia mengikuti hari dan bulan. manakala maut datang menjemput. rasanya. ّ ‫ط ِو ْي ُل‬ ‫س ّوا ٌء‬ ِ ّ‫ فّق‬،‫إِذّا ّكانّ أ ّ ِخ ُر ْالعُ ْم ِر ّم ْوتّ َّ ا‬ ّ ‫صي ُْرهُ ّوال‬ Apabila akhir dari perjalanan umur adalah kematian. ّ ُ‫ضيْتُ الّ أع ُْود‬ ‫إلى‬ ّ ّ‫ ّوعلّى ّع ّملِك‬،ُ ‫ يّا ابْنّ آدّ ّم أنّا خ ّْل ٌق ّج ِد ْيد‬:‫ ِإ ّال ّويُنّادِى‬،ُ‫ش ُق فّجْ ُره‬ ّ ‫ فّإ ِ ِني إذّا ّم‬،‫ فّتّزّ ّودْ ِمنِي‬،ُ ‫ش ِهيد‬ ُ ‫ّما ِم ْن يّ ْو ِم َِ يّ ْن‬ ‫يّ ْو ِم ا ِلقيّا ّم ِة‬ Tidaklah fajar hari ini terbit. mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melaikan (sebentar saja) yaitu di waktu sore atau di waktu pagi. Selebihnya adalah hisab Maha benar Allah SWT dalam firman-Nya. Hasan al-Basri. beranak cucu dan sebagian lain sulit menemukan rambut hitam di kepalanya sendiri. Waktu laksana angin. . seorang penyair sufi berkata. dengan sejuta persoalan yang membelenggu diri kita. masa-masa yang panjang yang pernah dilalui seseorang hanyalah merupakan bilangan masa pendek yang berlalu bagaikan kilat. rapuh dikikis angan-angan. ُ ‫ّكأّنه ُه ْم ّي ْو ّم يّ ّر ْو ّن ّها لّ ْم يّ ْلبّثُوا ِإ هال ّعشِ يهةً أّ ْو‬ ‫ض ّحاهّا‬ Pada hari mereka melihat hari kebangkitan itu. lanjut dimakan zaman. kita duduk di bangku Sekolah Dasar. sering kita dapati orang yang meratapi masa mudanya saat ia telah berusia renta. semakin dekat ia dengan pusara.Baru kemarin. aku tak akan kembali hingga hari kiamat tiba. sebagian telah merayakan reuni alumni yang ke- empat puluh.

hari ini kita pun berbahagia sebab diberi umur panjang dan telah terlahir kembali sebagai manusia yang bersih. Ibarat ulat. bukankah Rasulallah SAW berkata. ‫طا ٌء ّو ّخي ُْر ْال ّخ ه‬ ّ‫طائِينّ الته هوابُون‬ ‫ُك ُّل اب ِْن آدّ ّم ّخ ه‬ “Setiap anak cucu Adam memiliki dosa. Kemudian dia menghampiri sebatang pohon lalu berbaring di bawah keteduhannya karena telah putus asa mendapatkan unta tunggangannya tersebut. Mengapa demikian. Rasulullah SAW bersabda. kita bertarawih. bahkan menghindari hal-hal yang halal di siang hari. Suatu hari. dalam menjalani kehidupan ini. Rasulallah SAW menggambarkan kesenangan Allah itu dengan berkata. kita telah menjadi kupu-kupu yang indah setelah sebulan penuh dibungkus dalam ketaatan kepada Allah SWT.Maka. Karena sedemikian kasih dan sayangnya Allah pada kita. Umar bin Khattab RA datang menghadap Rasulallah SAW dengan membawa beberapa orang tawanan. Tidak. kita pasti pernah berbuat salah dan dosa.(HR Ibnu Majah). ‫هللا أكبر…هللا أكبر…هللا أكبر…وهلل الحمد‬ Hadirin kamu muslimin dan muslimat jamaah shalat Idul Fitri yang mulia. Memang. Selama Ramadhan. menahan hawa nafsu. lalu jika ia mendapatkan seorang bayi di antara tawanan dia langsung mengambil bayi itu. apakah wanita ini akan melemparkan anaknya ke dalam api?” Kami menjawab. Hal demikian adalah manusiawi. Pembelajaran kedua dari peristiwa Idul Fitri adalah tentang taubat. kita telah melewati masa kepompong. Ketika dia dalam keadaan demikian. Di antara para tawanan itu terlihat seorang wanita sedang mencari-cari anaknya. amarah murka. berjanji sepenuh hati tak akan pernah mengulangi perbuatannya. shalat witr dan berbagai ibadah sunnah lainnya yang merupakan wujud taubat kita. Idul fitri menjadi gerbang kemenangnya. mendekapkannya ke perut untuk disusui. Lalu Rasulullah SAW berkata kepada kami.. maka Allah sangat senang bila seorang hamba terlanjur berbuat dosa lalu bertaubat. demi Allah. “Sungguh Allah akan lebih senang menerima taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat kepada-Nya dari pada (kesenangan) seorang di antara kalian yang menunggang untanya di tengah padang luas yang sangat tandus. “Bagaimana pendapat kamu sekalian. sebab “manusia diciptakan dalam keadaan lemah” (QS An-nisa: 28) Manusia yang lemah itu diberikan jalan taubat sebagai wujud kasih sayang Allah kepada kita. Kini. Kedua: Idul Fitri sebagai momentum pembelajaran tentang taubat. tiba-tiba ia mendapati untanya telah berdiri di hadapannya…. dan sebaik-baik pendosa adalah dia yang bertaubat”. Sebab. Kini. sedangkan dia mampu untuk melemparnya. “sungguh Allah lebih mengasihi hamba-Nya dari pada wanita ini terhadap anaknya”. (HR Muslim) . qiyamul lail. (HR Muslim). lalu unta itu terlepas membawa lari bekal makanan dan minumannya dan putuslah harapannya untuk memperoleh kembali.

Karena itu. sehingga tak diperlukan segera bertaubat. mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. namun ia sekaligus termasuk ibadah yang mulia di sisi-Nya karena perbuatan itu merupakan perintah dari Allah. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Katanya. sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami. niscaya dia akan bersegera menuju taubat lebih cepat dare usahanya menggapai maksiat. “Dahulu Rasulullah sebelum meninggal banyak mengucapkan: maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya aku memohon ampun dan aku bertaubat kepada-Nya. ُ ‫ فّ ْالعُشّبُ يّ ْفت ُ ُل ِم ْنهُ ِحبّال ت ّ ُج ُر ال‬، ّ‫صيّة‬ Ibnul Qayyim berkata. Aisyah mengatakan. wahai Tuhan kami.Seringkali kita merasa bahwa dosa yang kita lakukan hanya dosa-dosa kecil saja. ia bahkan dapat menarik kapal. pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia. ‫اصي أنّ لّذّة ّ الت ّْو ّبة ت ِّزيْد‬ ِ ‫لّ ْو ّع ِل ّم ْال ّع‬ ‫صيّ ِة‬ ْ ّ ّ ّ ّ ّ ‫ضا ّعفّة لبّادِر إل ْي ّها أ ْعظ ّم ِم ْن ُمبّادّ ّرتِ ِه‬ ِ ‫إلى لذةِ ال ّم ْع‬ ّ ‫افَّ ا ُم‬ ّ ّ‫ضع‬ ْ ‫صيّ ِة أ‬ ْ ّ ّ ّ ِ ‫ّعلى لذةِ ال ّم ْع‬ Sekiranya seorang pelaku maksiat mengetahui bahwa kenikmatan bertaubat lebih dahsyat berlipat-lipat dari kelezatan maksiat. (QS Al-A’raf: 23) Saudaraku. adalah para pendosa pertama yang segera bertaubat. Maka menarik untuk mengutip Ibnul Qayyim sekali lagi. (Lihatlah) patok kayu (di dermaga) yang melilit tambang. taubat merupakan amalan para nabi. kalau sekiranya Engkau tidak mengampuni (dosa-dosa) dan merahmati kami. ٍ ٍۢ ‫س ِيهـاتِ ُك ْم ّويُد ِْخلّ ُك ْم ّج ٰنه‬ ‫ت تّجْ ِرى ِمن تّحْ تِ ّها ْٱأل ّ ْن ٰ ّه ُر ّي ْو ّم ّال‬ ّ ‫س ٰى ّربُّ ُك ْم أّن يُ ّك ِفه ّر ّعن ُك ْم‬ ّ ‫صو ًحا ّع‬ ُ ‫ٱِلِ ت ّْو ّب ًۭةً نه‬ ۟ ُ‫ٰ َّٰٓيأّيُّ ّها ٱ هلذِينّ ّءا ّمن‬ ‫وا تُوب َُٰٓو ۟ا ِإلّى ه‬ ‫ورنّا ّوٱ ْغ ِف ْر لّنّآ ۖ إِنهكّ ّعلّ ٰى ُك هِل‬ ّ ُ‫ور ُه ْم يّ ْسعّ ٰى بّيْنّ أ ّ ْيدِي ِه ْم ّوبِأ ّ ْي ٰ ّم ِن ِه ْم يّقُولُونّ ّربهنّآ أّتْ ِم ْم لّنّا ن‬ ۟ ُ‫ى ّوٱلهذِينّ ّءا ّمن‬ ُ ُ‫وا ّم ّع ۥهُ ۖ ن‬ ‫ي ُْخ ِزى ه‬ ‫ٱِلُ ٱلنهبِ ه‬ ‫ش ْى ٍۢ ٍء قّدِير‬ ّ Hai orang-orang yang beriman. ‫سفُن‬ ِ ‫ير ْال ّم ْع‬ ّ ّ‫ّال تّحْ ِق ّرن‬ ِ ‫ص ِغ‬ Jangan meremehkan dosa-dosa kecil. bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. kami adalah orang-orang yang berbuat zhalim pada diri- diri kami. sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka. Allah abadikan dalam firman-Nya. (QS At-tahrim:8) Karena itulah. . Adam dan Hawa. taubat tidaklah sebatas usaha seorang hamba untuk memohon ampunan dari Allah. niscaya kami termasuk orang-orang yang celaka”. Sebagaimana Allah berfirman. sesungguhnya rahmat Allah itu sangat luas sehingga tidak sepantasnya bagi seorang hamba untuk berputus asa dari rahmat-Nya.” (HR Bukhari-Muslim) Demikian pula para nabi sebelumnya. ّ‫سنّا ّو ِإ ْن لّ ْم ت ّ ْغ ِف ْر لّنّا ّوت ّْر ّح ْمنّا لّ ّن ُكون هّن ِمنّ ْالخّا ِس ِرين‬ ّ ُ‫ظلّ ْمنّا أّ ْنف‬ ّ ‫قّ ّاال ّربهنّا‬ “Keduanya berkata.

kita mengurut dada sambil berkata. Rasulallah SAW mengingatkan bahwa para Nabi adalah orang-orang yang paling berat ujiannya. Rasulallah SAW melewati pemakaman. Dalam ilmu akhlak. kita berharap sedang naik kelas menuju tangga kemuliaan yang lebih tinggi. “Aku tadi tidak mengenalimu”. dalam menjalani kehidupan ini. karena engkau tidak mengalami musibah seperti aku”. marah dan cepat putus asa. katanya. menjauhi larangannya dan menghindar dari prasangka buruk atas segala takdir-Nya”. Rasulallah SAW pun berkata. Lebih jauh. Seringkali. ‫أن يُ ْع ِطيْكّ فّ ْوقّ ّها‬ ْ ُ ‫يَُ ٍر ْيد‬ ْ ّ‫طا ّل ّعلّيْكّ ّو ْقتُ ْالبّلّ ِء ّم ّع اِ ْست ٍْم ّر ٍاركّ بِالد ُعا ّ ِء فّا ْعلّ ْم أنّ هللاّ لّ ْن ي ٍُريْد إ ّجابّةّ دّع ّْوتّكّ فّق‬ ُ ‫!! بّ ْل‬. Suatu kali. sabar dimaknai “berjuang melakukan segala perintah Allah. Ulama mengatakan. mencaci-maki lalu setelah tersadar. saat mendapat musibah yang menguji kesabaran.. “bertaqwalah kepada Allah dan bersabarlah”. Ketiga: Idul Fitri sebagai momentum pembelajaran tentang sabar Pembelajaran ketiga dari peristiwa Idul Fitri adalah tentang sabar. Karena itu. yakinlah bahwa sesungguhnya Allah tidak saja ingin menjawab doa-doamu itu. beliau kemudian berkata. Umar bin Khattab berkata. kita bertemu dengan persoalan yang menguras energi. tiga hal yang merusak kesabaran: tergesa-gesa. ‫صدْ ّم ِة ْاأل ُولّى‬ ّ ‫صب ُْر ِع ْندّ ال‬ ّ ‫ِإنّ ّما ال‬ “Sesungguhnya sabar itu adalah pada pukulan pertama”. . dan Idul Fitri ini adalah momentum gerbang kemenangannya.‫هللا أكبر…هللا أكبر…هللا أكبر…وهلل الحمد‬ Hadirin kamu muslimin dan muslimat jamaah shalat Idul Fitri yang mulia. Ia mudah diucapkan. “tergesa-gesa adalah perbuatan syaitan”. lalu masyarakat pada umumnya. sulit dilaksanakan. Wanita itu tak mengetahui bahwa itu Rasulallah SAW sampai seseorang kemudian memberitahunya. (HR Muslim) Dari hadits di atas dapat disimpulkan bahwa sabar itu bukanlah selepas kita puas mengamuk. Ibnul Qayyim berkata. sabar adalah kunci jawabannya. “Aku sabar sekarang”. Selama ramadhan kita dilatih untuk bersabar. dan meminta maaf. ‫ط‬ ّ ‫إٍذّا‬ ّ‫ّ ت‬ْ ‫ن‬ ‫أ‬ ‫ا‬ ‫ه‬‫ب‬ْ ً ‫ل‬ ْ ‫ّط‬ ‫ت‬ ‫م‬ ّ ‫ل‬ ْ ّ ّ ‫ا‬ ‫ي‬‫ا‬ ّ ‫ط‬ ‫ع‬ “Jika kesulitan hidup yang engkau rasakan berkepanjangan padahal tak pernah berhenti kau berdoa pada Allah. “engkau tidak merasakan apa yang kurasakan. Dia lalu mendatangi rumah Rasulallah SAW. Tetapi Dia ingin memberikanmu karunia lain yang bahkan engkau tak memintanya”. Beliau mendapati wanita menangis tersedu-sedu. lalu orang-orang shaleh. Wanita itu menjawab.

Alih-alih untuk mendapatkan kebebasan. Sampai suatu hari. Allah SWT abadikan kisah itu pada ayat berikut ini: ّ‫َللَاِ ِإ هال ْالقّ ْو ُم ْالكّافِ ُرون‬ ُ ّ ‫َللَا ۖ ِإنههُ ّال يّ ْيأ‬ ‫س ِم ْن ّر ْوحِ ه‬ ُ ّ ‫ف ّوأ ّ ِخي ِه ّو ّال ت ّ ْيأ‬ ِ ‫سوا ِم ْن ّر ْوحِ ه‬ ُ ‫سوا ِم ْن يُو‬ ّ ‫س‬ ‫ي اذْ ّهبُوا فّت ّ ّح ه‬ ُ ‫س‬ ‫يّا بّنِ ه‬ “Hai anak-anakku. sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim”. ketika Nabi Ayub diuji dengan penyakit. (QS al-Anbiya: 87) Faktor ketiga yang merusak kesabaran adalah cepat putus asa. Sebuah permintaan yang menusiawi. (QS Yusuf: 87) Untuk itulah.Marah juga merusak kesabaran. tampan dan mempesona. “Berapa tahun usiaku dalam keadaan sehat dulu?” Istrinya menjawab. Allah SWT mengabadikan kata hati Ayub dalam firman-Nya. ّ‫ظا ِل ِمين‬ ُ ّ‫ت أ ّ ْن ّال ِإ ٰلّهّ ِإ هال أّ ْنت‬ ‫س ْب ّحانّكّ ِإنهِي ُك ْنتُ ِمنّ ال ه‬ ُّ ‫ظ هن أ ّ ْن لّ ْن نّ ْقد ِّر ّعلّ ْي ِه فّنّادّ ٰى فِي ال‬ ِ ‫ظلُ ّما‬ ّ ّ‫ّاضبًا ف‬ ّ ‫ون ِإذْ ذّه‬ ِ ‫ّب ُمغ‬ ِ ُّ‫ّوذّا الن‬ “Dan (ingatlah kisah) Nabi Yunus. dan bertanya. lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya). Namun. Dikisahkan bahwa Nabi Yunus tak kuasa menahan emosi. Allah berfirman. Ayub tak mengeluh sedikitpun. Bukankah Nabi Ya’kub tak pernah putus asa mencari puteranya yang hilang hingga Allah pertemukan kembali dengan Nabi Yusuf. dalam hal kesabaran belajarlah dari Nabi Ayub. “Hai anak muda. Tujuh anaknya meninggal dan ia didera penyakit menjijikan. Dia pergi meninggalkan kaumnya yang tak kunjung beriman. dan Engkau sebaik-baik pemberi Kasih Sayang” (QS al-Anbiya: 83). kepergiannya belum mendapat izin Allah SWT. Saat semua orang menjauhinya. wahai Tuhanku. seluruh usahanya bangkrut. “Sungguh tak pantas aku mengeluh untuk sakit yang baru delapan belas tahun ini”. semua orang menjauhinya. dia justru mendapatkan kesempitan. hanya isterinya yang sabar melayaninya. para ulama mengatakan. dia kemudian ditelah ikan paus. apakah engkau melihat orang sakit yang ada di rumah ini?” . Saat isterinya kembali ke rumah. Ayub meminum segelas air dan dengan izin Allah seluruh penyakitnya hilang. isterinya berkata. Engkau pertemukan aku dengan ujian. Namun. ّ‫اح ِمين‬ ‫ي الض ُُّّر ّوأّ ْنتّ أّ ْر ّح ُم ه‬ ِ ‫الر‬ ‫ُّوب ِإذْ نّادّ ٰى ّربههُ أ ّ ِنهي ّم ه‬ ّ ‫س ِن‬ ّ ‫ّوأّي‬ “Dan kisah Nabi Ayub ketika dia bergumam. Sesungguhnya tidak berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir”. “Tak bisakah kau meminta Tuhanmu agar menyembuhkanmu dan kehidupan kita kembali normal?”. Hingga suatu hari. Mahasuci Engkau. dia tak mengenali suaminya. Ia bahkan kembali muda. Memang sebarapa sabar Nabi Ayub? Dalam riwayat diceritakan. Ayub menjawab. ketika ia pergi dalam keadaan marah. Dalam perjalanan lautnya. “delapan puluh tahun”. pergilah kalian. Ayub bergumam. maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. maka ia menyeru dalam keadaan sangat gelap bahwa: ‘Tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Engkau. Bukan hanya itu.

“kesabaran Ayub dan istrinya adalah teladan utama dalam menghadapi ujian Allah.Ayub tersenyum.com/2016/07/02/81187/khutbah-idul-fitri-1437-tiga-pelajaran- momentum-idul-fitri/#ixzz4kiEoT5Mi Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook Khutbah Idul Fitri: Menebar Maaf. kita semakin sering bertaubat dan semakin pandai pula dalam bersabar. Membangun Kebersamaan Ahad. Allah membalas kesabaran Ayub dan istrinya dengan memberi keturunan. harta dan kesuksesan. Karena itu.com) Khutbah I . Ibnu Abbas mengatakan. Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai mengambil hikmah dari hari ke hari agar saat usia semakin bertambah.dakwatuna.‫ت ّوال ِذه ْك ِر ْال ّح ِكي ِْم‬ ِ ‫ ّونّ ّفعّنِي ّواِيهِا ُك ْم بِ ّما فِ ْي ِه ِمنّ اآل ّيا‬. ‫م‬ ‫ي‬ ْ ‫ل‬ ِ ‫ع‬ ْ ‫ال‬ ‫ع‬ ‫ي‬ ْ ‫هم‬ ِ ‫س‬‫اال‬ ‫ُو‬ ّ ‫ه‬ ‫فّا ْست ّ ْغ ِف ُر ْوهُ إنههُ ه ُّو ْالغّفُ ْو ُر ه‬ ‫الر ِح ْي ُم‬ Sumber: http://www. Demikianlah tiga pembelajaran dari momentum hari raya Idul Fitri ini. 03 Juli 2016 03:01 Khutbah Bagikan Ilustrasi (pixabay. “Akulah orang yang engkau maksudkan itu”. ُ‫لوتّهُ ا هِن َِه‬ ّ ِ‫ ّوتّقّبه ّل هللا ِمنهِي ّو ِم ْن ُك ْم ت‬. keduanya mendapat kehormatan dengan diberikan anak-anak sebanyak dua puluh tujuh orang”. dan berkata.‫آن ْالعّ ِظي ِْم‬ِ ‫اركّ هللاُ ِلي ّولّ ُك ْم فِي ْالقُ ْر‬ ّ ّ‫ب‬ ‫ت‬ ِ ‫ت ّو ْال ُمؤْ ِم ِنيْنّ ّو ْال ُمؤْ ِمنّا‬ ِ ‫سائِ ِر ْال ُم ْس ِل ِميْنّ ّو ْال ُم ْس ِل ّما‬ ‫ل‬ ِ ‫و‬ ‫م‬ ُ ‫ك‬ ّ ‫ل‬ ‫و‬ ّ ّ ْ ّ ْ ِ ّ ّ ّ‫ي‬ َّ ‫ل‬ ‫ْم‬‫ي‬‫ظ‬ِ ‫ع‬ ْ ‫ال‬ ‫هللا‬ ‫وا‬‫ر‬ُ ‫ف‬ ِ ْ ‫غ‬ ّ ‫ت‬‫س‬ْ ‫أ‬ ‫و‬ ّ ‫ّذا‬ ‫ه‬ ‫ي‬ ‫ل‬ ِ ‫و‬ ّ ‫ق‬ ُ ‫ل‬ ‫و‬ ْ ْ ُ ّ ُُ ‫ق‬ ‫أ‬ . Setelah itu.

kebahagiaan. dzat yang maha pengasih yang tak pernah pilih kasih. kita buka hati suci kita. ‫نفس ما قدهمت لغ ٍد‬ ٌ ‫ ياأيهاالذين آمنوا اتهقوا هللا والتنظر‬: ‫قال هللا تعالى في كتابه الكريم‬ ‫ من نفهس‬:‫خبير بما تعملون وقال رسول هللا صلى هللا عليه وسلهم‬ ٌ ‫وتهقوا هللا ه‬ ‫إن هللا‬ ‫سر‬ ِ ‫ب الدنيا نفهس هللا عنه كربة من كرب‬ ‫يوم القيامة’ و ّمن ّي ه‬ ِ ‫مؤمن ُك ْربةٌ من ُكر‬ ٍ ‫عن‬ ‫سر هللا عليه في الدنيا واآلخيرة’ ومن ستّر مسلما ً ستّره هللاُ في الدنيا‬ ‫عسر ي ه‬ ٍ ‫على ُم‬ ‫عون العب ِد مادام العبدُ في عون أخيه‬ ِ ‫واآلخرة’ وهللا في‬. dzat yang maha penyayang yang tak pandang sayang. ‫تن إاله وانتم مسلمون‬ ‫ أيها الحاضرون اتهقوا هللا ه‬: ‫هللا أكبر أما بعد‬ ‫حق تقاته وال تمو ه‬ ‫واشكروا نعمت هللا الهتي وصلنا لإليمان ووصلنا إلى العيد الفطر المبارك‬. Alhamdulillah dengan penuh hidayah Allah SWT. Marilah bersama-sama kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. pikiran jernih kita. di pagi yang cerah ini kita dapat bersama- sama melaksanakan shalat Idul Fitri 1437 H dengan penuh kekhusyukan.‫الجلوات والخلوات‬ ‫ وأشهد أن محمدا عبده ورسوله سيد األنبياء‬. dengan cara menjalankan segala perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan- Nya. Mudah-mudahan kita yang hadir ini senantiasa tercatat dan digolongkan sebagai orang-orang yang mendapat ampunan Allah SWT. tengah berada di jalan atau terbaring sakit. kita singkirkan kotoran jiwa kita. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. karena masih banyak saudara-saudara kita yang berhalangan. sebagaimana dalam hadits qudsi-Nya yang berbunyi: ‫ضانّ ّوخ ّّر ُجوا إلّى ِعي ِد ُك ْم ّيقُ ْو ُل هللاّ تّعاّلى يا ّ ّم ّل ئِ ّكتي ُك ُّل‬ ّ ‫ش ْه ّر ّر ّم‬ ّ ‫ِإذّا صا ّ ُم ْوا‬ ِ ‫عوا إلّى ّمن‬ ‫ّاز ِلك ْم‬ ْ ‫ار ِج‬ْ ‫ب أ ّ ْج ّرهُ ِإ ِنهي قّ ْد ّغفّ ْرتُ لّ ُه ْم فّيُناّدي ُمنّا ٍد يا ّ أ ُ همةّ ُم ّح همد‬ ْ ‫ّعام ٍل ّي‬ ُ ُ‫طل‬ ْ ُ‫ط ْرتم لي فّق‬ ‫وموا‬ ّ ‫صمتُم لي واف‬ ُ ‫قول هللاُ تّعالى يا ّ ِعبادي‬ ُ ّ‫ت في‬ ّ ‫س ِيهئاّتِ ُكم ّح‬ ٍ ‫سنّا‬ ّ ُ‫قد بّدّ ْلت‬ ‫فورا ً لّكم‬ْ ‫ّم ْغ‬ . yaitu rasa dendam.‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫هللا أكبر‬ ‫الحمد هلل الذى عاد علينا نِعمه فى كل نفس ولمحات وأسبغ علينا ظاهرة وباطنة فى‬ ‫ وأشهد أن ال إله إال هللا وحده ال شريك له الذى امتن علينا‬.‫لنشكره بأنواع الذكر والطاعات‬ ‫ اللهم صل وسلم على سيهدنا مح همد وعلى أله وأصحابه‬. benci dan permusuhan di antara sesama saudara dan umat beragama. dan persaudaraan. marilah di pagi yang cerah ini kita buka seluas-luasnya pintu maaf yang telah lama tertutup.‫والمرسلين وسائر البريات‬ ‫أهل الفضل والكماالت‬. Oleh karena itu marilah kita bersyukur atas nikmat Allah SWT atas hidayah dan inayah-Nya sehingga kita ditakdirkan untuk hadir bersama-sama di masjid yang dimuliakan Allah ini. Juga khatib mengajak.

sedangkan tasbih dan tahmid adalah wujud menyucikan asma Allah dan segenap yang berhubungan dengan-Nya. ‘Wahai umat Muhammad. kita bunyikan takbir. saat bayi dilahirkan. Seluruh keburukan kalian diganti dengan kebaikan’. saat iqamah dilafadhkan. pulanglah ke tempat tinggal kalian. karena selain Allah semua kecil.Artinya: “Apabila mereka berpuasa di bulan Ramadhan kemudian keluar untuk merayakan hari raya. Kemudian Allah pun berkata. tanpa lelah. dan saat jenazah dikuburkan. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW: ‫ار ِه ّوفّ ْر ّحةٌ ِع ْندّ ِلقا ّ ِء ربه ِه‬ ِ ‫ط‬ّ ‫ان فّ ْر ّحةٌ ِعندّ إ ْف‬ ِ ّ ‫صائِ ِم فّ ْرحت‬ ‫ِلل ه‬ Dua kebahagiaan bagi mereka yang berpuasa: (1) kebahagiaan ketika berbuka dan (2) kebahagiaan ketika bertemu langsung dengan Tuhannya. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. tahmid dan tahlil tanpa henti. ‘Wahai malaikatku. Rasulullah SAW bersabda: . Semalam suntuk kita kumandangkan takbir. Saat adzan dikumandangkan. Takbir kita tanamkan ke dalam lubuk hati kita sebagai wujud pengakuan atas kebesaran dan keagunggan Allah. Semua itu merupakan simbol kita mencintai dan mengagungkan asma Allah dengan penuh penghayatan dan pengharapan akan hari di mana kita akan berjumpa dengan Penguasa Alam. Seseorang kemudian berseru. ‘Wahai hamba-Ku. setiap yang mengerjakan amal kebajikan dan meminta balasannya sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka’. Maka bangunlah sebagai orang yang telah mendapat ampunan'. kalian berpuasa untukku dan berbuka untukku. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. Rasulullah SAW bersabda: ِ ّ ‫زّ ِيه ْنوا أ ْعيّادّكم بِاالت‬ ‫كبير‬ "Hiasilah hari rayamu dengan Takbir" Islam sesungguhnya telah mengajarkan umatnya agar senantiasa bertakbir. maka Allah pun berkata.

maka akan terampuni apabila mereka saling memaafkan. egois kita untuk senantiasa membuka pintu maaf dan memohon maaf jika khilaf. karena di akhirat nanti tidak ada perbuatan saling maaf memaafkan seperti sekarang ini di dunia kita lakukan. Imam Muslim) Terampuni dosa-dosa di sini adalah ‫( ّح ُّق هللا‬haqqu Allah) atau hubungan manusia dengan Allah sedangkan apabila terjadi kekhilafan antarsesama manusia. Di dalam kitab Syarhul Hikam dijelaskan bahwa ahli waris tidak berhak untuk memberi maaf jika kesalahan dilakukan terhadap seseorang yang telah meninggal dunia. karena di akhirat nanti mereka yang pernah kita aniaya akan menuntut dan meminta keadilan di hadapan Allah." (HR. memakan harta ini dan menumpahkan darah si ini serta memukul si ini. Oleh sebab itu mari kita buang sifat sombong kita. Dan jika kebaikannya telah habis sebelum ia menunaikan kewajibannya.‫ار‬ ِ ‫ط ِر ّح ِفي النه‬ ُ ‫ت ّعلّ ْي ِه ث ُ هم‬ ْ ‫ط ِر ّح‬ ّ ‫ضى ّما ّعلّ ْي ِه أ ُ ِخذّ ِم ْن ّخ‬ ُ ّ‫طا ّيا ُه ْم ف‬ ّ ‫يُ ْق‬ Dari Abu Hurairah ra berkata. 'Tahukah kalian siapakah orang yang muflis (bangkrut) itu? Para sahabat menjawab. lalu dicampakkan padanya dan ia dilemparkan ke dalam neraka. menjalankan puasa dan menunaikan zakat. Yang bisa kita lakukan adalah memperbanyak amal ibadah. Muslim) ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh . 'Orang yang bankrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) melaksanakan shalat. bagaimana cara agar dapat menebus dosa terhadap si mayit. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda. namun ia juga datang (membawa dosa) dengan mencela si ini. saling ridha-meridhai. diambillah keburukan dosa-dosa mereka. (HR. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW di dalam kitab Riyadus Shalihin. sehingga amal ibadah kita akan diberikan kepada mereka. Dan seyogianya kita melakukan hal itu secara langsung ketika kita mumpun hidup di dunia. 'Orang yang muflis (bangkrut) di antara kami adalah orang yang tidak punya dirham dan tidak punya harta. Abu Hurairah mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‫س قّالُوا‬ ُ ‫سله ّم قّا ّل أّت ّ ْد ُرونّ ّما ْال ُم ْف ِل‬ ‫صلهى ه‬ ّ ‫َللَاُ ّعلّ ْي ِه ّو‬ ّ ِ‫َللَا‬ ‫سو ّل ه‬ُ ‫ّع ْن أّبِي ُه ّري ّْرة ّ أ ّ هن ّر‬ ‫س ِم ْن أ ُ همتِي يّأْتِي يّ ْو ّم ْال ِقيّا ّم ِة‬ ّ ‫ فّقّا ّل إِ هن ْال ُم ْف ِل‬،‫ع‬ ّ ‫س فِينّا ّم ْن الّ د ِْره ّّم لّهُ ّوالّ ّمتّا‬ ُ ‫ْال ُم ْف ِل‬ ‫سفّ ّك دّ ّم ّهذّا‬ ّ ‫ف ّهذّا ّوأ ّ ّك ّل ّما ّل ّهذّا ّو‬ ّ ّ‫شت ّ ّم ّهذّا ّوقّذ‬ ّ ‫ص ّي ٍام ّوزّ ّكاةٍ ّو ّيأْتِي قّ ْد‬ ِ ‫صلّةٍ ّو‬ ّ ‫ِب‬ ‫سنّاتُهُ قّ ْب ّل أ ّ ْن‬ ّ ‫ت ّح‬ ّ ‫سنّا ِت ِه ّو ّهذّا ِم ْن ّح‬ ْ ‫سنّا ِت ِه فّإ ِ ْن فّنِ ّي‬ ّ ‫طى ّهذّا ِم ْن ّح‬ ّ ‫ب ّهذّا فّيُ ْع‬ ّ ‫ض ّر‬ّ ‫ّو‬ ‫ رواه مسلم‬. Maka akan diberinya orang-orang tersebut dari kebaikan- kebaikannya. Lantas. menuduh si ini. ُ ً ‫احتِسابا‬ ‫غفر لهُ ما ّ تقد ّهم ِم ْن د ْنب ِه‬ ْ ‫ّم ْن صا ّ ّم ّر ّمضانّ ايْمانا ً ّو‬ "Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan atas dasar keimanan dan dilaksanakan dengan benar maka diampuni dosa-dosanya yang telah lewat.' Rasulullah SAW bersabda.

orang-orang yang senang bersilaturahim. Diawali dengan saling memaafkan. pembela agama Allah dan berbakti terhadap orang tua kita. Demikian tinggi derajat kedua orang tua kita sehingga berbuat baik terhadap orang tua adalah ibadah yang sangat di cintai Allah SWT.’ ‘Kemudian apa?’ ‘Berjuang di jalan Allah. “Diceritakan dari Sahabat Abdullah bin Amr. saya bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. laki-laki tersebut menjawab. (HR. bersedia berkunjung dan bersilaturahim mempererat dan menyambung kembali orang-orang yang terputus dengan kita sebagaimana hadits shahih Imam Bukhari Muslim beliau bersabda: ِ ‫سأ ّ لهُ في ِ أّث ّ ِر ِه فّ ْل ّي‬ ‫ص ْل ّر ِح ّمه‬ ّ ‫ان يُبسطا ّ لهُ في ِ ِرز ِق ِه ّويُ ْن‬ ْ ‫ّم ْن أحبه‬ Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan ditunda ajalnya (dipanjangkan usiannya) maka hendaknya menyambung hubungan familinya.’ Kemudian ada hadits yang kedua yang artinya. ‘Apakah amalan yang lebih dicintai Allah?’ Jawab beliau. kita meminta maaf atas salah dan khilaf kita. Suatu ketika sahabat Abdullah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang amal apakah yang dicintai Allah.’ Nabi bersabda. Bukhari dan Muslim) ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh Akhirnya semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang pemaaf. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh Makna Idul Fitri selanjutnya adalah kita wajib menjaga persatuan dan kesatuan. bahagia bersama keluarga kita memasuki surga Nya Allah SWT.Nuansa hari raya seperti sekarang ini kita pasti membayangkan saat-saat begitu indahnya kebersamaan. ‘Berjuanglah menjaga kedua orang tuamu. ‘Shalat dalam waktunya. berkumpul dengan sanak saudara. dan semoga kita dipertemukan Allah di akhirat kelak dalam keadaan suci. Begitulah tuntunan baginda Rasulullah SAW agar kita selalu berbakti kepada orang tua. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin.’ Nabi menjawab.’ ‘Kemudian apa?’ ‘Berbakti terhadap kedua orang tua. ‘Apakah ibu bapakmu masih hidup. beliau bersabda: ‫لى هللا ّع هز ّو ّج هل‬ ّ ِ‫ي العّم ِل أ ّ ّحبُّ إ‬ ُّ ‫ّعن عب ِد هللا قاّل سألتُ النّبي صلى هللا عليه وسلم أ‬ ّ ‫الج ّهادُ فِي‬ ِ‫سبِ ْي ِل هللا‬ ِ ‫ي‬ ‫الوا ِلدّي ِْن قّا ّل ث ُ هم أ ّ ه‬ ‫لى ّو ْقتِها ّ قّا ّل ث ُ هم أ ّ ه‬ ّ ‫ي قا ّ ّل ِب ُّر‬ ‫قّا ّل ال ه‬ ّ ‫صلة ُ ّع‬ Dari Abdulullah RA berkata. ‘Masih. kita cium tangan kedua orang tua kita dengan rasa haru. menghormati mereka dan mengingat jerih payah mereka. ‘Saya ingin berjihad ya Rasulullah. .

‬اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات األحياء منهم‬ ‫واألموات‪ .‬أل إبراهيم فى العالمين إنك حميد مجيد‬ ‫هللا أكبر‪ .‬عباد هللا ! إن هللا يأمر بالعدل واإلحسان وإيتاء ذى القربى وينهى عن‬ ‫الفحشاء والمنكر‪ .‬اللهم وفقنا لعمل‬ ‫صالح يبقى نفعه على ممر الدهور‪ .‬رسول اصطفاه على جميع البريات‪ .‬ربنا ال تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك‬ ‫‪.‬رحمة إنك أنت الوهاب‬ ‫هللا أكبر‪ .‬اللهم ألف بين قلوبنا وأصلح ذات بيننا‪.‬وأ ّ هما ّم ْن خ ّ‬ ‫ّاف ّمقّ ّ‬ ‫ي ْال ّمأ ْ ّوى‬‫فّإ ِ هن ْال ّجنهةّ ِه ّ‬ ‫جعلنا هللا واياكم من العائدين والفائزين والمقبو لين وادخلنا وايهاكم في زمرة عباده‬ ‫صالحين‬ ‫ال ه‬ ‫واقول قولي هذا واستغفر لي ولكم ولوالدي ولسائر المسلمين والمسلمات فاستغفره إنهه‬ ‫الرحيم‬ ‫هو الغفور ه‬ ‫‪Khutbah II‬‬ ‫‪.‬ولذكر هللا أكبر‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬وهللِ الحمدُ‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬ه‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬ه‬ ‫‪ . ‫س ّع ِن ْال ّه ّوى‬ ‫ام ّربِه ِه ّونّ ّهى النه ْف ّ‬ ‫أعوذ باهلل من الشيطان الرجيم‪ّ .‬يشكركم‪ .‬‬ ‫اللهم اجعلنا نعظم شكرك‪ .‬اللهم صل وسلم‬ ‫على سيدنا محمد وعلى أله وأصحابه أهل الكمال فى بقاع األرض بدوها وقراها‪،‬‬ ‫‪.‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‬ ‫الحمد هلل أفاض نعمه علينا وأعظم‪ .‬وجنبنا من النواهى وأعمال هى تبور‪ .‬إنك سميع قريب مجيب الدعوات وقاضى الحاجات‪ .‬أسبغ نعمه علينا ظاهرها وباطنها وأشهد أن محمدا عبده‬ ‫ورسوله‪ .‬فاذكروا هللا يذكركم واشكروا على نعمه‬ ‫‪.‬ربنا أتنا فى الدنيا حسنة وفى‬ ‫األخرة حسنة وقنا عذاب النار‪ .‬اللهم أصلح‬ ‫والة أمورنا‪ .‬وإن تعدوا نعمة هللا ال تحصوها‪ ،‬أشهد أن ال إله‬ ‫إال هللا وحده ال شريك له‪ .‬يحييكم واعلموا أن هللا يحول بين المرء وقلبه وأنه إليه تخشرون‬ ‫هللا أكبر‪ .‬اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد‪ .‬ه‬ .‬ونتبع ذكرك ووصيتك‪ .‬كما صليت على إبراهيم‬ ‫وعلى أل إبراهيم‪ ،‬وبارك على محمد وعلى أل محمد‪ ،‬كماباركت على إبراهيم وعلى‬ ‫‪.‬وبارك لنا فى علومنا وأعمالنا‪ .‬بلدانها وهدنها‬ ‫هللا أكبر أما بعد ‪ :‬إخوانى الكرام ! استعدوا لجواب ربكم متى تخشع لذكر هللا متى‬ ‫نعمل بكتاب هللا ؟ قال تعالى ياأيها الذين أمنوا استجيبوا هلل ولرسوله إذا دعاكم لما‬ ‫‪.‬يعذكم لعلكم تذكرون‪ .‬ملكهاوإنسها وجنهها‪ .

Sekarang sedang studi S3 Doktor (MPI) di UIN Maliki Malang. Dosen Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto dan Pengurus PC LTNNU Kabupaten Sidoarjo.Amru Almu'tasim. Ilustrasi (pixabay.com) Khutbah I .

kita singkirkan kotoran jiwa kita. marilah di pagi yang cerah ini kita buka seluas-luasnya pintu maaf yang telah lama tertutup. Juga khatib mengajak. Marilah bersama-sama kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.‫الجلوات والخلوات‬ ‫ وأشهد أن محمدا عبده ورسوله سيد األنبياء والمرسلين‬. kebahagiaan. di pagi yang cerah ini kita dapat bersama- sama melaksanakan shalat Idul Fitri 1437 H dengan penuh kekhusyukan. dzat yang maha pengasih yang tak pernah pilih kasih. dengan cara menjalankan segala perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan- Nya.‫وسائر البريات‬ ‫والكماالت‬.‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫ هللا أكبر‬،‫هللا أكبر‬ ‫الحمد هلل الذى عاد علينا نِعمه فى كل نفس ولمحات وأسبغ علينا ظاهرة وباطنة فى‬ ‫ وأشهد أن ال إله إال هللا وحده ال شريك له الذى امتن علينا لنشكره‬. Mudah-mudahan kita yang hadir ini senantiasa tercatat dan digolongkan sebagai orang-orang yang mendapat ampunan Allah SWT. karena masih banyak saudara-saudara kita yang berhalangan.‫بأنواع الذكر والطاعات‬ ‫ اللهم صل وسلم على سيهدنا مح همد وعلى أله وأصحابه أهل الفضل‬. benci dan permusuhan di antara sesama saudara dan umat beragama. Oleh karena itu marilah kita bersyukur atas nikmat Allah SWT atas hidayah dan inayah-Nya sehingga kita ditakdirkan untuk hadir bersama-sama di masjid yang dimuliakan Allah ini. ‫تن إاله وانتم مسلمون‬‫حق تقاته وال تمو ه‬‫ أيها الحاضرون اتهقوا هللا ه‬: ‫هللا أكبر أما بعد‬ ‫واشكروا نعمت هللا الهتي وصلنا لإليمان ووصلنا إلى العيد الفطر المبارك‬. dzat yang maha penyayang yang tak pandang sayang. tengah berada di jalan atau terbaring sakit. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. ‫نفس ما قدهمت لغ ٍد‬ٌ ‫ ياأيهاالذين آمنوا اتهقوا هللا والتنظر‬: ‫قال هللا تعالى في كتابه الكريم‬ ‫ من نفهس عن‬:‫خبير بما تعملون وقال رسول هللا صلى هللا عليه وسلهم‬ ٌ ‫وتهقوا هللا ه‬ ‫إن هللا‬ ‫سر على‬ ِ ‫ب الدنيا نفهس هللا عنه كربة من كرب‬ ‫يوم القيامة’ و ّمن يّ ه‬ ِ ‫مؤمن ُك ْربةٌ من ُكر‬ ٍ ’‫سر هللا عليه في الدنيا واآلخيرة’ ومن ستّر مسلما ً ستّره هللاُ في الدنيا واآلخرة‬ ‫عسر ي ه‬ ٍ ‫ُم‬ ‫عون العب ِد مادام العبدُ في عون أخيه‬ ِ ‫وهللا في‬. sebagaimana dalam hadits qudsi-Nya yang berbunyi: ‫ضانّ ّوخ ّّر ُجوا إلّى ِعي ِد ُك ْم ّيقُ ْو ُل هللاّ تّعاّلى يا ّ ّم ّل ئِ ّكتي ُك ُّل‬ ّ ‫ش ْه ّر ّر ّم‬ ّ ‫ِإذّا صا ّ ُم ْوا‬ ِ ‫عوا إلّى ّمن‬ ‫ّاز ِلك ْم‬ ْ ‫ار ِج‬ْ ‫ب أ ّ ْج ّرهُ ِإ ِنهي قّ ْد ّغفّ ْرتُ لّ ُه ْم فّيُناّدي ُمنّا ٍد يا ّ أ ُ همةّ ُم ّح همد‬ ْ ‫ّعام ٍل ّي‬ ُ ُ‫طل‬ ْ ُ‫ط ْرتم لي فّق‬ ‫وموا‬ ّ ‫صمتُم لي واف‬ ُ ‫قول هللاُ تّعالى يا ّ ِعبادي‬ ُ ّ‫ت في‬ ّ ‫س ِيهئاّتِ ُكم ّح‬ ٍ ‫سنّا‬ ّ ُ‫قد بّدّ ْلت‬ ‫فورا ً لّكم‬ْ ‫ّم ْغ‬ . pikiran jernih kita. dan persaudaraan. kita buka hati suci kita. Alhamdulillah dengan penuh hidayah Allah SWT. yaitu rasa dendam.

Rasulullah SAW bersabda: . sedangkan tasbih dan tahmid adalah wujud menyucikan asma Allah dan segenap yang berhubungan dengan-Nya. setiap yang mengerjakan amal kebajikan dan meminta balasannya sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka’. dan saat jenazah dikuburkan. Maka bangunlah sebagai orang yang telah mendapat ampunan'. pulanglah ke tempat tinggal kalian. Seseorang kemudian berseru. saat iqamah dilafadhkan. Kemudian Allah pun berkata. saat bayi dilahirkan. ‘Wahai malaikatku. Takbir kita tanamkan ke dalam lubuk hati kita sebagai wujud pengakuan atas kebesaran dan keagunggan Allah. Semalam suntuk kita kumandangkan takbir. Semua itu merupakan simbol kita mencintai dan mengagungkan asma Allah dengan penuh penghayatan dan pengharapan akan hari di mana kita akan berjumpa dengan Penguasa Alam. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. maka Allah pun berkata. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. ‘Wahai umat Muhammad. Rasulullah SAW bersabda: ِ ّ ‫زّ ِيه ْنوا أ ْعيّادّكم بِاالت‬ ‫كبير‬ "Hiasilah hari rayamu dengan Takbir" Islam sesungguhnya telah mengajarkan umatnya agar senantiasa bertakbir. ‘Wahai hamba-Ku. Saat adzan dikumandangkan. Seluruh keburukan kalian diganti dengan kebaikan’. karena selain Allah semua kecil.Artinya: “Apabila mereka berpuasa di bulan Ramadhan kemudian keluar untuk merayakan hari raya. kita bunyikan takbir. kalian berpuasa untukku dan berbuka untukku. Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW: ‫ار ِه ّوفّ ْر ّحةٌ ِع ْندّ ِلقا ّ ِء ربه ِه‬ ِ ‫ط‬ّ ‫ان فّ ْر ّحةٌ ِعندّ إ ْف‬ ِ ّ ‫صائِ ِم فّ ْرحت‬ ‫ِلل ه‬ Dua kebahagiaan bagi mereka yang berpuasa: (1) kebahagiaan ketika berbuka dan (2) kebahagiaan ketika bertemu langsung dengan Tuhannya. tanpa lelah. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh. tahmid dan tahlil tanpa henti.

Oleh sebab itu mari kita buang sifat sombong kita. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda. diambillah keburukan dosa-dosa mereka. menjalankan puasa dan menunaikan zakat.' Rasulullah SAW bersabda. memakan harta ini dan menumpahkan darah si ini serta memukul si ini. Dan jika kebaikannya telah habis sebelum ia menunaikan kewajibannya." (HR. karena di akhirat nanti tidak ada perbuatan saling maaf memaafkan seperti sekarang ini di dunia kita lakukan. bagaimana cara agar dapat menebus dosa terhadap si mayit. 'Orang yang bankrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) melaksanakan shalat. sehingga amal ibadah kita akan diberikan kepada mereka. ُ ً ‫احتِسابا‬ ‫غفر لهُ ما ّ تقد ّهم ِم ْن د ْنب ِه‬ ْ ‫ّم ْن صا ّ ّم ّر ّمضانّ ايْمانا ً ّو‬ "Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan atas dasar keimanan dan dilaksanakan dengan benar maka diampuni dosa-dosanya yang telah lewat. maka akan terampuni apabila mereka saling memaafkan. lalu dicampakkan padanya dan ia dilemparkan ke dalam neraka. Abu Hurairah mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‫س قّالُوا‬ ُ ‫سله ّم قّا ّل أّت ّ ْد ُرونّ ّما ْال ُم ْف ِل‬ ‫صلهى ه‬ ّ ‫َللَاُ ّعلّ ْي ِه ّو‬ ّ ِ‫َللَا‬ ‫سو ّل ه‬ُ ‫ّع ْن أّبِي ُه ّري ّْرة ّ أ ّ هن ّر‬ ‫س ِم ْن أ ُ همتِي يّأْتِي يّ ْو ّم ْال ِقيّا ّم ِة‬ ّ ‫ فّقّا ّل إِ هن ْال ُم ْف ِل‬،‫ع‬ ّ ‫س فِينّا ّم ْن الّ د ِْره ّّم لّهُ ّوالّ ّمتّا‬ ُ ‫ْال ُم ْف ِل‬ ‫سفّ ّك دّ ّم ّهذّا‬ ّ ‫ف ّهذّا ّوأ ّ ّك ّل ّما ّل ّهذّا ّو‬ ّ ّ‫شت ّ ّم ّهذّا ّوقّذ‬ ّ ‫ص ّي ٍام ّوزّ ّكاةٍ ّو ّيأْتِي قّ ْد‬ ِ ‫صلّةٍ ّو‬ ّ ‫ِب‬ ‫سنّاتُهُ قّ ْب ّل أ ّ ْن‬ ّ ‫ت ّح‬ ّ ‫سنّا ِت ِه ّو ّهذّا ِم ْن ّح‬ ْ ‫سنّا ِت ِه فّإ ِ ْن فّنِ ّي‬ ّ ‫طى ّهذّا ِم ْن ّح‬ ّ ‫ب ّهذّا فّيُ ْع‬ ّ ‫ض ّر‬ّ ‫ّو‬ ‫ رواه مسلم‬. (HR. Yang bisa kita lakukan adalah memperbanyak amal ibadah. Maka akan diberinya orang-orang tersebut dari kebaikan- kebaikannya. namun ia juga datang (membawa dosa) dengan mencela si ini. Lantas. 'Orang yang muflis (bangkrut) di antara kami adalah orang yang tidak punya dirham dan tidak punya harta. 'Tahukah kalian siapakah orang yang muflis (bangkrut) itu? Para sahabat menjawab. Di dalam kitab Syarhul Hikam dijelaskan bahwa ahli waris tidak berhak untuk memberi maaf jika kesalahan dilakukan terhadap seseorang yang telah meninggal dunia. Muslim) ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh . Sebagaimana sabda Rasulullah SAW di dalam kitab Riyadus Shalihin. Imam Muslim) Terampuni dosa-dosa di sini adalah ‫( ّح ُّق هللا‬haqqu Allah) atau hubungan manusia dengan Allah sedangkan apabila terjadi kekhilafan antarsesama manusia. egois kita untuk senantiasa membuka pintu maaf dan memohon maaf jika khilaf. saling ridha-meridhai.‫ار‬ ِ ‫ط ِر ّح ِفي النه‬ ُ ‫ت ّعلّ ْي ِه ث ُ هم‬ ْ ‫ط ِر ّح‬ ّ ‫ضى ّما ّعلّ ْي ِه أ ُ ِخذّ ِم ْن ّخ‬ ُ ّ‫طا ّيا ُه ْم ف‬ ّ ‫يُ ْق‬ Dari Abu Hurairah ra berkata. karena di akhirat nanti mereka yang pernah kita aniaya akan menuntut dan meminta keadilan di hadapan Allah. Dan seyogianya kita melakukan hal itu secara langsung ketika kita mumpun hidup di dunia. menuduh si ini.

‘Masih. ‘Berjuanglah menjaga kedua orang tuamu. ‘Saya ingin berjihad ya Rasulullah.’ ‘Kemudian apa?’ ‘Berbakti terhadap kedua orang tua. ‘Apakah ibu bapakmu masih hidup. Demikian tinggi derajat kedua orang tua kita sehingga berbuat baik terhadap orang tua adalah ibadah yang sangat di cintai Allah SWT. Diawali dengan saling memaafkan. kita meminta maaf atas salah dan khilaf kita. menghormati mereka dan mengingat jerih payah mereka. laki-laki tersebut menjawab.’ Nabi bersabda.’ ‘Kemudian apa?’ ‘Berjuang di jalan Allah. ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh Makna Idul Fitri selanjutnya adalah kita wajib menjaga persatuan dan kesatuan. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin. dan semoga kita dipertemukan Allah di akhirat kelak dalam keadaan suci. berkumpul dengan sanak saudara. orang-orang yang senang bersilaturahim.’ Kemudian ada hadits yang kedua yang artinya. Bukhari dan Muslim) ‫هللا أكبر هللا أكبر هللا أكبر وهلل الحمد‬ Ma‘âsyiral muslimin wal muslimat rahimakumullâh Akhirnya semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang pemaaf. “Diceritakan dari Sahabat Abdullah bin Amr. . kita cium tangan kedua orang tua kita dengan rasa haru. pembela agama Allah dan berbakti terhadap orang tua kita. Suatu ketika sahabat Abdullah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang amal apakah yang dicintai Allah. ‘Apakah amalan yang lebih dicintai Allah?’ Jawab beliau.’ Nabi menjawab. Begitulah tuntunan baginda Rasulullah SAW agar kita selalu berbakti kepada orang tua.Nuansa hari raya seperti sekarang ini kita pasti membayangkan saat-saat begitu indahnya kebersamaan. saya bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. ‘Shalat dalam waktunya. bersedia berkunjung dan bersilaturahim mempererat dan menyambung kembali orang-orang yang terputus dengan kita sebagaimana hadits shahih Imam Bukhari Muslim beliau bersabda: ِ ‫سأ ّ لهُ في ِ أّث ّ ِر ِه فّ ْل ّي‬ ‫ص ْل ّر ِح ّمه‬ ّ ‫ان يُبسطا ّ لهُ في ِ ِرز ِق ِه ّويُ ْن‬ ْ ‫ّم ْن أحبه‬ Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan ditunda ajalnya (dipanjangkan usiannya) maka hendaknya menyambung hubungan familinya. bahagia bersama keluarga kita memasuki surga Nya Allah SWT. beliau bersabda: ‫لى هللا ّع هز ّو ّج هل قّا ّل‬ ّ ِ‫ي العّم ِل أ ّ ّحبُّ إ‬ ُّ ‫ّعن عب ِد هللا قاّل سألتُ النّبي صلى هللا عليه وسلم أ‬ ّ ‫الج ّهادُ فِي‬ ِ‫س ِب ْي ِل هللا‬ ِ ‫ي‬ ‫الوا ِلدّي ِْن قّا ّل ث ُ هم أ ّ ه‬ ‫لى ّو ْقتِها ّ قّا ّل ث ُ هم أ ّ ه‬ ّ ‫ي قا ّ ّل ِب ُّر‬ ّ ‫صلة ُ ّع‬ ‫ال ه‬ Dari Abdulullah RA berkata. ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. (HR.

‬ونتبع ذكرك ووصيتك‪ .‬بلدانها وهدنها‬ ‫هللا أكبر أما بعد ‪ :‬إخوانى الكرام ! استعدوا لجواب ربكم متى تخشع لذكر هللا متى‬ ‫نعمل بكتاب هللا ؟ قال تعالى ياأيها الذين أمنوا استجيبوا هلل ولرسوله إذا دعاكم لما‬ ‫‪.‬يعذكم لعلكم تذكرون‪ .‬اللهم ألف بين قلوبنا وأصلح ذات بيننا‪.‬وجنبنا من النواهى وأعمال هى تبور‪ .‬وأ ّ هما ّم ْن خ ّ‬ ‫ّاف ّمقّ ّ‬ ‫ي ْال ّمأ ْ ّوى‬‫فّإ ِ هن ْال ّجنهةّ ِه ّ‬ ‫جعلنا هللا واياكم من العائدين والفائزين والمقبو لين وادخلنا وايهاكم في زمرة عباده‬ ‫صالحين‬ ‫ال ه‬ ‫واقول قولي هذا واستغفر لي ولكم ولوالدي ولسائر المسلمين والمسلمات فاستغفره إنهه‬ ‫الرحيم‬ ‫هو الغفور ه‬ ‫‪Khutbah II‬‬ ‫‪.‬إنك سميع قريب مجيب الدعوات وقاضى الحاجات‪ .‬‬ ‫اللهم اجعلنا نعظم شكرك‪ .‬رحمة إنك أنت الوهاب‬ ‫هللا أكبر‪ .‬وإن تعدوا نعمة هللا ال تحصوها‪ ،‬أشهد أن ال إله‬ ‫إال هللا وحده ال شريك له‪ .‬يشكركم‪ . ‫س ّع ِن ْال ّه ّوى‬ ‫ام ّربِه ِه ّونّ ّهى النه ْف ّ‬ ‫أعوذ باهلل من الشيطان الرجيم‪ّ .‬وبارك لنا فى علومنا وأعمالنا‪ .‬اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد‪ .‬أسبغ نعمه علينا ظاهرها وباطنها وأشهد أن محمدا عبده‬ ‫ورسوله‪ .‬يحييكم واعلموا أن هللا يحول بين المرء وقلبه وأنه إليه تخشرون‬ ‫هللا أكبر‪ .‬ربنا أتنا فى الدنيا حسنة وفى‬ ‫األخرة حسنة وقنا عذاب النار‪ .‬كما صليت على إبراهيم‬ ‫وعلى أل إبراهيم‪ ،‬وبارك على محمد وعلى أل محمد‪ ،‬كماباركت على إبراهيم وعلى‬ ‫‪.‬ربنا ال تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك‬ ‫‪.‬اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات األحياء منهم‬ ‫واألموات‪ .‬ولذكر هللا أكبر‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬وهللِ الحمدُ‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬ه‬ ‫َللَاُ أ ّ ْك ّب ُر‪ ،‬ه‬ ‫ه‬ .‬اللهم صل وسلم‬ ‫على سيدنا محمد وعلى أله وأصحابه أهل الكمال فى بقاع األرض بدوها وقراها‪،‬‬ ‫‪.‬عباد هللا ! إن هللا يأمر بالعدل واإلحسان وإيتاء ذى القربى وينهى عن‬ ‫الفحشاء والمنكر‪ .‬فاذكروا هللا يذكركم واشكروا على نعمه‬ ‫‪.‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‪ ،‬هللا أكبر‬ ‫الحمد هلل أفاض نعمه علينا وأعظم‪ .‬اللهم أصلح‬ ‫والة أمورنا‪ .‬ملكهاوإنسها وجنهها‪ .‬أل إبراهيم فى العالمين إنك حميد مجيد‬ ‫هللا أكبر‪ .‬رسول اصطفاه على جميع البريات‪ .‬اللهم وفقنا لعمل‬ ‫صالح يبقى نفعه على ممر الدهور‪ .