You are on page 1of 6

PT.

ADHI KREASI TEKNIK INTERNAL POLICY Ref :


AND PROCEDURE
Page :1

Subject : Air Conditioning

Issued by Section : Engineering Dept

Approved by : Chief engineer Date :

Pemeriksaan :
1. Periksa temperatur pada grill AC, pastikan temperatur permukaan grill
15 - 20 C
2. Periksa condensor, jika kotor bersihkan
3. Periksa evapurator, jika kotor bersihkan.
4. Periksa kondisi mesin AC, pastikan dalam keadaan baik dan bersih.

Perawatan
1. Periksa mesin AC, pastikan dalam keadaan baik dan bersih.
2. Pastikan jalur listrik mesin AC tidak mengalami gangguan.
3. Nyalakan mesin AC.
4. Periksa jalur pipa AC , jika terjadi bunga es segera periksa tekanan
freon di kompresor, jika kurang tambah freon dengan type yang sama
( spt. R12, R22, R134, R 404 ) ,jika tidak menggunakan type yang
sama akan mengakibatkan kerusakan peda system / kompresor
,tekanan yang di izinkan untuk 1 2 PK antara 30 50 Psi
5. Periksa drainase, apabila mampet segera bersihkan , atau tiup dengan
kompresor angin.
6. Periksa besar arus yang mengalir di kompresor, untuk 1 PK 3,5 4,5
A, untuk 2 PK 7,2 8,4 A, apabila diluar dari itu kemungkinan :
Kompresor sudah lemah
Kondensor kotor , terjadi back pressure
Kemapetan pada pipa / filter dryer sehingga kompresor kerja
kelebihan beban.
7. Periksa putaran kipas pada out door dan arus angin yang mengalir
8. Periksa temperatur grill, antara 15 - 20 C, apabila terjadi
pengembunan pada grill , bersihkan evapurator
9. Catat semua kegiatan dalam logbook / AC Hystory card.
10. Jika ada kejanggalan segera lapor kepada supervisor / atasan.
PT.ADHI KREASI TEKNIK INTERNAL POLICY Ref :
AND PROCEDURE

Page :1

Subject : Pelaksanaan Maintenance Order ( M.O )

Issued by Section : Engineering Dept

Approved by : Chief Engineer Date :

Terima Maintenance Order ( M.O ), tandatangani M.O tersebut, dan


copynya kembalikan kepada pembuat M.O untuk arsip.
Baca dengan teliti permintaan perbaikan / pembuatan tersebut, dan
langsung pemeriksaan ke lapangan., laksanakan perbaikan.
Apabila memerlukan material , periksa di engineering store .
Apabila di Engineering store tidak ada material , lapor kepada atasan /
SPV untuk dibuatkan Purchase request, yang ditandatangani oleh
C.E / Ass. C.E.
Lapor pada pembuat M.O bahwa pekerjaan belum dapat dilaksanakan
karena menunggu material.
Apabila material telah dating , langsung kerjakan dan jika selesai
langsung laporkan kepada pembuat M.O bahwa pekerjaan perbaikan /
pembuatan selesai .
Minta tanda tangan di M.O dari pembuat M.O / departemen t yang
bersangkutan., sebagai tanda buktyi bahwa pekerjaan tersebut telah
selesai.
Jika dalam melaksanakan pekerjaan mendapat kesulitan , tanyakan
langsung kepada Supervisor / atasan , untuk meminta pengarahan.
Apabila supervisor / Ass.CE / CE tidak bisa mengatasi maka akan
dipanggilkan ahlinya / supplier / kontraktor.
Tulis semua kegiatan pekerjaan dalam log boog engineering.
PT.ADHI KREASI TEKNIK INTERNAL POLICY Ref :
AND PROCEDURE
Page :1

Subject : Pemeriksaan mesin Genset

Issued by Section : Engineering Dept.

Approved by : Chief Engineer Date :

Pemeriksaan :

1. Periksa kondisi air radiator, isi jika kosong


2. Periksa kondisi oli mesin, pastikan dalam keadaan penuh, sebatas
garis pada tongkat penala oli.
3. Periksa V belt mesin, pastikan dalam keadaan baik
4. Periksa V belt batterey charger, pastikan dalam keadaan baik
5. Periksa kondisi air accu, pastikan dalan keadaan penuh dan
tegangan Accu 28 V Dc.
6. Periksa kondisi mesin, pastikan dalam keadaan baik dan tidak ada
kebocoran olie / solar
7. Periksa solar, pastikan posisi jalur solar terbuka
8. Periksa posisi panel genset , pastikan dalam keadaan baik dan
posisi Auto
9. Bersihkan mesin / lantai

Pemanasan :
1. Lakukan pemeriksaan dari step 1 sampai 5
2. Periksa kondisi saklar / switch panel, rubah dari posisi auto ke
posisi manual.
3. Perikas jaringan menuju gedung , pastikan sudah dalam keadaan
terputus.
4. Pergunakan alat safety ( ear plug , masker)
5. Nyalakan genset dengan system manual
6. Periksa kondisi semua instrumen dalam keadaan baik dan jalan .
7. Periksa :
Tekanan oli 75 psi
RPM 1500
Frequency 50 Hz
Tegangan 220 Volt

8. Nyalakan 5 10 menit., apabila lebih dari 10 menit, akan terjadi oli


keluar dari sisi mesin atau akan merusak alternator pembangkit
listrik karena tidak ada beban.
9. Matikan mesin genset dengan segera jika terjadi kelainan pada
mesin .
10. periksa dan perbaiki , jika tidak dapat diatasi laporkan ke atasan.
11. Kembalikan posisi panel ke semula Auto .
12. Periksa panel genset dan pastikan dalam keadaan baik .
13. Lakukan pemanasan dalam 2 hari sekali.
14. Pastikan genset dalam keadaan siap operasional
15. Catat semua aktivitas dalam log book genset.
16. Laporkan kepada atasan dengan segera apabila terjadi kelainan /
kerusakan.

Perawatan rutin.

1. Lakukan prosedur pemeriksaan


2. Lakukan pemanasan
3. Setiap 250 jam
a. Ganti filter olie
b. Ganti filter solar
c. Ganti filter by pass
d. Ganti air radiator
e. Ganti oli mesin , pergunakan olie Meditran SAE 40.
f. Bersihkan filter udara
g. Periksa semua instrumen
h. Bersihkan kisi-kisi radiator dan mesin
i. Buang endapan / air dari tangki bahan bakar
j. Catat semua perawatan / perbaikan pada History card / log
book

4. Setiap 1500 jam :


a. Ganti filter oli
b. Ganti filter solar
c. Ganti filter angin
d. Periksa semua Vent Belt, apabila sudah kelihatan rusak , di
ganti.
e. Periksa semua baut dan bagian mesin lainnya, jika kendor ,
kencangkan.
f. Bersihkan kisi-kisi radiator dan mesin
g. Buang endapan / air tangki bahan bakar
h. Periksa bagian alternator, bersihkan dengan kompressor angin.
i. Catat semua perawatan / perbaikan pada History card / log
book

5. Setiap 4500 jam / 2 tahun.


Lakukan D Check
a. Periksa keseluruhan
b. Ganti batterey
c. Periksa turbo charger, saringan pada pernafasan karter.
d. Kalibrasi injector dan pompa bahan bakar.
e. Ganti semua filter.
f. Ganti semua V belt

6. Setiap 10.000 jam


a. Pemeriksaan keseluruhan
b. Over Haul genset.
c. Pemeriksaan & pembersihan alternator.
d. Kuras tangki olar
e. Bersihkan panel panel Genset
f. Catat semua perawatan dan perbaikan pada history card / log
book.

Tugas :
Melakukan prosedur pemeriksaan berkala seperti tercantum diatas
Jika terjadi kelainan terhadap mesin , laporkan pada supervisor
Supervisor akan memeriksa kebenarannya dan akan memeriksa
kerusakan tersebut.
Apabila permasalahan / kerusakan tidak bisa diatasi maka akan
melapor pada Chief Engineer.
Chief Engineer akan menganalisa dan akan memanggil ahlinya
( supplier / Service station )
Chief engineer akan membuat Purchase request
Apabila kerusakan tersebut fatal maka Chief Engineer akan
melaporkan kepada General Manager
Setelah selesai perbaikan akan dibuatkan berita acara perbaikan.

PT.ADHI KREASI TEKNIK INTERNAL POLICY Ref :


AND PROCEDURE
Page :1

Subject : Penyambungan kabel

Issued by Section : Engineering Dept.

Approved by : Chief engineer Date :

Peralatan yang digunakan :


1. Tang potong berisolasi karet
1. Tang kombinasi berisolasi karet
2. Cutter
3. Isolasi karet ( unibel / 3M )
4. Obeng berisolasi karet

Standart pemasangan:
1. Untuk pemotongan, pengupasan, penyambungan kabel harus
menggunakan peralatan yang benar
2. Untuk pemasangan diluar tembok ( out bow ) harus dalam keadaan
sapi diklem atau ditutup dengan kabel protector /kabel duct
3. Pastikan pemasangan kabel diluar tembok jauh dari sumber panas /
api. Dan genangan air.
4. Untuk pemasangan kabel dalam tembuk / , kabel hjarus dilindungai
dengan pipa PVC atau menggunakan jenis NYFGBY.
5. Pemilihan jenis / besar penampang kabel harus sesuai dengan jumlah
arus yan mengalir / diperbolehkan, sesuai dengan standart SNI
6. Penyambungan antar kabel dengan kabel harus dilakukan dengan
baik , sesuai standart SNI & standart Keselamatan, Kesehatan Kerja
Dan ditutup dengan bahan isolasi .
7. Penyambungan antara kabel dengan terminal harus dalam keadaan
kuat, jika tidak akan timbul panas / percikan api.
8. Terminal lampu tidak diperkenankan sebagai alat penyambung.
9. Peralatan sambung tekan, penyambung tekan / puntir, serta sambung
dengan solder harus sesuai dengan bahan hantaran yang disambung
dan di pasang.
10. Catat semua kegiatan dalam log book kerja.