You are on page 1of 5

Jurnal Elektro ELTEK Vol. 2, No.

1, April 2011 ISSN: 2086-8944

Analisis Penggunaan Motor Induksi Satu Fasa
Menggunakan Space Vector Pulse Width
Modulation (SVPWM) Dengan MATLAB
Antonio Fernandes Filipe dan M. Abdul Hamid
Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional Malang
e-mail : jeck_2012@yahoo.co.id

Abstrak—Penggunaan motor induksi yang sangat luas balik menjadi tenaga mekanik atau tenaga gerak, dimana
dalam bidang industri maupun dalam rumah tangga tenaga gerak ini berupa perputaran pada motor. Salah satu
menyebabkan motor jenis ini mendapat perhatian serius dari jenis motor AC ini adalah motor induksi atau motor
konsumen maupun fabrik motor itu sendiri. Ha ini disebabkan asinkron. Disebut motor asinkron karena putaran riil motor
karena mottr induksi dalam ukuran kecil banyak digunakan
yakni pada rotor tidak sama dengan putaran fluks magnet
untuk keperluan rumah tangga, seperti untuk penggerak
mesin cuci dan refrigerator, sedangkan motor induksi dengan stator. Dengan kata lain, bahwa antara putaran rotor dan
kapasitas besar digunakan pada dunia industri sebagai putaran fluks magnet terdapat selisih putaran yang disebut
penggerak pompa, fan, kompresor dan banyak lainnya. slip. Motor induksi polyphase banyak dipakai dikalangan
Pada umumnya motor induksi pada umumnya industri. Ini berkaitan dengan beberapa keuntungannya [2],
disimulasikan dan dianalisis pada kondisi ajek (steady state), antara lain:
tetapi untuk mengetahui sifat pengendalian dalam bidang 1. Sangat sederhana dan daya tahan kuat (konstruksi
elektrik, maka analisisnya dapat menggunakan metode space hampir tak pernah mengalami kerusakan, khususnya tipe
vector pulse width modulation (SVPWM). Penggunaan metode rotor sangkar bajing).
SVPWM dimaksudkan untuk meningkatkan daya keluaran
2. Harga relatif murah dan perawatan mudah.
dan juga dapat menurunkan faktor distorsi harmonisa pada
motor induk 1 fasa. Pada penelitian ini akan dibandingkan dua 3. Efisiensi tinggi. Pada kondisi berputar normal, tidak
sistem pengontrolan yaitu dengan menggunakan SVPWM dan dibutuhkan sikat dan karenanya rugi daya yang
auto trafo dengan menggunakan software Matlab. ditimbulkan dapat dikurangi (khususnya motor induksi
rotor belitan).
Kata kunci—svpwm, autotrafo, motor induksi, matlab
simulink. B. Prinsip Kerja Motor Induksi 1 fasa
Masalah utama yang berhubungan dengan desain motor
I. PENDAHULUAN induksi satu phasa adalah tidak adanya medan magnet putar
seperti halnya pada motor induksi tiga phasa. Karena hanya
Penggunaan motor induksi yang mencakup dunia luas ada satu phasa pada belitan stator, medan magnet pada
baik dalam bidang industri maupun dalam kehidupan sehari- motor induksi satu phasa tidak berputar, tetapi hanya
hari membuat motor jenis ini mendapat perhatian dari para menimbulkan medan pulsasi saja yang berada pada posisi
pengguna serta pabrik pembuatannya untuk semakin yang tetap, bukan medan yang berputar terhadap ruang.
meningkatkan mutu dari suatu motor induksi yang Karena tidak ada medan magnet putar pada stator, motor
dihasilkan sehingga tidak mengecewakan para induksi satu phasa tidak mempunyai torsi awal [2].
konsumennya. Motor induksi yang kecil digunakan untuk
peralatan rumah tangga misalnya untuk mesin cuci, dan
lemari es, sedangkan motor induksi dengan kapasitas yang
besar digunakan pada sektor industri seperti pada pompa,
fan, kompresor dan banyak lainnya.
Pada umumnya motor induksi dianalisis dan
disimulasikan pada kondisi steady state, tetapi untuk
mempelajari pengendalian dalam bidang elektrik metode
SVPWM juga sangat di butuhkan.
Penggunaan metode SVPWM ini dimaksudkan untuk
meningkatkan output daya dan juga dapat menurunkan
faktor distorsi harmonisa pada motor induksi 1 fasa. Dalam
menganalisis performa motor induksi satu fasa tersebut akan
digunakan software MATLAB. Gambar 1. Torsi pada motor induksi 1 fasa [10].

II. KAJIAN P USTAKA Torsi resultan yang dihasilkan oleh kedua komponen
torsi tersebut pada dasarnya dapat menggerakkan motor
A. Teori Dasar Motor Induksi dengan arah maju ataupun mundur. Namun pada keadaan
Motor arus bolak-balik (motor AC) adalah suatu mesin start kemampuan motor untuk bergerak maju ataupun
yang berfungsi untuk mengubah tenaga listrik arus bolak- mundur adalah sama, karena itu motor tetap diam (tidak

110

masing-masing menyatakan pengaruh medan maju dan Inverter satu fasa gelombang penuh. Sehingga bila diberi tambahan sedikit torsi maju maka motor tersebut akan In 2 − Kr I mag main = = In (6) mengikuti torsi resultan maju yang menyebabkan motor Kr 2 1+ akan bergerak maju.Vbo W Re = L2 (2) IL Dimana titik o merupakan titik tengah teoritis dari sumber tegangan dan Vao dan Vbo adalah dua keadaan yang terdapat Xe = Z e − Re = 46.42 − 40. PWM Inverter Secara umum pengontrol kecepatan motor induksi satu Reverse Ineg fasa yang menggunakan inverter satu-fasa dapat dilihat pada rotating field Rc/2 Xm/2 Rrot(1-sneg)/(2sneg) Gambar 3. Inverter ini dikenal medan mundur. Vn Z mM = (7) C.Em Vsta Xsta/2 Rsta/2 Xrot/2 Rrot/2 D. Keduanya mempunyai setengah E. Dimana: Kontrol Motor Induksi Vsta : Tegangan Input pada Motor (Volt) Xsta : Reaktansi Stator (Ohm) Generator Driver Rsta : Resistasni Stator (Ohm) PWM Gate Rc : Resistansi Inti (Ohm) Xm : Reaktansi Bersama Stator dan Rotor DC Xrot : Reaktansi Rotor (Ohm) Rrot : Resistansi Rotor (Ohm) Konverter DC Inverter AC ke DC DC ke AC S : Slip Ipos forward : Arus pada putaran medan maju AC AC Ineg reversing : Arus pada putaran medan mundur MI Dalam prinsip medan putar ganda dimana gelombang magnet merupakan dua komponen medan putar yaitu. Rangkaian utama pengendali motor induksi satu fasa.Ea a= (12) Em' . 1. frekuensi dan tegangan output dari inverter dapat diatur untuk mengontrol motor induksi satu fasa. medan putar maju dan medan putar mundur. April 2011 ISSN: 2086-8944 memerikan reaksi). Gambar 2.Jurnal Elektro ELTEK Vol.81 2 2 2 2 (3) dalam inverter jembatan setengah gelombang. Pada 2 − Kr saat itu motor seolah-olah berfungsi sebagai trafo satu fasa Vn dengan sisi sekunder dihubung singkat. sehingga persamaan V tegangan Vab dinyatakan sebagai Ze = L (1) IL Vab = Vao . Dengan pengaturan pada unit PWM. 2. yang besarnya sama dan berlawanan arah. begitupula sebaliknya bila motor diberi 2 − Kr tambahan sedikit torsi mundur. maka memiliki 24 = X0 = (4) 16 kemungkinan kombinasi berbeda dari kondisi hubung In buka terhadap masing-masing komponen daya. Rangkaian Ekivalen Motor Induksi I mag main Untuk membahas rangkaian ekivalen dari motor induksi Kr I mai cross = x I man main (8) satu fasa. inverter dan PWM generator. Inverter Satu Fasa Sebagai Suplai Tegangan Motor amplitudo dari medan magnet yang berpulsasi. Karena 2Vn menggunakan 4 buah komponen daya. No. Namun dari 16 kemungkinan tersebut hanya 4 kemungkinan kombinasi 111 . yang Induksi. Rangkaian ekivalen Z mc = (9) dapat dilihat pada Gambar 2. Pada dasarnya system pengontrol ini merupakan kombinasi dari penyearah satu fasa (rectifier) . Untuk menggerakkan motor tersebut Xo − Xe maka kita harus memberikan sedikit torsi maju ataupun torsi Kr = (5) Xo mundur dengan bantuan suatu alat. Berikut adalah persamaan yang digunakan sebagai inveter jembatan yang dapat ditinjau sebagai dua dalam menentukan parameter motor: buah inverter setegah gelombang. dapat diperhatikan pada saat motor diam. Rangkaian ekivalen motor induksi 1 fasa [11]. Gambar 3. I mag cross Re − R1 Ista R2 = (10) Xsta/2 Rsta/2 Xrot/2 Rrot/2 Kr 1 − Kr Ipos X1 = X 2 = X e (11) Forward Rc/2 Xm/2 Rrot(1-spos)/(2spos) 1 − Kr rotating field Ea' .

Pengujian parameter dan rangkaian kontrol motor PARAMETER M OTOR induksi 1 fasa. DC Test R1 (Ω) R2 (Ω) L1 (H) L2 (H) Lm (H) a b. 1. Pengecekan dengan eksperimen Secara umum diagram alir-nya dapat dilihat pada Gambar 5. 5. PENGUJIAN DAN SIMULASI yaitu bagain untuk menuliskan listing program yang dengan hasil program setelah dijalankan akan disimulasikan dengan A. yaitu +E. Dengan menggunakan simulink yang merupakan dengan kesatuan dalam program tersebut kita dapat melakukan eksperimen suatu pemodelan sistem kontrol atau suatu plant yang akan diatur. Didalam matlab terdapat dua bagian penting yaitu M-files yang berfungsi untuk menuliskan listing programnya dan simulink yang digunakan untuk melakukan Ya Pengecekan simulasi.67 2. 4. Gambar 4 memperlihatkan kontrol yang sudah dimasukan. Membentuk blok simulink motor induksi 1 fasa dan sub. T3 -E Jalankan simulasi T1 .83 37. Hasil perhitungan pengujian parameter motor induksi Blok Simulik yang telah dibuat. tersebut adalah sebagai berikut. Matlab Simulink Simulasi Torsi. tiga fasa Berdasarkan parameter pada Tabel II dibuat model F. Rotor Tertahan ( Blocked Rotor Test ) d. sistem rangkaian kontrolnya berdasarkan fungsi B. Gambar 4. Menampilkan hasil simulasi 6. April 2011 ISSN: 2086-8944 yang dapat menghasilkan tegangan bolak-balik pada beban. Blok-blok simulink dapat juga Selesai dibentuk dari persamaan matematika dengan menggunakan blok transfer function sehingga kita dapat menuliskan persamaan dalam blok tersebut sesuai dengan parameter Gambar 5. topologi rangkaian inverter jembatah gelombang penuh. Arus dan Tegangan T1 . sehingga hanya ada 3 kemungkinan bagi Membuat blok simulasi motor induksi eksperimen: transfer function Kecepatan. Tanpa beban ( No Load Test ) c. Arus tegangan beban Vab. Matlab merupakan suatu software yang sangat baik Kecepatan. T4 +E T2 . Simulasi motor induksi satu fasa yang menggunakan peralihan (transfer function). TABEL II 1. No. Menjalankan simulasi motor induksi dengan parameter Kemungkinan yang lainnya akan mengakibatkan hubung motor dan setting sudut penyalaan (firing) dari rangkaian singkat pada sumber tegangan. No Load. dan Tegangan TABEL I KEMUNGKINAN KONDISI HUBUNG KOMPONEN DAYA Memasukan parameter motor dan Membandingkan hasil setting waktu untuk torsi mekanik motor simulasi dan eksperimen: Kondisi hubung Tegangan beban Vab Khususnya Kecepatan. -E. Perbandingan Lilitan 3.30 0. pengendali SVPWM 3. Arus dan digunakan untuk menganaliasa berbagai kebutuhan dalam Tegangan bidang teknik. Mulai Merangkai Rangkaian eksperimen penggunaan motor induksi satu fasa dengan SVPWM Pengujian motor induksi: DC Test. T4 0 Nilai Error Tampilkan Hasil Simulasi E. Algoritma Pemograman simulasi motor induksi 1 fasa dengan pengendalian SVPWM Langkah-langkah yang dilakukan dalam simulasi seperti dperlihatkan Gambar 6. Hal ini dapat didasari dengan menggunkan blok-blok Tidak yang telah tersedia serta setting parameter-parameter akan menjadi lebih mudah. Selain Simulink dalam MALTAB juga terdapat M-Files III. a. Diagram alir pengujian motor induksi. yang akan kita cari. T3 0 T2 .67 1. Memasukan Parameter Motor dan setting sudut Dengan menggunakan parameter yang telah dihitung penyalaan (firing) dari Rangkaian Kontrolnya.Jurnal Elektro ELTEK Vol.03681 1.01833 0. 2. Topologi rangkaian inverter jembatan gelombang penuh Blocked Rotor Jalankan eksperimen Tabel I memperlihatkan dua kemungkinan dari kondisi hubung buka pada komponen daya yang menghasilkan Catat hasil tegangan Vab nol. melalui pengujian dan name plate motor maka kita dapat 112 . dan 0.

(a) Tegangan . (d) IV. A.6327 N. (b) Arus. (d) Kecepatan motor. Model Simulink motor induksi 1 fasa dengan pengendalian SVPWM. Gambar 8 memperlihatkan hasil simulasi menggunakan software Matlab dengan menggunakan SVPWM.m dan kecepatan sebesar 3027 rpm masing-masing diperlihatkan Gambar 8 (c) dan (d). 2. Hasil simulasi seperti diperlihatkan Gambar 8 (a) terlihat bahwa dengan pengontrolan SVPWM masukan sebesar 220 V dantegangan keluaran 220 V.3 A dan Inom = 1. Gambar 9 (a) memperlihatkan bahwa dengan sudut pemicuan sumber 113 . HASIL SIMULASI Gambar 8. (a) (b) Gambar 6. Simulasi motor induksi 1 fasa menggunakan autotrafo Gambar 9 memperlihatkan rangkaian simulink motor induksi yang dikendalikan autotrafo dengan tegangan keluaran autotrafo sebesar 220 Volt. 1.3 A. di peroleh arus Istart sebesar 5. Sedangkan torsinya sebesar 0.Jurnal Elektro ELTEK Vol. (c) Torsi. Gambar 7 memeperlihatkan model simulink motor induksi 1 fasa dengan pengendalian SVPWM. Blok parameter motor induksi 1 fasa. Simulasi motor induksi 1 fasa menggunakan pengendali SVPWM Dengan menggunakan parameter yang telah dihitung melalui pengujian dan name plate motor. (c) Gambar 7. April 2011 ISSN: 2086-8944 melakukan analisa untuk melihat Kinerja motor yang menggunakan pengendali SVPWM dengan pengaturan lebar pilsa yang dihasilkan oleh PWM. maka kita dapat melakukan analisa untuk melihat kinerja motor yang menggunakan pengendali SVPWM dengan pengaturan lebar pilsa yang dihasilkan oleh PWM. C. No.

pg. menggunakan pengendali SVPWM. sedangkan dengan menggunakan autotrafo sebesar 2867 rpm. arus. [2] Bai Hua. Thesis. IEEE Press.3 A. al. 1. arus nominal (Inom) sebesar 1. V. No. September 2007. Rosli Omar “Space Vector Anaysis In Electrical Drives For Single–Phasa Induction Motor Using” Faculty of Electrical Engineering. Marinzan Bin Sulaiman.2.3 Ampere dan arus nominalnya sebesar 1. et. 2000. Power Conversion Conference 2002. 17-20 Nov. pp. PEDS 2003.1 A. 2-5 April 2002 Page(s):1328-1333 vol. February.3. 2003 Page(s):1313 .D. arus. 5. Untuk arus start dengan menggunakan kontrol SVPWM Arus penghasutan lebih optimal dibandingkan dengan kontrol menggunakan auto trafo yaitu Arus start yang menggunakan SVPWM sebesar 5. cosφ) menggunakan SVPWM didapatkan hasil yang lebih baik dari pada mengunakan autotrafo. (a) 3. [3] Wei-Feng Zhang and Yue-Hui Yu. D. kerja.415. The Fifth International Conference on Volume 2. SVPWM & One-cycle Control”.m. ISBN 0-7803-1 101-9. Vol.Jurnal Elektro ELTEK Vol. 0. et al. sedangkan dengan menggunakan auto trafo arusnya sebesar 6. 2003.m DAFTAR PUSTAKA (b) [1] Anggu Anugra. [4]. 283 -287. 3. “Comparison of Three SVPWM Strategies” Journal of Electrical Science and Technology of China. No. 114 . Piscataway. diperoleh beberapa kesimpulan antara lain: 1. Perbandingan kinerja motor induksi 1 fasa menggunakan SVPWM dengan autotrafo diperoleh bahwa untuk Vrms sebesar 220 Volt. Sudhoff. 2.1316 Vol. Power Electronics and Drive Systems. Sedangkan torsi yang dihasilkan dengan pengendali SVPWM sebesar 0.5 N. (d) Gambar 10. “Analysis of electric machinery”. Ph.. Analisis kinerja motor induksi (kecepatan. Aalborg University . Proceedings of the Volume 3. Wasynczuk.477. [5] H. Universiti Technical Malaysia. April 2011 ISSN: 2086-8944 tegangan sebesar 220 Volt diperoleh arus pengasutan (Istart) sebesat 6. simulasi dan analisis unjuk kerja motor induksi 1 fasa FUJIKAWA 100 Watt dengan Gambar 9. N.J. Krause.6327 N.6 ampere. [6] Frede Blaabjerg.5 N.3 ampere.m dan dengan autotrafo sebesar 0. P.1 Ampere dan arus nominalnya sebesar 1. Sedangkan kecepatan motor diperoleh sebesar 2867 rpm dengan torsi sebesar 0. PCC Osaka 2002.. torsi.. kecepatan dan torsi untuk Vtrafo = 220 V. 2. “Modelling.Denmark. 1996. putaran motor yang dihasilkan oleh pengendali SVPWM sebesar 3027 rpm. Model simulink motor induksi 1 fasa dengan autotraformator. “Comparison of Variable Speed Drives for Single-Phase Induction Motors”. “Comparison of Three PWM Strategies –SPWM. Profil tegangan. Institute of Energy Technology. KESIMPULAN Dari pengujian laboratoriun. and S. C. Kragh. analysis and optimisation of power (c) electronic circuits for low-cost drives”.