You are on page 1of 28

DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS

Penyusunan Leger Jalan

E
URAIAN PENDEKATAN, METODOLOGI
DAN PROGRAM KERJA

E.1 PENDEKATAN TEKNIS

Guna mendapatkan hasil pekerjaan leger yang maksimal di ruas jalan yang tertuang dalam
Kerangka Acuan (KA),metode pelaksanaan pekerjaan dan koordinasi yang baik dengan
pihak / instansi terkait. Dalam melaksanakan pekerjaan diperlukan metode pelaksanaan
yang baik dan terarah dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Konsultan diharapkan mampu memberikan jasa-jasa teknis secara efesien dan efektif dalam
pelaksanaan pekerjaan, dan beberapa langkah yang dilakukan meliputi:

 Organisasi dan Staffing yaitu konsultan wajib mengajukan tim yang merupakan
tenaga ahli yang berkualitas sesuai spesialisasi yang diperlukan.

 Modulus kerja yaitu semua pekerjaan akan ditangani oleh konsultan dan secara
proaktif melakukan konsultasi dan koordinasi dengan direksi pekerjaan dan
instansi terkait untuk memberikan hasil yang maksimal

 Sistem komunikasi yaitu Team Leader bertanggung jawab terhadap aktiitas dan
hasil pekerjaan secara keseluruhan serta dalam melaksanakan tugas tetap
mengacu pada standar kerja jasa konsultasi.

Standar dan peraturan teknis yang dipergunakan tim konsultan dalam pelaksanaan
pekerjaan Leger ini pada dasarnya menggunakan standar Peraturan Pemerintah No.
34/2006 tentang Jalan dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 78/ PRT/M/2005
tentang Leger Jalan, mewajibkan penyelenggara jalan untuk membuat leger jalan.
Leger jalan berguna untuk mengetahui perkembangan suatu ruas jalan yang
mencakup aspek hukum, teknis, pembiayaan, bangunan pelengkap, perlengkapan jalan,
bangunan utilitas, dan pemanfaatannya, melaksanakan tertib penyelenggaraan jalan
dengan mewujudkan dokumen yang lengkap, akurat, mutakhir, dan mudah diperoleh,

CV. INTERCONS E-1
JL. Jempiring 7, Telp (0361) 223383, Denpasar 80235 - BALI

DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS
Penyusunan Leger Jalan

mengetahui kekayaan negara, orang atau instansi atas jalan yang meliputi kuantitas,
kondisi dan nilai yang diperoleh dari biaya desain, pembangunan, dan
pemeliharaan.

Leger jalan idealnya memuat informasi teknis, aset dan hukum. Informasi teknis dalam
leger jalan terkait dengan ukuran/kuantitas jalan. Informasi aset dalam leger jalan
adalah biaya yang telah dikeluarkan baik itu untuk desain, pembebasan lahan,
pembangunan, peningkatan, penunjang, pemeliharaan dan rehabilitasi, pemeliharaan
berkala dan supervisi. Sedangkan informasi hukum dalam leger jalan terdapat pada
kolom legalisasi.

Karena pentingnya manfaat leger jalan maka pada tanggal 20 April 2011, Direktur
Jenderal Bina Marga kembali menginstruksikan kepada semua kepala satuan kerja
untuk menggunakan leger jalan untuk mendukung akuntabilitas pencatatan aset jalan
dan jembatan di lingkungan Ditjen Bina Marga. Setiap satuan kerja yang memiliki aset
jalan dan jembatan harus memiliki leger jalan dan melakukan pemutakhiran data leger
setiap ada perubahan konstruksi atau belanja yang mengakibatkan pertambahan nilai
aset.
Pendataan leger jalan mencakup pengumpulan data perkerasan jalan, bangunan
pengaman dan pelengkap jalan, perlengkapan jalan, dan utilitas publik sekitar badan
jalan sampai pada daerah pengawasan jalan baik utilitas publik di atas permukaan
jalan maupun yang ada di bawah permukaan jalan, data luas rumija dan harga/nilai
nya (NJOP), nilai perwujudan jalan serta rincian lainnya.

Sistem manajemen proyek, Konsultan akan melaksanakan suatu sistem manajemen proyek
yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan proyek yang meliputi pengendalian jadwal,
kualitas dan biaya pelaksanaan proyek.

CV. INTERCONS E-2
JL. Jempiring 7, Telp (0361) 223383, Denpasar 80235 - BALI

2. Pengumpulan data primer adalah sebagaiberikut: a. Data luas dan harga lahan ruang milik jalan 3. Telp (0361) 223383. Survei institusional fasilitas public dari instansi terkait b. Laporan Pendahuluan. Pengumpulan data perwujudan jalan dan jembatan (As Build Drawing). Pengolahan data 5. Bangunan pelengkap jalan c. Survei pengukuran.1 METODOLOGI Metodologi penyelesaian pekerjaan Penyusunan Leger Jalan di Kota Denpasar sepanjang 42. jenis survei yang dilakukan disini adalah: a. INTERCONS E-3 JL. Laporan Bulanan.BALI . b. b. Konstruksi jalan dan jembatan b. Laporan Akhir. Jempiring 7. CV.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan E. Denpasar 80235 . Utilitas publik e. Bangunan pengaman jalan d. 4.298 km ini dapat diselesaikan dengan tahapan sebagai berikut: 1. c. Survei pengukuran alinyemen vertikal dan horizontal c. Pengumpulan data sekunder: a. penentuan lokasi dan pemasangan patok leger. Pembuatan laporan: a. Survei pembuatan dokumentasi. Survei.

Telp (0361) 223383. Denpasar 80235 . Jempiring 7.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Metodologi pekerjaan leger jalan dapat dilihat pada bagan berikut ini: SURVEI PENGUMPULAN DATA PRIMER PENGUMPULAN DATA SEKENDER PENGOLAHAN DATA PEMBUATAN LAPORAN CV.BALI . INTERCONS E-4 JL.

Kantor Pelayanan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk tanah jalan yang Pajak Bumi dan dilegerkan Bangunan (KPPBB) setempat 4. Telp (0361) 223383.BALI . Denpasar 80235 . umur dst. tahun. biaya. Balai Penyelenggaraan . dan . Jempiring 7. Data referensi lainnya 2. PLN. tebal. Data lalulintas (lintas harian rata-rata) . CV. Telkom. Data kepemilikan tanah (sertifikat. Pemerintah Daerah Perda yang berlaku pada ruas-ruas jalan yang dilegerkan 3. Data perwujudan jalan/jembatan (jenis. Data riwayat longsoran/kerusakan/kebanjiran (black spot) . No. Instansi Data sekunder yang dikumpulkan 1. SPH dll. pelaksana. Data perkerasan jalan (jenis. Utilitas publik (di atas dan di bawah tanah) yang tersebar PDAM dsb di sekitar ruang milik jalan (Rumija) dan ruang pengawasan jalan (Ruwasja) pada ruas-ruas jalan yang dilegerkan.).DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Pengumpulan data sekunder/survei institusional Data sekunder yang dikumpulkan adalah sebagai berikut. volume.) Jalan Nasional / Satker . INTERCONS E-5 JL. PT. lokasi dst.) .

Survei pengukuran dan pengumpulan data Peta dan jumlah perlengkapan perlengkapan jalan jalan 6. pemancangan sesuai ketentuan pada buku 3 Pedoman Leger Jalan No. Survei pengukuran dan pengumpulan data Peta dan jumlah utilitas publik utilitas publik CV. pelengkap jalan terutama jembatan. No. Sedangkan untuk jarak lebih dari 2 km. Survei pengukuran dan pengumpulan data Sketsa / desain konstruksi jalan konstruksi jalan dan jembatan dan jembatan 5. 2. Telp (0361) 223383. Survei pengukuran. INTERCONS E-6 JL.BALI . dilakukan pengukuran GPS geodetic dual frequency secara diferensial. Survei pengukuran dan pengumpulan data Peta dan jumlah bangunan bangunan pengaman jalan pengaman jalan 7. 011/BM/2008.000 atau skala 1:1. dilakukan pengukuran poligon. Jempiring 7. Titik- titik ikat tersebut dikaitkan pada Jaringan Kontrol Horisontal dalam datum WGS 1984 dan Jaringan Kontrol Vertikal Nasional. Survei pengukuran alinyemen horizontal dan Peta alinyemen horizontal dan vertikal jalan vertikal jalan skala 1:2. Jenis survei lapangan yang dilakukan Data primer yang diperoleh 1.Y) dalam sistem interval sepanjang 5 Km yang ditandai dengan koordinat UTM datum WGS 1984 patok beton sebagai kontrol leger jalan (Bench dan data titik tinggi (h) elevasi Mark) dengan ukuran dan bentuk serta cara dalam satuan meter (m). Denpasar 80235 . Survei pengukuran/penentuan lokasi titik ikat Daftar koordinat titik kontrol pada awal dan akhir ruas jalan serta pada tiap leger jalan (X. pengumpulan data dan Peta dan jumlah bangunan pengamatan bangunan pelengkap jalan.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Pengumpulan data primer/survei lapangan Jenis survei lapangan yang dilakukan untuk mengumpulkan data primer adalah sebagai berikut.000 3. 4. Untuk jarak maksimal 2 km antarpatok leger jalan.

Cetak kartu leger jalan pada kertas standard (kertas untuk foto).BALI . 9. Penggambaran peta leger jalan 4. Survei Pendahuluan Survei pendahuluan ini dimaksudkan untuk pengumpulan data awal yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini. Denpasar 80235 . Survei pengukuran/pengumpulan/pemetaan Peta bidang tanah. Pengolahan data titik ikat peta leger jalan 2. Jempiring 7. Survei pengukuran/pengumpulan data luas dan Luas dan harga Rumija harga lahan ruang milik jalan (Rumija). Adapun pelaksanaan survei ini meliputi :  Kunjungan ke lokasi ruas-ruas jalan yang dilegerkan untuk memperoleh CV. Metodologi merupakan langkah pencapaian sasaran pekerjaan yang telah ditetapkan melalui pentahapan pekerjaan yang terangkum dalam suatu kegiatan yang utuh sehingga tercapai sasaran sesuai dengan yang diinginkan.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan 8. nasional. per bidang per desa yang dilalui jalan pengawasan jalan (Ruwasja). Secara garis besar metodologi pengumpulan data untuk keperluan pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan cara sebagai berikut : a. luas dan luas bidang tanah dan batas batas bidang tanah nama pemilik bidang tanah yang yang ada disekitar ruang pengawasan jalan berbatasan dengan ruang (Rumija). Pengolahan data primer dan sekunder meliputi sebagai berikut: 1. Pendokumentasian awal dan akhir setiap ruas Foto-foto awal dan akhir ruas jalan dan setiap kelipatan 375 m (jalan dalam jalan dan setiap kelipatan 375 m kota) serta bangunan pelengkap jalan yang (jalan dalam kota) serta diukur bangunan pelengkap jalan yang diukur 10. INTERCONS E-7 JL. Pengolahan objek peta hasil pengukuran teristris 3. Pemotongan segmen ruas jalan untuk dimasukkan ke dalam kartu leger jalan 5. Telp (0361) 223383. Memasukkan peta leger jalan ke dalam kartu leger jalan 6.

BALI . Disamping itu juga dilakukan pengukuran jembatan sehingga dapat digambarkan peta situasi. Instansi yang dimaksud adalah PLN. Denpasar 80235 . jenis dan kuantitas bangunan pengaman dan pelengkap.  Survei Inventory Survei ini meliputi survei kondisi existing jalan dan jembatan yang ada pada ruas jalan. CV. PDAM dan Pembina jaringan jalan  Kunjungan ke Instansi terkait untuk memperoleh gambaran umum dari sarana dan prasarana utilitas publik yang ada pada ruas jalan yang dilegerkan yang dikelola oleh Instansi tersebut  Diskusi dengan pembina jaringan jalan untuk memperoleh data sejarah pewujudan ruas-ruas jalan yang dilegerkan dan pelaksananya  Konsultasi dan diskusi dengan pemimpin proyek dan pengelola utilitas publik di Instansi terkait guna mendapatkan masukan-masukan yang berguna untuk pelaksanaan pekerjaan ini. Termasuk juga dalam survei ini adalah mengumpulkan data tentang sejarah pewujudan jalan dan jembatan. INTERCONS E-8 JL.  Survei Institusional Survei ini adalah dengan mendata jenis. b. kuantitas serta posisi prasarana dan sarana utilitas publik dari berbagai Instansi seperti PLN. alinyemen vertikal serta pembuatan potongan melintang setiap 375 meter jalan karena ruas jalan yang dilegerkan merupakan jalan Nasional dalam kota.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan gambaran umum kondisi existing serta situasi dari lokasi pekerjaan. Jempiring 7. prasarana dan sarana utilitas serta perlengkapan jalan lainnya. pandangan atas. pandangan samping dan potongan untuk semua jembatan yang ada pada ruas jalan yang dilegerkan.  Menyiapkan surat-menyurat untuk memohon data utilitas publik ke Instansi terkait sehubungan dengan pekerjaan leger jalan ini. Telkom. Survei lanjutan ini meliputi :  Survei Pengukuran Survei ini dengan melakukan pengukuran alinyemen horisontal. Telkom dan PDAM. Telp (0361) 223383. posisi uitilitas publik. Survei Lanjutan Survei lanjutan adalah survei-survei yang dilakukan setelah survei pendahuluan dengan tujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendetail dari lokasi pekerjaan dan melengkapi semua data yang diperlukan sesuai form leger.

BALI . INTERCONS E-9 JL. Pekerjaan survei leger jalan dimulai dengan menarik jarak setiap 50 meter dengan pita ukur 50/100 meter sepanjang jarak yang telah ditentukan di mulai dari pangkal CV. gorong-gorong maupun pada bangunan pelengkap lainnya serta tentang sarana dan prasarana utilitas publik yang ada pada ruas jalan yang bersangkutan. Pelaksanaan survei ini berupa pengumpulan data tentang penanganan yang pernah dilakukan baik pada perkerasan jalan.  Pembuatan foto dokumentasi leger jalan Foto dokumentasi leger dibuat setiap jarak 375 meter segmen ruas jalan. Jempiring 7. Disamping itu juga mencari informasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan ruas jalan tersebut.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Survei lalu-lintas Harian rata-rata Dengan melakukan penghitungan jumlah kendaraan menurut jenisnya selama 24 jam pada tiap-tiap ruas dengan pemilihan lokasi mempertimbangkan arah lalu lintas. Denpasar 80235 . Semua data yang diperoleh kemudian di cocokkan kembali dengan pengecekan langsung di lokasi secara visual ataupun dengan melakukan core drill. Kajian terhadap hasil survei terdahulu. c. Kriteria Teknis Survei Kriteria Teknis yang dipakai dalam survei pekerjaan pembuatan Leger Jalan adalah sebagai berikut: a. dan bangunan pelengkap lainnya. Telp (0361) 223383.  Survei pengumpulan data luas lahan Daerah Milik Jalan Luas lahan daerah milik jalan dapat diketahui dari pengukuran melintang (cross section) dan panjang ruas tersebut serta dari sejarah penanganannya. saluran drainase. Analisa terhadap survei terdahulu dimaksudkan untuk memperoleh gambaran ataupun informasi tentang hal-hal yang pernah dilakukan pada ruas-ruas jalan yang dilegerkan yang berkaitan dengan pekerjaan perkerasan. Sedangkan untuk setiap jembatan dibuat foto as jalan pandangan depan jembatan dan foto pandangan samping dari hulu/hilir.  Survei Lapisan Struktur Perkersan Guna memperoleh lapisan struktur perkerasan dari tiap ruas jalan adalah dengan mengumpulkan dan mempelajari gambar terbangun (as built drawing) penanganan ruas jalan tersebut sebelumnya.

 Kartu leger jalan dalam kota : Skala tegak 1 : 500. Jempiring 7.000 untuk kartu leger jalan dalam kota. Mengetahui panjang ruas secara garis besar. (Km) yang lebih besar. pandangan atas. Data hasil pengukuran jembatan digambarkan di dalam kartu jembatan berbentuk penampang memanjang. skala memanjang 1 : 2. namun ukuran tiap tebal perkerasan dan jenisnya dibuat sedemikian rupa sehingga terbaca dengan jelas. f. Setiap jembatan dibuat foto dokumen yang diambil dari arah depan. e. Penarikan jarak 50 meter ditandai dengan memberikan tanda cat tahan air pada permukaan jalan yang berawal dari Sta. penampang memanjang. kepala jembatan dan pondasi pilar jembatan.BALI . INTERCONS E-10 JL. Denpasar 80235 . Adapun penarikan tiap 50 meter ini adalah dimaksudkan untuk: . Foto dokumen leger disajikan pada setiap awal segmen 375 meter untuk jalan dalam kota dan berakhir pada pelegeran. c. arah hulu dan arah hilir jembatan. skala memanjang 1 : 1. penampang melintang pondasi. melintang dan pandangan atas. Menentukan lokasi pembuatan potongan melintang (cross section) yang dianggap mewakili setiap perubahan topografi atau struktur perkerasan. Gambar potongan melintang jalan (cross section) dibuat pada setiap jarak 375 meter untuk jalan dalam kota serta apabila terjadi perubahan topografi maupun terjadi perubahan struktur jalan. . tertentu dan berakhir pada jarak yang telah ditentukan pula. panjang dan lebar perkerasan yang ada sehingga dapat diketahui seluruh jenis permukaan jalan pada ruas yang dimaksud.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan ruas dan berakhir di ujung ruas.000. Data leger jembatan terdiri dari peta situasi.  Struktur perkerasan jalan dibuat tidak berskala. Telp (0361) 223383. b. Untuk daerah-daerah tertentu yang memiliki jalan akses penghubung perlu diketahui jenis. Gambar alinyemen Vertikal (tegak) dibuat dengan skala :  Kartu leger jalan luar kota : Skala tegak 1 : 500. Gambar alinyemen Horizontal (mendatar) dibuat dengan skala:  1 : 2. g. CV. Apabila pekerjaan tersebut merupakan pelegeran lanjutan maka akan dimulai dari Sta. . h.000. d. Menentukan jumlah dan posisi jembatan yang ada.  1 : 1. (Km) kecil ke arah Sta.000 untuk kartu leger jalan luar kota.

Biaya dan Sumber dana dari kegiatan pokok pewujudan jalan tersebut. Leger Jalan (Ringkasan Data). .Nomor dan Panjang Ruas jalan .Pelaksana. merupakan rekapan total data leger untuk 1 ruas jalan.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Analisis dan Pengisian Form Leger Data yang diperoleh baik berupa data primer maupun data sekunder berdasarkan survei pendahuluan.Tanggal dibuka untuk lalu lintas .Kegiatan Pokok yang meliputi : Desain. Peningkatan.Peranan Jalan .Titik Pangkal dan Ujung serta Arah jalan . Telp (0361) 223383..Status Jalan .Nomor/Nama Propinsi . Penunjangan. survei lanjutan dan analisa survei terdahulu kemudian dianalisa secara mendalam.Nama Pengenal jalan .BALI .Pembina Jalan yang bertanggung jawab .Tahun Asal dan perubahan Data Leger .  Lalu lintas harian rata-rata  Luas lahan daerah milik jalan CV. lalu hasilnya dicantumkan dalam kartu leger jalan yang terdiri dari form-form sebagai berikut: a. Pembebasan Lahan.Sistem Jaringan Jalan . Pembangunan. Pemeliharaan dan Rehab. Cacah. Supervisi dan lainnya. Form ini terdiri dari 2 sisi yaitu : (i) Sisi depan memberikan informasi tentang :  Identifikasi ruas jalan . Denpasar 80235 . INTERCONS E-11 JL. Jempiring 7.Tanggal selesai diwujudkan .Tanggal ditarik kembali untuk lalu lintas  Peta lokasi Digambar posisi ruas jalan pada peta propinsi yang bersangkutan  Peta situasi  Pewujudan .

Jadi data yang tercantum pada Ringkasan Data memberi informasi data teknis jalan. Telp (0361) 223383. Jempiring 7. Ditetapkan/Dikukuhkan dimana setiap hal tersebut terdapat tempatnya. Kartu Jalan dan Bangunan Pelengkap Lainnya serta Kartu Jembatan. tanggal serta pejabat yang melegalisasi (ii) Sisi belakang memberi informasi :  Tahun Asal dan Perubahan Data Teknik sesuai dengan data leger  Jenis permukaan jalan  Jenis jembatan  Bangunan Pengaman dan Pelengkap  Perlengkapan Jalan  Prasarana dan Sarana Utilitas Publik Semua data yang tercantum pada Ringkasan Data ini adalah merupakan jumlah total dari semua data yang ada pada Data Teknik. Diumumkan. Diperiksa. Tiap lembar form juga terdiri dari 2 sisi : (i) Sisi depan berisi :  Identifikasi segmen jalan . b.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Disini dicantumkan luas Damija untuk sepanjang satu ruas jalan yang dilegerkan  Legalisasi . Leger Jalan (Data Teknik) Mencantumkan informasi lebih detail untuk tiap sagmen jalan yaitu setiap 375 meter dari tiap ruas jalan. INTERCONS E-12 JL.BALI . bangunan pelengkap maupun sarana dan prasarana utilitas publik yang ada sepanjang suatu ruas jalan.Titik Ikat  Luas lahan Daerah Milik Jalan Dalam hal ini dicantumkan luas Damija untuk tiap-tiap panjang sagmen 375 m dari ruas jalan CV.Tahun Asal dan Perubahan legalisasi sesuai dengan data leger . Disetujui.Legalisasi yang meliputi : Dipersiapkan.Nomor Ruas . Denpasar 80235 .Nama Propinsi .

Gorong-gorong (jenis material.Minyak/gas .Lampu lalu lintas .Rambu Jalan .Konstruksi Lapis Permukaan (lebar. tebal.Marka Jalan . ukuran pokok dan kondisinya) .Lampu penerangan  Prasarana dan sarana Utilitas Publik di Kiri dan Kanan Jalan.Lainnya  Riwayat Kerusakan .Pagar Pengaman .Konstruksi Lapis Pondasi Atas (lebar.Penutup lereng (jenis material.Bangunan penahan taanah (jenis material. tebal.Rambu lalu lintas .DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Data Teknik yang meliputi . Jempiring 7.Konstruksi Lapis Pondasi Bawah (lebar. ukuran pokok dan kondisinya)  Perlengkapan Jalan di Kiri dan Kanan Jalan. tebal. yang meliputi : . ukuran pokok dan kondisinya) . ukuran pokok dan kondisinya) .Saluran samping dan tegak permanen (jenis material.Listrik . yang meliputi : .Air . tebal.Trotoar Kiri maupun Kanan (lebar. (jenis material.Bahu Jalan Kiri maupun Kanan (lebar.Drainase bawah tanah (jenis material.Kerb (jenis material. Denpasar 80235 .Manhole bak penamp. jenis dan kondisinya) . Telp (0361) 223383. ukuran panjang dan kondisinya) . jenis dan kondisinya) . jenis)  Bangunan Pengaman dan Pelengkap .Kerb saluran (jenis material. Penanganan dan Referensi CV.Dinding Pengaman . jenis dan kondisinya) . jenis) .Telepon/Komunikasi . ukuran pokok dan kondisinya) . ukuran pokok dan kondisinya) .Krib (jenis material. ukuran pokok dan kondisinya) . tebal. ukuran pokok dan kondisinya) .Patok Pemandu .Patok Rumija . INTERCONS E-13 JL.BALI .

skala memanjang 1 : 500  Gambar struktur perkerasan tanpa skala tapi tercantum ukuran tebal dan jenis perkerasan yang jelas. digambar. Tiap lembar kartu ini juga terdiri dari 2 sisi yang memberi informasi sebagai berikut : (i) Sisi depan terdapat informasi :  Identifikasi jembatan . c. INTERCONS E-14 JL.Tanggal. Sedangkan sisi belakangnya terdapat gambar yang sama dengan karut leger (data teknik). Lokasi .DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Legalisasi berdasarkan asal dan perubahan data leger yang meliputi : .Personil yang melaksanakan dan parafnya (ii) Sisi belakang mencantumkan :  Gambar Alinyemen Horizontal dengan skala lebar 1 : 1000. diperiksa dan disahkan . Tanggal dibuka untuk lalu lintas CV. Denpasar 80235 . Jempiring 7.BALI . Titik ikat . Nomor/Nama jembatan . Kartu jembatan Kartu ini dibuat bila pada ruas dimaksud terdapat jembatan. Kartu jalan dan bangunan pelengkap lainnya Form ini juga dibuat setiap segmen 375 meter ruas jalan yang mempunyai dua sisi juga dan terdapat informasi yang sama dengan kartu leger jalan (data teknik) di atas. skala memanjang 1 : 1000  Gambar Alinyemen Vertikal dengan skala tegak 1 : 500. skala memanjang 1 : 1000  Gambar penampang melintang jalan dengan skala tegak 1 : 500. Panjang jembatan . Bulan. dicatat. Tahun legalisasi . Nama propinsi . d. Tanggal selesai dibangun .Kegiatan diukur. Telp (0361) 223383. hanya pada sisi depan tercantum data lalu-lintas harian rata-rata menurut golongan jenis kendaraan. Kelas jembatan .

II. II di kiri dan kanan .BALI . III dst . II.Tipe pondasi kepala jembatan kiri dan kanan . pemeliharaan. II. pembangunan.Kondisi setiap elemen konstruksi sama seperti halnya bahan di atas . Panjang jembatan . II . Panjang bentang I.Kegiatan pokok yang meliputi : desain.Bahan bangunan bawah pilar I. pilar II (kiri dan kanan) . III dst . III dst . pembebasan lahan.Bahan sandaran bentang I. Taraf landasan kepala jembatan kiri dan kanan . Denpasar 80235 .Bahan pondasi kepala jembatan kiri dan kanan . III dst . II.Bahan pondasi pilar I. INTERCONS E-15 JL.Tipe bangunan bawah kepala jembatan kiri dan kanan . II .Bahan bangunan bawah kepala jembatan kiri dan kanan . II . Taraf landasan pilar I.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan . III dst . Jempiring 7. II. supervisi. penggantian.Macam dan bahan bangunan pengaman bangunan bawah jembatan  Perwujudan .III dst . Telp (0361) 223383.Bahan konstruksi sekunder bentang I. Jenis bentang I. II. Taraf bangunan bawah pilar I. rehab. penunjangan.Tipe landasan pilar I (kiri dan kanan). II di kiri dan kanan  Data teknik .Bahan trotoar/kerb bentang I. Taraf bangunan bawah kepala jembatan kiri dan kanan .Tipe bangunan atas pada bentang I.Bahan konstruksi utama bentang I. III dst . peningkatan. II .Tipe bangunan bawah pilar I. .Tipe landasan kepala jembatan kiri dan kanan .Tahun asal dan perubahan Data leger jembatan CV. Lebar bentang I. II.Bahan lantai bentang I. II.Tipe pondasi pilar I. III dst . Tanggal ditutup untuk lalu lintas  Data Umum . II. III dst . dan lain sebagainya.

DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan .Tanggal.Pelaksana. final report. INTERCONS E-16 JL. Telp (0361) 223383. studi kelayakan. geologi. biaya dan sumber dana dari kegiatan pokok pewujudan jembatan tersebut.BALI . getaran. diperiksa dan disahkan . digambar. sebab kerusakan. penyelidikan tanah. as built drawing beserta keterangan tentang tanggal/bulan/tahun dan oleh siapa kegiatan tersebut dilaksanakan. survei kondisi. Jempiring 7.Personil yang melakukan dan parafnya CV.Kegiatan diukur. cacah. dicatat. bangunan bawah maupun pondasi  Referensi Meliputi informasi tentang lalu-lintas. tahun legalisasi . Denpasar 80235 . (ii) Sisi belakang terdapat :  Gambar penampang memanjang  Gambar penampang melintang  Gambar peta situasi jembatan  Gambar tampak atas  Foto pandangan samping  Foto pandangan depan  Kondisi umum jembatan Menyangkut kondisi seluruh elemen konstruksi baik bangunan atas. longsoran. aliran sungai. kalendering.  Riwayat Meliputi macam kerusakan/kelainan. penanganan dan biaya yang diperlukan  Legalisasi berdasarkan asal dan perubahan data leger yang meliputi : . bulan.

 Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga penunjang. Jempiring 7. Kelancaran langkah awal ini akan sangat mendukung kegiatan-kegiatan berikutnya. sebagai upaya pengenalan lokasi pekerjaan melalui data sekunder dan dokumen-dokumen yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Data primer diperoleh dari pengukuran data dilapangan sepanjang ruas jalan yang sudah tertera dalam TOR. INTERCONS E-17 JL. Dengan pengenalan wilayah studi dengan baik diharapkan dapat disusun suatu metodologi dan program kerja yang lebih bersifat operasional dan lebih sesuai dengan kondisi lapangan. dilakukan secara serentak sesuai dengan jadwal penugasan masing-masing personil. Denpasar 80235 . Koordinasi tim tetap diperlukan untuk mengawali pekerjaan ini.3 PROGRAM KERJA Pelaksanaan kegiatan oleh konsultan harus dilakukan secara sistematik mulai dari pengumpulan.  Tinjauan awal kondisi eksisting lokasi pekerjaan. Data yang dikumpulkan berupa data sekender dan data primer. Rencana kerja disusun supaya pekerjaan leger ini bisa diselesaikan tepat waktu sesuai dengan alokasi waktu yang sudah tercantum dalam TOR. akan dilakukan segera setelah SPMK dikeluarkan oleh Pemberi Tugas. Konsultan didalam Perencanaan suatu pekerjaan memiliki Rencana Kerja yang akan diuraikan sebagai berikut : a) Persiapan Mobilisasi Tim Konsultan  Penyiapan Kantor dan Peralatan.BALI . CV. dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat efektifitas metoda yang tertuang di dalam KAK dan usulan teknis yang dibuat oleh konsultan di dalam menjamin pencapaian maksud dan tujuan pekerjaan leger.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan E. Penyusunan Program Kerja  Pendalaman pemahaman terhadap KAK dan usulan teknis. Telp (0361) 223383.

data teknis fisik jembatan. INTERCONS E-18 JL.  Menyiapkan Format dan Instrumen Survei. b) Survei. Instansi PLN. daftar pertanyaan yang terstruktur dan peralatan survei lainnya yang siap digunakan untuk melaksanakan survei data primer Pengumpulan data  Data primer diperoleh langsung dilapangan berupa data teknis fisik jalan.  Penetapan organisasi pelaksanaan pekerjaan. membuat desain survei dengan menyusun materi yang perlu diketahui di lapangan. untuk mengetahui posisi masing- masing tenaga ahli dengan arah koordinasi yang harus dilakukan.  Menetapkan Metoda Survei. Jempiring 7.  Data sekender diperoleh dari instansi yang terkait yaitu Isntansi PDAM. dan yang lainnya yang terkait.  lainnya yang siap digunakan untuk melaksanakan survei data primer Analisis data.BALI . data bangunan pelengkap jalan. Pengumpulan Data dan Analisis Persiapan Survei  Menentukan Sasaran.  Penjabaran rencana kerja. hasil ini akan menjadi panduan operasional bagi tim konsultan dalam melaksanakan tugasnya pada tahap-tahap selanjutnya. melakukan tinjauan awal kondisi existing lokasi pekerjaan yang telah ditentukan. sebagai tindak lanjut dari perumusan metodologi yang operasional dan pemahaman yang mendalam tentang KAK.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Perumusan dan pemantapan metodologi pelaksanaan pekerjaan. Telp (0361) 223383. dan data teknis tanah dasar. menyusun format pendataan.  Analisis data dilakukan setelah semua data terkumpul CV. Denpasar 80235 . Lokasi ini akan disurvei dan dianalisis secara mendalam untuk kemudian disusun sasaran yang akan dicapai dalam kegiatan survei tersebut. penjabaran rencana kerja juga perlu dilakukan agar dapat menjadi acuan setiap tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya.

data jembatan. dan data lainnya. Daftar Koordinat titik ikat/patok leger jalan. data jalan.BALI . data ruang milik jalan. Denpasar 80235 . pengumpulan data perimer.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Apabila ditemukan data yang diragukan validitasnya dilakukan pengecekan lagi ke lapangan ataupun ke instansi yang terkait. maka diperlukan suatu sistematika kegiatan yang jelas dan terarah. Program Kerja dan Dasar Hukum Guna mencapai pelaksanaan pekerjaan agar berjalan dengan efektif. peta lokasi ruas jalan. tentang Alur Rencana Kegiatan CV. Pengumpulan Data dan Keluaran Leger Jalan. Kartu leger jalan 2. 3. INTERCONS E-19 JL. Adapun sistematika kegiatan tersebut adalah seperti ditunjuk pada gambar E. Pengumpulan Data Lapangan Survei pendahuluan atau reconnaissance survei meliputi kegiatan pengumpulan data sekunder. B. Lingkup penugasan konsultan untuk pekerjaan “Penyusunan Leger Jalan di Kota Denpasar” adalah sebagai berikut: A. Semua obyek dalam peta dan titik ikat (soft copy) dalam sistem koordinat UTM.1. Jempiring 7. Keluaran Leger Jalan Keluaran leger jalan di peroleh dari pengambaran semua data data yang sudah diperoleh di lapangan berupa: 1. Data data berupa data identifikasi jalan. Telp (0361) 223383. dimana sasaran dapat tercapai dengan baik sesuai dengan lingkup pekerjaan dan pelaporan dalam KAK/TOR.

34/2006 tentang Jalan dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. CV. pembiayaan. bangunan pelengkap.Kajian hasil survei terdahulu Analisis Data . melaksanakan tertib penyelenggaraan jalan dengan mewujudkan dokumen yang lengkap. pembangunan.Buku Leger Jalan Penyimpanan Dokumen Leger Jalan Dasar hukum leger jalan adalah: Peraturan Pemerintah No. perlengkapan jalan.Penggambaran . Jempiring 7. orang atau instansi atas jalan yang meliputi kuantitas. dan pemeliharaan. Telp (0361) 223383. dan mudah diperoleh. mengetahui kekayaan negara. dan pemanfaatannya.BALI . Leger jalan berguna untuk mengetahui perkembangan suatu ruas jalan yang mencakup aspek hukum. 78/ PRT/M/2005 tentang Leger Jalan. INTERCONS E-20 JL.1 Alur Program Kerja Survei Pendahuluan Telaah Awal dan Orientasi Lapangan Survei Intitusional Laporan Pendahuluan . mutakhir.Survei Lanjutan untuk pengumpulan Data Primer dan Sekunder . teknis. Denpasar 80235 . bangunan utilitas.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Gambar E. kondisi dan nilai yang diperoleh dari biaya desain. akurat.Laporan Akhir Kegiatan . mewajibkan penyelenggara jalan untuk membuat leger jalan.Pengisian dan Penyusunan Form Leger .

Telp (0361) 223383. Denpasar 80235 . INTERCONS E-21 JL. Direktur Jenderal Bina Marga kembali menginstruksikan kepada semua kepala satuan kerja untuk menggunakan leger jalan untuk mendukung akuntabilitas pencatatan aset jalan dan jembatan di lingkungan Ditjen Bina Marga.BALI . Jempiring 7. Setiap satuan kerja yang memiliki aset jalan dan jembatan harus memiliki leger jalan dan melakukan pemutakhiran data leger setiap ada perubahan konstruksi atau belanja yang mengakibatkan pertambahan nilai aset.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Karena pentingnya manfaat leger jalan maka pada tanggal 20 April 2011. CV.

2 Struktur Organisasi. ketersediaan personil. Jempiring 7.2 Direktur Perusahaan Administrasi Ahli Teknik Jalan/ Team Leader Ahli Geodesi Operator CAD Surveyor Pekerja Gambar E. tetapi juga untuk mengatur hubungan keluar antara konsultan dengan pihak pemilik pekerjaan dan instansi terkait lainnya yang dibutuhkan dalam penyelesaian pekerjaan. Telp (0361) 223383. INTERCONS E-22 JL. Struktur Organisasi dapat dilihat pada Gambar E. kualifikasi dan penugasan personil sesuai arahan Kerangka Acuan Kerja. Denpasar 80235 . CV.3 ORGANISASI DAN PERSONIL Pada dasarnya fungsi organisasi pelaksanaan pekerjaan tidak hanya sekedar untuk mengatur hubungan internal tenaga ahli konsultan.BALI .DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan E. Organisasi pekerjaan ini dibuat dalam bentuk Struktur Organisasi Pekerjaan yang mengacu kepada kebutuhan.

kemutakhiran dan kelengkapan data hasil pelaksanaan survei sesuai Surat Edaran Dirjen Bina Marga tentang Pedoman Leger Jalan No. 011/BM/2008. ketelitian.  Memeriksa dan mengolah semua data hasil survei sekunder dan data primer yang berada di bawah tanggung jawabnya. CV. maupun tenaga pendukung yang dibutuhkan dalam kegiatan ini. • Bertanggung jawab atas kebenaran. Tugas Ahli Teknik Jalan adalah: • Melakukan koordinasi atas semua tenaga/personil yang terlinat di dalam pekerjaan survei pengukuran dan pengumpulan data leger jalan kabupaten dimaksud. Memiliki SKA Sistem Informasi Geografi. sehingga tercapai hasil yang sebaik-baiknya sesuai lingkup pekerjaan yang telah ditentukan untuk Kabupaten dimaksud. Jumlah yang harus disediakan minimal 1 (satu) orang. penggandaan dan digitalisasi leger jalan. pengumpulan data sekunder.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Posisi dan jumlah tenaga ahli.BALI . Ahli Teknik Jalan/Highway Engineer Ahli Teknik Jalan yang disyaratkan minimal Sarjana Teknik Sipil Strata Satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi B atau setingkat yang berpengalaman kerja di bidang teknik jalan sekurang‐kurangnya 5 (lima) tahun. 2. Tenaga Ahli 1. Telp (0361) 223383. adalah sebagai berikut: A. Ahli Geodesi Ahli Teknik Geodesi yang disyaratkan minimal Sarjana Teknik Teknik Sipil Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat yang berpengalaman sekurang-kurangnya 4 (Empat) tahun. serta memiliki SKA Ahli Perencanaan Jalan/SKA Ahli Teknik Jalan Jumlah yang harus disediakan minimal 1 (satu) orang. • Bertanggung jawab atas ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan meliputi pekerjaan survei / pengumpulan data primer. INTERCONS E-23 JL. Jempiring 7. Tugas ahli Teknik Geodesi adalah sebagai berikut:  Mengendalikan pengawasan lapangan dan juru ukur serta memberi petunjuk dalam pelaksanaan survei pengukuran (primer) dan pengumpulan data sekunder leger jalan dimaksud untuk wilayah yang telah ditentukan. tenaga sub professional. pengolahan. Denpasar 80235 .

Surveyor Surveyor / Juru Ukur yang disyaratkan Minimal Diploma III (D3) yang berpengalaman sekurang‐ kurangnya 5 (lima) tahun atau Sarjana Teknik Teknik Sipil Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat. pengumpulan data leger jalan dimaksud yang telah ditetapkan sesuai ruas‐ruas jalan yang menjadi tanggung jawabnya dengan baik.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan  Bertanggung jawab atas kualitas pengumpulan data mencakup kebenaran. CV. 2.BALI . Tugas dan tanggung jawab surveyor / juru ukur adalah sebagai berikut: • Melaksanakan survei pengukuran. Tugas dan tanggung jawab juru gambar adalah sebagai berikut: • Juru gambar lapangan bertugas membantu juru ukur di lapangan dalam pembuatan gambar draft leger jalan. Jumlah yang harus disediakan 3 (tiga) orang.  Bertanggung jawab atas kualitas hasil pengolahan data leger jalan dalam wilayah pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. dan ketepatan waktu survey sesuai dengan Buku Petunjuk dan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan ruas jalan yang telah ditentukan. Jumlah yang harus disediakan 2 (dua) orang. lengkap dan akurat. Juru Gambar/Operator CAD Operator CAD yang disyaratkan minimal lulusan Diploma Tiga (D3) atau sederajat yang berpengalaman 5 (lima) tahun atau Sarjana Teknik Teknik Sipil Strata satu (S1) lulusan perguruan tinggi negeri/swasta/luar negeri yang terakreditasi A atau setingkat. INTERCONS E-24 JL. ketelitian. Tenaga Sub Profesional 1. Jempiring 7. kemutakhiran dan kelengkapan hasil survei yang dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Denpasar 80235 . B. Telp (0361) 223383. tepat waktu. • Bertanggung jawab atas kebenaran. ketelitian.

• Bertanggung jawab atas kebenaran penggambaran. Ahli Teknik Jalan/Ketua Tim 1 5 S1 2.BALI . Pekerja 2 . serta ketepatan dalam penyalinan data agar pekerjaan penggambaran sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan ( Surat Edaran Dirjen Bina Marga tentang Pedoman Leger Jalan No. SMA/Sederajat CV. Berikut ini daftar mobilitas personil : No. Tugas dan tanggung jawab tenaga administrasi adalah membantu Ketua Tim dalam pembuatan laporan dan administrasi.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan • Membuat gambar jadi konsep leger jalan dari gambar draft pada pekerjaan pengolahan data. Pekerja Pekerja diperlukan 6 (enam) orang yang mana pendidikannya disyaratkan sekurang‐kurangnya setara Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat . Administrasi 1 . Pekerja bertugas membantu juru ukur dalam melaksanakan tugas pengukuran dan pengumpulan data leger jalan di lapangan agar pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. 011/BM/2008) C. 2. Jempiring 7. Telp (0361) 223383. INTERCONS E-25 JL. ketelitian pengisian data. Posisi/Jabatan Jumlah Pengalaman Pendidikan tenaga minimal minimal (orang) (tahun) 1. Denpasar 80235 . Administrasi Tenaga Administrasi yang disyaratkan minimal lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Surveyor / Juru Ukur 3 5 D3/S1 4. Jumlah yang harus disediakan 1 (satu) orang. Ahli Perencanaan Jalan 1 4 S1 3. Tenaga Pendukung 1. SMA/Sederajat 6. Operator CAD 2 5 D3/S1 5.

LEGER JALAN Pendataan leger jalan dilakukan berpedoman pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. Dengan usulan ini.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan E. kami mengusulkan sebuah program komputer berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). serta pemutakhiran data leger jalan dapat dengan cepat dilakukan. tepat dan akurat. Beberapa hal yang perlu diinventarisasi adalah sebagai berikut : CV. 37/PRT/1987 dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang akurat. Hal ini tentunya sangat memerlukan ketersediaan informasi data historis jalan dan jembatan berserta kondisinya yang sesuai dengan keadaan sebenarnya. diharapkan penyediaan informasi terhadap suatu ruas jalan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien sehingga pengambilan keputusan penanganan suatu ruas jalan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat. dimana datanya dapat digunakan sebagai masukan untuk penyusunan rencana dan program pembinaan jaringan jalan. sosial dan budaya masyarakat. lengkap dan mutakhir mengenai keadaan ruas jalan. Pembuatan leger jalan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 38 Tahun 2004 tentang jalan menjelaskan bahwa jalan sebagai bagian dari sistem transportasi nasional mempunyai peranan penting dalam mendukung bidang ekonomi. Tujuannya adalah membentuk sekumpulan dokumen berupa leger jalan.BALI . serta dokumennya memberikan catatan tentang data inventaris jalan. di mana peta spatial leger jalan dapat diintegrasikan dalam sebuah struktur database. Jempiring 7. Untuk mengintegrasikan seluruh dokumen leger jalan. dokumen leger jalan yang umum digunakan masih bersifat paper-based dan belum terkomputerisasi. Maka seringkali penyusunan program tentang jalan terlambat karena analisis dilakukan secara manual dan menggunakan peta jalan yang parsial (terpisah-pisah). Telp (0361) 223383. Pada saat ini.4 Inovasi/ Kelanjutan Program Leger UU No. Begitu pentingnya fungsi ini menuntut pemerintah untuk mempunyai suatu strategi perencanaan dan penanganan jalan yang cepat. Denpasar 80235 . 37/PRT/1987 tentang Pedoman Leger Jalan. INTERCONS E-26 JL. sehingga memudahkan menampilkan informasi yang dibutuhkan.

Data teknik jalan. median. titik akhir ruas jalan. drainase bawah tanah. CV. riol. marka jalan. krip dsb. rambu jalan. yang meliputi pendataan terhadap jenis gorong- gorong. Keseluruhan data tersebut diatas lalu diinputkan ke dalam form Kartu Jalan dan Bangunan Pelengkan lainnya seperti terlihat pada Gambar 1 dan 2. tanggal dibuka/ditutup untuk lalu lintas dll. Pada data ini dilakukan pengukuran langsung di lapangan terutama yang berkaitan dengan jenis lapis permukaan. rambu lalu lintas. yang meliputi pagar pengaman jalan. Nama Daerah. yang meliputi pencatatan Nomor kode Daerah. bangunan penahan tanah. serat cermin jalan. lampu penerangan. Karena sifatnya yang masih berbentuk hardcopy dan paper-based. 3 Bangunan perlengkapan jalan. Kesulitan yang ditemui dalam leger jalan yang bersifat paper-based diantarnya adalah pencarian. shelter bis. listrik.BALI . penutup lereng. ukuran lebar jalan bahu jalan. yang biasanya disebut dengan nama buku leger jalan. lapis pondasi bawah. nama pengenal jalan. Nomor dan Panjang ruas jalan. air. manhole. maka data-data yang terkandung didalamnya belum terkomputerisasi. Jempiring 7.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan 1 Identitas Ruas Jalan. diantaranya meliputi prasarana telpon/komunikasi. saluran permanen. patok pemandu. kerb. patok Damija. penyortiran dan pemutakhiran (updating) data akan membutuhkan waktu yang cukup lama. INTERCONS E-27 JL. 4 Utilitas publik. yang meliputi jenis lapis permukaan. jembatan penyebrangan. dinding pengaman. bahu jalan dan trotoar. median trotoar 2 Bangunan Pengaman dan pelengkap. dll 5 Data lalu lintas harian rata-rata. lapis pondasi atas. Telp (0361) 223383. titil awal ruas jalan. Denpasar 80235 . Kartu leger jalan umumnya dicetak per lembar seukuran kertas A3 dan dijadikan sebuah buku.

BALI . Denpasar 80235 . Telp (0361) 223383. Jempiring 7. Gambar situasi. Data form kartu jalan dan bangunan pelengkap lainnya Gambar E.DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Penyusunan Leger Jalan Gambar E.6. INTERCONS E-28 JL.5. profil memanjang dan profil melintang jalan CV.